Home Blog Page 15361

Scudetto Dulu Champions Musim Depan

MILAN- Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri menegaskan jika mereka akan mengalihkan perhatian sepenuhnya pada Liga Champions, jika mereka bisa mengunci gelar juara Serie A musim ini. Rossoneri kini unggul delapan poin di puncak klasemen dengan kompetisi menyisakan empat laga saja, dan kian mendekati prospek membawa pulang gelar yang kali terakhir mereka rengkuh di tahun 2004 silam.
Dan jika mereka bisa melakukannya musim ini, Allegri, yang baru semusim menangani Milan, mengklaim jika mereka mengincar sukses di kompetisi Eropa musim depan.

“Tim ini siap menegaskan kembali apa yang telah kami lakukan di musim depan dan tentu saja tampil lebih baik di Eropa,” ungkapnya dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport. “Tahun depan, Liga Champions akan menjadi tujuan paling penting,” katanya.

Saat ditanya apakah ia akan diberikan dana lebih demi mencapai target itu, Allegri menjawab diplomatis. “Saya belum membicarakan hal itu dengan pengurus tapi saya pikir klub ini akan melakukan sejumlah investasi penting,” katanya.

Allegri juga merasa beruntung mendapatkan beberapa amunisi penting macam Zlatan Ibrahimovic dan Antonio Cassano demi memperkuat tim yang sudah ada. “Klub mendatangkan beberapa pemain besar di bulan Agustus dan Januari, dan dengan langkah itu, memberikan sinyal yang bagus,” lanjutnya. “Jangan lupa jika Inter merupakan favorit kuat di awal musim. Saya menganggap diri saya beruntung bisa tiba di Milan dalam tahun penuh investasi besar,” katanya.

Gelandang veteran AC Milan, Clarence Seedorf mengklaim bahwa ia hanya akan membahas masa depannya di San Siro setelah mereka berhasil mengunci gelar scudetto musim ini. Pemain asal Belanda itu hanya memiliki sebulan tersisa dalam kontraknya dan saat ini masih belum ada kejelasan dari manajemen Rossoneri apakah ia bakal ditawari kontrak baru. Seedorf berencana untuk tetap bertahan di San Siro, namun ia menegaskan jika prioritasnya saat ini adalah memenangi gelar juara Serie A bersama Rossoneri.

“Ketika scudetto sudah kami kantongi, maka waktunya akan tepat untuk memikirkan masa depan,” tandasnya. “Kami harus mempertahankan level konsentrasi ini dan merebut gelar juara sesegera mungkin karena itu sudah berada dalam jangkauan kami,” katanya.

Milan akan mengunci scudetto jika sanggup meraih empat poin lagi, namun mereka bisa melakukannya lebih cepat pekan depan jika bisa mengalahkan Bologna sementara Inter kehilangan poin di kandang Cesena. (net/bln/bbs/jpnn)

Keren dengan Film Dokumenter

Ibnu Avena Matondang

Ibnu Avena Matondang cenderung seperti anak muda kebanyakan. Rambut gondrong, bercelana jins, dan kaos oblong menjadi tampilan lelaki berusia 26 tahun itu sehari-hari. Namun, dibalik penampilan cueknya itu, ternyata Ibnu telah membawa Sumatera Utara ke pentas dunia melalui film dokumenter.

Ya, tampaknya ketika usia dijadikan pembenaran oleh generasi muda kebanyakan untuk tidak berbuat, Ibnu memilih arah yang berlawanan. Meskipun jalan tertatih menjadi konsekuensi yang harus diterima, Ibnu tidak menyerah. Setelah dua tahap ujian, dipastikan dunia akan berdecak kagum mengetahui keberagaman yang ada di Sumut dan Kota Medan.

Pasalnya saat ini pria berambut gondrong ini tengah menjalani seleksi sebagai kontestan pada Astra Film Festival 2011 yang dilaksanakan di Roma. Film dokumenter buatannya berjudul ‘Light of Life’ sudah dinyatakan lulus di dua tahap seleksi sebelumnya yaitu uji konten dan materi pendukung. Adapun dua tahapan yang harus dilalui yaitu uji konten video dan tahap premier.

“Di film itu saya mengangkat satu ritual yang terdapat pada masyarakat etnis Tamil yang disebut Maha Puja Thaipusam. Sebuah ritual simbol dari kebaikan melawan kejahatan. Ritual ini bisa ditemui hanya di tiga negara yaitu India sebagai asal, Malaysia, dan Sumatera Utara untuk Indonesia,” jelas Ibnu yang ditemui di salah satu tongkrongan remaja di seputaran Jalan dr Mansur Medan, Rabu (27/4).

Dengan menggabung beberapa kebudayaan yaitu Reog Ponorogo dan Barongsai dalam satu film, alumni Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisip) Universitas Sumatera Utara (USU) ini berharap karyanya mengulang kesuksesan sebelumnya yaitu premier, pemutaran disertai presentasi di hadapan tim juri dan audiens. Apalagi dalam film tersebut terselip makna bagaimana kesadaran pribadi sudah tumbuh terhadap satu kebudayaan.

Keikutsertaan Ibnu di festival film dokumenter internasional bukan kali pertama ini. Sebelumnya, masih 2011 ini dua film dokumenter ‘Light of Life’ dan ‘The Lion Never Sleep’ sudah dipremierkan di New York dan Jerman. Begitu juga film kolaborasi ‘Here and There’ dan ‘Samanic Massanger’ yang sudah sampai ke Libanon dan Bangkok 2009 lalu.
Semua itu tidak lantas membuat mahasiswa Pascasarjana Antropologi Universitas Negeri Medan (Unimed) ini puas. Mimpi yang lebih besar menuntutnya untuk terus berbuat tanpa mengenal pamrih. “Dengan kekayaan budaya yang kita miliki di Sumut, saya akan berusaha untuk masuk pada festival film kebudayaan yang bergengsi. Dengan demikian dunia akan mengenal lebih baik apa itu Sumut,” tekadnya.

Begitu pun, semua ternyata tidak diraih dengan mudah. Berawal dari pemahaman baru akan dokumentasi, sulung dari pasangan Chairul Azhar Matondang SH MA dan Tetty Lisna Fauziah ini menggabung ketertarikannya di bidang fotografi dan video berjalan seiring. Meskipun sebelumnya, dari coba-coba film dokumenter berdurasi 15 menit, ‘Bomber Man’ lahir 2009 lalu.

“Saya memang tertarik dengan film-film kebudayaan khususnya yang realis. Sumut sendiri terkenal dengan beragam kebudayaannya yang harus diakui sangat buruk dalam pendokumentasiannya. Seperti budaya Gordang Sambilan sebagai ritual dalam masyarakat Tapanuli Selatan yang hampir tidak pernah terdengar,” ucap Ibnu.
Terinspirasi oleh antropolog Karl G Heider, Ibnu lalu melahirkan tiga film dokumenter lainnya yaitu The Last Gondang berdurasi 12 menit pada 2010 dan dua film di 2011 Light of Life berdurasi 1 jam 34 menit dan The Lion Never Sleep yang berdurasi 10 menit. Selain itu Ibnu berkolaborasi dengan beberapa tokoh seperti etnomusikolog Irwansyah Harahap.

Hanya saja dinginnya sambutan pemerintah yang notabene memiliki kewajiban dalam pendokumentasian kebudayaan membuat saudara kembar Ibnu Aulia dan kakak dari Ikhsan Syuhada (25) ini harus merogoh saku pribadi. Hal ini pula yang membuat Ibnu tidak dapat mengikutsertakan karyanya pada Festival Dokumenter yang dilaksanakan di Perancis belum lama ini. Minimnya pendanaan tidak memungkinkan Ibnu mengantar langsung karyanya sebagai satu syarat yang harus dipenuhi. Bahkan hingga saat ini dirinya harus memiliki anggaran Rp3 juta hingga Rp5 juta untuk proses pembuatan dan pengadaan sarana dan prasarana yang diperlukan. (jul)

Aweng Siap Pimpin PSSI Sumut

Bertekad Loloskan Sumut Pada PON XVIII

MEDAN-Empat tahun lalu tim sepak bola Sumut gagal berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Samarinda. Kekalahan 0-1 atas Sumbar menjadi salah satu penyebabnya, selain karena kondisi tim yang memang tidak kondusif.

Kegagalan ini menjadi catatan paling hitam dalam perjalanan sepak bola Sumut, terlebih pada dua gelaran PON sebelumnya Sumut berhasil meraih medali perunggu.

Tak ingin mengulangi kegagalan yang sama, tokoh pemuda Anuar Shah atau yang akrab disapa Aweng berniat memperbaiki buruknya kondisi internal PSSI Sumut yang dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap persiapan tim Sumut menuju Pra PON nanti.

“Niat saya maju sebagai ketua PSSI Sumut semata karena ingin menyelamatkan tim sepak bola Pra PON. Apalagi tim ini sudah membuktikan kemampuannya dengan menjuarai Piala Bank  Sumut dan Inalum Cup,” bilang Aweng saat memantau tim sepak bola Sumut di asrama mahasiswa Unimed, kemarin (27/4) malam.

Ya, nama Aweng bukan lagi nama baru di pentas sepak Sumut, karena yang bersangkutan pernah menjabat sebagai Ketua Harian saat PSSI Sumut semasa dipimpin Chaerullah.

Selain itu, saat ini Aweng terdaftar sebagai salah satu dewan kehormatan PSSI Sumut bersama Plt Gubsu Gatot Pujonuroho, H Amru Helmi Daulay SH, Ir H Isman Nuriadi dan H Martius Latuperissa.

Saat masih menjabat sebagai Ketua Harian PSSI Sumut beberapa waktu lalu, Aweng tercatat sebagai pengurus yang mampu memutar roda kompetisi U-15.

Catatan lainnya, tahun lalu bersama Sihar  Sitorus (owner Pro Titan), Aweng mendapat penghargaan dari Gubernur sebagai tokoh sepak bola pada perayaan hari olah raga nasional (Haornas) yang berlangsung di halaman kantor Gubsu.

Kepada pemain tim Sumut, Aweng berpesan untuk tetap serius berlatih dan jangan terpengaruh dengan kondisi internal PSSI Sumut. “Tugas kalian adalah berlatih. Jadi lakukanlah agar tim Sumut lolos berlaga pada PON XVIII mendatang,” imbuh Aweng. (jun)

Albatros Siap Tampil di Old Crack Michigan Cup

MEDAN- Tim sepak bola Albatros U-40 siap berlaga di Old Crack Michigan Cup yang berlangsung di Lapangan Kebun Bunga pada 30 April sampai 1 Mei 2011 nanti.

Kesiapan tim sepak bola Albatros U-40 ditujukkan dengan keseriusan tim tersebut mengelar latihan pada setiap hari Senin, Rabu dan Sabtu mulai Pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB di Binjai.

Pada Old Crack Michigan Cup nanti Albatros bermaterikan pemain mantan PSMS antara lain Iwan Karo-Karo, Erwin Daud, Junaidi Koto, Asriadi, Indra Jaya, Richard, Anton, Boni, Hendrik, Jack dan Muslimin.

“Saya yakin dengan kekompakan yang telah terbina, kami akan mampu berbuat banyak di even tersebut,” bilang Alexander GHO, menejer  tim Albatros kepada Sumut Pos, Selasa (26/4).

Sebelum berlaga di ajang sesungguhnya, Sabtu (30/4) nanti Albatros akan berujicoba menghadapi mantan PSMS. (omi)
“Mereka (mantan PSMS) memiliki materi pemain dengan skil di atas rata-rata. Kendati begitu, bukan berarti peluang untuk mengalahkan mereka menajdi tertutup. Dengan kekompakan yang telah terbina selama ini saya yakin kami dapat mengimbangi mereka (mantan PSMS),” bilang Alex.

Selain menghadapi mantan PSMS, Alexander GHO juga merencanakan laga ujicoba menghadapi tim Old Crack Gumarang dan Michigan.

“Yang pasti, kami melakukan persiapan semaksimal mungkin sebelum berlaga di even sesungguhnya karena kami menargetkan juara di even itu,” pungkas Alex. (omi)

Amaniyah A Juara Futsal Remaja Masjid

Medan-Melalui pertandingan yang menegangkan, akhirnya tim futsal Amaniyah A berhasil menjuarai turnamen futsal antar remaja masjid se-Kota Medan yang digelar remaja Musala Amaniyah pada 23 dan 24 April lalu. Di final, Amaniyah A mengalahkan Malaga FC melalui adu penalti dengan skor 5-4.

Pada babak pertama, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 1-1. Demikian juga di babak kedua, mereka juga berbagi angka sama 2-2. Akhirnya untuk menentukan juara, pertandingan dilanjutkan dengan adu tendangan penalti.
Berkat kesigapan kipernya, akhirnya  Amaniyah A tampil sebagai juara.

Dengan kemenangan itu, Amaniyah A menjuarai turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp5.300.000 ditambah tropi dari PT Yamaha Alfa Scorpii.

Sementara, Malaga FC menjadi runer up. Juaran III direbut Amaniyah B setelah berhasil mengalahkan Al Huda.
Gelar pemain terbaik diraih Thalib (Amaniyah B). Sedangkan topskor diraih dua pemain yakni dari Amaniyah A dan Al Huda yang masing-masing mencetak 10 gol. (ade)

Sumut Ikuti Bidding PON 2020

JAKARTA-Pimpinan KONI Pusat mengaku tidak kaget melihat banyaknya dukungan kepada Gus Irawan serta memuji kesiapan KONI Sumatera Utara yang menawarkan diri (bidding) sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

“Saya tidak terkejut melihatnya banyaknya dukungan yang mengalir kepada Gus Irawan untuk kembali menjadi Ketua Umum KONI Sumut, karena saya menilai dia cukup berhasil memimpin KONI Sumut selama ini,” ujar Wakil Ketua Umum KONI Pusat Sri Sudono Soemarto saat menerima pengurus KONI Sumut di Jakarta, Rabu (27/4).
Pengurus KONI Propinsi Sumatera Utara diwakili Sekretaris Umum Drs. Chairul Azmi MPd dan Ketua Harian John Ismadi Lubis melaporkan kesiapan KONI Sumut untuk menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Sumut Utara, 6-8 Mei mendatang.

Chairul Azmi melaporkan mekanisme yang biasa dilakukan di organisasi olahraga dengan membentuk tim penjaringan, Anggota tim penjaringan terdiri dari dua unsur KONI Sumut dilengkapi masing-masing  satu orang mewakili unsur pengurus cabang olahraga provinsi, KONI kabupaten/ kota dan badan olahraga fungsional.
Untuk membatasi jumlah calon ketua umum agar yang maju benar-benar berkualitas dan mendapat dukungan, sesuai dengan keputusan Rapat Paripurna Daerah (Raparda) 2010, ditetapkan kriteria setiap calon harus mendapat dukungan 15 suara.

“Hingga saat ini tim penjaringan telah mendata dukungan kepada Gus Irawan sudah ada 54 suara dari 73 pemilik suara dalam Musorprov,” ujar Chairul yang Ketua Panitia Musorprov.
Sri Sudono juga memuji kedisiplinan KONI Sumut menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) tepat waktunya.

Mengenai kesiapan KONI Sumut menawarkan diri (bidding) menjadi tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, Sri Sudono menyambut baik gagasan itu. “Setelah menjadi tuan rumah pertama di luar Pulau Jawa tahun 1953 lalu, maka sudah saatnya Sumut kembali  menjadi tuan rumah PON,” ujar Sri Sudono.
Keinginan untuk menjadi tuan rumah PON menurut Chairul merupakan harapan dari Pemerintah Propinsi Sumatera Utara dan DPRD Sumut.

“Saya yakin menjadi tuan rumah PON akan besar manfaatnya bagi pengembangan olahraga di Sumatera Utara  an meningkatkan motivasi atlet Sumut untuk berprestasi di PON,” tambahnya lagi. (jun)

Penertiban Babi Setengah Hati

081265333xxx
Penertiban ternak babi di Tanjung Mulia setengah hati mohon Pak Wali Kota dituntaskan horas

Kami Tetap Fokus
Terimakasih sarannya, kami dari Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan tetap fokus melakukan penertiban. Bila sekarang dinyatakan masih belum seluruhnya ditertibkan, kami lakukan secara bertahap. Kemudian, sampai sekarang juga masih dilakukan penertiban secara keseluruhan di Kota Medan.

Ir H Wahid M Si
Kepala Dinas Dinas Pertanian dan Kelautan

Kami Lakukan Bertahap

Penertiban di wilayah yang dimaksudkan dilakukan bertahap, sampai saat ini kami masih membuat persiapan kembali untuk melakukan penertibannya. Hingga kini, penertibannya tidak ada setengah hati, hanya saja dilakukan bertahap . Selanjutnya, penundaan penertiban ini juga sekaligus mengatur cara lain untuk memulai penertiban berikutnya.
Pada prinsipnya, babi yang ada di Kota Medan tidak dibenarkan dan harus ditiadakan. Makanya, kami secara terus-terusan melakukan penertiban di sleuruh wilayah Kota Medan.

Kriswan
Kepala Sat Pol PP Kota Medan

Nyonya Tua Rayu Mancini

TURIN- Direktur yang juga mantan pemain Juventus, Pavel Nedved mendukung pelatih Manchester City, Roberto Mancini menggantikan Luigi Delneri, seperti yang dilaporkan La Gazzetta dello Sport. Santer dikabarkan, kontrak Delneri akan diputus di akhir musim ini, setelah hasil buruk di musim pertamanya menukangi Nyonya Tua, julukan Juventus.

Nedved menegaskan, Mancini calon kuat pengganti Delneri, dimana Mancini berteman dekat dengan Presiden Juventus, Andrea Agnelli, sehingga pendapatnya mungkin bisa dipertimbangkan.

Namun, Juventus tidak mudah untuk menggaet Mancini dari Manchester City, hal ini karena City memiliki keuangan yang sehat, sehingga keinginan Mancini untuk membangun skuad yang diinginkannya akan dengan mudah terpenuhi.
Apalagi jika City mampu meraih gelar Piala FA musim ini, dan lolos kualifikasi Liga Champions, sehingga kemungkinan Mancini dipertahankan sangat besar.Nedved, merupakan rekan satu tim Mancini ketika masih membela Lazio, dan menyebut mantan pelatih Inter ini memiliki kualitas.

General Manager Juventus, Giuseppe Marotta dan Direktur Olahraga Fabio Paratici dikabarkan sudah membicarakan Mancini dengan agennya, Giorgio De Giorgis.

Sementara, mantan gelandang Juventus, Mauro Camoranesi meyakini bahwa ada hal yang salah dan tak bekerja di tubuh mantan klubnya itu meski mereka sudah mengerahkan upaya terbaik untuk memperbaiki kinerja tim. Bianconeri terseok-seok di Serie A dan asa untuk menembus Liga Champions musim depan kian jauh dari jangkauan setelah akhir pekan kemarin ditahan imbang 2-2 oleh Catania. “Sulit untuk menilai dari luar, namun Juve sudah berusaha meluncurkan kembali tim mereka selama lima tahun dan selalu mendapati diri mereka harus memulai lagi dari awal,” ucap Camoranesi saat diwawancarai La Gazzetta dello Sport. Camoranesi hengkang musim panas lalu setelah mengecap delapan tahun sukses bersama Juve, dan ia mengungkapkan sedikit kepahitan kala harus angkat kaki dari Turin. (net/bbs/jpnn)

Tertibkan Gudang Semen

081370084xxx

Kepada yang terhormat Bapak Wali Kota Medan, Kami warga Jalan Sisingamangaraja Simpang Marindal sangat terganggu dengan adanya gudang semen di ruko, tepatnya  bersebelahan dengan rumah penduduk yang menimbulkan abu semen dan keluar masuknya mobil pengangkut barang.

Setiap pembongkaran semen dari truk jadi awan abu yang sangat mengerikan yang bisa menimbulkan penyakit kami. Mohon tindakan bapak wali kota dari warga Simpang Marindal

Kami Tindak Lanjuti
Terimakasih informasinya, kami segera tindak lanjuti laporan ini. kami juga berharap kepada para pengusaha untuk sama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Kemudian, setiap kegiatan usaha ada baiknya jangan sampai merugikan pihak lain khususnya dari sisi lingkungan.

Ir Hj Purnama Dewi M Si
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Medan

Tagihan Listrik Mahal

08116364xxx

PLN, sudah 2 bulan ini tagihan rekening listrik saya kok mahal ya? kalau saya hitung2 dari dulu sampai sekarang pemakaian listrik saya tidak banyak berubah (hanya Lemari Es, TV dan Setrika) tetapi kalau saya bandingkan dengan orang yg memasang daya yg sama pembayaran listrik saya selalu lebih mahal padahal pemakaian listrik mereka kalau saya cermati lebih banyak/besar. Saya mohon penjelasannya. Terima kasih.

Bayar Sesuai Pemakaian

Pelangganyang terhormat, terlebih dahulu kami ucapkan terimakasih atas informasinya. Dengan ini kami sampaikan penjelasan bahwa tagihan Rekening Listrik nya sudah sesuai dengan hasil baca meter yang kami terima dan Rupiah tagihannya termasuk stabil dan irit.

Dapat dilihat dari rincian tagihan sebagai berikut:

A. Bulan September 2009 dibaca tanggal 25/8/2009 stand = 15948, total pemakaian = 143 kWh = Rp.87.328.
B. Bulan Oktober 2009 dibaca tanggal 26/9/2009 stand= 16095, total pemakaian = 147 kWh = Rp.89.427.
C. Bulan November 2009 dibaca tanggal 26/10/2009 stand = 16241, total pemakaian = 146 kWh = Rp. 88.902.
D. Bukan Desember 2009 dibaca tanggal 24/11/2009 stand = 16373, total pemakaian = 132 kWh = Rp. 81.556.
E. Bukan Januari 2010 dibaca tanggal 26/12/2009 stand= 16530, total pemakaian = 157 kWh = Rp.94.674.
F. Bulan Februari 2010 dibaca tanggal 26/01/2010 stand = 16675, total pemakaian = 145 kWh = Rp.88.378.
Sehingga Rata-rata pemakaian per Bulan= 145 kWh, pemakaian perhari rata-rata antara 4 s/d 5 kWh.
Dengan melihat rincian Data Pemakaian di atas, dapat dibandingkan Tagihan untuk bulan Januari 2010 lebih besar dari tagihan bulan November 2009, dikarenakan ada perbedaan tanggal baca yang biasanya tgl.26 dibaca tanggal 24/11/2009 (pemakaian 28 hari dari tgl.27/10/2009 s/d 23/11/2009) = 132 kWh, mengakibatkan tagihan bulan Desember 2009 menjadi lebih kecil. Tanggal baca untuk tagihan bulan Januari 2010 dibaca tanggal 26/12/2009 (pemakaian 31 hari dari Tgl 25/11/2009 s/d 25/12/2009) = 157 kWh, karena jumlah hari pakai lebih banyak.
Tapi untuk tagihan bulan Februari 2010, sudah sesuai dengan rata-rata pemakaian perbulan sebelumnya. Apabila memerlukan penjelasan yang lebih lengkap, silahkan ibu menghubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat. Demikian kami sampaikan.

Raidir Sigalingging, SE
DM Komunikasi PT PLN (Persero) Wilayah Sumut