Home Blog Page 15416

Mainkan Pemain Cadangan atau Inti

GELANDANG Darren Fletcher memberikan saran kepada pelatih Sir Alex Ferguson. Fletcher menyarankan untuk menurunkan pemain cadangan saat menyambangi markas Blackburn Rovers.

Perlu diingat, gelandang Manchester United harus istirahat selama dua bulan karena terkena virus. Namun, Fletcher sudah bisa bermain kembali ketika Setan Merah meraih tiket final Liga Champions dengan menghancurkan Schalke 04 di partai semifinal.

Selain semakin mendekati gelar juara Premier League, fokus United juga terbelah kepada persiapan pertandingan final Liga Champions, yang tak kalah pentingnya. Fletcher sendiri baru membela tim reserves United melawan Rovers.

Sayang, dalam pertandingan itu tim reserves Setan Merah secara mengecewakan kalah dari Rovers dengan skor 2-1, Rabu kemarin. Kekalahan ini, membuat tim reserves United sulit membawa pulang gelar juara Premier League.

“Tampil di lapangan sangat penting. Namun, saya sangat kecewa dengan kekalahan ini. Sebagai pemain utama, saya ingin menampilkan permainan yang bagus buat mereka dan saya kecewa seperti pemain lain dengan hasil itu,” ujar Fletcher.

“Kami harus mendapatkan satu poin dari pertandingan itu (melawan Rovers-red). Kemenangan dari Chelsea memang telah mengamankan kami, namun kami ingin memenangkan pertandingan itu,” tegas Fletcher. (net/jpnn)

Jadi Produser dan Pemain

Marcella Zalianty

Sepertinya, cukup lama publik tidak menikmati akting Marcella Zalianty (31), di layar lebar. Terakhir dia berperan di film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita pada 2010. Tetapi, film tersebut belum diputar di bioskop Indonesia. Film karya sutradara Robby Ertanto itu diputar perdana di Australia tahun lalu.

Mengobati kerinduan penggemar, Kamis malam (12/5) Marcella menunjukkan karya terbarunya. Dia bermain dalam film berjudul Batas yang premiere-nya dilakukan di Epicentrum, Kuningan, Jakarta. Kali ini istri pembalap Ananda Mikola tersebut tidak hanya berakting sebagai pemeran utama, tetapi juga bertindak sebagai produser. Sebenarnya, kiprah putri aktor senior Tetty Liz Indriati itu sebagai produser bukanlah yang pertama.

Pada 2009, dia pernah memproduseri film berjudul Lastri. Tetapi, pembuatan film tersebut terkendala karena Marcella tersandung kasus hukum. Tak patah semangat, perempuan yang tengah hamil 30 minggu itu kembali memproduseri sebuah film. Dia menggandeng Rudy Soedjarwo sebagai sutradara. “Saya tidak main-main menggarap film ini. Perlu waktu dua tahun sampai akhirnya film ini bisa dirilis. Perlu observasi, menulis, bertemu Rudy, sampai casting,” tutur perempuan yang mengakhiri masa lajang pada akhir November tahun lalu itu.

Film Batas bercerita tentang kehidupan masyarakat di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan. Mulai pendidikan hingga realitas kehidupan di sana.

Marcella yang berperan sebagai Jaleshwari diceritakan memiliki ambisi untuk memperbaiki kinerja program CSR perusahaannya tentang pendidikan di perbatasan. Sampai di sana, Jaleshwari dihadapkan pada kenyataan bahwa masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan memiliki pola kehidupan sendiri. Mereka juga memiliki titik pandang yang berbeda dalam memaknai arti garis perbatasan.

Rudy Soedjarwo sebagai sutradara menjelaskan bahwa mereka yang hidup di perbatasan menganggap orang yang hidup di seberang (masuk wilayah Malaysia, Red) adalah saudara. “Mereka merasa sedarah. Hanya, secara politis ada batasnya. Mereka tidak menganggap adanya batas itu. Mereka senang karena bisa mendapatkan barang-barang lebih murah di Malaysia,” katanya.

Untuk itu, Rudy dan Marcella sepakat tidak hanya ingin memberikan hiburan dalam film tersebut, tetapi juga media edukasi. “Untuk mengingatkan pentingnya sebuah pendidikan dan kesejahteraan supaya mereka tidak tertinggal. Mudah-mudahan pembagunan di daerah sana lebih cepat,” harap Marcella yang ketika melakoni syuting film tersebut tengah hamil muda.

Selain Marcella, bintang lain yang ikut berperan dalam film itu adalah Arifin Putra dan Ardina Rasty. Dua artis ibu kota tersebut memiliki kesan masing-masing ketika harus melakoni syuting di pedalaman Kalimantan. “Di sana itu susah cari sinyal handphone. Tidurnya di barak tentara, banyak babi berkeliaran. Benar-benar merasakan budaya yang belum pernah saya rasakan,” ungkap Rasty.

Arifin menambahkan, babi menjadi hewan yang begitu dijaga. “Kalau sampai kita naik mobil ngebut dan menabrak babi, disuruh ganti rugi sampai ratusan juta rupiah,” tambah Arifin. (jan/c6/dos/jpnn)

Gelar ke-19

BLACKBURN Vs MAN UNITED

MANCHESTER-Tim raksasa Manchester United selangkah lagi merengkuh gelar juara English Premer League (EPL).
Hasil imbang kontra Blackburn Rovers sudah cukup bagi klub berjuluk The Red Devils itu untuk merengkuh tropi ke-19, atau melewati rekor 18 tropi yang telah dikumpulkan Liverpool.

Itu terjadi karena The Red Devils yang kini memiliki poin 76 unggul enam angka dari Chelsea yang menempati peringkat kedua. Jadi, jika mereka mampu mengalahkan Blackburn Rovers di Ewood Park, petang ini, atau setidaknya memperoleh hasil imbang, maka poin 79 atau pun 77 yang mereka kumpulkan mustahil dapat dikejar Chelsea, karena poin maksimal yang bisa diraih Chelsea pada dua pertandingan tersisa adalah 76.

“Kami akan berusaha memastikan gelar. Kami tak ingin bermain imbang. Kami ingin menang,” ujar  Ryan Giggs, gelandang Manchester Unitied.
Bagi Ryan Giggs sendiri, laga nanti merupakan kesempatan bagi dirinya untuk menorehkan rekor penampilan terbanyak EPL yang sebelumnya dipegang Steve Perryman.

Saat ini, Giggs memiliki torehan 612 kali tampil (seluruhnya bersama Manchester United) di level tertinggi Liga Inggris. Sementara rekor Perryman berdiri di angka 613.

Artinya, Giggs tinggal butuh satu laga untuk bisa menyamainya dan dua laga untuk bisa melewatinya. Itu bisa terjadi di dua laga tersisa, yakni saat menghadapi Blackburn Rovers atau Blackpool.

Di tempat terpisah pelatih Blackburn Rovers Steve Kean mengaku gembira karena tim medis menyatakan tiga pemain pilarnya Michel Salgado, David Dunn dan Phil Jones telah pulih dari cedera dan siap dimainkan.
“Sejak Rabu (11/5) ketiga pemain itu telah berlatih bersama tim inti” ungkap Kean.

Sayangnya, ketika ketiga pemain pilar  tadi siap diturunkan, Kean justru terancam kehilangan  Mame Biram Diouf dan Ruben Rochina yang akan menjalani opesrasi pasca mengalami cedera bahu.

Sebagai refrensi, pada putaran pertama yang berlangsung 27 November 2010 lalu di Stadion Old Trafford, Mancheser United mengalahkan Blackburn Rovers dengan skor 7-1. Dimitar Berbatov mencetak 5 gol, masing-masing pada menit ke 2′, 27′, 47′, 62′, 70′, Par Ji-Sung (23’) dan Nani (48’) masing-masing mencetak satu gol. Sedang satu gol untuk Blackburn Rovers dicetak Chrsitover Samba pada menit ke-83.

Hanya saja, perlu diingat jika musim lalu Blackburn sukses menahan imbang Manchester United dengan skor 0-0.

Pertanyaannya, mampukah kali ini mereka menaklukkan The Red Devils, sesuatu yang terakhir kali mampu mereka lakukan pada tujuh tahun lalu, tepatnya 1 Mei 2004 saat menang dengan skor 1-0? (jun)

Fergie Terancam Sanksi Lagi

SIR Alex Ferguson kembali terancam sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris atau FA. Pemicunya lagi-lagi komentar pelatih Manchester United itu kepada wasit.

FA menjerat Ferguson atas tuduhan melakukan tindakan tidak sepatutnya karena pernyataannya tentang wasit Howard Webb jelang menghadapi Chelsea di Old Traffford pekan lalu (8/5).

“Kami mendapatkan wasit terbaik, tidak ada keraguan untuk itu. Tapi, itu (mendapatkan keputusan buruk) sudah pasti menjadi ketakutan terbesar kami. Pemain pun harus berperilaku dengan benar (di lapangan). Kami juga berharap memperoleh sedikit keberuntungan,” tutur Ferguson kala itu sebagaimana dilansir Sky Sports.

Sekilas, komentar Ferguson tidak ada yang menyerang Webb.
Fergie (sapaan akrab Ferguson) juga wasit final Piala Dunia 2010 itu sebagai orang yang tepat untuk memimpin laga timnya kontra Chelsea yang akhirnya dimenangi United dengan skor 2-1.

Tapi, FA menilai Ferguson melanggar aturan E3. Yakni larangan seorang pelatih yang dilarang mendiskusikan wasit sebelum pertandingan. FA pun merasa ucapan Ferguson sebagai sebuah sindiran mengingat pelatih 69 tahun itu beberap kali mengklaim timnya kerap dirugikan oleh keputusan wasit.

“FA masih memberi kesempatan Sir Alex Ferguson untuk mengklarifikasi pernyataannya hingga pukul empat sore pada 16 Mei 2011. Jika pernyataannya dianggap sesuai tuduhan, yang bersangkutan bakal dikenai sanksi,” demikian seperti dilansir Daily Mail mengutip keputusan dari FA.

Ancaman sanksi dari FA tentu saja tidak diharapkan Ferguson. Bagaimana tidak, pelatih 69 tahun itu baru menyelesaikan skors lima laga dari FA dari 19 Maret sampai 19 April lalu. Penyebabnya, kritik Ferguson kepada wasit Martin Atkinson saat menantang Chelsea di Stamford Bridge pada 1 Maret lalu.

Belum ada respons dari kubu United atas kasus wasit jilid kedua Ferguson musim ini. United sepertinya sibuk mempersiapkan diri menyambut pesta juara yang kemungkinan akan terealisasi di kandang Blackburn Rovers malam nanti.

“Apapun omongan negatif orang-orang tentang tim kami, titel Premier League musim ini bagi Manchester United tetap layak diapresiasi,” ungkap bek kiri United Patrice Evra. (dns/jpnn)

Bukan Laga Mudah

LONDON-Jika melihat materi pemain yang bertanding, harusnya Manchester City dapat dengan mudah mengalahkan Stoke City pada partai final FA Cup yang berlangsung di Stadion Wembley, malam ini.

Gelontoran uang berlimpah yang diguyurkan Khaldoon Al Mubarak membuat tim berjuluk The Citizens itu dapat membangun kekuatan dengan mendatangkan sejumlah pemain hebat.

Namun sayangnya, hingga kini belum satu tropi pun yang mampu direngkuh .
Tak ayal, laga menghadapi Stoke City dianggap sebagai momentum paling tepat untuk  mengawali kejayaan The Citizens di tanah Inggris.

“Kini, saatnya bagi kami untuk bisa meraih gelar musim ini. Final FA Cup menjadi sangat penting bagi kami untuk menjadi permulaan meraih banyak gelar lagi di masa mendatang,” bilang Roberto Mancini, tactician Manchester City.

Kendati telah menyatakan tekadnya, namun Mancio (panggilan akrab Roberto Mancini) tetap menganggap bahwa Stoke City bukan lawan yang mudah ditaklukkan.

“Hari Sabtu (14/5) akan lebih berat dibandingan saat menghadapi (Manchester) United. Stoke adalah tim kuat, dan mampu merepotkan,” ujar Mancini dilansir Tribal Football.

Terpisah, pelatih Stoke City Tony Pulis meminta anak asuhnya untuk tetap fokus menghadapi partai final FA Cup. Apalagi final FA Cup nanti merupakan yang pertama bagi Stoke City dan merupakan peluang terbaik bagi The Potters untuk meraih gelar kedua sepanjang sejarah mereka.

Sebelumnya, satu-satunya trofi yang mereka raih adalah Piala Liga Inggris tahun 1972. “Hal terbesar sekarang, karena Anda makin mendekati pertandingan. Jadi para pemain harus memastikan pikiran mereka ada di final,” ujar Pulis di SkySports. (jun/bbs)

PSMS Diimingi Liburan

Affan Lubis dkk dijanjikan bonus besar plus liburan ke Solo bersama keluarga, apabila mampu lolos ke semi final Divisi Utama musim ini. Janji manis itu lagi-lagi dilontarkan Manajer PSMS, Idris SE.

Pria Aceh ini bilang bonus yang akan diberikan bila PSMS menang di setiap laga babak delapan besar ini, dipastikan besar. “Bisa lebih dua hingga tiga kali lipat. Lebih menarik lagi pemain boleh membawa keluarga ke Solo apabila mampu lolos ke semi final,” kata Idris.

Tapi pria Aceh itu tak ingin PSMS berusaha menang karena iming-iming bonus itu. “Mestinya kemenangan demi PSMS, bukan demi bonus. Ini sebagai perangsang saja. Semoga kita mampu lolos ke semi final,” bebernya.

Kapten tim, Affan Lubis menyambut baik janji manis itu. Menurut Affan, motivasi berupa bonus memang dinantikan para pemain. “Bonus penting. Tapi fokus kami sementara ini masih ke pertandingan,” kata Affan.

Donny Fernando Siregar pun senang atas janji itu. Donny juga tak menampik kalau dirinya dan rekan-rekan sementara ini fokus kepada pemenangan pertandingan. “Kalau sudah menang bonus seharusnya mengalir dengan sendirinya” kata Donny. (ful)

Perbaiki Posisi

Bintang medan Vs Bali Devata

MEDAN – Bintang Medan bertekad menang saat menjamu Bali Devata di Stadion Teladan sore ini. Kemenangan penting untuk melancarkan misi perbaikan peringkat di klasemen sementara.

Target kemenangan merupakan harga mati bagi skuad asuhan Michael Feichtenbeiner untuk menjaga rekor baik saat tampil di hadapan publik sendiri. Ya, selain untuk semakin meningkatkan pamor Bintang Medan di hadapan masyarakat Medan, kemenangan tersebut wajar menjadi ambisi lantaran Steve Pantelidis dkk sedang berada pada performa terbaik dengan meraih dua kemenangan dan satu seri di laga terakhirnya.

“Kami juga yakin tiga poin di hadapan publik bisa diraih. Mayoritas pemain bisa tampil,” ujar Feichtenbeiner kemarin. Optimisme itu juga disampaikannya lantaran dirinya juga sudah menyaksikan langsung pertandingan tim yang akan menjadi penantang di laga ke 15 Bintang Medan di putaran pertama ini.  Menurutnya, kendati cukup bagus, tim asuhan Willy Scheepers itu bukanlah tim yang tidak bisa dikalahkan.

“Mereka bagus tapi mereka bukan tim yang tidak bisa kami kalahkan. Ada beberapa pemain bagus pada tim itu. Tapi kami yakin pemain kami juga akan mampu mengimbangi mereka,” sebut pria berpaspor Jerman itu optimistis.
Tapi, optimisme Feichtenbeiner itu harus menyisakan catatan tersendiri.

Cedera ringan yang dialami bek andalan Amine Kamoun membuat pemain asal Tunisia itu diprediksi tidak akan bisa tampil pada performa terbaiknya. Amine yang diharapkan bisa bermain, perkembangannya masih akan menunggu hari ini.

Asisten Pelatih Bali Devata, Segrt Petar menuturkan timnya juga tidak akan mudah dikalahkan Bintang Medan. “Kami akan berupaya, agar tidak satu golpun bersarang  ke gawang kami,” sebut Segrt. (ful)

Dihadiahi Rumah, Tetap Tinggal di Asrama

Briptu Norman di Kampung Halaman, Mulai Konser Akbar hingga Foto-foto Syur

Publik boleh saja mulai lupa dengan Briptu Norman Kamaru, anggota Brimob Polda Gorontalo yang terkenal gara-gara video lipsync-nya yang menyanyi dan berjoget lagu India.

Zulkifli Tampolo, Gorontalo

Tapi, bagi warga di kampung halamannya, Norman tetaplah sosok yang dielu-elukan. Bahkan dia sampai dihadiahi rumah oleh gubernur.

SABTU malam itu (7/5), ribuan warga memadati lapangan Taruna Remaja di Gorontalo. Mereka sontak berteriak histeris hingga seperti bunyi yang bergemuruh ketika mendengar nama Norman Kamaru disebut. Teriakan lebih keras terdengar ketika Norman naik ke panggung mengenakan seragam kebesarannya.

“Norman… Norman… Norman…” Nama itu diteriakkan berkali-kali oleh massa. Itulah suasana konser akbar yang sengaja diadakan untuk menghibur dan memenuhi keinginan warga Gorontalo.

Sebenarnya, konser sedianya dilangsungkan bulan lalu, namun terpaksa ditunda dan baru dihelat Sabtu malam pekan lalu (7/5). Sebab, Norman baru sembuh dari sakit. Ya, dalam konser tersebut memang harus ada Norman. Karena itu, ketika dia muncul di panggung, ribuan warga berteriak mengelu-elukannya seperti mengelu-elukan seorang bintang.

Dalam konser tersebut, Norman hadir bersama teman-temannya satu korps di Brimob Polda Gorontalo. Datang pula beberapa anggota TNI. Di depan ribuan warga yang mengelu-elukannya, polisi 25 tahun itu menyanyikan tiga lagu.
Ketika satu per satu lagu dinyanyikan, massa pun ikut menyanyi sambil bergoyang. Sambutan tampak lebih seru saat Norman menyanyikan lagu India Chaiyya-Chaiyya. Hampir semua ikut bergoyang India menirukan gerakan-gerakan Norman berjoget.

Sebagaimana diketahui, gara-gara lagu India itulah Norman terkenal. Itu terjadi setelah video lipsync-nya di YouTube yang menyanyikan lagu tersebut sambil berjoget ketika sedang berjaga menyita perhatian banyak orang.

Aksi Norman itu juga menarik perhatian sejumlah stasiun televisi. Selama dua pekan dia sampai harus berada di Jakarta untuk melayani gencarnya permintaan sejumlah stasiun televisi yang mengundang dirinya. Norman baru pulang kampung pada 19 April lalu.

Saat balik itu, dia disambut dengan gegap gempita oleh warga Gorontalo. Bahkan, sambutan terhadap Norman mengalahkan sambutan terhadap presiden sekali pun. Setelah beberapa hari di rumah, Norman jatuh sakit karena lelah.

Konser Sabtu malam itu merupakan acara pertama yang dihadiri Norman di depan ribuan warga Gorontalo setelah dirinya sembuh dari sakit. Pada kesempatan tersebut, menjelang berakhirnya konser, kejutan diberikan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Dia secara simbolis memberikan hadiah satu unit rumah kepada Norman.
Menerima hadiah dari orang nomor satu di Gorontalo itu jelas membanggakan bagi Norman. “Terima kasih Pak… terima kasih,” kata Norman sambil menyalami sang gubernur. Massa yang menyaksikan adegan itu menyambut dengan teriakan serta tepuk tangan.

Rumah baru untuk Norman pemberian gubernur tersebut berada di kompleks Perumahan Anggrindo, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Tepatnya di Blok B Nomor 6.

Dari pengamatan Gorontalo Post (grup Sumut Pos), hingga kemarin (12/5) rumah itu masih kosong. Ternyata, Norman masih tinggal di asrama Brimob Polda Gorontalo.

Mengapa tak langsung pindah ke rumah barunya? Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs Irawan Dahlan menjelaskan, Norman tetap akan tinggal di asrama Brimob Polda Gorontalo selama masih bertugas sebagai anggota Brimob Polda Gorontalo. “Ya, aturannya memang seperti itu,” katanya.
Norman hanya diperbolehkan datang ke rumah tersebut sewaktu-waktu jika tidak sedang menjalankan tugas. “Tapi kalau bertujuan untuk menetap, hal itu tidak diperbolehkan,” tegas Irawan.

Dia menjelaskan, jika anggota dituntut tinggal di tempat tertentu berkaitan dengan tugas tertentu seperti dalam ikatan satuan Brimob, di tempat tersebut mereka akan dirawat dan dilatih sesuai dengan satuan masing-masing. Tapi, jika sudah memiliki keluarga atau sudah menikah, kata Irawan, Norman boleh menempati rumah barunya.

Di tengah masih populernya Norman, kabar tak sedap tentang dia tiba-tiba ramai diperbincangkan di Gorontalo. Itu terjadi setelah beredarnya foto-foto syur Norman yang berciuman dengan seorang perempuan. Hingga kini belum diketahui pasti siapa perempuan yang bersama Norman dalam foto tersebut.
Bagaimana tanggapan Norman? Wartawan koran ini sulit mengonfirmasi dia. Memang sulit mewawancarai Norman. Ada prosedur yang harus dilalui.

Yakni, harus meminta izin secara resmi kepada atasan Norman. Itu pun belum tentu dikabulkan. Koran ini sudah mengajukan permohonan untuk bisa mewawancarai Norman. Tapi, hingga berita ini ditulis, belum ada jawaban. Koran ini juga mencoba mengubungi ponselnya. Tapi, tak ada respons dari Norman.

Penjagaan ekstraketat untuk Norman, tampaknya, diberlakukan. Seusai konser Sabtu malam lalu, sejumlah wartawan harus gigit jari karena tak bisa mewawancarai Norman. Dia langsung diamankan begitu konser selesai.

Menanggapi beredarnya foto-foto syur Norman, Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wilson Damanik menganggapnya sebagai urusan pribadi. Menurut dia, foto-foto itu mungkin disebar karena ada orang yang iri atas popularitas yang diraih anggota Brimob Polda Gorontalo tersebut.

“Mungkin ada faktor X di balik tersebarnya foto tersebut. Sebab, itu kan bersifat pribadi. Justru kalau sampai tersebar, yang perlu dicari siapa yang menyebarkan dan apa motifnya,” tegas Wilson.

Menurut dia, jika Norman mempunyai foto seperti yang kini tersebar, itu merupakan hal biasa dan hak pribadinya. “Jangankan Norman, anggota DPR saja mungkin banyak yang punya foto seperti itu. Seperti yang saya bilang, ini mungkin ada motif lain di balik tersebarnya foto tersebut. Kami tidak akan periksa dia. Kalau fotonya benar-benar porno, baru itu ditindak,” ujarnya.

Meski foto tersebut sudah beredar di media, hingga kini popularitas Norman tetap tidak bisa dibendung. Warga Gorontalo hingga kini tetap mengagumi kepiawaian Norman, apalagi ketika menyanyikan lagu-lagu India. Karena lagunya tersebut, kehidupan Norman kini lebih baik daripada sebelumnya. Sebab, dia kini sudah memiliki rumah yang nanti digunakan bersama keluarganya.

Norman pun ternyata menjadi rebutan para perempuan. Setelah hubungannya berakhir dengan Indri, kini dia diduga menjalin hubungan dengan salah seorang siswi di salah satu sekolah yang ada di Kota Gorontalo. Gadis itu adalah Vheby Makawimbang (19).

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, mereka ternyata sudah merajut kasih sekitar dua bulan terakhir. Artinya, ketika berpacaran dengan Indri, Norman juga menjalin hubungan dengan Vheby. Tak hanya itu, foto mesra Norman dengan Vheby kini sudah beredar luas di Facebook.

Ketika wartawan koran ini ingin bertemu Vheby di rumahnya, Vheby tidak ada. Untung, kakak Vheby, Wella Makawimbang, mau diwawancarai wartawan koran ini soal hubungan Norman dengan adiknya tersebut.

Ketika diwawancarai, Wella menjelaskan bahwa adiknya berhubungan dengan Norman sejak dua bulan lalu. Tetapi, hingga saat ini tidak ada kejelasan dari hubungan tersebut. Sebab, belum ada kepastian atau ketegasan dari Norman mengenai bubarnya hubungannya dengan Indri. (*)

Rachman Cari Lawan Ringan

JAKARTA-Juara dunia tinju kelas terbang mini WBA Muhammad Rachman langsung bergerak cepat. Setelah dipastikan bisa bertanding di Indonesia, diatelah siap untuk kembali naik ring pada Juli mendatang.
“Saya lega bisa bertanding disini. Untuk lawan masih dibicarakan, tapi sudah pasti nanti Juli saya sudah bertarung lagi,” kata petinju kelahiran Merauke tersebut.

Meskipun belum menyebut lawan yang akan dihadapi, Rachman menegaskan tidak akan langsung memilih pertarungan wajib alias mandatory fight melawan Juara Interim Sammy Gutierrez asal Meksiko. Dia akan memaksimalkan dua laga choice (pertarungan pilihan) yang diberikan oleh WBA.

“Option choice dua kali itu akan saya penuhi dulu. Baru setelah itu saya akan siapkan untuk mandatory-nya,” papar petinju 39 tahun tersebut.
Menurut Rachman hal itu cukup bagus untuk persiapan sebelum menjalani laga wajib. Tujuannya, agar kemampuannya bisa ditingkatkan melihat kekurangan-kekurangan yang ditunjukkannya saat merebut juara dunia dari Kwanthai Srithmorseng pada 19 April lalu.

Mengenai kondisinya, Rachman mengaku sudah kembali ke kondisi awal. Cedera dan memar yang dialami saat melawan Kwanthai sudah pulih.
“Kalau bertanding bulan depan saya juga sudah siap. Tapi, lawan belum ada, persiapan juga perlu waktu. Kalau saya benar-benar sudah sangat siap untuk bertarung siapapun lawannya,” terang Rachman.

Rencananya, petinju yang berdomisili di Blitar tersebut akan kembali menjalankan program latihannya mulai Minggu (15/5) mendatang. Dia akan memulai dengan program latihan persiapan umum dan .

Sementara itu, manajer Rachman, Erick Purna Irawan, menjelaskan jika pihaknya sudah mulai melirik lawan Rachman. Dia juga memastikan jika lawan yang dihadapi anak asuhnya kualitasnya harus berada di bawah Rachman.

Kemungkinan besar, lanjut Rachman, lawan yang dihadapi adalah petinju yang beringkat antara 3-5 di ranking terbaru WBA.
Pihaknya sengaja memilih lawan yang tidak terlalu berat agar gelar juara dunia bisa bertahan lebih lama di Indonesia.

Dia juga menuturkan bahwa sampai saat ini pihaknya belum memastikan lawan yang akan dihadapi karena masih ada sedikit permasalahan dalam urusan penebusan hak tanding Rachman.

“Ini masih dalam proses pembayaran. Yang pasti, minggu depan sudah pasti kita umumkan siapa lawan yang nanti akan dihadapi oleh Rachman,” ucap manajer kelahiran Lampung tersebut.  (aam/jpnn)

400 Atlet Medan Jalani Tes Fisik

MEDAN-Sebanyak 400 atlet dan 70 pelatih binaan KONI Kota Medan menjalani tes fisik dan psikologi yang berlangsung mulai hari ini (14/5)  hingga Minggu (15/5) di  Universitas Negeri Medan (Unimed).

Ketua Umum KONI Medan Drs. H. Zulhifizi Lubis mengatakan di Medan, kemarin (13/5) bahwa yang mengikuti tes tersebut adalah atlet pembinaan intensif KONI Medan, yakni hasil penjaring dari gelaran Porkot Medan 2010.

“Atlet pembinaan intensif  KONI Medan adalah mereka yang meraih medali emas pada Porkot 2010 lalu, dan bersama Pengcab telah kita bina sejak awal tahun,” ucap Zulhifzi, didampingi Kabid Diklat KONI Kota Medan, Drs. Suharjo, MPd.

Zulhifzi, yang akrab disapa Opung Ladon ini mengatakan, dari hasil tes fisik dan psikologi ini, nantinya bisa didapat data, guna persiapan atlet dan pelatih yang lebih maksimal lagi.

Dikatakan, meski sekarang merupakan bagian dari program intensif KONI Medan, terhadap atlet-atlet binaan ini tetap diberlakukan sistem promosi dan degradasi, yang akan diberlakukan setelah test berlangsung. “Sistem promosi dan degradasi bisa mulai diberlakukan setelah test fisik dan psikologi yang akan kita lakukan,” katanya lagi.

Kabid Diklat Suharjo MPd mengungkapkan, test fisik dan psikologi terlaksana atas kerja sama dengan Unimed.  “Unimed baru memperoleh bantuan alat tes dari Mennegpora. Jadi, kita akan mempergunakan alat tersebut,” sebut Suharjo.

Dia menambahkan, tes ini merupakan yang pertama kali dilakukan KONI Medan dan diharap dapat meningkatkan prestasi atlet.
“Kami ingin agar Pengcab mengarahkan atletnya untuk mengeluarkan seluruh kemampuannya pada test ini, guna melihat sejauh mana potensi yang mereka miliki,” harapnya. (jun)