Home Blog Page 14854

Busquets Diganggu City

BURSA transfer awal musim ini sudah ditutup pada akhir Agustus lalu. Manchester City menghabiskan 81 juta pounds lebih atau setara Rp 1,1 triliun, tapi manajer City Roberto Mancini belum puas. Terutama pembelian gelandang bertahan.

Hanya Owen Hargreaves yang digaet City dengan status free transfer. Makanya, Mancini pun langsung menyiapkan rencana belanja pada bursa tramsfer tengah musim pada Januari tahun depan. Target utamanya adalah gelandang Barcelona Sergio Busquets.

Kendati menyadari banderol Busquets sangat tinggi dan belum tentu sang pemain tergiur, tapi City tetap ngotot menginginkannya. Berdasarkan klaim Itasportpres, Mancini menilai Busquets adalah pelengkap dari skema City saat ini.

Mancini ingin memainkan sepak bola dengan penguasaan bola yang tinggi. Karenanya, dia membutuhkan gelandang dengan penguasaan bola bagus, bukan sekadar perebut bola seperti Nigel De Jong. Hargreaves masuk kriteria itu, tapi rentan cedera.

Yaya Toure yang posisi aslinya gelandang bertahan, selama ini telah telanjur enjoy bermain sebagai gelandang serang di City. Bahkan, seringkali dia menjadi pemecah kebuntuan dengan gol-golnya. Adapun Gareth Barry bukanlah pemain yang tepat di gelandang bertahan.

Demi mendapatkan Busquets, klub berjuluk The Citizens itu sudah menyiapkan anggaran sebesar 40 juta pounds atau setara Rp 543,3 miliar. Adapun klausul buy out gelandang bertahan timnas Spanyol itu seharga 150 euro (Rp 1,7 triliun).

Hubungan baik antara City dan Barcelona yang terbangun setelah pembelian Yaya Toure pada 2010 lalu, akan menjadi pelicin . Tapi, yang menjadi batu sandungan utama adalah Josep Guardiola, pelatih Barcelona, yang tidak berencana melepas Busquets.
Sejatinya pada bursa transfer awal musim lalu, City meminati pemain AS Roma Daniele De Rossi atau gelandang bertahan Real Madrid Fernando Gago. (ham/jpnn)

Latihan, Ibra Cedera

MILAN kehilangan Zlatan Ibrahimovic saat menantang Barcelona di Nou Camp dini hari nanti. Penyerang jangkung itu mengalami cedera otot saat berlatih pada sesi latihan kemarin pagi. Akibatnya, Ibra dipastikan absen saat melawan Barca. Dia juga belum tentu bisa main saat Milan menghadapi Napoli di ajang Serie A akhir pekan nanti.

Absennya Ibra menjadi pukulan telak bagi Rossoneri, julukan Milan. Terlebih karena penyerang asal Swedia itu notabene adalah mantan pengawa Barca. Pengalamannya dalam membela Barca sejatinya bisa menjadi keuntungan bagi Milan. Tanpa Ibra, pelatih Milan Massimiliano Allegri harus merombak komposisi lini depan timnya.

Sedianya duet Ibra-Alexandre Pato menjadi pilihan utama. Namun, format itu bakal berganti dengan Pato-Antonio Cassano. ”Ibrahimovic sangat penting bagi kami. Musim lalu dia melakukan banyak hal hebat. Kami memenangi banyak laga karena dia. Kami adalah sebuah tim, tapi dia bisa membuat perbedaan,” kata Allegri sebagaimana dilansir situs resmi UEFA.

Allegri menyadari bahwa mengalahkan Barca bukan pekerjaan yang enteng. Terlebih ketika bermain di Nou Camp. Meski begitu, peluang Milan tetap terbuka. ”Mereka tim yang sulit dilawan. Kami akan berusaha tampil dengan taktik, teknik, dan fisik terbaik,” ungkapnya. (ham/c13/ca/jpnn)

Awal Pahit Nerazzurri

SISILIA – Inter Milan menelan pil pahit untuk laga pembuka Serie A. Status sebagai tim tamu, Nerazzurri (sebutan Inter) harus mengakui keperkasaan Palermo di Stadio Renzo Barbera Palermo, Senin (12/9) dinihari WIB. Empat gol Palermo tercipta melalui Miccoli menit ke 48 dan 86, kemudian Hernandez (54′), dan gol penentu kemenangan Il Rosanero (sebutan Palermo) disumbangkan Pinilla pada menit 88. Sedangkan Tiga gol bagi Inter masing-masing hasil dari Milito pada menit ke 33 dan menit ke 51. Menjelang akhir pertandingan Forlan memperkecil ketertinggalan mereka pada menit 90.

Pertandingan yang disajikan kedua tim berlangsung seru sejak awal babak pertama. Gol Diego Milito membawa Inter unggul terlebih dulu 1-0. Di babak kedua Fabrizio Miccoli mencetak gol penyama kedudukan sebelum Milito membawa tim tamu unggul lewat titik putih.

Gol kedua Miccoli serta Mauricio Pinilla membawa Palermo berbalik unggul 4-2 sebelum diperkecil oleh gol debut Diego Forlan yang baru dibeli dari Atletico Madrid.

Sebagai orang terakhir di lini pertahanan kiper Nerazzurri, Julio Cesar pun merasa sangat tak puas dengan penampiliannya tersebut. Khususnya dua gol terakhir Palermo terjadi akibat kesalahannya mengantisipasi bola.
Ini seperti menghapus kesigapan Cesar nyaris sepanjang 80 menit jalannya laga dengan menggagalkan beberapa peluang Il Rosanero. “Saya sangat marah sekali pada diri sendiri. Saya sebenarnya tampil bagus hari ini namun setelah free kick Miccoli saya mau tak mau harus marah. Saya berusaha mencari Miccoli, kenapa saya tidak melihatnya karena saya terlalu bergerak ke kiri dan lalu menahannya dengan tangan yang salah,” aku Cesar usai laga kepada Sky Italia.
“Begitu juga dengan gol keempat jika saya berada di belakang bola namun sayangnya saya tidak melakukannya. Apakah saya terlalu keras pada diri sendiri? Anda harus bisa mengkritik diri sendiri jika Anda ingin menjadi kiper Inter dan timnas Brasil,” akunya.

Pelatih Inter Gian Piero Gasperini tetap bersikap positi atas kekalahan yang mereka telan dari Palermo.”Kami harus berjalan bagaimana membantu serangan, yang tidak mampu kami lakukan dengan baik saat ini. Kami kebobolan dua gol pertama akibat lini pertahanan terlalu naik, jadi situasi ini tak boleh terulang dan harus diperbaiki. Terlepas dari kesalahan itu, penyesalan kami adalah kami tampil baik hingga menjelang akhir dan sepertinya akan menang, tapi kemudian kami bobol dua kali dengan cepat,” akunya.

Gasperini juga menjelaskan alasannya mengganti Muaro Zarate saat babak pertama belum berakhir dan memberikan kesempatan kepada Ricky Alvarez untuk memulai debut. “Zarate tampil sangat baik sepanjang pekan ini, tapi dia kesulitan dalam membantu pertahanan, sehingga saya memasukkan Wesley Sneijder,” sambung sang pelatih.
“Ricky dimainkan karena menjadi kesempatan yang tepat buat kami dan kami butuh tenaga baru di tengah cuaca yang panas di Sisilia,” pungkasnya.

Bagi Palermo kemenangan 4-3 atas Inter Milan berkat semangat pantang menyerah yang dimiliki timnya. “Kami tak pernah pantang menyerah,” ujar Pelatih Palermo Devis Mangia usai laga.

Mangia memperoleh tongkat estafet kepelatihan setelah Stefano Pioli dipecat Zamparini awal bulan ini. Sebelum naik pangkat, Mangia menjabat sebagai pelatih tim yunior.

“Pertandingan ini berjalan pelik, tapi melawan Atalanta pekan berikutnya akan lebih sulit,” sambungnya.
“Secara taktik kami tampil lebih baik,” katanya lagi. (net/jpnn)

Anzhi Bujuk Capello Jadi Pelatih

RUSIA-Klub raksasa Rusia, Anzhi Makhachkala siap membujuk Capello menduduki kursi pelatih tim setelah masa kerjanya bersama timnas Inggris berakhir.

Ya, belum puas merekrut nama-nama beken seperti Roberto Carlos, Yuri Zhirkov, dan Samuel Eto’o untuk menghuni skuad di Dinamo Stadium, Anzhi Makhachkala juga dikabarkan menargetkan Fabio Capello di kursi pelatih tim.
Diberitakan The Daily Mail, niat klub yang sejak Januari silam dibeli oleh miliarder Suleyman Kerimov itu memang mustahil terwujud dalam waktu dekat mengingat Capello masih terikat kontrak dengan FA untuk menangani timnas Inggris.

Karena itu, Anzhi bersedia menunggu hingga ikatan kerja orang Italia itu sebagai manajer Tim Tiga Singa (sebutan timnas Inggris)  habis pasca-Euro di Polandia-Ukraina tahun depan.

Capello, kini berusia 65 tahun, sempat mengatakan dirinya bakal pensiun setelah menukangi Inggris. Namun, dengan kekuatan dana yang mereka miliki, Anzhi optimistis dapat membujuk eks allenatore AC Milan dan Juventus itu untuk mempertimbangkan kembali keputusannya.

Bangku arsitek tim berjuluk Dikaya Diviziya alias Divisi Liar itu saat ini tengah diduduki Gadzhi Gadzhiev. Di tangannya, Anzhi hanya finis di peringkat ke-11 Liga Primer Rusia tahun lalu dan masih tertahan di posisi empat klasemen sementara 2011/2012. (net/jpnn)

Kejar Target di Tengah Keterbatasan

Peluang Emas Wushu untuk SEA Games XXVI/2011

JAKARTA-Peluang lima emas bagi tim Wushu Indonesia pada SEA Games XXVI/2011 November mendatang cukup terbuka. Namun, mereka harus berjuang ekstra keras karena berbagaia keterbatasan yang diterima dalam masa persiapan.

Sekjen PB Wushu Indonesia (WI) Ngatino mengungkapkan bahwa pihaknya memikul beban berat meski tampil sebagai tuan rumah pada ajang oleharaga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

“Sebagai tuan rumah cukup berat bagi kami untuk bisa mengumpulkan target lima medali emas. Negara lain seperti Vietnam kekuatannya merata, jadi kami harus berjuang keras, “ katanya, kemarin (12/9).
Kekuatan Wushu Indonesia sebenarnya sangat optimistis melihat hasil di SEA Games 2009 dengan raihan satu emas dan enam perak.  Keyakinan mengkonversikan emas menjadi perak itu cukup besar pada awal pemusatan latihan karena waktu yang panjang untuk mempersiapkan pewushu.

Sayang, di tengah jalan ternyata program-program yang telah dipersiapakan PB WI ternyata tidak bisa berjalan mulus. Salah satunya adalah dalam progam training centre (TC) di Tiongkok. Pemusatan latihan yang rencannya digelar pada April lalu, ternyata baru bisa berjalan mulai awal September lalu. Berselisih empat bulan dari rencana awal.
“Itu karena dana memang tak kunjung turun. jadi kami terus menunda-nudan keberangkatan. Tapi, kami tinggal diam dan tetap berlatih intensif di Jakarta. Atlet kami juga sudah Internasional, jadi tidak terlalu mempermasalahkan,” katanya.

Selain itu, Program Indonesia Emas (Prima) juga sempat mempersulit masalah besaran dana yang akan diberikan. Awalnya mereka ngotot hanya mau memberi anggaran USD 50 dolar perhari untuk atlet. Padahal, kebutuhan di Tiongkok cukup besar dan membutuhkan anggaran minimal USD 120 perhari.

Karena anggaran yang minim itu pula, pemusatan latihan di Tiongkok dipastikan tidak bisa maksimal untuk meningkatkan performa atlet. Pasalnya, bayaran untuk pelatih selama TC di Beijing cukup besar, alhasil anggaran yang diberikan Prima pun cukup hanya untuk melatih mereka selama empat jam per hari.
“Karena itu latihan di Beijing lebih banyak dengan uji coba melawan atlet-atlet di sana. Tujuan TC di Beijing ini lebih ke penuatan mental pemain lah,” ucapnya.

Mereka di Beijing pun tak akan lebih dari satu bulan disana sekaligus dijadikan persiapan untuk turun di Kejuaraan Dunia di Iran pada 9 sampai 15 Oktober mendatang.
“Semoga dengan program ini, anak-anak bisa meraih prestasi maksimal di SEA Games. Meskipun ada keterbatasan, semangat anaka-anak untuk menjadi lebih baik sangat besar. Ini  demi Indonesia,” tandansya. (aam/jpnn)

Prima Bakal Dievaluasi

KINERJA Program Indonesia Emas (Prima) tak luput dari perhatian Kemenpora. Plh Sesmenpora Djoko Pekik Irianto menyatakan bahwa pihaknya berharap Prima bisa melakukan efisiensi terhadap program-program yang mereka buat.
“Dana yang akan diberikan untuk Prima di masa mendatang juga akan berkurang. Karena itu, kami akan melakukan evaluasi terhadap mereka. Kami harapkan Prima bisa melakukan berbagai efisiensi,” terang Djoko.

Sejak terbentuknya Prima, dana yang dikeluarkan oleh pemerintah memang mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pada 2010 lalu, pemerintah mengucurkan dana sebesar Rp200 miliar untuk Prima. Angka tersebut melonjak menjadi sekitar Rp400 miliar pada 2011 ini.

Dana-dana tersebut digunakan untuk berbagai keperluan. Di antaranya ialah penyaringan atlet maupun pengiriman atlet try out ke luar negeri. Nah, beban Prima bakal bertambah berat pada 2012 mendatang karena mereka akan menghadapi beberapa even. Di antaranya ialah Olimpade London 2012.

Apalagi, Prima juga mesti membagi konsentrasi dengan berbagai multieven lainnya. Di antaranya ialah Islamic Solidarity Games (ISG) di Riau 2012 serta Asian Beach Games (ABG). Prima pun mesti pintar-pintar mengatur lalu lintas keuangan yang mereka lakukan.

“Efisiensi serta pengelolaan keuangan yang baik mutlak  dilakukan. Kami harapkan Prima menyesuaikannya,” terang Djoko. (jpnn)

Timnas U-16 Menang, U-19 Menangis

JAKARTA – Timnas U-16 Merah Putih mengawali babak Pra Piala Asia 2012grup G dengan. Sempurna. Bertanding di Stadion Rajamanggala, Chonburi, Thailand tadi malam timnas mengandaskan timnas Myanmar dengan skor meyakinkan 4-1.

Penyerang asal Papua, Terens Owang Priska Puhuri menjadi bintang kemenangan timnas U-16 dengan mencetak tiga gol (hat trick). Satu gol lainnya dicetak Helmi Madila Ihza. Sedangkan, satu-staunya gol timnas Myanmar ke gawang Indonesia dicetak kapten kesebelasan, Myo Thura Oo.

Kemenangan  ini membuka peluang Indoensia untuk lolos ke putaran final. Tapi perjuangan  tim besutan Indra Syarif ini masih panjang dan tidak mudah. Sebab Indonesia harus bersaing dengan tim kuat seperti Australia, Thailand, Myanmar, Hong Kong dan Guam. Tanpa meremehkan tim yang lain, jelas Australia dan Thailand adalah lawan terberat bagi Indonesia. Sedangkan jatah tiket lolos ke putaran final hanya juara dan runner-up grup.
“Sementara itu, hasil berbeda diraih timnas U-19 dalam lanjutan  Piala AFF U-19 2011 Grup B. Di laga yang dilangungkan di Stadion Aung San, Myanmar kemarin sore Indonesia menjadi bulan-bulanan Vietnam dengan menelan kekalahan telak 6-1.

“Kami melakukan terlalu banyak kesalahan dan membiarkan dua gol cepat Vietnam mempengaruhi konsentrasi kami,” ujar pelatih Timnas U-19, Zulkifli Alfat, seperti yang dilansir situs resmi AFF. Kekalahan telak ini membuat kans Timnas U-19 untuk melangkah ke babak semifinal sangat berat. Sebab di laga sebelumnya Indonesia hanya bias bermain imbang 3-3 melawan Laos. (ali/jpnn)

Siapkan Degradasi dan TC

JAKARTA- Hasil bagus saat tampil di Kejuaraan FIBA Asia 2011 rupanya tak membuat timnas basket putri Indonesia puas diri. Mereka terus bersiap maksimal guna meraih hasil terbaik di SEA Games 2011. Salah satunya ialah dengan mengagendakan training center (TC) di Tiongkok awal Oktober mendatang.

“Rencananya memang seperti itu. Tapi sampai sekarang kami belum mendapat kepastian. Namun menjalani TC ke Tiongkok memang sudah kami wacanakan,” terang Hasan Gozali, manajer timnas basket putri proyeksi SEA Games 2011 kepada Jawa Pos.

Agenda tersebut tentu saja bakal bermanfaat bagi Wulan Ayu Ningrum dkk. Para pemain bisa menjaga tren permainan yang bagus saat tampil di Omura, Nagasaki lalu. Apalagi, selama di Tiongkok, mereka juga direncanakan bakal menjalani banyak partai uji coba. Di sisi lain, Timnas saat ini tengah serius memantau perkembangan para penggawanya. Pasalnya, akhir September nanti jajaran pelatih dan manajemen bakal melakukan degradasi. Saat ini, timnas masih dihuni sebanyak 15 pemain. Nantinya, rencananya hanya ada 13 pemain yang bakal tetap menghuni pelatnas proyeksi SEA Games 2011.
Namun, Hasan belum bisa memutuskan siapa saja pemain yang nantinya akan didepak. Jajaran pelatih dan manajemen memang akan melakukan sikap fair untuk menilai kemampuan para atlet. Salah satunya ialah dengan melakukan serangkaian uji coba. “Kami merencanakan untuk uji coba dengan tim putra yang ada di Jakarta,” tegas lelaki yang juga pemilik klub basket Tomang Sakti Jakarta tersebut. (ru/jpnn)

Penantian 38 Tahun

NEW YORK – Samantha Stosur mengakhiri paceklik panjang petenis putri Australia di Amerika Serikat (AS) Terbuka usai mengalahkan petenis tuan rumah Serena Williams 6-2 6-3 di Arthur Ashe Stadium, Senin (12/9). Ini merupakan titel Grand Slam perdana bagi petenis putri asal Australia itu.

Ya, sudah 38 tahun berlalu. Baru kali ini ada perempuan asal Benua Kanguru yang kembali berjaya di AS Terbuka. Kalau pada tahun 1973 lalu ada Margaret Smith Court, kali ini ada Stosur.

“Ini adalah salah satu hari terbaikku dan aku amat beruntung mendapatkannya pada tahap ini di New York,” ujar Stosur usai pertandingan seperti dikutip Reuters.

“Semenjak aku mulai bermain, adalah impianku untuk tampil di sini pada suatu hari.
Aku benar-benar tidak tahu harus bilang apa. Serena, kamu adalah pemain hebat, juara luar biasa dan sudah melakukan banyak hal positif untuk olahraga kita,” lanjutnya memuji sang runner-up.

Keberhasilan Stosur menjadi juara sekaligus memupus niat Serena untuk mengangkat trofi juara di depan publik Amerika Serikat, yang juga tengah mengenang kejadian 11 September.

Untuk Serena, penampilan lawan Stosur bak menjadi anti klimaks, mengingat dalam lajunya ke partai puncak yang tak pernah kehilangan satu set pun. Ironis, karena di final Stosur justru menyungkurkannya dua set langsung.
Bagi Serena kegagalnya akibat keletihan, hingga dirinya harus menyerahkan kemenangan dengan mudah kepada Stosur dua set langsung 6-2,6-3. Begitupun pemilik koleksi 13 gelar Grand Slam ini tidak menyinggung protes kerasnya terhadap umpire, Eva Asderaki yang memberikan poin kepada Stosur lantaran dirinya dianggap menggangu lawan akibat teriakan kerasnya sebelum memukul bola. “Saya lebih lelah dibanding harapan saya semula,” pasrah Serena dikutip The Asian Age.

Kendati harus menyerah di tangan Stosur, secara sportif Williams memberikan ucapan selamat kepada oposisinya tersebut. “Tetapi saya ingin memberikan kredit kepada Stosur hari ini. Dia bermain sangat, baik,” pujinya.
Itulah yang Anda harus lakukan di pertandingan final Grand Slam,” pungkas kampiun US Open 2008 ini dengan nada sedikit menyesal. (net/jpnn)

Ketua Komisi C: Cabut Izin PT OIM

Tunggakan Retribusi Pengelolaan Merdeka Walk

MEDAN- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan sangat mendukung Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menyelesaikan tunggakan retribusi pajak Medeka walk yang dikelola PT OIM untuk memporsesnya dengan jalur hukum.

“Kalau diproses dengan jalur hukum, dewan sangat mendukung,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Medan, Jumadi, Minggu (11/9).

Dijelaskannya, meskipun Pemko Medan masih ada itikad baik terhadap pengelola Merdeka Walk, bila tunggakan pajak retribusi tak juga dibayar- sejak 2005, dewan sangat mendesak Pemko Medan mencabut izin pengelolaannyan

“Kalau tidak juga menepati janjinya, cabut saja izin (pengelolaan) Merdeka Walk,” ujarnya lagi.
Ketua komisi yang membidangi keuangan itu menegaskan, Merdeka Walk adalah tempat wisata kota yang menguntungkan. Bila izin PT OIM dicabut, dipastikan banyak perusahaan lain yang mau mengelola pusat jajanan dan wisata di inti kota itu.

“Merdeka Walk itu sangat menguntungkan, siapa yang tak mau mengelola Merdeka Walk? Disini kita meminta ketegasan Pemko Medan untuk menyelesaikannya,” cetusnya.

Pemko Medan diminta jangan hanya tegas kepada pengusaha kecil tetapi ‘takluk’ pada pengusaha besar. “Jangan sama pengusaha kecil saja galak (menagih pajak), tetapi kepada pengusaha besar didiamkan saja,” ungkapnya.
Bila kasus ini tidak segera selesai, lanjut Jumadi, dewan akan curiga apa main mata antara Pemko Medan denga PT OIM. “Dewan curiga, ada apa?” ujarnya.

Diketahui, PT OIM bersikeras tidak mau membayar tunggakan retribusi kepada Pemko Medan dengan dalih adanya perbedaan sistem pembayaran jumlah retribusi.Pemko Medan menggunakan sistem Rp200 per meter per hari dari lahan yang dipakai oleh PT OIM. Sedangkan PT OIM menggunakan cara lain yakni 0,25 persen per meter dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Sedangkan Sekretaris Komisi C DPRD Medan, Hasyim, menegaskan kalau dewan belum bisa memvonis siapa yang salah dan siapa yang benar. “Masalah ini harus disikapi bijak. Merdeka walk tidak ada kesengajaan menunggak pajak tanpa ada kejelasan yang pasti. Dengan begitu kita harus mencari titik terang terlebih dahulu,” katanya.

Menurutnya, untuk izin pengelolaan yang dikantongi PT OIM tidak bisa dicabut agar jangan tidak menghalangi bisnis kuliner di tempat tersebut. “Ini harus disamakan untuk dicari solusinya agar kondisi tetap berjalan dan MoU tersebut agar ditinjau ulang,” cetusnya seraya menambahkan kalau Merdeka Walk ikon wisata kuliner kota Medan yang dapat merangsang mendukung keindahan kota medan dan mengurangi aksi kriminalitas serta mengurangi penganguran.
Di sisi lain, pemko Medan menyatakan niatnya melakukan evaluasi kesepakatan kontrak kerja dengan PT OIM selaku pengelola Merdeka Walk. “Pemko Medan akan melakukan evaluasi MoU tanah yang sudah dipakai Merdeka Walk,” tegas Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, usai halal bi halal di rumah Sekda Kota Medan, Syaiful Bahri, Jumat (9/9) petang.

Hal itu dilakukan setelah Pemko Medan yakin, tidak ada itikad baik PT OIM untuk membayar tunggakan retribusi pajak sejak 2005 yang mencapai Rp2,2 miliar.

Saat ini, pemko Medan sudah membentuk tim untuk menyelesaikan tunggakan tersebut ke jalur hukum.
Sebelumnya, Rahudman Harahap berjanji akan tetap beritikad baik terhadap PT OIM. “Kita tetap beritikad baik, walau sudah kita selesaikan dengan jalur hukum,” ujar Rahudman usai melakukan halal bi halal Dinas Pertamanan di Pendopo Lapangan Merdeka Medan, Kamis (8/9) siang.

Dikatakannya waktu itu, walau banyak perusahaan lain yang berkeinginan mengelola Merdeka Walk, Pemko Medan belum bisa memutuskan kontrak dengan PT OIM. (adl)