Home Blog Page 149

DPRD Sumut Dorong Peningkatan PAD Pajak Air Permukaan

KETERANGAN: Ronny Reynaldo Situmorang (kiri), Lambok Simamora (tengah), dan Dody Tahir (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang Ketua Komisi C DPRD Sumut, Senin (27/10/2025). (Markus Pasaribu/Sumut Pos)
KETERANGAN: Ronny Reynaldo Situmorang (kiri), Lambok Simamora (tengah), dan Dody Tahir (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang Ketua Komisi C DPRD Sumut, Senin (27/10/2025). (Markus Pasaribu/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi C DPRD Sumatera Utara, Ronny Reynaldo Situmorang, mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak air permukaan umum (APU). Menurut Ronny, sektor ini memiliki potensi besar karena banyaknya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang beroperasi di berbagai daerah di Sumatera Utara (Sumut).

Ronny menjelaskan, selama ini kontribusi pajak air permukaan terhadap PAD Sumut masih belum optimal. Salah satu penyebabnya adalah belum maksimalnya sistem pengukuran dan pencatatan volume pemanfaatan air permukaan yang menjadi dasar pengenaan pajak.

“Kita ingin sektor ini benar-benar bisa memberikan kontribusi nyata bagi keuangan daerah. Karena potensi air permukaan di Sumut sangat besar, terutama di wilayah yang memiliki banyak PLTA dan PLTMH,” ucap Ronny Reynaldo Situmorang di gedung DPRD Sumut, Medan, Senin (27/10).

Untuk itu, lanjut Ronny, pemerintah provinsi perlu segera menerapkan sistem digitalisasi pengukuran air permukaan. Salah satunya, dengan pemasangan meteran digital yang dapat memantau pemakaian air secara akurat dan terintegrasi dengan sistem pendapatan daerah.

“Kami mendorong agar meteran digital dipasang dan dikalibrasi secara berkala oleh dinas terkait. Dengan sistem ini, data pemakaian akan lebih valid dan transparan sehingga potensi kebocoran penerimaan bisa diminimalkan,” ujarnya.

Ronny menilai, langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam melakukan inovasi peningkatan PAD tanpa membebani masyarakat secara langsung. Optimalisasi pajak air permukaan diharapkan menjadi salah satu sumber pendapatan berkelanjutan bagi pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ronny yang didampingi Anggota Komisi C Lambok Simamora dan Dody Tahir sepakat bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pemungutan pajak daerah, terutama di sektor-sektor strategis seperti energi dan sumber daya alam.

“Digitalisasi adalah keniscayaan. Dengan sistem yang transparan dan terukur, PAD bisa meningkat dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah juga semakin baik,” tambah Lambok Simamora.

Sementara itu, Dodi Tahir dari Fraksi Golkar mengusulkan adanya permintaan saham dari PT Inalum untuk pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Untuk usulan ini, aya dan Ketua DPRD Sumatera Utara berencana untuk bersama-sama dengan Gubernur Sumatera Utara dalam mencari formulasi yang tepat agar Provinsi Sumatera Utara bisa mendapatkan saham dari PT Inalum,” pungkasnya. (map/azw)

Politisi Gerindra Nilai Chairin Simanjuntak Cocok jadi Plh Sekda Binjai

Plh Sekda Binjai, Chairin Simanjuntak saat mengikuti retreat di IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. (Istimewa/Sumut Pos)
Plh Sekda Binjai, Chairin Simanjuntak saat mengikuti retreat di IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. (Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Binjai Ronggur Simorangkir menilai, penunjukkan Chairin Simanjuntak sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Binjai sudah cukup tepat. Alasannya, Chairin sudah malang melintang berdinas dan punya hubungan jejaring dengan pemerintah provinsi.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, hubungan dan jaringan Chairin ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) sudah tidak diragukan. Sebab, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai itu pernah berdinas di Pemprov Sumut sebelum menginjakkan kaki sebagai pejabat di Kota Binjai tahun 2022.

“Pak Chairin juga sudah matang dan dapat membangun hubungan secara sektoral serta elektoral,” kata Ronggur kepada wartawan, Senin (27/10).

Sementara, Chairin Simanjuntak saat ini tengah mengikuti retreat bersama sekretaris daerah provinsi dan kabupaten/kota selama 3 hari yang berakhir pada Rabu (29/10) besok, di IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Chairin sudah berdinas 33 tahun yang malang melintang pada sejumlah pemerintah kabupaten/kota hingga Provinsi Sumatera Utara. Mulai dari Deliserdang, Serdangbedagai, Pemprovsu hingga Kota Binjai.

Chairin juga sudah menjalani pendidikan dan pelatihan kepemimpinan III dan II. Sejumlah jabatan dari eselon V, IV, III, hingga II dan kini termasuk pejabat senior. Chairin juga saat ini sedang menjalani pendidikan Strata 3 atau setara Doktor di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pendidikan Universitas Sumatera Utara.

“Diklat PIM III dan II khusus untuk eselon II juga sudah saya jalani, Alhamdulillah. Dan saya juga pernah bertugas di Pemprov Sumut yang kini sebagai bahan membangun jejaring koordinasi untuk kepentingan membangun Kota Binjai,” kata Chairin.

Sebagai pejabat senior di Pemko Binjai, Chairin juga sosok yang mudah bergaul dan siap menerima saran serta belajar sesama ASN. Baginya, pejabat senior wajib dihormati. “Saya tetap menghargai senior, siap berkolaborasi dan merangkul seluruh OPD agar dapat bekerja maksimal. Hari ini sedang mengikuti retreat Sekda Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai bentuk untuk penguatan tugas, pokok serta fungsi,” ujarnya.

Penunjukkan Chairin sebagai Plh Sekda tertuang dalam Keputusan Wali Kota Binjai Nomor: 100.3.3.3/599/X/2025. (ted)

Heboh! Oknum DPRD Langkat Berjoget di Atas Kapal Pinisi

BERJOGET: Tangkapan layar ketika Anggota Komisi D DPRD Langkat M Rizki Rifai saat asyik berjoget di atas Kapal Pinisi. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
BERJOGET: Tangkapan layar ketika Anggota Komisi D DPRD Langkat M Rizki Rifai saat asyik berjoget di atas Kapal Pinisi. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Beredar sebuah video yang menayangkan Anggota DPRD Langkat M Rizki Rifai tengah asyik berjoget di atas sebuah kapal mewah. Video ini sontak membuat heboh dunia maya.

Dari tayangan video yang dilihat wartawan pada Senin (27/10), Anggota Komisi D DPRD Langkat itu mengenakan kaos dan celana putih serta pakai kacamata hitam. Politisi PAN yang karib disapa Rifai ini, tidak sendirian. Dia berjoget bersama beberapa pria dan wanita yang juga mengenakan pakaian yang sama dengan Rifai.

Dikonfirmasi, Rifai mengaku, saat itu dia diundang dalam acara IQos. Acara itu digelar di atas Kapal Pinisi di Danau Toba. “Itu saya diundang IQos di Danau Toba. Mereka ada event di Kapal Pinisi. Semua fasilitas dibiayai mereka gratis, karena saya member,” ujar Rifai.

Bahkan menurutnya, penyelenggara juga memfasilitasi keberangkatan ke Danau Toba. “Kami naik mobil Toyota Hiace ramai-ramai. Gak nginap, pulang hari. Tanggal 20 September 2025 lalu berangkatnya,” kata Rifai.

Dia juga menjelaskan, kehadirannya pada acara itu bukan sebagai wakil rakyat Kabupaten Langkat, melainkan sebagai member IQos. Dan joget-joget itu merupakan puncak acara. “Itu joget-joget kegiatan terakhir, puncak acara. Namanya puncak acara pasti happy-happy, lagian liburan gratis, kalau enggak, kapan lagi awak naik Kapal Pinisi,” kata Rifai.

Dia menambahkan, penyelenggara juga sudah diundang oleh PAN untuk memberi klarifikasi terkait hal tersebut. “IQos sudah klarifikasi ke partai, bahwasanya memang mereka yang mengundang. Dan mereka juga mengundang saya bukan sebagai anggota DPRD, tapi karena saya member,” kata Rifai.

“Karena berkat saya, penjualan IQos banyak di Kabupaten Langkat, jadi banyak pengguna IQos. Dan saya mendapat plakat dikasih mereka, platinum member,” pungkasnya. (ted)

Polres Karo Resmikan Gedung SPPG Karo-II

RESMIKAN: Polres Tanah Karo dan unsur Forkopimda meresmikan gedung SPPG Karo-II di Berastagi. (ISTIMEWA)
RESMIKAN: Polres Tanah Karo dan unsur Forkopimda meresmikan gedung SPPG Karo-II di Berastagi. (ISTIMEWA)

KARO, SUMUTPOS.CO – Polres Tanah Karo meresmikan gedung dan launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) KARO-II Polsek Berastagi di Jalan Perwira No. 161, Kelurahan Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Senin (27/10). Peresmian ini merupakan wujud sinergi Polri dan Pemda dalam mendukung Program Makan Siang Bergizi untuk Anak Sekolah.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda Kabupaten Karo. Turut hadir mewakili Kapolda Sumut, Karo Log Kombes Pol Suranta Pinem, Bupati Tanah Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan, perwakilan Kejari Karo, Danramil 03/BT, Camat Berastagi, Lurah Gundaling I, serta pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanah Karo dan Kepala SPPG KARO-II Egya Ridona Tarigan.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto menyampaikan bahwa keberadaan SPPG ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan bagi anak sekolah.

“Polres Tanah Karo telah meluncurkan dua SPPG dan empat lagi akan menyusul. Kami memastikan jajaran Polri siap mendukung penuh program pemerintah ini agar anak-anak sekolah mendapatkan makanan bergizi, aman dan higienis setiap hari,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa pelaksanaan program ini turut didukung oleh tim kesehatan Sidokkes Polres Tanah Karo, yang bekerja sama dengan dinas terkait di Pemkab Karo untuk memastikan security food, kelayakan gizi, serta kehigienisan dapur dan proses distribusi makanan.

Sementara itu, Bupati Tanah Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, S.OG., M.Kes dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan sinergi yang terjalin antara Polri dan pemerintah daerah. (deo)

KOMPAK Dirikan Posko Pengaduan Dugaan Korupsi Deli Serdang 2010–2025

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Koalisi Masyarakat Penggiat Anti Korupsi (KOMPAK) menilai perlunya evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Deliserdang selama kurun waktu 2010 hingga 2025. Dalam rentang waktu tersebut, berbagai persoalan dan laporan masyarakat mengindikasikan adanya potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah, pelaksanaan program pembangunan, serta kebijakan publik.

Sebagai langkah konkret, KOMPAK akan membentuk Posko dan Hotline Pengaduan Dugaan Korupsi Pemerintahan Deli Serdang 2010–2025. Inisiatif ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai dugaan penyalahgunaan kewenangan maupun praktik-praktik yang berpotensi merugikan keuangan negara dan daerah.

“Sudah saatnya masyarakat Deli Serdang memiliki ruang yang nyata untuk menyuarakan kebenaran. Pemerintahan yang baik hanya bisa terwujud jika rakyat berani mengawasi dan menyampaikan laporan atas dugaan penyimpangan,” ujar Koordinator KOMPAK Taufik Hidayat.

Ia menegaskan, pembentukan posko dan hotline ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kontrol publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas tidak boleh hanya menjadi jargon, tetapi harus diwujudkan dalam praktik nyata.

“Kami tidak ingin gerakan ini hanya menjadi simbol. Ini langkah nyata untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan jujur, terbuka, dan bertanggung jawab. Bila ada dugaan penyimpangan, masyarakat berhak tahu dan melapor,” tegas Taufik.

KOMPAK juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk akademisi, jurnalis, dan lembaga penegak hukum, untuk bersama-sama memperkuat gerakan antikorupsi di tingkat daerah. Sinergi antara publik dan aparat penegak hukum dinilai menjadi kunci dalam mendorong pemerintahan yang bersih dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Sudah saatnya kita, masyarakat Deli Serdang, mau Deli Serdang menjadi kabupaten yang bersih dari korupsi. Jangan lagi kita diam ketika ada hal-hal yang tidak wajar dalam pengelolaan pemerintahan. Pengawasan publik adalah tanggung jawab bersama,” tegas Taufik.

Hasil laporan masyarakat dengan bukti akurat akan ditindaklanjuti ke aparat penegak hukum mulai dari KPK,Kepolisian dan Kejaksaan.Posko akan dibuka di sekitaran Jalan Cemara Deliserdang. (adz)

Rayakan Hari Listrik Nasional ke-80, PLN UID Sumut Gelar Aksi Donor Darah Serentak Bersama PMI

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar aksi sosial donor darah serentak yang melibatkan ratusan pegawai di berbagai unit kerja.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial insan PLN terhadap sesama, sekaligus kontribusi perusahaan dalam mendukung ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI).

Aksi donor darah ini dilaksanakan secara serentak di beberapa titik, yakni Kantor PLN UID Sumatera Utara berkolaborasi dengan PMI Kota Medan, PLN UP3 Lubuk Pakam bersama PMI Kabupaten Deliserdang, PLN UP3 Binjai bersama PMI Kota Binjai, serta PLN UP3 Pematang Siantar bersama PMI Kota Pematang Siantar.

Dari kegiatan tersebut, terkumpul sebanyak 124 kantong darah yang berasal dari pegawai PLN yang dengan sukarela menjadi pendonor. Selain memperingati HLN, aksi ini juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober) yang merefleksikan semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong di lingkungan PLN.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata nilai AKHLAK, khususnya pada aspek Kolaboratif dan kepedulian.

“Kami bersyukur dapat memperingati Hari Listrik Nasional ke-80 dengan kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Donor darah bukan hanya tentang menolong orang lain, tetapi juga menyalakan semangat kemanusiaan. Semoga semangat berbagi ini menjadi energi positif bagi seluruh insan PLN untuk terus melayani negeri dengan sepenuh hati,” tutur Ahmad Syauki.

Lebih lanjut, Syauki menambahkan bahwa peringatan HLN tahun ini mengusung tema “PLN Transformation Towards Green”, yang menggambarkan semangat PLN dalam melakukan transformasi menuju masa depan energi yang lebih bersih, berkelanjutan, dan berkeadilan, tanpa melupakan peran sosial kemanusiaan di tengah masyarakat.

Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HLN ke-80 yang digelar PLN UID Sumatera Utara bersama seluruh unit pelaksana di daerah. Selain mempererat silaturahmi antarpegawai, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, sejalan dengan semangat “Terangi Negeri, Wujudkan Mimpi, Menguatkan Empati.” (ila)

Rayakan Hari Listrik Nasional ke-80, PLN UID Sumut Ajak Anak Usia Emas Belajar dan Berkreasi Bersama

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar kegiatan edukatif dan rekreatif bersama anak-anak usia emas yang berada di lingkungan sekitar kantor PLN UID Sumut.

Kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan di Balai Astakona, Lantai 4 Kantor PLN UID Sumut ini menjadi salah satu rangkaian perayaan HLN tahun 2025 yang mengusung tema “PLN Transformation Towards Green.”

Melalui kegiatan ini, PLN berupaya menanamkan pemahaman sejak dini kepada anak-anak tentang pentingnya listrik dalam kehidupan sehari-hari, keselamatan ketenagalistrikan, serta peran PLN dalam menghadirkan energi andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Selain itu, anak-anak juga diajak menyalurkan kreativitasnya melalui lomba menggambar dan mewarnai dengan tema “Hari Listrik Nasional ke 80.”

General Manager PLN UID Sumatera Utara Ahmad Syauki, menyampaikan bahwa peringatan HLN ke-80 menjadi momentum bagi PLN untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif, termasuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Hari Listrik Nasional tidak hanya menjadi perayaan bagi insan PLN, tetapi juga momentum untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa, sehingga kami ingin menanamkan pemahaman tentang pentingnya energi listrik dan keselamatan sejak usia dini. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial PLN dalam menyalakan semangat dan harapan generasi masa depan,” ujar Syauki.

Ia menambahkan, PLN berkomitmen untuk terus bertransformasi menuju penyediaan energi bersih dan berkelanjutan, sejalan dengan tema HLN tahun ini dan arah transformasi perusahaan menuju green energy company.

Sementara itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sumatera Utara, Efron Lumban Gaol, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian PLN terhadap tumbuh kembang anak-anak di masa emasnya, sekaligus sarana memperkuat nilai-nilai positif sejak usia dini.

“Usia dini merupakan masa emas bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang. Melalui kegiatan ini, PLN ingin menanamkan nilai-nilai positif tentang pentingnya listrik dan keselamatan ketenagalistrikan sejak usia muda, sekaligus melatih kemampuan motorik, kreativitas, dan keberanian berekspresi,” jelas Efron.

Anak-anak peserta tampak antusias mengikuti kegiatan menggambar dan mewarnai. Suasana keceriaan semakin terasa ketika hasil karya mereka dipamerkan dengan penuh kebanggaan, menggambarkan imajinasi tentang peran listrik yang menerangi kehidupan.

Melalui momentum peringatan HLN ke-80, PLN UID Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi rumah-rumah masyarakat, tetapi juga menyalakan semangat, mimpi, dan masa depan generasi muda Indonesia. (ila)

Dosen Polmed Berikan Pelatihan Microsoft PowerPoint kepada Tim Multimedia GPIB Efata Jemaat Tanjung Morawa

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Politeknik Negeri Medan (Polmed) menggelar pengabdian kepada masyarakat di Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, Deliserdang. Kali ini yang menjadi mitra adalah tim multimedia GPIB Efata Jemaat Tanjung Morawa.

Menurut Ketua Tim Pengabdian Sarah Rouli Tambunan, S.Sos, M.Si, selama ini permasalahan utama yang dihadapi tim multimedia gereja adalah kurangnya jumlah orang yang mampu membuat dan mengoperasikan PowerPoint untuk menampilkan lirik lagu selama ibadah. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdian membuat pelatihan PowerPoint kepada tim multimedia GPIB Efata Jemaat.

Pada pelatihan ini, tim tidak hanya memberikan keterampilan teknis saja, tetapi juga menyertakan panduan kerja yang terstruktur dan sistematis. Panduan kerja ini mencakup berbagai materi pelatihan yang bisa dijadikan pedoman dalam pembuatan slide ibadah, sehingga memudahkan proses mengajar kepada anggota baru.

“Dengan adanya modul tersebut, setiap anggota baru dapat memahami standar tampilan visual yang diharapkan, seperti bentuk slide, jenis dan ukuran font, serta struktur penyajian lirik lagu yang sesuai,” kata Sarah didampingi anggota tim pengabdian yakni Rismawati, SE, M.Si, Desmon Gusnadi Siagian, S.Si, M.Si, Dr. John Sihar Manurung, SE, M.Si, dan Jamardua Haro, SE.M.Si.

Dengan demikian, lanjut Sarah, meskipun terjadi pergantian anggota, proses penyesuaian dan pembelajaran bisa berjalan lebih mudah dan efisien tanpa mengurangi kualitas presentasi visual dalam ibadah. “Pelatihan ini juga meliputi pengenalan fitur, pemilihan, warna, tipografi, konsistensi tata letak dan penggunaan gambar yang mendukung ibadah,” lanjutnya.

Pada pengabdian yang dilaksanakan mulai Agustus sampai Oktober 2025 ini, Tim Pengabdian Polmed tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga memberikan bantuan berupa satu unit televisi kepada gereja. Televisi ini digunakan sebagai media untuk menampilkan slide ibadah dalam ibadah minggu untuk anak-anak. Sementara untuk ibadah minggu dewasa, ketersediaan layar untuk menampilkan slide ibadah sudah mencukupi.

Tim Multimedia GPIB Efata Jamaat Tanjung Morawa mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Tim Pengabdian Masyarakat Polmed. “Semoga dengan pelatihan power point ini, ibadah kami akan semakin lancar dan kami juga berharap Pelatihan lainnya bisa Kembali dilaksanakan secara kontinyue di Gereja kami,” harap perwakilan tim Multimedia GPIB Efata Jamaat Tanjung Morawa. (rel/adz)

Politeknik Negeri Medan Kenalkan Robotik IoT Berbasis Stem di SD Khairul Imam

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Politeknik Negeri Medan (Polmed) melalui Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) berhasil menyelenggarakan pelatihan pengenalan Robotik Internet of Things (IoT) berbasis STEM di SD Khairul Imam, Kota Medan, Sumatera Utara. Kegiatan yang berlangsung selama tiga bulan ini bertujuan meningkatkan literasi teknologi bagi guru dan siswa sekolah dasar.

Tim pengabdi yang dipimpin Andi Supriadi Chan, S.Kom., M.Kom, bersama empat dosen lainnya berhasil mengimplementasikan metode pembelajaran inovatif yang menggabungkan empat disiplin ilmu: Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM).

“Kami ingin mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital dan Revolusi Industri 4.0 sejak dini. Pengenalan teknologi robotik dan IoT menjadi sangat penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas anak,” ujar Andi Supriadi Chan, Ketua Tim Pengabdi, Senin (20/6/2025).

Program ini melibatkan 20 guru kelas 1-4 SD Khairul Imam yang mengikuti serangkaian workshop dan pelatihan intensif. Materi yang diajarkan mencakup pengenalan konsep robotika, sensor dan aktuator, serta aplikasi IoT yang dikemas dalam aktivitas hands-on yang menarik.

Kepala Sekolah SD Khairul Imam, menyambut baik program ini. “Ini pengalaman pertama bagi sekolah kami. Guru-guru sangat antusias dan siswa-siswa sangat tertarik dengan pembelajaran menggunakan robot. Kami berharap program ini dapat berkelanjutan,” katanya.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep robotika dan IoT rata-rata sebesar 60-70%. Para peserta juga berhasil melakukan praktik langsung seperti membuat alarm sederhana, jembatan dari stick es krim, roket air, taman hidroponik mini, hingga purifikasi air sederhana.

H Khairul Imam sebagai Ketua Yayasan menyatakan, program ini sejalan dengan komitmen Polmed dalam pengabdian masyarakat. “Kami akan terus mendukung program-program inovatif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan teknologi,” ungkapnya.

Program yang dilaksanakan oleh Andi Supriadi Chan, S.Kom., M.Kom, Annalisa S. Hasibuan, S.Pd., M. , Andam Luckyhasnita, S.Ds., M.Ds , Desri Wiana S.S.,M.Hum dan Rizki Syahputra, S.E., M.Si, ini juga menghasilkan luaran berupa publikasi jurnal ilmiah, video dokumentasi, dan publikasi berita. Tim pengabdi berharap model pembelajaran STEM berbasis robotik ini dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah lain di Medan dan Sumatera Utara.

Ke depan, SD Khairul Imam berencana menjadikan pembelajaran STEM sebagai program ekstrakurikuler reguler untuk meningkatkan daya saing sekolah dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan teknologi masa depan. (rel/adz)