30 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 14890

Masjid Tak Sanggup Tampung Jamaah

Salat Tarawih Pertama

MEDAN-Ribuan umat Muslim memenuhi Masjid Raya Al Mashun di Jalan SM Raja Medan dan Majid Agung di Jalan Diponegoro Medan, untuk melakanakan salat tarawih malam pertama bulan Ramadan 1432 Hijriyah, Minggu (31/7) malam.

Bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan salat tarawih perdana di Masjid Raya AL Mashun dipimpin oleh Hansar Sinaga, sedangkan bilal yakni Razali Tambusai.

Pantauan wartawan Sumut Pos, kapasitas ruangan masjid tidak mampu menampung jumlah jamaah sehingga sebagian jamaah memilih salat di halaman depan dengan menggunakan koran sebagai pengganti sajadah.
Hal serupa juga terlihat di Masjid Agung. Kapaitas ruangan juga tidak mampu menampung jamaah. Sehingga sejumlah jamaah salat tarawih di teras samping masjid.

Rajali, pengurus Masjid Raya Al Mashun saat dikonfirmasi  mengatakan, jika kapasitas masjid hingga halaman hanya bisa menampung 1.500 jamaah. Menurutnya, dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, memang hampir seribu jamaah melakukan salat tarawih pertama.

“Untuk seminggu pertama jamaah yang melaksanakan salat tarawih hampir memenuhi seluruh ruangan masjid bahkan hingga ke halaman depan masjid,” sebutnya.(uma)

Timnas Dikepung Timur Tengah

JAKARTA- Perjuangan berat akan dilakoni Timnas Merah Putih. Di putaran III (babak penyisihan grup zona Asia) Firman Utina dkk dikepung oleh tim Timur Tengah. Iran (peringkat 54 FIFA/ 4 Asia ), Qatar ( peringkat 90 FIFA/ 7 Asia), dan Bahrain (peringkat 100 FIFA/ 11 Asia).

Secara fisik skuad Garuda pasti kalah dengan tiga tim pesaing itu. Untuk menandingi tiga tim yang perringkatnya jauh di atas itu ( Indonesia peringkat 137 FIFA) pemain Indonesia harus digembleng habis-habisan dalam sebulan ke depan. Baik dari sisi kekuatan stamina dan teknik bermain. Rencananya, setelah diliburkan paska mengalahkan Turkmenistan Kamis lalu (28/), Kami lusa (4/8) timnas akan kembali menjalani pemusatan latihan.

Kepada wartawan di Hotel Sultan kemarin siang pelatih timnas Indonesia Wim Rijsbergen mengatakan menyongsong putaran III tim pelatih akan meningkatkan intensitas latihan. Mantan pemain timnas Belanda itu menyatakan perbaikan stamina pemain akan digenjot selama Ramadan.

“Kami tidak ingin pengalaman ketika lawan Turkmenistan terulang lagi. Saat itu para pemain kelelahan sehingga kehilangan konsentrasi dan kebobolan tiga gol dengan mudah,” kata Wim.

Mantan pemain timnas Belanda ini mengaku jika waktu yang ada terlalu singkat untuk membuat persiapan maksimal. Pemusatan latihan yang bebarengan dengan datangnya bulan Ramadan membuat Wim juga harus memutar otak. Sebab pemain tidak mungkin “dihajar” dengan latihan berat di siang hari karena mayoritas pemain melakukan ibadah puasa.
“Kami akan cari formulanya setelah berkumpul dengan pemain tanggal 4 Agustus lusa. Biar bagaimanapun, sebagian besar pemain kami menjalankan puasa dan kami menghargai itu,” lanjutnya.

Untuk memperbanyak pilihan, pelatih yang membela timnas Belanda di final Piala Dunia 1974 dan 1978 itu  mengungkapkan jika tim pelatih kemungkinan melakukan pemanggilan      beberapa pemain baru. Tapi pemain yang sudah ada tetap menjadi opsi utama.

Untuk menambah kekompakan, timnas juga berencana melakukan ujicoba. Salah satu dengan timnas Malaysia. Tapi kami belum tahu kapan waktunya.

Dihubungi terpisah, manajer timnas Ferry Kodrad mengatakan jika hari ini akan ada pertemuan dengam tim pelatih. Salah satu agendanya adalah membahas kemungkinan menambah pemain baru.

Menurut Ferkod, sapaan akrab Ferry Kodrad, PSSI sebelumnya telah mendaftarkan 44 nama ke AFC (Konfederasi Sepakbola Asia). Sedangkan kuota entry by name  mencapai 50 pemain.

“Jadi, kita masih bias menambah pemain baru. Kami akan usulkan hal itu kepada head coach. Hemat kami, semakin banyak pemain yang ikut pelatnas akan semakin baik. Kami akan bertemu coach Wim Rijsbergen besok (hari ini, Red),” beber Ferkod.

Timnas INdonesia lolos ke putaran III kualifikasi Piala Dunia zona Asia setelah mengungguli Turkenistan dengan agregat 5-4. Di leg pertama (23/1) Firman Utina berhasil menahan imbang tuan rumah Turkmenistan 1-1. Di leg kedua yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Kamis malam kemarin (28/7) skuad Garuda menang dengan skor ketat 4-3. Indonesia akan mengawali putaran III dengan bertandang ke Iran pada 2 September. (ali/jpnn)

Perluasan Kota Medan Jangan Jadi Kepentingan Bisnis

MEDAN-Keinginan Pemko Medan untuk melakukan perluasan wilayahnya yang dikelilingi Kabupaten Deli Serdang mendapat respon positif.

“Saya berpendapat positif karena Medan kan sudah menjadi Kota Metropolitan, memang sudah layak untuk diperluas. Tetapi pembangunan sebuah kota, tanpa harus memikirkan masyarakat, pemerintah serta tokoh masyarakat tak akan arif dan bijaksana,” ujar Pakar Pemerintahan, Mirza Nasution, Minggu (31/7).

Dikatakan Mirza, jangan wacana perluasan yang sudah mendapat respon dari provinsi dan pusat malah menjadikan untuk kepentingan bisnis. “Kalau itu saya sangat tidak setuju hanya untuk kepentingan segelintir orang-orang yang mempunyai kepentingan. Dengan begitu perluasan tidak akan terpenuhi, bila dijadikan untuk kepentingan bisnis,” ucapnya.

Menurut Mirza, dengan adanya perluasan aspek pembangunan, lingkungan hidup, lapangan pekerjaan bagi masyarakat harus terpenuhi. “Jangan kota ini menjadi sangat kacau. Pemerintah Kota Medan harus memperhatikan aspek budaya dan struktural. Untuk modal perluasan sudah sangat bagus, dengan beragam etnis dan budaya Kota Medan bisa rukun dan membangun. Jadi tidak ada lagi tidak mensejahterahkan orang banyak,” cetusnya.

Pengamat politik, Ahmad Taufan Damanik mengatakan kalau Pemerintah Kota Medan tidak bisa memutuskan sendiri untuk perluasan. Dengan demikian, Pemko Medan harus berdialog terhadap Kabupaten Deli Serdang.
“Sejak zaman Wali Kota Abdillah, Medan sudah berkali-kali meminta kepada Kabupaten Deli Serdang untuk perluasan. Tetapi tetap saja tidak dikasih sejengkal pun. Jadi ini bukan pertama kali,” kata Taufan.

Dijelaskan Taufan, Pemko Medan harus mwminta fasilitasi dari porvinsi sebagai penengah. “Kalau tidak seperti yang lalu saja, tidak akan diberikan. Medan dan Deli Serdang sama-sama tingkat II,” ungkapnya.
Sementara, Sekretaris Fraksi PAN Aripay Tambunan menuturkan, dalam Peraturan Pemerintah pusat (PP) Nomor 22/1973 pernah diputuskan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa sejumlah wilayah Kabupaten Deli Serdang masuk menjadi bagian wilayah Kota Medan. Batas administrasi itu dinilai memang sudah lama sekitar 30 tahunan silam, namun menjadi dilema.

Aripay menjelaskan dalam PP No 22/1973 tersebut dijelaskan dan diputuskan beberapa wilayah Deli Serdang yang masuk ke Kota Medan, namun penentuan perbatasan saat itu tidak tuntas.  (adl)

Jepang Dilanda Banjir Bandang, Vietnam Ungsikan Warga

Badai Nock-ten Hantam Asia Timur

TOKYO- Setelah dihantam gempa dan tsunami, kini Jepang dilanda badai dan banjir bandang.  Akibatnya 417 ribu jiwa mengungsi. Sebelumnya, bencana badai dan banjir bandang serupa juga terjadi di Korea Selatan (Korsel) dan Filipina.
Banjir bandang itu muncul setelah badai memicu hujan deras selama dua hari berturut-turut hingga menyebabkan tanah longsor. Bencana serupa juga melanda Korea Utara (Korut) dan Vietnam.

Di Jepang, sedikitnya 417 ribu orang diperintahkan mengungsi setelah Badan Meteorologi setempat mengeluarkan peringatan maksimum. Menurut badan tersebut, hujan deras telah berlangsung 72 jam dengan curah mencapai 623 milimeter di Kota Kamo, Niigata; dan 700 mm di Kota Tadami, Fukushima.

Tingginya curah hujan memicu banjir dan tanah longsor. Banjir yang disertai lumpur bahkan merendam 12 kota di timur laut Negeri Matahari Terbit itu, termasuk Prefektur Fukushima, dilanda gempa dan tsunami 11 Maret lalu. Selain menelan satu korban jiwa dan menyebabkan lima lainnya hilang, banjir merusak bendungan dan menenggelamkan rumah penduduk.

Kantor berita NHK, yang memantau dari udara, memperlihatkan jembatan yang melewati Sungai Shinano di Niigata sebagian tenggelam dalam air lumpur, bersatu dengan pohon dan tiang telepon yang roboh. Lusinan kendaraan juga tampak terdampar di jalan sepanjang Shinano.

Di Korut, hujan lebat disertai banjir melanda Provinsi Hwanghae Utara dan Selatan, Kangwon, serta Hamgyoung Selatan. Associated Press Television News memperlihatkan banjir merusak sawah, dan warga di Kaesong, kota yang berbatasan dengan Korsel, berusaha menyelamatkan diri dengan mengarungi air.

Di negara komunis itu, banjir membuat jalanan rusak, jembatan ambruk, bus terdampar di atas genting, rumah dan bangunan publik hancur, serta tanaman disiram tanah dan kerikil. Kantor berita Korut, KCNA melaporkan lebih dari 650 hektare sawah terendam banjir di Provinsi Hwanghae Utara. Bencana juga menyebabkan sejumlah ranjau darat mengalir ke Korsel  yang juga dilanda banjir, Jumat lalu.

Badai tropis Nock-ten  mulai mendekati daratan Vietnam, juga memicu hujan deras. Badan ramalan cuaca setempat mengatakan badai menghantam utara Vietnam, Sabtu malam, disertai angin dengan kecepatan 102 kilometer per jam.
Guna mencegah jatuhnya banyak korban jiwa, pemerintah Vietnam mengevakuasi sedikitnya 300 ribu orang dari daerah pesisir utara negara itu. Sebelumnya, badai Nock-ten mendarat di Filipina dan merenggut 41 nyawa serta menyebabkan 26 lainnya hilang. (bbs/jpnn)

2 Pesawat Tabrakan di Alaska

GEORGETOWN – Dua kecelakaan pesawat terjadi secara terpisah di Benua Amerika pada Sabtu lalu (30/7) waktu setempat atau kemarin WIB (31/7). Sebuah pesawat Boeing 737-800 milik Caribbean Airlines terbelah dua saat hendak mendarat di tengah hujan deras  dan kabut tebal di kota di Guyana, Amerika Tengah.

Tak ada korban dalam insiden itu. Sebanyak 151 penumpang dan enam awak pesawat dilaporkan selamat. “Itu benar-benar sebuah keajaiban,” ungkap George Nicholas, chairman Caribbean Airlines, di Cheddi Jagan International Airport, Georgetown.

Pesawat terbang dari New York, AS, dilaporkan tergelincir ketika mendarat di bandara internasional terbesar di Guyana itu. Karena tak bisa dikendalikan, pesawat kemudian menabrak pagar di ujung landasan (runway) dan terhenti di sebuah bukit rumput. Bagian depan  pesawat yang mengangkut penumpang kelas bisnis terbelah dan terpisah dari bagian belakang.

Sementara itu, kecelakaan pesawat lain terjadi di Alaska, AS. Dua pesawat apung bermesin tunggal bertabrakan saat terbang di dekat danau di Alaska. Satu pesawat terbakar, dan empat orang yang berada di dalamnya tewas.
Juru Bicara Badan Penerbangan Federal AS (FAA) Ian Gregor menuturkan kepada AP tabrakan itu melibatkan pesawat Cessna 180 dan Cessna 206. Cessna 180 hancur akibat tabrakan. “Puing-puing pesawat masih mengeluarkan kobaran api hingga di darat,” katanya.  (afp/ap/cak/dwi/jpnn)

Anwar: Saya tak Percaya Hukum di Malaysia

JAKARTA- Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim mengakui akses masyarakat terhadap keadilan, khususnya di Malaysia sangat buruk. Sebagai seorang warga negara dirinya tak lagi percaya dengan sistem hukum Malaysia.
“Kalau ditanya apakah kamu percaya dengan hukum di Malaysia? Saya jawab tidak,” ujar Datuk Seri Anwar Ibrahim dalam Forum Publik bertema ‘Akses Terhadap Keadilan: Pengalaman Malaysia’ di Puri Imperium, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (30/7).

Dia membeberkan khusus terkait kasusnya yang masih bersidang di Pengadilan Tinggi Malaysia, Anwar menyebut dirinya hanya berusaha mengikuti proses hukum yang berjalan, bukan berarti tunduk. Bahkan  hingga kini akan menelusuri pihak-pihak yang berkonspirasi dalam kasus hukum yang dituduhkan padanya. “Saya hanya berniat menunjukkan ke publik bahwa saya tak bersalah dan hanya menjadi korban fitnah,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan sangat pesimistis dengan penegakan hukum di Malaysia kini. Sebab, praktik penegakan hukum sarat kepentingan pihak tertentu dan penuh tipu muslihat. Pengadilan di Malaysia, lebih mirip seperti ‘sarana’ bagi penguasa untuk mengesahkan tudingan kotor terhadap musuh politiknya.

Anwar merujuk pada hasil riset sejumlah organisasi maupun LSM asing soal proses peradilan dan penegakan hukum di Malaysia. Seperti International Parliamentary Unit. Hasilnya menunjukkan adanya pelanggaran hukum yang diterima dan disahkan oleh hakim. “Semata-mata karena tuduhan itu, Mahkamah itu, hanya ruang bagi mereka (pemerintah) untuk mengesahkan,” jelasnya. (bbs/jpnn)

Sidang Mubarak Pindah Lokasi

KAIRO – Otoritas Mesir akhirnya memindahkan lokasi persidangan mantan Presiden Hosni Mubarak. Dengan alasan keamanan, sidang yang akan berlangsung pada 3 Agustus dialihkan ke sebuah akademi polisi atau jauh dari pusat ibu kota.   Menurut Ketua Pengadilan Banding Abdel Aziz Omar, persidangan Hosni dipindahkan dari Kairo karena sulitnya jaminan keamanan dan perlindungan atas lokasi tersebut.

Asisten Menteri Kehakiman Mesir Mohammed Munie menjelaskan, aula akademi polisi yang akan digunakan sebagai ruang sidang bisa menampung 600 orang. Selain itu, pihaknya menyiapkan sebuah penjara untuk tempat sementara bagi Mubarak sebelum menjadi persidangan dalam kasus dugaan pembunuhan atas demonstran.

Sebelumnya, tim dokter menyatakan bahwa kesehatan Mubarak terus menurun. Dia kehilangan berat badan karena menolak makan dan mengalami depresi. Namun, pihak berwenang di Mesir menyatakan bahwa kondisi mantan penguasa di negeri piramid itu cukup layak untuk disidang. (ap/afp/cak/dwi/jpnn)

Raja Norwegia Diminta Turun Takhta

OSLO – Tersangka pelaku teror bom dan penembakan masal di Norwegia, Anders Behring Breivik kembali bikin ulah. Stasiun televisi pemerintah Norwegia NRK, Minggu (31/7) memberitakan pria berusia 32 tahun itu menuntut agar pemerintah negeri Skandinavia itu mundur. Tuntutan diajukan Breivik sebelum dia membeberi lebih banyak pengakuannya soal latar belakang serangan gandanya yang telah menewaskan 77 orang itu.

Tuntutan itu tak masuk akal. Breivik tidak hanya menuntut pemerintahan Perdana Menteri (PM) Jens Stoltenberg mengundurkan diri. Bahkan, dia menuntut agar penguasa monarki Norwegia, Raja Harald V, lengser dari takhta atau singgasananya.

Tuntutan itu disampaikan ketika Breivik diperiksa pada Jumat lalu (29/7). Selain itu, aktivis ekstrem sayap kanan itu minta komandan militer Norwegia mundur. Sebagai gantinya, Breivik meminta supaya dirinya diangkat sebagai kepala militer yang baru.

Pemeriksaan atau interogasi atas Breivik merupakan kali kedua sejak serangan bom. Meski tuntutannya langsung ditolak, pria yang mengaku mengebom kantor PM Jens Stoltenberg itu akhirnya bersikap kooperatif dalam pemeriksaan selama 10 jam. Sebelumnya, pengacara Breivik, Geir Lippestad, pekan lalu menyatakan bahwa kliennya menunjukkan indikasi kuat sebagai orang gila. Karena itu, dia berupaya supaya Breivik tidak diadili.(afp/dt/cak/dwi/jpnn)

KPK Yakin Nazaruddin Pulang Pekan Ini

JAKARTA- Jejak mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin memang sudah terendus. Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun yakin tersangka kasus suap wisma atlet Sea Games di Palembang yang sedang diburunya itu “Tunggu saja, tak sampai seminggu dia akan dipulangkan,” kata seorang sumber di internal KPK  kemarin (31/7). Bahkan, dia memprediksi Nazaruddin akan pulang dalam hitungan hari.

Menurutnya, tim gabungan antara Mabes polri, Kemenkumham dan KPK sudah menemukan Nazaruddin di salah satu negara sahabat. Namun dia tidak menyebut di negara mana pria kelahiran Simalungun itu berada. “Kalau itu (nama negara) jangan dulu. Karena masih proses,” imbuhnya.

Menurut laporan terakhir, pemulangan Nazaruddin masih terbentur prosedur hukum di negara tersebut.
Namun, lanjut dia, mudah-mudahan hal tersebut bukanlah masalah yang berarti, dan dia tetap yakin suami Neneng Sri Wahyuni itu bisa dipulangkan dalam waktu dekat.

Di bagian lain, juru bicara KPK Johan Budi mengaku belum mengetahui secara detail apakah Nazaruddin sudah ditemukan atau bahkan telah tertangkap. Yang jelas, kata dia, KPK dan tim gabungan saat ini sedang sibuk memburu Nazaruddin.(kuh/rdl/jpnn)

Bentrok Antarpendukung Calon Bupati, 17 Tewas

JAYAPURA- Diduga gara-gara satu partai politik (parpol) yang memberikan dukungan terhadap dua bakal calon bupati yang akan bertarung dalam pemilukada Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, dua kelompok warga dari masing-masing calon bupati bentrok di Ilaga, Kabupaten Puncak, Minggu  (31/7).

Akibatnya, 17 warga meninggal dunia, termasuk seorang anggota brimob mengalami luka panah di bagian dadanya. Tidak hanya itu, rumah, mobil dinas serta honai milik Elvis Tabuni juga dibakar massa.

Data yang berhasil dihimpun Cenderawasih Pos (grup Sumut Pos) menyebutkan, kasus ini bermula ketika bakal calon bupati Elvis Tabuni yang salah satunya diusung Partai Gerindra mendaftar ke KPU Puncak Rabu (27/7) dan berkasnya diterima KPU. Kemudian Sabtu (30/7) giliran calon bupati Simon Alom mendaftar ke KPU dan oleh KPU ditolak, sebab salah satu partai yang mengusungnya adalah Partai Gerindra.

Karena hal ini, para pendukung Simon Alom marah dan menyerang kelompoknya Elvis Tabuni sekitar pukul 15.00 WIT, sehingga bentrok tak terhindarkan. Dalam bentrok ini memakan satu korban jiwa dan dua masyarakat yang ketiganya berasal dari Kimak Distrik Ilaga, serta satu polisi mengalami luka-luka.
Korban meninggal adalah Esteli Kiwak yang mengalami luka tembak di dada. Kemudian  korban luka Endison Kogoya, luka tembak paha kanan dan Selina Ongomang luka tembak di siku kiri, serta satu anggota Brimob BKO, Frens Msen yang terkena panah di bagian dada.

Bentrok itu kemudian berlanjut lagi pada Minggu (31/7) pagi dan memakan korban 17 orang. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Wachyono membenarkan kejadian itu.(ro/fud/jpnn)