25 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 14620

Lalai, Panitia GP Malaysia Didenda 15.000 Euro

SEPONG- Panitia penyelenggara GP Malaysia dijatuhi hukuman denda 15.000 euro. Soalnya mereka dianggap lalai, sehingga menyebabkan kecelakaan pada latihan bebas Moto2, Jumat (21/10).

Insiden tersebut melibatkan sejumlah pebalap, termasuk penantang terkuat peraih gelar juara dunia Moto2 2011, Marc Marquez, serta Bradley Smith yang mengalami retak tulang selangka dan dada memar.

Kedua pebalap tersebut, bersama dengan Jules Cluzel, jatuh dengan keras di Tikungan 10 pada awal latihan bebas kedua. Marquez lolos dari cedera serius, tetapi memilih absen pada latihan sesi sore untuk pemulihan, sedangkan Cluzel tak mengalami luka.

Kondisi trek cukup licin di tikungan tersebut, karena ada titik-titik hujan yang jatuh antara akhir latihan bebas MotoGP dan awal dimulainya Moto2. Tetapi, tak ada bendera peringatan yang diberikan, untuk memberi tanda bahwa permukaan trek licin.

“Para marshal bendera tidak mengibarkan bendera di Tikungan 10, tempat di mana trek itu benar-benar basah dan menciptakan situasi yang sangat berbahaya bagi pebalap, yang merupakan pelanggaran untuk Art. 1.22.1 dari FIM Road World Championship Grand Prix Regulations,” demikian pernyataan FIM.(bbs/jpnn)

Herdianto Juara Tunggal Putra

MEDAN-Pebulutangkis Medan Helvetia, Herdianto merebut gelar juara tunggal putra kejuaraan bulutangkis Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III/ 2011 di gedung bulutangkis Shamrock Jl Pegadaian Medan, Jumat (21/10).

Herdianto yang tampil meyakinkan mengatasi perlawanan pebulutangkis Endra F yang membawa panji Medan Timur dalam pertandingan yang berakhir straight set.

Set pertama, smash smash keras Herdianto banyak yang gagal dikembalikan Endra F, sehingga di set ia menang mudah 21-10. Dalam pertandingan set kedua, Endra F juga gagal mencuri kemenangan meski telah berusaha keras. Herdianto mampumenutup set kedua dengan kemenangan 21-15.

Namun, medali emas yang diraih Herdianto merupakan satu-satuya medali emas dari arena bulutangkis, sebab dari lima partai final terbagi untuk lima kecamatan.

Medali emas tunggal putri direbut andalan Medan Johor Nia yang mengatasi perlawanan pebulutangkis Medan Marelan Ayu Desi 21-19 dan 21-7. Pertarungan seru terjadi di ganda putra ketika Teguh/Ibang yang tampil membawa panji Medan Timurmampu menumbangkan andalan Medan Denai, Reza/ Ali lewat pertarungan rubber-set.

Reza/Ali bisa memenangkan set pertama dengan 21-19, namun Teguh/Ibang mampu bangkit dengan memenangkan set kedua 21-15.  Pada set penentuan Teguh / Ibang mampu terus leading sehingga memenangkan set terakhir 21-18.

Vinka/Lela yang turun membela panji Medan Amplas, merebut medali emas ganda putri setelah mengatasi Indri/Adisty dari Medan Area 21-14, 21-7. (jun)

Yingluck Lindungi Istana Negara dari Banjir

BANGKOK-  Banjir  di ibu kota Thailand dikhawatirkan semakin meluas, hal itu diakibatkan tanggul di Sungai Chao Phraya jebol di bagian utara ibu kota. Air bah mencapai beberapa kilometer dari Bandara Udara Don Muang. Menghadapi itu, wilayah ibu kota akan dimasukkan banjir Jumat (21/10) malam.

Pasca adanya air bah yang menjebolkan Sungai Chao Phraya, Pemerintah berupaya mencari jalan keluar untuk mengeluarkan air. Kini, pemerintah berupaya mengalirkan air ke laut melalui wilayah pinggiran timur dan barat ibu kota Thailand.

Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra memerintahkan Kementerian Pertahanan dan tentara melindungi beberapa tempat penting termasuk Istana Negara, garis pelindung banjir, sejumlah unit utilitas, serta Bandar Udara Suvarnabhumi dan Don Mueang.

Nona cantik itu, membeberkan langkah tersebut perlu diambil untuk mempercepat operasi bantuan kemanusiaan. Kini, pemerintah berupaya untuk mengalirkan air yang menyebabkan banjir bandang di pusat wilayah pertanian, yang berada di tepi kota Bangkok.

Banjir itu merupakan bencana terburuk setidaknya dalam lima tahun terakhir. Sejumlah 342 orang dikonfirmasi telah tewas dan dua orang lain dinyatakan hilang dalam banjir yang menenggelamkan bagian utara negara itu selama tiga bulan.

Perdana Menteri Thailand itu telah meminta sebuah undang-undang bencana alam khusus, yang memberinya otoritas penuh untuk menjalankan rencana bantuan kemanusiaan atas bencana alam itu secara nasional.

Hukum yang ditetapkan pada 2007 itu, memberikan otoritas penuh kepada perdana menteri untuk memerintah pejabat di negeri itu. Mereka yang menolak untuk mengikuti perintah bisa dituntut atas tuduhan kelalaian dalam bertugas.
Undang undang itu menjadikan perdana menteri sebagai penanggung jawab operasi bantuan bencana, demikian Xinhua melaporkan.

Sebelumnya, akibat jebolnya tanggul itu, sekitar 1.700 warga mengungsi. Sementara wilayah Industru Bangkadee di utara Bangkok juga terendam. Banjir setinggi dua meter itu menggenangi hampir 30 perusahaan Jepang di tempat perindustrian itu.

Banjir juga melanda sebuah wilayah di Myanmar yang menyebabkan puluhan orang hilang. Sebagian besar korban hilang merupakan warga, yang tinggal di wilayah pinggiran sungai.

“Sekitar 60 orang hilang. Hingga kini akibat banjir yang melanda di Kota Pakokku,” ungkap seorang pejabat Myanmar dikutip AFP.

Pejabat tersebut menambahkan, beberapa rumah dan biara yang berada di sekitar pinggiran sungai juga hanyut terbawa aliran sungai yang meluap. Sebuah jembatan juga turut hancur akibat banjir. Banjir ini terjadi karena Myanmar dilanda hujan deras yang turun terus menerus dalam waktu beberapa hari belakangan. (bbs/jpnn)

Medan Maimun Juara Bisbol

MEDAN-Tim bisbol Medan Maimun dan tim sofbol Medan Deli berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III 2011, yang berakhir Jumat (21/10), di Lapangan Rimbawan Komplek USU Medan.

Kejuaraan bisbol yang hanya diikuti tim putra ini, Medan Maimun tampil sebagai juara setelah di final mengalahkan Medan Baru dengan skor telak 12-0 yang harus puas dengan medali perak.

Dalam pertandingan lima inning (babak) ini, tim Medan Baru memang terlihat kelah kelas dari Medan Maimun, ini dibuktikan mereka tidak mampu mengoleksi satu poin pun di partai final tersebut.

Seperti diketahui, Medan Maimun maju ke final setelah di semifinal menundukkan Medan Kota 13-2 dan Medan Baru melibas Medan Deli 3-0. Sedang medali perunggu diraih Medan Kota yang mengalahkan Medan Deli 7-0.
Cabang bisbol Porkot Medan III ini diikuti tjuh tim, yakni Medan Maimun, Medan Johor, Medan Baru, Medan Kota, Medan Tembung, Medan Helvetia dan Medan Deli.

Sementara untuk cabang sofbol khusus putri yang hanya diikuti tiga tim yakni Medan Deli, Medan Maimun dan Medan Kota terpaksa memakai sistem setengah kompetis untuk menentukan juara.

Dalam pertandingan pertama Medan Deli mengalahkan Medan Kota 9-2 dan pertandingan kedua menundukkan Medan Maimun 5-2, sehingga Medan Deli berhak atas medali emas. Sedang medali perak diraih Medan Maimun setelah mengalahkan Medan Kota 11-1 yang harus puas dengan medali perunggu. (jun)

Israel Tantang Palestina di Meja Perundingan

YERUSALEM – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan, kesiapannya menghentikan proyek pembangunan pemukiman di Jalur Gaza demi kelanjutan dialognya dengan Palestina. Tapi, penghentian proyek itu khusus pembangunan, yang dilakukan pemerintah.

Menteri Luar Negeri Colombia Maria Angela Holguin sebelumnya menjumpai Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, setelah itu, dirinya pun bertemu dengan Netanyahu dan menjelaskan Palestina ingin Israel menyikapi masalah pembangunan pemukiman itu demi kelanjutan negosiasi. Netanyahu menyatakan kesiapannya berdialog dan menghentikan proyeknya.

“Kami siap menunda pembangunan, bila hal ini benar-benar akan membuat Abbas kembali ke meja perundingan,” ujar Netanyahu, seperti dikutip AFP, Jumat (21/10).

Meski demikian, Netanyahu menegaskan dirinya sepakat untuk menghentikan seluruh proyek pembangunan yang dilakukan Pemerintah Israel, bukan yang dilakukan pihak swasta. Dalam hal ini Netanyahu akan menguji apakah Abbas konsisten dalam melanjutkan dialog.

Dialog damai antara Israel dan Palestina terhenti pada 2010 lalu, seiring dengan adanya proyek pembangunan di Tepi Barat yang dilakukan Israel. Palestina kemabli menegaskan, dirinya hanya akan kembali ke meja perundingan bila proyek pemukiman itu dihentikan.

Berhentinya dialog tersebut membuat Palestina langsung berangkat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta pengakuan langsung dan keanggotaannya dalam organisasi tersebut. (net/jpnn)

PM Malaysia Ingatkan Majikan tak Aniaya PRT

KUALA LUMPUR- Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Tun Razak meminta para majikan agar tidak mengkhianati kepercayaan yang diberikan Indonesia, yang kembali akan mengirimkan pembantu rumah tangga (PRT) mulai Desember mendatang. Para majikan mengharapkan para PRT secara layak.

“Paling penting, jangan berbuat kesewenang-wenangan apapun, baik secara fisik atau psikologis, karena akan menyakiti perasaan mereka.

Jangan biarkan satu atau dua insiden mencemari semuanya,” kata Najib usai pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, seperti dikutip kantor berita Bernama, Jumat (21/10) Pertemuan berlangsung di kawasan wisata Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), 20 Oktober 2011.  “Saya minta semua calon majikan paham masalah ini,” ujarnya.

Dia menyatakan isu PRT telah menjadi bahan diskusi, yang hangat di antara warga Malaysia. Bahkan memantau isu ini lewat jejaring sosial Facebook dan Twitter.   Menurut Najib, banyak warga Malaysia berharap solusi, yang cepat dan tepat untuk mengatasi masalah PRT dengan pemerintah Indonesia. Bagi Malaysia, Indonesia merupakan pemasok utama pekerja di sektor informal.

Malaysia pun menyambut baik kesepakatan dengan Indonesia, yang akan mencabut moratorium pengiriman PRT pada 1 Desember 2011. Menurut Najib, kedua pemerintah sudah bersepakat untuk mengatasi sejumlah isu yang selama ini dipersoalkan, yaitu jaminan perlindungan dan hak-hak PRT Indonesia di Malaysia.

Banyaknya kasus penyiksaan dan perlakuan tidak layak PRT Indonesia di Malaysa membuat Jakarta menerapkan moratorium pada 26 Juni 209 sekaligus memaksa kedua pemerintah membuat kesepakatan baru.(bbs/jpnn)

Dispora dan KNPI Gelar Lomba Karya Tulis

Dinas Pemuda Dan Olah Raga (Dispora) Kota Medan bekerjasama dengan KNPI Kota Medan mengelar berbagai kegiatan sosial dan ilmiah dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-83, pada 28 Oktober. Demikian dikatakan Ketua DPD KNPI Kota Medan, Zulham Effendi Siregar ST  usai  pembentukan panitia di kantor KNPI Jalan Merbabu Medan, Selasa (18/10).

Zulham mengatakan, acara lomba karya tulis ilmiah dan temu wicara pemuda sebagai wadah penjaringan aspirasi pemuda terhadap kepentingan masyarakat  dan pembangunan daerah.

‘’Sebentar lagi Indonesia akan merayakan Sumpah Pemuda, dimana 83 tahun silam seluruh pemuda Indonesia di berbagai wilayah secara serentak mendeklarasikan diri menjadi satu tanah air, satu bangsa,dan satu bahasa,’’ katanya. Ia prihatin generasi muda sepertinya sudah melupakan makna Sumpah Pemuda dimana nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan para pemuda 83 tahun yang lalu sudah tidak tergambarkan. Namun, kata Zulham, kondisi ini mulai membaik dengan munculnya organisasi-organisasi yang berdedikasi dan mempunyai visi untuk generasi muda.

Ketua panitia, Yos Rizal menjelaskan kegiatan temu wicara pemuda akan dilaksanakan pada 31 Oktober mendatang di Hotel Garuda Plaza Medan .”Pesertanya diikuti 100 orang dari utusan seluruh OKP se-Kota Medan. Narasumber temu wicara yakni Wali Kota MedanDrs H Rahudman Harahap dan Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga, Dandim 0201 BS, Deputi Kemenpora dan tokoh pemuda Sumut,” jelasYose didampingi sekretaris panitia, Ahmady Purba dan kordinator lomba karya tulis ilmiah Amrizal SSi MPd.

Amrizal menambahkan, lomba karya tulis ilmiah tingkat mahasiswa dan umum mengambil tema Meningkatkan Peranan Pemuda Dalam Mengisi Pembangunan Melalui aspek Pendidikan, Seni/Budaya dan Lingkungan Hidup. Pendaftaran mulai 21-29 Oktober 2011 di sekretariat KNPI Kota Medan Jalan Merbabu. ”Lomba ini memperebutkan tropy Walikota Medan dan total hadiah diperebutkan dalam lomba karya tulis ilmiah sebesar Rp 10 juta,” jelas Amrizal. (*/sih/rel)

Medan Helvetia Juara Menembak

MEDAN-Kontingen Kecematan Medan Helvetia kembali mempertahankan sebagai juara umum yang kedua kalinya di Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III 2011 yang berakhir, Jumat (21/10) di Lapangan Tembak Anugerah Kompleks Cemara Asri, Medan .

Medan Helvetia yang menurunkan petembak-petembak andalannya meraih 3 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Ketiga medali emas itu diraih Dwi dengan total nilai 560 yang turun dinomor Air Pistol Putri, sedangkan Tommy Fadila meraih poin 467 dinomor Air Riffle Hunting Putra dan Ongko Suratih dengan total nilai 264 yang turun dinomor Air Riffle Hunting Putri.

Sedangkan ditempat kedua ada dua kontingen yang meraih medali sama yakni Medan Baru dan Medan Perjuangan dengasn meraih 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Kejuaraan di cabang menembak ini yang dilaksanakan selama dua hari 20-21 Oktober berlangsung dengan ketat. Karena, seluruh petembak yang turun Porkot kali ini diikuti peserta dari kalangan TNI/Polri dan mahasiswa serta sipil.

Seperti yang disampaikan Ketua Harian Pengprov Perbakin Sumut Musa Idhishah yang akrab disapa Doddy ketika penutupan kejuaraan, pihaknya sangat berterimakasi atas kepada KONI Kota Medan yang dipimpin Drs H Zulhifzi Lubis yang melaksanakan Pekan Olahraga Kota (Porkot).

Dengan digelarnya Porkot ini sebut Doddy, sangat bermanfaat bagi Pengprov maupun Pengcab Perbakin sendiri, karena seluruh atletnya secara otomatis untuk menambah jam tandingnya dan menerapkan kemampuan selama melakukan latihan. “Apalagi KONI Medan telah memperhatikan atlet menambak dengan pembinaannya yang rutin setiap bulannya. Saya berharap, KONI Medan terus eksis melakukan pembinaan kepada atlet berprestasi,” harap Dodi. (jun)

Bocah Ciptakan Krayon 3 Ribu Meter

CONCORD – Seorang bocah berusia 10 tahun, Chase Carey asal North Carolina, Amerika Serikat (AS) akan mengincar Guinness World Records dengan membuat krayon terbesar di dunia. Siswa SD kelas lima itu untuk mendukung proyek pelayanan masyarakat.

Bocah 10 tahun itu membuat krayon untuk proyek pelayanan masyarakat bagi sekolahnya dan mendukung lembaga swadaya masyarakat (LSM) milik ibunya, Petey’s Promise. LSM tersebut bergerak di bidang hewan peliharaan. Demikian seperti diberitakan UPI, Jumat (21/10).

Dia mengatakan, krayon sepanjang 3 ribu meter diciptakan olehnya. Dirinya mengumpulkan krayon berwarna-warni dan meleburnya sehingga menjadi sebuah krayon raksasa.

Krayon raksasa itu akan ditunjukkan ke publik pada 29 Oktober mendatang dalam acara “Coloring for Critters”  yang diselenggarakan di Desa Church di Concord. Seluruh keuntungan dari acara tersebut akan didonasikan ke Petey’s Promise. (net/jpnn)

JR Saragih Langgar Etika

Saatnya KPK Tangani Kasus Pengalihan Dana Insentif Guru Non PNS

MEDAN- Dugaan pengalihan dana insentif guru Non PNS sebesar Rp1.276.920.000 miliar untuk membeli mobil anggota DPRD Simalungun, yang diduga dilakukan Bupati Simalungun JR Saragih, menurut sejumlah pihak merupakan sebuah bentuk penyimpangan. Bahkan, penyimpangan tersebut erat kaitannya dengan tindak pidana.

Atas dasar itu lah, sebaiknya sesegera mungkin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menerima laporan dugaan korupsi pengalihan yang dilakukan JR Saragih tersebut, untuk menindaklanjuti dan memproses hokum masalah tersebut.

“Di Simalungun yang paling besar itu, belanja pegawainya. Tapi, dengan mencuatnya kasus ini dengan tegas menunjukkan, dana belanja-belanja pegawai tersebut telah dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Dan ini menyimpang, dan kaitannya dengan masalah pidana. Jadi, tidak ada kata lain bagi KPK untuk mempercepat proses hukum terhadap masalah ini,” tegas Sekretaris Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Elfenda Ananda yang dimintai pendapatnya oleh Sumut Pos, Jumat (21/10).

Jika hal itu dibiarkan berlarut-larut, atau malah didiamkan begitu saja oleh KPK, bukan mustahil hal-hal yang sama juga akan dilakukan oleh kepala-kepala daerah lainnya. Bahkan, bias juga kembali dilakukan di pemerintah daerah yang sama.

“Ini berdampak buruk pada laporan keuangan, kalau tidak segera diselesaikan. Kalau didiamkan, ini akan membuat kepala daerah lainnya dan mungkin juga kepala daerah yang sama untuk melakukan hal yang sama,” urainya.

Lebih lanjut Elfenda mengatakan, dalam hal ini juga berkorelasi dengan janji SBY-Boediono yang akan menumpas tindak korupsi yang terjadi di Indonesia, tanpa terkecuali di Sumut. “SBY harus mendorong proses hukum ini. Karena kewenangannya bukan atas dasar intervensi. Koruptor itu merampok, dan yang merampok itu harus dijerat hukum,” tukasnya.

Sedangkan itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Simalungun Truly Antho Sinaga kepada Sumut Pos menuturkan, dalam persoalan ini sebenarnya para guru Non PNS telah beberapa kali menemui pihak eksekutif, dalam hal ini Bupati Simalungun. Namun, sampai saat ini tidak ada realisasinya.

Bahkan dikatakan anggota DPRD Simalungun dari Fraksi PDI P tersebut, rencana pengalihan itu juga diakui oleh eksekutif dalam nota jawaban bupati beberapa waktu lalu.

Truly kembali menuturkan, tidak sampai di situ, persoalan ini juga sempat membuat polemik di kalangan anggota DPRD Simalungun, dimana ada isu atau kabar yang menyatakan, pimpinan DPRD Simalungun mengeluarkan izin prinsip terhadap pengalihan itu. Namun, setelah merebaknya persoalan ini dan sudah dilaporkan ke KPK, para pimpinan dewan berupaya untuk membantahnya.

“Yang jadi pertanyaan, kenapa sudah ada izin prinsip dari pimpinan dewan. Tapi, pimpinan dewan saat ditanya ternyata membantahnya, dan mengaku tidak pernah mengeluarkan izin prinsip itu,” bebernya.

Jika benar pengalihan itu dilakukan oleh Bupati Simalungun JR Saragih, maka dengan tegas sikap tersebut menunjukkan JR Saragih telah melanggar etika.
“Itu namanya Bupati telah melanggar etika. Sekarang, bola panas di KPK.

Masyarakat bias melakukan pressure atau tekanan ke KPK, agar masalah ini bias segera diproses. Terpenting lagi, kita minta eksekutif untuk segera mencairkan dana itu. Di P APBD yang telah diketok sekita 3 minggu lalu, katanya mau dicairkan. Dan di PAPBD itu juga tidak ada. Mau dari mana lagi dicarinya (JR Saragih, Red)?” ungkapnya.

Sedangkan itu, Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon menyatakan, dirinya tidak pernah menyatakan, Bupati JR Saragih sebagai penjahat dalam persoalan ini.

Namun, Binton Tindaon membenarkan, bila persoalan pengalihan ini tidak ada persetujuan dari anggota dan pimpinan dewan.
“Anggaran untuk mobil wakil ketua itu ada di APBD 2010, bersumber dari PAD. Jadi, tidak ada persetujuan pengalihan itu. Kalau itu ada, berarti itu urusan bupatinya,” jawabnya.

Diketahui JR Saragih dilaporkan ke KPK atas dua kasus dugaan korupsi yang berbeda. Pertama, JR Saragih dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Solidaritas Anak Bangsa (SAB), dengan No Surat 001/SAB/IX/2011 Tanggal 28 September 2011. Diterima oleh pihak KPK melalui Ibu Ita, dengan No Register 56, pukul 13.19 WIB, diduga berkolusi dengan Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon, untuk mengalihkan dana insentif para guru non PNS sebesar Rp1.276.920.000 miliar untuk membeli mobil anggota DPRD Simalungun.

Kedua JR Saragih, kembali dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dugaan korupsi yang dilakukannya pada Tahun Anggaran (TA) 2010 di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, senilai Rp48 miliar, Jum’at (30/9), oleh salah seorang anggota DPRD Simalungun Benhard Damanik.

Laporan tersebut diterima oleh Sugeng Basuki dari pihak KPK sekira pukul 10.00 WIB. Nomor laporan Bernhard Damanik  ke KPK tersebut adalah No.08/ist/B.D/IX/2011, Lampiran satu bundel. KPK juga memberi nomor terhadap laporan tersebut yakni dengan Nomor : 201109-000423 Tanggal 30 September 2011, dengan perihal dugaan TPK pengelolaan APBD di Pemkab Simalungun Tahun 2010 senilai Rp48 miliar.(ari)