30 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 14621

Medan Maimun Juara Bisbol

MEDAN-Tim bisbol Medan Maimun dan tim sofbol Medan Deli berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III 2011, yang berakhir Jumat (21/10), di Lapangan Rimbawan Komplek USU Medan.

Kejuaraan bisbol yang hanya diikuti tim putra ini, Medan Maimun tampil sebagai juara setelah di final mengalahkan Medan Baru dengan skor telak 12-0 yang harus puas dengan medali perak.

Dalam pertandingan lima inning (babak) ini, tim Medan Baru memang terlihat kelah kelas dari Medan Maimun, ini dibuktikan mereka tidak mampu mengoleksi satu poin pun di partai final tersebut.

Seperti diketahui, Medan Maimun maju ke final setelah di semifinal menundukkan Medan Kota 13-2 dan Medan Baru melibas Medan Deli 3-0. Sedang medali perunggu diraih Medan Kota yang mengalahkan Medan Deli 7-0.
Cabang bisbol Porkot Medan III ini diikuti tjuh tim, yakni Medan Maimun, Medan Johor, Medan Baru, Medan Kota, Medan Tembung, Medan Helvetia dan Medan Deli.

Sementara untuk cabang sofbol khusus putri yang hanya diikuti tiga tim yakni Medan Deli, Medan Maimun dan Medan Kota terpaksa memakai sistem setengah kompetis untuk menentukan juara.

Dalam pertandingan pertama Medan Deli mengalahkan Medan Kota 9-2 dan pertandingan kedua menundukkan Medan Maimun 5-2, sehingga Medan Deli berhak atas medali emas. Sedang medali perak diraih Medan Maimun setelah mengalahkan Medan Kota 11-1 yang harus puas dengan medali perunggu. (jun)

Israel Tantang Palestina di Meja Perundingan

YERUSALEM – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan, kesiapannya menghentikan proyek pembangunan pemukiman di Jalur Gaza demi kelanjutan dialognya dengan Palestina. Tapi, penghentian proyek itu khusus pembangunan, yang dilakukan pemerintah.

Menteri Luar Negeri Colombia Maria Angela Holguin sebelumnya menjumpai Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, setelah itu, dirinya pun bertemu dengan Netanyahu dan menjelaskan Palestina ingin Israel menyikapi masalah pembangunan pemukiman itu demi kelanjutan negosiasi. Netanyahu menyatakan kesiapannya berdialog dan menghentikan proyeknya.

“Kami siap menunda pembangunan, bila hal ini benar-benar akan membuat Abbas kembali ke meja perundingan,” ujar Netanyahu, seperti dikutip AFP, Jumat (21/10).

Meski demikian, Netanyahu menegaskan dirinya sepakat untuk menghentikan seluruh proyek pembangunan yang dilakukan Pemerintah Israel, bukan yang dilakukan pihak swasta. Dalam hal ini Netanyahu akan menguji apakah Abbas konsisten dalam melanjutkan dialog.

Dialog damai antara Israel dan Palestina terhenti pada 2010 lalu, seiring dengan adanya proyek pembangunan di Tepi Barat yang dilakukan Israel. Palestina kemabli menegaskan, dirinya hanya akan kembali ke meja perundingan bila proyek pemukiman itu dihentikan.

Berhentinya dialog tersebut membuat Palestina langsung berangkat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta pengakuan langsung dan keanggotaannya dalam organisasi tersebut. (net/jpnn)

PM Malaysia Ingatkan Majikan tak Aniaya PRT

KUALA LUMPUR- Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Tun Razak meminta para majikan agar tidak mengkhianati kepercayaan yang diberikan Indonesia, yang kembali akan mengirimkan pembantu rumah tangga (PRT) mulai Desember mendatang. Para majikan mengharapkan para PRT secara layak.

“Paling penting, jangan berbuat kesewenang-wenangan apapun, baik secara fisik atau psikologis, karena akan menyakiti perasaan mereka.

Jangan biarkan satu atau dua insiden mencemari semuanya,” kata Najib usai pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, seperti dikutip kantor berita Bernama, Jumat (21/10) Pertemuan berlangsung di kawasan wisata Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), 20 Oktober 2011.  “Saya minta semua calon majikan paham masalah ini,” ujarnya.

Dia menyatakan isu PRT telah menjadi bahan diskusi, yang hangat di antara warga Malaysia. Bahkan memantau isu ini lewat jejaring sosial Facebook dan Twitter.   Menurut Najib, banyak warga Malaysia berharap solusi, yang cepat dan tepat untuk mengatasi masalah PRT dengan pemerintah Indonesia. Bagi Malaysia, Indonesia merupakan pemasok utama pekerja di sektor informal.

Malaysia pun menyambut baik kesepakatan dengan Indonesia, yang akan mencabut moratorium pengiriman PRT pada 1 Desember 2011. Menurut Najib, kedua pemerintah sudah bersepakat untuk mengatasi sejumlah isu yang selama ini dipersoalkan, yaitu jaminan perlindungan dan hak-hak PRT Indonesia di Malaysia.

Banyaknya kasus penyiksaan dan perlakuan tidak layak PRT Indonesia di Malaysa membuat Jakarta menerapkan moratorium pada 26 Juni 209 sekaligus memaksa kedua pemerintah membuat kesepakatan baru.(bbs/jpnn)

Dispora dan KNPI Gelar Lomba Karya Tulis

Dinas Pemuda Dan Olah Raga (Dispora) Kota Medan bekerjasama dengan KNPI Kota Medan mengelar berbagai kegiatan sosial dan ilmiah dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-83, pada 28 Oktober. Demikian dikatakan Ketua DPD KNPI Kota Medan, Zulham Effendi Siregar ST  usai  pembentukan panitia di kantor KNPI Jalan Merbabu Medan, Selasa (18/10).

Zulham mengatakan, acara lomba karya tulis ilmiah dan temu wicara pemuda sebagai wadah penjaringan aspirasi pemuda terhadap kepentingan masyarakat  dan pembangunan daerah.

‘’Sebentar lagi Indonesia akan merayakan Sumpah Pemuda, dimana 83 tahun silam seluruh pemuda Indonesia di berbagai wilayah secara serentak mendeklarasikan diri menjadi satu tanah air, satu bangsa,dan satu bahasa,’’ katanya. Ia prihatin generasi muda sepertinya sudah melupakan makna Sumpah Pemuda dimana nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan para pemuda 83 tahun yang lalu sudah tidak tergambarkan. Namun, kata Zulham, kondisi ini mulai membaik dengan munculnya organisasi-organisasi yang berdedikasi dan mempunyai visi untuk generasi muda.

Ketua panitia, Yos Rizal menjelaskan kegiatan temu wicara pemuda akan dilaksanakan pada 31 Oktober mendatang di Hotel Garuda Plaza Medan .”Pesertanya diikuti 100 orang dari utusan seluruh OKP se-Kota Medan. Narasumber temu wicara yakni Wali Kota MedanDrs H Rahudman Harahap dan Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga, Dandim 0201 BS, Deputi Kemenpora dan tokoh pemuda Sumut,” jelasYose didampingi sekretaris panitia, Ahmady Purba dan kordinator lomba karya tulis ilmiah Amrizal SSi MPd.

Amrizal menambahkan, lomba karya tulis ilmiah tingkat mahasiswa dan umum mengambil tema Meningkatkan Peranan Pemuda Dalam Mengisi Pembangunan Melalui aspek Pendidikan, Seni/Budaya dan Lingkungan Hidup. Pendaftaran mulai 21-29 Oktober 2011 di sekretariat KNPI Kota Medan Jalan Merbabu. ”Lomba ini memperebutkan tropy Walikota Medan dan total hadiah diperebutkan dalam lomba karya tulis ilmiah sebesar Rp 10 juta,” jelas Amrizal. (*/sih/rel)

Medan Helvetia Juara Menembak

MEDAN-Kontingen Kecematan Medan Helvetia kembali mempertahankan sebagai juara umum yang kedua kalinya di Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III 2011 yang berakhir, Jumat (21/10) di Lapangan Tembak Anugerah Kompleks Cemara Asri, Medan .

Medan Helvetia yang menurunkan petembak-petembak andalannya meraih 3 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Ketiga medali emas itu diraih Dwi dengan total nilai 560 yang turun dinomor Air Pistol Putri, sedangkan Tommy Fadila meraih poin 467 dinomor Air Riffle Hunting Putra dan Ongko Suratih dengan total nilai 264 yang turun dinomor Air Riffle Hunting Putri.

Sedangkan ditempat kedua ada dua kontingen yang meraih medali sama yakni Medan Baru dan Medan Perjuangan dengasn meraih 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Kejuaraan di cabang menembak ini yang dilaksanakan selama dua hari 20-21 Oktober berlangsung dengan ketat. Karena, seluruh petembak yang turun Porkot kali ini diikuti peserta dari kalangan TNI/Polri dan mahasiswa serta sipil.

Seperti yang disampaikan Ketua Harian Pengprov Perbakin Sumut Musa Idhishah yang akrab disapa Doddy ketika penutupan kejuaraan, pihaknya sangat berterimakasi atas kepada KONI Kota Medan yang dipimpin Drs H Zulhifzi Lubis yang melaksanakan Pekan Olahraga Kota (Porkot).

Dengan digelarnya Porkot ini sebut Doddy, sangat bermanfaat bagi Pengprov maupun Pengcab Perbakin sendiri, karena seluruh atletnya secara otomatis untuk menambah jam tandingnya dan menerapkan kemampuan selama melakukan latihan. “Apalagi KONI Medan telah memperhatikan atlet menambak dengan pembinaannya yang rutin setiap bulannya. Saya berharap, KONI Medan terus eksis melakukan pembinaan kepada atlet berprestasi,” harap Dodi. (jun)

Bocah Ciptakan Krayon 3 Ribu Meter

CONCORD – Seorang bocah berusia 10 tahun, Chase Carey asal North Carolina, Amerika Serikat (AS) akan mengincar Guinness World Records dengan membuat krayon terbesar di dunia. Siswa SD kelas lima itu untuk mendukung proyek pelayanan masyarakat.

Bocah 10 tahun itu membuat krayon untuk proyek pelayanan masyarakat bagi sekolahnya dan mendukung lembaga swadaya masyarakat (LSM) milik ibunya, Petey’s Promise. LSM tersebut bergerak di bidang hewan peliharaan. Demikian seperti diberitakan UPI, Jumat (21/10).

Dia mengatakan, krayon sepanjang 3 ribu meter diciptakan olehnya. Dirinya mengumpulkan krayon berwarna-warni dan meleburnya sehingga menjadi sebuah krayon raksasa.

Krayon raksasa itu akan ditunjukkan ke publik pada 29 Oktober mendatang dalam acara “Coloring for Critters”  yang diselenggarakan di Desa Church di Concord. Seluruh keuntungan dari acara tersebut akan didonasikan ke Petey’s Promise. (net/jpnn)

JR Saragih Langgar Etika

Saatnya KPK Tangani Kasus Pengalihan Dana Insentif Guru Non PNS

MEDAN- Dugaan pengalihan dana insentif guru Non PNS sebesar Rp1.276.920.000 miliar untuk membeli mobil anggota DPRD Simalungun, yang diduga dilakukan Bupati Simalungun JR Saragih, menurut sejumlah pihak merupakan sebuah bentuk penyimpangan. Bahkan, penyimpangan tersebut erat kaitannya dengan tindak pidana.

Atas dasar itu lah, sebaiknya sesegera mungkin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menerima laporan dugaan korupsi pengalihan yang dilakukan JR Saragih tersebut, untuk menindaklanjuti dan memproses hokum masalah tersebut.

“Di Simalungun yang paling besar itu, belanja pegawainya. Tapi, dengan mencuatnya kasus ini dengan tegas menunjukkan, dana belanja-belanja pegawai tersebut telah dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Dan ini menyimpang, dan kaitannya dengan masalah pidana. Jadi, tidak ada kata lain bagi KPK untuk mempercepat proses hukum terhadap masalah ini,” tegas Sekretaris Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Elfenda Ananda yang dimintai pendapatnya oleh Sumut Pos, Jumat (21/10).

Jika hal itu dibiarkan berlarut-larut, atau malah didiamkan begitu saja oleh KPK, bukan mustahil hal-hal yang sama juga akan dilakukan oleh kepala-kepala daerah lainnya. Bahkan, bias juga kembali dilakukan di pemerintah daerah yang sama.

“Ini berdampak buruk pada laporan keuangan, kalau tidak segera diselesaikan. Kalau didiamkan, ini akan membuat kepala daerah lainnya dan mungkin juga kepala daerah yang sama untuk melakukan hal yang sama,” urainya.

Lebih lanjut Elfenda mengatakan, dalam hal ini juga berkorelasi dengan janji SBY-Boediono yang akan menumpas tindak korupsi yang terjadi di Indonesia, tanpa terkecuali di Sumut. “SBY harus mendorong proses hukum ini. Karena kewenangannya bukan atas dasar intervensi. Koruptor itu merampok, dan yang merampok itu harus dijerat hukum,” tukasnya.

Sedangkan itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Simalungun Truly Antho Sinaga kepada Sumut Pos menuturkan, dalam persoalan ini sebenarnya para guru Non PNS telah beberapa kali menemui pihak eksekutif, dalam hal ini Bupati Simalungun. Namun, sampai saat ini tidak ada realisasinya.

Bahkan dikatakan anggota DPRD Simalungun dari Fraksi PDI P tersebut, rencana pengalihan itu juga diakui oleh eksekutif dalam nota jawaban bupati beberapa waktu lalu.

Truly kembali menuturkan, tidak sampai di situ, persoalan ini juga sempat membuat polemik di kalangan anggota DPRD Simalungun, dimana ada isu atau kabar yang menyatakan, pimpinan DPRD Simalungun mengeluarkan izin prinsip terhadap pengalihan itu. Namun, setelah merebaknya persoalan ini dan sudah dilaporkan ke KPK, para pimpinan dewan berupaya untuk membantahnya.

“Yang jadi pertanyaan, kenapa sudah ada izin prinsip dari pimpinan dewan. Tapi, pimpinan dewan saat ditanya ternyata membantahnya, dan mengaku tidak pernah mengeluarkan izin prinsip itu,” bebernya.

Jika benar pengalihan itu dilakukan oleh Bupati Simalungun JR Saragih, maka dengan tegas sikap tersebut menunjukkan JR Saragih telah melanggar etika.
“Itu namanya Bupati telah melanggar etika. Sekarang, bola panas di KPK.

Masyarakat bias melakukan pressure atau tekanan ke KPK, agar masalah ini bias segera diproses. Terpenting lagi, kita minta eksekutif untuk segera mencairkan dana itu. Di P APBD yang telah diketok sekita 3 minggu lalu, katanya mau dicairkan. Dan di PAPBD itu juga tidak ada. Mau dari mana lagi dicarinya (JR Saragih, Red)?” ungkapnya.

Sedangkan itu, Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon menyatakan, dirinya tidak pernah menyatakan, Bupati JR Saragih sebagai penjahat dalam persoalan ini.

Namun, Binton Tindaon membenarkan, bila persoalan pengalihan ini tidak ada persetujuan dari anggota dan pimpinan dewan.
“Anggaran untuk mobil wakil ketua itu ada di APBD 2010, bersumber dari PAD. Jadi, tidak ada persetujuan pengalihan itu. Kalau itu ada, berarti itu urusan bupatinya,” jawabnya.

Diketahui JR Saragih dilaporkan ke KPK atas dua kasus dugaan korupsi yang berbeda. Pertama, JR Saragih dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Solidaritas Anak Bangsa (SAB), dengan No Surat 001/SAB/IX/2011 Tanggal 28 September 2011. Diterima oleh pihak KPK melalui Ibu Ita, dengan No Register 56, pukul 13.19 WIB, diduga berkolusi dengan Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon, untuk mengalihkan dana insentif para guru non PNS sebesar Rp1.276.920.000 miliar untuk membeli mobil anggota DPRD Simalungun.

Kedua JR Saragih, kembali dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dugaan korupsi yang dilakukannya pada Tahun Anggaran (TA) 2010 di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, senilai Rp48 miliar, Jum’at (30/9), oleh salah seorang anggota DPRD Simalungun Benhard Damanik.

Laporan tersebut diterima oleh Sugeng Basuki dari pihak KPK sekira pukul 10.00 WIB. Nomor laporan Bernhard Damanik  ke KPK tersebut adalah No.08/ist/B.D/IX/2011, Lampiran satu bundel. KPK juga memberi nomor terhadap laporan tersebut yakni dengan Nomor : 201109-000423 Tanggal 30 September 2011, dengan perihal dugaan TPK pengelolaan APBD di Pemkab Simalungun Tahun 2010 senilai Rp48 miliar.(ari)

Medan Petisah Tantang Medan Kota

MEDAN-Kesebelasan Medan Petisah akan menghadapi Medan Kota di partai final Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III, setelah pada babak semifinal yang berlangsung kemarin (21/10) mengalahkan Medan Petisah. Sedangkan Kota menang adu penalti atas Medan Johor.

Pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan Mini USU kedua tim harus mengakhiri pertandingan lewat drama adu penalti.

Pertandingan antara Medan Petisah versus Tuntungan sebenarnya partai ulangan babak penyisihan, dimana keduanya bermain imbang 1-1. Namun di laga semifinal kemarin, kedua tim tampil lebih ngotot untuk menunjukkan permainan terbaiknya.

Sayangnya, Tuntungan terlambat panas, sehingga Petisah mencuri start dengan keunggulan dua gol lewat Genta Surya di menit ke-11 dan Presley menit ke-15.
Tapi Tuntungan tak mau menyerah begitu saja. Yendi Sulistianto memperkecil keunggulan di menit ke-20. Pada menit ke-36, mereka bahkan nyaris menyamakan kedudukan saat dihadiahi penalti. Namun penalti ini gagal membuahkan gol.

Begitupun, Tuntungan sempat menyamakan kedudukan di menit ke-40. Tapi Ipan membuat Petisah memastikan langkah ke final lewat golnya di menit 50. Skor akhir skor 3-2 untuk kemenangan Petisah.

Pada semifinal kedua, Medan Johor harus mengakui kemenangan Medan Kota melalui drama adu penalti. Kedua tim bermain imbang hingga babak tambahan. Dharmawan Tarigan yang ditempatkan sebagai penendang terakhir  gagal melesakkan bola ke gawang Medan kota yang dikawal Amos Franco Sinaga. Skor akhir 5-4 untuk kemenangan Medan Kota.

Rencananya, partai final akan berlangsung di stadion Teladan Medan, Sabtu (22/10) mulai pukul 13.00 WIB, atau beberapa saat sebelum penutupan Porkot III. (jun)

Gempa Kembali Guncang Jepang 6,2 SR

TOKYO – Gempa berkekuatan 6,2 skala richter (SR) melanda bagian utara Jepang. Guncangan gempa, yang cukup besar tersebut melanda Pulau Hokkaido. Tidak ada ancaman bahanya tsunami dilaporkan dalam gempa itu.  Pemerintah setempat belum mengeluarkan laporan mengenai korban jiwa ataupun kerusakan.

Gempa ini terjadi sekira pukul 05.30 waktu Jepang. Pusat gempa dikabarkan berada di tengah pulau dengan ke dalaman mencapai 190 kilometer. Demikian diberitakan The Nation, Jumat (21/10).

Sebelumnya, gempa yang cukup kuat dilaporkan mengguncang wilayah timur laut Jepang har, Senin (10/10). Gempa tersebut dikabarkan berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR). Guncangan gempa yang terjadi pada pukul 11.46 pagi waktu Jepang ini, juga terasa di Tokyo.

Guncangan gempa tak henti-hentinya melanda Jepang. Pada 11 Maret lalu, wilayah timur laut Jepang dilanda gempa dahsyat berkekuatan 9,0 SR. Gempa tersebut menyebabkan korban tewas hingga mencapai 15.800 orang dan 3.800 lainnya dikabarkan hilang.

Gempa yang disertai tsunami tersebut melanda Prefektur Fukushima, Iwate dan Miyagi. Besarnya guncangan gempa yang disertai tsunami menyebabkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima mengalami kebocoran. (bbs/jpnn)

Perbakin Sumut Tolak Pertandingkan Air Soft Gun

MEDAN-Maraknya tindak kriminal dengan mempergunakan senjata jenis air soft gun, membuat Pengprov Perbakin Sumut secara tegas menolak jenis senjata ini masuk ke dalam nomor lomba pada setiap even yang digelar Perbakin Sumut.

Ketua Perbakin Sumut Musa Idhisah mengungkapkan hal tersebut di Lapangan Tembak Anugerah Cemara Asri, kemarin (21/10). Menurut pria yang akrab disapa Doddi tersebut, bahwa kebijakan yang ditempuh pihaknya ini karena belum ada legalitas dari PB Perbakin maupun pemerintah terkait penggunaan air soft gun. Selain itu, saat ini banyak air soft gun yang tidak dilengkapi dengan identitas senjata, seperti nomor seri pembuatan dan izin resmi lainnya.

“Jadi kita tidak mau mengambil resiko, karena tindak kejahatan banyak yang menggunakan jenis senjata air soft gun. Satu lagi, pemakaian jenis senjata air  soft gun ini sangat sulit didata,” bilang Doddi.

Doddi menambahkan, bila pemerintah atau Mabes Polri sudah melegalkan pemakaian jenis senjata air soft guna, maka Perbakin Sumut siap mewadahi jenis senjata air soft gun ini. “Kita hanya tinggal menunggu sinyal dari pemerintah saja,” tegas Doddi.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Pengcab Perbakin Medan Wilson Haryanto menambahkan bahwa pada musyawarah nasional (Munas) Perbakin tahun lalu di Jakarta pembahasan tentang air soft gun tidak rampung dibicarakan.

“Pengprov Perbakin DKI Jakarta sudah mewadahi dan memperlombakan nomor ini. Tapi, kita (Sumut, Red) sebaiknya menunggu keputusan PB Perbakin atau pemerintah saja,” bilang Wilson.

Menyinggung soal kesiapan atlet menghadapi Pra PON di Palembang tahun depan, Perbakin Sumut saat ini sudah memiliki satu atlet yang siap dan saat ini sedang mengikuti program intensif PRIMA. Perbakin Sumut sendiri memiliki 15 atlet tembak, namun atlet yang berpeluang untuk bertarung di Pra PON Palembang Februari 2012 mendatang ada enam atlet.

“Namun seluruh atlet binaan Perbakin Sumut sendiri sudah disiapkan untuuk meraih prestasi terbaik dalam cabang olahraga menembak,” papar Wilson Haryanto.

Di kesempatan tersebut, juga dipaparkan dua program kerja Pengprov Perbkain Sumut yang segera dilaksanakan, yakni Pelatihan Tembak Reaksi dan Safari Wisata Buru di Madina yang direncanakan akan digelar pada November mendatang. (jun)