Home Blog Page 15288

Ponsel Elegan nan Stylish

LG Optimus Black

MEDAN- LG kembali meluncurkan ponsel inovasi terbarunya, LG Optimus Black. Ponsel ini berdesain stylish nan elegan dengan balutan warna hitam legam. Sebelumnya, ponsel dengan balutan warna yang sama pernah diluncurkan.

Wilda Mutia, Vendor LG di Global Teleshop mengatakan, ponsel LG Optimus Black sangat ramping, dengan berat 109 gr, tak lebih besar dari jari kelingking orang dewasa. Pada layar ponsel 4 inch WVGA IPS LCD membuat penampilan Optimus Black semakin elegan. “Ponsel ini menggunakan teknologi NOVA. Tampilan display-nya menjadikan Optimus Black dapat bersaing dengan teknologi super Amoled,” tambahnya. Dengan tampilan full touch screen, lanjutnya, mampu menghadirkan tampilan yang lebih baik, lebih jelas dan lebih jernih walau di bawah sinar matahari. Selain itu, untuk konsumsi energi juga lebih hemat 50 persen dibandingkan dengan jenis LCD regular.
Fitur lainnya, sambung dia, pada layar depan sudah menggunakan LED sehingga layar tetap stabil atau tidak berbayang walau disentuh oleh jari. Dengan sistem opeasi Android froyo yang dapat di up grade menjadi Gingerbread (Android 2,3).

“Untuk kamera, ada 2 kamera yang disediakan, kamera bagian belakang 5 MP, sedangkan kamera depan 2 MP. Kameranya lebih tangguh dibandingkan dengan ponsel yang memiliki 2 kamera, karena pada umumnya, kamera tersebut hanya berukuran 1,3 MP (untuk kamera depan),” paparnya.

Untuk kapasitas memori, smarphone ini dilengkapi memori sebanyak 2GB dan 512 MB RAM. Sedangkan untuk konektifitas sudah mengusung HSDPA 7,2 Mbps atau HSUPA 5,6 Mbps. ”Saat ini HSUPA merupakan konektifitas tertinggi,” kata dia.

Dengan desain tersebut, maka tidak salah bila ponsel yang memiliki teknologi smartphone ini sebagai ponsel fashion, dengan warna hitam legam yang melekat. Saat ini  harga yang ditawarkan dipasar  berkisarRp3.999.900. (mag-9)

Berhasil Diraih XL

The Indonesian Financial Review Award 2011

Medan-Kinerja PT XL Axiata (XL) kembali meraih pengakuan dari masyarakat bisnis. Kali ini XL meraih Penghargaan The Indonesian Financial Review kategori Infrastruktur dari Tempo Media Grup dan IRAI (Independent Research & Advisory Indonesia).  Penghargaan diterima oleh Direktur Jaringan dan Layanan XL, Dian Siswarini di Jakarta, Selasa malam (31/5).

Dian Siswarini mengatakan, “penghargaan ini sangat berarti bagi kami, yang pastinya akan semakin memotivasi kami untuk dapat terus meningkatkan kinerja di tahun ini dan tahun-tahun ke depan.bagi XL, kinerja yang bagus berarti maksimal dalam memberikan layanan yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat. Jika kebutuhan masyarakat atas layanan kami terpenuhi dengan sendirinya kinerja perusahaan juga akan bagus.”

Penghargaan untuk XL ini berdasarkan meringkatan perusahaan-perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia dengan nama Indonesia Financial Review Earning Scorecard (IFR Earning Scorecard).
Pemeringkatan berdasarkan pada 10 indikator, khususnya laba perusahaan. Sembilan indikator yang lain adalah: Return on Equity (RoE), Return on Asset (RoA), Harga saham, Earning per Share (EPS), Net margin, Revenue growth, Revenue per employee, Price to Book Value (PBV), dan Kapitalisasi Pasar (Market cap).

Pemeringkatan ini dibuat oleh IFR secara berkala, yaitu triwulanan, karena itu dinamakan IFR Quarterly Earning Scorecard. Lima Emiten terbaik yang menerima award ini meliputi kategori Industri, Pertambangan, Finansial, Konsumer & Perdagangan serta Infrastruktur. (ila)

Kekuataan Bioskop di Ruang Keluarga

Philips HTS3540

Memenuhi keinginan para penikmat film, Philips merilis HTS3540, Home Theatre Set yang mampu membawa kekuatan bioskop ke dalam ruangan keluarga.

Produk ini dilengkapi dengan Dolby Digital dan Pro Logic II surround sound, sehingga tidak memerlukan lagi decoder eksternal, karena HTS 3540 mampu memproses semua informasi dari enam saluran audio untuk memberikan pengalaman suara surround.

“Philips HTS3540 menawarkan pengalaman menikmati semua hiburan Anda hanya dalam satu perangkat,” kata Hendra Rusmana Liu, Commercial Leader Philips Consumer Lifestyle PT Philips Indonesia.

Alat pemutar DVD, VCD, CD, USB, dan hampir semua perangkat media apapun yang Anda inginkan, serta menikmati HDMI 1080p upscales untuk gambar yang lebih tajam, rinci dan lebih nyata untuk gambar hidup.

Philips HTS3540 juga dilengkapi dengan Karaoke Scoring yang secara otomatis menilai nyanyian Anda melalui gambar lucu yang disesuaikan dengan seberapa baik Anda menyanyi. Kesemua fasilitas ini menawarkan bukan hanya pengalaman sekaligus kenyamanan yang tak terkalahkan, namun juga kesenangan yang tidak pernah berakhir.
Philips HTS3540 dirancang dengan desain yang mampu menyesuaikan dengan ruangan model apapun. Dibandrol dengan harga Rp3 juta, Philips HTS3540 dapat diperoleh di gerai elektronik terkemuka di kota besar seluruh Indonesia. (net/jpnn)

Polsek Hamparan Perak Tangguhkan Tahanan Pasangan Selingkuh

HAMPARAN PERAK- Polsek Hamparan Perak menangguhkan penahanan pasangan selingkuh, Afrideni  alias Deni (24) mahasiswa di Kota Medan dengan seorang ibu rumah tanggak beranak dua, Rahmadani  alias Dani (30).

Pasangan selingkuh itu ditangguhkan lantaran suami Dani, Pahrizal (35) tak bisa menunjukkan surat nikah. Kemudian, Deni dijamin orang tuanya karena mengalami luka-luka akibat dimasakan warga.

Kisah selingkuh pasangan ibu rumah tangga dengan seorang mahasiswa itu awalnya didapati suami Dani di rumahnya di Dusun III Desa Klambir Kecamatan Hamparan Perak, Jumat (3/6).

“Saya waktu itu pulang lebih awal, memang kalau piket. Saya sering pulangnya agak siang, waktu saya pulang, saya langsung masuk kamar. Saya lihat ada handphone yang diketahui bukan milik istri saya, saat saya cari-cari, ternyata handphone Deni yang sedang sembunyi di bawa tempat tidur,”sebutnya.

Karena kecewa, Pahrizal langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar, saat itulah warga datang dan langsung memasakan Deni. Akibatnya Deni babak belur. Keduanya langsung dibawa ke kantor polisi.

Kapolsek Hamparan Perak, AKP M Silaen yang berusaha dikonfirmasikan terhadap penangguhan penahan pasangan selingkuhan tersebut tidak dapat ditemui, namun seorang petugas di sana membenarkan penangguhan penahanan terhadap Deni dan Dani karena faktor kemanusiaan dan adanya jaminan dari pihak keluarga. (mag-11)

TBM Dira’s Juara I Lomba TBM Kreatif Sumatera Utara

MEDAN- TBM Dira’s Jalan Bajak IV Ujung keluar sebagai juara pertama Lomba Kreatif TBM (Taman Bacaan Masyarakat) Tingkat Propinsi Sumatera Utara di Theme Park Pantai Cermin Serdang Bedagai, 27 hingga 31 Mei lalu. Hal ini didasarkan atas penilain dewan juri terhadap 40 TBM yang ikut berlomba.

Dra Dewi Iriani MPd peserta sekaligus pimpinan TBM Dira’s dalam presentasinya mendeskripsikan secara luas kharakteristik TBM Dira’s yang begitu kreatif yang mampu diterapkan dalam lingkungan masyarakat.
Tak hanya itu, TBM Dira’s juga secara signifikan mendorong terwujudnya masyarakat berbudaya baca, sebagaimana visi TBM Dira’s yakni Terwujudnya Masyarakat Sekitar TBM Dira’s Berbudaya Baca (Reading Society) Yang Sehat, Terampil Dan Berdaya Guna.

Beberapa poin dalam paparan Dewi Iriani yang mendapat sambutan dan apresiasi dari kalangan tim juri, adalah pelayanan kreatif yang dikembangkan TBM Dira’s dalam bentuk Taman Bacaan Keliling (TBK).  TBK ini menggunakan kendaraan becak yang dimodifikasi dan dilengkapi dengan rak buku, dan di dalamnya tersedia buku-buku bacaan yang berkualitas yang selalui diperbaharui (update) varian ragam dan judulnya secara periodik.
Alasan TBK TBM Dira’s menggunakan beca agar mampu menjangkau rumah-rumah masyarakat di dalam gang yang sulit ditempuh kendaraan roda empat. Di samping itu lebih efisien dalam hal pembiayaan operasionalnya karena tidak menggunakan bahan bakar.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan, kegiatan kreatif lainnya yang dilakukan TBM Dira’s adalah melakukan hubungan kemitraan dengan instansi baik pemerintah maupun swasta dengan memanfaatkan fungsi sosial dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) yang diemban instansi tersebut.
Atas paparan Dewi Iriani, tim juri memberi penilaian tertinggi dan menetapkan TBM Dira’s Medan sebagai Juara I Lomba Kreatif TBM Tingkat Sumatera Utara, TBM Cell Power Indonesia, TBM Pincala Tanah Karo, TBM Al-Hiram Deli Serdang,  dan TBM Bintang Meriah Deli Serdang.(dra)
dan Juara VI TBM Cerdas Pintar Serdang Bedagai. (dra)

PTS Liar Tumbuh Subur

Hati-hati Pilih Kampus

MEDAN-Perguruan tinggi swasta (PTS) liar alias illegal atau tak memiliki ijin operasional masih tumbuh subur di Sumut-NAD. Untuk itu, diimbau kepada calon mahasiswa yang hendak melanjutkan kuliah agar lebih teliti memilih PTS.

Demikian disampaikan Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-NAD Prof Nawawiy Lubis, Minggu (5/6). Dipaparkannya, sekarang ini ada lima PTS di Sumut-NAD yang liar. untuk itu  seluruh masyarakat diminta sama-sama mengawasinya. “Jika menemukan PTS yang dicurigai berdiri dan melakukan pembelajaran secara ilegal, harap melaporkannya. Bisa ke Poldasu atau ke Kopertis I Sumut-NAD,” katanya.

Nawawiy menegaskan, pihaknya telah mengadukan satu di antara lima PTS ke Poldasu. Yakni, ‘UGMM’ yang berlokasi di sekitaran daerah Padang Bulan Medan. Pengaduan itu didasarkan perintah Dirjen Dikti Kemendiknas. Selanjutnya menerima pengaduan masyarakat berupa keluhan tentang keabsahan PTS tersebut.

Dia berharap, dengan dilaporkannya PTS tersebut dimaksudkan agar aparat keamanan melakukan bisa bertindak tegas kepada penyelenggaranya, termasuk mahasiswanya.

Lebih parahnya lagi, dia mengungkapkan, ‘UGMM’ ternyata telah beroperasi sejak 2003 lalu hingga kini. Diperkirakan PTS ini sudah mencetak ribuan ijazah asli tapi palsu.

Selain ‘UGMM,’ sebutnya, pihaknya akan menindak empat PTS lain. Hal itu mengacu kepada proses pembelajaran yang tak sesuai dengan ketentuan berlaku. “Kita masih mengumpulkan data dan pengaduan dari masyarakat terhadap empat PTS yang dicurigai melakukan proses pembelajaran tak tepat. Sekaligus tetap dan terus berkoordinasi dengan Dirjen Dikti Kemendiknas,” katanya.

Dia juga mengatakan, walau tak memiliki kewenangan menutup PTS yang belum terdaftar dan meluluskan sarjana, tapi dalam amanat UU dinyatakan bagi PTS yang tak melakukan prosedur pembelajaran dengan benar, dapat ditindak melalui jalur hukum. “Untuk menghindari kita tak tertipu, masyarakat diharapkan memilih PTS yang punya izin. Hal itu dapat diketahui dengan menghubungi kantor Kopertis I Sumut-NAD Jalan Setia Budi Medan untuk mendapatkan informasi yang detail,” harapnya, seraya menambahkan bisa dilihat melalui website resmi Kopertis I Sumut-NAD di www.kopertis1.org.

Bagi PTS agar tak dianggap liar, sebutnya, PTS harus  segera melaporkan statusnya atau membuat laporan Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED) setiap semester.
“Jika hal tersebut tak dilakukan, kami akan melaporkan PTS tersebut ke Dirjen Dikti Kemendiknas untuk meninjau status program studi ataupun fakultasnya. Tindakan atau sanksi yan yakni izin program studinya dicabut,” tegasnya. (saz)

Ramaikan Ponsel Entertainment

Nokia X7

Selain merilis seri terbaru E6 yang menargetkan kalangan profesional, Nokia juga memamerkan produk terbaru dari rangkaian entertainment smartphone-nya yakni X7.

Ponsel ini layak untuk ditunggu. Dengan layar sentuh berlapis AMOLED 4 inci, pengguna bisa menikmati berbagai fitur seperti browsing, bermain game atau melihat konten video dengan maksimal. Hal yang paling menonjol dari seri X7 adalah desainnya yang unik dan dinamis serta berbeda dari ponsel-ponsel Nokia lainnya. Pengguna bisa memilih berbagai opsi virtual keyboard yang dihadirkan oleh X7, mulai dari QWERTY vertikal (portrait), QWERTY horizontal (landscape), atau versi alpha numeric.

Memiliki ketebalan 11,9 milimeter dan berat 146 gram, X7 benar-benar ditujukan untuk mereka yang membutuhkan berbagai fitur hiburan di mana saja. Speaker yang terletak di sisi ponsel pun memastikan pengguna bisa menikmati konten musik maupun video secara optimal.

Seperti halnya E6, Nokia X7 mengusung sistem operasi terbaru Symbian Anna yang memungkinkan pengguna melakukan browsing dan download lebih cepat. Pengguna juga bisa menerima update dari berbagai media sosial seperti Facebook dan Twitter langsung di homescreen. Rencananya, Nokia X7 baru akan dipasarkan akhir Juni nanti dengan banderol Rp4.250.000. (net/jpnn)

Lampu Jalan Mati

082165254xxx
Yth Dinas Pertamanan Kota Medan, pak tolong dihidupkan lampu jalan di Jalan Pelita II Gang Natio, Kelurahan Sidorame Barat II Lingkungan III, mulai dipasang 1,5 tahun yang lalu sampai kini tak hidup, sementara lampu yang lama dibongkar, ini jadi rawan pencuri kalau malam. Terima kasih

081397955xxx
Yth Bapak Wali Kota Medan/Kadis Pertamanan lampu jalan sebanyak lima titik yang ada di Jalan Nibung Raya, Simpang Mataram sudah lama rusak/padam mohon perbaikan terima kasih.

081361020xxx
Halo Dinas Pertamanan Kota Medan, tolong tunjukkan karya nyatamu jangan cuma beri alasan saja, apa kalian sudah putus urat malu sehingga sudah tak tau malu lagi atau mata kalian sudah buta semua. Sebab tidak kalian lihat lagi kota Medan sudah jadi gelap gulita.

Pasang Lima Unit Setiap Hari
Terima kasih laporannya, saya sudah perintahkan kepada Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan untuk memasang lampu jalan seminimalnya lima unit setiap harinya. Sehingga pekerjaan lebih ringan. Selanjutnya, perbaikan juga terus dilakukan bila ada lampu jalan yang mati. Karena lampu jalan merupakan sumber penerangan pada malam hari dan merendahkan tingkat kriminalitas.

Rahudman Harahap Wali Kota Medan Harus Diperbaiki Segera

Lampu jalan merupakan sumber penerangan pada malam hari, kemudian pajaknya sudah dibayar setiap bulan oleh masyarakat melalui rekening listrik. Kemudian, setiap tahunnya lampu jalan juga tercatat sebagai penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) yang cukup besar bagi Pemko Medan.

Sudah seharusnya, Wali Kota Medan memberikan perhatian yang terkhusus kepada Dinas Pertamanan khususnya dalam hal penerangan di jalanan. Tak hanya itu, pemasangan lampu jalan bukan lagi ditunda karena ketiadaan alat atau keterbatasan personel, melainkan harus sudah dilakukan segera mungkin. Karena sangat banyak lampu jalan yang mati di Kota Medan ini.

H Ahmad Arif SE MM
Ketua Fraksi PAN DPRD Medan

Ponsel Tahan Banting Rp400 Ribuan

HT Mobile

Jakarta – Ponsel lokal yang menawarkan harga relatif lebih murah bukan berarti murahan. Inilah yang ingin dibuktikan HT Mobile lewat seri ponsel ekstrim yang tahan banting dan dibanderol cuma Rp400 ribuan.
Nuramin, General Manger HT Mobile, tak memungkiri jika saat ini image ponsel lokal dianggap kurang baik. Hal itu lantaran semakin sesaknya persaingan ponsel lokal di Tanah Air dengan menjual harga murah sehingga kadang kurang mementingkan kualitas produk itu sendiri.

“Memang tidak semua vendor lokal melakukan hal tersebut, tetapi secara tidak langsung tindakan tersebut membuat citra vendor lokal secara umum memiliki kualitas produk yang buruk,” tukas Nuramin.

“Untuk itu, HT Mobile, sebagai pemain vendor lokal berusaha mengkampanyekan bahwa tidak semua produk keluaran lokal memiliki kualitas yang buruk. Dan saat ini HT Mobile akan selalu fokus menghadirkan produk yang berkualitas. Jadi pelanggan, merasa nyaman dan bangga memiliki produk HT Mobile,” jelasnya.

Komitmen HT Mobile ini pun telah dibuktikan dengan kehadiran X10 dan X5. Ini merupakan seri ponsel ekstrim tahan banting. Kedua ponsel ini ditujukan bagi pengguna yang gemar berpetualang atau yang sering terjun di berbagai medan dan lingkungan yang sulit. X10 mengusung keypad qwerty dan memiliki desain kokoh yang didukung dengan material yang dapat melindungi keseluruhan komponen di dalamnya dengan baik. Material pembungkusnya didesain sangat rapat, bahkan di empat sisi ponsel dan baterainya dibungkus penutup yang dikunci dengan sekrup.

Ponsel dengan layar 2,2 inch TFT ini mampu menghasilkan visual warna yang jernih dan jajaran keypad yang tidak rapat sehingga memudahkan jemari pengguna ‘berdansa’ saat melakukan SMS atau ber-chat ria. Untuk urusan fasilitas, ponsel dengan dual simcard ini sudah dibenamkan kamera yang cukup mumpuni serta akses ke Facebook, Twitter dan browser Opera Mini.

Tak hanya itu, ponsel ini juga memiliki aplikasi baru yakni MeChat. Sebuah aplikasi layaknya ponsel ternama, yang bisa untuk chatting, add friend, kirim gambar hingga kirim video. Aplikasi ini sangat cocok bagi Anda yang gemar bersosialisasi.

Sementara HT Mobile X5 juga menghadirkan ponsel yang memiliki kekuatan yang sama dengan X10. Namun bedanya, ponsel ini mengusung konsep candy bar alias batangan. (net/jpnn)

Lari Karena Nipu, Mau Tenar pun Menipu

Luthfi, Peserta Big Brother

Diselimuti banyak persolan tak membuat Luthfi alias Boris Simbolon jera, sebaliknya pria yang suka berteman dengan wanita itu kembali menggemparkan publik, karena menipu data diri orang tua kandungnya.

Nopan Hidayat, Belawan

Wartawan Sumut Pos, Minggu (5/6)  mencari rumah Luthfi, di gang sempit di Jalan Iliyas Gang Gereja Lorong XI, Kelurahan Sei Mati, Medan Labuhan.

Lutfi cukup dikenal di kawasan itu, bukan karena masuk seleksi Big Brother di Trans TV, melainkan karena masalah yang pernah dilakukannya semasa SMP dulu. Mulai menipu orang sebesar Rp35 ribu, melarikan sepeda motor dan masalah kriminal lainnya.

Bahkan, Luthfi sempat dicari-cari banyak orang untuk memulangkan hasil tipuannya itu. Hal itu yang membuat pasangan orang tua Lutfi, Manungkar Simbolon dan Meri Br Napitupulu tak begitu peduli dengan Luthfi. “Untuk apa ditanya soal itu lagi, saya tak mau berbicara soal itu,”ujar ibu Lutfi dengan nada emosi.

Bahkan, Sumut Pos mencoba menenangkan dan memberikan kabar baik tentang Luthfi saat ini.  Namun, ibu Luthfi diam, dan memberikan perkataan pelan. “Saya diamanahkan suami saya agar tak berbicara soal Luthfi ke wartawan yang datang ke rumah,” tambahnya.

Seorang warga, sebut saja Danu (nama samaran) membeberkan Luthfi sudah lama pergi dari rumahnya. Kepergiannya karena Luthfi mempunyai banyak masalah kriminal. “Luthfi alias Boris Simbolon itu banyak kasusnya bang, makanya pergi dari kampung ini,” ujarnya seraya menambahkan pastilah orang tuanya marah karena Lutfi tak mau mengakui orang tuanya di  Gang Gereja, Jalan Ilyas ini.

Saat disinggung apa saja masalah yang menjerat Luthfi sehingga harus pergi meninggalkan orang tua dan kampung halamannya, pria itu menyebutkan kepergian Luthfi sejak SMP bermula kasus yang dilakukannnya membawa kabur uang sejumlah Rp35 ribu. Selanjutnya, Saat dia bekerja di satu rumah sakit sempat membawa kabur sepeda motor milik teman kerjanya, “Banyak lah kasus lainnya bang, Luthfi saja sering sporing dan pernah gara-gara kasus tersebut tidur dirumahku dan tak pulang ke rumah,” tambahnya.

Dia mengenang kebiasaan Luthfi saat masih berada di Gang Gereja, Luthfi perawakannya seperti wanita pria (waria) karena tidak ada teman laki-laki yang bermain dengannya. Bahkan, lebih banyak kawannya itu perempuan “Kawan itu perempuan semua bang, Luthfi sendiri orangnya tidak banyak bicara bang,” kenangnya.

Sekarang ini, pasangan orang tua Luthfi, M  Simbolon dan juga M Napitupulu. Memang sudah sangat sakit hati, lantaran anak kandungnya Luthfi yang kabur sejak menduduki bangku SMP tidak mau mengakui keberadaan orang tuanya.

“Orangtua mana yang tidak sakit hati digituin dengan anaknya sendiri, saat sudah tenar dan menjadi orang kaya, lupa dengan orangtua yang melahirkannya,” katanya. (mag-11)