Home Blog Page 14705

Terus Galakkan Cinta dan Peduli Satwa

Ketua Umum Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) sekaligus anggota DPD RI asal Sumatera Utara DR H Rahmat Shah mengharapkan agar museum dan kebun binatang dapat menjadi media hiburan alternatif yang layak, mendidik dan terjangkau bagi masyarakat dan generasi muda khususnya. Selain itu, perlu juga dikembangkan taman kota sebagai tempat hiburan yang gratis bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Hal tersebut disampaikan Rahmat Shah melalui staf Ahli DPD RI Bechta Perkasa Asky MA yang mendampingi kunjungan pengurus Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) DKI Jakarta ke Rahmat International Wildlife and Gallery Medan, Senin (4/10).

Menurut Rahmat, kesejahteraan yang hendak dicapai dengan pembangunan, hendaknya bukan sekadar kesejahteraan fisik dan material, namun juga kesejahteraan mental, spiritual dan rohani. “Masyarakat yang sejahtera, hidup dengan rasa bahagia, tanpa ada tekanan dan tanpa ada stress yang berlebihan. Hal tersebut akan terlihat dari raut muka masyarakat dalam menjalani kehidupan mereka sehari-hari,” ujarnya.

Dalam pemaparan terhadap rombongan tersebut, dijelaskan bahwa pembangunan Rahmat International Wildlife and Gallery, diilhami kecintaan Rahmat sebagai anak desa pada alam serta kesungguhannya dalam mencegah kepunahan hutan dan satwa langka.  Hingga kini, museum Rahmat International Wildlife and Gallery ini diakui sebagai karya monumental seorang putra Indonesia yang bertaraf internasional dan telah memberi citra baru pada museum Indonesia. “Museum ini difungsikan untuk menjadi media pendidikan dan kegiatan lingkungan dari berbagai kalangan serta menjadi objek wisata yang layak, mendidik dan terjangkau,” beber Rahmat Shah.

Lebih jauh dikatakannya, tujuan pembangunan Rahmat International Wildlife and Gallery juga untuk mengenalkan kepada masyarakat dari berbagai kalangan mengenai keanekaragaman satwa liar yang ada di dunia. Dengan demikian, diharapkan mereka akan terpanggil untuk lebih menyayangi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup dan satwa liar anugerah yang tak ternilai dari Tuhan serta warisan anak cucu.

Ketua Umum BKOW DKI Jakarta, Widyastuti Endang Susilowati Prijanto yang juga istri Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta sebagai ketua rombongan mengungkapkan rasa bangganya atas keberadaan Rahmat International Wildlife and Gallery.  Endang bahkan berharap agar museum ini dapat lebih dikembangkan dengan menambah koleksi yang ada.
Kunjungan rombongan BKOW DKI ke Sumatera Utara selain dimaksudkan untuk meningkatkan silaturahmi, juga menukar informasi dan komunikasi untuk mensukseskan program-program BKOW ke depan baik di bidan sosial, lingkungan hidup, mengantisipasi terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), angka kematian ibu dan lainnya. (*/ila)

Rumah Makan Koki Sunda Nyaris Ludes Terbakar

MEDAN- Pengunjung dan karyawan Rumah Makan Koki Sunda di Jalan S Parman Medan dihebohkan dengan peristiwa meledaknya blower yang nyaris membakar rumah makan tersebut, Minggu (9/10) sore pukul 17.00 WIB. Sebelum pemadam kebakaran tiba di lokasi, para karyawan dan pengunjung sempat panik untuk menyelamatkan diri.
Para karyawan yang berada di lantai III rumah makan itu langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri, sedangkan para pengujung banyak yang keluar dan tidak sempat membayar uang makan mereka.

Pantauan wartawan koran ini, kejadian berawal saat para juru masak sedang masak di dapur rumah makan tersebut, namun tiba-tiba muncul api dari dalam blower dan mengeluarkan asap tebal. Peristiwa itu pertama kali dilihat seorang karyawan bernama Herman yang melihat api berada di dalam blower. Dia kemudian memberitaukan kepada juru masak Koki Sunda bahwa ada api dalam blower.

“Karena api sudah membesar, aku langsung memberi tahu karyawan bagaian dapur, kemudian dengan alat seadanya kami memadamkan api tersebut,” kata Herman, karyawan yang mengaku sebagai teknisi di Koki Sunda itu.
Sekitar 30 menit api dapat dipadamkan, setelah karyawan melakukan penyiraman terhadap blower tersebut. Meski begitu, Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) sempat menurunkan lima unit mobil pemadam. “Mendengar ada laporan, langsung terjun ke lapangan, tapi begitu tiba di lokasi, syukurnya api sudah padam,” kata seorang petugas pemadam kebakaran.

Sementara itu, tidak ada satu pun pihak manajemen Koki Sunda yang mau memberikan komentar. Bahkan, wartawan koran ini sempat diusir karyawan rumah makan tersebut saat hendak masuk ke dalam rumah makan tersebut. “Tutup saja pintunya jangan ada orang dikasih masuk, bilang saja tidak ada kejadian,” kata wanita keturunan Tionghoa itu.
Di tempat terpisah Kapolsek Medan Baru AKP Donni Alexander membenarkan peristiwa kejadian tersebut. “Ia tadi sempat terjadi kebakaran di blower Koki Sunda, makanya saat ini kita sedang olah TKP. Namun kita tidak tau berapa kerugiannya,” tegas Donni di lokasi kejadian.(mag-5)

Merajut Kenangan dan Persaudaraan

Alumni SMA Methodist 1 Medan Angkatan 1990/1993 Gelar Reuni

Setelah 18 tahun tak bertemu, akhirnya para alumni SMA Perguruan Kristen Methodist 1 Medan angkatan 1990/1993 menggelar reuni, Sabtu(8/10). Reuni ini digelar di sekolah SMA Methodist 1 Jalan Hangtuah nomor 4 Medan.

“Reunian para alumni sekarang ini menggambarkan bagaimana para siswa yang pernah menuntut ilmu di SMA Methodist1 Medan dan masih memiliki kecintaan yang besar terhadap sekolahnya,” ujar kepala Methodist1 B Manurung, dalam sambutannya pada acara reuni tersebut.

Para alumni yang telah menyelesaikan pendidikannya setelah 18 tahun, kata Manurung, ibarat usia seorang remaja yang masih menggelora. Sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat, khususnya untuk kepentingan sekolah di masa sekarang dan yang akan datang.

“Kami sangat berbangga hati mendengar banyak alumni yang telah berhasil dan diharapkan memberikan masukan demi kemajuan sekolah methodist,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua panitia reuni, Bernard Denis Harianja mengatakan, kegiatan reuni terinspirasi dari beberapa pertemuan sebelumnya.

Yang mana dalam acara temu kangen tersebut, sejumlah alumni berinisiatif membangun sebuah kegiatan alumni yang bisa direalisasikan lewat acara reuni.

“Tujuan dilaksanakannya acara ini yaitu untuk merajut kembali kenangan dan hubungan persaudaraan yang telah terjalin beberapa tahun silam. Ke depannya kita juga berencana membentuk ikatan alumni yang lebih mengarah kepada kegiatan sosial,” ungkapnya.

Bentuk sosial yang dimaksudkan Bernard, yakni seperti membuka badan usaha yang nantinya keuntungan akan diberikan untuk membantu para alumni, serta sekolah dalam upaya terus memajukan kualitas sekolah Methodist 1 Medan.

Dalam kesempatan acara reunian yang mengambil tema, “Aku, Kamu, dan Sekolah Kita Masih Ada” itu juga memberikan cendera mata untuk sejumlah guru yang pernah mengajar di era 1990 dan 1993.
Selain itu para alumni juga menyerahkan plakat terhadap sekolah Methodist 1 Medan, sekaligus menyerahkan cenderamata kepada seluruh undangan yang menghadiri acara reuni sekolah tersebut.(*/uma)

Dirut Bank Sumut Jadi Narasumber

Dialog dan Peluncuran DVD Album Al Quran di Deli TV Hari Ini

Rumah produksi Sineas Film Dokumentary (SFD) Indonesia akan menggelar dialog bertajuk ‘Menghidupkan Al-quran Sebagai Sumber Bacaan dan Pedoman Hidup Umat Islam’ di stasiun Deli TV Medan, hari ini (10/10) pukul 15.00 WIB. Dialog Alquran ini diselenggarakan dalam rangka peluncuran album DVD Alquran yang diproduksi SFD Indonesia.
Penyelenggara dialog Alquran Usep Kurnia SSos MA mengatakan, program ini dilatarbelakangi upaya mendorong generasi muda untuk menghidupi dan mencintai Alquran sebagai sumber utama bacaan dan sekaligus pedoman hidup bagi umat Islam.

“Alquran dipahami secara umum sebagai verbum dei (kalam Allah) merupakan petunjuk yang harus diterjemahkan dalam kehidupan manusia. Jaminan keselamatan dan kebahagian adalah garansi mutlak bagi siapa saja yang mengikuti dan mengamalkannya” ungkapnya.

Menurut Usep, di era modern saat ini telah terjadi pergeseran nilai-nilai yang dianut umat Islam. “Semangat untuk menjadikan Alquran sebagai acuan hidup mulai redup akibat hantaman peradaban global yang menyeret umat Islam pada seluruh lapisan  kurang mengamalkan isi kandungan Alquran.”ujarnya.

Hal ini, jelas Usep, diindikasikan dengan banyaknya umat Islam tidak pandai membaca Alquran. Padahal tempat untuk belajar, media dan fasilitas serba lengkap untuk bisa mengetahui Alquran.
Terkait dengan itu, kata Usep, dengan dialog Alquran yang dirangkai dengan peluncuran Album DVD Alquran Qori Internasional Drs H Fadhlan Zainuddin dapat menjadi sumbangsih dan dorongan agar generasi muda Islam tertarik mendalami dan mencintai Alquran.

Dialog dan pembuatan album DVD Alquran  ini didukung oleh Bank Sumut Syariah akan menghadirkan empat narasumber yaitu Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu, Dosen Pascasarjana IAIN dan Anggota MUI Sumut Dr H  Muhammad Sofyan Saha MA Qori Internasional Fadhlan Zainuddin, dan Direktur SFD Indonesia Onny Kresnawan.(sih/rel)

Rusunawa untuk Warga di Bantaran Sungai

MEDAN- Sebagai antisipasi korban banjir, Pemko Medan melarang warga tinggal di bantaran sungai. Solusinya, Pemko Medan menyediakan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di kawasan Sei Mati, Medan Labuhan.

“Pemko Medan sudah melarang warga untuk tinggal di bantaran sungai. Namun, tetap saja mereka bandel dan tetap tinggal di sana. Setiap curah hujan tinggi, pasti mereka kebanjiran. Karenanya kita mengusulkan agar mereka tinggal di Rusunawa, Medan Labuhan,” kata Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri, beberapa hari lalu.

Dikatakannya, jumlah rumah susun yang sudah jadi ada tiga unit. Sedangkan yang sudah ditempati dengan hasil kesepakatan terhadap warga yang ingin tinggal ada dua unit. “Untuk dapat memiliki Rusunawa, masyarakat yang dulunya tinggal di bantaran sungai dapat mendaftar saja. Itu pun kalau mereka mau,” ujar Syaiful.

Menurutnya, terkait keluhan warga yang sering mengalami banjir, Pemko Medan sudah tak mampu lagi mengatasinya. Sedangkan untuk pengerukan terhadap pendangkalan sungai di Kota Medan. Pemko Medan sudah meminta kepada Pemerintah Pusat untuk mengirimkan dua unit beko ampibi untuk mengeruk sungai yang dangkal.

“Pengerukan dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Pemkop Medan hanya pemberi fasilitas terhadap tempat. Pemko Medan sudah mengajukan ke pusat untuk mengirimkan duan unit beko ampibi, tapi belum dibalas juga. Padahal untuk biaya operasional kita yang menyediakan,” bebernya. (adl)

Tak Tahu Masalah, Guru SD Dianiaya

MEDAN- Tanpa diketahui penyebabnya, Nurlince br Hutabarat (45) dianiaya seorang pemuda, Tony Simamora (23), di Jalan Teuku Amir Hamzah, Gang Melati, Medan Barat, Sabtu (8/10) sore. Tak terima perlakuan itu, Nurlince yang merupakan guru SD itu, langsung mendatangi Polsek Medan Barat untuk membuat pengaduan.

Saat kejadian itu, Lince berada di rumah tetangganya Karel Hutasoit (50). Tiba-tiba Tony datang dan marah-marah di halaman rumah Karel. Tak hanya itu, Tony juga memaki dan mengeluarkan kata-kata kotor terhadap Karel.

Karena ingin mengetahui masalah apa yang terjadi, Lince mendatangi Karel bermaksud menanyakan permasalahan tersebut. Melihat Lince datang, Tony malah balik memaki Lince. “Apa? Kau lagi!” hardik Tony kepada Lince.

Merasa tak bersalah, Lince pun bertanya apa masalahnya. Bukan penjelasan yang didapat, perut Lince malah ditendang. Tak sampai di situ, Tony juga meninju mata Lince hingga lebam. “Aku nggak tahu apa-apa, kok bisa aku yang kena pukul?” ujarnya saat membuat pengaduan.

Tak terima, Lince kemudian mendatangi Polsek Medan Barat dan membuat pengaduan. Pengaduan guru SD itu diterima dengan No LP/LP/719/IX/2011/SU/Polresta Mdn/Sek Mdn Barat. Setelah membuat pengaduan, pandangan Lince sempat berkunang-kunang akibat tinju yang diarahkan Tony ke matanya. Alhasil, Lince sempat di rawat di RS Imelda Jalan Bilal.

Meski telah dilaporkan, namun Tony belum juga diringkus petugas kepolisian. Kapolsek Medan Barat AKP Nasrun Pasaribu yang dikonfirmasi mengaku masih menyelidiki kasus ini.(mag-5)

Macan Yaohan Gelar Belanja Gratis

Dalam ulang tahun ke-26 Macan Yaohan Supermarket menggelar program “Belanja Gratis Bersama Macan”. Program Belanja Gratis yang digelar sejak 2009 hingga kini berjalan sukses dan mendapat sambutan luar biasa dari konsumen. Sedikitnya 1.711 pelanggan Macan Yaohan Supermarket telah terpilih sebagai pemenang.

Dalam program Belanja Gratis yang digelar hingga 31 Desember 2011, setiap pelanggan ke-100 dan belanja di atas Rp150.000 akan langsung menang, tanpa diundi. Dan tentunya kesempatan lebih banyak dengan membeli produk Sarang Tawon, Nutricia, Frisian Flag, Nestle dan produk Unilever senilai belanja Rp50.000 akan langsung mengikuti program “Belanja Gratis” ini.

Karenanya kepada masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini, karena Anda berkesempatan memenangkan hadiah belanja gratis mulai dari 25 persen, 50 persen, dan 100 persen sampai dengan hadiah belanja gratis senilai Rp1.000.000. Semakin besar nilai belanja, semakin besar “Belanja Gratis” yang akan Anda dapatkan.

Program ini berlaku di semua oulet Macan Yaohan dan Macan Mart seperti di Medan Mall, Pulo Brayan, Merak Jingga, Aksara, Sukaramai, Iskandara Muda, Katamso, Merbau, Green Hill, Thamrin, Titi Papan, Kasuari, Pasar Merah dan Macan Mart  Jalan Surabaya.

Apakah hari ini giliran Anda belanja gratis di Macan Yaohan dan Macan Mart? Ayo belanja sebanyak-banyaknya, mungkin saja hari ini giliran Anda untuk memenangkan 100 persen Belanja Gratis! (rel)

Dukungan ke Suheri Harahap Terus Mengalir

Bursa Pencalonan Ketua KNPI Sumut

Pertarungan memperebutkan kursi Ketua DPD KNPI Sumut kian memanas. Sejumlah OKP yang mendukung Suheri Harahap MSi merapatkan barisan untuk satu suara memenangkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XX KNPI Sumut yang digelar di Prapat, Kabupaten Simalungun.

Salah satu OKP yang tetap ngotot dan bersikukuh mendukung Suheri Harahap untuk merebut kursi DPD KNPI Sumut, Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Nelson Diapari Simanjuntak. Di hadapan 50-an massa OKP pendukung, Ketua DPD IPK Sumut ini menegaskan, ia komitmen untuk fight (bertarung) mendukung pencalonan Suheri Harahap menududuki kursi Ketua KNPI Sumut.

Pernyataan tersebut ditegaskannya di pertemuan lintas OKP pendukung Suheri Harahap di Wong Solo Jalan Gajah Mada Medan, Sabtu (8/10) malam. “Saya mengharapkan massa OKP pendukung Suheri Harahap untuk satu hati dan satu suara memenangkannya dalam pertarungan memperebutkan kursi Ketua KNPI Sumut, dalam Musda yang digelar di Kabupaten Simalungun,” tegas Nelson atau lebih akbrab disapa Econ.

Nelson Simanjuntak juga menegaskan agar massa OKP pendukung Suheri Harahap Msi, jangan mendengarkan isu-isu yang menyangkut SARA yang digelontarkan lawan politik Suheri Harahap. “Saya selaku Ketua IPK Sumut siap Dukung Suheri Harahap,” tegas Nelson Simanjuntak

Sementara Ketua Depidar II Soksi Sumut Indra Alamsyah SH k menghimbau agar massa pendukung OKP komitmen bersama satu suara untuk mendukung Suheri Harahap. “Kalau pun beliau melenceng, kita akan menjewernya,” kata Indra.

Dukungan serupa juga datang dari PW Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Sumut. Dukungan PW PMI Sumut ini langsung diberikan ketuanya Zaharuddin dan sekretarisnya Drs Joni Koto. “Kami mendukung Suheri Harahap menjadi Ketua KNPI Sumut karena kami ingin menjalankan tradisi. Kempimpinan Ketua KNPI Sumut harus satu priode. Kami juga mengiginkan adanya perubahan di tubuh KNPI Sumut dan memberikan kesempatan pada pemuda yang lainnya untuk memimpin KNPI Sumut,” tegas Zaharuddin. Ditegaskannya lagi, dukungan yang mereka berikan pada Suheri Harahap atas kesepakatan pengurus dan kader PW PMI Sumut.

Sementara itu Suheri Harahap Msi berjanji, apabila dirinya terpilih menjadi Ketua KNPI Sumut, ia komit mengembalikan APBD kepada OKP. “Saya siap menjadi pelayanan saudara-saudara, teman-teman OKP, untuk mengembalikan roh kejayaan KNPI Sumut,” tegas Suheri.(*/rud)

Pelung Real Estate di Sumut Tinggi

USU Buka Magister Manajemen Properti dan Penilaian

MEDAN- Pascasarjana USU membuka program studi baru yakni magister manajemen properti dan penilaian. Hal ini guna menyiapkan tenaga ahli-tenaga ahli di bidang properti guna pengembangkan real estate di Indonesia khususnya Sumatera Utara.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Tomi Wistan dalam sambutannya pada acara pembukaan dan promosi program studi magister manajemen properti dan penilaian sekolah pasca sarjana USU di kampus USU Medan, Sabtu(8/10) mengatakan, meskipun pasang surut selama delapan tahun belakangan terjadi di dunia properti, namun properti di Indonesia tetap memberikan prospek yang cerah. Pasalnya harga properti di Indonesia jauh lebih murah dibandingkan negara Eropa.

Tomi juga mengakui, selama ini masih banyak perusahaan properti di Sumatera Utara yang masih menggunakan manajemen konvensional.

“Sementara sejauh ini perusahaan properti di pulau Jawa sudah lama meninggalkan manajemen konvensional dan beralih ke manajemen profesional,” ucapnya.

Dengan hadirnya prodi magister manajemen properti dan penilaian di USU, bilang Tomi diharapkan mulai bisa  merubah sistem manajemen konvensional ke arah yang profesional.

Selain itu juga bisa melahirkan pengusaha properti yang mampu membangun perekonomian di Sumatera Utara.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilaian Kementerian Keuangan RI Jakarta, Dadan Kuswardi mengharapkan prodi magister manajemen properti dan penilaian di USU bisa disosialisasikan untuk bekal keilmuan properti yang diharapkan.

“Selama ini masih kurang lembaga pendidikan di bidang properti dan penilaian untuk menjadi acuan. Sehingga dengan hadirnya prodi magister manajemen properti dan penilaian di USU bisa menjadi acuan dalam kemajuan properti di Sumut,” ujarnya.

Sementara itu Pembantu Rektor IV USU, Prof Ningrum Natasa Sirait mengaku bangga dan puas atas kepercayaan yang diberikan terhadap USU untuk membuka prodi magister manajamen properti dan penilaian sekolah pasca sarjana di kampus USU.

Mengingat sejauh ini baru Universitas Gajah Mada yang sudah memiliki prodi magister manajamen properti dan penilaian sekolah pasca sarjana.

“Sebagai lembaga pendidikan kami merasa hal ini sangat penting dengan menyiapkan segala sesuatunya baik sarana dan prasarana lewat proses matang dan memakan waktu lama. Kesepannya kita akan berupaya untuk terus meningkatkan kualitas agar mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan,” ungkap Ningrum sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.(uma)

Motivasi Siswa Menuju LKS SMK Tingkat Nasional

MEDAN- Kegiatan lomba kompetensi siswa (LKS) tingkat SMK se-Kota Medan yang telah  berakhir Rabu (5/10) kemarin diharapkan melahirkan prestasi untuk tingkat nasional.

Mengingat selama ini siswa SMK asal Kota Medan masih minim atas prestasi LKS untuk tingkat nasional dan hanya mampu menembus tingkat provinsi.

Tidak tanggung-tanggung,  pemerintah Kota Medan bahkan menargetkan SMK kota Medan khususnya, mampu meraih prestasi nasional dalam kegiatan lomba kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.

“Kedepannya kita akan dorong siswa yang telah berhasil lolos tingkat provinsi untuk bisa bersaing dan menembus level nasional,” ungkap Kasi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan Kota Medan Zulhanif, saat menutup LKS SMK se-Kota Medan, Kamis (6/10).

Masih menurut Zulhanif, para peserta yang mewakili Kota Medan dan berhasil mengikuti LKS provinsi diminta harus berusaha meningkatkan kompetensinya. Dengan begini, bilang Zulhanif, diharapkan bisa mengharumkan nama Kota Medan di tingkat nasional.

“Saya yakin, siswa Medan sudah mempersiapkan diri untuk kompetisi ini. Dan saya yakin tahun ini Medan bisa raih prestasi Nasional,” harapnya.

Sementara bagi siswa SMK yang tahun ini tidak mampu meraih juara, lanjutnya, agar tidak berkecil hati, dan diminta untuk kembali mengukir prestasi di tahun depan.

“Untuk meningkatkan kompetensinya para siswa, para guru sangat berperan dalam membantu siswanya untuk meningkatkan kompetensinya. Akan sulit kalau hanya mengharapkan siswanya sendiri,” sebutnya.
Dari 14 mata lomba tercatat SMK Negeri 1 Medan dan SMK Negeri 8 Medan memenangkan tiga mata lomba, SMK Negeri 2 Medan memenangkan dua mata lomba.

Lalu, sisanya diraih masing-masing  SMK Negeri 7 Medan, SMK Negeri 9 Medan, SMK Negeri 4 Medan, SMK Swasta Parulian, SMK Swasta Tritech, dan SMK Swasta YPK Medan.

Salah seorang siswi asal SMKN 8 Medan, Dessy Mawar Sari yang meraih nilai 93 dan mampu meraih nilai terbaik dalam mata lomba pelayanan restoran mengaku optimis  mengukir prestasi di level yang lebih tinggi lagi. “Saya akan berusaha keras mengharumkan nama sekolah, dan Kota Medan kalau bisa untuk tingkat nasional nantinya,” sebutnya.(uma)