Home Blog Page 1486

Pemkab Dairi Berharap BBPJN Medan Segera Rampungkan

SUDAH DIBEBASKAN: Pemkab Dairi sudah melakukan pembebasan lahan masyarakat di lintasan jalan nasional Sidikalang-Medan, sepanjang 2,65 kilometer untuk pelebaran jalan mulai simpang Salak-TWI Sitinjo - Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi berharap, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Medan dengan PPK 2.1, terus menindaklanjuti pembangunan pelebaran ruas jalan Simpang Salak-Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Dairi Masaraya Berutu, melalui Kepala Bidang (Kabid) Tataruang dan Pertanahan, Bister Naibaho mengatakan, harapan untuk tindak lanjut pembangunan pelebaran jalan itu disampaikan supaya dampaknya dapat segera dirasakan masyarakat.

“Sejak dimulai pada 2019 lalu, Pemkab Dairi telah melakukan pembebasan jalan sepanjang 2,65 kilometer dari total panjang 7,25 kilometer yang akan diperlebar,” ungkap Bister, Selasa (13/6) lalu.

Dari 2,65 kilometer sampai stadion baru, ditambah sekitar 300 meter ke arah simpang Rutan Sidikalang.

“Adapun investasi atau dukungan dari APBD Kabupaten Dairi untuk uang pembebasan lahan masyarakat sejak 2019, sudah mencapai Rp9,2 miliar,” tutur Bister.

Menurut Bister, pelebaran jalan yang sudah dilakukan oleh BBPJN pada 2022 lalu, baru sepanjang 450 meter, dimulai dari simpang Salak.

“Permintaan kami, (lahan) yang sudah dibebaskan segera dieksekusi (diperlebar),” harapnya.

Sambil berjalan, Pemkab Dairi akan terus menindaklanjuti pembebasan.

“Hal itu kami harapkan, supaya masyarakat bisa merasakan dampak pembebasan lahan dimaksud. Pemkab Dairi siap mendukung,” jelas Bister.

Bister pun mengatakan, hasil koordinasi mereka ke BBPJN Medan melalui PPK 2.1, belum ada informasi apakah lanjutan pelebaran di lintasan jalan nasional dimaksud akan dilakukan. (rud/saz)

PTPN III Bersama Kejaksaan Tinggi Sumut Jalin Kerja Sama Tangani Masalah Hukum

BERSAMA: Tim PTPN III (Persero) dan pihak Kejatisu, foto bersama usai penandatanganan kerja sama. istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Operasional Medan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tandatangani perjanjian kerja sama penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.

Penandatanganan dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan Jend. Besar A.H. Nasution, No. 1.C, Medan pada Selasa (13/6). Kerja sama ini merupakan pengoptimalan pelaksanaan tugas dalam rangka pemberian bantuan hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di wilayah kerja PTPN III (Persero).

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, S.H, M.H dan SEVP Operation II PTPN III (Persero) Sudarma Bhakti Lessan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Perdata dan Tata Usaha Kejatisu, Dr. Prima Idwan Mariza, S.H, M.H, Kepala Biro Sekretariat PTPN III, H. Dhani Diansurya Hasibuan dan Kepala Sub Bagian Hukum PTPN III, Faisal Hady.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara atas kerja sama yang telah terjalin. Khususnya, dalam meningkatkan efektifitas penanganan pemulihan asset dan penyelesaian masalah hukum serta Pembinaan Hukum dalam Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara,” ujar Sudarma Bhakti Lessan. (ila)

PRSU 2023, Hadirkan Line Up Musisi Ternama, Ada Ungu, Setia Band hingga Inul Daratista

KETERANGAN PERS: Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu Naslindo Sirait (pegang mic), memberikan keterangan pers.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara pada tahun 2023 ini, kembali menggelar Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-49, mengahdirkan musisi terbaik dan ternama di Indonesia untuk menghibur pengunjung di Komplek PRSU Jalan Gatot Subroto Medan.

Selama panggelaran PRSU berlangsung sejak 16 Juni hingga 17 Juli 2023. Dengan mengahdirkan grup band hingga penyanyi solo, yaitu Ungu, Kangen Band, Gigi, Naff, Anji, Virzha, Wali, Inul Daratista, Geisha, Drive, Steven Pasaribu, Setia Band, Nella Kharisma, The Goods Project Percussion dan The Rain.

PRSU 2023 ini, bertema ‘Berikan Cerita Terbaikmu’. Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Naslindo Sirait menjelaskan PRSU ini, memiliki histori dan nostalgia bagi masyarakat Sumut.

“Ini adalah ajang sebuah festival yang disuguhkan. Jadi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengajak semua stakeholder untuk memberikan cerita terbaiknya, tentang apa yang telah dilakukan untuk membawa Sumatera Utara yang lebih bermartabat,” jelas Naslindo dalam keterangan tertulis diterima Sumut Pos, Rabu (14/6).

Naslindo mengungkapkan PRSU tahun ini juga akan mengajak seluruh pihak, baik Lembaga swasta maupun berbagai perguruan tinggi di Sumut, maupun di luar Sumut, untuk memberikan cerita terbaiknya mengenai berbagai inovasi, pusat keunggulan dan kreasi yang ada.

“Ini juga akan menarik, karena menyuguhkan potensi unggulan UMKM kita yang akan memberikan informasi yang luas bagi investor, sehingga menjadikan ajang ini sebagai pertemuan bisnis,” kata Naslindo.

Dengan itu, Naslindo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkunjung ke PRSU dari 16 Juni hingga 17 Juli mendatang. “Bertepatan juga libur sekolah, mari jadikan ajang ini sebagai arena wisata bagi keluarga kita,” ucap Naslindo.

Kepada para wartawan yang hadir di kesempatan itu dan juga seluruh masyarakat, Kepala Diskominfo Sumut Ilyas Sitorus mengajak untuk turut menyebarluaskan informasi mengenai PRSU tahun ini.

Menurut Ilyas, sukses atau tidaknya PRSU ini akan sangat bergantung pada informasi yang sampai ke masyarakat, mengenai kegiatan tersebut. “Mari ceritakan kisah terbaik kita tentang Sumatera Utara, sama-sama kita menyampaikan informasi terbaik tentang Pekan Raya Sumatera Utara ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana PRSU ke-49 Ichwan Adam menginformasikan, bahwa pembukaan PRSU tahun ini akan dimulai dengan parade keliling Kota Medan oleh seluruh pengisi acara, komunitas dan para seniman sebagai ajakan kepada masyarakat untuk berkunjung ke PRSU.

Selama 30 hari gelaran, pengunjung akan disuguhkan berbagai acara hiburan dan juga edukasi sebagai magnet bagi masyarakat untuk berkunjung. “Akan ada hiburan yang diisi 16 artis ibukota Juga 35 seniman lokal di setiap malam Sabtu, malam Minggu dan malam Senin,” kata Ichwan menginformasikan.

PRSU tahun ini juga akan mengkolaborasikan kegiatan hiburan dengan pelayanan sosial. Di antaranya sunatan massal, operasi bibir sumbing, pembagian kacamata gratis dan juga pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembagian sembako dan santunan dalam bentuk CSR swasta dan NGO.

Selain itu, Ichwan juga menginformasikan PRSU tahun ini menggelar berbagai perlombaan kreasi, seperti idol dan band bagi anak muda yang ingin menunjukkan bakatnya.

Terkait keamanan pengunjung, Ichwan memastikan bahwa penyelenggara telah menyiapkan berbagai skenario pengamanan dengan melibatkan TNI/Polri. Selain itu, juga skenario menghadapi ancaman kedaruratan dengan menyediakan pemadam kebakaran, emergency exit dan fasilitas Kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit terdekat.(gus/ila)

Spanyol vs Italia: Aroma Dendam Gli Azzuri

SUMUTPOS.CO – SPANYOL bakal menghadapi Italia pada laga semifinal UEFA’s Nations League (UNL) 2023 di Stadion De Grolsch Veste, Enschede, Belanda, Jumat (16/6) dini hari pukul 01.45 WIB. Laga ini memang bakal penuh emosi. Gli Azzurri, julukan Italia akan membawa dendam dari UNL edisi sebelumnya saat mereka dikalahkan La Roja, julukan Spanyol di semifinal.

Sebaliknya, Spanyol juga terus mencari bentuk permainan terbaik di bawah arahan pelatih Luis de la Fuente. Kegagalan di Piala Dunia 2022 dan Kualifikasi Piala Eropa 2024 tentu menjadi perhatian serius bagi sang juru taktik.

Spanyol memang terus berbenah di masa transisi kepelatihan Luis Enrique ke De La Fuente. Usai Enrique gagal di Piala Dunia 2022 ketika La Roja kandas di babak 16 besar, De La Fuente mendapatkan tantangan besar. Sialnya, Spanyol juga tak tampil istimewa di bawah asuhan De La Fuente termasuk saat dikalahkan Skotlandia 2-0 di laga termutakhir.

Di saat kondisi seperti itu Spanyol kini harus berjumpa Italia dalam laga semifinal UNL 2022. Tapi, De La Fuente dan skuadnya tentu bertekad untuk kembali ke final. Mereka pastinya ingin menebus kegagalan sebelumnya saat hanya menjadi runner-up edisi 2021.

“Saya senang karena mendapatkan kesempatan bersaing dengan 3 negara hebat, terutama Italia yang akan menjadi lawan. Saya meyakini mereka adalah lawan yang hebat. Kami sudah tak sabar bermain di kompetisi ini,” kata De La Fuente dikutip laman resmi UEFA.

Italia sendiri tentu ingin membalas kekalahan atas Spanyol pada 2021 lalu. Padahal saat itu, Gli Azzurri sedang memiliki rekor tak terkalahkan di 37 pertandingan. Tapi rekor itu dipatahkan oleh Spanyol dalam pertandingan yang digelar di San Siro, Milan.

Keyakinan tinggi ditunjukkan oleh Italia jelang laga ini. Gli Azzurri ingin bangkit dari kegagalan di UNL 2021 dan saat gagal lolos ke Piala Dunia 2022. Dua momen buruk itu ironisnya terjadi tak lama setelah setelah Italia menjuarai Euro 2020 yang digelar tahun 2021. “Kami harus padu dan waspada melawan Spanyol. Kami juga menyadari harus siap bersusah payah menghadapi tekanan mereka. Tapi kami tim kuat dan harus bisa menunjukkannya,” tutur gelandang Davide Frattesi dikutip laman FIGC.(*)

Imigrasi Polonia Layani Urus Paspor di Rumah Sakit

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Petugas Imigrasi Polonia melayani permohonan paspor yang diajukan oleh E br. Saragih (35), seorang pasien di RSU Royal Prima Jalan Ayahanda No.68A Medan, Sumatera Utara.

Pihak keluarga pemohon mendatangi Kantor Imigrasi Polonia, Senin (12/6) dan mengajukan layanan foto paspor di RSU Royal Prima terhadap PNS asal Pematang Siantar tersebutn

Kepada publik, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia menegaskan bahwa Kantor Imigrasi Polonia sebagai instansi penyelenggara pelayanan publik senantiasa berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Terlebih bagi masyarakat yang kesulitan mendatangi kantor imigrasi dikarenakan alasan medis atau sedang dalam perawatan di rumah sakit, pasti akan kita bantu dan berikan kemudahan dengan pelayanan paspor mobile ke rumah sakit”, paparnya.

Sigit melanjutkan, untuk mendapatkan layanan ini, pemohon cukup membuat surat permohonan dan melampirkan Surat Keterangan Rawat Inap dari Rumah Sakit dilengkapi dengan dokumen persyaratan paspor. Bila dokumen dinyatakan sah dan lengkap, maka petugas kami akan segera datang dengan mobile unit untuk melakukan pengambilan foto dan data biometrik pemohon di rumah sakit.

Sigit juga menegaskan bahwa layanan ini tidak dikenai tambahan biaya apapun selain membayar biaya paspor sesuai dengan tarif PNBP yaitu Rp350 ribu untuk jenis paspor biasa atau 650 ribu rupiah untuk Paspor Elektronik.

Kepada pihak Kantor Imigrasi Polonia, salah seorang pihak keluarga pemohon memberikan apresiasi terhadap layanan ini. “Terima kasih atas pelayanan yang kami dapatkan ini, kami merasa sudah sangat terbantu dan mudah-mudahan kedepannya layanan Imigrasi Polonia semakin baik lagi,” pungkasnya. (map/ila)

Mahasiswa di Medan Tolak Sistem Pemilu Tertutup

Gubernur Pema Fakultas Kedokteran (FK) USU 2023, Awwa Chaga Qambara Taqwa. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah mahasiswa di Medan menolak proses Pemilihan Umum (Pemilu) dengan sistem tertutup di 2024 mendatang.

Hal ini diharapkan menjadi sebuah masukan bagi Mahkamah Konstitusi (MK) dalam menentukan putusannya, terkait sistem proporsional Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, secara terbuka atau tertutup, yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Kamis (15/6/2023).

Hal itu diungkapkan Presiden Mahasiswa Interim Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (Pema FKG USU), M Aziz Syahputra di Medan, Kamis (15/6/2023).

Menurutnya, terkait berkembangnya isu pertimbangan keputusan MK yang akan mengatur mekanisme Pemilu legislatif 2024, tentunya proporsional tertutup adalah salah satu bukti adanya kemunduran demokrasi di Indonesia.

“Proporsional tertutup justru memberikan ruang kepada partai dan para oligarki untuk menentukan calon kandidatnya sendiri, siapa yang akan duduk di parlemen nantinya dan tidak adanya transparansi mekanisme di internal partai dalam penentuannya. Sehingga masyarakat tidak bisa memilih siapa kandidat sosok yang bisa diyakininya untuk duduk di parlemen sesuai dengan pilihannya,” ujarnya.

Ia menilai, minimnya kebebasan dalam memilih sosok kandidat untuk perwakilan rakyat yang akan duduk di parlemen, salah satu bukti berkurangnya ruang kebebasan publik dalam menggunakan haknya untuk memilih, haknya untuk berdemokrasi dan tentunya haknya untuk menentukan siapa yang akan duduk di parlemen sesuai dengan pilihannya masing.

“Saya berharap MK dapat dengan bijaksana dalam mengambil keputusan terkait mekanisme pemilihan legislatif untuk 2024 nntinya. Keputusan MK pasti akan mempengaruhi arah bernegara kita ke depan, apakah kita tetap menanamkan nilai-nilai demokrasi atau tidak lagi. Itu hal kecil yang dapat dilihat dari keputusan-keputusan yang diambil dalam bernegara,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan Gubernur Pema Fakultas Kedokteran (FK) USU 2023, Awwa Chaga Qambara Taqwa. Ia berharap, semoga putusan MK berpihak kepada kepentingan rakyat, sesuai dengan amanat UUD 1945.

Menurut Awwa, dari berbagai survei, yakni SMRC dqn Indikator Politik Indonesia menyebutkan, sekitar 70-80 persen masyarakat memilih Pemilu terbuka. “Dengan Pemilu terbuka yang sudah dilaksanakan selama ini, masih menjadi pilihan terbaik, karena rakyat mengetahui siapa orang yang akan dipilih, dibandingkan dengan sistem Pemilu tertutup yang hanya memuat partai politik (Parpol) saja.

“Jika dilaksanakannya Pemilu tertutup, bukan tidak mungkin akan ada partai mayoritas tunggal ke depannya dan menghalangi Parpol lain untuk bersaing. Pentingnya masyarakat dalam menilai putusan MK ini karena, jika MK tidak berpihak kepada rakyat, boleh jadi nantinya akan ada veto dari rakyat mengenai keputusan ini, dan tentu jika diputuskan Pemilu tertutup maka hal ini akan mencederai pasal 1 ayat 2 UUD 1945, yang menyebutkan, ‘Kedaulatan Berada di Tangan Rakyat dan Dilaksanakan Menurut Undang- Undang Dasar’.

Sementara itu, Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut) mengaku sedang memantau putusan MK, terkait sistem proporsional Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, secara terbuka atau tertutup, yang berlangsung hari ini. “Kita sedang menunggu putusan tersebut dan pastinya akan kita pantau,” ujar Ketua Umum Badko HMI Sumut Periode 2021-2023, Abdul Rahman.

Ia menilai, sistem proporsional terbuka atau tertutup bukan menjadi masalah yang serius, cukup di peserta Pemilu saja yang mempersoalkan. Namun, lanjutnya, yang perlu digarisbawahi, adalah pengaruh putusan ini apakah berdampak kepada kondisi rakyat dan negara Indonesia?. Jangan sampai malah membuat kekacauan.

“Nah, ini sangat membahayakan. Karena kepentingan kelompok jika mengenyampingkan keutuhan bangsa akan berdampak pada kekecewaan masyarakat, yang dapat memicu konflik,” katanya.

Dalam kajian di internal HMI, bebernya, putusan MK ini, ada indikasi kekacauan yang akan timbul setelahnya, yang dapat membuka celah untuk memperpanjang masa jabatan Presiden Republik Indonesia (RI).

“Sikap kami dalam hal ini menghormati putusan MK. Kami berharap MK melihat dengan jeli kondisi bangsa kita dan independen dalam mengambil putusan. Kita minta agar MK mengedepankan kepentingan masyarakat dalam menetapkan keputusannya besok, jangan sampai masyarakat malah jadi kecewa yang menyebabkan ke depannya malah terjadi kisruh di tengah-tengah masyarakat yang sedang tidak baik-baik saja,” tandasnya. (dwi/ram)