Home Blog Page 15467

Tevez Dibanderol 50 Juta Pounds

MANCHESTER – Carlos Tevez banyak diincar klub besar Eropa. Manchester City pun kini tidak lagi tertutup. Kubu Eastlands siap melepas bomber andalannya itu, asalkan menemukan klub yang berani membayar dengan harga tinggi.
Manchester City diperkirakan rela menjual Tevez kepada klub peminat dengan harga 50 juta pounds jika striker Argentina memutuskan untuk hengkang dari City of Manchester saat musim panas nanti.

Klub Serie A yang ramai dikabarkan tertarik mendapatkan jasa Tevez yaitu Inter Milan. Raksasa Spanyol Real Madrid juga sempat diisukan ingin mendekatinya. Namun hingga saat ini Los Blancos belum tampak serius.

Tak lama setelah pagelaran Piala Dunia 2010 berakhir, Tevez mengungkapkan ingin segera pergi dari Manchester karena alasan rindu keluarga.Mantan striker Manchester United ini mengaku tidak kerasan di Inggris dan ingin segera kembali ke Argentina.

Kabar ini membuat Roberto Mancini kelimpungan. Betapa tidak, Tevez adalah tulang punggung City.  (net/jpnn)

Gagal Tuan Rumah

PT LI Tunjuk Mitra Kukar dan Persidafon

MEDAN- PSMS gagal jadi tuan rumah babak delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia. PT Liga Indonesia lebih mempercayai Persidafon sebagai tuan rumah grup A, dan Mitra Kukar sebagai tuan rumah grup B.

Menanggapi keputusan itu, pihak PSMS tentu kecewa. Namun kalau dinilai dari beberapa aspek, PSMS memang layak tak dipilih. Pertama karena kesiapan venue dalam hal ini Stadion Teladan yang dianggap masih kalah kelas dari stadion Mandala Jayapura yang akan dipakai Persidafon, hingga Stadion Madya Tenggarong yang akan dipakai Mitra Kukar untuk menjamu kontestan delapan besar lainnya.

Di samping itu, tuan rumah wajib memfasilitasi tim tamu dengan cash money untuk transportasi dan match fee. Jadi nanti masing-masing tim akan mendapatkan dana segar berkisar Rp60 juta hingga Rp75 juta. “Masing-masing tim akan dapat match fee dari tuan rumah senilai Rp10 juta. Ditambah uang tranportasi Rp25 juta dan bantuan dana segara dari PT LI Rp25 juta. Jadi totalnya Rp60 juta. Kecuali Persiraja Banda Aceh kita beri bantuan Rp50 juta untuk transportasi karena jaraknya dari Banda Aceh ke Papua kan jauh,” terang Direktur PT LI, Djoko Driyono ketika dihubungi wartawan koran ini kemarin.

Dengan demikian, tuan rumah diperkirakan butuh dana antara Rp800 juta hingga Rp1 miliar untuk menggelar laga di babak delapan besar tersebut. Jumlah tersebut diperuntukkan bagi akomodasi tim tamu atau match fee tadi.
Soal keputusan menggelar babak delapan besar di daerah timur, Djoko menjelaskan hal itu sudah sesuai dengan kesepakatan bersama. Termasuk unsur kemudahan bagi tim tamu hingga kepentingan televisi dan sponsorship. “Kita sudah lihat dari proposal pencalonan tuan rumah. Dan kami menilai Mitra Kukar dan Persidafon yang paling siap,” sambung Djoko.

Di samping itu, beberapa hal seperti infrastruktur merupakan hal penting lainnya untuk menunjang keputusan menunjuk tuan rumah. Dan dua stadion yang ditunjuk memang sudah sangat layak karena bersertifikat AFC. Bandingkan dengan Stadion Teladan yang kondisinya memprihatinkan.

“Tak hanya mempelajari proposal para pencalon, kami juga menilai pencalonan tuan rumah dari catatan sepanjang musim. Dan dua tuan rumah yang kami tunjuk relatif bersih dari catatan buruk sepanjang menggelar kompetisi reguler divisi utama,” papar pria yang juga Plt Sekjen PSSI itu.

Untuk menjamin sportivitas, Djoko juga kembali meyakinkan bahwa wasit yang akan memimpin laga delapan besar nanti akan diimpor dari ISL.  Enam dari sepuluh pertandingan delapan besar tersebut, akan disiarkan secara langsung oleh ANTV. Namun belum dipastikan pembagian pertandingannya. Grup A akan main pada tanggal 12,14,17 dan Grup B pada 13, 15, 18 Mei. (ful)

Sophie Live Healthy, Be Happy

TEBING TINGGI- Sebanyak hampir 800 orang peserta member BC Sihol Tambunan/Nina, PT Sophie Martin, Perwakilan Kota Tebing Tinggi mengikuti senam Fun Aerobic di Lapangang Sri Mersing Kota Tebing Tinggi,Minggu (1/5) sekira pukul 07.00 WIB. Tak hanya itu, acara ini juga menggelar lomba melukis dan mewarnai untuk tingkat anak-anak dengan mengambil tema Sophie Live Healthy Be Happy.

BC Sihol Tambunan/Nina, PT Sophie Martin, Perwakilan Tebing Tinggi dalam sambutannya  mengatakan,kegiatan yang dilakukan untuk menyelaraskan para member dan juga memberikan hubungan keakraban erat melalui senam Fun Aerobic.

“Sophie Paris ini adalah 80 persen produk untuk kaum wanita dan ada juga untuk kaum pria. Intinya, fashion dari kebutuhan wanita seperti tas, dompet, baju, slemingty, kosmetik, jam tangan, tali pinggang serta produk lainnya yang bertaraf luar negeri dan dalam negeri,”kata Ibu BC Sihol Tambunan/Nina. Lanjutnya, untuk harga yang ditawarkan tergolong dari harga murah sampai harga yang mahal. Penjualan dengan system Multi Level Marketing (MLM) dan member BC Sihol Tambunan/Nina,PT Sophie Martin, Perwakilan Kota Tebing Tinggi kini sudah mencapai ribuan orang. Sementara itu, Pj Wali Kota Tebing Tinggi, Drs Eddy Syofian dalam sambutannya member apresiasi kepada BC Sihol Tambunan/Nina,PT Sophie Martin, Perwakilan Kota Tebing Tinggi yang telah mau membuat acara senam fun aerobic.
“Hendaknya ada perusahaan-perusahaan lain mencontoh kegiatan yang dibuat BC Sihol Tambunan/Nina, PT Sophie Martin, Perwakilan Kota Tebing Tinggi yang membuat kegiatan ini bisa menjadikan Kota Tebing Tinggi terlihat ramai dipagi hari,”kata Eddy.

Dalam acara fun aerobic,keluar sebagai juara pertama,dua dan tiga mewakili Kota Tebing Tinggi menuju Kota Medan.Anita juara pertama dengan hadiah Tabanas BRI sebesar Rp400.000 plus trophy,kedua Lina dan ketiga ditempati oleh Susi. Untuk juara melukis dan mewarnai tingkat anak-anak masing-masing mendapatkan Tabanas dari BRI berserta piala trophy. (*/mag-3)

Yayasan Dharma Bakti Gelar Lomba Kreatif

LUBUK PAKAM – Untuk menciptakan serta meningkatkan daya kratifitas, sekitar 125 siswa ikut serta lomba siswa kreatif yang digelar Yayasan Dharma Bakti yang berlokasi di Jalan Bidang Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam, akhir pekan silam.

Kepala Sekolah PGTK Yayasan Dharma Bakti, Jenni SPd, menyatakan dari 125 siswa terdiri murid SD, TK serta Play Grup. Sedangkan perlomban yang dipertandingkan, meliputi lomba mewarnai tingkat Play Grup, mewarnai tingkat TK, fashion show terdiri dari kategori kelas 1-3 dan kategori kelas 4-6.
Selain itu, perlombaan lainnya berupa lomba bernyayi mulai kategori kelas 1-3 dan kategori 4-6. ”kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya kreatifitas anak. Nah, melalui ajang ini murid-murid akan lebih percaya diri,”bilang Jenni SPd.

Selanjutnya, diharapkan melalui kegiatan ini murid-murid akan lebih berani serta mampu mengatasi permasalahan yang dialaminnya baik dibidang pelajaran maupun kehidupan sehari-hari.
Ditambahkanya, kegiatan lomba kreatif ini kerjasama dengan Honda. Dilanjutkanya, hadiah yang diperebutkan mulai sepeda, souvenir serta tropi. Untuk juara pertama lomba mewarnai untuk tingkat Play Grup Vicky, Evelyn Tampubolon, Shane Stanford.

Mewarnai untuk tingkat TK meliputi juara pertama Nadya, Stevana, Salwa. Sementara itu untuk kegiatan fashion show kategori kelas 1-3 juara pertama Tasya, Cindi, Puriko. kategori kelas 4-6 juara pertama Shelen Dhe Afgaumi, Sherin Ferita Kosasie dan Vanessa.

Pada lomba bernyayi kategori kelas 1-3 juara pertama Chanda Falsamei Lubis, Inez Diana M Malau, Cris Natalia. Kemudian untuk kategori kelas 4-6 juara Shintya Franike, Angeline dan Sonia. (*/btr)

Awasi Aset Kesultanan Deli

MEDAN – Lembaga Persekutuan Masyarakat Adat Datuk Sukapiring Datuk  Kesawan, menghimbau pada pemerintah dan masyarakat agar tidak meladeni praktek jual beli aset lahan milik Kesultanan Deli yang mengatasnamakan keturunan Datuk Haji Muhammad Ali Kesawan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Lembaga Persekutuam Masyarakat Adat Datuk Sukapiring Datuk Kesawan, Datuk Abdullah Yusuf di dampingi Sekretarisnya Kumala Sakti Nasution SH dan bendahara Datuk Fadli Mashuri, pada wartawan Rabu (4/5).

“Himbauan ini kami sampaikan mengingat banyaknya aset berupa lahan milik kesultanan deli, yang telah jatuh ke tangan swasta untuk dijadikan pembangunan dalam berbagai hal, yang notabane bukan untuk kepentingan Kesultanan Deli,” tegas Datuk Abdullah.

Datuk Abdullah juga menambahkan, bahwa lembaga yang telah dibentuknya itu, berfungsi mengawasi seluruh aset, termaksud mengembalikan tanah adat Datuk Sukapiring Datuk Kesawan.

“Apalagi ada orang-orang yang mengaku-ngaku keturunan langsung Datuk Sukapiring Datuk Kesawan, untuk dapat menguasai dan menjual lahan milik Kesultanan Deli untuk kepentingan pribadi, “ tegas Datuk Abdullah.
Sementara itu Datuk Fadli Mashuri juga menambahkan, bahwa aset-aset Kesultanan yang sudah banyak dijual, sudah mereka data untuk segera diambil kembali karena aset tersebut bukan untuk diperjual belikan. “Beberapa lahan yang akan kita ambil alih kembali yang sempat jatuh ke tangan pihak swasta diantaranya lahan di Polonia yang sekarang ini dibangun perumahan CDB, begitu juga lahan di Sitirejo, lahan KA dan masih banyak lagi lahan-lahan yang sudah banyak dijual oleh orang-orang kesultanan deli yang mengaku-ngaku keturunan langsung Datuk Sukapiring Datuk Kesawan,” tegas Datuk Fadli Mashuri.

Mashuri juga menambahkan bahwa pihaknya juga telah mendata dan menginventarisir ulang tanah adat Datuk Sukapiring karena sudah sangat banyak yang beralih ke pihak lain tanpa sepengetahuan Raja. “Kepada investor agar tidak terkecoh dengan oknum mengatasnamakan keturunan Datuk Sukapiring sehingga terhindar dari transaksi tanah ilegal,” tegas Datuk Fadli. (*/rud)

Johar Arifin Obok-obok PSSI Sumut

Tolak Musprovlub yang Digelar KN

MEDAN-Setelah menimbulkan kontroversi terkait penunjukannya sebagai organizing committee (OC) pada kongres PSSI 20 Mei nanti, tokoh sepak bola Sumut dan Nasional, yang juga calon Wakil Ketua dan Exco PSSI Prof Johar Arifin Husein kembali dianggap melahirkan kontroversi baru.

Kali ini berhubungan dengan gelaran musyawarah provinsi luar biasa (Musprovlub) PSSI Sumut, yang rencananya berlangsung di Hotel Garuda Citra Medan, Sabtu (7/5) mendatang.

Menurut Plt Ketua PSSI Sumut H Idrus Junaidi di Medan, kemarin (4/5), sejatinya yang menggelar Musprovlub adalah Pengprov PSSI Sumut, bukan komite normalisasi (KN).

Apalagi, masih menurut Idrus, anggota KN yang akan ditugaskan ke Medan nanti Siti Nurzanah juga mengaku belum mengetahui apa saja yang akan dilakukannya di Medan. Jawaban ini sama dengan yang diterima Sumut Pos  saat melakukan konfirmasi kepadanya, Selasa (3/5) lalu.

“Kami masih menunggu masukan dari Pak Johar (Johar Arifin Husein, Red) tentang kondisi terkini PSSI Sumut. Semuanya tergantung masukan dari beliau,” bilang Nurzanah kepada Sumut Pos.

“Ini yang tidak bisa kita terima. Pasalnya Johar Arifin adalah calon Wakil Ketua Umum dan Exco. Saya ragu, bila Musprovlub itu dapat berjalan jujur tanpa kepentingan apa pun,” bilang Idrus Junaidi, Plt Ketua PSSI Sumut.
Keraguan Idrus dapat dimaklumi, karena selaku Plt Ketua Pengprov PSSI Sumut dirinya melihat adanya kerancuan. Bahkan Idrus pun mengungkapkan bahwa dirinya mendapat laporan mengenai surat undangan gelaran Musprovlub pada Selasa (3/5), padahal surat yang dikirim lewat fax sebanyak dua kali itu tertanggal 27 dan 28 April. Selain itu, Idrus juga mempertanyakan alamat surat tadi.

“Surat mengenai gelaran Musprovlub PSSI Sumut yang pertama tertanggal 27 April, sedangkan yang kedua sehari setelahnya. Pada surat pertama saya menemui kejanggalan, sebab alamat fax yang tertera adalah 061732XXXX. Jika melihat nomor yang dituju, jelas itu bukan di wilayah Medan Petisah, tempat di mana sekretariat Pengprov PSSI Sumut. Besar kemungkinan alamat itu berada di kawasan Medan Area ataupun Medan Kota,” lanjut Idrus.
Selanjutnya Idrus pun mengungkapkan bahwa untuk mengetahui kronologis gelaran Musprovlub yang sesungguhnya, pada Selasa (3/5) lalu dirinya menemui Plt Sekjen yang juga anggota komite normalisasi Joko Driyono.

Masih menurut Idrus, di hadapan Joko Driyono, zIdrus bertanya kepada Johar Arifin yang telah melaporkan kepada komite normalisasi bahwa dirinya telah membawa ketiga pengurus yang pernah menjabat sebagai Plt Ketua PSSI Sumut seperti Erwis Edi Fauza Lubis, Dr Muhammad Nur Rasyid Lubis dan Idrus Junaidi untuk berjumpa dengan gubernur Sumut, sehingga ketiganya sepakat untuk menggelar Musprovlub.

“Itu tidak pernah terjadi. Kapan kita dipertemukan dengan gubernur? Ini jelas sebuah kebohongan,” tandas Idrus.
Karena hal tersebut di atas, Idrus pun mengambil sikap, bahwa selaku Plt Ketua PSSI Sumut dirinya menolak gelaran Musprovlub PSSI Sumut yang digelar KN dan meminta KN untuk menyerahkan gelaran Musprovlub kepada Pengprov PSSI Sumut, seperti yang terjadi di Jatim dan Lampung.

“Saya melihat ada nuansa politis dan kepentingan, yang semata bertentangan dengan semangat untuk membangun sepak bola Sumut ke arah yang lebih baik. Bisa saja ini (Musprovlub PSSI Sumut, Red) digelar untuk meloloskan keinginan Johar Arifin yang ingin mendapatkan suara pada Munas PSSI nanti,” bilang Idrus.
Dugaan seperti yang disebutkan di atas tadi menguat karena beberapa waktu lalu Johar Arifin mengirimkan pesan singkat lewat sms yang isinya meminta Plt Ketua Pengprov PSSI Sumut Idrus Junaidi memberi dukungan kepada Johar Arifin sebagai anggota Exco PSSI.

“Jika hanya itu (dukungan, Red) yang dibutuhkannya, kenapa dia harus mengobok-obok dan memecah belah PSSI Sumut. Diminta baik-baik kan bisa. Ingatlah, pada tahun 2007 tim sepak bola Sumut tidak lolos ke PON XVII di Samarinda, karena adanya perpecahan di jajaran pengurus. Haruskah pengalaman pahit itu terulang lagi?” sesal Idrus.

Di akhir kesempatan Idrus menyatakan jika KN menyerahkan Musprovlub kepada Pengprov PSSI Sumut, maka dirinya berjanji akan menyelesaikannya sebelum tanggal 20 Mei nanti. “Bila KN tetap ngotot menggelar Musprovlub, mungkin akan lebih baik bila Pengprov PSSI Sumut tidak usah ikut Munas, karena komitmen dan konsentrasi kita sejauh ini tetap tak berubah, yakni meloloskan tim sepak bola Sumut pada PON XVIII mendatang, bukan sikut-sikutan untuk mendapatkan hak suara di Munas,” pungkas Idrus. (jun)

Darwin Syamsul Siap Maju

Drs HM Darwin Syamsul menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum PSSI Sumut pada periode 2011-2015 yang berlangsung di Hotel Garuda Citra Jalan SM Raja Medan pada 7 Mei 2011 nanti.
“Jika masyarakat sepakbola Sumatera Utara memberikan amanah dan kepercayaan, izinkan saya menyampaikan niatan untuk memimpin PSSI Sumut,” kata Darwin Syamsul pada wartawan Sumut Pos di Sekretarait PSSI Medan Jalan Timor NO 10 E Medan,  Rabu (4/5).

Ditambahkannya bahwa untuk memimpin organisasi sepakbola merupakan tugas berat. Namun itu sudah dilakukannya dengan memimpin Pengcab PSSI Medan sampai sekarang ini.
Untuk memimpin sepakbola Sumatera Utara merupakan tantangan bagi Darwin yang merupakan tokoh pemuda Sumut alm H Syamsul Samah.

“Untuk membangun prestasi dibutuhkan kebersamaan dan mempererat hubungan dengan Pemprovsu (Disporasu) dan KONI Sumut serta stake holder lainnya,” ujar Darwin.

Selain itu Darwin Syamsul juga menyebutkan bahwa keharmonisan hubungan antar Pengcab dan Perkumpulan Sepakbola (PS) tetap terjaga dan terjalin dengan baik.

Tentunya diharapkan dari kabupaten/kota dapat muncul pemain sepakbola handal yang mengharumkan nama daerah dan bangsa di event internasional. (omi)

Forki Sumut Gelar Kejurda

MEDAN-Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Sumatera Utara (Sumut) akan menjaring atlit menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Mendagri XV dan Piala Mendiknas IV melalui Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang akan berlangsung di Gedung Serba Guna Unimed pada 28-29 Mei mendatang.
Kejurda Forki Sumut 2011 ini akan memperebutkan DR H Rahmat Shah dan Ketua Yayasan Imelda dan akan mempertandingkan enam kategori kategori yakni U-21, Junior, Kadet, Pemula, Pra Pemula dan Usia Dini.

“Kejurda Forki Sumut akan menjadi penjaringan awal menghadapi Piala Mendagri dan Mendiknas yang akan berlangsung pada 23 dan 25 Juni mendatang di Banjar Baru, Kalsel,” ujar Sekum Pengprov Forki Sumut, Zulkarnain Purba, Rabu (4/5) malam.

Lebih lanjut Zulkarnain Purba menambahkan, PB Forki akan menjadikan Kejurnas Karate Piala Mendagri dan Mendiknas untuk menjaring karateka menghadapi kejuaraan karate Asia (AKF) di Guangzhou, China dan kejuaraan karate dunia (WKF) di Malaka, Malaysia. Sebab itu, Pengprov Forki Sumut meminta kepada Pengcab Forki, Pengda Perguruan Karate dan Pelatda PPLP melakukan persiapkan sebaik mungkin.

Sementara Ketua Yayasan Imelda, dr H Raja Imran Ritonga menyambut gembira karena kembali mendapat kepercayaan dari Pengprov Forki Sumut menjadi  penyelenggara Kejurda Forki Sumut untuk kedua kalinya.
Ketua Panpel Drs Soetarto, MSi, didampingi Wakil Ketua Panple Delphinus Rumahorbo mengungkapkan kepada para peserta agar melakukan pendaftaran selambat-lambatnya pada 22 Mei di sekretariat panpel di RS Imelda Jl Bilal No.24 Medan contact person Walman Ritonga dan sekretariat Forki Sumut Jl Gatot Subroto km 6,7 Medan contact person Ardiansyah dan Ramli. (jun)

Kembalikan Nilai-nilai Pancasila dalam Dunia Pendidikan

MEDAN- Sekretaris Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Sumatera Utara, Aulia P. Sitepu SH berharap pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar mengembalikan nilai-nilai pancasila dalam dunia pendidikan yang telah surut .Hal ini dapat dibuktikan dengan tidak ada lagi yang namanya Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4).  Sementara mata pelajaran kewarganegaraan sebagai kurikulum pendidikan dianggap masih sangat kurang (hanya dua jam dalam seminggu).

Dilanjutkan Aulia,  didalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila sebagai ideolagi dan way of life  bangsa Indonesia haruslah dikenal dan berakar di benak sanubari setiap warga Negara Indonesia.  Bila nilai-nilai pancasila sudah tertanam dan diamalkan oleh setiap masyarakat. khususnya bagi setiap siswa dan dunia pendidikan Indonesia akan tercipta siswa, birokrat, agamawan, pengusaha, yang pancasilais.

DPP MPI dalam hal ini mengusulkan kepada pemerintah untuk kiranya mata pelajaran kewarganegaraan dimasukkan dalam ujian nasional. Hal ini dianggap perlu untuk menciptakan. generasi penerus bangsa yang pancasilais, nasionalis sebagai jati diri bangsa indonesia “DPP MPI Sumut yang dikomandoi Bobby Octavianus Zulkarnaen SE menghimbau pada seluruh kader MPI Sumut untuk mengamalkan dan memasyarakatkan pancasila serta mempancasilkan masyarakat,”  ujar Aulia

Ajaran kepemimpinan Ki Hadjar Dewantara yang sangat poluler di kalangan masyarakat adalah Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani. Yang pada intinya bahwa seorang pemimpin harus memiliki ketiga sifat tersebut agar dapat menjadi panutan bagi orang lain.

Dengan kembalinya nilai-nilai pancasila dalam dunia pendidikan diyakini dapat mendukung tegaknya NKRI dan dapat menentang segala bentuk tindakan membuat negera dalam negara. “ Mengutip falsafah Ketua Umum DPN MPI Meher Ban Shah yakni suku dari segala suku tidak lebih hebat dari bangsa Indonesia, daerah dari segala daerah tidak lebih besar dari NKRI suku dan agama jangan dijadikan alat untuk mencapai suatu tujuan.” ujar Aulia. (*/omi)

MTS Miftahussalam Siswa Dibekali Ilmu Agama

MEDAN- Di tengah perkembangan zaman, MTS Miftahussalam tidak pernah melupakan tugasnya memberikan pendidikan agama Islam kepada peserta didiknya. Soalnya, pendidikan agama mampu membentengi siswa dari bahaya negatif.

Saat ini, MTS Miftahussalam mampu menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah yang diminati masyarakat, melalui segudang prestasi yang telah ditorehkannya baik dari bidang keagamaan hingga Iptek dan bahkan seni budaya.

Seiring berjalannya waktu, perkembangan mata pelajaran yang diterapkan MTS Miftahussalam juga semakin berkembang, sehingga menambah optimis sekolah untuk bisa bersaing dengan sekolah lain yang sederajat.
“Dari mulai pembelajaran di sekolah yang menggunakan metode quantum (penggunaan otak kiri dan otak kanan), hingga berbagai kegiatan ektrakurikuler yang mampu meningkatkan kreatifitas siswa,” sebut Kepala MTS Miftahussalam Cut Ruhama, SPdi saat ditemui di ruang kerjanya, beberapa hari ini.

Sekolah yang berdiri tahun 1970 ini lanjut Cut Ruhama, sedikitnya ada 2.500 lebih peserta didik yang telah menamatkan pendidikan di MTS Miftahussalam. Bahkan dari jumlah itu, lebih dari 90 persen lulus dengan nilai memuaskan.

“Tiga tahun belakangan ini angka kelulusan mencapai angka sempurna, dan lebih dari separuhnya mampu masuk di sekolah lanjutan atas unggulan yang ada di Medan atau pun luar daerah,” ungkapnya.

Untuk staf pengajarnya , Cut Rhama mengaku, siswa  MTSMiftahussalam diajar oleh staf pengajar yang profesional dan handal sesuai dengan pendidikannya masing-masing . “Staf pengajar yang kita siapkan adalah lulusan S1 dan S2 pada perguruan tinggi negeri ataupun  swasta baik dalam maupun luar negeri,” terang Cut Ruhama.

Selain itu, visi MTS Miftahussalam ini adalah  menciptakan generasi berkualitas serta memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang didasari dengan ilmu, keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. MTs Miftahussalam tidak akan pernah berpaling dalam memadukan ilmu agama serta ilmu pendidikan dalam penerapannya di sekolah tersebut. Dengan demikian, para alumninya selain pintar dalam bidang ilmu pengetahuan, juga memiliki akhlak yang baik sebagai benteng untuk menangkal pengaruh negatif. (uma)