28 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 14857

Giliran Thailand Diterjang Badai Nockten, 7 Tewas

BANGKOK – Belum tuntas bencana dua badai di Filipina, dan Korea Selatan. Kini, badai tropis Nock ten itu menyerang Thailand. Akibatnya banjir setelah hujan deras melanda 16 provinsi negara itu.

Sebanyak 12 orang terluka, empat lainnya hilang dan tujuh orang tewas dalam banjir dan tanah longsor. Hujan deras menghantam Thailand dan memicu banjir serta tanah longsor. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (4/8).

Badai yang menimbulkan banjir bandang itu merendam ribuan rumah penduduk dan melumpuhkan fasilitas publik seperti kereta api, arus lalulintas jalan raya dan sejumlah aliran listrik. Tak hanya itu, warga juga kesulitan mendapatkan air bersih. Badai Nock-Ten di Filipina menewaskan sekira lebih dari 70 orang. Selain Nock-Ten, Filipina juga dilanda Topan Muifa. Nock-Ten dikabarkan menerjang Korea Selatan dan Vietnam pada Sabtu pekan lalu. (bbs/jpnn)

PBB: Yaman Bisa Hancur Seperti Somalia

SANAA – Kekerasan yang berkelanjutan di Yaman disertai meningkatnya angka kematian bisa mengantarkan negeri itu ke perang saudara seperti yang pernah terjadi di Somalia.

Demikian disampaikan seorang peneliti politik dari Universitas Hodeidah, Mujeeb Abdurrahman dikutip IRIN, Kamis (4/8). Menurutnya, apa terjadi di Yaman bukan lagi merupakan aksi damai, hal itu sudah menjadi konflik kekuasaan antara Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dan para oposisi.

PBB sudah mengirim utusan ke Yaman untuk mengatasi situasi di negara itu, kondisi di Yaman tetaplah sama. “Pimpinan Yaman hanya memiliki dua pilihan, sepakat menerima transfer kekuasaan atau menyaksikan negaranya hancur dan berubah seperti Somalia,” ujar utusan PBB di Yaman Jamal bin Omar.

Pada 30 Juli, dikabarkan 250 orang tewas saat bentrokan pasukan Yaman dengan oposisi. (bbs/jpnn)

Menu Spesial untuk Suami

Laily Nuh

Ramadan benar-benar diperlakukan istimewa oleh Laily Nuh, istri Mendiknas Mohammad Nuh. Termasuk, soal menu berbuka. Dia menyatakan memiliki menu andalan yang wajib tersedia di rumah saat berbuka dan Lebaran nanti.
“Bapak itu sukanya makan ikan dan daging kambing. Terutama ikan yang rasanya gurih. Cara masaknya juga harus digoreng agak kering,” jelasnya di sekretariat Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) kemarin (4/8).

Menurut Laily, Nuh paling suka daging kambing yang dimasak sate dan opor. Meski dirinya selalu menyiapkan menu istimewa tersebut, kesibukan sang suami di luar rumah membuat berbuka bersama merupakan harga yang sangat mahal bagi keluarganya.

“Tapi, sesibuk apa pun bapak, untuk berbuka puasa bersama pada hari pertama, pasti selalu disempatkan. Bahkan, anak saya yang kuliah di luar negeri pulang agar bisa kumpul sama-sama,” urainya.(luq/jpnn)

Jaksa Fahmi tak Lolos

Hasil Seleksi Assessment Pansel KPK

JAKARTA- Ocehan Nazaruddin nampaknya kembali memakan korban. Sebab, kemarin panita seleksi (pansel) pimpinan KPK mendepak Sutan Bagindo Fachmi, kajati Sumbar sebagai calon pimpinan KPK dalam tahap selanjutnya. Sore kemarin, pansel yang dipimpin Patrialis Akbar itu mengumumkan hasil seleksi tahap assessment di kantornya.
Dari 17 nama yang lolos dalam tes makalah, kemarin pansel mengumumkan bahwa hanya 10 orang yang dinyatakan lolos uji assessment. Dari sepuluh nama tersebut nama Fachmi tidak tercantum. Diduga kuat, tidak lolosnya Fachmi lantaran muncul ocehan Nazaruddin yang nyebut jaksa senior itu pernah memberikan sejumlah uang kepada Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Sebelumnya, pansel juga mencoret tiga nama intern KPK yang mencalonkan diri. Yakni Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah, Deputi Penindakan KPK Ade Raharja dan juru bicara KPK Johan Budi. Karena disebut-sebut Nazaruddin, tiga nama tersebut akhirnya dicoret. Padahal nilai tes makalah ketiganya termasuk tinggi.

Patrialis langsung membantah bahwa tidak lolosnya Fachmi dan tiga petinggi KPK itu terkait dengan nyanyian Nazaruddin.

“Kami bekerja profresional dan tidak mendeskriditkan orang hanya dengan nyanyian Nazaruddin. Pemilihan nama-nama ini melalui proses yang demokratis,” kata Fatrialis. Lebih lanjut Patrialis menerangkan sepuluh nama yang lolos lihat grafis. “Mereka yang terpilih adalah orang-orang yang tebaik,” tutur Patrialis. Dia lalu menjelaskan, Senin (15/8) mendatang, kesepuluh orang ini akan kembali bertarung untuk memperebutkan delapan tempat yang akan dikirimkan ke DPR melalui proses wawancara.

Kemudian, pada Kamis (18/8) delapan nama akan diumkan dan akan diserahkan ke presiden. Keesokan harinya, presiden akan menyerahkan delapan nama itu ke DPR untuk mejalani fit and proper test hingga terpilih empat nama menggantikan pimpinan KPK saat ini.

Sementara itu Sutan Bagindo Fahmi, mengaku sudah menerima keputusan Pansel KPK. Fahmi yang belakangan heboh dikaitkan dengan buronan KPK M Nazaruddin menuturkan, dia yakin keputusan Pansel tak meloloskan dirinya dalam seleksi capim KPK, tak ada kaitannya dengan tudingan Nazaruddin. “Nggak lah. Saya percaya pada Pansel. Hasil Pansel pasti yang terbaik,” katanya, Kamis (4/8). Fahmi pula memilih berpikir positif terhadap keputusan tersebut. “Ya, sudah. Ini kan hasil Pansel. Saya ikhlas saja,” tandasnya. (kuh/aga/jpnn)

10 Pimpinan KPK Yang Lolos Assessment

  1. Abdullah Hehamahua (penasehat KPK)
  2. Abraham Samad (advokat)
  3. Adnan Pandupradja (Kompolnas)
  4. Aryanto Sutadi (purnawirawan polri)
  5. Bambang Widjajanto (advokat)
  6. Egi Sutjiati (praktisi hukum)
  7. Handoyo Sudrajat (Deputi Pengawas Internal KPK)
  8. Sayid Fadhil (akademisi)
  9. Yunus Husein (Ketua PPATK)
  10. Zulkarnain (staf ahli jaksa agung)

Panglima tak Sebut Pelaku dari OPM

Insiden Penembakan di Papua

JAKARTA- Anggota TNI menjadi sasaran penembakan di Puncak Senyum, Kabupaten Puncak Jaya. Namun Panglima TNI Agus Suhartono enggan menyimpulkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh kelompok separatis atau Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“(Penembakan) oleh seluruh kelompok bersenjata. Maaf, saya bukan menyebut kelompok separatis,” kata Agus di komplek Istana Kepresidenan, kemarin (4/8). Dia menegaskan, pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan Heli TNI-AD jenis MI-17 yang digunakan untuk mengevakuasi seorang anggota TNI itu.

Menurutnya, tidak hanya satu kelompok bersenjata yang ada di Papua. Panglima juga menyebut peristiwa itu bukan sesuatu yang luar biasa. “Saya kira kelompok bersenjata itu mencari perhatian saja,” tutur Agus. Dia mengatakan sebelumnya pos TNI juga mengalami serangan dari kelompok bersenjata.

“Tidak bisa dikaitkan langsung (dengan tuntutan merdeka). Di Papua itu kelompoknya banyak dan kelompok ini sendiri-sendiri yang tidak bisa langsung ada kejadian dikaitkan dengan itu (OPM, Red),” sambungnya lantas menyebut masing-masing memiliki tujuan sendiri. Dia menyebut, salah satu motifnya adalah masalah kesejahteraan.
Meski terjadi insiden penembakan beruntun di Papua dalam rentang waktu yang singkat, Panglima mengatakan kondisinya masih kondusif. Operasi khusus dengan penambahan personil dinilai belum perlu. “Kita kan di daerah rawan ada yang bertugas di sana, dari kewilayahan,” terang mantan KSAL.

Panglima terkesan enteng menanggapi aksi penembakan terhadap aparat, termasuk polisi. “Ya itu kan bunga-bunganya kehidupan, saya kira seperti itu,” ucap Agus.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman mengatakan, peristiwa yang terjadi beberapa waktu terakhir perlu mendapatkan perhatian serius. “Menurut kami, bagaimana kita melaksanakan otonomi khusus secara lebih komprehensif. Tidak cukup hanya alokasi anggaran, tetapi juga kebijakan,” kata Irman usai mengikuti pertemuan pimpinan lembaga negara dengan Presiden SBY di Istana Negara.

Irman berpendapat, dalam implementasi kebijakan dinilai masih kurang. Misalnya, dalam tataran finansial mencukupi namun program tidak berjalan. “Menurut BPK, juga terjadi banyak penyimpangan. Jadi, capacity building harus ditingkatkan,” katanya. selain itu, supervise komprehensif juga dilakukan. “Nggak bisa uang ditaruh begitu saja, tetapi belum ada kapasitas,” imbuhnya.(fal/jpnn)

Ringroad jadi Kawasan Kebut-kebutan

085760893xxx

Kepada yang terhormat Kasat Lantas Polresta Medan, selama bulan Ramadan ini tolong terjunkan anggota bapak ke Jalan Ringroad. Terutama di depan Petronas Jalan Ringroad. Banyak laki-laki yang kebut-kebutan dengan sepeda motornya. Biasanya mereka itu beraksi mulai dari habis subuh hingga pukul 09.00 pagi.

Ini sangat membahayakan diri mereka sendiri dan semua pengguna jalan.Tolong tertibkan pak. Sumut pos tolong sampaikan kepada yang saya maksud. Terima kasih, sukses terus Sumut Pos.

Kami Koordinasikan

Terima kasih, kami koordinasikan ke Polresta Medan. Selanjutnya, kami sarannya untuk melakukan penertiban dan menurunkan personel di kawasan itu untuk menjaga kawasan tersebut, selanjutnya kami akan melakukan patroli rutin serta melakukan razia kepada seluruh pengendara yang tak melengkapi surat-surat maupun kelengkapan lainnya.

Kombes Pol Raden Heru
Prakoso
Kabid Humas Poldasu

Ditindak Tegas

Komitmen penegakkan hukum di jalan raya harus lebih tegas dan bijaksana. Memang diakui, selama ini cukup banyak pengendara yang ugal-ugalan di jalan raya sampai pada malam hari ada balapan liar.

Biasanya, balapan liar ini digelar pada dinihari di jalan yang bagus dan sepi pengendara, seperti di Jalan Amir Hamzah, Ring Road dan seputaran kawasan di Belawan juga ditemukan. Tak jarang didapati kabar adanya korban jiwa.

Menyikapi ini, sudah saatnya kepolisian menangkap pengendara yang tidak memiliki kelengkapan dan memberikan sanksi yang berat bila diketahui terlibat dalam balap liar. Sebab, secara fasilitas sudah ditempatkan dalam wadahnya balapan itu ada di sirkuit, bukan di jalan raya. Kepada kepolisian harus lebih tegas lagi untuk menertibkannya, apalagi inikan suasan bulan Ramadan.

Ikrimah Hamidy
Wakil Ketua DPRD Medan

Gempa Terasa di Padang

BENGKULU- Gempa berkekuatan 6 skala Richter yang berpusat di Bengkulu juga dirasakan warga Padang, Kamis (4/7). Gempa ini membuat sejumlah perabotan di dalam rumah bergoyang dan mengagetkan penghuninya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa, hanya saja warga terkejut saat gempa datang.

Menurut informasi gempa terkini yang dirilis situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG), kekuatan gempa mencapai 6,0 skala Richter. Gempa terjadi pukul 07:16 WIB di kedalaman 28 kilometer.
Pusat gempa berada pada 37 km Barat Daya Muko-Muko, Bengkulu atau 2.88 LS-100.97 BT. BMKG mencatat, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Gempa yang terjadi di perairan Bengkulu ini berbatasan langsung dengan Sumatera Barat dirasakan warga Padang.(net/jpnn)

Tertibkan Pedagang Mercon

6287768155xxx

Mercon atau petasan sangat mengganggu umat Islam yang sedang berpuasa, pak Kapoldasu dan Kapolresta Medan tolong tangkap agen mercon yang meresahkan masyarakat  dari Pakpahan di Kelurahan Sarirejo, Medan Polonia.

Kami Tertibkan

Terima kasih informasinya, kami terus melakukan penertiban di sejumlah titik seperti perdagangan mercon di Jalan Zainul Arifin. Kemarin, kami sudah mengamankan dua pedagang dan sejumlah barang buktinya. Selanjutnya, kami akan bergerak ke daerah lainnya.

Selanjutnya, kami imbau kepada warga agar tidak menggunakan mercon, karena selain membahayakan diri sendiri dan merugikan banyak masyarakat yang sedang menjalankan ibdah puasa dan kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadan.

AKP M Yoris Marzuki SIK
Kasat Reskrim Polresta Medan

PKL Bikin Resah

06191258xxx

Bapak-bapak dinas terkait yang terhormat, mohon para pedagang kaki lima (PKL) yang berdagang di depan ruko-ruko kosong Komplek  Rriya Riatur Jalan Kapten muslim ujung ditertibkan. Kami warga sangat resah dengan keberadan pedagang-pedagang kaki lima liar, terutama penjual bensin eceran yang sangat mengganggu kebersihan lingkungan. Pembangunan portal jalan di sana jadi terhenti dan terganggu akibat ulah mereka. Terima kasih.

Kami Imbau

Terima kasih laporannya, kami akan berkoordinasi dengan camat setempat dan meminta aparat kecamatan untuk memberikan surat imbauan kepada warga yang berdagang di atas badan jalan serta tak menjaga kebersihan. Bila masih tak mematuhinya, kami akan melakukan dengan menggunakan kebijakan yang sesuai dengan aturan berlaku.

Kriswan , Kasat Pol PP Medan

Rumah Anggota Densus 88 Terbakar

BINJAI- Rumah Salendra, anggota  Densus 88 di Jalan Jambore Raya, Lingkungan VIII, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, hangus dilalap api, Kamis (4/8) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Hanya saja, anggota Desus 88 berpangkat Aiput itu, mengalami kerugian  ratusan juta rupiah., karena rumah berlantai dua miliknya hangus terbakar.

Keterangan yang berhasil dihimpun dari Soli Daulai (37), salah seorang petugas Siskamling, sebelum api melalap rumah oknum polisi itu, terlebih dahulu terdengar suara ledakan dari dalam rumah, yang diduga konslet listrik arus pendek.

Berselang beberapa menit, terdengar suara teriakan dari dalam rumah. Untuk selanjutnya, Soli berlari dan mendekati rumah bercat kuning itu, mencari tahu kejadian sebenarnya. begitu tiba di depan rumah korban, dia sudah melihat api membumbung tinggi. Sementara pemilik rumah  sudah sibuk mengangkuti barang berharga miliknya.
“Begitu saya lihat, api sudah membumung tinggi, saya langsung berteriak minta tolong agar warga yang lain bisa membantu,” ujar Soli.

Sementara itu di Tebing Tinggi, mobil Pick Up Zebra BK 8726 M warna kuning milik Dinas Pertamanan Kota Tebing Tinggi, mendadak terbakar di Jalan  Prof HM Yamin, tepatnya di Simpang Kampung Keling, Kota Tebing Tinggi, Kamis (4/8) sekira pukul 07.45 WIB.

Kejadian tersebut sempat menghebohkan warga yang sedang melintas dan jadi tontonan warga. Arus lalulintas juga sempat macet beberapa jam.

Menurut Zulkarnain, supir mobil sekaligus PNS di Dinas Pertamanan Kota Tebing Tinggi bersama kernetnya, Poniran mengaku, tidak mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Tiba-tiba asap tebal mengepul dan kemudian mobil dengan cepat terbakar.

“Asap tibatiba keluar dari bawah jok tempat duduk. Selang beberapa detik, kami keluar meninggalkan mobil sambil berlari menghidari kebakaran,” kata Zulkarnain. (dan/mag-3)