24 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 14537

PKS Gelar Semarak Dzulhijjah 1432 H

Sembelih Hewan Kurban

LUBUK PAKAM- Momentum Hari  Raya Kurban dimanfaatkan secara optimal oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dengan menyembelih 50 ekor kambing dan 5 ekor sapi ditebar di beberapa wilayah  di Kabupaten Deli Serdang.

“Anggota legeslatif dan pejabat publik serta kader kami yang memiliki kemampuan untuk berkurban  mendapat instruksi melaksanakan Kurban,” bilang Sekretaris Umum DPD PKS Deli Serdang M Darwis Batubara.

Disebutkannya,  masing-masing anggota DPR RI minimal berkurban 1 ekor lembu, anggota DPRD Provinsi minimal 4 ekor kambing, sedangkan untuk anggota DPRD Kabupaten minimal 2 ekor kambing. Darwis yang ditemui saat pembagian hewan kurban di lokasi sekitar kantor DPD di Jalan Thamrin No.4 Lubuk Pakam juga menjelaskan, bahwa instruksi untuk hari raya kurban ini bukan hanya menyembelih kurban dilokasi rumah masing-masing, tetapi  juga untuk melaksanakan ibadah-ibadah lain di bulan Dzulhijjah ini.

Kemudian setiap lokasi penyembelihan hewan kurban dipasang spanduk-spanduk berupa nasehat, memberikan shadaqah, memperbanyak membaca kitab suci Al Qur’an, juga melaksanakan puasa sunnah Arafah. (*/btr)

Wali Kota Resmikan Museum Tjong Yong Hian

MEDAN – Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM meresmikan museum dan taman Tjong Yong Hian di Jalan Kejaksaan Medan, Sabtu (29/10). Peresmian ini dilaksanakan bersamaan dengan peringatan 100 tahun wafatnya tokoh masyarakat Tionghoa kelahiran tahun 1859 tersebut.

Peresmian lokasi bersejarah dari pengusaha besar yang dermawan dan banyak membangun sarana sosial seperti rumah sakit, pemakaman umum, sekolah, rumah ibadah awal abad 19 ini dihadiri berbagai kalangan di Medan termasuk Konsul Cina di Medan, Muspida Medan, anggota DPRD Sumut dan Medan, praktisi hukum dan undangan lain.
Kemeriahan acara peringatan 100 tahun wafatnya saudara Tjong A Fie ini juga terlihat pada acara yang dilaksanakan di Gedung Selecta Jalan Listrik pada malam harinya. Seribu undangan menghadiri acara yang dilaksanakan pada lantai 5 dan 6 gedung pertemuan tersebut. Beragam foto dan koleksi pribadi tokoh pendiri Bank Tionghoa di Penang yang mendirikan ratusan ruko di Medan menjadi perhatian para undangan.

Dalam kesempatan ini, Rahduman meminta terkait bekerjasama dengan pengelola museum dan taman Tjong Yong Hian untuk pengembangan daerah tujuan wisata mancanegara terutama dari warga Tionghoa ke Sumut. Ia berharap tahun 2012 dapat terlaksana dengan baik kegiatan tahun kunjungan wisata Medan dimana pemerintah akan memberi pelayanan terbaik kepada para wisatawan.

Rahudman berharap pengembangan pariwisata dan budaya di Medan yang merupakan miniatur Indonesia dapat disinergikan dengan pariwisata Berastagi dan Parapat. Untuk itu, Rahudman  berharap adanya dukungan Pemerintah Provinsi Sumut dan pemerintah pusat untuk pembenahan infrastruktur terutama jalan yang menghubungan Medan dengan Berastagi dan Medan dengan Parapat. Ia mengajak warga Medan terus meningkatkan keharmonisan agar Medan lebih baik dari hari kemarin dan Medan hari esok lebih cerah dari hari ini. “Wujudkan Kota Medan yang aman dan nyaman untuk berinvestasi, rekreasi dan tempat tinggal,’’ katanya. (*/rel/sih)

Menang Meski Digempur

LONDON-Bertanding di kandang Fulham, Tottenham Hotspur harus menerima gempuran bertubi-tubi dari tuan rumah. Namun, pada kenyataannya The Lilywhites justru sukses pulang dengan tiga angka.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Craven Cottage, Senin (7/11) malam WIB, dominasi Fulham terlihat dari catatan ball possession mereka. Soccernet mencatat, The Cottagers unggul perbandingan 54:46.
Jumlah tembakan Fulham pun melebihi jumlah sang tamu. Tercatat, Bobby Zamora dkk. melepaskan 31 tembakan, di mana 12 di antaranya tepat sasaran. Namun, gol yang mereka hasilkan justru berasal dari gol bunuh diri Younes Kaboul di menit 57.

Spurs, yang hanya menghasilkan sembilan tembakan (lima on target), malah sudah unggul 2-0 lebih dulu di babak pertama. Setelah unggul lewat Gareth Bale di menit ke-10, Spurs memperbesar kedudukan setelah solo-run Aaron Lennon berakhir dengan sebuah sepakan di menit 45.

Dalam keadaan tertinggal 1-2 itulah Fulham menekan Spurs. Beberapa peluang sempat tercipta di injury time babak kedua. Bahkan Luka Modric sempat menyapu bola tepat di depan gawang untuk menyelamatkan timnya dari kebobolan.

Sial bagi Fulham, ketika mereka asyik menyerang, gawang mereka justru kebobolan lagi. Sebuah umpan Emmanuel Adebayor ke arah kotak penalti disambut dengan sepakan voli oleh Jermain Defoe. Spurs pun menang dengan skor 3-1.
Spurs masih berada di urutan kelima dengan nilai 22 berkat kemenangan ini. Sementara Fulham turun ke urutan 16 dengan koleksi nilai 10.

Sementara itu di tempat terpisah Harry Redknaap, pelatih Tottenham mengatakan sudah tak sabar untuk kembali menangani Spurs. Padahal, usai menjalani operasi jantung, Redknapp telah disarankan untuk beristirahat total selama empat hingga lima pekan.
Pekan lalu, Redknapp menjalani operasi kecil pada jantungnya. Dalam operasi tersebut, dimasukkan dua buah stent (tabung kecil) untuk membuka sumbat arteri koroner.

Operasi tersebut berjalan lancar. Namun, sebelum kembali menjalani tugasnya bersama The Lilywhites, Redknapp diminta untuk beristirahat sementara waktu.

“Saya harus mendengarkan apa kata dokter dan tidak terlalu stres. Stres adalah sesuatu yang jadi penyebab sebagian besar masalah juga,” ungkap Redknapp kepada Sky Sports News.

“Saya akan baik-baik saja, saya cuma harus menjalaninya. Saat saya siap kembali dan bekerja lagi, saya harus mendapatkan lampu hijau dari orang yang berwenang,” kata pria berusia 64 tahun ini.
Sejauh ini, Redknapp sudah absen di dua laga Spurs, yakni kontra Rubin Kazan di Liga Europa dan Fulham di Premier League. Spurs baru akan bertanding lagi pada 21 November mendatang saat mereka menjamu Aston Villa di White Hart Lane. (bbs/jpnn)

Herry Lontung Perjuangkan Sarana Pendidikan

MEDAN – Anggota DPR RI H Herry Lontung Siregar siap dicalonkan sebagai calon Gubsu periode 2013-2018 jika diamanahkan oleh Partai Hanura untuk memimpin Provinsi Sumut lima tahun ke depan.

“Sebagai kader partai, saya siap seandainya partai menginginkan, tapi itu kan harus melalui mekanisme di proses internal, tapi kita tunggu saja apa keputusan partai karena terlalu dini untuk membicarakan masalah itu,” ujar Koordinator Daerah (Korda) Sumut  Herry Lontung Siregar menjawab wartawan di sela-sela pelaksanaan penyembelihan hewan qurban di Jalan Pimpong Medan, Senin (7/11).

Hery Lontung menegaskan, Partai Hanura kini sedang mempersiapkan konsolidasi baik di tingkat DPP, DPD, DPC sampai di PAC untuk meraih suara pada pemilu 2014 mendatang. Salah satu target yang hendak dicapai adalah menambah perolehan kursi legislatif.

“Kita ketahui bahwa untuk Provinsi Sumut pada pemilu 2009 lalu, partai Hanura memperoleh total 64 kursi di Sumut yang tersebar di 33 kabupaten kota, sedangkan di DPRD provinsi meraih 5 kursi ( satu fraksi) dan malah ada satu kabupaten di Samosir yang ketua DPRD-nya berasal dari partai Hanura,” ujarnya.

Oleh karenanya tambah mantan Wakil Bupati Tapsel ini, partai Hanura optimis akan masuk di posisi lima besar partai terbesar nasional yang mengantongi suara terbanyak di pemilu 2014 nanti. Untuk itu perlu kerja keras dan dukungan dari semua kader partai Hanura.

Menyinggung peluang untuk maju menjadi calon Gubsu, Herry Lontung agak tersipu malu untuk mencalonkan diri mengingat periodesasi pasangan Gubsu H Syamsul Arifin (non aktif) masih tersisa dua tahun lagi. “Kita belum membicarakan masalah pencalonan Gubsu, siapa saja berhak mencalonkan dan dicalonkan oleh partai karena semuanya tergantung keputusan partai,” jelasnya.

Serapan Pendidikan

Anggota Komisi X yang membidangi pendidikan, pariwisata, pemuda dan olahraga serta perpustakaan dan juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini menambahkan bahwa, serapan anggaran pendidikan di Sumut masih sesuai dengan situasi dan kondisi.  Ia berharap pencapaian serapan anggaran pendidikan baik yang bersumber dari APBN maupun APBD dapat terealisasi dengan baik.

Herry Lontung menyatakan tahun depan akan memperjuangkan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang selama ini kurang baik seperti pembangunan ruang kelas belajar (RKB) yang telah rusak di kabupaten/kota dan mengupayakan peningkatan anggaran pendidikan untuk Provinsi Sumut.

Sementara itu, penyembelihan 3 ekor lembu adalah sumbangan keluarganya untuk diberikan kepada yang berhak seperti rekan-rekan partai di PAC, pengurus Partai Hanura dan warga di sekitarnya. Pelaksanaan qurban ini rutin dilakukan setiap tahunnya sebagai wujud rasa syukur dan bentuk pengorbanan atas perintah agama islam.
Hadir pada penyembelihan hewan qurban diantaranya, Wasekjen DPP Partai Hanura Natalis Situmorang, Ketua DPC Ir Dasril MM, pengurus DPD Abdul Manaf SH, Ibrahim Husin SE, Alex A Kawilarang SIP, Nanang G Soetarjo, Ricky P Siregar SE, Drs Ardjoni Munir MPd, Ketua Panitia Misnun A Nugraha SSi dan pengurus PAC se Kota Medan. (*/ari)

Membangun Platform Sumut Berjaya

Seminar Persatuan Intelektual Indonesia (Perintis) Berlangsung Sukses

Persatuan Intelektual Indonesia (Perintis) bekerja sama dengan Badan Kesbangpol dan Linmas Sumut menggelar seminar di Hotel Garuda Citra Jalan SM Raja, Kamis (3/11).

SEMINAR sehari yang dibuka Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Sumut Drs Bukit Tambunan ini mengangkat tema Membangun Platform Sumut Berjaya dengan sub tema Berkeadilan Pada Bidang Hukum, Demokrasi, Keamanan dan Ekonomi.

Seminar yang dihadiri berbagai elemen masyarakat termasuk mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi ini menampilkan tiga pembicara yakni Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Sumut Drs Bukit Tambunan,  Kepala Pusat Badan Riset Ketahanan Nasional (BRKN) Indonesia yang juga Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Medan, Indra Sakti Harahap ST MSi dan praktisi hukum Taufik Siregar SH MHum.

Bukit Tambunan memberi apresiasi terhadap pelaksanaan seminar yang bertujuan membangun rasa nasionalisme terutama di kalangan generasi muda, mahasiswa dan masyarakat. ‘’Membangun platform Sumut berjaya dapat diwujudkan diantara keberagaman agama dan etnis masyarakat Sumut agar dapat menyejahterakan masyarakat,’’ ucapnya.

Ia mengingatkan peserta seminar dan masyarakat untuk dapat mencintai bangsa dan negara Indonesia sembari dilaksanakan perbaikan atas kekurangan yang masih terjadi. ‘’Kita harus tetap bersatu meski ada perbedaan. Kembangkan pola pikir maju walau berbeda tapi tetap satu,’’ terangnya.

Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Sumut Drs Bukit Tambunan mengingatkan masyarakat untuk tetap berpegang teguh pada Pancasila dengan mendekatkan diri pada Tuhan, bersikap manusiawi, menjaga persatuan dan kesatuan, bermusyawarah mufakat dan membangun keadilan sosial.

Sedangkan Kepala Pusat Badan Riset Ketahanan Nasional (BRKN) Indonesia, Indra Sakti Harahap ST MSi mengatakan, program Sumut Berjaya harus terus dipacu dalam berbagai bidang baik pengembangan sumber daya alam, budaya, kebhinekaan, sumber daya manusia dan pengetahuan.

Ia berharap hingga tahun 2015 nantinya Sumut dapat melakukan peningkatan standarisasi kehidupan masyarakat. ‘’Kejayaan yang diraih harus memiliki keadilan bagi semua masyarakat. Selama ini Sumut walau memiliki tingkat perekonomian diatas nasional mencapai 6,7 persen hanya segelintir orang saja yang menikmatinya. Justru kebanyakan masyarakat Sumut tak mendapat kenaikan taraf kehidupan. Bahkan ada yang minus,’’ ujarnya.
Indra berharap peserta seminar yang didominasi kalangan generasi muda dalam mengajak masyarakat untuk secara bersama-sama membangun Sumut hingga diraih kejayaan bersama. (*)

Retribusi Sampah Tanpa Kwitansi

081263040xxx

Yth Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan, saya warga lingkungan VI Kelurahan Titi Rantai Medan Baru mau bertanya apakah pengutipan retribusi sampah di wilayah kami ilegal atau legal karena dikutip kenek truk sampah tiap bulannya tanpa ada kwitansi dari dinas terkait. Jumlahnya berkisar Rp5.000-Rp10.000 per RT. Mohon penjelasannya.

Jangan Dibayar

Sejak 1 Januari 2011, pengutipan retribusi sampah menjadi tanggung jawab Dinas Kebersihan Medan yang dipercayakan kepada mandor. Untuk itu kami kami minta masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan setiap ada pelanggaran. Salah satunya dengan tidak membayar uang retribusi sampah kepada pengutip tanpa ada kupon pembayaran. Tidak ada cara lain. Tidak mungkin kami bisa mengawasi jutaan penduduk Kota Medan.

Pardamean Siregar
Kepala Dinas Kebersihan Medan

Berikan Tindakan Tegas
Pengutipan retribusi yang tidak memakai kwitansi sebaiknya warga untuk tidak melayaninya. Karena itu merupakan pungutan illegal dan tindakan tersebut sama saja dengan pidana. Kami minta kepada Dinas Kebersihan Kota Medan untuk segera bertindak dan mengecek ke wilayah tersebut perihal kutipan terhadap warga. Bila terbukti berikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku di Dinas Kebersihan Kota Medan.

Ahmad Arif
Ketua Fraksi PAN Kota Medan

Kilang Ilegal Mengganggu Kesehatan Warga

08972864xxx

Kepada Yth Bapak Bupati Deli Serdang kami mohon ditindak Kepling, Kades dan Camat yang mengabaikan keluhan warganya. Selama bertahun-tahun kami warga dusun IV Jalan Delitua Km 9 Kede Durian Kecamatan Delitua sudah sangat resah dengan keberadaan kilang pengolahan kayu yang ada di kawasan kami tepatnya di kawasan di sekitar kilang kusen tersebut. Kenapa pemerintah setempat tak menindak pemilik usaha padahal usaha itu tidak memiliki izin produksi dan HO. Warga juga merasa terganggu dengan suara bising yang ditimbulkan dari kegiatan pengolahan kayu tersebut yang menggunakan 6 unit mesin produksi. Mohon perhatian dari berbagai pihak terkait Gang Pante Mawar sebabnya serbuk kayu hasil ketaman yang dihasilkan kilang kusen milik pensiunan Telkom tersebut dikawatirkan merusak kesehatan warga.

Kami Koordinasikan

Terimakasih untuk informasinya. Laporan ini akan kami teruskan ke dinas terkait. Kami juga akan berkoordinasi dengan pimpinan wilayah dari kepling hingga camat untuk mengkofirmasi laporan ini. Bila memang terjadi pelanggaran, kami akan berikan sanksi tegas.

Drs Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas Infokom Deli Serdang

Keluhan Warga Ke PDAM

082163887xxx

Bagaimana setiap laporan warga kepada PDAM Tirtanadi?

Berikan Laporan yang Akurat

Setiap keluhan pelanggan akan segera kami tindaklanjuti. Untuk mempercepat tindaklanjutnya, kami mengharapkan partisipasi masyarakat agar menyampaikan informasi yang akurat sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Dilengkapi dengan alamat yang jelas. Informasi juga dapat disampaikan ke Call Centre Tirtanadi di nomor 500444. Terimakasih.

Zaman Karya Mendrofa
Humas Tirtanadi

Guru Meninggal Diusulkan Sertifikasi

Target 2014 di Sumut Bakal Tidak Tercapai

MEDAN-Kuota sertifikasi guru untuk Sumatera Utara (Sumut) diperkirakan meningkat pada tahun 2012-2014. Mengingat, dari 207.610 guru yang ada di Sumut, tercatat 150.737 guru yang belum disertifikasi. Sementara pemerintah mencanangkan akan mensertifikasi seluruh guru di Indonesia hingga 2014.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Bambang Winardji menjelaskan, pada pelaksanaan sertifikasi 2012 mendatang, kuota untuk Sumut diperkirakan mencapai 40 ribu hingga 50 ribu guru.
“Dengan jumlah kuota tersebut, akan sulit untuk mengejar target pada 2014 mendatang. Pasalnya, jumlah guru dipastikan selalu bertambah tiap tahunnya. Kita berharap, pemerintah pusat bisa lebih bijaksana dalam mengatasi masalah ini,” katanya, Senin (7/11).

Bambang memaparkan, dari 207.610 guru di Sumut yang sudah disertifikasi berjumlah 56.873 orang dengan rincian pada 2006 terdata sebanyak 624 orang, 2007 berjumlah 8.457 orang, 2009 ada 10.789 orang, 2010 berjumlah 6.819 orang dan pada 2011 2.374 orang.

Ia juga menuturkan, berdasar informasi yang diperoleh dari Kemendikbud, pada 2012 mendatang pelaksanaan sertifikasi selain harus sesuai database yang masuk ke pusat juga harus menjalani tes tertulis untuk menjadi peserta dalam memenuhi kuota. “Tentunya tiap guru harus memiliki nomor unik pendidik tenaga kependidikan (NUPTK),” terang Bambang.

Bambang juga berpendapat, perubahan sistem pada pelaksanaan sertifikasi 2012 mendatang sebagai upaya membentuk guru lebih profesional sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. “Memang, pelaksanaan sertifikasi selama ini melalui portofolio dan pendidikan latihan profesi guru (PLPG). Untuk menghasilkan guru yang lebih profesional, maka pada 2012 nanti Kemendikbud akan memberlakukan seleksi lebih ketat dengan mengadakan tes tertulis,” jelasnya.

Namun, ia juga tak menampik, pada beberapa tahun terakhir pelaksanaan sertifikasi guru memang sudah diperketat dengan melakukan seleksi data yang harus sesuai dengan syarat termasuk portofolio dan PLPG. “Nah, dengan adanya perubahan system pelaksanaan sertifikasi ini diharapkan hasil bisa lebih maksimal. Dalam artian, usai sertifikasi guru bisa lebih profesional, sehingga menghasilkan taraf pendidikan yang lebih baik pula” ujarnya.

Sementara Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksu) menyinggung masalah adanya ketimpangan dalam menerima data guru yang akan disertifikasi baik yang akan diajukan maupun yang sudah.

Untuk itu Kabid Peningkatan Mutu Pendidik Tenaga Kependidikan (PMPTK) Disdiksu, Eduard Sinagamengimbau kepada seluruh guru penerima tunjangan profesi lebih pro aktif ke dinas pendidikan kabupaten/kota untuk penyempurnaan berkas-berkas pengajuan profesi. “Selama ini sering sekali para guru yang memberikan berkas masih tidak sesuai atau data yang tidak sesuai. Diantaranya yakni saat memberikan nomor rekening, atau memberikan rekening yang telah mati,” ujar Kabid Peningkatan Mutu Pendidik Tenaga Kependidikan (PMPTK) Disdiksu, Eduard Sinaga saat ditemui di ruang kerjanya. Perlu diketahui sertifikasi guru termasuk program untuk mensejahterakan guru di seluruh Indonesia.
Namun, seringnya salah dalam pengisian data dalam kelengkapan berkas menurut Eduard menjadi salah satu alasan lambatnya proses pemberian tunjangan profesi bagi para guru.

Selain itu lanjutnya, Disdiksu juga mengimbau kepada kepala sekolah maupun dinas pendidikan kabupaten/kota untuk melaporkan perubahan status guru penerima tunjangan profesi. “Selama ini masih ada beberapa sekolah yang belum memperbaharui status penerima sertifikasi yang harus diusulkan. Bahkan ada sekolah yang kita temui masih mengusulkan nama guru yang telah meniggal dunia tahun lalu untuk menerima sertifikasi pada tahun ini. Makanya kita terus meminta laporan status tiap semester atau enam bulan sekali agar tidak terjadi hal-hal yang dianggap melanggar,”ungkapnya.

Disinggung mengenai nama sekolah yang ditemukan mengajukan guru yang telah meninggal dunia tahun lalu, menurut Eduard diantaranya  yakni sekolah swasta Santo Thomas 3 dan sekolah swasta yang berada di Belawan.
Eduard meminta kepada guru penerima tunjangan profesi yang dianggap bermasalah agar segera melaporkan ke dinas kabupaten/kota atau provinsi sesuai kewenangannya.

“Jika semua ketentuan bisa berjalan, setidaknya bisa meminimalisasi terjadinya keterlambatan proses yang berakibat guru terlambat mendapatkan tunjangan profesinya,”ungkap Eduard.

Diperkirakan jumlah guru di Sumut yang bakal disertifikasi pada 2011 mengalami peningkatan sebesar 31,15 persen. Saat ini guru di Sumut yang belum disertifikasi sebanyak 207.610 (uma/saz)

Guru di Sumut untuk Disertifikasi

  • Jumlah 207.610 Guru
  • Belum disertifikasi 150.737
  • Sudah disertifikasi 56.873 Guru
  • Kuota 2011 sebanyak 23.900 guru

 

Ruang Setum Poldasu Terbakar

Medan- Markas Kepolisian Polda Sumut (Mapoldasu) di Jalan Medan-Tanjung Morawa Km 10,5 Medan mendadak heboh, Senin (7/11) pagi pukul  08.30 WIB. Pasalanya, ruang Staf Setum (Sekretariat Umum) Polda Sumut terbakar. Untuk membantu pemadaman api, tiga unit mobil dinas pemadam kebakaran Pemko Medan turun ke lokasi.

Sebelum kejadian, ruang Staf Setum yang berada di pintu samping Gedung Induk, sebelah timur Mapoldasu, tampak seperti biasa. Beberapa petugas polisi dan staf PNS baru saja selesai melakukan apel pagi.

Tiba-tiba asap hitam keluar dari jendela ruangan berukuran 5×4 meter itu. Diduga api berasal dari arus pendek listrik. Api cepat menyambar barang-barang yang mudah terbakar di ruangan tersebut. Petugas polisi dan pegawai PNS Polri yang melihat kejadian itu, langsung berhamburan keluar. Api yang terus membesar dengan cepat menyambar ruang lain. Mobil Dinas Pemadam Kebakaran yang sebelumnya telah dihubungfi langsung turun ke lokasi membantu pemadaman api.
Akibat kejadian tersebut, tiga unit komputer, satu televisi, dua AC, satu laptop, berkas-berkas dokumen dan surat-surat ikut terbakar. Beberapa petugas labfor Polda Sumut nampak melakukan olah TKP.

Akibat kejadian tersebut, berapa petugas polisi di Direktorat Reserse Umum Polda Sumut tidak bisa melakukan pemeriksaan karena komputer tidak menyala akibat listrik dipadamkan. Namun, beberapa penyidik tampak tetap berkerja dengan menggunakan laptop.

Kombes Pol Raden Heru Prakoso yang dikonfirmasi atas kejadian tersebut mengatakan, penyebab kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek. “Dugaan sementara akibat terjadinya arus pendek listrik. Tapi kita belum mengetahui, apa dari komputer atau AC. Kita masih menunggu hasil dari Tim Labfor yang telah turun ke lokasi melakukan penyelidikan,” ungkap Heru.(mag-5)