Home Blog Page 15519

Butuh Poin dari Roma

AC Milan hanya butuh satu angka lagi untuk memastikan meraih scudetto musim ini. Sayang satu poin dimaksud akan diupayakan di markas AS Roma (7/5) mendatang. Bukan perkara mudah tentunya.
Milan mengalahkan Bologna 1-0 dalam laga yang berlangsung Minggu (1/5) malam WIB. “Ini bukan pertandingan mudah. Bologna memberi kami tekanan. Apalagi tekanan yang kami alami dalam pertandingan ini lebih besar dibanding pertandingan-pertandingan lainnya,” kata Allegri di Football-Italia.

Tekanan yang dimaksudkan allenatore Rossoneri itu adalah Milan yang sebelum laga menghadapi Bologna butuh empat poin lagi untuk meraih scudetto. Kemenangan atas Rossoblu harus diraih oleh Massimo Ambrosini cs., karena di laga sebelumnya pesaing terdekat Milan yakni Inter Milan juga menang.

“Di waktu lalu, kami berada dalam momen kebahagiaan karena Inter mengalami rentetan kekalahan atau seri, dan hal itu berubah menjadi momen yang pahit (setelah Inter menang—red). Namun kami paham kami harus menang hari ini. Kami berhasil memenuhi target dan itu sebabnya kami harus fokus,” lugas Allegri. (bbs/jpnn)

Parlindungan dan Rahmat Kate Tercepat

234 SC Medan Bob Racing Drag Race & Drag Bike Competition

MEDAN-Parlindungan dan Rahmat Kate membuka peluang untuk membawa pulang hadiah utama setelah tampil terbaik pada 234 SC Medan Bob Racing Drag Race & Drag Bike Competition 2011 yang dilaksanakan di Lanud Medan, Minggu (1/5).

Mengandalkan mobil Honda Civic, Parlindungan mencatatkan diri sebagai yang tercepat di kelas 2.2 Sedan dengan catatan waktu 9,635 detik. Unggul dari Ardiansyah Lubis yang finis di tempat kedua dengan catatan waktu 9,647 detik.

Parlindungan juga berhasil mengumpulkan poin saat turun di kelas 3.1C Sedan dengan finis di tempat ketiga. Sementara ini Parlindungan mengumpulkan total 21 poin.

Sementara itu di kategori dragbike, Rahmat Kate dari Anxory Bubut Racing Team tampil sebagai Juara Umum. Turun di kelas Skuter Matic 125 cc, Rahmat Kate tampil tercepat dengan catatan waktu 11.341 detik. Rahmat juga sukses mengumpulkan poin saat turun di Kelas Sport 2 Tak Tune Up 135 cc dengan catatan waktu 8,712 detik. Di kelas FFA, Rahmat finis di tempat keempat dengan catatan waktu 8,408 detik.

Dengan hasil tersebut keduanya pun berkesempatan membawa pulang hadiah utama yaitu satu unit sepeda motor yang disiapkan panitia bagi pemilik total poin tertinggi dari kedua serie. Serie II sendiri direncanakan akan digelar 18 September mendatang.

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut Ijeck menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan terutama dalam peralatan (timer) yang digunakan. Hal itu mengingat beberapa kegiatan dragrace dan dragbike yang kerap diwarnai ketidakpuasan dari peserta.

Dalam kelas eksebishi yang diikuti delapan unit motor Harley Davidson dari Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Ijeck mencatatkan waktu tercepat dengan catatan waktu 9,4 detik.

Dalam laporannya Ketua panitia Adolf Bastian mengaku terkejut dengan jumlah peserta yang mencapai 500 starter. Untuk itu panitia pun menyiapkan satu konsep yang jauh lebih baik dan mengejutkan di serie II nantinya.
“Yang pasti akan lebih baik dari pelaksanaan hari ini. Baik dari waktu perlombaan, peserta, juga pengisi kegiatan agar lebih meriah. Kita harapkan serie II 18 September mendatang,” janji Adolf yang berharap dari kegiatan lahir pembalap-pembalap daerah dengan kualitas nasional.

Kordinator Wilayah (Korwil) 234 SC Sumut Ibnu Akbar SSos menyambut puas dengan pelaksanaan kegiatan dan siap mendukung pelaksanaan serie II mendatang. Dirinya juga mengajak segenap elemen masyarakat untuk satu kegiatan positif di tengah-tengah masyarakat.

“234 SC terbuka untuk klub lainnya sejauh kegiatan itu positif. Karena dengan itu kita bisa berbagi pengalaman dan informasi. Walaupun kita bukan sedarang, tapi kita adalah bersaudara,” pungkasnya.
Selain lomba, 234 SC Medan Bob Racing Drag Race & Drag Bike Competition juga diramaikan dengan pembagian hadiah bagi pengunjung. Doorprice dengan hadiah-hadiah menarik yang dibagikan setiap satu jam mulai pukul 12.00 WIB. Juga hadiah langsung dari panitia. (jul)

Taklukkan Albatros, Michigan FC Juara Old Crack

MEDAN-Setelah menundukkan Albatros dengan skor 2-1 pada partai final yang berlangsung Minggu (1/5), Michigan FC tampil sebagai juara turnamen sepak bola bertajuk Old Crack Piala Michigan II/2011 yang berlangsung di Stadion Kebun Bunga Medan.

Dengan hasil itu maka Michigan FC mempertahankan gelar yang mereka raih tahun lalu. Di samping mampu mempertahankan gelar, pemain Michigan AY Jaya Silen menjadi topskor bersama pemain Albatros Muslimin, setelah keduanya mencetak dua gol bagi timnya masing-masing.

Pertandingan final antara Michigan FC kontra Albatros berjalan seimbang. Apalagi kedua tim memiliki materi pemain yang seimbang.

Pada laga kemarin Michigan FC tampil dengan pemain andalannya yang mantan pemain PSMS era 80-an seperti penjaga gawang Sugiar, Puspom, Raj Kumar, Colly Misrun, Witia Pusen, AY Jaya Silen, Nasib Rayadi, M. Arifin Sinaga, Zul Fitri, Gunawan, Ramadhana, Inde Kumar, Bobby Kumar, Sanjev Kumar, Gulshan, Deni dan Jujun.
Sementara Albatros yang diperkuat mantan pemain Medan Jaya Iwan Karo-karo, Erwin (Harimau Tapanuli) dan pemilik klub Alexander Gho.

Gol pertama Michigan FC lahir pada menit ke-27 melalui sundulan Nasib Rayadi. Sedangkan gol kedua dicetak Colly Misrun menit ke-32. Albatros memperkecil kekalahannya menjadi 1-2 dicetak Muslimin melalui tendangan penalti pada menit ke-37.

Pembina Michigan FC Gopal Kumar menyatakan puas melihat penampilan timnya pada partai final kemarin karena seluruh pemainnya bermain baik.

“Target kami mempertahankan gelar juara sudah terpenuhi. Untuk tahun depan kami akan persiapkan tim yang lebih solid lagi guna menjuarai turnamen ini tiga kali berturut-turut”, kata Gopal bersemangat Pemain terbaik pada even ini jatuh ke tangan Budianto dari tim Mantan PSMS.

Pada pertandingan perebutan tempat ketiga dan keempat Gumarang FC mampu menjungkalkan Mantan PSMS dengan skor 1-0.

Rencananya, pada even mendatang turnamen ini akan melibatkan tim-tim yang berasal dari Malaysia dan Singapura.
“Mendatangkan tim dari luar negeri sebagai upaya menambah meriah even ini serta meningkatkan kualitasnya,” tutur Sanjev Kumar, penggagas even. (omi)

890 Taekwondoin Ikuti Ujian

MEDAN- Sebanyak 890 taekwondion Kota Medan mengikuti ujian kenaikan tingkat (UKT) yang berlangsung di di SPN Sampali Medan Jalan Bilal Ujung Medan, Minggu (1/5).

Menurut Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Medan Bobby Octvianus Zulkarnaen SE, ujian kenaikan tingkat kali ini selain menjadi tolak ukur terhadap bagi para atlet, di sisi lain Bobby berharap agar para taekwondoin mampu meingkatkan disiplin.

“Kunci dari keberhasilan adalah disiplin. Tanpa disiplin, jangan harap seorang taekwondoin mampu meraih prestasi maksimal,” bilang Bobby.

Lebih Lanjut, Bobby berharap kepada taekwondoin serta pengurus untuk selalu menjaga solidaritas serta rasa kekeluargaan demi kemajuan taekwondi, bukan hanya di Medan, tapi di Sumut secara keseluruhan.
Selanjutnya Bobby menjelaskan bahwa pada ujian kenaikan tingkat kali ini pihaknya mengutus tiga tim penguji yang terdiri dari Junaidi, Rezeki Karo Sekali, dan Raja Hutahean.

Terkait gelaran UKT kali ini Kadispora Medan Drs Hanas Hasibuan MAP mengaku bangga dengan kinerja yang diperlihatkan pengurus TI Medan. “Melihat besarnya animo serta minat taekwondoin mengikuti ujian kali ini, saya yakin ke depannya TI Medan akan mampu melahirkan atlet andal,” bilang Kadispora.
Turut hadir Ketua Pengcab TI Medan, Bobby Octavianus Zulkarnaen SE,  Kadsipora Medan, Drs Hanas Hasibuan, Ketua Harian Pengprov TI Sumt, Sofyan Siregar S.Sos, Kepala SPN Sampali Kombes Pol Marolop Damanik serta undangan lainnya. (omi)

Honda DBL Kembali Kunjungi Banda Aceh

BANDA ACEH – Kompetisi bola basket pelajar terbesar di Indonesia, Honda Development Basketball League (DBL) mulai mengunjungi lima kota terakhir untuk musim 2011. Liga yang menggunakan konsep student athlete tersebut kemarin kembali mengadakan rangkaiannya di provinsi paling Barat Indonesia, Aceh. Bertempat di GOR KONI Banda Aceh, sebanyak empat pertandingan membuka seri provinsi tersebut.

”Akhir April lalu, kami memang sempat rehat sejenak menyelenggarakan Honda DBL karena menyesuaikan jadwal Ujian Nasional,” ungkap Donny Rahardian events and basketball operations manager DBL Indonesia yang kemarin membuka Honda DBL 2011 seri Aceh. ”Selain Banda Aceh, kota yang akan dikunjungi pada Mei hingga Juli mendatang adalah Tangerang, Makassar, Surabaya, dan Malang,” lanjutnya.

Rangkaian pembukaan Honda DBL kemarin dilaksanakan dengan tradisi khas Negeri Serambi Mekah tersebut, yaitu dengan pembacaan ayat-ayat Al-Quran. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Kreasi Likok Pulo persembahan Sanggar Tari Jeumpa Kuneng (SMAN 8 Banda Aceh). (jpnn)

Masuk Grup Maut

MEDAN- PSMS tergabung di pool B babak delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia yang akan digelar 12 Mei mendatang. Pool B itu dihuni oleh PSMS, PSAP, Mitra Kukar dan Persiba Bantul.
Bukan perkara mudah lolos dari pool yang tergolong grup maut itu. Hanya PSMS yang finish di peringkat tiga yang tergabung dalam pool itu. Selebihnya lawan tangguh bak PSAP, Mitra Kukar dan Persiba harus diladeni dengan seksama.

Yang cukup menjadi perhatian adalah Persiba Bantul. Meski finish sebagai runner up grup 3, Persiba sangat patut diwaspadai. Adalah striker asing mereka yang sementara ini jadi top skor sementara dengan torehan 31 gol. Sebuah jumlah yang tak bisa tak diwaspadai. Fortune bersaing dengan striker PSAP, Osas Saha yang juga mengemas banyak gol musim ini dengan toregan 30 gol. Dan ironisnya kedua tim ini bakal jadi lawan PSMS di babak delapan besar.
Secara keseluruhan, Persiba mencetak 52 gol dan kebobolan 20 gol musim ini. PSAP mencetak 53 gol dan kebobolan 20 gol. Sedangkan PSMS hanya berhasil mencetak 36 gol dan kebobolan 25 gol. Jumlah yang sangat jauh berbeda.
Mitra Kukar juga tak bisa dianggap remeh. Jadi juara grup II membuat klub asal Kutai Kartanegara itu patut diwaspadai.

Kepastian pembagian grup itu dikatakan Manajer PSMS, Idris sebagai langkah yang bakal berat. Namun optimisme tinggi wajib digeber, sebab peluang naik ke ISL sudah semakin dekat. “Memang jalan masih panjang. Tapi kita harus senantiasa optimis. Kalau berhasil jadi tuan rumah maka kita akan lebih berpeluang,” bebernya.
Soal peluang jadi tuan rumah, Idris yang mengikuti rapat penentuan  tuan rumah di kantor PSSI kemarin bilang PSMS punya kans besar. Pasalnya PSAP yang juga satu grup dengan PSMS turut menunjuk Stadion Teladan untuk jadi tuan rumah babak delapan besar pool B. “Itu nilai lebih karena PSAP juga meminta babak delapan besar dimainkan di Stadion Teladan. Semoga itu akan jadi pertimbangan PT LI, PSSI dan ANTV untuk memilih Medan jadi tuan rumah,” harap Idris.

Memang rapat kemarin malam sempat ditunda karena semua tim yang lolos delapan besar ingin jadi tuan rumah. “Makanya rapat diulang lagi pada pukul 21.30 WIB namun para peserta delapan besar tidak diperkenankan ikuti rapat itu. Yang ikut rapat hanya PT LI, PSSI dan ANTV. Dan prinsipnya apapun keputusannya para peserta harus legowo,” sambung Idris. Sementara itu, Pool A babak delapan besar dihuni oleh Persiraja, Gresik United, Persidafon dan Persiram Raja Ampat.  (ful)

Vagner Memilih Bertahan

Hasil bagus yang ditorehkan PSMS hingga mampu melangkah ke babak delapan besar, membuat sejumlah tim mulai membidik para pemain PSMS.

Meski terlalu dini, tapi ada isu yang menyebutkan bahwa ada ketertarikan satu tim di Indonesian Super League (ISL) kepada bek asing PSMS, Vagner Luis. Konon tim yang menginginkan jasanya musim depan adalah Pelita Jaya. Kabar itu dituai dari salah satu orang dalam di PSMS yang enggan membeberkan jati diri. “Kami sudah melihat gelagat bahwa Pelita Jaya sudah menghubungi pihak Vagner. Dia bermain cukup baik bersama PSMS musim ini. Tentu saja wajar jika banyak yang ingin merekrutnya,” kata sumber tadi.

Hal itu lalu dikonfirmasi kepada yang bersangkutan. Dan dijawab oleh bek asal Brasil itu bahwa dirinya memang banyak menerima pinangan dari tim lain. Tapi rata-rata dari tim Liga Primer Indonesia (LPI). “Wah saya tidak tahu, tapi saya rasa itu hanya isu (soal ketertarikan Pelita Jaya). Kalau tim LPI memang ada yang meminta saya bergabung,” terang Vagner.

Nah, dengan sejumlah tawaran menggiurkan yang berdatangan, apakah artinya Vagner akan hengkang musim depan? Ditanya soal itu didapat jawaban menarik. “Saya senang berada di PSMS. Saya tidak ingin pindah kalau memang saya dipertahankan. Saya merasa tim sudah seperti keluarga, begitu juga dengan fans setia,” katanya.

“Kalau memang manajemen mempertahankan, saya akan sangat senang dan akan memilih bertahan di PSMS. Kalau itu terjadi, saya hanya minta fasilitas rumah untuk membawa anak dan istri saya ke Medan,” harap Vagner.
Sejak pulih dari cedera di awal musim, Vagner memang selalu jadi pilihan utama di lini belakang. Tak hanya bagus menghalau bola-bola atas, Vagner juga terbilang tajam. Sejauh ini, Vagner sudah mengemas tiga gol yang dicetaknya lewat sundulan. (ful)

Pro Titan di Ambang Degradasi

Finish di urutan tiga dari bawah membuat posisi Pro Titan tak seratus persen aman. Beredar kabar tiga tim terbawah Divisi Utama akan turun kasta ke Divisi I.

Menjawab teka-teki itu, konfirmasi dilakukan kepada pemilik klub, Sihar Sitorus. Menurut Sihar, pihaknya memang mendengar kabar soal degradasi itu. “Saat ini kondisi tim baik-baik saja. Memang ada yang bilang kita akan degradasi. Tapi saya masih menanti pernyataan resmi dari PT Liga Indonesia,” kata Sihar.

Kalau seandainya aman dari degradasi, Sihar pun menuturkan bahwa klub berjuluk Kuda Pegasus itu akan tetap berhombase di Stadion Teladan. “Makanya kita nanti saja dulu keputusan resminya. Kalau aman, maka kita akan tetap main di Medan,” pungkas Sihar.

Pro Titan finish di peringkat 11 musim ini dengan raihan 23 poin hasil dari lima menang, delapan imbang dan 11 kali kalah. Kekalahan terbanyak dicatatkan di putaran pertama, sebab skuad Pro Titan dihuni 100 persen pemain lokal dan berusia muda. Pada putaran kedua lalu baru Pro Titan memasukkan sejumlah pemain asing. (ful)

Kepercayaan dan Gol di Saat yang Tepat

Almiro Valadares

Sejak bergabung ke PSMS paruh musim lalu, Almiro Valadares cenderung mengalami naik turun performa. Tampil kali pertama ketika PSMS away ke kandang Persita, Almiro yang turun jadi pengganti memainkan peranan penting atas gol penyeimbang PSMS yang dikemas Mahadi Rais.

Selepasnya, Almiro langsung jadi starter di Stadion Teladan ketika PSMS menjamu PSSB Bireuen. Dan Almiro kembali menunjukkan performa baik. Meski tak mencetak gol, pemain asing asal Brasil itu sukses memberi asist dan sejumlah peluang matang hingga akhirnya PSMS menang 3-0.

Setelahnya, pemain berposisi asli striker itu mulai mendapatkan tekanan agar terus tampil baik. Mulai dielu-elukan fans, Almiro mencoba tetap menunjukkan penampilan terbaiknya. Tapi sayangnya Almiro mulai menurun. Apalagi ada tekanan dari publik agar pemain yang sempat merumput di Liga Thailand dan Vietnam itu, harus mencetak gol.
Alhasil posisinya mulai tergantikan. Dalam beberapa pertandingan kandang maupun tandang Almiro hanya dimainkan sebagai pengganti. Arsitek tim, Suharto lebih memilih menurunkan pemain seperti Alfian Habibi. Bahkan tak jarang Almiro kalah bersaing dengan dua pemain muda di lini depan, Rinaldo dan Mahadi Rais.

Namun pelatih PSMS Suharto menjelaskan bahwa keputusan mencadangkan pemain asing tersebut, hanya karena kebutuhan strategi. Tidak ada yang lain. “Dalam beberapa kesempatan latihan Almiro tampil bagus dan layak diturunkan. Tapi saya punya pertimbangan lain dalam meracik strategi. Jadi bukan karena alasan lainnya,” beber Suharto.

Dan pada laga  pamungkas kontra Persikabo di Divisi Utama lalu adalah saat paling membahagiakan bagi Almiro. Dipercaya menjadi starter untuk mendukung posisi Gaston Castano, Almiro tampil bagus dan mencetak gol. Gol pertamanya di PSMS tercipta di saat yang tepat. Di laga pamungkas itu, PSMS menempuh laga hidup mati. Kalau menang, maka akan lolos ke babak delapan besar. Bahkan kemenangan saja tidak cukup, karena di saat bersamaan pesaing PSMS menuju babak delapan besar, Persih dan Persita juga bertanding. Kalau Persita menang, maka kemenangan PSMS tak ada harganya. Beruntung laga Persih kontra Persita berakhir imbang 1-1. Dan PSMS menang 3-2 untuk menjamin satu tiket ke babak delapan besar.

“Saya senang turut memberikan kontribusi bagi PSMS. Saya senang berada di dalam tim ini. Rekan satu tim baik dan ramah, dan sangat membantu saya beradaptasi. Apalagi ada rekan senegara saya di sini: Vagner Luis,” kata Almiro menanggapi gol pertamanya bagi PSMS.

Sama dengan pemain lainnya, Almiro juga berharap dirinya mampu membawa PSMS kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional. “Tentu saja. Saya dan teman satu tim sudah bertekad dan satu hati menuju ISL. Kami harapkan dukungan fans untuk memuluskan hal itu,” pungkasnya. (ful)

Dasar Maling Kurang Ajar

Pulang ibadah dari gereja, Sri Sinuhaji (30), warga Jalan Menteng VII Gang Nasional, kaget karena tak mendapati sepeda motornya di lokasi parkir. Padahal, dia ingat betul kalau sepeda motor Vega R BK 6286 OI miliknya diparkirkannya di lokasi parkir gereja tersebut.

Setelah dicari-cari, ternyata sepeda motornya sudah tak ditemukan lagi. Akhirnya, Sri pulang dengan menumpang becak bermotor (betor) sembari menahan kesedihan. “Padahal stangnya saya kunci dan saya parkirnya di lokasi parkir. Memang maling kurang ajar, orang lagi ibadah, disempatkannya mencuri,” tukasnya.

Ditambahkan Sri, sepeda motor tersebut merupakan satu-satunya alat transportasi yang dimilikinya. “Kesal saja, padahal niatnya ibadah justru harus mengalami kehilangan sepeda motor. Dasar maling kurang ajar,” ucapnya dengan wajah kesal bercampur sedih.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Area, AKP Jonser Banjarnahor SH mengatakan, akan mencek laporan dari korban. “Kita cek lokasi laporannya dan akan kita turunkan anggota ke lokasi untuk melakukan penyelidikan,” ungkapnya.(jon)