Home Blog Page 15533

Polisi Ditantang Tangkap Pelaku

Kasus Penganiayaan PNS Pemprovsu
MEDAN-Nasib Ir Masfar (MF), PNS yang bertugas sebagai sopir ibu-ibu PKK di Provsu yang diduga dianiaya orang suruhan orang kuat di Pemko Medan, mengundang banyak empati. Salah satunya dari Profesor Arief Nasution sebagai tokoh masyarakat. Kepada wartawan koran ini, Arief menyebut kejadian itu sebagai kanibalisme pejabat publik yang sangat mencederai perasaan masyarakat.

Untuk itu, dia menantang petugas untuk bergerak cepat mengusut tuntas kasus tersebut secara objektif dan transparan. “Jangan hanya fokus pada penyiraman soda api di Jalan Adam Malik yang diusut, tapi juga siapan
orang di balik penganiayaan itu,” katanya.

Prof Arief melihat adanya unsur perencanaan yang mendahului penganiayaan tersebut. Untuk itu dia berharap kepolisian mengantisipasi berbagai upaya untuk menghilangkan bukti-bukti. “Juga menghilangkan nyawa korban yang kemungkinan dilakukan untuk menghentikan penyelidikan kasus ini,” pungkasnya.

Penyelidikan kasus penganiayaan Ir Masfar (MF), PNS yang bertugas sebagai sopir ibu-ibu PKK di Provsu yang diduga melibatkan orang kuat di Pemko Medan.

Di sisi lain, meski penyidik Reskrim Unit I Kejahatan dan Kekerasan (Jahtanras) Polresta Medan mulai melakukan pengusutan kasus penganiayaan secara bersama-sama ini, Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga mengaku pihaknya kesulitan menangani kasus ini. Kapolres beralasan, selain kondisi korban yang kritis dan dirawat intensif di RS Columbia Asia akibat dugaan disiram soda api, pelapor yang juga istri korban belum bersedia di BAP lanjutan.

”Kita sudah membentuk tim. Penyidik saat ini tengah mendatangi rumah sakit tempat korban (Ir Masfar) dirawat. Namun belum dapat dipastikan apakah pelapor maupun korban sudah dapat di-BAP atau belum,” ujar Kapolresta Medan didampingi Wakasatreskrim AKP Ruruh Wicaksono di Mapolresta Medan, Jumat (29/4).

Polresta Medan sudah menerima pengaduan resmi dari keluarga korban dengan pelapor atas nama Sri Listrikaningsih (41), istri Ir Masfar. Laporan penganiayaan dan penyiraman soda api tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/1033/IV/2011/SU/Resta Medan tertanggal 25 April 2011. STPL ditandatangani penyidik pembantu, Bripka Robert Panjaitan dan diketahui Inspektur dinas B, Aiptu Zul Efendi.

Untuk melengkapi berkas perkara, laporan pengaduan korban telah dilengkapi surat permohonan visum et repertum kepada pihak Rumah Sakit (RS) Columbia Asia Jalan Listrik, Medan dengan nomor R/169/IV/2011/Resta Medan.

“Pelapor belum bersedia diperiksa lebih lanjut, karena mengurus suaminya di rumah sakit. Hal tersebut kita izinkan dengan syarat bersedia menandatangi surat pernyataan belum bersedia diperiksa,” ucap Tagam.

Tagam menegaskan, surat pernyataan tersebut penting untuk menghilangkan anggapan polisi lamban menangani kasus tersebut. “Bagaimana mau cepat ditindaklanjuti, semetara para saksi dan korban belum bersedia diperiksa,” cetus Tagam.

Meski sudah melakukan penyidikan dengan sistem “jemput bola” dengan mendatangi dan memeriksa korban di rumah sakit, hingga pukul 17.30 WIB penyidik belum dapat memeriksa korban yang masih dalam keadaan kritis.
Disinggung dugaan keterlibatan oknum pejabat tinggi di Medan dalam kasus tersebut, Tagam belum dapat memberikan keterangan. “Kalau di laporan polisinya, terlapor masih berstatus lidik. Jadi kami belum tahu siapa pelakunya,” tukasnya.

Dengan segala keterbatasan itu, polisi ditengarai belum mampu mengusut aktor di balik penganiayaan yang diduga dilatarbelakangi cinta segi tiga ini. ”Belum tahu Mas, kan masih lidik. Saya juga masih belum tahu jelas itu. Emang gimana sih ceritanya bang,” kata AKP Ruruh balik bertanya.

Lebih lanjut Kapolresta menambahkan, hingga saat ini pihaknya telah memeriksa beberapa saksi. Salah satunya berinisial DS yang diketahui orang dekat korban, Ir Masfar, serta beberapa orang lain. ”Inisialnya DS. Lainya nanti dulu lah ya, kan masih lidik,” ujar Tagam.

Ketika kembali ditanya soal dugaan keterlibatan orang kuat di Pemko Medan di balik peristiwa ini, Kapolresta malah emosi. “Polisi tidak dibenarkan untuk menduga-duga dan mengkait-kaitkan perkara, kita akan tindak dan bertindak sesuai hukum dan bukti-bukti, jadi tidak ada duga-dugaan,” tegas tagam. (tim)

Developer Medan Johor Metropolitan (MJ City) Serahkan Bantuan Kasur untuk Penduduk

Developer Medan Johor Metropolitan (MJ City) tak hanya konsisten membangun perumahan bebas banjir dan hunian nyaman, tapi juga peduli dengan masyarakat sekitarnya.

Kepedulian Medan Johor Metropolitan dibuktikan dengan membantu meringankan kesulitan masyarakat korban banjir dengan menggelar gerakan sosial memberikan kasur kepada lima puluh warga korban banjir di areal usahanya.

“Sudah saatnya kalangan dunia usaha tidak melupakan keberadaan masyarakat di sekitar usaha, apalagi saat ini masyarakat dalam kondisi kesulitan akibat meluapnya sungai dan menghabiskan harga benda mereka,” ujar Direktur MJ City Sulaiman Chow di Medan, Jumat (29/4) usai memberikan bantuan.

Dikatakannya, ini merupakan tahap pertama dan bakal ada tahap berikutnya dengan memberikan bantuan lainnya namun tidak terpaku hanya memberikan tempat tidur melainkan beberapa jenis lainnya.
“Seperti bantuan pendidikan, sembako, dan lainnya mengingat keterkaitan dunia usaha dengan masyarakat sekitar sangat kental dirasakan,” lanjutnya didampingi tokoh masyarakat setempat Syaf Lubis.

Sementara itu, Syaf Lubis berharap kegiatan bakti sosial ini tidak hanya dilakukan oleh MJ City saja melainkan pengembang-pengembang perumahan lainnya diareal bantaran sungai mengingat kondisi masyarakat disekitar itu sungguh memprihatinkan. “Kita berharap MJ City menyalurkan bantuannya lagi kepada masyarakat kurang mampu di areal usaha dan juga diikuti pengembang-pengembang lainnya,” ujarnya.

Sementara pengembang perumahan dengan metode kota satelit tersebut, MJ City tahap pertama mendirikan 350 unit rumah mulai type 45 hingga 88. Di areal itu tidak hanya pengembangan perumahan melainkan perkantoran, pusat perbelanjaan, olahraga, apotik, dan lain sebagainya. (rel/ila)

Tetap fokus

Chelsea Vs Tottenham

LONDON-Meski kecil namun peluang Chelsea untuk menyalip perolehan poin yang dikumpulkan pemuncak klasemen Manchester United tetap terbuka.
Saat ini Chelsea memiliki poin 67, atau tertinggal enam angka dari The Red Devils yang masih kokoh dipuncak klasemen. Artinya, jika anak asuh Sir Alex Ferguson mengalami dua kekalahan pada empat laga tersisa, sedangkan The Blues terus menuai kemenangan, maka kedua tim akan memiliki poin yang sama.

Karena hal tersebut Carlo Ancelotti, tactician Chelsea tetap meminta anak asuhnya untuk tetap fokus  saat menjamu Tottenham Hotspur pada lanjutan English Premier League (EPL) yang akan berlangsung di Stadion Stamford Bridge, malam ini.

“Takkan mudah meraih kemenangan karena Tottenham adalah tim yang sangat bagus dan amat kuat. Tapi kami ingin terus bersaing di Liga Primer hingga menit terakhir” bilang Don Carletto, tactician Chelsea.

“Tentu saja kami wajib mengalahkan Manchester United, karena itu target kami. Tapi sebelum itu kami harus mengalahkan Tottenham terlebih dahulu. Kami harus berjuang hingga musim kompetisi berakhir,” tambahnya.
Beruntung bagi pelatih asal Italia itu, karena menatap laga menghadapi Tottenham nanti mental anak asuhnya sedang membubung. Terlebih striker anyar yang dibeli dari Liverpool Fernando Torres sudah mulai menunjukkan ketajamannya.

Ya, setelah hampir tiga bulan mandul, Torres akhirnya membayar 50 juta poundsterling yang dikeluarkan Chelsea untuk menebusnya dari Liverpool akhir Januari lalu.

Gol yang ditunggu-tunggu itu datang pekan lalu, saat The Blues mengalahkan West Ham 3-0.
Ancelotti mengisyaratkan menurunkan Torres sebagai starter untuk partai melawan Spurs hari Sabtu besok, dan akan menduetkannya dengan Didier Drogba.

“Saya sangat senang (Sabtu lalu) karena saya memahami Torres perlu bikin gol dan melanjutkan momen ini. Saya tidak terkejut dengan reaksi rekan-rekan setimnya, karena di laga-laga terakhir mereka sudah mengusahakan semuanya supaya dia bisa mencetak gol,” tutur sang manajer di situs resmi Chelsea.

“Semua orang senang. Atmosfer di Stamford Bridge fantastis menyambut golnya. Torres dan Drogba bisa main bareng. Filosofi dan opini saya mengatakan, ketika kita punya pemain-pemain hebat, kita harus memainkan mereka bersama-sama. Jika seorang pemain punya keterampilan, kemampuan, maka mereka pasti bisa main bareng,” bilang Carletto.

Ditambahkannya, Torres pasti merasa tekanannya sedikit berkurang berkat gol tersebut. Dan di pertandingan berikutnya diyakini Torres akan terus membuktikan segala kemampuannya.

Di tempat terpisah gelandang Tottenham Hotspurs Tom Huddlestone mengatakan bahwa mereka siap mengalahkan The Blues, sehingga target menempati posisi empat besat dapat tercapai.

“Jika kami kalah dari Chelsea dan Manchester City meraih kemenangan di dua pertandingan mereka, maka sudah tidak mungkin menembus empat besar,” bilang Huddlestone. “Perlu diingat jika kami masih memiliki beberapa pertandingan. Jadi kami tidak akan menyerah. Kami ingin tetap fokus di pertandingan tersisa sehingga target meraup poin maksimal dapat terpenuhi,” ujar Huddlestone.

“Sekali anda merasakan atmosfer Liga Champions, maka anda akan menginginkannya lagi. Mungkin kami menjadi sedikit serakah tetapi kami telah membuktikan bahwa kami dapat bersaing dengan klub terbaik di kompetisi tersebut, jadi tidak berada di sana lagi tahun depan akan menjadi hal yang sangat mengecewakan,” pungkas Huddlestone. (bbs/jpnn)

Si Cantik Suka Petai

Julie Estelle

Banyak orang yang malu untuk menyatakan suka makan petai. Alasannya sederhana, tumbuhan dari suku polong-polongan itu memiliki bau yang khas dan kerap dianggap sebagai makanan orang kampung.

Tetapi, Julie Estelle (22) tidak begitu. Si cantik yang berdarah Prancis-Manado-Tionghoa itu terang-terangan menyatakan suka petai. “Iya, saya suka. Memang kenapa? Saya rasa, tidak ada yang salah. Petai itu kan Indonesia banget,”ungkapnya, saat ditemui di Planet Hollywood, setelah pemutaran film Cowok Bikin Pusing.

Dalam film tersebut Julie memerankan tokoh utama, Ciciel, yang gemar makan petai. Maka, ketika melakoni adegan makan petai, kekasih Ello itu tidak canggung. “Kan makannya nggak tiap hari. Sesekali saja. Tapi memang suka. Saya nggak pernah punya pengalaman buruk tuh kalau makan petai. Misalnya, diprotes karena mulut jadi bau. Asyik-asyik aja,” jelas dia.

Adik kandung Cathy Sharon itu menuturkan, adegan film yang diproduksi MVP Pictures tersebut termasuk salah satu yang menarik selama dirinya berkarir sebagai pemain film. Makanya, ketika melihat film itu diputar di bioskop kemarin, Julie senyum-senyum sendiri.

Apalagi, ternyata film yang juga dibintangi Aming, Marcel Chandrawinata, dan Laudya Chintya Bella itu diproduksi tiga tahun lalu. “Saya syuting film ini setelah film Selamanya. Sudah lama banget,” ucapnya.

Film Cowok Bikin Pusing tersebut memiliki beberapa kendala. Ada beberapa scene yang belum dibuat. “Akhirnya mereka bisa melengkapinya dengan editing. Meski begitu, alur ceritanya bagus kok. Saya saja baru dikabari beberapa bulan sebelumnya kalau akhirnya film ini bakal tayang. Wah, akhirnya. Nggak kebayang deh. Soalnya sudah lama banget,” tambah dia.

Karena dibuat pada 2008, di film tersebut akting Julie tampak belum sematang sekarang. “Iya ya, lucu ngelihatnya,” katanya. (jan/c13/ib/jpnn)

PKS Deli Serdang Bertekat Hijaukan Lahan Kritis

LUBUK PAKAM – Untuk memperingati hari jadi (milad) Partai Keadialan Sejahtera yang ke-13 serta berketepatan Peringatan Hari Bumi, DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Deli Serdang mencanangkan penanaman sejuta pohon.

Kegiatan penanaman pohon yang berlokasi di Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, diikuti masyarakat sekitar serta muspika setempat, Camat STM Hulu Drs. Binsar Sitanggang, MSP, Kepala Desa Tiga Juhar, Durian Tinggung, Rumah Lih, dan Liang Muda.

Turut Serta dalam penanaman pohon para fungsionaris DPC PKS Kecamatan STM Hulu yang dikomandai Sepakat Barus. Menurut sekretaris DPD DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Deli Serdang, Darwins Batubara,  kegiatan penanaman ini akan dilangsung secara bergilir di kecamatan-kecamatan.

Kegiatan menanam pohon ini, melibatkan masyarakat setempat. Untuk bibitnya, disediakan oleh pimpinan kecamatan partai PKS. Lokasi kegiatan penanaman tanaman ini ditempat-tempat yang dinilai kritis. ”Kegiatan bekerjasama dengan muspika setempat terutama menentukan tempat-tempat yang dinilai kritis,”tambahnya. (*/btr)

Kadispora Buka Seleksi Calon Paskibraka Medan

MEDAN – Drs Hanas Hasibuan MAP Kadispora Medan mengharapkan, dengan adanya  seleksi Paskibraka Kota Medan tahun 2011 yang dilakukan mulai 27-30 April 2011, dapat terlahir para pemuda berbakat yang berguna untuk nusa bangsa. “  Untuk menjadi Paskibraka yang baik, harus dilihat dulu kemampuannya.

Nah, disinilah kita akan mengetahui dan terlahir Paskibrakan Kota Medan yang mempunyai skill yang baik tersebut,” bilang Kadispora Medan, Drs Hanas Hasibuan MAP saat membuka seleksi  dan pengiriman calon Paskibraka Kota Medan tahun 2011 di Aula Dharma Wanita Kota Medan Jalan Ibus Raya Medan, Rabu (27/4).

Dilanjutkan Hanas, bahwa 250 peserta yang mengikuti seleksi tersebut harus menjaga ketertiban dan ketentraman. Sehingga, dengan begitu suasana  seleksi paskibrakan dapat berjalan lancar. “ Mudahan-mudahan para tim penyeleksi seperti Purna Paskibaraka Indonesia (PPI) Kota Medan dan TNI AU dapat menyeleksi para paskibrakan Kota Medan dengan lancar dan dapat menghasilkan paskibaraka yang berkompoten,” ujar Hanas.

Kasi Kepemudaan Dispora Medan,  Suryadi SE menambahkan bahwa dari 250 peserta yang mengikuti Paskibaraka tersebut, nantinya akan diambil 10 pasang putra/putri untuk tingkat Provinsi. ‘’Namun, untuk  tingkat Nasional kita akan mengambil 1 pasang putra putri.  Rencananya untuk seleksi paskibaraka tingkat provinsi dan Nasional akan berlangsung mulai tanggal 3 – 5 Mei 2011 nanti,”  ujar Suryadi SE.

Sementara Ketua Tim Penyeleksi Paskbiraka Kota Medan, Lettu Sus Hendra Riski Nasution menjelaskan bahwa materi penyeleksian yang akan diberikan kepada para peserta dibagi empat tahap. Yakni ditahap pertama akan dilakukan seleksi tinggi dan berat badan, tahap kedua seleksi  kesehatan, tahap ketiga akan dilakukan seleksi Persatuan Baris Berbaris, dan seleksi tahap keempat akan dilakukan pengetahuan umum.  (*/omi)

El Real Turunkan Pemain Cadangan

MADRID-Benar jika Real Madrid masih berpeluang memenangi tropi La Liga Primera musim ini. Tapi ternyata, itu bukan menjadi target utama Jose Mourinho.

Buktinya, pelatih asal Portugal ini terlihat lebih serius mempersiapkan tim untuk menebus kekalahan 0-2 atas Barceloan pada babak semifinal Liga Champions leg pertama tiga hari lalu.

Saking seriusnya, tanpa sungkan Mourinho bakal mengistirahatkan empat pemain pilar, yang sesungguhnya dalam kondisi bugar saat menjamu Real Zaragoza, malam ini.

Keempat pilar yang bakal disimpan saat Los merengues menjamu Real Zaragoza, malam ini adalah Cristiano Ronaldo, Lassana Diarra, Raul Albiol dan Xabi Alonso.

“Mereka memang tidak cedera, tapi mereka sangat kelalahan usai menghadapi Barcelona. Mereka harus beristirahat sehingga menampilkan permainan terbaiknya, utamanya saat kembali menghadapi Barcelona pada leg kedua babak semifinal Liga Champions,” bilang Moutrinho.

Dengan absennya Ronaldo di lini depan Merengues, praktis Mourinho tinggal mengandalkan ketajaman Di Maria, Benzema, Higuain, Kaka dan   Adebayor.
Sementara itu untuk lini pertahanan Mourinho bakal bergantung kepada sejumlah pemain muda seperti Sergio Canales, Juanfran dan Nacho. Ketiga pemain muda ini akan ditemani Juanfran, Khedira, dan Pedro Leon di lini tengah permainan.

Meski tuan rumah tak tampil komplet, namun pelatih Real Zaragoza
Javier Aguirre mengatakan bahwa anak asuhnya harus tetap waspada.
Pasalnya, jika berkaca dari sejarah, terakhir kali Real Zaragoza mencuri kemenangan di Stadion Santiago Bernabeu adalah pada 4 Mei 1998. Saat itu Real Zaragoza menang dengan skor 2-0. (jun)

Suzuki Splash untuk Pelanggan Medan

Telkomsel Serahkan  Hadiah TELKOMSELpoin

MEDAN –  Telkomsel Branch Medan ( 26/4) menyerahkan hadiah TELKOMSELpoin periode III ( Juli – Desember 2010) berupa 1 buah mobil Suzuki Splash kepada Wenny Aditia Kurniawan SH. Program loyalty ini sebagai ungkapan rasa terima kasih atas tingginya kepercayaan masyarakat yang memilih produk Telkomsel (kartuHALO, simPATI dan Kartu As), yang telah mencapai 100 juta atau lebih dari 50% pengguna selular di seluruh Indonesia.

Para pelanggan yang memenangkan hadiah TELKOMSELpoin ini diperoleh berdasarkan undian yang dilakukan Selasa (01/02) di Wisma Mulia Jakarta, secara transparan di hadapan notaris, departemen sosial, dan pejabat pemerintah kota Jakarta.

Manager Telkomsel Branch Medan – Heribertus Budi Ariyanto mengucapkan selamat kepada para pemenang sekaligus berterimakasih atas begitu tingginya antusias pelanggan Telkomsel yang telah berpartisipasi dalam program TELKOMSELpoin.

“TELKOMSELpoin merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk terus meningkat nilai tambah seluruh produk Telkomsel, sehingga pelanggan akan terus merasakan adanya kelebihan kompetitif dibanding produk selular lain di pasar,” ujar Heribertus.
Dikatakan Heribertus, dalam setiap periodenya, TELKOMSELpoin selalu mendapat respon positif dari pelanggan, karena memberikan nilai kompetitif produk Telkomsel.

Tahun ini program ini kembali dengan hadiah yang lebih besar lagi yaitu berupa 1 unit mobil Mercedes C 200 yang dimenangkan oleh pelanggan dari Surabaya. Bahkan dari sisi mekanisme programnya pun didesain lebih menarik. Pelanggan bisa mentransfer poin atau hadiah langsung yang didapatkan (SMS dan Pulsa gratis) ke saudara atau rekannya sesama Telkomsel.

TELKOMSELpoin merupakan suatu program terintegrasi bagi seluruh pelanggan Telkomsel baik yang menggunakan kartu kartuHALO maupun simPATI dan Kartu As, melalui mekanisme pengumpulan poin yang didasarkan atas pemakaiannya (1 poin = Rp 5.000 berlaku kelipatannya)   (*/sih)

Harry, Will You Marry Me

Antusiasme Teenagers Menyaksikan Royal Wedding

Sejak Kamis malam (28/4), semakin banyak saja warga yang menginap di jalanan demi menunggu prosesi pernikahan Pangeran William-Kate Middleton keesokannya (29/4). Jawa Pos ikut membaur bersama ribuan warga itu.

D. WIDHIANDONO, London

APA yang kamu nanti sehingga rela menginap di jalan pada malam yang dingin ini? “The big kiss! The big balcony kiss,” ujar Catherine Smith, remaja asal Ruislip, Inggris, kepada Jawa Pos (grup Sumut Pos).

Malam itu ,Kamis (28/4) pukul 20.00. Meski malam, langit masih terang. Seperti menjelang magrib kalau di Indonesia. Hanya mendung tebal yang membuat langit kian gelap.

Angin terus-menerus mengganggu orang-orang yang sedang duduk-duduk di ratusan tenda yang terhampar mulai Buckingham Palace hingga ujung The Mall, jalan lebar di depan istana sejauh sekitar dua kilometer.

Angin boleh dingin. Tapi, suasana sejatinya begitu hangat. Sepanjang mata memandang, orang-orang melambaikan bendera-bendera kecil bergambar wajah Pangeran William dan Kate Middleton. Yang tak punya bendera bisa membeli di penjual keliling yang beroperasi di sekitar itu. Harganya 1 poundsterling (sekitar Rp14.500) untuk bendera kecil dan 2,5 poundsterling (sekitar Rp36 ribuan) untuk yang berukuran besar. Semakin malam, harga bendera kian mahal.

Yang tidak punya bendera melambaikan apa saja. Topi-topi bermotif bendera Inggris, kertas-kertas bertulisan aneka harapan dan doa, juga kain warna-warni. Pokoknya ada yang dilambaikan. Seru sekali.

Malam itu Catherine sedang menggambari wajah Alice Edwards, kawannya. Gambarnya motif bendera Inggris. “Kami tidak mau besok pagi harus terburu-buru menggambar bendera. Jadi, sekarang saja menggambarnya.

Asal dia tidak tertidur dan gambarnya jadi terhapus,” kata Catherine.
Dua gadis itu tak mau menyebutkan umurnya. Yang jelas, masih remaja. Teenager, kata mereka. Catherine dan Alice boleh jadi berusia belasan.

Mereka mungkin juga masih jauh dari pemikiran soal masih perlukah Inggris mempertahankan sistem monarki. Atau, sudah saatnyakah Inggris beralih menganut sistem republik seperti negara-negara “modern” lainnya.

Bahkan, ketika ditanya apakah mereka mencintai keluarga monarki, dua gadis itu hanya mengangkat bahu lantas tertawa. “Yang penting, kami sekarang menikmati atmosfer ini. Kami ingin menjadi part of the story,” ujar Catherine. “Ya betul. Teman-teman yang tidak bisa datang ke sini pasti iri. Sebab, kami tepat berada di depan istana untuk melihat sang pangeran besok,” timpal Alice.

Dua gadis tersebut memang menyatakan bahwa pengorbanan menginap di jalan pada malam yang dingin itu dilakukan lantaran mereka ingin gaul. Mereka ingin menjadi bagian kecil dari sebuah kisah besar yang sedang disaksikan miliaran mata penduduk dunia.

Sementara itu, sejumlah penginap yang cukup berumur, yang asli Inggris, lebih menganggap bahwa mereka punya ikatan batin dengan monarki. Mereka mencintai keluarga kerajaan. “Merekalah simbol pemersatu Inggris.

Mereka cerminan Inggris yang asli. Jauh lebih besar ketimbang Big Ben,” ujar Samantha Smith, 65, yang menginap bersama anak dan cucunya. Mereka mendirikan tenda di samping gerbang Clarence House, tempat tinggal resmi Pangeran Charles dan anak-anaknya. Di situlah mereka berharap bisa melihat Pangeran William dan Pangeran Harry.

Malam semakin larut. Mendekati dini hari, orang-orang yang berdatangan ke areal The Mall dan Buckingham Palace kian banyak. Mereka membawa peralatan kamping lengkap. Tapi, yang datang tengah malam ini sudah pasti susah mendapat tempat terdepan. Setidaknya, mereka masih mendapat baris ketiga hingga keempat. Orang-orang di baris pertama pun mulai mati-matian menjaga tempatnya.

Berdasar pengamatan Jawa Pos, meski saling bersaing mendapatkan tempat terdepan, orang-orang itu tak sampai gontok-gontokan. Mereka masih bisa bersanding dalam kebahagiaan, menanti pernikahan akbar seorang pangeran dan seorang putri yang telah mencuri hatinya.

Memang, salah satu daya tarik terbesar dalam royal wedding itu adalah pangeran-pangeran Inggris yang ganteng-ganteng tersebut. Kegantengan mereka sudah lama tampil di media sejak masih bayi. Warga juga masih mengingat saat mereka dengan cool berjalan di belakang peti mati Putri Diana, ibu Pangeran William dan Pangeran Harry, pada 1997.

“Pangeran William sudah ada yang punya. Tapi, saya masih punya kesempatan dengan Pangeran Harry,” ujar Cecille, perempuan yang memakai baju bertulisan Suatu Hari Kunikahi Pangeran Harry.

Tulisan-tulisan senada banyak tersebar. Misalnya, Harry, Will You Marry Me. Ada juga yang menulis: Harry, I’m Good Enough to Be A Princess! “Tentu saja, gadis mana yang tidak mau dinikahi pangeran,” tegas Cecille. Itu pula yang katanya membuat dirinya rela menghabiskan malam yang dingin di pinggir jalan.

Memang, bagi orang-orang ’modern’ sekalipun, kisah cinta antara pangeran dan gadis biasa yang akhirnya menjadi putri tetap menarik. Sambil menonton, tentu di antara penonton ada yang berharap bisa bernasib seberuntung Kate Middleton. Dipinang pangeran, tinggal di istana yang megah, dan hidup bahagia selamanya.

Dini hari mulai datang. Dingin kian menggigit. Jalan-jalan di sekitar istana mulai ditutup, bahkan untuk pejalan kaki. Tapi, kemeriahan dan kehangatan orang-orang yang menunggu prosesi itu masih tetap terjaga. Mereka tetap bernyanyi-nyanyi sepanjang malam, menunggu lewatnya sang pangeran. (c5/kum/jpnn)

Eksekusi Harus Distanvas

Tanah 74 hektar eks HGU PTPN II

MEDAN – Anggota Komisi A DPRD Sumut, Raudin Purba mengatakan, Pemkab Deliserdang jangan membiarkan pembangunan pagar tembok permanen tanpa izin di atas tanah dieksekusi yang cacat hukum seluas 74 hektar eks HGU PTPN II di Pasar IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deliserdang oleh PN Lubukpakam, Selasa (19/4).

“Bongkar bangunan tembok dan hentikan segera karena yang memenangkan eksekusi tersebut tanpa alas hak yang kuat serta masih berperkara yang sedang dalam persidangan di PN Lubuk Pakam dan MA,” tegas Raudin Purba, Kamis (27/4).

Dia juga meminta Bupati Deliserdang, Amri Tambunan segera menindak tegas terhadap oknum yang membangun tembok tanp Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan tidak memiliki alas hak. Selain itu pembangunannya melanggar Perda dan merugikan pemerintah dalam hal pendapatan asli daerah.

“Jangan tutup mata, segera bongkar. Bupati harus melindungi rakyat, PTPN II juga rakyat, masyarakat penggarap yang sudah lama menetap di atas tanah tersebut juga rakyat,” tukasnya.

Anggota Fraksi PKS ini menambahkan, eksekusi tanah tersebut yang dilakukan PN Lubukpakam, Selasa (19/4), hendaknya distanvas (jangan diteruskan), karena cacat hukum. ‘’Camat juga harus perhatikan rakyat jangan ditindas. Polisi diharapkan segera menindak aktor intelektual dibelakang 65 orang yang telah nyata menggunakan surat palsu untuk eksekusi. Kita minta permasalahan ini distanvas dulu,” ucapnya.

Camat Labuhan Deli, Dedi Maswardy mengatakan, pembangunan tembok tersebut sah saja setelah eksekusi dilakukan.   (*/ila)