Home Blog Page 15465

Ini Tantangan Bagi Wali Kota

Soal Penertiban Bangunan Besar di DAS Deli dan Babura

Banjir yang melanda Medan beberapa hari ke belakang tidak bisa dikatakan semata karena debit air yang tinggi. Ditengarai, keberadaan bangunan-bangunan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Deli dan Babura juga
menjadi penyebab.

Terkait dengan itu, bola panas kini mengarah ke Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Dengan kata lain, kini saatnya Pemko mengambil langkah taktis guna menertibkan bangunan-bangunan yang dimaksud. Sayang, Pemko ternyata kurang merespon hal tersebut. Pemko Medan hanya berani melakukan penertiban terhadap masyarakat yang mendirikan bangunan di DAS, namun tidak untuk bangunan lain.

Kurang responnya Pemko terlihat dari pengakuan Wali Kota Medan Rahudman Harahap saat dikonfirmasi Sumut Pos. “Kita hanya membantu warga yang tidak berada di DAS. Kalau kita membantu warga yang di DAS, itu sama saja Pemerintah Kota Medan melegalkan warga itu tinggal di DAS. Kalau memberi bantuan sekolah dan sebagainya, bisa dibantu. Tapi bukan untuk bantuan fisik,” tegasnya di sela-sela kunjungan ke Jembatan Sari Rejo yang roboh karena banjir beberapa waktu lalu, Rabu (6/4).

Lalu, bagaimana dengan bangunan hotel, spa dan sebagainya? Nah, saat ditanya hal itu, Rahudman berkilah dan hanya menyatakan, akan melakukan evaluasi terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). “Itu kaitannya peninjauan kembali AMDAL tentang yang sudah dikeluarkannya,” tukasnya.

Bagaimana dengan izin pendirian bangunannya? Mendengar itu, Rahudman terlihat kurang senang dan kembali menyatakan, yang akan dievaluasi adalah AMDAL-nya. “AMDAL-nya yang pertama, bukan izinnya,” tegasnya.
Terkait upaya perbaikan sarana dan prasarana yang diterpa banjir, Rahudman pada kesempatan itu menuturkan, Pemko Medan bersama dengan pihak LANUD akan bekerjasama membangun jembatan baru di Sari Rejo, dimana jembatan yang lama telah rusak. “Kita akan bangun. Dimulai besok (hari ini, red). Karena informasinya, jembatan yang lama ini setiap harinya dilalui sekitar 1.500 sepeda motor setiap harinya,” katanya.

Menanggapi tentang tidak beraninya Pemko Medan melakukan penertiban atau pembongkaran terhadap bangunan-bangunan besar di sepanjang DAS, baik Sungai Deli dan Babura, anggota DPRD Medan Muslim Maksum menyatakan, seharusnya inilah Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh Pemko Medan. “Inilah tantangan bagi wali kota. Ini PR yang harus dikerjakan saat ini, karena tidak dipungkiri banyaknya bangunan di DAS menjadi salah satu penyebab banjir yang terjadi,” tegas Sekretaris Komisi D DPRD Medan ini.

Lebih lanjut Muslim menuturkan, banyaknya bangunan di sepanjang DAS ini juga disebabkan karena birokrasi di Medan yang tidak bersih. Karena, berdirinya bangunan di sepanjang DAS itu juga sudah terjadi sejak wali kota-wali kota terdahulu. “Ini kesalahan dan buruknya birokrasi di Medan. Ini juga karena pengangkatan SKPD atau birokrasi yang kurang jelas, jadi kerjanya tidak profesional. Makanya jadi seperti ini,” tandasnya.

Soal bangunan yang menjamur di DAS memang menjadi sebuah permasalahan sendiri. Karena itu, tata ruang Kota Medan sudah bisa dikaji ulang. Pasalnya, banyak lahan yang beralih fungsi menjadi bangunan komersial hingga membuat semrawut. Seperti pantauan wartawan Koran ini di kawasan bantaran Sungai Deli di Jalan KL Yos Sudarso Lingkungan I Kelurahan Pulau Brayan Kota Kecamatan Medan Barat, tampak terlihat sepanjang jalan bangunan ruko berdiri dan semakin banyak. Bahkan, ada bangunan yang proses pengerjaan belum siap. Untuk jarak antara bangunan dan Sungai Deli sendiri, tampak terlihat hanya sekitar 10 hingga 15 meter dari bangunan ruko tersebut.
Seorang warga sekitar, Randi (28) mengatakan di daerah tersebut memang sudah banyak sekali bangunan. Bahkan, ada bangunan yang masih dalam pengerjaan. Contohnya, di bantaran Sungai Deli Lingkungan I Kelurah Pulau Brayan, rencananya mau di bangun sebuah rumah makan cepat saji berlabel luar negeri. “Sekarang masih dalam proses pengerjaan,” akunya.

Randi menjelaskan, sejatinya dia dan warga lain ressah dengan menjamurnya bangunan di bantaran sungai. Pasalnya, mereka sering khawatir jika sungai meluap. “Mau dibilang apa lagi, yang penting tempat tinggal kami tidak diganggu,” jelasnya. (ari/mag-11)

Penasaran di Balik Reruntuhan

Warga di sekitar Kampus Akademi Kebidanan (Akbid) Senior di Jalan Bahagia, Gang Pelita Nomor 32, Padang Bulan Medan masih penasaran dibalik puing-puing runtuhan bangunan yang berdiri diatas bibir Sungai Babura. Penasaran warga makin mengemuka setelah mencium bau bangkai yang menyengat di sekitar reruntuhan bangunan. “Baunya seperti bau bangkai Bang, tapi kita tidak bisa memastikan sebelum runtuhan tersebut dibersihkan,” ujar warga sekitar yang tinggal bersebelahan dengan Gedung Akbid Senior, Rabu (6/4)siang.

Kini warga sekitar mengharapkan agar pihak yayasan segera mengevakuasi seluruh puing bangunan yang masih menumpuk di pojok kanan gedung yang berbentuk U itu. “Kalau bisa, pihak yayasan segera mungkin membersihkan sisa puing yang sudah tidak bisa dipakai lagi. Untuk apa dibiarkan menumpuk, bila terjadi banjir lagi apa nggak seluruh puing akan terbawa hanyut,” tambah warga tadi.

Sementara itu, Hasudungan Siahaan, Humas Akbid Senior yang dikonfirmasi mengenai bau bangkai di sekitar reruntuhan tersebut tidak mau berkomentar banyak. “ Kalian sudah salah, malah membantai terus. Kalau kalian tidak diperbolehkan masuk ke dalam Gedung itu Brimob Poldasu yang melarang, bukan kami,” ungkapnya.
Terlepas itu, musibah yang menimpa Akbid Senior membuat warga sekitar berang. Pasalnya, pihak yayasan Akbid Senior tidak menghiraukan permintaan warga dalam pembangunan hingga tengah bantaran Sungai Babura. “Lihat saja bekasnya, seperti danau kemarin itu. Airnya berputar-putar mulai dari gedung itu sampai ke hulu sana,” ungkap seorang warga, Nande Ginting, sembari menunjuk bekas hantaman air itu.(adl/mag-8)

Ajarkan Pendidikan Karakter

SMA Swasta Gajah Mada Medan

Dalam waktu dekat, seluruh siswa akan mengikuti Ujian Nasional (UN) baik tingkat SMA hingga SD sederajat. Dengan adanya hal ini, semua sekolah juga buru-buru mempersiapkan para siswanya.

Hal itu juga berlaku di SMA Swasta Gajah Mada Medan Jalan HM Said No 19 Medan. Siswa dipersiapkan dengan membahas soal-soal mirip UN juga soal-soal UN beberapa tahun belakangan.

Kepala SMA Gajah Mada Medan Drs Fo’arota Zega MPd didampingi Wakil Bidang Kesiswaan Afdal Syukri Skom mengatakan, setelah menjawab soal-soal tersebut siswa boleh mengklipingnya. “Dengan begitu mereka bisa mengulangnya di rumah,” terangnya, Rabu (6/4).

Selain itu, lanjutnya, siswa kelas XII juga telah diberikan les tambahan sejak November 2010 lalu. Namun, Zega menjelaskan, sekolah menggelar les tambahan pada pagi hari, dikarenakan proses belajar mengajar di sekolah tersebut dimulai pada siang hari.

Tentunya, untuk mengevaluasi hasil les tambahan yang digelar tersebut, pihak sekolah juga bekerjasama dengan penerbit buku dan bimbingan belajar dalam menggelar try out. “Direncanakan, hingga menjelang UN kita akan mengadakan try out hingga tiga kali. Dan Minggu ini, try out terakhir akan digelar,” ujar Zega.

Tentunya, persiapan untuk peningkatan mutu pendidikan siswa sangat mempengaruhi dalam menghadapi UN. Bukan hanya pada waktu-waktu menjelang UN. Karenanya, pihak SMA Gajah Mada Medan menerapkan pendidikan karakter kepada siswa. “Tentunya hal ini merupakan pedidikan yang dapat mempengaruhi prilaku siswa menjadi satu pribadi yang santun. Dan ini juga mempengaruhi kelulusan mereka nantinya,” kata Zega.

Zega memaparkan, komponen-komponen yang diterapkan seperti memberikan pemahaman kepada siswa agar cinta almamaternya. Selain itu, lanjutnya, siswa juga diwajibkan untuk akrab antar sesama siswa, juga dengan guru. “Kami mengimplementasikannya melalui melakukan jabat tangan kepada setiap guru. Sebelum memasuki kelas untuk belajar di setiap jam pelajaran, siswa harus menjabat tangan guru,” ungkap Zega.

Dengan begitu, lanjutnya, akan tercipta satu suasana keakraban antara siswa dan guru. Karena siswa merasa diperhatiakan layaknya anak dengan orangtua, begitu juga sebaliknya terhadap guru.

Selain itu, Zega juga mengatakan, program sekolah yang sedang digalakkan adalah melaksanakan kegiatan lintas wisata dan outbond. Pihak sekolah melaksanakan kegiatan ini tiap semesternya secara bergantian. Lintas wisata pada semester pertama dan outbond pada semester terakhir. Hal tersebut diharapkan bisa lebih mengakrabkan antar sesama siswa juga siswa dengan guru.

Di sekolah yang memiliki jumlah siswa sekitar 280-an orang ini memiliki 27 orang guru yang 4 orang diantaranya telah berjenjang S2 dan 23 orang guru lainya telah seluruhnya bergelar sarjana. “Sejak 1982, SMA Gajah Mada Medan telah menamatkan sekitar 3000-an alumni. Alumni SMA Gajah Mada Medan juga banyak mengisi posisi strategis di perusahaan-perusahaan, begitu pula perangkat-perangkat pemerintahan,” ujar Zega. (saz)

Gabung di Ekskul Panjat Tebing

Kristina Napitupulu punya hobi tersendiri yakni panjat tebing (wall climbing). Tak hanya itu hobi ini juga telah mengantarkannya ke berbagai kejuaraan di tanah air. Bahkan, hanya butuh 6 bulan bagi Kristina Napitupulu untuk mulai percaya diri mengikuti berbagai even wall climbing alias panjat tebing.

Siswa kelas XI IPS SMA Gajah Mada Medan ini bergabung bersama ekskul pecinta alam di sekolahnya sejak kelas X lalu. Ekskul tersebut bernama Generasi Muda Pecinta Alam (Gemapala).

“Enam bulan bergabung dan berlatih, baru saya berani mengikuti berbagai even yang ada di Kota Medan. Namun, untuk tahun pertama saya bergabung belum berhasil meraih prestasi yang cukup membanggakan,” kata remaja kelahiran 25 Desember 1993 Medan tersebut, Rabu (6/4).

Tina, panggilan akrabnya, juga menjelaskan, pada awal-awal Ia mengikuti berbagai even panjat tebing, Ia hanya fokus untuk menambah teman dan pengalaman. “Dengan begitu, tak ada yang sia-sia. Saya jadi semakin banyak teman untuk saling sharing pengetahuan dan pengalaman,” jelasnya.

Anak kelima dai 6 bersaudara pasangan Faber Napitupulu dan Damse Manurung ini mengatakan, prestasi yang pertama kali diraihnya dan merupakan prestasi yang sangat membanggakan baginya adalah saat meraih medali perak pada Kejurda Sumut Panjat Tebing Oktober 2010 lalu. “Pada saat itu evennya digelar di ITM dan saya mengikuti kategori umum putrid,” kata Tina.

Menurut Tina, kedua orangtuanya sempat melarangnya untuk mengikuti olahraga ekstrim tersebut, karena jadwal latihannya dilaksanakan pada malam hari. “Namun, setelah saya menunjukkan beberapa prestasi, mereka juga sempat terkejut, dan akhirnya mereka mendukung sepenuhnya,” ungkapnya.
Tina menjelaskan, untuk latihan mereka menjadwalkan setelah pulang sekolah sekitar pukul 19.30 hingga 21.30 WIB.(saz)

Pertahankan Rekor

VILLAREAL vs FC TWENTE

VILLAREAL-Menjamu Twente pada babak perempatfnal Europa League di Stadion El Madrigal, dinihari (8/4) nanti menjadi momen paling tepat bagi klub berjuluk The Yellow Sub Marine untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan saat menjamu lawan di ajang Europa League musim ini.

Ya, lihatlah betapa kinclongnya torehan prestasi anak asuh Juan Carlos Garido di El Madrigal. Semua lawan yang bertandang ke sana selalu dibabat habis. Mulai dari  Dnepr Mogilev (5-0), disusul Club Brugge (2-1), PAOK (1-0), Dinamo Zagreb (3-0), SSC Napoli (2-1) dan Bayer Leverkusen (2-1).

Karena hal tersebut pelatih Villarreal Juan Carlos Garrido pun memiliki keyakinan jika anak asuhnya mampu merengkuh titel Europa League musim ini.

Tak hanya itu, Garrido pun menilai jika timnya sangat layak diunggulkan untuk merengkuh gelar juara kompetisi nomor dua Eropa itu. Pasalnya, sejauh ini klub asal Spanyol itu bukanlah tim favorit.
“Kami punya kesempatan untuk meraih sukses di Europa League, tetapi kami bukanlah tim favorit. Meski begitu, memenangkan kompetisi ini adalah mimpi kami, kami jelas punya kesempatan dan kami akan berusaha memenuhi target kami ini,” kata Garrido.

Optimisme yang sama juga diusung Nilmar. Meski menyadari jika Twente bukan lawan yang mudah ditaklukkan, namun striker asal Brasil ini tetap optimis jika timnya mampu lolos ke final.

“Target utama kami sebenarnya adalah finis di posisi empat besar dan lolos ke Liga Champions musim depan. Saat ini target itu sudah terpenuhi,” ucap penyerang asal Brasil ini.

“Kami juga masih berpeluang menjadi juara di Europa League. Dan itu juga menjadi prioritas utama kami. Skuad kami tidak cukup besar untuk berkompetisi di dua ajang sekaligus, meski begitu kami cukup yakin dengan kemampuan kami sambil berharap tidak ada pemain yang cedera,” tambahnya.

Terpisah, pelatih Twente Michel Preud’homme menegaskan bahwa lawatan ke El Madrigal dinihari nanti memiliki nilai ganda.

Di satu sisi ingin mencuri kemenangan atas Villareal agar lolos ke semifinal. Di sisi lainnya, mantan kiper timnas Belgia itu ingin membuktikan kepada pengamat sepak bola Belanda bahwa Twente memang pantas berada di puncak klasemen Eredivisie.

Apalagi, pada pertandingan terakhir yang berlangsung di Stadion De Grolsch Veste, Minggu (3/4) dinihari WIB, anak asuh Preud’homme mengalahkan rivalnya PSV Eindhoven dengan skor 2-0.
Dengan kemenangan itu maka Twente yang menyandang status juara bertahan Eredivisie kokoh dipuncak klasemen, setelah mendulang poin 63, atau unggul dua angka atas PSV yang berada di peringkat kedua.
“Tak ada yang percaya jika kami berada di puncak klasemen, bahkan ketika tahun lalu kami keluar sebagai juara. Karenanya, kami harus membuktikan bahwa kami memang pantas meraih hasil kerja keras yang telah kami lakukan,” bilang Preud’homme.

“Kami telah berada di jalur yang tepat. Kami mampu mengalahkan Ajax Amsterdam di awal musim, serta dua kali mengalahkan PSV, lolos ke final Piala Belanda, serta kemenangan kami atas Zenit St Petersburg di Liga Europa. Ini sungguh prestasi luar biasa. Tapi kami tak ingin berhenti sampai di sini. Kami ingin terus berlanjut, salah satunya dengan mengalahkan Villareal,” pungkas Preud’ homme. (jun)

Dipimpin Nikolaev, Akankah Imbang?

WASIT memegang peranan penting saat dua tim yang dipenuhi segudang ambisi, berlaga pada sebuah pertandingan yang sangat krusial.

Nah, menatap pertandingan antara Villareal kontra Twente, siapa wasit yang dipercaya memimpin pertandingan itu?
Adalah Oleksiy Nikolaev. Pria kelahiran Moskow pada tanggal 1 Agustus 1971 ini dipercaya menjadi pengadil di tengah lapangan. Nikolaev resmi menjadi wasit UEFA sejak tahun 2007.

Ada sesuatu yang menarik tentang Nikolaev saat menjadi wasit ketika memimpin pertandingan yang melibatkan tim-tim asal Spanyol. Lihatlah, entah sengaja atau tidak, yang pasti, ketika dirinya menjadi wasit, maka hasil maksimal yang diraih tim-tim asal Spanyol adalah bermain imbang.

Ini bisa dilihat dari catatan pertandingan Atletico Madrid kontra Galatasaray pada Europa League yang berlangsung 18 Februari 2010 lalu. Saat itu tim asal ibu kota Spanyol hanya bermain imbang 1-1 di Vicente Calderon.
Kemudian ketika Sevilla menjamu Borussia Dortmund. Pertandingan yang berlangsung 15 Desember 2010 itu pun berakhir imbang 2-2. Yang terakhir adalah saat Valencia ditahan imbang 1-1 oleh Schalke 04 di Stadion Mestalla pada babak knockout Liga Champions.

Dengan fakta di atas, akankah Villareal ditahan imbang Twente dinihari nanti? Sama-sama kita tunggu jawabannya. (jun)

Jadi Anggota Gemapala

Bagi Ridho Saputra Sitorus, menjadi seorang pemanjat tebing profesional ataupun atlet panjat tebing merupakan impiannya sejak SMP. Akhirnya, sejak masuk ke SMA Gajah Mada Medan, impian itu mulai terealisasi. Pasalnya, di sekolah tersebut terdapat ekskul Generasi Muda Pecinta Alam (Gemapala) yang memiliki beberapa bidang, dan satu diantaranya adalah wall climbing.

Siswa kelas XI IPA ini mengaku sangat senang ternyata di sekolah yang dipilihnya ini terdapat satu ekskul yang dapat menampung minat dan bakatnya. “Sejak SMP pengen manjat tebing, tapi di SMP tak ada ekskulnya. Dan di sini saya bisa mengembangkan bakat terpendam saya ini, saya sangat senang,” ujar Ridho, Rabu (6/4).

Remaja kelahiran Medan 17 Januari 1995 ini juga mengaku, sejak bergabung di Gemapala, prestasi pun terus diukirnya baik untuk tingkat Kota Medan hingga Sumut. Seperti meraih juara ketiga umum di Lapangan Merdeka Community (LC) Competition pada November 2010 lalu.

Untuk pertama kali ikut even panjat tebing, Ridho mengaku belum bisa meraih prestasi. Tapi hal tersebut malah membuat satu kebanggan yang cukup besar baginya. “Saat itu saya terpilih menjadi seorang peserta untuk ikut even tingkat nasional di Aceh. Digelar Gainpala IAIN Ar Raniry NAD. Namun, tak mendapat prestasi bukan satu hal yang rugi bagi saya, karena pada waktu itu saya masih memiliki pengalaman yang minim.

Dan even itu merupakan satu hal yang cukup besar bagi saya. Karena banyak teman baru dan saling membagi informasi dan pengetahuan juga pengalaman mereka kepada saya,” paparnya.

Sekarang, lanjutnya, kedua orangtua yang dulunya tak setuju anak kedua dari 4 bersaudara pasangan Selamet Sitorus dan Sondang Lubis ini akhirnya mendukung secara moril maupun materil. “Saya sampai dibelikan sepatu, sementara sepatu wall climbing itu harganya paling murah Rp800 ribu,” ungkap Ridho.(saz)

Kartu Merah Bikin Mudah

Real Madrid vs Tottenham

MADRID-Satu kaki Real Madrid sudah menjejak semifinal. Itu seiring kemenangan empat gol tanpa balas atas Tottenham Hotspur di Santiago Bernabeu kemarin. Praktis, Tottenham butuh keajaiban untuk membalikkan keadaan di White Hart Lane (13/4).

Real yang memburu semifinal pertama sejak 2004 membuka skor saat laga berjalan empat menit via sundulan Emmanuel Adebayor. Tuan rumah makin di atas angin menyusul kartu merah striker Tottenham Peter Crouch pada menit ke-15. Crouch menerima dua kartu kuning hanya dalam rentang tujuh menit setelah pelanggaran tidak penting kepada Marcelo dan Sergio Ramos.

Kartu merah Crouch praktis membuat pertandingan berjalan tidak seimbang karena bola lebih banyak bergulir di daerah pertahanan Spurs. Real bahkan mengurung lawannya sepanjang babak kedua dan berhasil menambah tiga gol. Adebayor mencetak gol keduanya pada menit ke-57 disusul tendangan parabola Angel Di Maria (75’) dan sepakan keras Cristiano Ronaldo tiga menit jelang bubaran.

Ricardo Carvalho, defender Real, juga menyesalkan kartu merah Crouch sekalipun dirinya dikenal sebagai musuh bebuyutan striker 201 sentimeter itu semasa bermain di Chelsea. “Kartu merah tidak fair baginya. Peter hanya tidak beruntung, khususnya dengan kartu kuning pertama, karena saya sebenarnya tidak tahu alasan wasit memberikannya,” jelasnya kepada AS.

“Peter seharusnya mengontrol dirinya setelah kartu kuning pertama. Tidak diragukan lagi, tugas kami lebih mudah karena kartu merah yang diterimanya. Di level Liga Champions, 10 menghadapi 11 merupakan misi mustahil,” sahut Jose Mourinho, pelatih Real, kepada Marca.

Kendati memiliki surplus empat gol, Mourinho mengingatkan timnya agar tidak menganggap remeh pertemuan kedua. “Belum ada yang berakhir. Saya mengenal sepak bola Inggris, juga White Hart Lane. Satu-satunya keuntungan adalah saya bisa menonton dengan tenang pertandingan Barcelona melawan Shakhtar (Donetsk),” jelas mantan pelatih Chelsea itu. Seandainya lolos ke semifinal, Real memang akan bertemu dengan pemenang Barcelona versus Shakhtar.

Sementara itu, Crouch meminta maaf kepada fans dan rekan setimnya atas kartu merah yang diterimanya. Hanya, permintaan maaf tidak disampaikannya sendiri melainkan via kapten Spurs Michael Dawson. “Dia merasa bersalah karena mengacaukan segalanya,” ungkap Dawson sebagaimana dilansir Daily Mail.
Dawson menyebut Crouch mungkin menjadi pemain yang paling bersalah atas situasi sulit timnya saat ini. Namun, terlepas dari itu, Crouchy ( sapaan akrab Crouch) punya jasa meloloskan Tottenham ke perempat final berkat gol semata wayangnya saat mengalahkan AC Milan di babak 16 besar. (dns/jpnn)

Jalan Terjal Nerazzuri

MILAN-Ternyata status tuan rumah tak membuat langkah Inter Milan  menjadi mudah saat menjamu Shalke 04 pada babak perempatfnal Liga Champions, yang berlangsung dinihari lalu.

Bahkan, saat menjadi tuan rumah di Giuseppe Meazza, Rabu (6/4) dinihari WIB, Inter gagal menyenangkan puluhan ribu pendukungnya setelah menyerah dengan skor 2-5.

Pertandingan berjalan panas sejak awal. Tim tuan rumah mengawali laga dengan apik usai Dejan Stankovic menyarangkan gol pembuka kurang dari setengah menit usai kickoff.

Schalke sukses membalas lewat Joel Matip dan kembali disamakan oleh Diego Milito. Babak pertama ditutup 2-2 usai Eduardo de Oliveira menyamakan kedudukan.

Babak kedua menjadi mimpi buruk Inter. Schalke berhasil membuat tiga gol tambahan lewat Raul, gol bunuh diri Andrea Ranocchia dan Edu.

Di pertandingan ini, Inter bermain dengan 10 orang setelah Cristian Chivu diusir ke luar lapangan. Bek Romania itu menerima kartu kuning kedua usai melanggar keras Edu.

Dengan hasil ini peluang sang juara bertahan untuk dapat lolos ke babak semifinal kecil karena harus menang dengan selisih empat gol tanpa balas.

Hasil pertandingan kemarin kian menegaskan jika lini belakang Inter Milan sangat rapuh. Bahkan dari delapan kontestan babak perempatfinal Liga Champions Inter adalah tim yang paling banyak kebobolan.
Total 14 gol telah bersarang di gawang Inter selama fase grup dan babak 16 besar, atau rata-rata 1,75 gol per partai.
Sementara itu bagi striker Schalke Raul Gonzales, laga kemarin sungguh sangat spektakuler. “Kami memperlihatkan permainan fantastis, sebuah penampilan yang fantastis. Tidak sering melihat lima gol dilesakkan tim yang bermain tandang di ajang Eropa, khususnya di markas sebuah tim juara bertahan. Tapi, kami masih harus bermain 90 menit lagi,” cetus Raul girang seperti yang dikutip Football Italia.

Sebelum bermain, Schalke berada dalam posisi tidak diunggulkan karena mereka bermain tandang dan melawan juara bertahan yang punya pemain-pemain kelas atas. Nyatanya, Schalke sukses membalikkan prediksi.
Kemenangan luar biasa ini membuat Schalke berada di atas angin untuk lolos ke semifinal. Di kandang sendiri pekan depan, tim besutan Ralf Rangnick itu tinggal butuh hasil imbang untuk melangkah maju. “Kami harus sangat hati-hati di leg kedua karena menyingkirkan Inter jelas bukan pekerjaan mudah,” tekad eks pangeran Real Madrid tersebut. (net/jpnn)

Infrastruktur Rusak Akibat Banjir

087869928xxx
Hujan turun, banjir pun datang. Jalanan tergenang air dan aspal pun terkelupas, masih terlihat dranaise ditutup tanpa dibuat jalan air, sehingga saat hujan turun, air menggenangi jalan mengakibatkan aspal terkelupas dan rusaklah jalan-jalan di Kota Medan. Bagaimana rencana Medan Metropolis bisa terwujud?

06168465xxx
Dampak banjir yang baru saja terjadi di kota Medan harus cepat diantisipasi oleh pihak Pekerjaan Umum dan instansi terkait. Banyak material jembatan yang hanyut oleh arus banjir juga, apa menunggu jatuh korban?

Kami Usahakan Anggaran Tahun 2011

Terimakasih kepada pengirim SMS ini, kami jelaskan pada tahun ini kami tidak menyediakan anggaran khusus untuk penanggulangan banjir. Seperti kita ketahui bersama genangan air yang melanda Kota Medan beberapa waktu kemarin merupakan luapan air sungai dari hulu.  Sedangkan secara keseluruhan genangan tersebut hanya beberapa saat saja tidak berlalu sampai lama. Untuk itulah, kami tegaskan bahwasannya drainase yang kami miliki tidak ada masalah.

Kami beritahukan, sekarang ini kami sedang melakukan pendataan kerusakan infrastruktur akibat genangan air yang melanda di Kota Medan. Pendataan ini untuk pengajuan anggaran pada tahun akan datang. Sejauh ini, kami prediksi untuk kerusakan infrastruktur mencapi Rp50 miliar.

Munculnya kerusakan infrastruktur mencapai Rp50 miliar, sebenarnya bukan hanya ruas jalan dan drainase milik Kota Medan saja, melainkan ada milik propinsi dan nasional. Sehingga, kami akan berupaya ke pemerintah pusat untuk melakukan permohonan tambahan anggaran.

Gunawan Surya Lubis
Kepala Dinas Bina Marga Kota Medan

DAS Rusak Parah

Banjir yang melanda Kota Medan memang sudah diprediksi sejak lama, termasuk ketika banyaknya kerusakan daerah aliran sungai (DAS) Sungai Deli dan Sungai Babura dan kerusakan di hulu Sungai, selanjutnya maraknya penebangan hutan di wilayah gunung.

Kerusakan itu juga diperparah dengan maraknya pembangunan gedung di wilayah DAS, baik menyempitkan aliran sungai maupun merubah alirannya.

Akibatnya, sekarang ini banyak paluh sungai deli khususnya rusak parah. Sehingga, ketika debit air naik membuat kondisi aliran air meluap dan membanjiri sejumlah kawasan di Kota Medan.
Seharusnya, mulai saat ini Pemko Medan bersama Pemprovsu harus segera mendesak untuk mengucurkan anggaran untuk perbaikan paluh sungai deli dan memperbaiki das di hulu sungai. Bila hal ini tak segera dibenahi khususnya dengan lintas wilayah, maka Kota Medan bisa makin parah pada tahun akan datangnya.

Ir Jaya Arjuna M Si
Pengamat Lingkungan

Lepas Rossi, Lirik Kagawa

SEIRING dengan semakin mantapnya performa Giuseppe Rossi pada musim ini, membuat banyak klub yang berminat menggaetnya. Villarreal pun menyadari akan sulit bagi mereka memproteksi striker asal Italia itu pada pengujung musim ini.

Ya, sejak dua musim lalu, Rossi terus dikaitkan pindah. Paling santer pada awal musim ini dia dikaitkan dengan Juventus dan Inter Milan. Bukan hanya itu, saat musim ini belum berakhir, raksasa Spanyol Barcelona mulai menyatakan ketertarikan.

Masalahnya, Rossi juga menyambut baik ketertarikan Barca. Mantan striker Manchester United itu disiapkan untuk menjadi alternatif bila gagal mendapatkan Cesc Fabregas dari Arsenal. Barca siap menggelontorkan 40 juta euro atau setara Rp490 miliar.

Agar keseimbangan dalam tim terjaga, Villarreal pun mulai membidik pemain yang disiapkan sebagai pengganti Rossi. Yang paling diminati tim berjuluk Kapal Selam Kuning itu adalah gelandang serang Borussia Dortmund asal Jepang Shinji Kagawa.

Sekarang Kagawa memang masih dalam pemulihan cedera, tapi performanya pada awal musim ini membuat banyak klub elite Eropa terpikat. Sementara ini, pesaing paling berat bagi Villarreal adalah raksasa Jerman Bayern Munchen.
Sebelum terkapar cedera karena membela Jepang pada Piala Asia 2011 lalu, Kagawa tampil luar biasa bersama Dortmund. Dia langsung menggebrak pada musim pertamanya dengan menyumbangkan delapan gol dari 17 laga.
Posisi bermain mantan pemain Cerezo Osaka itu memang berbeda dengan Rossi yang cenderung lebih ke depan. Namun, ketajamannya di depan gawang, membuatnya bisa ditempatkan di belakang striker sebagai penopang Nilmar.

Sepanjang musim ini, Rossi menjadi tandem yang ideal buat Nilmar. Meski posturnya pendek untuk ukuran Eropa, tapi dengen kecepatanan dan kelihaiannya dalam menempatkan posisi, membuat Rossi menjadi striker berbahaya di Liga Primera.

Musim ini, dia sudah menyumbangkan 15 gol di Liga Primera. Koleksi golnya hanya kalah dari Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dengan 27 gol serta David Villa dengan 17 gol. Di Villarreal, dia penyumbang gol utama. (ham/jpnn)