Home Blog Page 1501

PTPN III Berangkatkan 51 Calon Jamaah Haji

UANG SAKU: SEVP Operation II Sudarman Bhakti Lessaan, SEVP Operation I Darmansyah Siregar dan lainnya saat menyerahkan uang saku kepada jamaah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) memberangkatkan 51 calon jamaah haji.

Pemberangkatan itu dimulai dengan acara Doa Selamat Pelepasan Jamaah Calon Haji Keluarga Besar PTPN III (Persero) Tahun 2023 di Aula Kelapa Sawit Kantor Direksi, Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan pada Rabu (17/5/2023). Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Al-Ustad H. Gamal Abdul Naser Lubis.

“Semoga jamaah calon haji sampai ditujuan dalam keadaan selamat, serta diberikan Allah SWT kesehatan sehingga dapat beribadah di sana dengan baik, dan pulang dalam keadaan sehat dapat berjumpa kembali dengan keluarga di rumah. Dan tak lupa mendoakan perusahaan yang kita cintai ini mendapat keberkahan,” ujar SEVP Operation II, Sudarma Bhakti Lessan dalam sambutannya.

Dalam acara tersebut, PTPN III (Persero) memberikan bingkisan dan uang saku kepada 51 orang jamaah calon haji, yang diserahkan oleh SEVP Operation II,  Sudarma Bhakti Lessan dan Senior Excecutive Vice President (SEVP) Operation I, Darmansyah Siregar didampingi oleh Kepala Biro/Bagian serta jajaran Pengurus IKBI PTPN III (Persero).

Suhartoyo selaku perwakilan jamaah calon haji, menyampaikan terima kasih kepada manajemen PTPN III (Persero) yang telah memberi perhatiannya karena setiap tahunnya mengadakan acara pemberangkatan jamaah haji.

“Dan acara ini diharapkan dapat meningkatkan jalinan silaturahmi diantara keluarga besar PTPN III (Persero). Insha Allah selama di Tanah Suci akan mendoakan PTPN III (Persero) menjadi lebih baik ke depannya,” harapnya.

Sementara itu, Al-Ustad Dr. H. Sugeng Wanto menyampaikan pandangan umum dan ceramah singkat seputar haji. (ila)

Bupati Sergai Ingatkan Pegawainya Bekerja dengan Baik dan Ikhlas

Bupati Sergai H Darma Wijaya saat apel gabungan berikan motivasi kepada para ASN di Lapangan SMP Kotarih.

SERBAJADI, SUMUTPOS.CO – Bupati H Darma Wijaya menyampaikan jika masyarakat, terutama calon ASN, tidak mentah-mentah menerima informasi yang berseliweran dari sumber tak terpercaya. Salah satunya berita bohong yang menyebut jika Bupati Sergai memberi jaminan kepada para guru honorer yang akan diangkat menjadi PPPK, syaratnya memberikan sejumlah uang.

Hal itu disampaikannya saat memimpin apel gabungan ASN yang terdiri dari guru SD, SMP, tenaga kesehatan (nakes), dan pegawai kantor camat se-Kecamatan Bintangbayu, Dolok Masihul, Serbajadi, Kotarih, dan Silinda, di Lapangan SMP Kecamatan Serbajadi, Rabu (17/5).

Menurutnya, kabar bohong semacamnya itu kerap terjadi dan sangat disayangkan kalau ada masyarakat yang terperdaya dan jadi korban. “Perlu saya tekankan, rekrutmen PPPK di Kabupaten Sergai dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku sehingga tidak ada yang namanya uang jaminan atau semacamnya. Kita harus bijak dan cerdas,” tegas Bupati Sergai

Kepada para guru, nakes, dan pegawai kantor, Darma Wijaya juga meminta agar di tahun politik ini rawan modus penipuan yang mengatasnamakan pimpinan daerah dan keluarganya. Untuk itu dia mengingatkan seluruhnya mampu berpikir kritis dan logis menyikapi iming-iming tak jelas yang mencatut nama Bupati, Wakil Bupati, dan Sekdakab Sergai.

Dirinya menjelaskan, Pemkab Sergai sendiri memproyeksikan sebanyak 3.300 tenaga honor dan tenaga teknis akan diangkat menjadi PPPK. Darma Wijaya mengatakan, untuk diangkat sebagai PPPK syarat yang dibutuhkan bukan mahar atau lobi-lobi, melainkan berpatokan pada kinerja.

“Bekerja saja dengan baik dan ikhlas. Tidak perlu lobi sana-sini. Kalau kita kerjanya bagus, target tercapai, masyarakat puas dengan pelayanan kita, tentu saja pimpinan akan melihat dan memperhatikan. Kalau kita menginginkan sesuatu secara instan tanpa usaha, apalagi caranya dengan menyalahi aturan yang berlaku, maka percayalah, semuanya tidak akan jadi berkah,” ujarnya.

Terakhir Bupati juga meminta kepada para pegawai Pemkab Sergai yang bertugas di sekolah, fasilitas kesehatan, dan kantor pemerintah di kecamatan untuk bekerja dengan maksimal demi pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kita bekerja bukan untuk dilayani, melainkan mengabdi sebagai pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

Hadir dalam apel itu, Kepala BKPSDM Dingin Saragih SIP, Kadis Pendidikan Suwanto Nasution SPd MM, Kadis Kesehatan Selamat Hartono SKM MKM, para camat, dan kepala sekolah. ( fad/azw)

Daihatsu Buka Kuartal II Kenaikan Market Share hingga 21,1%

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Membuka Kuartal II Daihatsu kembali catatkan raihan penjualan positif. Secara nasional, penjualan ritel otomotif di Indonesia hingga April 2023 mencapai sekitar 339 ribu unit, atau naik 6,2% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 lalu sebanyak 320 ribu unit.

Pada periode yang sama, penjualan ritel Daihatsu catatkan lebih dari 71 ribu unit, atau naik sekitar 14,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar 62 ribu unit.

Dari capaian tersebut, kontribusi penjualan ritel Daihatsu terhadap market share ritel otomotif nasional sebesar 21,1%, atau naik sekitar 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 19,5%.

Secara volume dan kontribusi model, penjualan ritel Daihatsu pada hingga April 2023 didominasi oleh top 3 model, seperti Sigra sebanyak 21.722 unit, atau berkontribusi sekitar 30,4%; disusul Gran Max PU (Pick Up) 15.204 unit (21,2%); dan Terios 10.204 unit (14,3%).

“Kami bersyukur, hingga April 2023 penjualan Daihatsu raih capaian positif dengan penjualan ritel sebanyak 71 ribu unit, ditambah kontribusi kenaikan market share sebesar 1,6% dibandingkan tahun lalu menjadi 21,1%. Semoga capaian baik ini dapat terus berlangsung, dan pasar otomotif tahun ini dapat lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi: PT Astra Daihatsu Motor – Corporate Communication Department Jl Gaya Motor III No.5, Sunter II, Jakarta Utara (14330), Tel.: (021) 6510300 Ext. 5453
public.relations@daihatsu.astra.co.id. (rel/red)

BPDPKS-ITSI Gelar Seminar Potret UMKM Pekebun

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk menggerakkan dan meningkatkan daya saing kelapa sawit dalam skala industri besar perlu kolaborasi dan sinergitas lima elemen penting yaitu pemerintah, akademisi, pelaku usaha, asosiasi petani sawit dan media. Eksistensi kelapa sawit nasional harus terus diperjuangkan.

Demikian disampaikan Rektor Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Aries Sukariawan, SP, MP dalam sambutannya pada seminar nasional Potret UMKM Pekebun yang mengangkat tema “Pemberdayaan petani dan pelaku usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) guna mendukung sistem dan tata kelola agribisnis kelapa sawit raykat secara berkelanjutan”, digelar di Ruang Sidamanik, ITSI, Jalan Willem Iskander, Medan, Selasa (16/5).

Seminar ini diikuti puluhan peserta dari kalangan petani, akademisi hingga pelaku usaha berbasis kelapa sawit, peneliti, praktisi, serta stakeholder termasuk Kementerian dan Dinas terkait.Hadir pada pimpinan asosiasi atau organisasi petani sawit, pimpinan BPDPKS dan para mitra. Kegiatan yang digelar tiga hari, 15-17 Mei 2023 ini memuat berbagai kegiatan, di antranya talk show UMKM berbasis sawit, seminar, pameran bazar produk perkebunan hingga kunjungan lapangan (field trip) di PPKS dan perusahaan perkebunan sawit.

Rektor Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI), Aries Sukariawan mengatakan bahwa kegiatan ini didasari karena banyaknya permasalahan yang sering dihadapi oleh para petani sawit di Sumatera Utara seperti kurangnya kemampuan dalam pengelolaan bisnis kelapa sawit, kurangnya akses modal dan permasalahan lainnya. “Seminar ini juga bagian dari concern kami untuk mengembangkan industri perkebunan khususnya sawit. Harus ada kolaborasi dan sinergitas lima elemen yaitu pemerintah akademisi, pelaku usaha, asosiasi petani dan media yang jadi penggerak dan bisa meningkatkan daya saing kelapa sawit yang harus kita perjuangkan,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan para narasumber yang kompeten di bidangnya untuk menjadi pembicara pada seminar Sawit Hebat Indonesia Kuat. “Narasumber yang hadir pada seminar ini ada bapak Prasetyo Djati dari Kementan, kemudian bapak Ir Zulkifli Annoor Hasibuan, MAgr dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut dan Kepala Divisi Usaha Kecil Menengah Koperasi (UKMK) BPDPKS bapak Helmi Muhansah,” ujarnya, Selasa (16/5).

Dikatakannya, tujuan dari diselenggarakannya acara ini adalah untuk memberikan pemahaman secara lebih komperehensif tentang standardisasi pengelolaan perkebunan bagi pelaku UMKM khususnya petani atau pekebun secara berkelanjutan (mandatori ISPO). Kemudian, Memberikan alternatif upaya kreatif dan inovatif bagi penyelesaian masalah yang dihadapi petani atau pekebun dan pelaku usaha (UMKM) lainnya.

Dari sisi pengembangan SDM kelapa sawit, ITSI siap menjadi wadah kredibel menciptakan lulusan terbaik bidang sawit dan bidang terkait. Tahun ini, jelasnya, ada 2.000 kuota beasiswa pendidikan kelapa sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). 270 orang atau setara sembilan kelas di antaranya merupakan kuota untuk ITSI. “Kesempatan ini agar digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk bergabung dan belajar di ITSI,” katanya.

Menurutnya, sinergi diperlukan untuk jadi sarana pengembangan UMKM berbasis kelapa sawit. Melalui rangkaian giat Potret UMKM Pekebun ini diharap jadi embrio dalam meningkatkan daya saing sawit Indonesia di kancah internasional.
Ketua LLDikti Wilayah I Sumut, Prof Dr Saiful Anwar Matondang, MA, MPd menyampaikan, kampus berperan menghasilkan SDM sawit, peneliti dan para hali bidang terkait sawit. Ini merupaka upaya meneruskan kesejahteraan kepada masyarakat. Kajian-kajian bernas dari ITSI terkait kelapa sawit dan perkebunan harus bisa membantu petani dan mendukung ekosistem dunia perkebunan nasional, salah satunya untuk mencegah kerugian petani, pengambangan agribisnis, turut menjaga kelestarian lingkungan dan menjalankan perkebunan berkelanjutan.
Dirut PTPN III Dr Ir Mohammad Abdul Ghani sebagai keynote speaker menyampaikan, apresiasi kepada ITSI yang terus menggelorakan dan memperjuangkan pengembangan kelapa sawit dalam berbagai kegiatan yang dikemas menarik. Dari sisi akademis, ITSI berperan aktif memberikan ruang bagi petani dan masyarakat untuk turut memajukan kelapa sawit sebagai komoditi unggulan penghasil devisa terbesar negara.

Walau ia mengakui, masih terdapat berbagai permasalahan, di antaranya, dari 16,3 juta hektare lahan kebun sawit seluruh Indonesia, sekitar enam hektare di antaranya merupakan lahan petani sawit rakyat yang sudah berusia di atas 25 tahun dan memerlukan peremajaan.

Walau berjalan program pemerintah yakni peremajaan sawit rakyat (PSR) namun masih terdapat berbagai soal. Ia mendukung, upaya pengembangan perkebunan oleh berbagai pihak termasuk BPDPKS haruslah paling besar manfaatnya dirasakan petani. Misal untuk peningkatan produktivitasnya dan kredit yang tidak terlalu tinggi.
“Manfaat dan keuntungan sawit paling besar harus dirasakan petani untuk peningkatan produktivitas dan lainnya. Dengan adanya pasar petani terbantu tidak dengan kredit yang tinggi,” Ucapnya.

Sesi seminar menghadirkan tiga narasumber yakti Prasetyo Djati, MSc dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang membawakan materi keterlibatan pekebun untuk menghasilkan minyak sawit berkelanjutan. Ia memaparkan, dari jumlah luasan lahan kebun sawit, enam persen dimiliki perusahaan pemerintah yakni PTPN grup, 41 persen merupakan lahan sawit rakyat dan 53 persen lahan milik perusahaan swasta.

Narasumber berikutnya ialah Ir Zulkifli Anoor Hasibuan, MAgr dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut membawakan materi strategi dinas tersebut dalam mendukung perkebunan kelapa sawit. Lalu narasumber berikutnya ialah Kepala Divisi Usaha Kecil Menegah Koperasi (UKMK) BPDPKS Helmi Muhansah. Sebagai lembaga di bawah Kemenkeu yang bertugas dalam pengembangan kelapa sawit dalam berbagai aspek, pihaknya siap mendukung UMKM berbasis sawit dengan kolaborasi (TZA).(ika/azw)

Swiss-Belinn Medan Tawarkan Tradisi Phang Teh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Swiss-Belinn Medan merupakan salah satu hotel bintang 3 yang dikelola oleh manajemen Swiss-Belhotel International. Terletak di lokasi strategis di Jalan Surabaya yang juga dikenal sebagai pusat kuliner, menjadikan Swiss-Belinn Medan sebagai salah satu hotel pilihan saat berkunjung ke Kota Medan. Hotel ini juga menyediakan akses mudah dan cepat dari dan menuju  Bandar Udara Internasional Kualanamu maupun stasiun.

Bagi masyarakat yang ingin menyelenggarakan pesta pernikahan yang spesial dan sakral di mana para pasangan menyatukan visi dari sebuah hubungan, Swiss-Belinn Medan menyediakan berbagai penawaran istimewa untuk membantu para tamu untuk merealisasikan rencana yang telah disusun dan memastikan seluruh acara dapat berjalan sempurna sesuai dengan harapan.

“Kota Medan dikenal sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya yang masyarakatnya terdiri dari berbagai suku dan kebudayaan. Swiss-Belinn Medan berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk bagi mereka yang ingin menggelar acara Tradisi Minum Teh (Phang Teh), kami menyediakan Paket Phang Teh dengan harga yang cukup kompetitif dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Dhani Harry Prayudhi selaku General Manager Swiss-Belinn Medan.

Adapun 2 pilihan paket Phangteh yang ditawarkan yaitu Paket Dragon seharga IDR 3.600.000 net, termasuk menginap selama 2 (dua) malam di kamar Superior Deluxe, makan pagi untuk 2 orang lengkap dengan honeymoon bed set up, pemakaian 1 venue selama 8 jam dan snack untuk 30 orang. Sementara Paket Phoenix, seharga IDR 5.600.000 net termasuk menginap selama 2 malam di kamar Family Suite dengan honeymoon bed set up dan makan pagi untuk 4 orang, set up acara di dalam President Suite dan sajian snack untuk 30 orang.

Perlu diketahui,Swiss-Belhotel International saat ini mengelola portofolio lebih dari 125* hotel, resor, dan proyek yang berlokasi di Cina, Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Bahrain, Mesir, Iraq, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Australia, Selandia Baru, Swiss dan Tanzania. Grup ini menyediakan layanan pengembangan dan manajemen yang komprehensif dan sangat profesional di semua aspek hotel, resor, dan tempat tinggal yang dilayani. Kantor berlokasi di Hong Kong, Selandia Baru, Australia, Cina, Eropa, Indonesia, Uni Emirat Arab, Vietnam dan Thailand meliputi wilayah Oceania, Asia, Eropa, Middle East, Afrika dan India.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi telepon atau WhatsApp di +62851-5966-5531. Untuk penawaran serta informasi promo terbaru dapat mengunjungi official Instagram @swissbelinnmedan dan swiss-belhotel.com

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi: Sri Rahayu Marketing Communication Officer Swiss-Belinn Medan 0852 6255 8499 gmsecsimd@swiss-belhotel.com swiss-belhotel.(rel/red)

Hidayatullah: Pancasila Jangan Hanya Jadi Slogan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayatullah mengajak masyarakat untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai yang ada di dalam Pancasila. Jangan sampai Pancasila hanya menjadi slogan.

Hal itu disampaikan Hidayatullah ketika menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (17/5/2023). Hidayatullah mengambil contoh sila yang pertama Pancasila yang berbunyi, “Ketuhanan yang maha esa”. “Secara esesnsi dapat dipahami, masyarakat Indonesia harus memiliki moral yang baik karena kita percaya akan adanya Tuhan yang selalu mengawasi gerak-gerik kita. Maka dari itu, seharusnya tidak ada praktek korupsi di negeri ini bila saja kita benar-benar menerapkan Pancasila secara utuh,” ujar tokoh ekonomi Syariah Sumatera Utara ini.

Menurut politisi senior PKS ini, bukan hanya warganya yang wajib mengamalkan Pancasila tetapi para pemimpin negara ini, semisal presiden dan para menterinya juga harus mengamalkan Pancasila secara utuh. “Dengan begitu masyarakat madani yang kita idam-idamkan dapat terwujud,” sebutnya.

Hidayatullah juga mengajak para peserta sosialisasi 4 Pilar yang hadir untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Apalagi di tahun politik sekarang ini, banyak berita hoax bermunculan terutama di media sosial yang menimbulkan kegaduhan. “Mari jadikan pesta demokrasi ini sebagai pemersatu kita bukan malah sebaliknya,” imbaunya.

Dalam paparannya mengenai 4 Pilar MPR RI, Hidayatullah menjabarkan beberapa poin penting yang terkandung di dalamnya seperti: Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Negara Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Peserta sosialisasi 4 Pilar MPR RI kali ini berasal dari tokoh masyarakat Minang yang yang ada di Sumatera Utara. Salah seorang peserta sosialisasi merasa sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Selain menambah wawasan kebangsaan, sekaligus bisa bersilaturahim langsung dengan Hidayatullah. (adz)

Terapkan Budaya Transformasi, PLN Dukung Kelistrikan Sektor Industri dan Bisnis di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) permohonan pasang baru dan penambahan daya serentak sebanyak 6 pelanggan Tegangan Menengah dengan total daya 15.820 Kilo Volt Ampere (kVA).

Kegiatan penandatanganan SPJBTL ini disaksikan langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara antara Manager PLN UP3 Medan Utara, Joy Mart Soaduon Sihaloho dengan PT. Soci Mas, PT. Ruang Pendingin Asia, PT. Ayu Bumi Sejati, PT. Dolpin Primaplas, PT. Nusautama Medicalindo, dan Meriati di Hotel Grand City Hall Medan (16/5/2023).

Manager UP3 Medan Utara, Joy Mart Soaduon Sihaloho, memberikan apresiasi atas kepercayaan para pelaku usaha yang telah mempercayakan kebutuhan listriknya kepada PLN. PLN siap memberikan pelayanan terbaik dan kualitas yang andal agar proses produksi dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha.

“Terima kasih kepada pelanggan setia kami yang telah mempercayakan kebutuhan listriknya kepada PLN. Dengan dilakukan penandatanganan SPJBTL ini, PLN berpotensi memperoleh pendapatan sebesar 4.4 Milyar Rupiah per bulan atau 4.352 Kilo Watt Hour (kWh),” tegas Joy.

Salah satu pelanggan dari PT Soci Mas, Zulfan, menyampaikan PLN telah bertransformasi menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya. Dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, PLN dengan cepat langsung merespon kebutuhan yang diinginkan pelanggan di sektor Industri dan Bisnis. Tidak hanya itu, dalam menanggapi setiap keluhan dan gangguan dari pelanggan, PLN dengan sigap merespon dan mengatasi keluhan dan gangguan yang di hadapi oleh pelanggan.

“PLN saat ini sudah bertransformasi menjadi jauh lebih baik. Hal ini terbukti, PT Soci Mas sudah tidak menggunakan pembangkit milik kami. Selain itu respon PLN dalam menanggapi setiap keluhan dan gangguan yang kami hadapi direspon sangat cepat. Kami merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh PLN,” ungkap Zulfan.

Dalam arahannya, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan PLN UID Sumatera Utara konsisten dalam mendukung program transformasi PLN. Transformasi PLN memiliki empat Aspirasi yang menjadi arah perubahan PLN, yaitu Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused.

“Penandatanganan SPJBTL ini merupakan salah satu transformasi PLN yaitu Lean. Dengan aspirasi Lean, PLN memastikan pengadaan listrik yang andal dan efisien di sektor Industri dan Bisnis. Selain itu, pasokan listrik di Sumatera Utara memiliki cadangan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan khususnya di sektor Industri dan Bisnis,” pungkas Awaluddin.

Ia juga mengajak pelanggan di sektor Industri dan Bisnis untuk mendukung penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui layanan Renewable Energy Certificate (REC) yang sudah diakui secara internasional. (ila)

Ngaku Janda, Ternyata Rosmala Sebayang Pernah Nikah Siri dengan Indra Alamsyah

Rosmala Sebayang (tengah) bersama saksi lainnya hadir memberikan keterangan dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan, Selasa (16/5) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rosmala Sebayang yang mengaku jadi korban penipuan atau penggelapan ternyata memiliki hubungan dengan mantan Anggota DPRD Sumut Indra Alamsyah.

Hal itu diungkapkan Indra Alamsyah membantah pengakuan Rosmala Sebayang yang menuduh dirinya melakukan penipuan terkait penjualan mobil truk Mitsubishi pengangkutan gas elpiji 3 kg BK 8946 CL, di ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (16/5) sore.

“Saya tidak pernah ada niat melakukan penipuan maupun penggelapan terhadap Rosmala, buktinya pada bulan Agustus 2022, saya telah memulangkan uang DP sebesar Rp100 juta untuk pembelian truk tersebut kepada Rosmala melalui transfer,” kata Indra di hadapan majelis hakim yang diketuai Dahlan Tarigan.

Bahkan, kata Indra, saat proses pembayaran uang DP untuk pembelian mobil Truk tersebut, dirinya dengan Rosmala Sebayang memiliki hubungan suami – istri sah secara agama islam.

“Rosmala mengaku sama saya, berstatus janda. Nah, pada Bulan Oktober 2016, saya dengan Rosmala Sebayang menikah siri. Namun pada Tahun 2019, saya dengan Rosmala berpisah,” ungkap Indra Alamsyah.

Mendengar pernyataan itu, sontak saja membuat para pengunjung sidang tercengang. Sebab, awalnya Rosmala ketika memberikan keterangan selalu mengatakan sakit hati dengan perbuatan Indra yang telah menipunya, sambil terisak-isak.

Rosmala juga sempat membuat geram hakim anggota Oloan Silalahi dengan sikapnya yang seolah mencampurkan masalah pribadi dengan persoalan hukum yang saat ini sedang berjalan.

Bahkan, hakim Oloan Silalahi sempat menegaskan bahwa perkara hukum dalam hal ini adalah penyelamatan harta kekayaan dan bukan perasaan.

“Harus saudara ingat terlebih dahulu ya, jadi dalam persoalan ini, intinya menyelamatkan harta kekayaan bukan masalah perasaan,” cetus hakim Oloan.

Hakim anggota lainnya Ahmad Sumardi juga menimpali bahwa pada dasarnya uang yang dikembalikan Indra tersebut sudah menjadi wewenang Rosmala Sebayang sebagai pemilik rekening.

“Uang itu kan sudah masuk, kan sayang uang itu tidak kamu ambil, kan banyak itu. Kenapa gak kamu ambil,” kata hakim Sumardi.

Lucunya, ketika menanggapi pertanyaan hakim tersebut, Rosmala kembali menjawab bahwa dirinya terlanjur sakit hati dan mengikhlaskan uang tersebut.

“Udah lama kali uang saya minta, sudah terlanjur sakit hati saya dan saya pun telah mengikhlaskannya,” jawab Rosmala memperlihatkan rasa sakit hatinya.

Sementara itu, saksi lainya yang merupakan mantan Anggota DPRD Sumut Robby Anangga terkait permasalahan mobil truk BK 8946 CL yang dipersoalkan mengaku miliknya. Namun, anehnya BPKB tersebut bukan atas namanya melainkan milik PT Dirgantara Deli Trans.

Di luar persidangan, Rosmala Sebayang ketika dikonfirmasi wartawan terkait nikah siri tersebut memilih bungkam sembari keluar menuju gedung PN Medan. (man/azw)

Manasik Haji Akbar Kemenag Medan, Jamaah Tertua 89 Tahun

Pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji Akbar Kemenag Kota Medan, di Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, Rabu (17/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 2.152 calon jamaah haji (CJH) Kota Medan yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), mengikuti bimbingan Manasik Haji Akbar Kementerian Agama Kota Medan 1444 H/2023, di Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, Rabu (17/5).

Kepala Kantor Kemenag Kota Medan, H Impun Siregar dalam laporannya mengatakan, tujuan diadakannya bimbingan manasik haji akbar ini, agar semua calon jamaah mampu memahami semua informasi tentang pelaksanaan ibadah haji.

“Tuntutan perjalanan, petunjuk kesehatan dan mampu mengamalkannya pada saat pelaksaan ibadah haji,” ujarnya.

Kemudian, kata Impun, sasaran kegiatan ini bagi haji reguler Kota Medan, terwujudnya jamaah haji yang mandiri dalam melaksanakan ibadah haji dan mencapai haji yang mabrur.

Dari 2.152 CJH Kota Medan yang mengikuti bimbingan, lanjutnya, merupakan jamaah yang telah melunasi Bipih. Dengan rincian, jamaah laki-laki sebanyak 830 orang dan jamaah perempuan sebanyak 1.322 orang.

“Umur jamaah Kota Medan tertua 89 tahun 1 bulan atas nama Maulida Wati. Dan umur jamaah Kota Medan termuda 18 tahun 10 hari atas nama Syahirah Salma,” ungkap Impun.

Kemudian, sambungnya, jumlah jamaah per kecamatan terbanyak adalah Kecamatan Medan Amplas (225 orang). Sedangkan jumlah jamaah per kecamatan terendah adalah Kecamatan Medan Belawan (35 orang).

Ia berpesan kepada calon jamaah yang mengikuti bimbingan selama dua hari ini, mulai 17-18 Mei 2023, dapat menyimak dan memahami materi yang disampaikan narasumber yang dihadirkan Kemenag Kota Medan.

Sementara, materi dan narasumber yang akan disampaikannya diantaranya, Tugas dan fungsi budgeting, penganggaran dan pengawasan BPIH, oleh H M Husni. Kemudian, Kebijakan pemerintah Indonesia tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, oleh H Ahmad Qosbi Nasution.

Kebijakan pemerintah Arab Saudi tentang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, oleh Sultan Effendi. Kebijakan pelayanan kesehatan, oleh Pocut Fatimah Fitri. Terakhir, Alur perjalanan ibadah haji, oleh H Impun Siregar.

Diketahui, kuota haji Kota Medan sebanyak 2.440, dimana yang telah melunasi Bipih tahap dua (12 Mei 2023), tercatat 2.152. (man/azw)