Home Blog Page 14737

Barzagli Kembali Gabung Azzuri

TURIN-Bek Juventus Andrea Barzagli mengaku senang bisa kembali dipanggil ke dalam skuad Italia setelah tiga tahun absen. Barzagli terakhir kali membela Azzurri pada 2008. Baru-baru ini, pelatih Cesare Prandelli memasukkan namanya ke dalam skuad yang akan diturunkan untuk menghadapi Serbia dan Irlandia Utara di kualifikasi Piala Eropa 2012.

Barzagli tak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada Bianconeri karena bisa membuat dirinya kembali dipanggil timnas. “Saya ada di sini bersama Italia karena peran Juventus. Saya senang dengan apa yang saya lakukan, tapi saya tak pernah merasa puas,” ujar Barzagli dalam sebuah konferensi pers di markas latihan timnas di Coverciano.

Barzagli juga mengomentari tentang kemenangan 2-0 atas AC Milan akhir pekan lalu. Ia mengingatkan, pembicaraan mengenai scudetto masih jauh dari perkiraan karena kompetisi Serie A baru melewati lima pertandingan awal. (net/jpnn)

Inter Panen Sanksi

MILAN – Sudah kalah tiga gol tanpa balas dari Napoli (1/10), Inter Milan juga harus dihadapkan rentetan sanksi dan denda. Pelatih Claudio Ranieri dan gelandang muda Joel Obi terkena sanksi serta kapten Javier Zanetti, bek Ivan Cordoba,  dan striker Diego Milito terkena denda.

Inter juga tidak lepas dari denda. Akibat ulah suporternya di Giuseppe Meazza, markas Inter, yang dinilai tidak sportif dan tidak terkendali, klub berjuluk Nerazzurri tersebut dijatuhi denda 8 ribu euro atau setara Rp 95,4 juta.
Keputusan tegas diambil LEGA Serie A, penyelenggara Serie A Liga Italia, terhadap Ranieri lantaran dianggap melakukan penghinaan kepada wasit Gianluca Rocchi dan diusir keluar lapangan. Dia terkena sanksi larangan mendampingi tim asuhannya satu laga.

Adapun Obi yang terkena kartu merah akibat pelanggaran terhadap Christian Maggio di area terlarang pada akhir babak pertama juga dilarang bermain satu laga.

Kemudian, kapten Javier Zanetti dijatuhi denda karena protes kerasnya terhadap keputusan wasit selama pertandingan pekan kelima Serie A berlangsung. Bek serba bisa asal Argentina itu didenda 1.500 euro atau setara Rp 17,8 juta.
Milito dan Cordoba mendapat denda yang lebih berat. Mereka didenda 10 ribu euro atau setara Rp 119,3 juta. Penyebabnya, Milito dan Cordoba melontarkan komentar yang tidak pantas kepada ofisial pertandingan sesuai laga berlangsung.

Kubu Inter memang geram dengan berbagai keputusan wasit sepanjang pertandingan. Bahkan, tanpa ragu Presiden Inter Massimo Moratti mengecam wasit. “Apa yang dilakukan wasit benar-benar buruk,” ketus Moratti, seperti dikutip Goal. Serangan habis-habisan dilontarkan kubu Inter terhadap wasit. Hal itu membuat Stefano Braschi yang bertugas sebagai pengatur penugasan wasit geram. Dengan tegas dia membela kinerja Rocchi.

“Dia adalah salah satu wasit terbaik dan terpenting di Eropa. Saya sangat respek kepadanya. Dia telah menunjukkan performa hebat selama 18 bulan terakhir. Kita membicarakan seorang pria dan atlet yang berada di level atas,” kata Braschi.

Akibat kepemimpinannya yang dianggap buruk ketika Inter versus Napoli, tersiar kabar Rocchi terkena sanksi tidak memimpin beberapa laga. “Apakah kami akan menjatuhkan sanksi? Saya tidak bisa mengatakan apapun,” lanjut Braschi.

Kekalahan dari Napoli pada pekan kelima membuat Inter semakin terpuruk di Serie A. Mereka sekarang berada di posisi ke-17 dengan empat poin. Mereka hanya berada satu setrip di atas zona degradasi. Bukan tempat yang layak bagi Inter.  (ham/jpnn)

Timnas U-23 Belajar dari Semen Padang

PADANG-Timnas Indonesia U-23 ditahan imbang tuan rumah Semen Padang 1-1 dalam lanjutan uji coba timnas, di Stadion Haji Agus Salim Selasa (4/10) kemarin.

Sejak pertandingan dimulai, lini pertahanan Timnas U-23 mendapat tekanan bertubi-tubi dari tuan rumah. Serangan demi serangan mengalir ke benteng pertahanan yang dikomandoi oleh Abdurrahman dan Nanak.
Tapi Semen Padang  juga memiliki peluang emas. Namun, tendangan keras Esteban Vizcara masih meleset dari gawang Indonesia yang dikawal Kurnia Meiga.

Setengah jam pertandingan berjalan, gawang Timnas U-23 akhirnya kebobolan. Memanfaatkan pergerakan Suheri Daud, Edward Wilson melepas sebuah tembakan ke gawang anak asuh Rahmad Darmawan ini.

Bola sebenarnya masih mampu dimentahkan oleh Kurnia Meiga, namun bola muntah justru mengenai kaki Hasyim Kipuw yang tiba-tiba datang, dan bola akhirnya masuk ke gawang sendiri, 1-0 untuk Semen Padang.

Di babak kedua, Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan mengubah komposisi lini belakang dengan memasukkan Septiahadi dan Diego Michels. Perubahan ini terbukti berhasil, para pemain lebih percaya diri dan berani untuk bermain lebih agresif.

Menit 77, usaha Timnas U-23 menyamakan kedudukan akhirnya sukses. Pergerakan Tibo dari sisi kanan pertahanan Semen Padang tidak mampu dihadang para penggawa Kabau Sirah. Usai menaklukkan Syamsidar, tanpa kesulitan dia menceploskan bola ke gawang Semen Padang. (net/jpnn)

Bukan Karena Donat De Gea Dicadangkan

Kiper Manchester United yang sedang naik daun, David De Gea tidak dimainkan ketika United menjamu Norwich City akhir pekan lalu. Kabarnya pencadangan itu terkait kelakukan De Gea sehari sebelum laga.Ya, De Gea ketahuan mengutil sebungkus donat di super market dekat tempat tinggalnya.

Ia dikabarkan sempat melakukan tindakan iseng mengutil donat dari sebuah supermarket Tesco di dekat kediamannya. Ada isu karena pengutilan donat seharga 1,19 Pounds (sekitar 16 Ribu Rupiah) itu pula ia diparkir Sir Alex Ferguson di laga terakhir Manchester United. Tempatnya pun diambil alih oleh Anders Lindegaard.

Namun bocah asal Spanyol itu akhirnya angkat bicara tentang kasus donat merk Krispy Kreme yang sempat ia lahap itu, berikut penjelasan mantan kiper Atletico Madrid tersebut kepada The Sun.

“Memang benar orang-orang membuat hal itu sebagai bahan candaan, mereka bilang saya dicadangkan gara-gara donat, namun itu semua hanya candaan rekan-rekan satu tim.

Tidak akan mereka memarkir saya hanya gara-gara donat, manajer saya hanya melakukan rotasi skuad. Itu mutlak keputusannya. Bahkan rekan-rekan saya memberi saya donat yang sangat banyak sekali sebagai olokan untuk saya, namun saya melihatnya sebagai humor yang lucu, bukan begitu? saya kira hal seperti itu sangat lucu adanya,” terangnya.
Perihal kasus donat yang ia ambil di supermarket Tesco itu sendiri ia menjelaskannya, “Saya bersama sepupu dan teman saya bermaksud berbelanja, kami lapar lalu kami mengambil donat itu. Kami ingin belanja yang lain juga, namun saya baru tersadar dompet saya tertinggal, jadi saya keluar dan bermaksud mengambilnya di mobil, itu saja.
Mereka kira saya akan pergi tanpa bayar, namun bahasa Inggris saya masih payah hingga mereka tidak paham maksud saya,” sambungnya.

“Kemudian ada gadis asal Spanyol yang datang dan menjelaskan apa yang terjadi di antara kami, kemudian diakhiri dengan saling meminta maaf. Itu saja sebetulnya, mereka membesar-besarkan hal itu, namun saya menganggap hal itu malah lucu,” pungkas  mantan andalan Atletico Madrid itu. (bbs/jpnn)

Gurning Batal Latih PSMS

Pemain Bukan Pilihan Pelatih

MEDAN-Abdurrahman Gurning mengaku gerah dengan pemberitaan di satu koran lokal terbitan Medan beberapa waktu lalu. Pada berita tersebut dinyatakan dirinya tak profesional dengan tindakan yang dilakukannya, yakni tak mau melatih PSMS.

Atas hal ini, ia membantah keras pemberitaan tersebut. Karena menurutnya, ada alasan yang sangat mendasar menyebabkan hal tersebut terjadi. Yakni perekrutan pemain seleksi bukan darinya. Jadi, ia merasa kesepakatan pada pembicaraan awal dengan pengurus yang diwakili Idris saat itu telah dilanggar.

Kesepakatan awal, pengurus hanya merekomendasikan 4 hingga 5 pemain. Dan pelatih kepala mempunyai wewenang penuh menentukan pemain-pemain yang bakal mengisi skuad PSMS pada musim yang segera bergulir ini. Dan hingga saat ini hanya satu pemain bawaan Gurning yang mengikuti seleksi di PSMS dan saat ini pemain itu juga telah pergi, yakni kiper Dede Sulaiman.

Gurning menegaskan harusnya saat ia dipercaya menjadi pelatih, maka kerangka tim yang baku sudah dipersiapkannya. Sedikitnya ada 15 pemain inti yang wajib berasal dari ISL, termasuk pemain asing. Sedangkan 10 pemain lainnya ialah empat rekomendasi pengurus dan pemain muda lokal Medan untuk regenerasi.

“Pokok persoalan bukan soal gaji atau kontrak seperti yang selama ini dipermasalahkan. Namun, saya bisa memaklumi, karena ini manual liga (Pedoman klub, Red) belum ada. Saya ingin PSMS berprestasi bukan sekedar numpang lewat. Kita harus manfaatkan durian runtuh lolosnya PSMS bisa ke ajang ISL. Jujur, saya tak berani pegang tim dengan materi seleksi yang ada saat ini,” tegas Gurning saat ditemui wartawan di Gedung Mantan Pemain PSMS Medan, Selasa (4/10).
Ia juga menjelaskan, sudah dua kali pertemuan dilakukan dengan pengurus, dengan hasil deal nominal kontrak dan wewenang penentuan pemain. Namun, Gurning mengaku terkejut saat seleksi perdana, karena pemain sudah ada dan di luar kesepakatan. “Jadi, bukan saya yang tak mau di PSMS. Tapi PSMS yang tak menerima saya,” tuturnya.

Gurning malah menunjukkan keseriusannya untuk membesut PSMS dengan menolak pinangan resmi Persija versi Hadi Basalamah, Arema versi M Nur, Persikabo dan Persitara. “Saya diberi kontrak di bawah nilai kontrak di PSPS.

Selisihnya ratusan juta rupiah. Namun, saya memilih PSMS karena saya cinta PSMS. Saya terima, saya ikhlas,” katanya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, siap dengan keputusan pengurus yang ingin meninjau ulang posisinya. Gurning hanya berniat meluruskan tudingan miring yang ditujukan kepadanya. Yakni dituduh tak profesional dengan mengutamakan finansial dari pada pengabdian. “Intinya ada miss komunikasi,” ujar Gurning.

Di kesempatan lain, Sekum PSMS Idris tak setuju jika dikatakan terjadi miss komunikasi. Terkait pemain proyeksi, tetap diberikan kepada pelatih kepala. Masuknya pemain yang bukan bawaan Gurning, bisa dilakukan evaluasi oleh pelatih kepala.

“Kami sudah dua kali bertemu, saya anggap itu final. Dia tidak datang untuk melatih, itu menunjukkan dia tidak komit di PSMS. Pemain seleksi yang tak masuk penilaiannya kan bisa didepak. Tidak masalah. Saya lihat saat ini ada 17 pemain berkelas di tim seleksi,” ungkapnya.

Idris mengaku kecewa dengan pernyataan Gurning yang menyebutkan ‘Mourinho saja tak bisa, melatih pemain saat ini,’ pernyataan itu diklaim pesimistis olehnya. “Seharusnya tidak begitu. Kenapa dia tidak percaya wewenang sepenuhnya kita berikan padanya. Kan hanya tunjuk mana pemain layak atau tidak. Intinya, saya anggap Gurning tak mau latih PSMS,” ujarnya. (saz)

Hari Ini, Berpeluang Tambah Medali Emas

RUMBAI-Hari ini kontingen Sumut akan menghadapi ujian  yang berat untuk menambah pundi-pundi medali di POPNAS XI Riau, dikarenakan tiga cabang akan berlaga untuk menjadi yang terbaik.

Sepakbola,bola voli dan pencak silat telah memastikan diri berlaga di parati puncak. Cabang sepakbola Sumut melangkah ke final menghadapi Jawa Tenggah distadion Universitas Islam Riau,sementara di cabang pencak silat Sumut meloloskan satu pesilatnya dinomor laga yakni Artety Nadeak yang turun dikelas E putri.

Artety  tampil di babak final pencak silat Popnas 2011 setelah menang telak dari pesilat Jawa Tenggah Alih Yutikan.
Sementara di cabang bola voli Sumut meloloskan timnya setelah dipertandingan sore kemarin,Selasa (4/10)  di babak semi final secara meyakinkan menumbangkan tim tangguh Jawa Tenggah dengan tiga set langsung 25-22,25-16 dan 25-22.

Dibabak final nanti Sumut akan menghadapi tim calon juara Jawa Timur setelah dibabak semifinal menaklukan tim Bali dengan tiga set langsung 25-12,25-12 dan 25-18.

Ketua kontingen Sumut H Sakiruddin,MM mengaku hari ini menjadi hari yang paling medebarkan bagi kontingen Sumut, pasalnya ujian berat akan dilalui anak-anak Sumut di tiga cabang berbeda untuk merebut medali emas.
Di cabang paling bergengsi sepak bola dan bola voli kedua cabang ini akan berlangsung di waktu yang sama dan tentunya membutuhkan suporter yang cukup banyak untuk mdemberikan semanagat kepada mereka yang akan berlaga.
Sakirudiin berharap tiga cabang ini nantinya bisa memberikan hasil yang terbaik yakni medali emas untuk kontingen Sumut sekaligus mengikuti jejak cabang Tae Kwondo yang berhasil merebut medali emas. (omi)

PBVSI Sumut Berharap Medali Emas Popnas

MEDAN-Tim bola voli Sumatera Utara berhasil melaju ke partai final Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (Popnas) yang berlangsung di Riau, setelah pada pertandingan semifinal kemarin (4/10) mengalahkan tim bola voli Jawa Tengah dengan skor 3-0.

Pada pertandingan yang berlangsung di lapangan bola voli Indoor Rumbay Pekanbari, Riau, tim bola voli Sumut meraih kemenangan masing-maisng dengan skor 25-23, 25-16 dan 25-22.

Dengan kemenangan ini maka pada pertai final yang berlangsung hari ini, tim bola voli Sumut akan menghadapi tim bola voli Jatim yang disaat bersamaan mengalahkan tim bola voli Bali.

Drs H Basyaruddin Daulay M. Kes, Ketua Harian Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumut menyambut gembira kemenangan itu, karena sebelumnya tim bola voli Sumut hanya ditargetkan lolos hingga ke babak semifinal.

“Jadi, pencapaian tahun ini telah melewati target yang diberikan,” bilang Basyaruddin.
Di sisi lain Basyaruddin berharap agar lolosnya tim bola voli Sumut ke partai final menjadi momentum kebangkitan bola voli Sumut. Apalagi, pada bulan Desember nanti seluruh pemain yang berlaga di Popnas kali ini akan tampil pada Kejurnas Bola Voli Junior yang berlangsung di Jawa Barat.

Adapun para pemain yang tergabung dalam tim bola voli Sumut terdiri dari Muhammad Win Majid, Yopi Pranata, Didik Saputra, Irwansyah, Syapri Wahyudi, Arda Hanipan, Hermanto, Yogi Suryawan, Rendra Ardiansyah, Muhammad Maulana, Dandi Alhasan dan Ari Sahbana. (omi)

Pertanyakan Kinerja PT Liga Prima

JAKARTA – Kick off  Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012 tinggal 10 hari lagi. Tapi sampai saat ini pengelola kompetisi yang baru PT Liga Prima belum menunjukkan gelagat kesiapannya mengelar kompetisi. Hal itu membuat jajaran klub gerah dan bertanya-tanya.

Ketika dihubungi kemarin, Agus Santoso,  asisten manager Persiwa Wamena mengatakan sampai saat ini pihaknya sama sekali masih belum mendapatkan indormasi soal jadwal atau pun regulasi kompetisi. Padahal di kompetisi sebelumnya hal itu sudah tuntas sabulan sebelum kompetisi digelar.

“Ini yang sangat kami sayangkan. Dulu kami berkoordinasi dengan PT Liga Indonesia. Sementara sekarang kami tidak tahu mesti menghubungi siapa karena kami nggak tahu siapa aja orang PT Liga Prima,” cetus Agus.

Kalau memang kompetisi akan digelar mulai 15 Oktober, sekarang sudah 4 Oktober. Itu artinya kira-kira tinggal 10 hari lagi. Kami belum mengontrak pemain karena belum ada kejelasan. Kalau mau pakai draft kontrak lama, kabarnya minimal harus kontrak dua tahun. Kita juga tunggu jadwal dan draft kontrak baru karena dengan adanya jadwal kami bisa menentukan durasi kontrak. Sekarang baru tanda jadi saja,” lanjutnya.

Agus menyatakan, klubnya  juga keberatan dengan peserta kompetisi yang mencapai 24 klub. Menurut Agus PSSI selalu tidak konsisten. “Kami juga pertanyakan alasan tiket gratis untuk enam klub. Kenapa mereka dipaksakan masuk,” ungkapnya.

Suara serupa juga dilontarkan Jamal Al-Rasyid, manajer Persiba Balikpapan. (ali/jpnn)

PB WI Waspadai Vietnam

JAKARTA – Persiapan timnas wushu Indonesia proyeksi SEA Games XXVI memasuki babak akhir. Nomor taolu, misalnya. PB WI bakal menerjunkan tim taolu ke kejuaraan dunia di Ankara, Turki 6-16 Oktober mendatang. Itu adalah kejuaraan terakhir yang bakal diikuti para atlet sebelum terjun di SEA Games 2011 mendatang.

Sementara para atlet nomor sansou tetap akan berlatih di Beijing, Tiongkok. PB WI tak berani menerjunkan para atletnya di kejuaraan dunia mengingat SEA Games XXVI kian dekat. Hal itu dianggap bakal membahayakan timnas jika nantinya ada atlet yang mengalami cedera.

“Potensi cedera untuk nomor sansou sangat tinggi. Karena itu, mereka tidak akan diterjunkan di kejuaraan dunia. Mereka akan fokus latihan di Beijing,” terang Ngatino, sekretaris jenderal (Sekjen) PB WI saat ditemui di ruang kerjanya kemarin sore (3/10).

Dalam sebulan terakhir, para atlet memang sedang giat berlatih di Tiongkok. Itu adalah training center (TC) pertama dan terakhir bagi para atlet untuk menghadapi SEA Games. Ngatino menyatakan, program tersebut murni keputusan PB WI, bukan Program Indonesia Emas (Prima).

PB WI sendiri mendapatkan tantangan hebat di SEA Games mendatang. Mereka diharuskan mampu merebut minimal empat emas di multieven olahraga tertinggi di Asia Tenggara tersebut. Itu merupakan target yang cukup berat. Apalagi selama ini Indonesia bukanlah kekuatan utama di kawasan Asia Tenggara. Vietnam dianggap sebagai lawan terberat untuk memenuhi target tersebut. (ru/aww/jpnn)

Kejurnas Drag Race Mendapat Sambutan Antusias

MEDAN-Pelaksanaan kejuraan nasional (Kejurnas) Drag Race yang akan berlangsung di sirkuit buatan Apron, Lanud Polonia Medan, pada  9 Oktober 2011 mendatang mendapat sambuatan antusias dari dragster yang ada di Medan dan Sumut  secara keseluruhan.

Ketua Panitia Constantin Pasaribu didampingi sekretaris Hanindito dan tim scrutinering Willy Puaha mengungkapkan hal tersebut kepada Sumut Pos, Selasa (4/9) di Sekretariat IMI Sumut.

Diungkapkannya bahwa sejauh ini beberapa klub drag eace seperti tim Sebu, Auto Garage, Caprindo serta 70 tim lainnya telah menyatakan berpartisipasi di even ini. “Dapat dimaklumi jika klub-klub drag race antusias menyambut even ini karena sudah lebih delapan tahun even seperti ini tidak digelar di Sumut,” bilang Constantin.

Rencananya, even yang memperlombakan 10 kelas itu menyediakan total hadiah Rp100 juta. “Karena even ini menyediakan hadiah yang sangat besar maka kami mendatangkan pimpinan lomba dar Jakarta, yakni Sigit W dan Bambang Dira,” tambah Constantin.

Disamping gelaran di atas, even ini juga dirangkai dengan gelaran drag bike yang mempertandingkan lima kelas lomba, yakni bebek standar 125 Cc Open, bebek tune up 125 Cc Open, matic standar 130 Cc Open, sport tune up 155 Cc dan Free For All.

Bagi yang ingin mengikuti even ini dapat mendaftar ke ke Radio Star FM Jalan Batang Serangan No 35 Medan. (omi)