23 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 15512

Hati-hati, Azzurri!

LJUBIJANA –  Italia memang masih memimpin klasemen sementara grup C kualifikasi Euro 2012.  Meski begitu, perjalanan Gli Azzurri-julukan Italia di ajang ini tak terlalu mulus.  Pada putaran terakhir kualifikasi Oktober 2010, anak asuh Cesare Prandelli itu hanya bisa bermain imbang tanpa gol lawan Irlandia Utara.  Italia memang menang 3-0 atas Serbia.  Tapi, kemenangan itu sendiri adalah “hadiah” dari UEFA karena suporter lawan membuat kerusuhan.

Di luar kualifikasi, Italia juga belum menunjukkan performa yang meyakinkan.  Dalam tiga laga uji coba terakhir, mereka tak pernah menuai kemenangan.  Setelah kalah 0-1 dari Pantai Gading (10 Agustus 2010), sebulan kemudian mereka hanya bisa bermain seri 1-1 lawan Rumia.  Berikutnya, pada 9 Februari lalu Italia juga hanya bermain seri 1-1 lawan Jerman.

Nah, dengan grafik penampilan semacam itu, wajar jika banyak yang mengingatkan agar Gli Azzurri lebih berhati-hati ketika melawat ke Ljubijana dini hari nanti.  Sebab,  Slovenia saat ini menempel ketat posisi Gli Azzurri di klasemen sementara.  Slovenia telah  mengumpulkan tujuh poin, atau tertinggal tiga poin di belakang Italia. Jelas, mereka akan memforsir kemenangan agar bisa menyamai perolehan poin rivalnya itu.  Rekor pertemuan juga menunjukkan, kalau Slovenia kerap merepotkan Italia. Dalam lima kali duel, Slovenia menang dua kali di uji coba 2002 dan kualifikasi Piala Dunia 2006. “Tidak ada tim yang difavoritkan. Karena kami akan menghadapi tim dari negara-negara yang sedang bangkit seperti Slovenia.  Mereka memiliki banyak pemain berkualitas,” kata Gianluigi Buffon, kiper Italia kepada Goal. “Kami harus bermain bagus dan melakukan berbagai upaya untuk memenangkan laga. Kami ingin lolos kualifikasi secepat mungkin,” jelas kiper Juventus tersebut.

Pada laga nanti, Prandelli akan menguji duet baru di lini depan.  Di mana, dia akan menurunkan Antonio Cassano dan Giampaolo Pazzini.  Sementara, menyusul cedera yang menimpa Andrea Ranocchia, lini belakang akan ditempati  Christian Maggio, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini dan Federico Balzaretti. (bas/jpnn)
Di kubu Slovenia, Di sisi lain, Slovenia akan mengandalkan delapan pemain yang merumput di pentas Serie A Italia. Terutama trio Palermo, Sinisa Andelkovic, Armin Bacinovic, dan Josep Ilicic. Pelatih Matjaz Kek sangat terkesan dengan penampilan trio Palermo tersebut.  Terutama ketika Palermo menaklukkan AC Milan Minggu lalu (20/3).  Kek beranggapan, jika Palermo bisa mengalahkan Milan, tentu Slovenia yang didukung pemain Palermo bisa menaklukkan Italia.

“Laga melawan Italia merupakan ujian terberat bagi generasi pemain Slovenia saat ini. Namun, saya hanya bertugas menyiapkan mereka, baik dari sisi teknik maupun mental,” papar Kek di situs resmi UEFA. 

Incar Kemenangan Tandang

RENGAT-Musim ini PSMS belum sekalipun menang di laga tandangnya. Melawan Persires Rengat di Stadion Narasinga sore ini tampaknya bisa dijadikan modal meraih angka penuh untuk kali pertama.
Apalagi PSMS hancur ketika melawat ke markas Persih.

Sementara target awal adalah membawa pulang empat angka. Maka itu, Persires harus dijinakkan. Kalau memungkinkan gol yang disarangkan mesti lebih dari tiga, seperti yang dilakukan Pro Titan yang bisa menang 4-0 melawan Persires. “Harus tiga poin kalau memang ingin ISL. Dengan permainan maksimal dan dukungan doa dari masyarakat mudah-mudahan tercapai,” ujarnya.

Senada dengan Suharto, Asisten pelatih PSMS, Edy Syahputra mengatakan hal sama. Namun Edy tak ingin anggap remeh.

Persires yang sedang remuk redam diyakini bakal tampil tanpa beban. Sebaliknya, PSMS memiliki beban besar untuk menang. “Itu yang saya takutkan. Lawan tampil lepas sementara kita terbebani. Jadi mainnya pun tidak bisa lepas,” ujar Edy.

Agar upaya menang bisa diamankan, rencananya PSMS akan memainkan pola 4-4-2. pola 4-5-1 terbukti tidak jalan ketika melawat ke Persih. Dengan dua striker, Suharto berharap PSMS bisa punya daya gedor maksimal. Tentu dengan dukungan para gelandang.

“Kita sepertinya kembali ke skema 4-4-2. Dengan satu striker pada pola 4-5-1 kita akan kesulitan jika Gaston dikawal ketat. Dengan dua striker tentunya kita punya alternatif jika buntu,” tandas Edy. Lalu siapa yang akan mendampingi posisi Gaston di depan? PSMS hanya punya Rinaldo sebagai pelapis.

Mahadi Rais tidak dibawa serta karena cedera. Pilihan pun jatuh pada Almiro Valadares.  Meski posisi aslinya playmaker, pemain yang pernah merumput di Liga Vietnam dan Thailand ini punya kemampuan mencetak gol yang baik.

“Almiro yang akan kita sorong ke depan. Rinaldo belakangan ini penampilannya menurun,” ujar Edy.
Untuk barisan tengah kuartet gelandang akan diisi Donny F Siregar, Affan Lubis, dan Alfian Habibi. Faisal Azmi akan disiapkan menjadi jangkar.

Masalah ada di lini belakang. Tak tersedianya pelapis pasca Putra Habibi absen karena kemalangan, membuat Suharto hanya punya Novi dan Vagner sebagai pilihan. Pihak Persires sendiri sudah pesimis bisa menang lawan PSMS.

Asisten Pelatih Persires, Riki Yatno yang ditunjuk menangani tim hanya berharap bisa menahan imbang. “Kita hanya mengandalkan pemain lokal. Menahan seri saja sudah bagus. Apalagi PSMS banyak diperkuat pemain baru,” ujarnya.(ful)

Berharap Pro Titan Menang

Kalau Pro Titan bisa mengalahkan Persih sore ini, maka peluang PSMS naik ke posisi empat besar kembali terbuka. Meski berat, namun pihak Pro Titan optimis mengamankan poin.

Apalagi anak asuh Dick Buitelaar itu baru saja menang 4-0 kontra Persires. Tentu saja mental bertanding sedang meningkat tinggi.

Dirk Buitelaar melalui asistennya Yahya Broer saat dikonfirmasi via telepon kemarin menyebutkan, seluruh pemain tengah digenjot fisik dan mentalnya untuk memperoleh nilai sempurna sesuai target yang diusung Pro Titan.
“Sedikitnya ada lebih delapan peluang yang tercipta saat melawan Persires kemarin namun hanya empat yang berhasil dimanfaatkan. Untuk itu anak-anak terus diberikan pelatihan finishing touch, untuk memaksimalkan peluang saat melawan Persih Tembilahan,” sebutnya.

Meskipun laga itu berstatus away, Yahya optimis anak asuhnya akan meraih kemenangan seperti laga sebelumnya. “Menghadapi Persih kita sudah siapkan strategi khusus,  dan kita masih menggunakan formasi sama 3-4-3.  Meskipun laga nanti adalah laga tandang, tapi kemenangan adalah target tim,” ujarnya.

Yahya juga menjelaskan skuadnya dalam kondisi terbaik. Hanya Tambun Naibaho yang tampaknya bakal absen lantaran cedera. “Tambun masih menjalani pemulihan karena cedera. Kemungkinan besar Tambun belum bisa diturunkan,” ujarnya.(uma)

Belum Digaji, PSMS Hemat Tenaga

Sadar skuadnya tengah dalam kondisi tidak baik akibat keterlambatan gaji hingga dua bulan, arsitek PSMS Suharto memiliki cara untuk menjaga atmosfer positif di dalam tim.

Cara yang dipilih anggota TNI AD ini adalah dengan meniadakan latihan pagi yang biasanya menjadi menu wajib sehari-hari. Termasuk ketika akan melakoni pertandingan.
“Sengaja kita tidak buat latihan fisik di pagi hari. Dengan begitu, diharapkan kondisi psikologis pemain terjaga,” kata Suharto. Apa tidak akan berdampak pada pertandingan itu sendiri? Menjawab itu Suharto yakin skuadnya dalam kondisi oke.

“Secara keseluruhan, kondisi pemain on-fire. Kami tidak melihat ada pemain yang latihan setengah-setengah. Kami melihat mereka profesional menjalankan latihan, termasuk pemain asing.

Walau tidak latihan, semua pemain kami pantau tetap menjaga kondisinya dengan latihan sendiri-sendiri,” ucap pria 46 tahun itu. Kondisi pemain yang rentan berubah terkait kondisi ketidakjelasan pembayaran gaji memang merupakan masa yang rentan.

Asisten Manajer PSMS Benny Tomasoa menyetujui upaya Suharto tersebut. Menurutnya, segala hal yang dinilai baik oleh Suharto tetap akan mendapat persetujuan dari manajemen.  (ful)

The Reds Siap Belanja Lagi

LIVERPOOL- Sukses mendatangkan Andy Carol dan Luis Suarez, The Reds Liverpool berambisi untuk kembali belanja pemain top. Itu dilakukan demi memperbaiki prestasinya pada musim depan.

Direktur sepak bola Liverpool, Damien Comolli, berperan besar dalam perekrutan Suarez dan Carroll. Dia pun mengakui bahwa pihak klub sudah siap untuk mendatangkan pemain baru setelah musim ini berakhir.
“Pemilik klub berkata sejak hari pertama mereka datang bahwa mereka ingin mengembangkan hal-hal dan mengubah segalanya dengan cepat.

Saya juga telah mengatakannya sejak pertama saya datang. Jadi, saya mengharapkan musim panas yang sibuk,” terang Comolli, seperti dilansir SkySports.

“Saat kami mempersiapkan diri untuk musim depan, sulit untuk mengatakan bahwa kami hanya bekerja hingga bursa transfer Januari. Kami bekerja dari musim panas ke musim panas selanjutnya, ujar pria asal Prancis itu.
“Saat bursa ditutup pada bulan September, kami mempersiapkan diri untuk bursa musim panas selanjutnya, bukan untuk bursa Januari. Ini karena, seperti orang bilang, tak banyak yang terjadi pada bulan Januari.”
“Kami membuktikan bahwa itu salah. Tapi, segera setelah bursa ditutup pada 31 Januari, kami langsung memikirkan tentang musim panas dan apa yang akan kami lakukan.”

“Kami bicara soal target yang berbeda, soal pemain yang kami pikirkan pada bulan Januari tapi tak terwujud, dan menjaga tim pemantau bakat bekerja,” tutupnya.(net/jpnn)

Rogerio Ceni, Kiper Tajam dengan 99 Gol

Rogerio Ceni adalah salah satu kiper langka. Tugas utamanya adalah mengawal gawang agar tak kebobolan. Di tengah kepiawaiannya memblok tendangan lawan, Ceni punya kemampuan membobol gawang lawan.
Tak tanggung-tanggung, Ceni sejauh ini sudah mengumpulkan 99 gol untuk timnya  klub papan atas Liga Brasil Sao Paulo. Dia sudah memperkuat klub tersebut sejak tahun 1992.

Selain pengabdiannya yang sangat panjang pada Sao Paulo, Ceni juga dikenal dengan kemampuannya mencetak gol melalui eksekusi bola mati, tendangan bebas dan penalti. Tak heran kalau dia punya koleksi gol yang sangat banyak. Namun apa yang ditorehkan Ceni terbilang luar biasa karena dia kini total sudah 99 kali menjebol gawang lawan. Gol ke-99 tersebut dia lesakkan saat Sao Paulo kalah 2-3 dalam kejuaraan lokal di Sao paulo pada Rabu (23/3) waktu setempat, kiper 38 tahun itu melesakkan gol dari titik penalti.

Ceni akan punya kesempatan untuk menggenapi jumlah golnya menjadi 100 saat Sao Paulo menjalani big match kontra Corinthians pada akhir pekan ini. Namun pemilik 17 caps bersama timnas Brasil itu tak mau menargetkan bikin gol karena yang terpenting adalah kemenangan timnya. “Sao Paulo kontra Corinthians lebih penting dari gol ke-100. Yang saya harapkan adalah kemenangan,” sahut Ceni seperti dikutip dari Reuters.

Rogerio Ceni mulai rajin mencetak gol di tahun 1997, di mana saat itu dia total melesakkan tiga gol. Setelah itu dia tak pernah melewati musim tanpa mencatatkan namanya di papan skor. Tahun 2005 menjadi musim paling produktif di mana dia total membuat 21 gol, dengan 10 di antaranya tercipta di Liga Brasil.(net/jpnn)

Rifat Target Perbaiki Peringkat

JAKARTA-Asia Pacific Rally Championship (APRC) musim 2011 akan diputar pada 1 April  sampai 6 November mendatang. Pereli andalan Indonesia, Rifat Sungkar menarget bisa melebihi prestasi musim 2010 lalu.
“Targetnya bisa lebih baik dari tahun lalu. Dengan persiapan yang ada, saya yakin target tersebut bisa tercapai,” katanya saat menemui Menpora Andi Mallarangeng, kemarin (24/3).

Untuk memenuhi optimismenya tersebut, pembalap yang akan turun dengan bendera tim Pertamina Cusco Racing tersebut mengincar minimal dua kali juara dari enam seri yang dilombakan. Yakni pada seri seri III Kaledonia Baru dan seri IV New Zealad karena pada musim lalu dia berhasil masing-masing menjadi juara dan runner up disana.
Sedangkan, untuk seri I di Malaysia, seri II Australia, seri V Jepang, dan seri VI Tiongkok, Rifat berusaha untuk bisa naik podium atau  bahkan mencuri salah satu seri.

“Targetnya sih di semua seri bisa juara. Tapi, saya juga harus melihat peluang karena lawan-lawan yang akan dihadapi berat-berat. Mudah-mudahan bisa masuk tiga besar,” tuturnya. Menurut pembalap berusia 33 tahun itu persaingan pada musim dipastikan semakin ketat. Pasalnya, ada peningkatan kualitas pembalap dan jumlah peserta yang mengikuti kejuaraan APRC 2011.

Jika sebelumnya hanya ada tujuh negara, maka kali ini ada sepuluh negara yang ikut dengan jumlah pembalap teregistrasi 18 pembalap.Selain itu, pembalap yang akan turun rata-rata adalah juara-juara nasional yang berasal dari Inggris, Jepang, Tiongkok, dan Australia.

Namun, dengan co-driver Scott Beckwitch asal Australia yang semakin nyetel, dia yakin bakal kembali bisa bahu-membahu mengukir prestasi baru.

“Saya harus bisa mengukir prestasi. Ini demi mengharumkan nama Indonesia dan prestasi di kancah Rally Internasional. Sehingga tidak hanya menjadi raja di rumah sendiri,” paparnya.
Tapi, dengan persiapan demikian matang bukan berarti Rifat tidak  memiliki kendala Rifat.  Dia merasa masih belum beradaptasi dengan mobil barunya.  Kali ini mobil yang akan dibesut adalah Evo X, setingkat diatas mobilnya pada musim lalu Evo IX. “jam terbang saya nol dengan mobil ini. Saya harus terus membiasakan diri,” tandasnya. (aam/jpnn)

Unggulan di Tingkat SMP Berguguran

Medan Futsal Competition 2011

MEDAN- Sejumlah kejutan mewarnai pertandingan babak 32 besar Medan Futsal Competition 2011 tingkat SMP, di QS Futsal Jalan Bunga Asoka Medan Sunggal, Kamis (24/3).

Salah satu kejutan adalah gugurnya tim- tim yang dijagokan sebelumnya karena kalah oleh lawan-lawan yang tak diunggulkan. Hasil diluar dugaan pertama terjadi saat SMP Angkasa A melawan SMP Negeri 2 Medan. SMP Angkasa A yang semula dijagokan, malah dikalahkan SMP Negeri 2 Medan dengan skor 2-3. Begitu juga dengan SMP Angkasa B, harus terhenti setelah ditumbangkan SMP Negeri 42 Medan dengan skor 2-3. SMP Negeri 2 Medan dan SMPN 42 Medan lolos ke babak 16 besar.

Kejutan juga terjadi saat SMP Mulia menghadapi SMP Budi Murni 1. SMP Budi Murni 1 yang kurang terkenal dalam olahraga futsal, malah mampu mengalahkan SMP Mulia dan lolos ke babak 16 besar dengan skor 6-5 melalui adu penati. Pertandingan terpaksa diselesaikan dengan adu penalti setelah keduanya bermain imbang 3-3 pada babak normal.
Sementara itu, SMP Negeri 1 Labuhan Deli A yang merupakan wakil Deli Serdang di tingkat SMP, kembali mencatat hasil memuaskan dan lolos ke babak 16 besar. Mereka mampu mencukur SMP RK Makmur B dengan skor 5-1. Namun, saudaranya SMP Negeri 1 Labuhan Deli B, harus mengakui keunggulan SMP Negeri 7 Medan 1-2.

Sedangkan, SMP Methodist 2 Medan tanpa harus meneluarkan keringkat lolos ke babak 16 besar, setelah lawan yang mereka hadapi YPSA B mengundurkan diri dari turnamen.

Pemenang pertandingan lolos ke babak 16 besar yang akan digelar Sabtu (26/3) besok. Untuk Jumat ini  (25/3) akan digelar pertandingan babak 16 besar tingkat SMP dan 8 besar tingkat SMA. (jun)

Jenson Button Janji Setia di McLaren

LONDON – Performa kurang meyakinkan ditunjukkan McLaren dengan MP4-26 sejak berlangsungnya sesi ujian pra musim. Kendati begitu hal itu tidak menyurutkan kesetiaan pembalap Jenson Button. Pacar Jessica Michibata ini malah menegaskan bakal berusaha sekuat tenaga bersama McLaren, dalam susah maupun senang.

Setelah McLaren menunda peluncuran MP4-26, sejumlah masalah turut terlihat dalam mobil yang akan jadi andalan musim 2011 tersebut dalam sesi pengujian pra musim. Reliabilitas dan laju mobil jadi masalah utama MP4-26. Selain sudah dikeluhkan rekan Button, Lewis Hamilton, namun itu turut mendorong McLaren menyiapkan paket pembenahan drastis untuk GP Australia di akhir pekan.

Apa pun juga, Button tak mau terpengaruh dengan segala kendala yang sedang dialami timnya. Seraya mengikrarkan janji setia, juara dunia 2009 itu bertekad tetap tampil semampunya.
“Aku sangat merasa seperti di rumah sendiri tapi aku belum memikirkan sejauh itu ke masa depan. Aku membalap dengan salah satu tim terbaik di dunia. Ini sudah pasti jadi tempat terbaik untuk mengejar gelar dan itulah alasan aku datang ke sini. Aku tidak pernah meragukannya,” tegas Button kepada The Sun. (net/jpnn)

 

Dipukuli Gara-gara Uang Belanja

Rusli (49), warga Jalan Cipanas, Medan Belawan ditangkap polisi, Kamis (24/3), karena memukuli istrinya, Suwanda (41). Menurut keterangan, keduanya memang sering bertengkar karena faktor ekonomin
Puncaknya, saat Suwanda menerima uang belanja dari Rusli. Namun, tidak seperti biasanya. Akibatnya, Suwanda menuduh Rusli selingkuh.

Buntutnya, Rusli tidak senang dengan perkataan istrinya langsung emosi dan mendorong istrinya hingga terjatuh. Rusli juga menendang wajah istrinya. Kemudian, anaknya yang sedang berada di rumah melerai keduanya. Setelah, pertengkaran tersebut Rusli pergi meninggalkan rumah dan tidak pernah pulang ke rumah.
Setelah beberapa pekan tidak pulang ke rumah akhirnya Rusli pulang, Kamis (24/3). Namun, pada saat pulang ke rumah, pertengkaran pun kembali tidak terelakkan. Suwanda yang sebelumnya sudah membuat laporan langsung menghubungi pihak kepolisian Polres Pelabuhan Belawan dan kemudian polsi langsung turun ke lokasi untuk mengamankan Rusli.

Saat itu juga, Rusli langsung dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Suwanda mengatakan, dia mengalami kekerasan sejak beberapa bulan lalu.
“Kami dulu tidak pernah bertengkar, namun sekarang suaminya setiap ada masalah sepele langsung emosi dan memukul,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Hamam mengaku, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. “Kami masih melakukan pemeriksaan guna pengembangan lebih lanjut,”ujarnya.(mag-11)