28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 14781

Kasus Nazaruddin Seperti Gayus

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens memastikan bahwa kasus suap wisma atlet Sea Games, M Nazarudin akan berujung seperti kasus mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan. Meskipun banyak nama-nama yang disebut  terlibat, tapi tetap saja Nazaruddin yang akan dijadikan tumbal.

Seperti kasus Gayus. Tetapa saja, ber henti pada Gayus. Dia dijadikan kamb ing hitam yang disembelih. Sementara
atasan-atasannya yang disebut terlibat   tidak diapa-apakan,” kata Boni pada diskusi di Press Room DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8).

Karenanya kata Boni, supaya mau bernyanyi dan memobongkar kasus suap tersebut, Nazaruddin harus dilindungi. Dia juga memandang, kasus Nazarudin merupakan potret konspirasi politik hukum yang rumit.  Dia juga tidak memercayai KPK dalam menyelesaikan kasus ini. Dalam kasus itu dituding ada konspirasi politik, bahkan KPK juga dituding terlibat.
Boni kemudian mempertanyakan, kemampuan KPK untuk mengusut tuntas kasus Nazaruddin. Karena selama ini kata dia, KPK dalam mengusut kasus korupsi yang melibatkan elit tidak pernah tuntas.

“Dalam pengalaman kita, kasus korupsi besar tidak ada satu pun tuntas. Kasus yang selesai adalah kasus tanggung, kecil, dan diduga pesanan. Kasus terkait uang negara signifikan tidak pernah diurus. Ada apa ini semua?,” ungkap Boni.
Seperti diketahui, Nazaruddin telah menyeret nama sejumlah kader Demokrat terlibat dan ikut menikmati dana dugaan korupsi Wisma Atlet dan proyek Hambalang. Diantaranya, Ketua Umum Anas Urbaningrum, Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekretaris Dewan Pembina sekaligus Menpora Andi Mallarangeng, Angelina Sondakh, Mirwan Amir, dan beberapa lagi lainnya.

Menurut Boni, kasus korupsi terjadi tidak sendiri. Korupsi berasal dari perbuatan kolektif, misalnya yang melibatkan partai politik, birokrasi, pemerintah dan kelompok non client di luar struktur resmi seperti  yayasan dan organisasi tertentu. Makanya dalam kasus suap wisma atlet, kata dia, Nazaruddin hanya menjadi tukang cuci saja.
“Konspirasi terkelompok ini sering mengakibatkan kasus sulit diadli. Begitu ditangkap, kawannya di konstitusi hukum siap back up. Bahkan kawan di luar siap mengkambing hitamkan.  Maka saya menduga, Nazar akan menjadi tukang cuci pakaian kotor Partai Demokrat,” ungkapnya.

Boni menjelaskan sangat mungkin ada teror dan intimidasi yang didapati oleh Nazarudin.(boy/awa/jpnn)

Julian: Anak dan Istri Nazaruddin tak Ada Kaitan

Nazaruddin tak lagi segarang saat pelariannya. Bila dulunya mengobrak-abrik Partai Demokrat, kini mantan bendahara umum PD tersebut justru tengah memohon kepada Ketua Dewan Pembina PD yang juga Presiden SBY agar anak istrinya tidak diganggu. Untuk itu Nazaruddin berjanji tidak akan menyeret satupun nama politisi PD dalam kasusnya.

“Saya tadi sudah mendengar dari media televisi dan sudah saya sampaikan kepada Bapak Presiden. Beliau berpesan proses hukum saudara Nazaruddin sekarang sedang di KPK dan harus terus dijalankan sesuai hukum yang berlaku,” kata juru bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha pada wartawan di Istana Negara, Kamis (18/8).

Lalu bagaimana soal permohonan Nazaruddin agar Presiden SBY berjanji bisa memberikan ketenangan lahir batin pada keluarganya, dengan kompensasi selama proses pemeriksaan di KPK tidak akan menyeret nama politisi Partai Demokrat?

“Kalau dikatakan mengganggu anak-istri, tidak ada sedikitpun kaitannya dengan Pak SBY. Tidak ada kaitan langsung Pak Presiden melakukan intervensi apapun pada proses hukum,” tegas Julian.

Sebagaimana diketahui, melalui kuasa hukumnya OC Kaligis, Nazaruddin tengah mempersiapkan sebuah surat permohonan pada Presiden SBY. Berikut isi lengkap surat Nazaruddin
Julian mengatakan, surat tersebut hingga saat ini belum diterima oleh pihak Istana. Namun jawaban Presiden SBY sudah jelas yakni menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum untuk menindaklanjuti kasus Nazaruddin. Jika ada kekhawatiran dari pihak Nazaruddin, Julian mengatakan bahwa setiap warga negara berhak dilindungi termasuk keluarga Nazaruddin.

“Nazaruddin juga harus dijaga dan dilindungi sepenuhnya hak-haknya. Semua prosesnya juga harus dipertanggungjawabkan. Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Presiden berpesan untuk mentaati proses hukum yang berlaku,” kata Julian.(afz/jpnn)

FMPH Dukung ‘Nyanyian’ Nazar

SIANTAR- Forum Mahasiswa Pemerhati Hukum (FMPH) Kota Pematangsiantar mengadakan aksi unjuk rasa mengajak masyarakat untuk mendukung Nazaruddin,Kamis (18/8) .

Nazaruddin merupakan tersangka berbagai kasus korupsi beberapa proyek termasuk pengadaan Wisma Atlet di Palembang Sumatera Selatan, didukung untuk tetap ‘bernyanyi’ mengungkap fakta siapa saja sebenarnya pejab yang terlibat dalam kasus tersebut.

Tampil sebagai Korlap Aksi Johannes Sakti Sembiring melalui  pengeras suara, mengajak seluruh warga negara Indonesia mendukung Nazaruddin.

“Nazaruddin kau pahlawan ku, jangan pernah takut ungkapkan semua kebobrokan pemimpin Indonesia. Kami selalu mendkung teruslah kau bernyanyi,” kata pengunjuk rasa dengan bernyanyi.

Sementara, paman Nazaruddin, Yunus Rasyid dipanggil penyidik Polda Sumut, terkait paspor Syarifuddin yang digunakan Nazaruddin saat kabur ke luar negeri, Kamis (18/8).

Warga Garu I Gang Jati yang merupakan paman Syarifuddin ini, dipanggil terkait paspor Syarifuddin yang digunakan Nazaruddin untuk pelarian. Dalam aksinya, FMPH memakai topeng dengan gambaran Nazaruddin, SBY, Anas Urbaninggrum, Andi Malaranggeng,Rosa Manullang dan Anggie Sondaks. Pemakai topeng Nazaruddin sendiri di ikat lehernya dengan kabel listrik lalu sepanjang perjalanan seperti di seret-seret.

Dalam teritikal yang digelar jalan Merdeka, tepatnya di depan Kantor Walikota Siantar setelah rombongan berkeliling dari Kantor Walikota kembali kekantor setelah melalui jalan Merdeka, Jalan Diponegoro, Jalan Sudirman depan Mapolres dan Pengadilan Siantar kembali ke jalan Merdeka. Tampak Nazaruddin menyerang pejabat Partai Demokrat seperti Anas, Andi, Anggie dan SBY. Tetapi para pejabat tersebut bersembunyi dibelakang SBY.

Usai aksi Johannes Sakti Sembiring didampingi Bulan Damanik menjelaskan, aksi yang digelar merupakan dukungan kepada penegakan hukum di Indonesia secara khusus kasus yang melibatkan Nazaruddin sebagai Mantan Bendahara Umum PD. Nazaruddin didukung untuk tetap berani mengungkapkan seluruh pejabat yang terlibat, seperti yang disampaikannya ketika dalam pelarian melalui telepon baik telekonvens.

“Kita dukung Nazruddin ungkap kasus, tetapi bukan mendukung melepaskannya. Nazar juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Bulan Damanik.(esa/smg)

Tower Tanpa Lampu Pengaman

081375288xxx

Kepada Yth Bapak Dinas Infokom Kota Medan, ada tower tepatnya di Jalan Kelapa Lingkungan XIX, Kelurahan Belawan, Sicanang tak dipasang lampu pengaman ketinggian, padahal awalnya ada, sekarang sudah tidak ada lagi. Selanjutnya ada beberapa kabel yang terputus. Mohon perhatian dari dari Kepala Lingkungan Dadang  Muhajirin.

Kami Tindak Lanjuti

Terima kasih informasinya, kami tindak lanjuti laporan ini dan mencari tahun pemilik dari tower tersebut. Selanjutnya, kami akan sampaikan laporan ini ke Dinas Infokom Kota Medan. Bila benar laporannya seperti itu, maka kami akan melayangkan surat teguran kepada perusahaan tersebut.

Karena sesuai aturannya bangunan yang memiliki ketinggian diatas 15 meter diwajibkan untuk memasang lampu penerang atau tanda lalulintas udara. Jika konstruksi tower sudah tidak ada tentunya bisa membahayakan nantinya.

Khairul Buchari
Plt Kabag Humas Pemko Medan

Gatot Sahur Bersama Santri

MEDAN- Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho ST secara mendadak menjadi santri di Ar Raudhatul Hasanah di Jalan Setia Budi Ujung, Medan Tuntungan. Kehadiran Gatot bertujuan memberi motivasi dalam suasana Ramadan 1432 H.

“Saya hadir ke pesantren ini, hanya ingin sahur bersama. Merasakan bagaimana santri-santri di pesantren melaksanakan sahur. Selanjutnya, kehadiran ini juga sebagai bagian untuk memberikan motivasi kepada para santri,” ucapnya kepada wartawan koran ini, Kamis (18/8).

Gatot memaparkan pemberian spirit dan motivasi kepada para santri, baik dalam mengamalkan ilmu di tengah-tengah masyarakat maupun mempertanggungjawabkannya di hadapaan Allah SWT, sangat penting karena di santri ini adalah anak muda, sedangkan anak muda yang diharapkan bisa memimpin bangsa pada masa akan datang.
Gatot menyampaikan, para santri yang ada ini sebenarnya sudah memiliki modal yakni Iman dan Taqwa (Imtaq), maka dengan munculnya standart taqwa dari para santri menjadi bekal untuk kemudian mengejar ilmu pengetahuan dan teknologi.

Gatot menambahkan, fondasi religiusitan pembangunan bangsa ini sangat kuat, maka imtaq dan iptek dalam korelasi kesejarahan bangsa ini dibangun. Makanya, pembangunan bangsa ini sangat kuat fondasi religiusitasnya, bila diantaranya ada yang tak seimbang maka akan terjadi gesekan-gesakan.(ril)

Tagana Harus Peduli, Siaga dan Tanggap

Lubuk Pakam- Sebanyak 100 personil anggota relawan TAGANA (Taruna Siaga Bencana) dibawah binaan Dinas Sosial Kabupaten Deli Serdang yang berasal dari 6 Kecamatan (Patumbak, Delitua, Sunggal, Pantai Labu, Hamparan Perak dan Pagar Merbau) menerima insentive.

Insentif rutin ini diberikan untuk periode Bulan Januari hingga Juli Tahun 2011 diberikan secara serentak di beberapa Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara, tepatnya di Aula Kantor Dinas Sosial Kabupaten Deli Serdang Jalan Mawar No 18 Komplek Kantor Bupati Deli Serdang Desa Jati Sari Kecamatan Lubuk Pakam Rabu (17/8) kemarin usai menghadiri apel Upacara HUT RI Ke-66 di Lapangan Alun-Alun Kantor Bupati.

Dalam Sambutannya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deli Serdang yang diwakilkan oleh Kabid Pelayanan Sosial, Darwin Surbakti SE MM berharap ke depan personil anggota TAGANA Deli Serdang dapat lebih berkualitas dan handal dalam melaksanakan tugas sebagai relawan penanggulangan bencana hingga tingkat Nasional dengan dibentuknya 50 personil SIGAB (Siaga dan Tanggap) TAGANA di Kabupaten Deli Serdang. Apalagi, TAGANA dipilih melalui tahapan  seleksi dari 100 personil, yang nantinya akan  dilakukan pelatihan-pelatihan khusus dengan tujuan agar dapat lebih peka dan peduli terhadap persoalan bencana alam maupun bencana sosial yang ada di masyarakat.

Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan juga memberikan tali asih kepada 50 tim SIGAB TAGANA Kabupaten Deli Serdang sebagai bentuk  rasa kepedulian terhadap tugas yang di emban dalam sebagai relawan penanggulangan bencana secara rutin setiap tahunnya dengan tujuan agar mereka dapat “Mendharma Bhaktikan” tugasnya”Katanya.

Menurut salah satu anggota TAGANA Deli Serdang yang berasal dari Kecamatan Delitua, Eka merasa sangat senang dengan diberikannya insentive dan tali asih  yang tepat pada waktunya disaat Bulan Suci Ramadhan yang nantinya intensif tersebut dapat dipergunakan bagi persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya. (rel)

Wali Kota Kunjungi Masjid Al-Falah

MEDAN – Ketua Komisi Dakwah dan Luar Negeri MUI Kota Medan Al-Ustadz KH Zulfiqar Hajar menilai, hal yang wajar Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM mengunjungi Masjid Al-Falah Jalan Ibrahim Umar Kecamatan Medan Perjuangan melalui Safari Subuhnya, Minggu (14/8).

Disebutkannya, bagi Wali Kota Rahudman, Masjid Al-Falah memiliki sejarah dan kekuatan batin. Sebab pada hari Jumat terakhir menjelang Pemilukada  ia  Salat Jumat di masjid ini.

“Pada Jumat terakhir menjelang Pemilukada Medan, di Masjid Al-Falah ribuan umat Islam bershalat Jumat untuk  mendukung H Rahudman Harahap menjadi Wali Kota. Ia  menyaksikan langsung betapa banyaknya umat Islam yang datang. Ini terulang lagi saat Shalat Subuh di masjid ini, Minggu (14/8), jamaah Shalat Subuh memadati masjid ini,” jelas KH Zulfiqar Hajar yang juga Pimpinan Majlis Ta’lim Jabal Noor.

Dilanjutkan Zulfiqar, dalam setahun masa kepemimpinan Rahudman  sebagai Wali Kota Medan sudah nampak perubahan yang signifikan.  “Setahun Pak Rahudman menjadi Wali Kota Medan, terjadi perubahan signifikan. Seluruh SKPD menjalankan program kerjanya masing-masing. Seperti, kebersihan dan kesehatan serta jalan-jalan di Medan terlihat mulus. Dalam pengembangan UKM,  Pak Rahudman tidak lagi memberikan ikan tetapi berupa pancing, terutama kepada masjid sebesar Rp25 juta, termasuk bagi Masjid Al-Falah yang ditambah sejumlah SKPD sebesar Rp31 juta untuk pembuatan air isi ulang untuk jamaah masjid yang membutuhkan dana sekitar Rp50 juta” ujarnya.
Zulfiqar menilai seorang pemimpin itu harus mau mendengar langsung dari masyarakatnya. Sehingga, informasi yang diterimanya tidak simpang-siur.

“Hal yang saya kagumi dari Pak Rahudman, dia selalu menyempatkan bertemu dengan masyarakat. Tidak bisa malam hari melalui Safari Ramadan, dilakukannya pagi hari, seperti Safari Subuh di Masjid Al-Falah ini,”ujarnya.
Zulfiqar menjelaskan, ada 4 sikap yang perlu dimiliki umat Islam jika ingin berhasil. Pertama, tanamkan rasa ikhlas dalam diri. Kedua, tanamkan kejujuran untuk diri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Ketiga, hendaknya mau bekerja keras dan rajin beribadah. Sedangkan keempat, tunjukkan sikap kepedulian dalam kehidupan.

Sedangkan 4 hal untuk orang lain, pertama, ada waktu sisihkan. Seperti ada umat Islam lain sakit kunjungi dan jika meninggal dunia ta’ziyahi. Kedua, ada tenaga korban, seperti bergotong-royong. Ketiga, ada ilmu sumbangkan untuk kecerdasan orang lain dan keempat, ada uang jangan pelit. “Jika keempat sikap untuk diri sendiri dan empat untuk orang lain dapat kita jalankan, maka akan tenanglah diri kita,” tegasnya. (*/rel)

Surat Nazaruddin

Jakarta, 18 Agustus 2011

Kepada Yth
Bapak
Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden RI
di Tempat

Bapak Presiden yang saya hormati, saya mohon kepada Bapak agar segera memberikan hukuman penjara kepada saya tanpa perlu lagi mengikuti proses persidangan untuk membela hak-hak saya. Bagi saya, saya rela dihukum penjara bertahun-tahun asalkan Bapak dapat berjanji Bapak akan memberikan ketenangan lahir dan batin bagi keluarga saya, khususnya bagi istri dan anak-anak saya.

Perlu saya jelaskan bahwa istri saya adalah benar-benar seorang ibu rumah tangga yang sama sekali tidak mengetahui apa pun yang berhubungan dengan kepartaian. Saya juga berjanji, saya tidak akan menceritakan apa pun yang dapat merusak citra Partai Demokrat serta KPK demi kelangsungan bangsa ini.

Demikian surat ini, mohon bantuan dan perhatian Bapak Presiden.
Hormat saya,
Muhammad Nazaruddin

Perbanyak Amal Ibadah

DPD Demokrat Sumut Buka Puasa Bersama

MEDAN- Dewan Pimpinan  Daerah (DPD) I Partai Demokrat Sumatera Utara dan DPD II Partai Demokrat Kota Medan buka puasa bersama di Aula Madinatul, Asrama Haji Medan Jalan Abdul Haris Nasution, Senin (15/8).
Tampak hadir Ketua DPD I Partai Demokrat Sumut HT Milwan, Direktur Eksekutif Demokrat Sumut Borkad Hasibuan, Ketua DPRD Medan Amiruddin, Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Ketua MPI Sumut Bobby Octavianus Zulkarnaen SE, Rektor IAIN-SU Prof H Nur Ahmad Fadhil Lubis MA serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya HT Milwan menyebutkan, buka puasa ini kiranya dapat berlanjut setiap tahun. Sehingga, dengan begitu akan mampu menjalin ukhuwah silaturahmi sesama pengurus serta bersama para kaum muslim lainnya yang ada di Sumatera Utara.

Selain itu lanjut Milwan, kiranya seluruh kader Partai Demokrat Sumut dapat berperan untuk meningkatkan program kerja yang baik. Namun, dalam rangka bulan puasa ini, Milwan mengajak seluruh kader untuk melatih diri, yakni menahan haus dan lapar.

“Sehingga setelah,selesai bulan ramadan kita dapat lebih aktif lagi menjalankan aktifitas sehari-hari. Tapi tak lupa juga bagi seluruh kader Demokrat yang muslim untuk melakukan amal ibadah,” ajaknya.

Sementara itu, Rektor IAIN-SU Prof H Nur Ahmad Fadhil Lubis dalam tausyiahnya mengatakan, di dalam bulan suci ramadan ini seluruh umat muslim agar dapat meningkatkan kwalitas amal ibadahnya. Pasalnya, amal ibadah yang dilakukan mulai dari tidur, hingga membaca Al Quran serta melaksanakan salat lima waktu dan tarawih sangat baik dilakukan.

“Bayangkan saja, tidur aja di bulan suci ramadan adalah amal ibadah yang kita dapatkan.Konon lagi kita melakukan salat lima waktu dan salat tarawih. Pasti, amal kita menjadi banyak,” bilang Fadhil. Selain itu, di bulan ramadan ini dianjurkan juga umat Islam untuk berbagi kasih kepada kaum dhuafa, serta anak yatim dengan memberikan sedikat zakat atau pun bantuan.(omi)

2.749 Personel Amankan Lebaran

MEDAN- Polda Sumut menurunkan sebanyak 2.749 personel terdiri dari tim gabungan Polri, TNI dan instansi pemerintah, disiagakan di 150 Pos Pengamanan (Pos Pam), guna pengamanan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Sumatera Utara dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriyah, untuk memberi keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik.

“Ada 2.749 yang disiagakan untuk memberi keyamanan bagi pemudik saat Lebaran. Ini untuk menciptakan keamanan dan kondusivitas wilayah hukum Polda Sumut,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Heru Prakoso di Mapolda Sumut, Kamis (18/8).

Dijelaskannya, kesiapsiagaan itu terkait kemungkinan terjadinya peningkatan tindak kriminalitas, selama Lebaran. Selain itu, Heru juga mengatakan, bagi masyarakat yang hendak meninggalkan rumah untuk berlebaran di kampung halaman, hendaknya memberitahukan kepada kepling setempat, agar rumah tersebut dalam pengawasan sehingga dapat menghindari para pelaku kejahatan.

Dikatakannya, biasanya dalam bulan Ramadan dan Idul Fitri potensi terjadi tindak kriminlitas meningkat. ‘’Sumut saya pikir aman, dan kami memprediksi seperti itu karena petugas keamanan akan melakukan patroli rutin,’’ katanya.
Mengenai kemacetan, Heru menuturkan, Polda Sumut juga telah menurunkan tambahan personel di setiap daerah yang rawan kemacetan. “Kita juga sudah mengantisipasi itu,” katanya.

Kapolresta Medan Kombe Pol Tagam Sinaga didampingi Kabag Ops Kompol Yusfi Nasution dan Kapolsekta Medan Baru AKP Dony Alexander mengaku telah mempersiapkan 1.137 personel yang akan disebar di berbagai objek vital dan beberapa titik rawan kejahatan.

Dikatakannya, beberapa objek vital yang mendapat pengamanan adalah Bandara Polonia, kantor pemerintah, kantor perwakilan asing, bank dan beberapa titik rawan seperti pusat perbelanjaan, lokasi wisata dan terminal.
Disebutkan Tagam, untuk persiapan pengaman Lebaran pihaknya akan melakuan pertemuan dengan pemerintah dan intansi terkait, Jumat (19/8).

“Besok (hari ini, Red) kita segera melakukan pertemuan dengan Pemko dan intansi terkait. Persiapan diusahakan sedini mungkin guna mengantisipasi hal terburuk,” beber Tagam.

Kabag Ops Polresta Medan Kompol Yusfi menerangkan, Polresta Medan segera menyebar dan membangun 14 pos pengaman (Pospam) di tempat keramaian, kemacetan dan pusat perbelanjaan. Tiap Pospam akan dipersiapkan belasan personel kepolisian dibantu TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Pramuka.

“Ada sebanyak 14 Pospam yang akan kita bangun dan disebar ke beberapa titik rawan yakni lokasi keramaian, jalur lalulintas yang sering macet juga pusat perbelajaan,” tukas Yusfi Nasution.

Ia mengatakan, Pospam tersebut akan beroperasi selama 15 hari mulai H-7 dan H+7 Lebaran. Operasi ketupat ini dilaksanakan untuk mengantisipasi kemacetan arus lalulintas, tindakan kejahatan jalanan serta memberikan kenyamanan warga selama mudik. Yusfi menambahkan pihaknya juga akan meningkatkan patroli di kawasan rawan tindak kriminal. Yusfi mengimbau masyarakat harus ikut berperan serta dalam pengaman selama menjelang Lebaran.(mag-7/ari)

Telkom Sumbang Al Qur’an dan Bangun Portal Speedy Taqwa

Dalam rangka ikut mendorong pembangunan masyarakat dari sisi keimanan dan ketaqwaan, bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1432 H, Telkom baru-baru ini meluncurkan Layanan Portal Speedy Sumatra.

Portal ini merupakan portal dan komunitas Islami dan sengaja dikembangkan oleh Telkom sebagai sarana komunikasi, inovasi, edukasi, dan interaksi antar umat, dengan tagline “Menjadi Insan Modern yang Bertaqwa”.

Mgr Corporate Communication & Affairs Regional 1 Sumatra, Syaiful Hadi, mengatakan,melalui layanan Speedy broadband Access, Telkom telah berhasil membangun beragam komunitas digital, dari kampung digital, wisata digital sampai  masjid-masjid digital, yaitu sebuah komunitas yang diharapkan bisa meningkatkan pembangunan nilai-nilai islam di masyarakat.

Dan bertepatan dengan pelaksanaan puasa Ramadhan 1432 H ini, Telkom kembali meluncurkan Layanan Speedy Taqwa, yaitu sebuah portal dan komunitas Islami yang dikembangkan oleh Telkom sebagai sarana komunikasi, inovasi, edukasi, dan interaksi antar umat, dengan tagline Menjadi Insan Modern yang Bertaqwa. “Dengan adanya portal dan komunitas digital SpeedyTaqwa, Syaiful Hadi berharap media ini dapat membangun tali silaturahim antar umat Islam sesuai dengan firman Allah SWT,” ujarnya.

Selain itu, Portal Speedy Taqwa ini juga dimaksudkan untuk memberikan  sarana yang lebih mudah dan maju dalam menuntut ilmu pengetahuan secara online khususnya pengetahuan agama sehingga terbangun generasi yang modern serta menjadi sarana dakwah sehingga terbangun bangsa yang maju namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama.

Syaiful Hadi juga menjelaskan, beberapa fitur yang terkandung dalam Portal Speedy Taqwa beralamat www.speedytaqwa.com  telah disediakannya audio & video live streaming in Mecca, ceramah on demand, Islam Corner & Event, All About Islam, Social Networking, E – Commerce, E Magazine dan Info Pesantren.
Untuk mendapatkan fitur-fitur tersebut, pengguna Speedy diminta melakukan registrasi dulu dengan melakukan kunjungan ke portal www.speedytaqwa.com. (*/rel)