Home Blog Page 14961

PT KAI Bantah Mark Up Pengadaan Gerbong

MEDAN- Menyikapi aksi yang digelar elemen masyarakat yang meributi dugaan mark-up dalam pengadaan gerbong kereta api (KA), Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sumut Irwan, membantah tudingan tersebut.

“Masalah di Kereta Api Indonesia yang diisukan ada mark-up, itu tidak benar. Penyediaan barang itu dilaksanakan Dirjen Dinas Perhubungan. Kalau PT KAI hanya sebagai operator,” jelasnya kepada wartawan koran ini, Jumat (12/8).

Lebih lanjut ditegaskannya, semua punya porsi dan tugas masing-masing dan harus diketahui terlebih dahulu. “Tugas masing-masing itu harus diketahui. Ada regulator dan operator, kalau kita hanya sebagai operator yang berfungsi sebagai pelaksana.

Sementara mengenai aset sarana dan prasarana itu tanggung jawab regolator dan itu pemerintah yang mengadakannya,” jelasnya lagi.
Diterangkannya, perihal beli membeli itu tanggung jawab dari regulator (pemerintah) dan PT KAI hanya menjalankan tugas di stasiun saja. (jon)

Gara-gara Anak, Ibu-ibu Berkelahi

LABUHAN- ada-ada saja kelakuan kedua orangtua ini. Pasalnya, Nisari Sarumaha (32) warga Jalan datuk Rybia Gang Damak Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, berkelahi dengan tetangganya sendiri, Genius (30) hanya gara-gara kedua anak mereka berkelahi. Akibatnya, Nisari mengalami luka pada bagian kepala hingga harus dijahit, Jumat (12/8) Menurut informasi yang diterima wartawan koran ini menyebutkan, kejadian tersebut bermula saat kedua anak mereka terlibat perkelahian. Kemudian, anak Genius mengadu kepadanya. Setelah mengadu, Genius mendatangi rumah Nisari dan melabraknya.

Nisari yang tidak senang dituduh seperti itu langsung emosi dan kembali memarahi Genius. Selanjutnya, keduanya terlibat perkelahian yang membuat mereka saling jambak dan pukul. Akibatnya, perkelahian tersebut Nisari mengalami luka pukulan benda tumpul yang mengakibatkan kepalanya berdarah dan harus dijahit. Atas kejadia yang dialaminya, Nisari membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan. (mag-11)

Wali Kota Imbau Kibarkan Bendera

MEDAN- Walikota Medan Rahudman Harahap mengimbau seluruh warga Kota Medan serta kantor instansi pemerintah dan swasta untuk mengibarkan bendera merah putih dalam menyambut HUT ke-66 Republik Indonesia. Imbauan itu disampaikan Rahudman melalui surat edaran Wali Kota Medan tentang Pengumuman Nomor 003.3/15888 tanggal 11 Agustus 2011 tentang pengibaran Bendera Sang Merah Putih satu tiang penuh dalam peringatan Proklamasi Kemerdekaan ke 66.

“Kita meminta pada seluruh elemen masyarakat,  instansi pemerintah/swasta, TNI/Polri, Perusahaan Negara/Swasta, Perguruan Tinggi, sekolah-sekolah, toko-toko dan rumah penduduk wajib mengibarkan bendera satu tiang penuh,” ujar  Sekda Medan Ir Syaiful Bahri.(adl)

Dua Ruko Empat Lantai Terbakar

MEDAN- Di tengah umat Muslim di Jalan Laksana, Kelurahan Kota Matsum, Kecamatan Medan Area, hendak melaksanakan Salat Jumat, dua unit ruko empat lantai yang menjual bahan-bahan material terbakar. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan.

Namun, karena dari arah dalam ruko milik Adi terdengar beberapa kali ledakan akhirnya membuat warga yang membantu mundur teratur dan membantu seadanya. Asap hitam terus mengepul dari arah dalam ruko tersebut keluar. Selang beberapa saat, Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Medan tiba di tempat.

“Tadi tiba-tiba aku dengar orang minta tolong dari ruko ini, dan ada api dan asap gitu. Waktu mau masuk, tapi tiba-tiba ada suara ledakan. Aku jadinya mundur, takut ada ledakan lagi,” ungkap Alvin, warga yang saat kejadian berada tepat di ruko sebelah ruko yang terbakar, tepatnya ruko No 15 B yang juga kantor Loket Sumex Transport.

Orang-orang di kantor loket tersebut juga langsung bergegas mengeluarkan barang-barang penumpang yang ada di dalam loket tersebut. Begitu pula di loket sebelahnya yakni, Kantor CV Prima Jasa terlihat orang di dalam kantor tersebut langsung mematikan saklar atau anti kontak yang terpasang di dinding kantor itu.

Api dengan cepat membakar lantai satu bangunan. Tidak sampai di situ, api kemudian merembet ke lantai dua dan tiga yang dijadikan tempat tinggal pemilik. Di lantai tersebut, api juga menghanguskan seluruh harta benda korban yang tak sempat diselamatkan satu pun.

Tak berapa lama, satu per satu mobil Damkar Kota Medan tiba. Pantauan Sumut Pos di lokasi kejadian, setelah sekitar 10 mobil Damkar tiba di lokasi, baru terlihat api bisa dijinakan dengan bantuan para warga. Sebagian warga malah terlihat menonton kebakaran tersebut.
Mengenai asal api, Alvin menuturkan, asal api bermula dari api sembahyang yang terjatuh di bahan-bahan material yang mudah terbakar yakni, tiner. Kemudian merembet ke bahan-bahan material lainnya.

“Kalau yang punya toko ini tidak merokok, pembantu atau pekarjanya juga tidak tampak merokok. Tadi ada yang sembahyang, karena yang punya ini orang Tionghoa. Katanya lilinnya jatuh mengenai tiner, habis itu langsung membesar,” terangnya lagi.

Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, di tengah-tengah kepanikan warga, ada seorang di kerumunan warga yang mengaku warga setempat dan akhirnya diketahui bernama Iwan, memanfaatkan situasi itu untuk mencuri kunci Inggris.
Untungnya, aksi itu dipergoki warga dan petugas polisi yang ada di lokasi kejadian. Iwan langsung digelandang ke Mapolsekta Medan Area.(ari)

Tertibkan Anak-anak Main Petasan

087868626xxx
Tolong donk ditertibkan anak-anak yang mainin petasan di saat sahur di Amplas khususnya di wilayah hukum Polsek Patumbak. Karena tindakan anak-anak itu sudah sangat meresahkan ketenangan seluruh ummat.

Kami Razia
Terima kasih informasinya, kami di Polsek Patumbak tetap komitmen melakukan penindakan, selanjutnya kami bekerjasama dengan Kepling setempat, kemudian pemuka-pemuka agama setempat untuk sama-sama menertibkan ini.

Memang, selama ini motifnya usai salat subuh anak-anak itu main petasan, kami akan segera menyita petasan milik anak-anak tersebut. Kemudian, untuk melakukan pemutusan mata rantai peredarannya di wilayah hukum Polsek Patumbak, kami akan melakukan razia dan menyita petasannya.

Selama ini kami masih melacak tempat penjualannya yang bersifat bergerak, yakni penjual cendrung memakai sepeda motor dan sifatnya tidak menetap. Sehingga kami masih melakukan pelacakan kepada para pedagangnya.

Kompol Sonny W Siregar
Kapolsek Patumbak

——-

Polisi Harus Kejar Produsen Petasan
Permainan petasan bukan ciri dari yang syariah Islam, khususnya memasang petasan pada bulan suci Ramadan merupakan tindakan yang salah dan dilarang agama, hal itu akibat mengganggu serta membahayakan orang lain.

Sudah seharusnya, aparat penegak hukum melakukan penindakan kepada para pengedar dan produsenpetasan agar masyarakat tak bermain petasan.
Kami meminta kepada aparat penegak hukum mengejar produsennya, bukan para penggunannya saja. Seberapa kuat penindakan para pemain, tapi produsen petasan tak ditangkap, maka petasan tetap saja meletus dan mengganggu ketentraman ummat.

Ikrimah Hamidy
Wakil Ketua DPRD Medan

Evaluasi Jabatan Plt Sekda

082162116xxx
Tak dapat ditunda-tunda lagi, Gubsu diminta evaluasi jabatan Plt Sekda. Roda pemerintahan di Gubernuran Sumut nyaris lumpuh, Plt Sekda Rahmat Syah tak mau meneken dan mendisposisikan surat, sehingga pelayanan masyarakat terhenti. Ini menunjukan buruknya mental aparatur pemerintah Pemprovsu dan tidak mendukung pelayanan prima yang tengah digalakkan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, bila pelayanan dan atasannya bobrok seperti gini, bagaimana pula lagi dengan bawahannya sudah seperti ini masyarakat pulalah yang menjadi korban yang pada gilirannya mematikan sektor riil serta merusak kredibilitas Gatot yang dikenal pro rakyat.

Tunggu Proses Pemerintah Pusat
Terima kasih pertanyaannya, sekarang ini kami sedang menunggu hasil pendapat akhir dari rapat Pemerintah Pusat. Hasil rapat itu sangat menentukan siapa Sekda baru yang disetujui. Jadi, sekarang ini sifatnya Pemprovsu masih menunggu proses.

H Gatot Pujo Nugroho, Plt Gubsu

Tinjau Ulang Perubahan Arus

0811630xxx
Penutupan persimpangan Jalan Luku I- Jalan AH Nasution resahkan pengguna jalan dan masyarakat sekitar, sekarang ini harus memutar ke Jalan Ngumban Surbakti kembali ke Simpang Pos. Mohon ditinjau kembali karena pengguna jalan terpaksa melintasi trotoar jika menyebrang ke belahan kedua Jalan AH Nasution. Dari Naibaho warga Jalan AH Nasution.

Kami Pantau Kembali
Terima kasih pertanyaannya, kami tetap melakukan evaluasi terhadap jalan tersebut, karena setiap perubahan arus lalulintas tetap menjadi pantauan Dinas Perhubungan. Apabila sekarang ini banyak pengendara menerobos melalui trotoar, sebenarnya itu dikarenakan banyak pengendabelum siap.
Tujuan kami merubah arus itu sebenarnya untuk menghalau tumpukan kendaraan di satu kawasan. Sedangkan kalau dipasang traffic light, jaraknya terlalu dekat dan dampaknya kemecetan baru tercipta.

Azwanto, Sekretaris Dishub Medan

Hidupkan Lampu Jalan Baru Binjai

08153030xxx
Kepada Yth Bapak Pemko Binjai, kami warga pengguna Jalan Baru Megawati/Tandem,  tolonglah Pak kapan lampu Jalan Baru ini dihidupkan, karena sejak di pergunakan sampai sekarang lampunya tidak pernah hidup, yang hidup hanya di ujung-ujung saja mohonlah diperhatikan pak.

Kami Tindak Lanjuti
Terima kasih, kami akan tindak lanjuti laporan ini. Tapi, terlebih dahulu kami akan mengeceknya di wilayah setempat melalui instansi terkait. Apabila nantinya diketahui ada lampu jalan yang mengalami kerusakan parah, akan segera diganti tapi kalau hanya rusak bisa akan segera diperbaiki. Kami juga akan berkoordinasi dengan PT PLN untuk melihat kemampuan pasokan listriknya.

Timbas Tarigan, Wakil Wali Kota Binjai

Bantu Pemasangan Listrik dan Akses Air Bersih

Asian Agri Peduli Pendidikan 

BATU ANAM –  Fasilitas dan sarana pendidikan di pedesaan tentu saja berbeda dengan sekolah-sekolah di perkotaan.  Sekolah di pedesaan masih sering memiliki sarana dan fasilitas yang minim, sehingga mempengaruhi kualitas pendidikan yang dihasilkan. Hal  ini dialami oleh SMPN 1 Rahuning dan SD N 017139 Desa Batu Anam Kec. Rahuning Kab. Asahan. Dikarenakan tidak adanya aliran listrik dan sarana air bersih di sekolah ini,  proses belajar mengajar tidak dapat berjalan dengan baik.

Apabila hari hujan,  penerangan  kedalam kelas berkurang. Selain itu SMPN 1 Rahuning yang sudah memiliki laboratorium komputer juga tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya. Demikian juga halnya apabila air bersih tidak tersedia, maka toilet sekolah tidak akan berfungsi sehingga sanitasi sekolah tidak terjamin.

Menyadari kendala yang dialami sekolah tersebut,  Asian Agri Group bekerjasama dengan Tanoto Foundation memberikan bantuan berupa penyambungan arus listrik & instalasi listrik kepada kedua sekolah tersebut.  Selain itu juga dilakukan pemberian bantuan berupa akses air bersih untuk masing-masing sekolah sehingga toilet sekolah sudah dapat berfungsi dengan baik.

Nurman Mulyadi, Group Manager PT. Gunung Melayu anak perusahaan Asian Agri Group mengatakan bahwa,  bantuan ini tidak hanya terbatas pada listrik dan air saja, kedepan PT Gunung Melayu  juga akan melakukan perbaikan rumah guru.

Selain itu Head CSR Asian Agri, Rafmen mengatakan dalam perjalanannya CSR Asian Agri terus mengalami peningkatan, dan harapannya  kedepan kegiatan-kegiatan pro-rakyat ini dapat dilakukan terus secara berkesinambungan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

KUPT (Kepala Unit Pelaksanaan Teknis) Pendidikan Kec. Rahuning, Heri Kusmawan pada sambutannya mengatakan bantuan yang diberikan Asian Agri melalui anak perusahaannya PT.

Gunung Melayu, yakni penyediaan listrik dan air bersih benar-benar sebuah bantuan yang sangat vital, karena sangat bermanfaat untuk peningkatan kwalitas belajar mengajar dan sanitasi sekolah.
Serah terima bantuan dihadiri KUPT Pendidikan Kec. Rahuning, Heri Kusmawan,  Kades Batu Anam, Heriyanto, Kepala Sekolah SMP N 1 Rahuning, Hasan Hasibuan dan Kepala Sekolah SD N 017139.

Sedangkan team perusahaan yang menghadiri acara ini adalah Group Manager Kebun Gunung Melayu, Nurman Mulyadi, Head CSR Asian Agri, Rafmen, Project Manager Tanoto Foundation, Sutrisno, Manager SSL Asian Agri, Lamsaudin Situmeang, Manager Kebun Sentral, Abdi S Tarigan, Manager Kebun Batu Anam, Jainal Lumbantoruan, Manajer Kebun P. Maria, Nyoman Dedy Armada H dan Media Relation Asian Agri, Lidya Veronica.  Selesai serah terima bantuan, kegiatan dilanjutkan denganPelatihan Pelita Pustaka Mini yang dilakukan di Club House PT. Gunung Melayu .

Pelatihan Pelita Pustaka adalah pelatihan  para guru dan kepala sekolah yang bertujuan agar setiap sekolah setidaknya memiliki perpustakaan kecil agar minat baca siswa meningkat. Pelatihan Pelita Pustaka dilakukan oleh Tanoto Foundation yang  selama ini berkolaborasi dengan Asian Agri untuk  melakukan program CSR  untuk bidang pendidikan.  (*/sih)

Membentuk Kader Islam yang Amanah

MAN Tanjung Morawa Gelar Pesantren Kilat Ramadhan

MEDAN – Dalam rangka mengisi bulan  Ramadhan yang penuh hikmah dan berkah, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjung  Morawa Kabupaten  Deli Serdang mengadakan Pesantren Kilat Ramadhan.

Pesantren kilat adalah suatu wahana alternatif kegiatan ekstrakurikuler dalam rangka menetapkan pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap ALLAH SWT bagi peserta didik dengan pola tata kehidupan pesantren yang dilakukan di lingkungan sekolah.  Pesantren Kilat Ramadhan  ini telah sukses dibuka oleh Drs H Torang Rambe MA Kepala Seksi  Mapenda Kemenag  Kabupaten  Deli  Serdang  dan Kepala Sekolah  Muhamad Asrul S ag pada ( 11/8)  di MAN  Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.

Dalam sambutannya, Drs H Torang Rambe  mengatakan  agar peserta  Pesantren Kilat Ramadhan ini  betul betul menjaga kesehatan agar dapat menyerap materi pendidikan dan selalu  menjaga kekompakan .

Acara yang  digagas oleh pihak sekolah ini memilki materi yang sangat mendidik karakter para peserta. Hal ini juga diungkapkan Kepala Sekolah  MAN  Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Muhamad Asrul S ag.  Kegiatan ini, ujarnya,  sangat  positif untuk para pelajar karena di bulan Ramdhan ini harus banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT.  Selain itu  kegiatan ini diharapkan dapat  membenahi kader kader islam kedepan.

Dapat meningkatkan keimanan,  akhlak serta disiplin para siswa terutamanya untuk pembentukan karakternya.  ‘’Sebab sebagai calon pemimpin harus paham agama,  sehingga  bisa menjadi pemimpin yang diridhoi Allah SWT dan sesuai dengan ajaran agama.  Takut melakukan perbuatan yang dilarang agama dan tidak jauh dari konsep islam,”urainya.

Untuk para instruktur dibimbing oleh alumni dan mahasiswa akhir IAIN, yang akan memberikan materi diantaranya, keyakinan dan ketauhidan syariat ibadah dan ahklak, problematika dan psikologi remaja, cara belajar efektif, kepemimpinan manajemen dan organisasi, retorika dan keprotokoleran .  Kemudian kemerdekaan mengeluarkan pendapat, kewanitaan jender  dalam islam, tausyiah,zikir dan doa. Untuk akhir kegiatan dari Pesantren Kilat Ramadhan ini akan diadakan buka bersama di lingkungan sekolah MAN  Tanjung Morawa.  (*/rel)