Home Blog Page 14513

Obama Sebut Kematian Kadhafi Pesan Bagi Diktator Lain

WASHINGTON-Kematian Muammar Kadhafi  tak hanya disambut girang oleh rakyat Libya yang mengalami penindasan selama “Sang Kolonel” itu berkuasa. Matinya Kadhafi  juga disambut positif Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.

Menurut Obama, kematian Kadhafi  akan menandai awal baru bagi rakyat Libya  “Ini menandai akhir dari sebuah bab yang panjang dan menyakitkan bagi rakyat Libya yang kini memiliki kesempatan untuk menentukan nasib mereka sendiri dalam Libya yang baru dan demokratis, “kata Obama dalam jumpa pers di Gedung Putih Kamis (20/10) waktu setempat.

Obama menambahkan, AS bakal menjadi mitra bagi pemerintahan sementara Libya. AS, kata Obama, juga akan mendorong transisi demokrasi, meski tidak secara sepesifik menjanjikan bantuan.

Obama justru mengklaim kematian Kadhafi  sebagai keberhasilannya menjalankan politik luar negeri. Obama menegaskan, kematian Kadhafi  itu menjadi bukti keberhasilan sikap Amerika untuk berada di belakang layar meski sempat mengundang kritik di dalam negeri karena menempatkan tentara AS sebagai pendukung saja dalam serangan udara NATO atas Libya. Beberapa rival poilitk Obama dari Partai Republik menyebutnya sebagai Doktrin Obama yang mengilangkan kepemimpinan AS di kancah global.

Obama juga menyebut kematian Kadhafi  sebagai pesan bagi diktator lain di Timur Tengah yang memerintah dengan tangan besi. Sebab, pemberontak telah membalik kondisi sebagaimana juga terjadi di Mesir dan Tunisia.  “Bagi kawasan (Timur Tengah), peristiwa saat ini membuktikan sekali lagi bahwa pemerintahan bertangan besi bakal berakhir,” ucapnya.

Persis dengan rakyat Libya, keluarga korban pemboman pesawat Pan Am di Lockerbie pun bersorak. Bagaimanapun, tragedi Lockerbie yang menewaskan 270 jiwa itu memang terkait erat dengan agen rahasia Libya.

“Semoga dia (Kadhafi ) di neraka bersama Hitler,” ujar Kathy Tedeschi, yang suami pertamanya, Bill Daniels, termasuk dalam penumpang yang tewas dalam tragedi memilukan 21 Desember 1988 itu.

Warga Lockerbie juga bersikap sinis terhadap Kadhafi . “Saya tak akan menangisi kematiannya,” ujar warga Lockerbie bernama David Mundell.

Tak hanya itu, Kadhafi  juga disebut bertanggung jawab atas kematian Yvonne Joyce Fletcher. Yvone adalah polisi Inggris yang ditembak saat aksi protes di luar kedutaan Besar Libya di London, pada 1984.

Bagi warga Inggris, Muammar Kadhafi  juga bertanggung jawab karena menjadi pemasok behan peledak jenis Semtex kepada Tentara Pembebasan Irlandia Utara (IRA). (reuters/ara/jpnn)

Film Pertama dan Terakhir

Wanda Hamidah

Sejak menjadi legislator DPRD DKI, Wanda Hamidah mengabdikan hidupnya sebagai wakil rakyat.

Wanda absen total dari dunia hiburan. Namun, belakangan anggota dewan 34 tahun itu rupanya ingin kembali sejenak di dunia yang membesarkan namanya, sebelum terjun ke politik. Wanda membintangi sebuah film berjudul Pengejar Angin. Di film tersebut, ia dipercaya menjadi pemeran utama.

Meski begitu, politikus PAN tersebut menegaskan bahwa Pengejar Angin adalahn film pertamanya sekaligus terakhir. “Jujur meski saya dulu di entertainment, saya nggak pernah main film. Ini adalah film pertama dan terakhir kalinya buat saya,” kata Wanda saat ditemui di Pondok Indah Mall (PIM), Jakarta, kemarin (21/10).

Saat ditanya apa yang membuat dirinya tertarik berperan dalam film tersebut, Wanda menjawab skenario film besutan sineas Hanung Bramantyo tersebut, cukup menarik dan inspiratif. Film tersebut juga sejalan dengan visi misinya sebagai anggota dewan. “Film ini bercerita tentang mimpi seorang anak, mimpi yang berjuang untuk diwujudkan. Saya berharapa para penonton yang menyaksikan bisa terinpirasi dari film ini,” jelasnya.

Soal keputusannya menjadikan film Pengejar Angin sebagai yang film pertama dan terakhir, alumnus Fakultas Hukum Universitas Trisakti itu menuturkan dirinya memang tidak berencana untuk kembali berkecimpung di dunia entertainment. “Saya bukan ingin comeback sebagai entertainer. Karena memang dunia entertainment sudah bukan menjadi profesi saya lagi. Saya sudah concern di dunia politik,” imbuhnya.(ken/agm/jpnn)

Dilirik Merek Kondom Jadi Brand Ambassador

Zoya Amirin, Psikolog Seksual yang Mendunia lewat Website 

Di Indonesia, nama Zoya Jusung Amirin MPsi mungkin belum dikenal secara luas sebagai psikolog seksual. Tapi, di beberapa kantor berita asing, namanya cukup dikenal. Itu terjadi setelah dia gencar berpromosi lewat dunia maya.

M DINARSA K, Jakarta

Zoya Amirin tampak sibuk saat ditemui di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/10) malam. Panggilan terus berdering di tiga ponsel yang dijajarnya di meja. Dia pun harus bergantian mengangkat telepon yang ditujukan kepadanya itu.

Kendati memancarkan raut muka kelelahan, senyum masih terus mengembang dari bibirnya. Little black dress berpotongan simpel yang dikenakannya membuat dirinya terlihat semakin memesona. “Ya, memang hari ini saya sangat sibuk. Dari siang, saya meeting terus. Pindah-pindah tempatnya,” urai perempuan kelahiran Jakarta, 7 September 1975, itu.

Dia menambahkan, kesibukan itu berkaitan dengan pengembangan web pribadi miliknya bertitel www.zoyaamirin.com yang dirilis bulan lalu, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-36. Berdasar profesinya sebagai psikolog seksual, website itu memang berisi segala hal yang menyangkut seks, terutama sex education.

Tujuan utama peluncuran situs yang disebutnya situs pertama tentang pendidikan seks di Indonesia itu adalah dia ingin dikenal sebagai seorang psikolog seksual dan memberikan pendidikan seks secara lebih luas kepada masyarakat. Fitur blog dalam web tersebut digunakan untuk mem-posting pendidikan seks yang ingin dia sampaikan kepada visitor web. Sebelumnya, pendidikan seks dia berikan melalui konsultasi atau seminar di mana dia diundang sebagai pembicara Sesekali dia juga melakukan road show bersama Komunitas Kajian Perilaku Seksual (KP2S) Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) ke sekolah-sekolah atau ke tempat lain seperti di penjara anak-anak. “Kalau sebagai pembicara, saya harus tunduk kepada tema. Sedangkan melakukan road show memerlukan biaya besar, yang saya tidak bisa selalu memenuhinya,” ungkapnya. “Akhirnya, saya hanya menunggu ada sponsor, baru saya jalan. Saya tidak mau begitu terus,” sambungnya.

Karena itu, perempuan yang menyebut dirinya sebagai satu-satunya psikolog seksual berjenis kelamin perempuan di Indonesia itu mengatakan, demi membiayai usaha sosialnya memberikan edukasi seksual seluas mungkin kepada masyarakat, nantinya  itu juga digunakan untuk mencari keuntungan. Sebab, turun menjemput bola melakukan pendidikan seks membutuhkan dana besar.

Zoya bersyukur, web tersebut membuat namanya kian dikenal. Sejumlah produk maupun perusahaan juga tengah melakukan pendekatan kepadanya untuk mensponsori. Di antaranya, dua brand kondom lokal yang sedang melakukan negosiasi dengan lulusan Fakultas Psikologi UI itu untuk menjadi brand ambassador mereka.

Dia juga bakal di-endorse oleh detik.com untuk mengisi blogdetik sekaligus membikinkannya fitur live chat yang akan dipasang di webnya. Saat ini pengunjung sebenarnya sudah bisa mengontak Zoya, tapi baru bisa via e-mail. Melalui web, dia juga bakal menginformasikan semua kegiatannya. Baik ketika dia diundang untuk menjadi pembicara maupun serangkaian kegiatan yang digelarnya.

Di antaranya adalah Zoya’s Lounge yang merupakan konsultasi grup dengan 20 orang. Yang akan datang, dia berencana menggelar workshop seks yang dikhususkan pasangan suami istri dengan materi, antara lain senam seks dan variasi gerakan-gerakan seks. Awal tahun depan, dia juga bakal kembali menghelat road show. Targetnya adalah kampus-kampus di Jakarta dan akan meluas hingga ke seluruh kota besar di Jawa.

“Semua kegiatan itu bakal tetap saya patok tarif. Fungsinya agar ada komitmen dari orang yang datang. Meskipun nanti beberapa kegiatan akan sangat murah, semisal Rp10 ribu, tetap harus bayar,” tegasnya.

Berkat situs pribadinya itu, Zoya mengaku namanya sebagai psikolog seks kian dikenal masyarakat. Dia bahkan menyebut sambutan masyarakat akan peluncuran webnya itu sangat menghebohkan.

Di hari-hari awal launching, ada sekitar seribu orang per hari yang mengunjungi webnya. Pengunjungnya semakin membeludak menjadi sekitar 2 ribu orang per hari saat Zoya merilis podcast-nya yang memampang dirinya tengah membicarakan masalah-masalah seputar seks dengan presenter seksi Chantal Della Concetta yang juga kawan akrabnya itu.

Zoya menyebut, pengunjung webnya semakin lama semakin banyak. Member yang mendaftar menjadi anggota juga konsisten naik. Hingga sekarang, dia bilang sudah ada lebih dari 300 orang. Bahkan, berkat situs dan podcast-nya itu, dia juga menjadi pemberitaan di luar negeri melalui sejumlah kantor berita seperti Al Jazeera, Daily Telegraph, atau Associated Press (AP).

“Sejak podcast saya launching di web, sepuluh hari setelah web rilis, banyak media asing yang menghubungi saya. Beberapa di antara mereka bahkan datang langsung untuk wawancara dengan saya,” ucapnya.

Menurut dia, media-media asing itu merasa heran bahwa di Indonesia yang dipandang sebagai negara yang masih memandang seks sebagai masalah yang masih tabu dibicarakan secara terbuka, Zoya malah tampil dengan berani dan blak-blakan.

Berkat sorotan dari pers asing itulah, pengunjung webnya tidak hanya berasal dari Indonesia. Banyak orang yang berasal dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, maupun yang jauh seperti Australia dan Inggris, juga turut mengakses. Itu diketahui dari e-mail yang diterimanya.

“Mereka juga meminta saya untuk membuat web saya juga bisa diakses dalam bahasa Inggris. Tapi, itu masih belum ada dalam bayangan saya. Saya ingin memberikan pendidikan seks kepada orang Indonesia dulu,” terangnya.
Menurut dia, situs itu adalah obsesi pribadinya selama empat tahun terakhir yang akhirnya menjadi kenyataan. Bahkan, dia tidak menyangka, ketika diluncurkan, itu akan memancing perhatian begitu besar.

Awalnya perempuan yang bercerai tiga tahun lalu itu hanya menyimpan keinginan besarnya untuk dirinya sendiri. Hingga suatu saat, dia menyampaikan keinginannya itu kepada Agus Sari, seorang ahli lingkungan hidup yang juga kekasihnya. Dia bilang, saat disampaikan itu, justru Agus yang antusias dan langsung menyusun rencana untuk membuat web yang diidamkannya itu.

Merasa sebagai orang yang gaptek, Zoya pun lebih banyak menurut apa yang direncanakan Agus. Dia lebih banyak menyampaikan apa yang diinginkannya dan diterjemahkan pacarnya itu. Karena ingin mendapat hasil terbaik, Zoya dan Agus habis-habisan bekerja untuk mewujudkan web tersebut.

Tenaga profesional seperti desainer web dan fotografer dilibatkan pembuatannya, yang mulai konsep hingga finishing memakan waktu enam bulan itu. Tak heran, biaya yang dikeluarkan dari kantong pribadinya untuk membiayai proyek tersebut juga tidak bisa dibilang sedikit.

“Sudah sekitar Rp100 jutaan lah. Tapi, itu juga tujuannya jangka panjang. Mas Agus bilang, di masa depan, perusahaan ini bisa menjadi korporasi yang menopang keuangan saya,” beber perempuan yang juga mengelola lembaga psikologi yang berhubungan dengan organisasi dan perusahaan itu.

Zoya tak menampik webnya bisa menjadi bibit kontroversi. Mengingat, seks bukanlah subjek yang wajar untuk dibicarakan secara terbuka di republik ini meskipun zaman sudah sangat maju. “Sekarang sih saya bersyukur tidak ada apa-apa dan bisa berjalan lancar sampai seterusnya,” harapnya.

Dia bercerita, karena seks pula, dirinya pernah mendapat teror melalui SMS maupun e-mail. Itu terjadi kala dia menjadi saksi ahli kasus video porno yang menimpa Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari beberapa waktu lalu. (*)

Jajal PS Kwarta, Uji Gelandang

Sore ini (22/10) PSMS akan menggelar uji coba kontra PS Kwarta, di Stadion Kebun Bunga. Lini tengah yang diproyeksikan menjadi sentra kekuatan PSMS sempat kelimpungan sejak ditinggal Stephen Mennoh. Hal ini terlihat saat PSMS melawat ke kandang Tim Pra PON Sumut di Bahjambi baru-baru ini.

Namun, menurut bakal asisten pelatih PSMS Roekinoy saat ini posisi Mennoh sudah tergantikan dengan hadirnya eks gelandang Persita Ramadhan Saputra.
“Latihan minggu-minggu terakhir, sudah mengembalikan padunya permainan anak-anak di semua lini. Termasuk lini tengah yang merupakan sentra kekuatan tim dan sekarang sudah dihandle Ramadhan,” ujarnya.

Menurut Roekinoy, kini Ramadhan sudah menunjukkan perannya di lini tengah. “Posisi yang kini diisinya memberikan kontribusi dengan perubahan sangat signifikan. Ini dalam program meningkatkan agresivitas pada second line. Nah, ujicoba besok (Hari ini, Red) akan menjadi fokus evaluasi,” tuturnya. (saz)

Ziona Tinggal Seatap dengan 39 Istrinya

NEW DELHI – Ziona Chana benar-benar pria perkasa sejagad. Pria asal India ini punya 39 istri yang semuanya tinggal seatap. Ya. Seatap di rumah mereka di Desa Baktawng Negara Bagian Mizoram, India. Bisa dibayangkan bagaimana bisingnya kediaman jawara poligami yang dikaruniai 94 anak kandung, 14 anak tiri, dan 33 cucu itu.

Sepintas, rumah empat lantai itu mirip hotel karena banyaknya kamar. Total ada 100 ruang tidur. Meski banyak ruang, sejumlah istrinya ada yang harus tidur berbagi ranjang. Sementara, Ziona bisa menikmati sendirian kamarnya yang dilengkapi ranjang sangat besar.

Ziona menempatkan beberapa istri termuda di dekat kamarnya. Sementara kamar istri tua berada jauh di lantai lain. Untuk para perempuan yang disuntingnya itu, Ziona memberlakukan jadwal kapan mereka dapat giliran menemaninya.

Pria 67 tahun itu mengaku tidak pernah pusing bagaimana cara membiayai keluarga besarnya. “Saya merasa seperti anak kesayangan Tuhan. Dia (Tuhan) telah mengaruniai saya begitu banyak orang untuk dirawat dan disayangi,” kata pria yang pernah dalam satu tahun menikahi 10 perempuan.
“Saya merasa beruntung menjadi suami 39 wanita dan kepala keluaraga terbesar di dunia,” lanjutnya.

Kunci di balik kerukunan Ziona dengan puluhan istrinya itu ternyata tak lepas dari dominannya istri tertua, Zathianga, 69. Dialah yang menyusun dan menetapkan jadwal untuk istri-istri lain dalam mengerjakan tugas rumah tangga, seperti bersih-bersih, mencuci, dan menyiapkan makanan. Dengan disiplin ala militer, semua bisa berjalan tanpa perlu saling iri. Lantaran keluarga yang tak biasa, porsi makan pun luar biasa. Untuk satu kali makan malam saja, sedikitnya dibutuhkan 30 ekor ayam, 60 kilogram kentang rebus, dan 99 kilogram beras.

Untuk sayur dan daging, bisa diatasi dari peternakan babi serta unggas dan kebun sayuran yang cukup luas milik mereka sendiri. Di depan halaman rumahnya terdapat sekolah, taman bermain, juga bengkel furnitur.

Rinkmini, salah satu istrinya yang berusia 35 tahun merasa bangga menjadi bagian dari keluarga super besar tersebut. “Kami tinggal bersama dia (Ziona) karena dia adalah orang paling penting di dalam rumah ini. Dia adalah pria paling ganteng di desa ini,” tandasnya seperti dilansir Daily Mail. (cak/ami/jpnn)

Tinggal Nego Harga Kans M Khaidir Terbuka

MEDAN- Sosok calon pelatih kepala PSMS mulai menemui titik terang. Jumat (21/10), M Khaidir mengaku sudah berbicara soal kontrak kepada pengurus PSMS. Tak heran jika Khaidir tampak sudah mulai memantau latihan kemarin sore.

Pelatih yang musim lalu menjadi arsitek Persigo Gorontalo itu, menceritakan ia sudah melakukan pembahasan bersama pengurus PSMS. “Ini sudah yang kesekian kali,” jelasnya. Saat ditanya apakah Kahidir mau membesut tim berjuluk Ayam Kinantan ini, ia menjawab ringan. “Kalau cocok harga, oke,” katanya.

Dari jawaban tersebut, pelatih berlisensi A dan B dari AFC pada 2008 lalu ini, secara tak langsung berarti sudah menjalin kesepakatan dengan pengurus. Dan saat ditanyakan ia tak menampik hal itu. “Saya memang sudah berbicara ke arah sana (Menjadi pelatih, Red) dan mengajukan beberapa syarat kepada pengurus. Termasuk pelatih kepala yang kemarin didesas-desuskan hanya sebagai legalitas,” ujar Khaidir.

Menurut Khaidir, tak akan ada pelatih yang mau mengisi posisi tersebut di PSMS dengan konsekuensi seperti itu. “Kalau saya tak bisa kerja lagi atau sakit-sakitan mungkin saja. Tapi hingga saat ini saya terus berkiprah (Di kepelatihan, Red),” tuturnya.

Pelatih yang sempat bersama-sama PSMS empat tahun (2004, 2005 sebagai pelatih PSMS, dan 2003, 2004 sebagai asisten bersama Suimin Diharja dan Sutan Harhara) ini menjelaskan, satu lagi yang menjadi kendala yakni terkait kedinasannya di Kodam I BB. “Kalau memang sudah ketemu pembicaraan pengurus dengan saya, maka saya harus menyelesaikan dulu mengenai pekerjaan dinas saya,” kata Khaidir.

Menurutnya, pertemuannya bersama pengurus sudah tingkat lanjut. “Ya tinggal nego harga saja, serta beberapa syarat termasuk adanya penambahan pemain yang langsung saya pilih,” tutur Khaidir lagi.

Menurutnya, untuk jumlah pemain yang sudah ada saat ini tak akan ada lagi penyusutan. “Karena pada kompetisi yang akan kembali bergulir pada November 2011 mendatang akan ada kemungkinan jadwal padat. Jadi jika pemain dicoret lagi, kasihan mereka nantinya. Kondisi fisik pemain kita berbeda dengan pemain asing. Jadi tingkat rotasi tinggi pada setiap pertandingan akan sangat mungkin terjadi nanti,” paparnya.

Khaidir mengungkapkan, dari pengamatannya saat ini, tim masih membutuhkan karakter penyerang dan bertahan. “Sekaligus memenuhi syarat 3+1 AFC, kita akan mengisi posisi penyerang dan pemain bertahan, tentunya diperlukan juga untuk tandem Saha,” jelasnya.
Selama dua tahun mengarsiteki Persigo Gorontalo, ia membawa tim tersebut bertengger di posisi kelima pada 2010 dan posisi keempat pada 2011 lalu. (saz)

Pasir Timah Gagal ke Malaysia

BATAM- Penyelundupan pasir timah dari Indonesia ke Malaysia terus berlangsung. Meski berulang kali usaha penyelundupan berhasil digagalkan, usaha penyelundupan terus berlangsung. Terakhir, kapal patroli Bea dan Cukai 8005 menangkap KM Terubuk asal Karimata yang memuat 15 ton pasir timah tujuan Kuantan, Malaysia.

Kepala Seksi Operasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau, Andhi Pramono mengatakan, kapal berbendera Indonesia tersebut ditangkap di Laut Cina Selatan per 19 Oktober pukul 04.45. Awak kapalnya, berjumlah empat orang. Nilai pasir timahnya mencapai Rp1,5 miliar sampai Rp2 miliar.

“Kapal dan muatannya ditarik ke kantor KWBC khusus Kepri di Tanjung Balai Karimun untuk diproses penyidikan lebih lanjut. Butuh waktu sekitar 30 jam dari lokasi penangkapan di Laut Cina Selatan sampai ke Tanjung Balai Karimun,” katanya. (net/jpnn)

Tiga Penjaga Gawang Merapat

Krisis kiper yang terjadi di PSMS membuat pengurus terus mencari-cari sosok pertahanan terakhir tim yang pas. Tak pelak, kini diinformasikan PSMS akan kedatangan tiga kiper baru. Yakni, mantan kiper Arema Achmad Kurniawan, eks penjaga gawang PKT Bontang Edy Kurnia dan eks kiper Persema Dedi Iman.

Pelaksana teknis PSMS Benny Tomosoa mengaku, telah melakukan negosiasi dengan Achmad Kurniawan. Benny memastikan kakak kiper Timnas U-23 Kurnia Meiga itu akan bergabung latihan bersama tim seleksi PSMS sore ini (22/10). “Kita tau, PSMS sedang mengalami krisis kiper. Dan kita tentu tak tinggal diam, kita sudah melakukan negoisasi dengannya (Achmad Kurniawan, Red) dan dipastikan datang malam ini (Kemarin malam, Red),” tutur Benny, Jumat (21/10).

Perburuan jawara pada tingkat Indonesia Premiere League (IPL) membutuhkan sosok kiper berpengalaman. Benny berpendapat, PSMS tak hanya harus memiliki kemampuan yang bagus, tapi juga sosok yang kuat untuk menekan mental lawan.

Kondisi ini harus didukung efektivitas kepemimpinan di barisan pertahanan, untuk itu fungsi penjaga gawang cukup vital mengomandoi pertahanan terakhir PSMS untuk mewujudkan pertahanan yang kokoh. “Sahbani dan Alrian Suhaibi bisa menjadi opsi alternatif. Namun, kemungkinan masih ada kiper lain yang didatangkan,” jelasnya lagi.

Lain dengan eks penjaga gawang PKT Bontang Edy Kurnia. Ia malah sudah lebih dulu bergabung dan berlatih bersama Sahbani dan Alrian Suhaibi yang dipimpin Sugihar. Tapi, Edi masih dimasukkan dalam daftar seleksi sedangkan Achmad tidak. Laga uji coba sore ini (22/10) dengan PS Kwarta, akan menjadi pengujian kemampuannya.

Sementara itu, bakal pelatih kiper PSMS Sugihar juga sudah memiliki nama seorang kiper yang menurutnya mampu menjadi pertahanan terakhir yang paling bagus bagi PSMS. Yakni eks kiper Persema Dedi Iman.

Kiper yang kini masuk dalam jajaran pemain Persebaya itu sebelumnya memang berniat membela PSMS sejak awal seleksi lalu. Namun, karena menurutnya seleksi tersebut bersifat tertutup, keinginan itu dipendam.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selular, Dedi membenarkan hal tersebut. “Tadi (Kemarin, Red) saya dihubungi Bang Sugihar, memang belum deal. Saya sangat tertarik memperkuat PSMS, karena di sini (Persebaya, Red), saya juga masih sebatas panjar saja. Saya ingin kembali ke Medan dan membela PSMS,” terangnya. (saz)

Jaga Perbatasan, Pemerintah RI Siapkan Rp2,8 T

JAKARTA- Demi menjaga wilayah perbatasan memang mutlak adanya, satu cara yang bisa dilakukan yakni melakukan penambahan anggaran di setiap daerah perbatasan untuk pembangunan ekonomi dan infrastruktur.

Solusi itulah yang tengah digarap Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP). Badan yang dikomandoi Kementerian Dalam Negeri ini diberi anggaran sebesar Rp2,84 triliun untuk mengelola perbatasan.

“Untuk tahun 2011, anggaran baru mencapai Rp149 miliar. Pada 2012, meningkat sebesar 1.000 persen menjadi Rp 2,84 triliun,” kata Sekretaris BNPP, Sutrisno dalam diskusi bertajuk ‘Merawat Daerah Perbatasan, Merawat Indonesia’ di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (21/10).
Dana sebesar itu akan dikucurkan baik untuk perbatasan di darat maupun laut. Yaitu 28 kecamatan di darat dan 11 perbatasan dengan laut.

“Dari Rp 2,84 triliun yang untuk lapis pertama atau perbatasan yang paling luar sebanyak Rp1,78 triliun. Sedang yang masuk ke penyangga atau daerah yang tidak langsung di depan, lapis kedua sebesar Rp1,06 triliun,”sebutnya.

Sejumlah uang tersebut, papar Sutrisno, nantinya akan digunakan membangun perbatasan, prasarana jalan, kesejahteraan, kesehatan masyarakat dan lain-lain. Pengelolaan perbatasan menurut Sutrisno merupakan lintas 18 kementerian, sehingga merupakan rencana aksi bersama-sama.

Ke- 39 kecamatan, yang dimaksud merupakan bagian dari 12 provinsi diprioritaskan seperti daerah Kalimantan, Sumatera, Nusa Tenggara Timur hingga Papua. Pengucuran dananya sendiri baru dikeluarkan tahun 2012, sehingga pengerjaannya baru bisa dinikmati masyarakat di perbatasan pada tahun 2013.

“Kita arahkan 39 kecamatan tadi ditangani selama tiga tahun dengan tiga tahap seperti awal, kelanjutan dan kemantapan,” imbuhnya.
Sebelumnya, sejumlah wilayah perbatasan di Indonesia dengan Malaysia tepatnya dua desa di Kalimantan Barat. Di duga, Malaysia memindahkan patok perbatasan di wilayah perbatasan. Sedangngkan, warga di perbatasan lebih cendrung bekerja di Negara luar. (bbs/jpnn)

PP Sumut Bantu 4 Panti Asuhan

MEDAN- Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 pengurus Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumut menggelar bakti sosial, dengan memberikan bantuan kepada empat panti asuhan yang ada di Kota Medan. Keempat panti asuhan tersebut yakni Panti Asuhan Al Washliyah Jalan Karya Jaya Medan Johor, Panti Asuhan Mamiyai Jalan Mamiyai No 1 Medan, Panti Asuhan Bani Adam Medan dan Panti Asuhan Jamiyatul Al Washiliyah Brayan Medan.

Turut hadir Dahroel Thamin (Sekjen MPW PP Sumut), Mahsariany (Ketua MPO Srikandi PP Sumut), Hj Ummi Kalsum (Ketua Srikandi PP Sumut), Rosda (Sekretaris), Rohani Pohan (pengurus), Herry Simanjuntak (Ketua KOTI PP Sumut) dan lainnya disambut suka cita para anak-anak panti asuhan.

“Bantuan ini adalah dalam rangka HUT ke-52 Tahun Pemuda Pancasila, merupakan bakti dari Pemuda Pancasila Sumut kepada masyarakat dan memohon doa agar hal-hal seperti ini rutin dilakukan,” ujar Rosda di depan pengurus Panti Asuhan Al Washliyah, Jalan Karya Jaya Medan Johor. Mahsariany, istri Anuar Shah Ketua MPW PP Sumut menambahkan pemberian bantuan itu merupakan wujud dari kepedulian Pemuda Pancasila pada sesama.

“Kami berharap bantuan ini dapat dipergunakan dengan baik demi mengurangi beban para anak-anak di panti asuhan ini,” jelas Mahsariany.
Ir Zulhadi Angkat mewakili Hj Rodiah Manjorang pimpinan panti asuhan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemuda Pancasila.

“Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada  para pengurus MPW Pemuda Pancasila Sumut, atas segala perhatian dan kebaikan yang diberikan. Semoga Allah SWT meridhoi dan melipat gandakan segala kebaikan yang telah diperbuat,” kata Ir Zulhadi Angkat.

Bantuan yang diberikan berupa beras, mie instan, sirup dan buku tulis.  “Ini merupakan agenda Pemuda Pancasila Sumut. Dan diharapkan dapat membantu beban para anak panti asuhan,” jelas Herry Simanjuntak. (fal)