Home Blog Page 15395

Atur Perekrutan Wartawan Profesional

JAKARTA- Banyaknya permasalahan timbul karena tingkah laku yang tidak terpuji oknum-oknum wartawan membuat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terus memutar otak. Ketua Umum PWI Margiono pun menyatakan pihaknya akan memasukkan beberapa aturan dalam revisi UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Kami akan menerapkan peraturan-peraturan yang lebih professional,” kata Margiono dalam acara Silaturahmi Peringatan Hari Pers Nasional di Gedung TVRI Jakarta kemarin (19/4).

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Jawa Pos itu menjelaskan, pihaknya akan memasukkan aturan persyaratan pendirian sebuah media dengan lebih ketat dan professional. Begitu juga dengan persyaratan untuk menjadi seorang wartawan, yang juga akan dilakukan dengan sangat ketat dan profesional.

Mantan Pemimpin Redaksi Jawa Pos itu menambahkan, saat ini banyak sekali wartawan yang tidak professional. Bahkan yang lebih parah, banyak juga wartawan yang sebenarnya tidak membaca apalagi memahami kode etik wartawan. “Memang, pelanggaran yang paling banyak memang di daerah-daerah,” kata Margiono.

Untuk itu pihaknya kini juga gencar program pendidikan dan pelatihan untuk para wartawan.   Dalam kesempatan itu Panitia Pusat Hari Pers Nasional 2011 memberikan penghargaan Press Card Number One (PCNO) kepada 35 insan pers yang dianggap memiliki kredibiltas dan sumbangsih besar di dunia pers.  Salah satu yang menerima pengahargaan tersebut adalah Direktur Jawa Pos Azrul Ananda.  (kuh/jpnn)

Rumah Adik Syarif Ada Bahan Bom

Jakarta- Rumah tinggal adik teroris Muhammad Syarif, Basuki, di Cirebon telah digeledah tim Detasemen Khusus 88 Polri. Polisi menemukan sejumlah material pembuat bom rakitan dan data tentang terorisme.

“Saya mendengar ada datanya dengan peralatan-peralatan, yang kayaknya itu sebagai bahan untuk merakit bom, saya belum mendapatkan laporan yang banyak,” kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Inspektur Jenderal Suparni Parto, saat dihubungi, Selasa (19/4).

Meski begitu, penyidik belum menetapkan Basuki sebagai tersangka. “Untuk keterlibatan belum begitu terbaca, ada fakta mengarah kita untuk menindaklanjuti. Ini langkah teknis yang dilakukan untuk mendapat data-data untuk kepentingan proses hukum,” ujarnya.

Polisi tidak hanya menggeledah rumah yang didiami adik kandung M Syarif, pelaku bom bunuh diri di Polresta Cirebon. Polisi juga menggeledah kediaman ibu kandung M Syarif, Sri Mulat. Penggeledahan dilakukan di Gang Rarakuning 2, RT 3 RW 6, No 55, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, sekitar pukul 18.30 WIB. Penggeledahan dilakukan dengan membuka paksa pintu rumah oleh anggota kepolisian.

Sekitar 100-an polisi dari Polresta Cirebon membuat pagar betis untuk menjaga jalannya penggeledahan yang menjadi tontonan warga sekitar. Sri Mulat merupakan ibu kandung Syarif, pelaku bom bunuh diri di Polresta Cirebon. Sri diketahui merupakan keturunan Keraton Kanoman yang menikah dengan Abdul Gofur.

Menurut salah seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya, terakhir kali Sri terlihat malam pasca ledakan bom. “Sampai sekarang belum kelihatan,” kata seorang tetangganya. Sri tinggal berdua dengan anak bungsunya, Fatonah. Sementara Syarif jarang mendiami rumah itu. “Dia kadang datang malam langsung pergi,” katanya.  (net/bbs/jpnn)

Wasiat Sang Bomber: Kehidupan Dunia Hanya Menipu…

Polisi menemukan wasiat yang ditulis Muchamad Syarif, pelaku bom bunuh diri di Masjid Az Dzikra, kompleks Mapolres Cirebon. Pesan terakhirnya didapat polisi saat menggeledah rumah mertua pelaku di Majalengka, Senin (18/4).
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Boy Rafli Amar mengungkapkan, wasiat ditulis di halaman belakang buku jihad. “Ditemukan di buku berjudul Jihad di Asia Tengah (Perang Akhir Zaman),” kata Boy, Selasa (19/4). Buku tersebut  ditulis oleh  Syekh Abu Mus’ab As Suri.

Sebelumnya, polisi hanya menemukan struk rumah makan Padang di saku celana jasad Syarif. Berikut isi wasiat pelaku bom bunuh diri: Bahwa saya: Muhammad Syarif. Insya Allah atas/izin Allah, sangat, sangat !!!!!! “ Meninggal Syahid”. Bukan karena ingin disebut Mujahid. Tetapi kemuliaan Syahid telah melekat berat di hati. Dengan janji dari yang menciptakan saya dan yang akan mensucikan saya. Yaitu janji Allah…….Allah…….Allah. Pesan saya: “Sungguh kehidupan dunia hanya menipu. Wass. (net/jpnn)

Korban Disambar Petir Dikebumikan

MEDAN-Isak tangis menyelimuti rumah Tri Suno Herman Surbakti (51) di Perumahan Johor Indah, Jalan Karya Wisata Medan, Senin(18/4). Keluarga terus berdatangan melayat pria yang tewas disambar petir.

Jenazah pria yang sudah 30 tahun  bekerja di PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia, anak perusahaan Garuda dikebumikan di perkuburan muslim kawasan Eka Rasmi Medan. Tri Suno Herman Surbakti meninggalkan istri beserta tiga orang anak.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Medan, Salman Al Farisi, tetangga korban mengatakan, korban merupakan tetangga yang baik dan ramah. (mag-7)

Cirus Tak Masalah Dinonaktifkan

Jakarta- Jaksa Agung Basrief Arief resmi menonaktifkan Jaksa Cirus Sinaga karena telah ditahan pihak Mabes Polri. Apa tanggapan mantan jaksa kasus Antasari itu soal penonaktifannya? “(Dia sudah) tahu. Nggak ada masalah. Nanti kan kelihatan di sidang bebas atau nggak,” ujar pengacara Cirus, Tumbur Simanjuntak di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (19/4).

Tumbur datang ke Bareskrim untuk mendampingi pemeriksaan Cirus. Pemeriksaan kali ini mengagendakan soal harta Cirus. “Masih bolak balik soal harta. Katanya ini pemeriksaan terakhir mau dilimpahin ke kejaksaan,” jelas Tumbur. Tumbur mengklaim, kliennya tidak bersalah dalam kasus dugaan penghilangan pasal korupsi untuk kasus Gayus Tambunan. (net/jpnn)

Ditemukan, Melinda Syok

JAKARTA- Seusai mengisi berita acara penyerahan di Direskrimum Polda Metro Jaya, akhirnya Melinda Fitriana alias Fitri, mahasiswa IPB yang hilang selama empat hari dari Jumat (15/4), langsung dibawa pulang sang ayah Sapto Hartoyo. Selama hampir dua jam di ruang Direskrimum Polda Metro Jaya, Melinda langsung dipertemukan sang ayah, sepupu, dan keluarganya yang lain.  “Ia (Melinda) langsung berpelukan dengan ayahnya,” kata kerabat Melinda, Heriyanto, saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/4).

Menurut Heriyanto, Melinda saat ini masih labil dan belum bisa berbicara banyak kepada semua orang, bahkan Melinda pun belum mau bicara kepada keluarganya apa yang menyebabkan dirinya meninggalkan rumah. “Saat ini ia masih syok dan belum bisa bicara banyak,” ujarnya.(net/jpnn)

Buat Puisi untuk Wartawan

Ketua Fraksi Partai Demokrat M Ja’far Hafsah diam-diam memiliki bakat terpendam. Kepiawaian membuat puisi ia pamerkan di depan ratusan mahasiswa Universitas Paramadina, Jakarta, saat mendapat giliran berbicara dalam diskusi ‘Pers Pilar Keempat Demokrasi’ bekerjasama dengan Universitas Paramadina, Selasa (12/4).

Sesaat setelah mendapat lampu hijau dari Sang Moderator, Ja’far tanpa ragu sedikitpun membaca puisinya. “Koran adalah media, koran adalah berita dan informasi. Tidak ada minum kopi tanpa koran, media, dan berita. Koran dibenci tapi rindu kata penyanyi Diana Nasution,” katanya. “Seperti rokok, koran kawan dan lawan. Seperti morfin, kita kecanduan. Koran sumber kebaikan, kejelakan, kekonyolan dan terkadang kebanyolan,” ujarnya. “Tapi bagi saya, koran sumber inspirasi. Wahai koran, muatlah berita secara proporsional dan profesional. Hebatlah Kau, I love You,” Ja’far mengakhiri puisinya.(net/jpnn)

Kanit Reskrim Sembunyi di Kamar Mandi

Sidang Perampokan CIMB Niaga

MEDAN-Dua saksi dari Polsek Hamparan Perak yang dihadirkan dalam persidangan lanjutan kasus perampokan CIMB Niaga dan penyerangan Mapolsek Hamparan Perak, mengaku hanya mendengarkan letusan senjata api sebanyak 40 kali tembakan membabi buta.

Dalam kesaksiannya di depan persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim, Muhammad SH, Kanit Reskrim Polsekta hamparan Perak, AKP Irsol mengatakan,  begitu kejadian penyerangan pada 22 September 2010 sekitar pukul 00.00 WIB, ia  langsung menyelamatkan diri dengan bersembunyi di dalam kamar mandi.

“Saat kejadian, saya memang berada di dalam ruangan kerja begitu mendengar suara letusan senjata api, langsung sembunyi di kamar mandi,”ucapnya. Kejadian sekitar 10 menit lamanya, sambung Irsol, saat penyerangan dirinya tidak ada membawa pistol. Waktu penyerangan dirinya habis melaksanakan tugas luar. Kemudian dirinya istirahat, untuk mengecoh pelaku penyerangan dirinya hanya mematikan televisi dan lampu dibiarkan menyala, kalau dimatikan akan menjadi perhatian para penyerang.

Irsol menjawab pertanyaan penuntut umum, Ahmad Ep Hasibuan dan tim penasehat hukum terdakwa Nurlam soal pengamanan di Polsek pada waktu ada 10 orang yang melakukan penjagaan. Kenapa terdakwa yang kini disidangkan bisa didakwa dalam kasus perampokan dan teror? Saksi menjawab memang dirinya tidak mengenal para terdakwa.
Namun dirinya tahu kalau pelaku itu dari hasil pengembangan dan penangkapan di kawasan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai, saat terjadi kontak tembak dengan pelaku penyerangan dan perampokan bank, dirinya diberitahu oleh petugas polisi di kawasan tersebut.  Sedangkan kepastian apakah Khairul Ghazali terlibat dalam aksi perampokan bersenjata api di CIMB Niaga menewaskan satu anggota Brimob dan penyerangan Polsek Hamparan Perak yang menewaskan tiga orang polisi, Irsol tidak bisa memastikan dan menjawab tidak tahu. (rud)

Amrun Daulay Diperiksa KPK

Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa anggota DPR, Amrun Daulay. Meski sudah berstatus tersangka, politisi Partai Demokrat (PD) ini masih akan dimintai keterangannya sebagai saksi dalam kasus korupsi pengadaan sapi impor dan mesin jahit di Depsos tahun 2004-2006.

Amrun tiba di Gedung KPK dengan mengenakan jas berwarna hitam. Ia akan diperiksa terkait posisinya sebagai Direktur Jenderal Bantuan Jaminan Sosial di Departemen Sosial saat itu untuk mantan anak buahnya, Kasubdit Kemitraan Usaha Departemen Sosial (Depsos), Yusrizal.

“Yang bersangkutan kita akan dengar keterangannya sebagai saksi,” kata juru bicara KPK, Johan Budi saat dihubungi, Selasa (19/4). Amrun dan Yusrizal telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 8 April lalu. Amrun diduga telah merugikan negara sekitar Rp25 miliar. Amrun yang juga anggota Komisi II DPR ini diduga mengetahui persis proyek pengadaan sapi impor dan mesin jahit di Depsos tahun 2004-2006. Pasalnya, saat kasus ini terjadi, Amrun menjabat sebagai Dirjen Bantuan dan Jaminan Sosial.

Di dalam dakwaan mantan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah, Amrun disebut ikut bersama-sama dengan Bachtiar ikut memperkaya diri sendiri. Paling terbaru, ada di dalam dakwaan Direktur Utama PT Ladang Sutra Indonesia, Musfar Azis. Musfar didakwa bersama-sama dengan Bachtiar Chamsyah dan Amrun Daulay melakukan perbuatan yang merugikan negara sebesar Rp20,373 miliar di kasus pengadaan mesin jahit. Amrun dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 dan atau pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi. (net/jpnn)

Bukan 1974

Barcelona vs Real Madrid

VALENCIA-Untuk kali ketiga, dua tim papan atas La Liga Primera Barcelona dan Real Madrid akan saling jajal. Setelah keduanya sama-sama menyelesaikan laga kandang di ajang La Liga Primera, dinihari nanti kedua tim akan kembali bertemu pada babak final Copa del Rey yang berlangsung  di Stadion Mestalla.

Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Stadion Nou Camp 29 Nov 2010 lalu, Barcelona menang dengan skor 5-0.  Sedang pada pertemuan kedua yang berlangsung 16 April di Stadion Santiago Bernabeu, Real Madrid dan Barcelona berbagi angka imbang 1-1.

Artinya, pada pertemuan terakhir di antara kedua tim, Real Madrid gagal menebus kekalahannya. Tak pelak, mumpung dinihari nanti kedua tim bertanding di tempat netral, maka ini merupakan kesempatan terbaik bagi Los Merengues menuntaskan dendam akibat kekalahan 0-5 pada laga pertama La Liga.

Peluang untuk itu tentunya terbuka. Apalagi sejarah juga membuktikan bahwa pada tahun 1974 Los Merengues pernah memutar balik keadaan, dari kekalahan 0-5 di ajang La Liga berbalas kemenangan 4-0 di ajang Copa del Rey.
Saat itu lima gol bagi Los Blaugranas di Santiago Bernabeu dilesakkan oleh Juan Manuel Asensi (2 gol), Johan Cruyff, Juan Carlos dan Hugo Sotil.

Sayangnya, pada partai final Copa del Rey di tahun yang sama Cruyff dan Sotil terpaksa absen disebabkan aturan pembatasan pemain asing. Kondisi ini dimanfaatkan Merengues dengan mengalahkan mereka dengan skor 4-0. Empat gol bagi Merengues dilesakkan Santilana, Benito Rubinan, Francisco Aguilar dan Pirri.
Selain faktor di atas, sesungguhnya Jose Mourinho pun memiliki ambisi untuk memutus rekor seratus persen final yang didapat Pep Guardiola bersama Barcelona.

Sejauh ini Mourinho  sudah menjalani  17 laga final. Dari keseluruhan final tersebut prosentasi kemenangan pelatih asal Portugal itu cukup baik karena cuma kalah lima kali.

Jumlah 17 laga final yang dilalui Mourinho hampir tiga kali lipat dari yang baru dilalui Jose Guardiola. Sepanjang karirnya, pelatih muda Barcelona itu hingga kini baru menjalani enam laga final.

Namun Pep punya rekor yang luar biasa. Dari enam final tersebut Pep menang 100%  alias selalu jadi juara jika sudah sampai partai puncak.

Keenam final yang berhasil dimenangi Guardiola bersama Barca tersebut adalah Copa del Rey (2009-09), Liga Champions (2008–09) Piala Super Spanyol (2009 dan 2010), UEFA Super Cup (2009) dan Piala Dunia Antarklub (2009).

Yang pasti, menatap laga ini Jose Mourinho mengaku tak lagi memusingkan segala hal yang menceritakan tentang kehebatan Barcelona.

“Kami akan berusaha memenangi pertandingan dan tak perlu mempelajari bagaimana Barcelona bermain,  karena kami saling tahu satu sama lain,“ kata Mourinho.

Terpisah, Pep Guardioal, entrenador Barcelona mengaku siap meraih kemenangan kedua atas seterunya itu. “Kemenangan di Mestalla akan membangkitkan mental pemain  saat kembali menghadapi mereka (Real Madrid) pada babak semifianl Liga Champions yang berlangsung 28 April ,” bilang Pep.

Madrid dan Barcelona pernah bentrok di final Copa del Rey sebanyak lima kali. Dua pertandingan  dimenangkan Los Merengues (1936 dan 1974), sementara Blaugrana menang sebanyak tiga kali (1968, 1983 dan 1990). Nah, siapa pemenang  pertandingan kali ini? (jun/bbs)