Home Blog Page 1526

Pemenang Lelang Revitalisasi Tahap Kedua Lapangan Merdeka Diumumkan, Pengerjaan Dilakukan Bulan Ini

BINCANG: Wali Kota Medan Bobby Nasution berbincang terkait revitalisasi Lapangan Merdeka Medan. Pemenang lelang revitalisasi tahap kedua telah diumumkan, dan pengerjaannya ditarget dimualia Mei 2023 ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan memastikan proses pengerjaan revitalisasi Lapangan Merdeka Medan, terus dilakukan. Bahkan saat ini, pemenang tender lelang revitalisasi Lapangan Merdeka Medan tahap kedua, telah diumumkan. Untuk itu, Pemko Medan juga memastikan, revitalisasi tahap kedua akan dilakukan pada Mei ini juga.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, Endar Sutan Lubis mengatakan, pengerjaan tahap pertama revitalisasi Lapangan Merdeka Medan yang meliputi pemasangan bor pile atau pondasi tiang pancang dan penggalian basement, telah selesai dilakukan sejak Februari 2023 lalu.

“Insya Allah, pengerjaan tahap kedua revitalisasi Lapangan Merdeka akan dilakukan Mei 2023 ini juga. Apalagi, pemenang lelang telah diumumkan beberapa hari lalu,” ungkap Endar, Jumat (12/5).

Saat ini, lanjut Endar, pihaknya tengah menunggu hasil audit pengerjaan tahap pertama yang telah selesai dilakukan.

“Kami masih menunggu hasil audit pengerjaan tahap pertama yang telah selesai dilakukan. Begitu hasil audit selesai, maka pengerjaan revitalisasi tehap kedua langsung dimulai,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, pada revitalisasi tahap pertama, sebanyak 1.800 bor pile dipasang, yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi Lapangan Merdeka Medan sebagai ruang terbuka hijau (RTH), sekaligus cagar budaya. Selain RTH dan cagar budaya, Endar menjelaskan, revitalisasi ini juga ingin menjadikan lapangan yang dulunya sebagai alun-alun itu, sebagai ruang publik sekaligus tempat interaksi dan ragam kegiatan bagi warga Kota Medan.

Dia mengatakan, pengerjaan tahap kedua nanti akan fokus untuk pekerjaan struktur yang meliputi pekerjaan pendahuluan, tanah, struktur bawah, dan struktur atas. Diikuti pekerjaan arsitektur, yang meliputi pekerjaan arsitektur lantai ground floor, lantai basement 1, dan lantai basement 2.

“Pekerjaan arsitektur lantai ground floor meliputi pekerjaan arsitektur panggung rakyat, dog house, cerobong, area lobby, dan tangga serta kanopi,” beber Endar.

Sedangkan pekerjaan arsitektur lantai basement 1, jelas Endar, meliputi pekerjaan arsitektur museum, arsitektur city planning gallery, arsitektur studio, arsitektur parkir sisi timur, arsitektur parkir sisi barat, arsitektur parkir sisi utara, arsitektur parkir sisi selatan, serta arsitektur orientasi dan penerimaan.

Sementara untuk pekerjaan arsitektur lantai basement 2, meliputi pekerjaan permanen art gallery, arsitektur temporary art gallery, arsitektur studio, arsitektur parkir sisi timur, arsitektur parkir sisi barat, arsitektur parkir sisi utara, arsitektur parkir sisi selatan, serta pekerjaan arsitektur city planning gallery dan perjamuan.

Kemudian, pekerjaan interior lantai basement 1, mencakup pekerjaan interior museum, interior city planning gallery, interior studio, interior sisi timur, arsitektur parkir sisi barat, arsitektur parkir sisi utara, arsitektur parkir sisi selatan, serta pekerjaan interior orientasi dan penerimaan.

Sementara itu, untuk pekerjaan interior lantai basement 2, papar Endar, meliputi pekerjaan permanent art gallery, pekerjaan interior temporary art gallery, intrerior studio, interior parkir sisi timur, interior parkir sisi barat, interior parkir sisi utara, interior parkir sisi selatan, dan interior area perjamuan.

Selain itu Endar mengatakan, pekerjaan tahap kedua juga akan diisi dengan pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing. Untuk perkerjaan mekanikal dan plumbing, mencakup pekerjaan instalasi air bersih, instalasi air bersih recycling, instalasi air kotor dan bekar, instalasi air hujan, instalasi pemadam kebakaran, dan instalasi tata udara serta ventilasi.

Sedangkan pekerjaan elektrikal, lanjut Endar, meliputi pekerjaan panmel dan kabel feeder, kabel tray, penerangan dan stok kontak, penangkal petir dan grounding, serta pekerjaan utilitas dan sambungan PLN.

“Di samping itu, juga dilakukan pekerjaan transportasi dalam gedung, yakni pekerjaan dan pengadaan elevator,” sebutnya.

Endar juga mengatakan, dilakukan pekerjaan elektrikal yang di dalamnya mencakup pekerjaan fire alarm, tata suara, information communication and technology, serta pekerjaan pemasangan sistem CCTV dan instalasi.

“Di pengerjaan tahap kedua ini, kami juga akan melakukan pekerjaan drainase, yang meliputi pekerjaan persiapan, pekerjaan drainase dan longsorage, pelengkap, pompa dan instrumentasi, serta pekerjaan drainase dan kolam resapan,” ujar Endar, seraya mengatakan, akan diikuti dengan pekerjaan landscape dan hardscape.

Sejak dilakukannya pekerjaan tahap pertama revitalisasi Lapangan Merdeka Medan hingga kini, Endar mengaku, pekerjaan yang dilakukan berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah, sejauh ini semua lancar, tidak ada kendala dalam pekerjaan revitalisasi yang dilakukan. Mudah-mudahan seluruh pekerjaan bisa selesai sesuai target yang ditetapkan Pak Wali Kota, yakni Juli 2024,” pungkasnya. (map/saz)

KPPU Soroti Dugaan Persekongkolan Tender

KETERANGAN: Kepala KPPU Kanwil 1, Ridho Pamungkas, saat menyampaikan keterangan. Bagus Syahputra/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) kini ikut menyoroti proyek ‘lampu pocong’. Karena diduga ada persengkongkolan dalam proyek gagal yang menelan APBD Kota Medan mencapai Rp25 miliar tersebut. Namun, proses pembayaran kepada pihak kontraktor baru senilai Rp21 miliar. Wali Kota Medan Bobby Nasution, pun meminta kepada kontraktor yang menangani proyek tersebut, untuk mengembalikan dananya 100 persen.

Kepala KPPU Kantor Wilayah (Kanwil) 1, Ridho Pamungkas mengungkapkan, Pemkoa Medan menilai tidak ada perencanaan dengan baik yang dilakukan pihak kontraktor. Sehingga menghasilkan proyek gagal dalam pembangunan lampu penerangan jalan umum itu.

Namun, dia menjelaskan, persoalan kegagalan pelaksanaan pekerjaan suatu proyek, dapat disebabkan berbagai faktor.

“Seperti kurangnya perencanaan yang matang, kurangnya pengawasan, ketidakmampuan pelaksanaan, kesalahan manajemen, kekurangan sumber daya, perubahan regulasi, ataupun juga dapat terjadi karena adanya persekongkolan dalam tender,” ungkap Ridho, Jumat (12/5).

Ridho pun menjelaskan, ada beberapa indikasi yang dapat dicermati terkait adanya dugaan persekongkolan dalam satu proses tender, seperti ketidaksesuaian antara pemenang tender dan kapabilitasnya.

“Pemenang tender tidak memiliki pengalaman atau kapabilitas yang memadai untuk menyelesaikan proyek yang diberikan,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, adanya pelanggaran prosedur dalam tender, pokja mengabaikan proses evaluasi yang objektif, sehingga menghasilkan pemenang yang tidak qualified. Dan selanjutnya, menurut Ridho, adanya kelemahan dalam pengawasan pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Dari penelusuran di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) terkait Proyek Penataan Lansekap pada Satker Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, diketahui terdapat 8 paket pekerjaan sejenis untuk 8 ruas jalan yang ditenderkan dan dikerjakan oleh 6 kontraktor.

Terkait persoalan adanya pemecahan paket untuk pekerjaan sejenis, Ridho menilai, hal tersebut tidak menjadi persoalan, demi mengakomodir pelaku usaha kecil, sepanjang pemecahan paket tersebut bukan bertujuan untuk menghindari tender dengan cara penunjukkan langsung.

Namun demikian, dia menemukan adanya kejanggalan dalam proses pelaksanaan tender yang tayang di LPSE. Pada masing-masing paket pekerjaan hanya ada satu perusahaan yang memasukkan dokumen penawaran.

“Secara detail, kami belum mengetahui mengapa hanya ada satu penawaran dari masing-masing paket. Bahkan pemenang pada satu paket, tidak memasukkan penawaran pada paket yang lain. Atau dapat dikatakan, tidak terjadi persaingan dalam tender tersebut, seolah-olah tender telah dikondisikan,” jelas Ridho.

Ridho pun menjelaskan, semestinya di akhir 2022 sudah bisa putus kontrak dengan alasan satu pihak tidak memenuhi kewajibannya yang telah disepakati dalam kontrak tender. Seperti tidak memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan, tidak menyediakan kualitas yang diharapkan, dan tidak mampu atau tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan persyaratan kontrak.

“Termasuk ketidakmampuan finansial, masalah keahlian teknis, atau pelanggaran peraturan atau persyaratan hukum lain,” pungkasnya. (gus/saz)

Rupiah Merosot

SUMUTPOS.CO – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan Jumat (12/5) merosot di tengah penguatan indeks dolar AS karena kekhawatiran plafon utang Amerika Serikat (AS).

Rupiah pada Jumat (12/5) sore ditutup melemah 29 poin atau 0,20 persen ke posisi Rp14.751 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.722 per dolar AS.

“Rupiah berbalik melemah terhadap dolar AS. Pergerakan indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, terlihat menguat ke level 102 sejak semalam,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat.

Ariston mengatakan penguatan dolar AS tersebut dipengaruhi oleh posisi dolar sebagai aset safe haven yang mana pasar mengkhawatirkan masalah plafon utang (debt ceiling) AS dan kondisi perbankan AS serta pelambatan ekonomi China.

Penguatan dolar AS juga bisa dikarenakan indikasi bahwa bank sentral AS atau The Fed belum memikirkan opsi pemangkasan suku bunga acuannya.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen pada Kamis (11/5/2023) mendesak Kongres untuk menaikkan batas utang federal 31,4 triliun dolar AS dan mencegah gagal bayar yang belum pernah terjadi sebelumnya yang akan memicu penurunan ekonomi global.

Kekhawatiran tentang krisis perbankan regional AS meningkat setelah saham PacWest Bancorp anjlok 23 persen pada Kamis (11/5/2023).

Pemberi pinjaman yang berbasis di Los Angeles itu mengatakan simpanannya menurun dan telah membukukan lebih banyak jaminan ke Federal Reserve AS untuk meningkatkan likuiditasnya.

Pemerintah federal AS dapat kehabisan uang untuk membayar tagihannya paling cepat 1 Juni, kata Departemen Keuangan, kecuali plafon utang dinaikkan.

Pembicaraan mendetail tentang peningkatan plafon utang pemerintah AS sebesar 31,4 triliun dolar AS dimulai pada Rabu (10/5/2023) dengan Partai Republik terus bersikeras pada pemotongan pengeluaran, sehari setelah Presiden Demokrat Joe Biden dan Kevin dari Partai Republik bertemu mengenai masalah tersebut untuk pertama kalinya dalam tiga bulan.

Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pada Kamis (11/5/2023) bahwa gagal bayar utang AS yang dipicu oleh kegagalan untuk menaikkan plafon utang negara itu akan memiliki “dampak yang sangat serius” bagi ekonomi AS serta ekonomi global, termasuk kemungkinan biaya pinjaman yang lebih tinggi.

Sementara itu, kekhawatiran tentang lemahnya permintaan di China juga membuat investor berhati-hati.

Data harga konsumen China pada April naik pada kecepatan yang lebih lambat dan meleset dari ekspektasi, sementara deflasi gerbang pabrik semakin dalam, menunjukkan lebih banyak stimulus mungkin diperlukan untuk mendorong pemulihan ekonomi pasca-COVID-19 yang tidak merata.

Rupiah pada pagi hari dibuka menurun ke posisi Rp14.762 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.736 per dolar AS hingga Rp14.770 per dolar AS.

Sementara kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat melemah ke posisi Rp14.752 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.722 per dolar AS. (jpc/ram)

Pacu Transaksi Kartu Debit, Bank Muamalat Gelar Program Berkah Seru

Test drive: Direktur Utama PT Bank Muamalat, Indra Falateh (kedua dari kiri) mencoba hadiah motor bersama Head of Retail Funding and Transaction Bank Muamalat, Wang Wardhana dalam seremoni program Program berhadiah Berkah Seru Muamalat di Jakarta, Jumat (12/5).istimewa/sumut pos.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menggelar program berhadiah Berkah Seru Muamalat bagi nasabah pengguna kartuShar-E Debit Muamalat. Program ini merupakan wujud apresiasi kepada nasabah sekaligus bagian dari rangkaian perayaan milad Bank Muamalat ke-31.

Direktur Utama Bank Muamalat Indra Falatehan mengatakan,jumlah transaksi kartu Shar-E Debit Muamalatper April 2023 sebanyak 409.510 transaksi dengan porsi transaksi melalui mesin EDC sebanyak 92% dan online sebanyak 8%. Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan transaksi kartu Shar-E Debit Muamalat.

“Kami terus melakukan inovasi dan peningkatan fitur pada kartu debit. Salah satunya adalah bisa digunakan untuk bertransaksi secara online. Oleh karena itu, melalui program ini kami optimistis volume maupun jumlah transaksi kartu debit dapat meningkat,” ujarnya.

Seluruh nasabah Bank Muamalat yang memiliki rekening yang terhubung dengan kartu Shar-E Debit Muamalat dan mobile banking Muamalat DIN, kecuali nasabah Bank Muamalat cabang Kuala Lumpur, dapat berpartisipasi dalam program ini.Periode program dimulai sejak 1 Mei hingga 31 Oktober 2023.

Kartu debit Bank Muamalat selain dapat digunakan untuk transaksi secara offline melalui EDC merchant maupun online (e-commerce dan online shop) serta tarik tunai di seluruh jaringan VISA di dalam maupun luar negeri.

Fitur keamanan pada debit online kartu Shar-E sudah tersertifikasi oleh VISA (Verified by VISA Secure Code). Pengamanan transaksi pada fitur ini menggunakan teknologi 3D Secure dengan validasi One Time Password (OTP) berupa PIN 6 digit yang dikirimkan melalui SMS. Tujuan OTP adalah untuk memastikan keamanan transaksi antara merchant dan pelanggan seolah keduanya bertransaksi secara tatap muka.

Sebagai informasi, pada 1 Mei 2023 Bank Muamalat memperingati milad ke-31 tahun dengan mengusung tema “Terdepan, Tangguh, Tepercaya”. Melalui tema ini,Bank Muamalatingin menekankan nilai-nilai yang telah menjadi pijakan selama 31 tahunterakhir yaitu menjadi bank yang selalu terdepan dalam inovasi, tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi, serta tepercaya dalam menjaga amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan masyarakat. (rel/ram)

Percepat Penurunan Stunting, Pemko Tebingtinggi akan Laksanakan Program BAAS

STUNTING: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi ketika membuka kegiatan penurunan stunting di Kota Tebingtinggi, Pemko Tebingtinggi akan segera melakukan Program Bapak Asuh Anak Stunting.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTNGGI, SUMUTPOS.CO – Guna mempercepat penurunan stunting di Kota Tebingtinggi, Pemko Tebingtinggi akan segera melakukan Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).

Hal ini diketahui dalam rapat koordinasi Program BAAS yang digelar Pemko Tebingtinggi melalui Dinas PPKB Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (12/5).

Berdasarkan data dari Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM), untuk tahun 2023 jumlah stunting di Kota Tebingtinggi ada 186 anak. Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi mengatakan, BAAS ini merupakan program besar nasional sebagai upaya percepatan penurunan stunting.

Berdasarkan hal tersebut, Muhammad Dimiyathi meminta agar program tersebut dapat dibangun dengan segera dan juga meminta komitmen seluruh OPD untuk benar-benar menuntaskan permasalahan stunting dan dikerjakan dengan gotong-royong, serta bersinergi bersama Forkopimda dan stakeholder lainnya.

“Minta komitmen kita untuk benar menuntaskan stunting. Langkah awal SK, Instruksi Wali Kota yang diperlukan, disiapkan agar saya tandatangani. Termasuk OPD, Camat yang akan menjadi Bapak Asuh. Dalam penyalurannya nanti, tidak langsung ke keluarga melainkan melalui pengelola,” jelas Dimiyathi.

Ditambahkan Dimiyathi, juga buat surat untuk Forkopimda, mengimbau untuk ikut berpartisipasi dalam hal ini, termasuk ke lembaga BUMN, BUMD dan yang lain. Selain itu, Dimiyathi meminta kepada Camat melalui Lurah masing-masing, inventarisir warga mampu dan dermawan yang mau ikut dalam BAAS ini.

“Ajak sesuai kemampuan masing-masing. Pak Sekda, jadikan instruksi kepada Camat dan Lurah untuk menggerakkan itu. Untuk CSR, nanti kita koordinasikan dulu ke bank Sumut, BNI, BRI dan bank Mandiri termasuk bagi pengusaha yang ingin berpartisipasi,” pungkas Dimiyathi.

Sementara, Plt Sekdako Tebingtinggi Bambang Sudaryono mengatakan untuk fokus menangani kasus stunting yang ada dan tersebar di 5 kecamatan serta di setiap kelurahan. “Dari 186 ini, ada 27 yang ekstrem, yang kondisi sangat memprihatinkan dan ini yang perlu di push, bukan hanya terkait balita tapi juga lingkungan tempat tinggalnya,” kata Bambang.

Kadis PPKB, Nina Zahara dalam laporan menjelaskan bahwa BAAS adalah gerakan gotong royong seluruh elemen bangsa dalam mempercepat penurunan stunting yang menyasar langsung kepada baduta balita stunting dan keluarga berisiko stunting. Adapun aktor BAAS mulai dari pemberi, penyalur, pengelola dan penerima.

Lebih lanjut, Nina menyampaikan beberapa langkah-langkah yang harus dilakukan dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui program BAAS.

Dengan langkah-langkah percepatan, pertama fokus percepatan dilakukan di setiap Kabupaten Kota, kedua pemetaan sasaran penerima bantuan, ketiga pemetaan calon bapak asuh, keempat bapak asuh berupa korporasi akan dilakukan pemetaan dan diarahkan dengan cakupan yang lebih kecil.

“Kelima, bapak asuh dapat menyalurkan bantuan kepada pengelola BMT bantuan sanitasi, keenam dengan prinsip no one behind left tidak boleh ada satupun anak stunting yang tidak memiliki bapak asuh, ketujuh monitoring cakupan program BAAS, kedelapan ditunjuk PIC dari setiap TPPS Kabupaten Kota sebagai pengelola admin dan terakhir akan dilakukan evaluasi periodik atas prestasi capaian setiap Kabupaten Kota,” tambahnya.

Sementara itu, guna mendukung program BAAS tersebut, Ketua Baznas, Khuzamri Amar menghimbau masyarakat agar menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas. (ian/han)

Misnan Aljawi Daftarkan Bacaleg dengan Berkuda

BERKUDA: Ketua DPC PPP Deliserdang bersama para 50 kader PPP mendatangi KPU Deliserdang untuk mendaftar menjadi Bacaleg pada Pileg 2024.BATARA/SUMUT POS.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dengan menunggangi kuda, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Deliserdang, Dr Misnan Aljawi SH.MH didampingi Sekretaris DPC Juriadi bersama puluhan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dan kader PPP mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deliserdang di Jalan Karya Jasa Desa Tanjung Garbus 1, Kecamatan Lubukpakam, Jumat (12/5) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ketua DPC PPP Deliserdang, Misnam Aljawi berada paling di depan rombongan dengan menunggangi kuda. Menurutnya, menunggang kuda itu bagian simbol kekuatan komitmen, semangat dalam meraih target meraih suara dalam pesta demokrasi Pemilu tahun 2024 mendatang.

Rombongan Bacaleg PPP itu diiringi rebana sebari melantunkan doa dan lantunan lafaz Allah, agar memperoleh ke ridhoan dalam niat mendaftarkan para kader PPP di Kantor KPU Deliserdang.

Tiba di Kantor KPUD Kabupaten Deliserdang, rombongan Bacaleg PPP langsung Ketua KPU Deliserdang Syarial Effendi bersama komisioner serta Ketua Bawaslu Deliserdang, Ali Sitorus bersama lomisioner.

Proses penyerahan daftar nama para Bacaleg berjumlah 50 orang berikut berkas persyaratan diserahkan kepada KPU untuk dilakukan verifikasi data. KPU sebelumnya menyebutkan, untuk penerimaan berkas bacaleg yang dilakukan oleh pengurus partai Politik termasuk PPP yang mendaftar hari ini dilakukan verifikasi data. Dan apabila ada kekurangan, agar segera dilengkapi hingga batas waktu 14 Mei mendatang.

Dalam keterangan persnya, Ketua DPC PPP Kabupaten Deliserdang Misnan Aljawi mengatakan, bahwa Partai PPP khususnya kader kader di DPC PPP Kabupaten Deliserdang akan terus bekerja keras untuk mendongkrak maximal peningkatan suara pada Pemilu 2024 mendatang.

” Pemberangkatan dengan Azan dan lantunan ayat suci Alquran adalah langkah PPP. Harus ada peningkatan raihan suara dari 3.000 pemilih ke 7.000, dari 8 ribu bisa 100 ribu suara. Kita target untuk kursi di DPRD Deliserdang dari 3 kursi menjadi 7 kursi. Naik kuda datang ke KPU hari ini memaknai semangat dalam meraih dukungan suara dari rakyat. Kuda juga simbol kekuatan dan semoga niat baik dan tulus membela aspirasi masyarakat, membangun ekonomi dan akhlaq yang menjadi tujuan Partai PPP untuk masyarakat mendapat ridho dari Allah. PPP Deliserdang setiap melangkah dengan doa,” ujar Misnan.

Komitmen kuat kerjasama tim DPC PPP akan mampu menghasilkan dukungan maximal dan kepercayaan masyarakat terutama umat Islam.

” Pemilih milenial ini sangat menggembirakan pada caleg PPP pada Pemilu 2024 ini,” pungkas Misnan.(btr/han)

Afandin-KPSAU MUI Sumut Kerja Sama untuk Pengelolaan Sampah

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS KERJA SAMA: Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat dengan Dr Indra Utama SE MSi selaku Ketua Koperasi Produsen Syariah Amanah Ulama (KPSAU) MUI Sumut, tentang pengelolaan sampah dan pemanfaatannya, bertempat di Rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis (11/5).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin SH melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat dengan Dr Indra Utama SE MSi selaku Ketua Koperasi Produsen Syariah Amanah Ulama (KPSAU) MUI Sumut, tentang pengelolaan sampah dan pemanfaatannya, bertempat di Rumah Dinas Bupati Langkat, Kamis (11/5).

Syah Afandin mengaku sangat mendukung kerja sama ini. Dirinya pun berharap kesepakatan bersama tersebut meningkatkan kebersihan, ekonomi dan menunjang hasil pertanian Langkat.

“Saya yakin kerja sama ini selain berdampak peningkatan kebersihan Langkat, juga meningkatkan hasil panen dan ekonomi para petani,” ujarnya.

Ketua Koperasi Produsen Syariah Amanah Ulama (KPSAU ) MUI Sumut Dr Indra Utama SE MSi menyampaikan bahwa penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Langkat dengan Koperasi Produsen Syariah Amanah Ulama (KPSAU) MUI Sumut tentang pendayagunaan pengolahan sampah dan limbah serta pemanfaatannya di Kabupaten Langkat ini untuk dijadikan pupuk organik demi mendukung program pertanian organik. “Hal ini sudah dicanangkan Plt Bupati Langkat pada waktu yang lalu,” ungkapnya.

Turut mendampingi Dr Indra Utama, Dr Ir Muhamad Yani (pemilik dan penasihat di Koperasi produsen Syariah amanah ulama MUI Sumut), Ustadz Dr Akmaludin Syahputra (Ketua Bid Infokom MUI Sumut dan juga wakil ketua KPSAU MUI Sumut ), dan Ali Suman Daulay (Sekretaris KPSAU MUI Sumut).

Turut hadir mendampingi Plt Bupati Langkat, Sekda Langkat H Amrik SSos MSP, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs H Mulyono MSi, Wakil Ketua MUI Langkat DR H Syaiful Abdi SH SE MPd, dan Kabag Tapem H Surianto SSos. (rel/azw)

Brimob Amankan Benda Diduga Bom

AMANKAN: Gegana Brimob Subden 2B Pematangsiantar mengevakuasi dan membawa benda tersebut untuk diperiksa di lafbor.

SUMUTPOS.CO – Warga Jalan Patuan Anggi, Kecamatan Siantar Utara dihebohkan dengan adanya penemuan sebuah benda yang mengeluarkan asap dan api, Jumat (12/5) sekira pukul 10.30 WIB. Diduga bahan peledak, Tim Gegana Brimob Subden 2B Pematangsiantar mengevakuasi dan membawa benda tersebut untuk diperiksa di lafbor.

Informasi dihimpun di lokasi kejadian, penemuan benda tersebut pertama kali dilihat seorang warga bernama Eka Darma selaku anggota bongkar muat di Jalan Patuan Anggi.

Ia mengatakan tiba-tiba benda berwarna putih seukuran botol minuman tersebut terjatuh di pinggir jalan dan mengeluarkan percikan api dan asap.

Sontak saja asap itu menimbulkan reaksi dari warga. Apalagi tempat itu pas berada di samping pasar tradisional Parluasan yang merupakan pasar terbesar di Kota Siantar membuat suasana cepat ramai.

Takut terjadi hal yang tidak di inginkan, Eka Darma dan warga lainnya langsung menyiram pakai air hingga percikan api padam.

“Saya tidak memperhatikan siapa yang melempar benda itu. Tapi seolah-olah dilempar. Tadi kami langsung takut dan segera menyiramnya,” ujar Eka Darma.

Eka juga menambahkan kalau benda itu tidak menimbulkan ledakan seperti suara bom.

Tidak beberapa lama kemudian, sejumlah personel kepolisian Polres Pematangsiantar dan tim Gegana Brimob Subden 2B Pematangsiantar turun ke lokasi dan membuat garis polisi.

Sementara arus lalu lintas dialihkan. Dengan mengenakan pakaian lengkap, Anggota Gegana mendekati benda tersebut dan secara perlahan mengambil dan memasukkan ke sebuah wadah.

Sementara itu, anggota lainnya menyisir di berbagai tempat hingga ke dalam selokan guna memastikan apakah ada lagi benda lainnya yang mencurigakan. Setelah dipastikan nihil, anggota Brimob meninggalkan lokasi.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando SIK yang berada di lokasi mengungkapkan, belum dipastikan apakah benda tersebut bahan peledak atau bukan karena masih dibawa ke lafbor untuk diperiksa.

“Masih diperiksa ya. Kalau bahan peledak itukan ada unsur-unsurnya,” ujar Kapolres.

Adapun unsur bahan peledak yang disampaikan AKBP Fernando, yakni power atau sumber utama, inisiator atau pencetus, eksplosif atau bahan peledak dan terakhir, suits atau saklar.

“Dilihat dari TKP awal, keempat unsur itu tidak ada. Tidak dilihat, tetapi kita tidak bisa memastikan apakah itu bahan peledak atau tidak sebelum diuji atau dilihat oleh laboratorium forensik,” ungkapnya lagi.

Kapolres juga mengatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa lokasi. Karena tidak ada CCTV, sehingga sulit mengetahui sumber benda tersebut.

“Keterangan awal dari saksi kalau benda itu jatuh dari atas atas. Tapi kita masih melakukan penyelidikan dan memintai keterangan dari saksi,” jelas kapolres. (mag-7/azw)