29 C
Medan
Tuesday, April 14, 2026
Home Blog Page 15119

Akhirnya Tembok Lapangan Gajah Mada Roboh

MEDAN- Tembok yang mengelilingi Lapangan Gajah Mada di Jalan Krakatau, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Medan Timur, akhirnya berhasil dirobohkan tanpa ada perlawanan dari ahli waris, Rabu (8/6) pagi. Ratusan petugas dari Dinas TRTB Kota Medan dan Satpol PP Kota Medan, dengan dijaga satu kompi personel Brimob serta puluhan aparat TNI dari Kodim, merobohkan dinding pagar sepanjang 120 meter dengan tinggi 1,70 meter tersebut mulai pukul 06.50 WIB.

Tak butuh berapa lama, dinding pagar yang baru dibangun beberapa waktu lalu itu rata dengan tanah. Setelah tembok pagar tersebut roboh para petugas dari Dinas TRTB, Satpol PP dan Brimob sertan
dari TNI pun meninggalkan lokasi tersebut. Pada perobohan itu, tidak sedikit pun ada perlawanan dari ahli waris atau warga. Padahal satu hari sebelumnya, tepatnya Selasa (7/6) lalu, pembongkaran urung dilakukan karena berpotensi ricuh.

“Pagi sekali, makanya nggak banyak yang tahu. Paling yang melihat, orang-orang yang lagi melintas. Nah, kalau pun mau melawan nggak mungkin juga,” ungkap seorang pekerja pembuat pagar tembok tersebut yang meminta namanya tidak disebutkan, saat ditemui di lokasi.

Namun, pembongkaran yang dilakukan Pemko Medan tersebut mendapat kecaman dari Eldin Rusdi selaku kuasa hukum ahli waris Lapangan Gajah Mada Almarhum Muhammad Basri. Kepada Sumut Pos, pengacara yang mengaku memiliki hubungan kekerabatan langsung dengan ahli waris tersebut menyatakan, sikap dan tindakan yang dilakukan Pemko Medan dengan merobohkan dinding pagar tersebut adalah sikap dan tindakan yang arogan.
“Memang ini belum ada SIMB nya, tapi meskipun demikian kita menyesalkan sikap Pemko Medan. Inilah arogansi Pemko Medan, buktinya banyak bangunan di Medan yang tak punya SIMB, kenapa tidak dibongkar,” ungkapnya.
Lebih lanjut Eldin Rusdi menuturkan, selain itu kekesalan yang dihadapi adalah Pemko Medan tidak menanggapi keinginan atau niat baik dari pihak ahli waris yang telah berusaha untuk melakukan komunikasi atau dialog, guna menyelesaikan persoalan ini.

“Kita telah berupaya melakukan pembicaraan sejak satu atau dua bulan lalu, tapi tidak ditanggapi. Karena hal ini terjadi, maka kami kembali akan berupaya melakukan pembicaran dengan Pemko Medan. Kalau memang tidak ditanggapi, kita akan mencari solusi lain lagi. Persoalan ini memang tidak berkaitan dengan tindak pidana,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kriswan yang dikonfirmasi mengenai pembongkaran itu menyatakan, pihaknya hanya melakukan tugas pembongkaran sesuai dengan instruksi yang ada. “Kami hanya menjalankan tugas. Persoalan izin atau sengketanya, bukan kewenangan kami,” cetusnya.(ari)

Otak Pelaku Ditangkap di Banten

Kaburnya Tahanan Polsekta Sunggal

MEDAN- Perburuan tim yang dibentuk Polsekta Sunggal dan Polresta Medan membuahkan hasil. Feriansyah yangn
diduga sebagai otak pelaku kaburnya tahanan Polsekta Sunggal pada 19 Mei 2011 lalu, diringkus di Pondok Pesantren di Provinsi Banten, sedang tertidur pulas, Selasa (7/6) dini hari pukul 03.00 WIB.

Penangkapan bermula saat petugas mendapat kabar kalau Feriansyah yang terlibat kasus uang palsu ini berada di Banten. Tak mau kehilangan jejak, tim yang dibentuk Polsekta Sunggal dibantu beberapa personel dari Mabes Polri langsung bergerak menuju Banten.

Selanjutnya, petugas melacak keberadaan Fery di Banten. Ternyata, Fery berada di satu pondok pesantren dan ketika itu sedang tertidur pulas. Petugas langsung meringkusnya dan langsung diboyong ke Medan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dari pengakuan Fery, sebelum dirinya melarikan diri ke Banten, dia bersembunyi di kawasan Tanjung Morawa dan Jambi. “Abangku tinggal di Banten. Aku baru satu minggu tinggal di sana. Sebelumnya aku lari ke Tanjung Morawa, terus ke Jambi”, jelas Feri kepada sejumlah wartawan.

Dengan tertangkapnya Fery, kini tinggal dua tahanan lagi yang belum tertangkap yakni Anggi Manurung (38), warga Jalan Binjai Km 7,5 Pasar II, Puskesmas yang terlibat kasus pencurian dan Ismail (38), warga Jalan PDAM Sunggal, kasus narkoba.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Sony Marisi Nugroho Tampubolan SH Sik kepada wartawan membenarkan penangkapan Feriansyah. “Berkat kerja sama dari Timsus Mabes Polri, Feriansyah berhasil kami amankan ketika sedang tertidur pulas di salah satu pondok pesantren yang ada di Kabupaten Pendeglang, Banten,” ungkap Sony. (mag-7)

Penembak Fahri Diduga Oknum Polisi

BELAWAN- Penembakan terhadap Tengku Fahri (27), warga Jalan Bundar Pulo Brayan Bengkel Baru, Medan Timur, di Jalan Tol Balmera Mabar pada Sabtu (4/6) dinihari lalu masih misterius. Pihak PT Jasa Marga Cabang Balmera menyangkal kalau pelaku penembakan tersebut adalah petugas jaga pintu tol Mabar.

“Mana mungkin petugas kami yang melakukan penembakan tersebut. Petugas kami tidak ada diberikan senjata, mau nembak pakai apa?” kata Kasubag Pengamanan Lalu Lintas Tol Cabang Balmera, Nurmawan saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (8/6).

Nurmawan menjelaskan, informasi yang diterimanya dari Dani (21), petugas lapangan yang saat itu di lokasi kejadian, kronologis penembakan yang terjadi di jalan Tol tersebut berawal saat mobil yang dikendarai korban yakni Daihatsu Feroza BK 1060 LO dikejar dua mobil Avanza warna hitam, Xenia warna Silver dan dua sepeda motor.
Tepat di pintu keluar Jalan Tol Mabar, mobil korban diberhentikan mobil Avanza tersebut. Selanjutnya, pengendara mobil Avanza tersebut keluar dan petugas pintu tol terkejut, karena waktu itu yang keluar merupakan oknum polisi berseragam lengkap mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke arah mobil korban.

Selanjutnya, para petugas jaga pintu tol itu langsung lari bersembunyi ke pos satpam yang tidak jauh dari pos pembayaran tiket. Pengendara yang ditodongkan senjata api itu pun panik dan membanting setir dengan memundurkan mobilnya ke belakang. Namun mobil tersebut malah terperosok ke semak-semak di kebun sawit.
Kemudian, setelah terperosok, oknum polisi tersebut mengejar mereka. “Nah, saat itulah petugas kami mendengar ada dua suara letusan tembakan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Hamam saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami masih proses kasus ini Bang,” ujarnya.

Dia menjelaskan, barang bukti sudah mereka dapatkan berupa proyektil peluru yang digunakan untuk melakukan penembakan. Sejauh ini, untuk jenisnya belum diketahui  karena akan dilakukan identifikasi terhadap proyektil tersebut. “Kami akan identifikasi proyektil tersebut untuk mempermudah mencari oknum yang melakukan penembakan tersebut dan kami belum bisa memastikan oknum penembakan tersebut,” jelasnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Labuhan AKP Oktavianus mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah memeriksa lima orang saksi. Tiga saksi merupakan teman korban dan dua saksi lagi merupakan petugas jaga PT Jasa Marga. (mag-11)

Berita sebelumnya: Kritis Ditembak Oknum Petugas

Deli Plaza tak Bisa Lagi Dikunjungi

MEDAN- Para karyawan dan pemilik toko di Deli Plaza Medan memprotes pengurangan fasilitas yang dilakukan manajemen PT Sinar Menara Deli terkait rencana pengosongan gedung untuk pembangunan Deli Grand City. Parahnya lagi, kini pengunjung sudah tidak bisa lagi berada dalam gedung, mengingat gadung lama akan dibongkar.
“Kalau kemarin AC dimatikan, eskalator dan penerangan dibatasi, sekarang pengunjung tidak bisa lagi datang ke Deli Plaza karena bangunan mau direnovasi total,” kata Liong Lai Tjin (51), pemilik Café Fountain yang berada di lantai tiga kepada wartawan, Rabu (8/6).

Meski begitu, Liong Lai Tjin hingga kini masih memilih bertahan di kafenya tersebut. Mengingat belum adanya ganti rugi yang sepadan dari PT Sinar Menara Deli. “Bukan Cafe Fountain saja, toko roti, butik, restoran, suplemen masih memilih bertahan di Deli Plaza. Mereka menunggu kepastian hukum tentang ganti rugi yang mereka terima,” ungkapnya lagi.

Kuasa hukum Cafe Fountain Hilmar Robinso Silalahi SH mengatakan, PT Sinar Menara Deli tidak bisa membatasi fasilitas bagi toko yang bertahan di Deli Plaza, mengingat belum adanya keputusan tetap tantang ganti rugi kepada mereka. Apalagi, sampai melarang pengunjung untuk datang ke Deli Plaza. “Ini bisa diadukan, apapun ceritanya selagi toko lama masih beroperasi di dalam gedung, masyarakat masih boleh masuk ke dalam gedung,” tegas pengacara dari Law Office CK di Jalan Gaharu Medan.

Warno, Kepala Satuan Pengaman Deli Plaza mengakui, peraturan itu memang diberlakukan untuk pembangunan gedung. Jadi pengunjung dan pemilik toko untuk sementara tidak diperbolehkan beroperasi.

“Ya, seperti itu memang,” kata Warno menanggapi pertanyaan wartawan koran ini. “Kalau ingin lebih lengkap bisa ditanya langsung dengan Humasnya bernama Hanafi,” imbuh Warno.

Saat ditemui bagiaan Humas di lantai IV, Hanafi sedang tidak berada di ruang kerjanya. “Bapak Hanafi tidak ada di kantor, ia jarang datang, kalau mau menemuinya Jumat pagi saja datangnya,” kata karyawan pengelola gedung Deli Plaza.

Amatan wartawan koran ini, hampir seluruh toko-toko lama sudah tidak beroperasi lagi. Hanya tinggal beberapa toko saja yang memilih bertahan. Seperti toko obat-obatan, makanan dan toko sepatu. Eskalator (tangga jalan), lift, AC dan lampu sudah tidak berfungsi seperti biasanya. Bahkan beberpa dari pihak pengembang sudah melakukan pembongaran beberapa ruangan baik di dalam gedung dan di luar gedung.

Warno, Kepala Satuan Pengaman Deli Plaza mengakui, peraturan itu memang sudah diberlakukan untuk pembangunan gedung. Jadi pengunjung dan toko yang masih bertahan untuk sementara tidak diperbolehkan lagi beroperasi. “Ya, seperti itu memang,” kata Warno menanggapi pertanyaan wartawan koran ini. “Kalau ingin lebih lengkap bisa ditanya langsung dengan Humasnya bernama Hanafi,” imbuh Warno.

Saat ditemui bagiaan Humas di lantai IV, Hanafi sedang tidak berada di ruang kerjanya. “Bapak Hanafi tidak ada di kantor, ia jarang datang, kalau mau menemuinya Jumat pagi saja datangnya,” kata karyawan pengelola gedung Deli Plaza.(omi)

Peralihan Musim, Siang Panas dan Malam Hujan

BELAWAN- Perubahan iklim dan cuaca ekstrim terus terjadi beberapa hari belakangan ini. Ternyata, hal tersebut disebabkan peralihan angin atau sering disebut masa pancaroba. BMKG Maritim Belawan menyebutkan, hal tersebut terjadi karena peralihan angin timur ke angin barat sehingga menyebabkan cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini.
“Kalau siang panas sekali, sedangkan malam hari tiba-tiba hujan deras. Itu akibat peralihan angin,” ujar Kepala Kelompok Pengolahan Data BMKG Maritim Belawan Ramos L Tobing, di kantornya, kemarin.

Ramos mengatakan, dari Januari hingga April merupakan musim angin timur. Sedangkan memasuki Mei hingga Juni, sudah mulai memasuki musim angin barat. Lebih lanjut, dia menambahkan, beberapa bulan lalu suhu di Kota Medan mencapai angka maksimal, 36 derajat celcius. “Namun, kalau sekarang sudah memasuki musim angin barat, diprediksi suhu di Kota Medan maksimumnya 32 derajat celcius sedangkan minimumnya 24 derajat celcius,” tandasnya.
Sementara itu, Staf Kelompok Pengolahan Data BMKG Maritim Belawan yang mendampingin Ramos mengatakan, untuk tiga gari ke depan Kota Medan berpotensi hujan pada malam hari. “Hujan akan turun pada sore atau malam hari. Tetapi setelah tiga hari kedepannya, Kota Medan akan kembali panas dan potensi untuk hujan berkurang,” ujarnya.

Untuk, tinggi gelombang di perairan Timur Belawan berjalan normal. Tinggi gelombang sekitar 0,5 sampai 1 meter. Sedangkan, di sebelah Utara Perairan Aceh berpotensi gelombang tinggi sekitar 2-3 meter. “Untuk nelayan diimbau agar tetap waspada atas peralihan cuaca ini.  Kami tidak bisa melarang nelayan agar tidak melaut, tapi kami hanya memberikan imbauan,”tandasnya.(mag-11)

Urus Kartu Keluarga 4 Bulan tak Selesai

087867207xxx

Yth Bapak Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan. Saya mengurus Kartu Keluarga (KK) untuk pembuatan KK anak saya yang baru menikah. Saya mulai mengusur Januari 2011 melalui Kelurahan Pahlawan, Me dan Perjuangan. Anehnya, sampai saat ini belum selesai. Sudah saya ta nyakan kepada kelurahan via kep ling, jawabannya masih belum selesai di kantor Disdukcapil apa begitu lamanya Pak pengurusan KK? Wassalam.

Cuma 4 Hari

Terimakasih pertanyaannya, kami jelaskan untuk pengurusan dipenerbitan KK tetap melalui surat pengantar dari kecamatan. Apabila sudah ada pengantar dari camat, kami baru menerbitkan KK-nya. Jadi, kepada masyarakat silahkan cek surat pengantar camat-nya apakah sudah dikirimkan.

Di Kota Medan, untuk pengurusan KK hanya 4 hari paling lama 7 hari, pengurusan hanya dilakukan apabila ada surat pengantar dari kecamatan. Kemudian, kami tak akan selama 4 bulan dalam pengurusan KK.

Kami minta, jangan ada yang menjual-jual nama Disdukcapil atas pengurusan KK yang tak tuntas. Semua kami tuntaskan, apabila ada surat pengantar kecamatan.

Darussalam Pohan
Kadisdukcapil Kota Medan

Datangi Kantor Camat

Persoalan pengurusan Kartu Keluarga (KK) memang tetap menjadi keluhan di kalangan masyarakat. Bila selama ini pihak kecamatan sebagai pencetak KTP dan Disdukcapil sebagai pencetak KK, sebenarnya sudah cukup baik sistemnya.

Perlu diketahui bersama, sekarang ini sistem pengurusan KTP dan KK juga sudah sistem on-line. Jadi, untuk pola pengurusannya sudah sangat lebih baik. Apabila masih ditemukannya keterlambatan penyelesaian pengurusan KK, sebaiknya masyarakat mendatangi ke kantor camat setempat untuk mempertanyakan langsung urusan KK. Karena dengan cara seperti itu diketahui urusannya sudah tuntas, ditahan atau memang tak ada yang mengurus.

Ilhamsyah SH
Ketua Komisi A DPRD Medan

Padukan Sains dan Keimanan

Islamic International School Darul Ilmi Murni

Belakangan ini mutu sumber daya manusia (SDM)  dinilai lemah. Satu solusi untuk mengatasi hal ini adalah membenahi informasi teknologi, edukasi maupun segi keagamaan.

Pendiri Yayasan Pendidikan Islam Haji Masri (YPI HM) Islamic International School Darul Ilmi Murni (IIS DIM) H Masri Nur diwakili Ketua Umum H Dedi Masri mengatakan, hampir semua lembaga pendidikan Islam berorientasi kepada program keagamaan.

“Padahal untuk bersaing di tengah-tengah persaingan global diperlukan penguasaan sain dan teknologi, di samping keimanan dan ketaqwaan,” jelasnya, Rabu (8/6).

IIS DIM yang beralamat di Jalan Besar Namorambe Titikuning Deli Serdang ini juga berusaha menerapkan lembaga pendidikan berwawasan internasional yang diharapkan mampu melahirkan generasi-generasi qurani, menguasai Iptek dan mampu menjadi insani pelopor pembangunan.
“Dengan moto ‘Religious-Smart-Responsible’ kami berusaha berpacu seoptimal mungkin mencapai harapan-harapan tadi,” terang Dedi.

Sekolah yang berdiri Maret 2003 ini mengasuh pendidikan dari jenjang Play Group, TK, SD, SMP, SMA dan SMK Pariwisata Plus serta Institut Al Quran.
“Orangtua siswa boleh memilih sistem pembelajaran yang mereka minati. Seperti fullday school, boarding school atau asrama. Dengan menerapkan konsep belajar serta praktik, siswa diharapkan memiliki pengalaman lebih di bidangnya masing-masing,” tutur Dedi.

Tak hanya dari segi akademik, lanjut Masri , IIS DIM juga memfasilitasi setiap siswa yang memiliki bakat dan kemampuan khusus, baik di bidang akademik maupun seni budaya dan olahraga. “Kami menyediakan banyak program ekskul yang didukung fasilitas, sarana dan prasarana yang cukup lengkap. Seperti laboratorium IPA, komputer, bahasa, seni dan berbagai sarana pendukung lainnya,” tuturnya.
IIS DIM juga menggelar studi tour dan wisata ke luar negeri maupun dalam negeri. Hal ini untuk mempererat kerjasama dengan relasi-relasi baik dalam bidang pertukaran sistem pendidikan dan budaya serta praktik-praktik usaha dan industri. “Siswa juga selalu dibimbing untuk mengikuti program kegiatan siswa seperti kebahasaan yang terdiri dari English Day, English Morning, English Creative Program dan sebagainya,” ujar Masri. (saz)

Honda Gelar Adu Jagoan Irit Revo 2011

MEDAN-Kota Medan kembali akan dihebohkan dengan ajang spektakuler dari Honda yang menggelar acara Adu Jagoan Irit Revo(AJIR) 2011 pada 12 Juni 2011 mendatang.

Gelaran acara tersebut akan berlangsung di Carrefour Jalan Djamin Ginting Medan diyakini akan mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat, khususnya para pengguna Honda Absolute Revo 110 cc yang secara langsung dapat membuktikan sendiri keiritan motor jagoannya dan berkesempatan membawa pulang hadiah uang tunai jutaan rupiah.

Ajang AJIR 2011 sendiri telah diadakan sejak 22 Mei sampai 12 juni 2011 di 10 kota besar di indonesia, yakni Tanggerang, Cirebon, Sidoarjo, Semarang, Sleman, Pekanbaru, Makassar, Lampung, Medan dan Palembang.
Arifin Posmadi, General Manager CV Indako Trading Co, selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara, mengungkapkan, sangat menyambut baik gelaran AJIR 2011 di Kota Medan, karena masyarakat khususnya pengguna Absolute Revo 110 cc akan dapat membuktikan sendiri keiritan motor Honda.

“Selama ini predikat sebagai motor irit memang dipegang Honda. Ajang ini kami harapkan semakin mengukuhkan bahwa teknologi keiritan Honda bukan hanya sekadar slogan, namun benar-benar dapat dibuktikan,” ujar Arifin Posmadi.

Untuk mengikuti AJIR 2011, Honda menetapkan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta. Di antaranya pria/wanita berpasangan, diwajibkan memiliki KTP dan SIM C yang masih berlaku dan boleh menggunakan Varian Honda Absolute Revo 110 cc (tahun 2009 ke atas).

Kemudian, keabsahan sepeda motor dibuktikan dari STNK yang masih berlaku, kondisi motor dalam keadaan standar, demikian juga dengan perlengkapannya seperti spion, body motor dan yang lainnya masih terpasang lengkap, serta beberapa persyaratan lainnya.

Pelaksanaan lomba terbagi dua hari, yakni Sabtu dan Minggu. Hari pertama, semua motor peserta akan diperiksa dan oli serta busi akan diganti, kemudian dilanjutkan dengan memberikan penjelasan soal safety riding, aturan dan rute lomba  pada peserta.

Tepat di hari kedua, panitia akan memasangkan tabung bensin dan pengukuran awal BBM. Selain berboncengan, rute yang digunakan juga menyerupai perjalanan sehari-hari, sehingga tidak ada jalur khusus yang memuluskan perjalanan para peserta.

Di garis finish, panitia akan melepas tabung bensin sekaligus melakukan pengukuran akhir BBM untuk menentukan pemenang lomba. Dalam gelaran Adu Jagoan irit revo tersebut para peserta nantinya dapat menikmati suguhan acara serta games-games menarik, hingga di akhir acara para peserta akan dihibur oleh penampilan group Band papan atas tanah air Yovie & Nuno.

Gunarko Hartoyo, Promotion Manager CV Indako Trading Co, mengungkapkan, selain memberi kesempatan konsumen membuktikan keiritan Honda Revo, Adu Jagoan Irit Revo 2011 juga bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penghematan BBM. ”Kami berharap kegiatan ini nantinya dapat berjalan baik dan memberikan nilai positif bagi kita semua.  Silakan hubungi dealer-dealer Honda terdekat untuk mendapatkan informasi  lebih jelas,” pungkas Gunarko Hartoyo. (rel/mag-9)

Motor Pertama Mesin 4 Valve DTS-i

Bajaj Pulsar

MEDAN- Bajaj Pulsar merupakan motor pertama yang menggunakan mesin 4 Valve DTS-i. Mesin ini dapat menghasilkan 13,5 SHP di 9000 rpm dan torsi 11.4 Nm di 7500 rpm. Dengan kata lain, akselerasi dari 0-60 Km/jam hanya dalam 5,1 detik.

Hal ini dikatakan Chairul Azwar, Marketing Executive Premier Motor Utama, main dealer of Bajaj di Jalan M Yamin Medan. “Motor sporti ini memiliki tenaga besar yang memberikan kepuasan dalam berkendara,” ujar Chairul.
Kelebihan lain yang dimiliki Bajaj Pulsar ini, terletak pada karburator, dimana suplai bahan bakar diperoleh melalui sebuah venturi karburator Ucal Mikuni berukuran 26mm. Evolusi lanjutan dilakukan dalam desain ruang bakar sehingga mesin dapat beroperasi dalam rasio 9:8:1.

Selain itu, dengan teknologi ExhausTEC, sistem gas buang  mampu meningkatkan torsi mesin secara drastis saat putaran rendah sehingga pengendara tidak perlu mengoper gigi terlalu sering. Knalpotnya juga mempunyai kualitas suara yang khas dan unik. “Kami telah memberikan hak paten atas inovasi ExhausTEC,” tambah Chairul.
Bajaj ini menggunakan Digital Twin Spark Ignition (DTS-i) yang merupakan sebuah revolusi dalam era berkendara motor modern. Teknologi yang menggunakan busi kembar ini memberikan performa yang fenomenal. Dan DTS-i juga dipatenkan oleh bajaj Auto.

Motor ini juga dilengkapi pengamanan sempurna dengan rem cakram berdiameter 240 mm di roda depan dan rem teromol diameter 130 mm di roda belakang. Untuk bentuk bodi, motor ini mengusung konsep motor sporti dengan tangki bensin berbentuk klasik dengan lekukan lutut. Saat dikendarai, dudukannya membuat paha lebih nyaman, sayap tangki yang tajam dan model tutup tangki seperti pada pesawat. Dengan bentuk stang, posisi pengendara akan tetap nyaman. Sedangkan joknya terpisah (split-seat) yang merupakan ciri  motor semua Pulsar.

Suspensi dengan 2 tipe berbeda membawa motor ini sangat nyaman dikendarai walau pada jalanan bergelombang. Suspensi depan menggunakan garpu teleskopik terbaru (stroke 130). Sedangkan bagian belakangnya memakai suspensi NitroX. Keduanya dirancang untuk meredam guncangan. “Sebagian teknologi pada motor Pulsar merupakan hak paten sendiri, karena itu, semua teknologi terbaru ada pada motor ini,” pungkas Chairul. (mag-9)

Desain Mewah, Harga Rp874 Juta

New Mazda CX-9

Mazda kembali mengeluarkan jenis tipe SUV yang mengusung kenyamanan dan menawarkan kemewahan, New MAzda CX-9. Mobil pabrikan Jepang ini memiliki kapasitas mesin 2.500 cc

Business Consultant Mazda Medan Ririn mengatakan, banyak kelebihan yang dimiliki New MAzda CX-9. Salah satu keunggulannya ada pada audionya. Sebab, mobil ini memiliki audio merk BOSE. “Merk ini merupakan salah satu merk terbaik untuk audio mobil. Selain itu, merk audio keluaran dari Amerika ini juga sangat bagus, karena suara yang dihasilkan tidak akan berpengaruh pada getaran yang ditimbulkan oleh mobil,” kata dia.
Dikatakannya, pada interior kemewahannya bisa dilihat dari jok mobil yang terbuat dari kulit sehingga membuat para penumpang  lebih nyaman duduk. Selain itu warna interior mobil disenadakan dengan warna eksterior mobil. Mobil yang bisa menampung 7 penumpang ini juga dilengkapi sensor kamera yang terletak di audio (dekat dengan pengemudi).  Teknologi lainnya adalah Teknologi Smart Key, yakni teknologi yang lebih memudahkan menghidupkan mobil.

“Biasanya untuk menghidupkan mobil dibutuhkan kunci, tetapi dengan smart key cukup menggunakan tombol yang terletak di dekat pengemudi,” paparnya.
Selain itu, lanjutnya, mobil ini juga menyediakan rain sensor atau sensor hujan. Dengan teknologi ini start engine yang terletak di kaca depan mobil akan bergerak sesuai dengan kekuatan atau deras hujan.
Untuk keamanan mobil,  pengereman menggunakan ABS-EBD serta dilengkapi  6 air bag.   Mobil ini dipasarkan Rp874 juta. “Standar keamanan Mazda sudah mencapai standar Eropa,” pungkas Ririn. (mag-9)