24 C
Medan
Saturday, January 10, 2026
Home Blog Page 15362

RSUD HAMS Rawat Bayi Hydrocephalus

KISARAN- Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran, merawat bayi baru lahir yang menderita hydrocephalus (pembengkakan karena cairan di kepala), Selasa (3/5). Akibat keterbatasan peralatan dan tenaga ahli, bayi malang itu rencananya segera dirujuk ke Medan.

Bayi itu merupakan putri kedua pasangan Syarifah (34) dan Usman (36)  warga Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Kota Kisaran Barat. Lahir melalui operasi caesar, Senin malam (2/5) sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat lahir kondisinya normal dengan berat badan 4,5 kilogram, namun ukuran lingkar kepalanya mencapai 45 cm. Tidak hanya itu, mata sebelah kanan tidak tertutup rapat hingga mengalami pembengkakan
Dokter Spesialis Anak RSUD Kisaran, dr Alfian Nasution ketika dikomfirmasi menuturkan setelah diperiksa, bayi ini menderita hydrocephalus, sehingga memengaruhi tulang dahi dan tertarik ke depan.

Mengingat prasaran pendukung rumah sakit yang tidak memadai, maka rencananya bayi itu akan dikirim ke rumah sakit yang ada di Medan. (mag-2/smg)

Albiner Sudah Pensiun dari TNI

JAKARTA- Keraguan mengenai status pekerjaan Albiner Sitompul terjawab sudah. Mabes TNI memastikan, pasangan Steven PB Simanungkalit di pemilukada Tapanuli Tengah (Tapteng) itu sudah tidak aktif lagi sebagai anggota TNI, alias sudah pensiun.

Lantaran sudah pensiun, maka Albiner sudah tidak berhak lagi menyebut dirinya sebagai anggota TNI.  Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Laksda Iskandar Sitompul mengatakan, jika anggota TNI sudah pensiun, maka dia sudah menjadi warga sipil.

Iskandar berani memastikan bahwa Aliber sudah pensiun, lantaran dia sudah pernah mendaftar ke KPU Tapteng sebagai bakal calon bupati.

“Ya karena dia sudah mendaftar ke KPU, ya berarti dia sudah pensiun dari TNI,” ujar Iskandar Sitompul kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, Albiner-Steven ikut mendaftarkan diri sebagai calon di pemilukada Tapteng. Hanya saja, lantaran dinilai tidak memenuhi persyaratan, KPU Tap teng mencoretnya. Belakangan, dia menggugat ke MK. Pemilukada Tapteng sendiri dimenangkan pasangan Bonaran Situmeang-Sukran Tanjung dengan kemenangan mutlak. Hanya saja, lantaran ada gugatan, saat ini hasil pemilukada Tapteng masih harus menunggu putusan MK.

Dijelaskan Iskandar, ketentuan mengenai kewajiban anggota TNI yang mencalonkan diri di pemilukada harus pensiun itu diatur di UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Lantaran sudah pensiun, kata Iskandar, Albiner tidak boleh lagi menyebut pekerjaannya sebagai anggota TNI. Dia hanya boleh menyebut dirinya purnawiran TNI. “Karena sudah pensiun ya dia itu purnawirawan TNI AD,” kata Iskandar.

Agar informasinya tidak simpang siur, Iskandar berjanji akan mengecek benar tidaknya Albiner menyantumkan ‘anggota TNI’ di identitas pekerjaannya saat mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Aturan harus ditegakkan, semua harus patuh dan taat pada undang-undang,” tegas Iskandar. Jika ada pelanggaran, pasti akan ditindak.
Seperti diberitakan, syarat pencalonan Albiner Sitompul sebagai bupati Tapteng dipersoalkan BOSUR.  27 April 2011 pasangan BOSUR mengirim surat ke Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono.(sam)
Surat yang diteken Elza Syarief itu berharap Panglima TNI memberikan klarifikasi dan penjelasan mengenai status Albiner Sitompul.
Dalam surat itu, Elza menjelaskan pasangan Albiner-Steven PB Simanungkalit 23 Maret 2011 mengajukan gugatan sengketa pemilukada Tapteng. Dalam permohonan gugatannya ke MK Albiner menyebutkan identitas pekerjaannya sebagai anggota TNI-AD. (sam)

Tak Seindah Diucapkan

Stadion Teladan Menuju Tuan Rumah 8 Besar Divisi Utama

Kesiapan Stadion Teladan untuk menggelar babak delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia musim ini, masih jadi tanda tanya. Kalau seandainya proposal pencalonan tuan rumah disetujui, tampaknya Stadion Teladan mesti ditaburi ‘make up’ di sejumlah sisi.

Ya, mesti pihak manajemen PSMS mengklaim kalau Stadion Teladan sudah cukup layak menggelar babak delapan besar, bahkan menggelar laga di Indonesian Super League (ISL), tapi yang terlihat tak seindah yang diucapkan. Pantauan Sumut Pos, masih ada beberapa titik yang mesti dibenahi.

Yang paling penting adalah kondisi lapangan. Meski masuk kategori aman digunakan, kondisi lapangan Stadion Teladan masih perlu diratakan. Rumputnya juga harusnya lebih lembut. Tapi hal itu tidak terlalu mempengaruhi permainan. Yang jadi soal besar adalah potensi genangan air di sudut lapangan yang cekung ke dalam alias tidak rata. Ini jadi soal jika hujan turun. Sebab di saat bersamaan drainase lapangan kadang tak bekerja maksimal.

Khusus soal drainase, sebenarnya sudah pernah diperbaiki. Namun, kapasitas daya tampung air hujan kurang maksimal. Kalau hujan turun terlalu deras, maka air sempat merembes dan menggenang di atas lapangan untuk beberapa saat. Ini mengganggu pertandingan. Meskipun pada akhirnya air yang tergenang akan meresap. Tapi, butuh waktu minimal 30 menit.

Di samping itu, kondisi tribun tertutup maupun terbuka juga masih butuh sentuhan perbaikan. Di sejumlah tempat duduk tribun terbuka malah banyak ditumbuhi ilalang dan rumput liar.

Pun, bagian ruang dalam yang masih sarat masalah. Paling mengganggu adalah toilet untuk penonton. Di Stadion Teladan ada beberapa toilet, tapi tak layak digunakan. Apalagi toilet yang ada di bagian luar di dekat tribun terbuka. Selain tak ada lagi air, kondisinya memang sangat tak layak pakai. Toilet di ruang dalam juga parah. Meski masih bisa dipakai, tapi perawatannya sungguh tak terlihat sama sekali. Aromanya juga mengganggu penonton yang masuk dari pintu utama.

Masuk ke ruang ganti pemain, kondisinya sedikit lumayan. Sudah ada AC di sana plus kamar mandi. Namun, di ruang ganti tim tamu toilet berada di luar dan kondisinya masih butuh perhatian juga.

Dilihat dari luar, Stadion Teladan juga terlihat sudah sangat tua. Wajar, karena sejak dibangun tahun 1953 silam, praktis stadion yang sempat jadi yang terbaik setelah Gelora Bung Karno itu tak pernah diperbaiki. Peremajaan seharusnya dianggarkan (atau memang dianggarkan tiap tahun) hanya saja tidak maksimal.

Setelah musim lalu usai, Stadion Teladan memang sempat dipercantik. Tapi, hanya dari luarnya saja. Ada beberapa sudut yang dicat. Termasuk tribun penonton yang dipoles warna-warni. Tapi, kini warna itu sudah mulai pudar dan tak lagi enak dipandang. Di bagian luar juga sudah dicat, tapi warnanya kusam.

Keadaan ini cenderung kurang terperhatikan. Setidaknya, pihak PSMS yang memakai Stadion Teladan sebagai kandang pun terkesan pasrah. “Tampaknya sudah cukup layak. Kalaupun perlu pembenahan tinggal sedikit lagi,” beber Idris, Sekretaris Umum PSMS.

Terlepas dari itu, satu-satunya yang sedikit bisa diandalkan dari Teladan adalah penerangan stadion. Ada empat tiang lampu yang seluruhnya menyala. Namun, pada dasarnya nyala lampu itu masih kurang terang tapi sudah bisa dipaksakan untuk menggelar laga malam hari. Jika dibandingkan dengan Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam-markasnya PSDS- musim ini, agaknya Stadion Teladan sudah jauh tertinggal.  (ful)

Malu Kita dengan Daerah Lain

Stadion Teladan sempat menjadi stadion kebanggaan Warga Medan dan Sumut umumnya. Sejumlah laga penting dan even besar pernah digelar di stadion ini. Namun dengan kondisi yang terus merosot, kebanggaan itu mulai luntur juga.

Dibangun 1953 silam awalnya Stadion Teladan digunakan untuk melengkapi venue sebagai kesiapan Sumut menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) ke III. Saat itu, Stadion Teladan termasuk jajaran stadion mewah di Indonesia. Tapi itu lebih setengah abad silam. Kini kemewahan itu sirna karena di daerah lain banyak stadion modern berdiri.

Menanggapi soal perawatan hingga peluang renovasi menjadi lebih modern, pihak Komisi D DPRD Medan mendukung sepenuhnya. Salah satu dukungan mengalir dari Ahmad Arif, anggota komisi tersebut. Dihubungi kemarin malam, Arif berharap Dinas Pertamanan Kota Medan yang didaulat mengurus infrastruktur (termasuk Stadion Teladan) harus lebih cekatan merawat stadion yang pernah disinggahi skuad Arsenal, Sampdoria, dan Ajax itu.

“Harusnya ada perawatan maksimal setiap tahun, sebab memang ada anggarannya. Sebagai stadion kebanggaan warga Medan harusnya Teladan lebih bagus dari kondisi saat ini,” beber Arif.

Apalagi Stadion Teladan direncanakan akan dipakai menjadi venue babak delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia. “Nah apalagi kita akan menjamu tim lain di stadion itu. Malu kita dengan daerah lain. Perawatan hingga renovasi serius mutlak dibutuhkan,” tambah anggota dewan dari fraksi PAN itu. Hal senada juga dituturkan anggota komisi D lainnya, Muslim Maksum. “Dinas pertamanan punya anggaran untuk itu. Harusnya benar-benar dimanfaatkan dengan baik,” tegas Muslim Maksum. (ful)

Stadion Teladan Medan

Dibangun:         1953
Kandang:         PSMS Medan (Divisi Utama)
Kapasitas:         20.000 Penonton
Tipe Stadion:         Stadion Sepak Bola Lama
Kategori:         C
Even Besar:         PON III 1953 Sumatera Utara
Rapor Fasilitas
Tribun:         C
Tempat Duduk:     C
Fasilitas:         C
Drainase:         C
Penerangan:         C
Papan Skor:         C
Kondisi:         C

Rupiah Masih Bisa Menguat Lagi

RI Hemat Rp400 Miliar

Senior Resident Representative International Monetary Fund (IMF) Milan Zavadjil menilai bahwa rupiah masih memiliki ruang untuk mengalami penguatan di tahun 2011.

“Rupiah masih bisa terapresiasi. Nilainya sendiri saat ini masih ada dalam rentang keseimbangan, jadi tidak over value atau under value,” kata Milan di kantornya Jakarta, Selasa (3/5).

Dia menjelaskan penguatan nilai tukar rupiah tersebut, tidak akan mengurangi daya saing Indonesia kawasan Asia. “Di Indonesia, rupiah menguat, tapi tetap real effective exchange rate per Maret 2011 berada di posisi positif. Jadi ini sangat baik,” tandas Milan.

Dia menuturkan bila melihat nilai mata uang negara-negara di Asia secara keseluruhan, lanjutnya, memiliki kecenderungan untuk under value. Di mana kebanyakan tidak bisa mencapai level efektif sejak mengalami krisis di 2008 lalu. “Kebanyakan tidak terlalu terapresiasi bila dibandingkan tahun 2006-2007 (sebelum kreisis),” ucapnya.
Real effective exchange rate sendiri merupakan alat untuk mengukur nilai mata uang dan daya saing eksternal negara yang bersangkutan. Dari perhitungan IMF per Maret 2011, negara-negara di kawasan Asia, yang daya saing mata uangnya masih positif antara lain India, Thailand, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Australia.

Sementara negara-negara seperti Jepang, Filipina, Cina, Selandia Baru, Taiwan, Hong Kong, Vietnam dan Korea memiliki mata uang dengan daya saing negatif.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan, penguatan rupiah yang terjadi belakangan ini, telah terjadi penghematan mencapai Rp400 miliar.

Pengematan tersebut, kata Hatta, berasal dari akumulasi penguatan rupiah hingga sekarang. “Jadi setelah keseluruhan dihitung, kita bisa menghemat Rp350 miliar-Rp400 miliar dan itu cukup baik,” ungkap Hatta di kantornya, Jakarta, Selasa (3/5).

Selain itu, sambung Hatta, penguatan rupiah juga merupakan bentuk kepercayaan dari para investor asing untuk melakukan investasi di Indonesia. ”Yang paling baik lagi adalah cara internasional memandang kita memandang perekonomian kita dan memandang makroekonomi kita,” tambahnya.

Dia menjelaskan hal itu dapat dilihat dari yield/price rata-rata tertimbang Global Bond yang diterbitkan belakangan hanya sebesar 5,1 persen. “Itu juga yang menjadi salah satu, yield kita sampai lima persen,” ungkap Hatta.
Seperti diketahui meskipun rupiah melemah tipis ke Rp8.554 per USD dibandingkan dengan periode perdagangan sebelumnya yang ada di Rp8.551 per USD namun angka tersebut masih jauh dari asumsi yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp9.250 per USD. (net/jpnn)

Danai MP3EI, RI Minta Bantuan JP Morgan

JAKARTA – Program percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia diperkirakan membutuhkan banyak modal. Salah satu sumber pendanaan yang diharapkan pemerintah adalah berasal dari luar negeri.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan menyebut salah satunya berasal dari JP Morgan Chase & Co, salah satu perusahaan finansial tertua di dunia. “Tentunya diminta kalau bisa seperti JP Morgan memberikan atensi kalau bisa bantuan, karena ini kan kebutuhan dananya kan nggak kecil,” ujar Gita usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima CEO JP Morgan Chase & Co Jamie Dimon di Kantor Presiden, kemarin (3/5).

Gita mengungkapkan, BUMN sudah diminta melakukan pembiayaan program yang disebut MP3EI itu sebesar USD100 miliar dari kebutuhan Rp835 triliun. Sumber pembiayaan lain berasal dari non-BUMN atau swasta. “Belum lagi yang dari luar negeri. Ini kan semua perlu pinjaman itu saya rasa peran dari JP Morgan,” katanya.

Namun menurut Gita, dalam pertemuan tersebut, belum muncul komitmen nilai atau nominal dari JP Morgan.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, komitmen yang muncul dalam pertemuan adalah keinginan JP Morgan men-supprot MP3EI. Selain itu juga pendanaan dalam bidang infrastruktur.  Hatta mengungkapkan, hampir tiap kuartal JP Morgan membawa investor untuk mencari proyek di Indonesia. Jika sebelumnya hanya tiga investor dalam satu tahuan, saat ini mencapai lima investor. “Jadi kita harus banyak men-create project pembangunan kita terutama untuk infrastruktur,” kata Hatta.

Meski saat ini Indonesia belum sampai pada investment grade, namun pasar disebut Hatta sudah mengakuinya. “Itu sudah terbukti ketika kemarin bond-nya kita itu dikenakan rate hanya sekitar 5 persen. Bayangkan pada beberapa dua atau tiga tahun lalu sampai kena 11 persen,” urai Hatta. Hal itu, kata dia menunjukkan bukti Indonesia sebagai tempat investasi yang baik. (fal/jpnn)

Saham Positif, Harga Minyak Turun

Setelah Osama Tewas

KEMATIAN Osama bin Laden di Abbotabad, Pakistan, Minggu malam (1/5), membuat pamor  presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama melambung.

Keberhasilan menewaskan Osama itu sekaligus berarti suami Michelle tersebut memenuhi janjinya pada masa kampanye dulu. Ketika itu, dia menegaskan bahwa menangkap atau melenyapkan Osama bakal menjadi prioritasnya.
Karena itu, dalam pidatonya kemarin yang ditayangkan langsung dari East Wing Gedung Putih, Obama memperlihatkan betul perannya dalam penyergapan Osama. Mulai pembahasan operasi hingga perintah langsung penyergapan.

Tapi, Obama mesti ingat, popularitas itu bisa jadi hanya jebakan sesaat. Sebab, sejak dirinya memerintah, berbagai jajak pendapat secara konsisten menunjukkan bahwa keamanan nasional bukan lagi isu menarik bagi warga AS. Yang justru menjadi konsen utama rakyat Negeri Paman Sam itu adalah ekonomi. Rapor Obama di sektor ekonomi pun sejauh ini masih merah.

Kematian Osama juga berdampak terhadap sektor ekonomi global. Harga minyak menurun 3 persen kemarin (2/5). Itu terjadi karena muncul ekspektasi risiko serangan kelompok Islam radikal bakal berkurang dan tensi di Timur Tengah menurun.

Harga minyak mentah Brent menurun USD4,22 menjadi USD121,67 per barel, meski akhirnya kembali ke level USD124,40. Bulan lalu, Brent sempat menyentuh level tertinggi, yaitu USD127 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah AS menurun USD1,25 menjadi USD112,68.

Tapi, diperkirakan pengaruh itu tak akan lama. “Sebab, kenyataannya, konflik di Libya dan negara-negara Timur Tengah masih terus berlangsung sampai kini,” kata Carsten Fritsch, analis komoditas di Commerzbank, Frankfurt, kepada Reuters.

Belum lagi munculnya kekhawatiran serangan balasan atas kematian Osama. Namun, para analis minyak berkeyakinan, kalaupun terjadi, hal itu tak akan sampai mengganggu suplai minyak. Al Qaeda hanya pernah sekali menyerang industri minyak, yaitu pada 2006 di Arab Saudi.

Tewasnya Osama juga berdampak positif terhadap bursa saham. Sebagaimana dilaporkan Wall Street Journal, harga saham di bursa Jepang dan Korea Selatan naik drastis serta berhasil mengatrol saham di Australia yang selama lima pekan terakhir terpuruk. Saham di Bursa Saham Nikkei, Jepang, naik 1,6 persen menjadi 10.004,20 yang berarti melonjak 10 ribu poin untuk kali pertama sejak 14 Maret. Di bursa saham Kospi Korea Selatan, harga saham naik 1,7 persen.

Ada pun pasar saham di Tiongkok, Hongkong, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam kemarin tutup karena hari libur. “Tidak berarti terorisme akan berakhir. Tapi, ini jelas insentif perdagangan yang positif karena kematian Osama bin Laden,” kata Kazuhiro Takahashi, General Manager di Daiwa Securities, Tokyo. (c5/ttg/jpnn)

Rotasi Fergie

Man United vs Schalke 04

MANCHESTER–Bagi The Red Devils, harusnya langkah untuk  berlaga di babak final Liga Champions tak seberat sang rival Schalke 04. Kemenangan 2-0 yang diraih anak asuh Sir Alex Ferguson saat bertandang di Veltins Arena pada babak semifinal leg pertama lalu menjadi salah satu penyebabnya.

Kendati begitu Sir Alex Ferguson, tactician Manchester United tak ingin gegabah dengan memandang enteng sang tamu pada laga yang berlangsung di Stadion Old Trafford, dinihari nanti.

“Jangan pernah meremehkan mereka (Schalke 04, Red), apalagi sebelumnya mereka mampu meraih kemenangan di kandang Inter Milan dengan skor 2-5. Ini sebuah bukti jika mereka tim yang tangguh,” bilang Fergie (panggilan akrab Sir Alex Ferguson).

Walaupun  The Red Devils  tampil allu out, bukan berarti Fergie akan menurunkan seluruh pemain terbaiknya.
Laga krusial menghadapi Chelsea pada akhir pekan nanti menjadi salah satu alasan bagi Fergie melakukan rotasi pemain. “Menghadapi mereka (Chelsea, Red) selalu sulit. Jadi, saat menghadapi Schalke nanti saya akan melakukan sejumlah perubahan dengan memasukkan Paul Scholes, Dimitar Berbatov, Michael Owen sebagai starter. Hanya saja, untuk lini belakang kami tetap tampil dengan formasi terbaik,” bilang Fergie lagi.

Fergie mengungkapkan jika hal ini harus dilakukan untuk  menjaga kebugaran dan kesiapan pemain, baik fisik mau pun mental.

“Dengan dua laga besar, jadi kami akan menyusun ulang tim dan menyegarkannya,” tandas Fergie.

Terpisah, tekad untuk tampil all out juga diapungkan punggawa Schalke 04. “Kami tahu ini bukan tugas yang mudah. Tapi kami ingin  memberi  segalanya,” kata Cristoph Metzelder, bek Schalke 04 yang mantan pemain Real Madrid itu.
“Jelas kami ingin melakukan yang lebih baik lagi pada leg kedua. Kami harus mampu menekan mereka, karena selalu ada harapan sebelum pertandingan benar-benar berakhir,” tambah Matzelder.

Ikon baru Die Knappen (julukan Schalke 04) Raul Gonzales pun mengungkapkan hal yang sama.
Menurut pria yang pernah menjabat sebagai kapten tim,  plus idola publik Santiago Bernabeu itu, meski kecil namun dengan level permainan yang meningkat Schalke dapat mempermalukan The Red Devils di Old Trafford.
“Akan sangat bangga jika kami mampu melangkah ke partai final Liga Champions. Apalagi jika kelolosan kami itu berkat kemenangan  di kandang lawan,” bilang Raul.

Wajar bila Raul mengungkapkan harapannya seperti itu, sebab jika Schalke melangkah ke partai final, maka itu ditengarai menjadi final Liga Champions terakhirnya, sebab dengan posisi Schalke yang kini menempati peringkat kesepuluh, sangat mustahil bagi mereka kembali berlaga di Liga Champions.

“Sangat mengesankan bila saya melakoni partai terakhir Liga Champions di Stadion Old Trafford, sebab stadion ini adalah stadion besar yang memiliki sejarah hebat,” pungkas Raul. (bbs/jpnn)

Tawar Sneijder 35 Juta Euro

Laporan surat kabar People mengabarkan akhir bulan ini pihak  Manchester United bakal segera menyodorkan tawaran resmi untuk bisa  mendapatkan Wesley Sneijder dari Inter Milan.

Dalam laporan itu disebut pihak United telah bersiap untuk  merogoh kocek sedalam 35 juta euro demi memboyong playmaker tim  nasional Belanda tersebut ke Old Trafford.

Pelatih United Sir Alex Ferguson kabarnya telah kepincut hatinya  menyaksikan penampilan impresif dari Sneijder pada musim lalu.

Selain penampilannya yang membawa Inter meraih treble gelar,  Ferguson ternyata juga terkesan dengan aksi Sneijder yang berhasil  mengantarkan Belanda sampai ke final Piala Dunia.

Sementara itu sejumlah spekulasi juga menyebutkan besar kemungkinan bagi Nerazzurri untuk melepas Sneijder dan Douglas Maicon  sebagai upaya dari rencana peremajaan skuad. (net/jpnn)

Hindari Bujuk Rayu Negara Islam Indonesia

Koordinator Kopertis Wilayah I Hadiri Wisuda STIE Nusa Bangsa

MEDAN – Sebanyak 193 lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusa Bangsa mengikuti wisuda, Sabtu (30/4) di Hotel Danau Toba Internasional (HDTI) Medan. Wisuda ini dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut/NAD Prof Ir H Moehammed Nawawiy Loebis M.Phil, PhD diwakili Kasubbag Ujian Negara Kasubbag Ujian Kopertis Sumut/NAD, Kamaru Azwandi, Ketua Aptisi Sumut H Bahdin Nur Tanjung SE MM, Ketua BPH STIE Nusa Bangsa H Ramli J Marpaung SH MM, pimpinan STIE Nusa Bangsa, orangtua wisudawan dan undangan lainnya.

Ketua BPH STIE Nusa Bangsa H Ramli J Marpaung SH MM mengutarakan kelulusan sebagai awal dari langkah menuju masa depan yang lebih konkrit. ‘’Sebagai ahli madya dan sarjana yang telah digembleng dalam kawah candradimuka perkuliahan, telah memiliki penguasaan ilmu dan keterampilan. Empat kata kunci sukses meliputi kepercayaan diri, kreatif, bermoral dan memiliki empati,’’ harapnya.

Ramli juga mengajak alumni STIE Nusa Bangsa untuk kreatif sebagai kata kunci meraih kesuksesan. ‘’Setelah sekian lama berkutat dalam pola-pola industri yang mencontoh keberhasilan negara maju, pemerintah akhirnya menyadari besarnya potensi industri kreatif Indonesia. Setelah bertahun-tahun menjadi imitator yang baik, dunia usaha sadar dengan mengembangkan inovasi kreatif untuk merebut pangsa pasar. Maka kreativitas jelas diperlukan,’’ tambah dia.
Secara khusus menyangkut moral, Ramli mengajak alumni STIE Nusa Bangsa mampu menjunjung tinggi moralitas dan menjaga prilkaku agar tidak mencederai komitmen moral bangsa. ‘’Moralitas ini juga akan mampu membentengi wisudawan dari bujuk rayu oknum-oknum seperti Negara Islam Indonesia (NII) yang sekarang gencar merekrut kaum intelektual sebagai korban dari pemahaman keliru terhadap nilai agama,’’ katanya.

Sebagai BPH STIE Nusa Bangsa, Ramli menyampaikan selamat atas keberhasilan alumni. Ilmu yang diperoleh, lanjut dia, dapat dimanfaatkan demi kemajuan bangsa dan negara.

Sedangkan Kasubbag Ujian Kopertis Sumut/NAD, Kamaru Azwandi mengingatkan bahwa wisuda bukan merupakan titik akhir perjuangan para wisudawan. ‘’Justru merupakan titik awal untuk bergerak maju ke depan meraih cita-cita yang lebih gemilang,’’ katanya.

Ia menambahkan, para wisudawan dituntut untuk terus belajar dan berlatih agar dapat bersaing dan merebut pasar kerja di era global.  Kamaru berharap alumni STIE Nusa Bangsa terus menambah ilmu pengetahuan dan prilaku yang baik sehingga mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Demikian pula kewajiban menjaga nama baik almamater dan memiliki kompetensi sehingga mampu menjaga kualitas diri melalui pembelajaran sepanjang hayat (long life education).

Disisi lain, Kopertis meminta pimpinan STIE Nusa Bangsa untuk terus membangun pendidikan dari segi manajemen, proses belajar, fasilitas dan keuangan. Ia mengungkapkan STIE Nusa Bangsa telah melaksanakan proses pendidikan dengan baik sehingga dihargai masyarakat sebagai tempat mendapat ilmu pengetahuan dan teknologi, etika dan nilai kebijakan. ‘’STIE Nusa Bangsa perlu terus mempertahankan mutu dalam bidang keilmuan dan lulusan yang terampil dan bermoral yang baik. STIE Nusa Bangsa diharapkan mengembangkan kerja sama dengan perguruan tinggi lainnya dengan melakukan perbandingan manajemen perguruan tinggi,’’ ujarnya.  (*/sih)

Hunter Siap Comeback

SCHALKE mendapat suntikan kekuatan jelang laga Old Trafford dini hari nanti. Striker internasional Belanda Klaas-Jan Huntelaar sudah pulih dari cedera lutut parah sejak Februari lalu. Huntelaar sudah mulai berlatih dan berpeluang dimainkan.

Hunter – sapaan akrab Huntelaar – memang belum berada dalam kondisi fisik prima. Namun, Hunter menjadi opsi terbaik apabila duet Raul Gonzalez dan Edu mengalami kebuntuan. Statistik dan jam terbang Hunter di Eropa bisa membantu Schalke.

Sebelum cedera, Hunter lumayan produktif. Kendati baru bergabung dengan Schalke musim ini, dia mengemas tujuh gol, tiga di antaranya di Liga Champions. Itu menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak Schalke dibawah Raul (12 gol).

“Saya belum memutuskan tentang (main atau tidaknya) Huntelaar. Dia striker bagus dan kami memang dituntut mencetak banyak gol di Old Trafford,” ungkap Ralf Rangnick, der  trainer Schalke, kepada Bild.

“Kami harus berhati-hati dengan kondisi pemain yang dua bulan lebih absen menendang bola,” tambahnya.
Kendati tenaganya sangat dibutuhkan Schalke, tidak menurunkan Hunter  di Old Trafford juga bukan kesalahan. Apalagi Hunter memiliki memori buruk di Old Trafford kala masih membela AC Milan di babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Turun 90 menit, Hunter tidak mampu menghasilkan gol bagi Milan dan harus menyerah dengan skor telak 0-4.

Hunter  punya alasan kenapa dirinya tidak berkutik kala itu. Selain pertahanan solid, United memiliki kiper Edwin van der Sar. “Edwin masih kiper  top di usia senja dan memberi kestabilan di barisan pertahanan United. Dia menunjukkannya di Jerman (leg pertama semifinal, Red),” ujar Hunter mengomentari aksi seniornya di timnas Belanda itu.

Di sisi lain, bukan hanya Hunter yang berpotensi comeback di Old Trafford. Dari kubu United, gelandang Darren Fletcher  siap merumput lagi setelah out dua bulan karena virus. Fletcher sudah berlatih normal sepekan terakhir dan menjalani “pemanasan” dengan turun 45 menit untuk tim cadangan United pekan lalu. (dns/jpnn)