27 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 15596

Timnas Boyong 17 Pemain

JAKARTA-Tadi malam Timnas U-23 terbang ke Turkmenistan untuk menjalani leg kedua pra kualifikasi Olimpiade 2012 Rabu lusa (9/3) menghadapi tuan rumah. Timnas berangkat dengan beban sangat berat.

Pasukan Alfred Riedl diharuskan menang minimal 3-0 untuk lolos ke babak kualifikasi karena di leg pertama 23 Maret lalu, di kandang sendiri, Gelora Jakabaring Palembang timnas menyerah dengan skor 3-1.

Tugas  timnas semakin berat karena di Ashgabat, ibu kota Turkmenistan, para pemain  akan berhadapan dengan suhu udara yang saat ini berkisar 0-5 dejajar celcius. Alfre Riedl juga tidak bisa menurunkan formasi terbaiknya karena beberapa pemain pilar cedera.

Harapan  menurunkan tiga pemain keturunan, Ruben Wuarbanaran, Diego Michiels, dan Joey Suk gagal diwujudkan karena sampai saat ini paspor WNI ketiganya belum kelar.

Meski berat, pelatih Alfred Riedl belum lempar handuk. Pelatih asal Austria ini menegaskan peluang masih ada. “Dalam sepak bola peluang selalu ada meskipun untuk saat ini peluangnya sangat kecil. Kami harus mencetak setidaknya tiga gol dan tidak boleh kebobolan,” kat Alfred  Riedl Sabtu (5/3) pagi .

“Itu cukup sulit. Apalagi pemain kami tidak lengkap. Tapi kita tetap harus mempertahankan warna kita (merah-putih), mempertahankan Garuda, mempertahankan bendera,” sambungnya.
Melawan tuan rumah Turkmenistan yang pasti akan sangat percaya diri karena sudah unggul 3-1 Alfred Riedl juga mengkawatirkan stamina pemain yang tidak akan bisa 100 persen karena harus menempuh perjalanan sekitar 21 jam.

“Kami akan menempuh perjalanan sekitar 10 ribu kilometer atau bahkan 25 ribu kilometer pulang pergi. Mungkin saja kami pulang dengan tangan hampa. Tetapi yang pasti kami akan berusaha keras untuk menyulitkan tuan rumah,” bebernya.
Karena sudah tertinggal 3-1 Alfred Riedl mengungkapkan di leg kedua Rabu lusa dia akan mengistruksikan pemainnya untuk bermain menyerang. “Kami butuh gol banyak. Karena itu tidak mungkin untuk main bertahan,” ujar Widodo C. Putro asisten pelatih timnas. (ali/jpnn)

Tradisi Jepang Membawa Inovasi Sharp ke Pameran Indonesia

Sharp Japanesia Road Show

Sudah 40 tahun SHARP berkiprah di tengah-tengah masyarakat Indonesia, sudah selama itu pula masyarakat Indonesia menggunakan dan merasakan kecanggihan dan kehebatan produk-produk asal Jepang  ini. Tidak hanya itu, SHARP pun selalu berkontribusi dan selalu berusaha untuk memberikan pengaruh positif bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan di Indonesia.

Setelah sukses dengan mengangkat seni dan budaya Indonesia melalui kegiatan Discover Indonesia Fair  Road Show 1&2, Kini SHARP kembali menyelenggarakan kegiatan brand activation yang menggabungkan kegiatan pameran, penjualan, hiburan dan kegiatan sosial menjadi satu,  tetapi ada sesuatu yang beda kali ini,  SHARP akan memadukan seni budaya Indonesia dan seni budaya Jepang yang merupakan asal negara dari merek SHARP.

Sharp Japanesia Road Show, merupakan tema dari kegiatan brand activation terbaru SHARP yang akan menghadirkan beragam seni budaya dari Indonesia dan Jepang, sebagai cerminan dari ikatan yang telah terjalin diantara kedua negara selama puluhan tahun.  SHARP ingin mengajak konsumennya lebih mengenal lagi kekayaan seni budaya Indonesia dan ingin mendekatkan konsumennya kepada seni budaya Jepang.  Kegiatan ini akan digelar di 5 kota besar di Indonesia yaitu Medan (6-9 Januari 2011), Pekanbaru (28-30 Januari 2011), Padang (4-6 Februari 2011), Denpasar (18-20 February 2011), dan Jakarta (2-6 Maret 2011). Untuk kota Jakarta, SHARP menggelar road shownya di Senayan City.

Pada saat memasuki area pameran, nuansa perpaduan kedua seni budaya tersebut akan segera terasa, konsumen akan dimanjakan dengan sentuhan-sentuhan corak budaya Indonesia dan Jepang, mulai dari visual ketika mulai memasuki gerbang, display rack, panggung sampai dengan hiburan yang disuguhkan.

Produk-produk SHARP yang ramah lingkungan, hemat energi dan peduli kesehatan akan hadir kembali. Beberapa produk terbaru akan menyapa konsumen di setiap kotanya, seperti  SHARP AQUOS QUATTRON 3D, TV LED 3 Dimensi yang menggunakan 4 teknologi warna dasar, merupakan yang pertama di dunia dan baru saja mendapatkan penghargaan Rekor Bisnis sebagai Produsen Televisi Pertama yang Menggunakan Teknologi 4 Warna Dasar. Hadir pula Air Purifier dengan teknologi Ion Plasmacluster yang telah mendapatkan verifikasi dan sertifikat dari 14 badan penelitian di dunia termasuk Indonesia. Teknologi Ion Plasmacluster ini  mampu menonaktifkan virus-virus dan bakteri penyebab alergi dan flu termasuk flu burung (H1N1) yang juga mendapatkan penghargaan Rekor Bisnis sebagai Produsen Plasmacluster Generator Pertama di Indonesia.

Selain pada produk Air Purifier, teknologi Ion Plasmacluster juga diterapkan pada produk AC dan kulkas SHARP. Hadir pula water oven Healsio yang memasak makanan lezat namun mampu mengurangi kadar garam dan lemak. Dengan menggunakan produk-produk dari SHARP yang ramah lingkungan, hemat energi dan peduli kesehatan, maka konsumen pun turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian dan keindahan alam Indonesia. Hal tersebut juga selaras dengan salah satu visi SHARP  menuju tahun 2012 yaitu hari jadinya yang ke 100 adalah bertekad memberikan kontribusi kepada dunia melalui bisnis yang peduli terhadap lingkungan dan kesehatan dengan memfokuskan diri pada produk hemat dan penghasil energi.

SHARP menawarkan beragam kemudahan dan penawaran yang menarik dan istimewa yaitu semua konsumen berhak mendapatkan lucky dip untuk pembelian produk di atas Rp. 2.000.000, dan berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik berupa produk-produk SHARP  dan mendapatkan hadiah utama yaitu tur ke Jepang, dengan seluruh biaya ditanggung oleh PT Sharp Electronics Indonesia (SEID).

Produk-produk one-of-a-kind yang berteknologi canggih dan terkini-pun dipamerkan pada acara ini, seperti Galapagos E-Book dan 3D Smartphones. Untuk semakin memanjakan konsumen, SEID pun akan menghadirkan hiburan dengan menghadirkan artis-artis nasional seperti Dewi Sandra, Geisha, Brandon, dan suguhan-suguhan kesenian dari Indonesia dan Jepang seperti Tari Saman, Lukis Payung Tasik, Taiko Drum, Origami, Shamizen dan Koto. Hal unik lainnya yang dapat konsumen lihat dalam pameran ini adalah patung robot raksasa yang terbuat dari seni melipat kertas ala Jepang atau Origami.

Karena keunikan tersebut, patung robot raksasa Origami mendapat pengakuan dan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia. Patung robot raksasa setinggi 6 meter yang terbuat dari ratusan lipatan kertas ini merupakan yang pertama, terbesar dan tertinggi di Indonesia. Penghargaan MURI tersebut diserahkan langsung oleh Jusuf Ngadri sebagai perwakilan lembaga MURI kepada Fumihiro Irie, SEID President Director.

“Pameran ini kami gelar untuk semakin memuaskan dan menghibur konsumen setia SHARP, dengan menampilkan produk-produk terkini dari Sharp serta memperkenalkan lebih dalam lagi tentang kebudayaan Indonesia dan Jepang kepada masyarakat.” ungkap Irie. “Kamipun sangat bangga dan terhormat sebagai penutup rangkaian Japanesia road show ini, kami mendapat pengakuan dari lembaga MURI atas kreatifitas kesenian pada pameran ini.” lanjut Irie.
Tidak hanya itu, SHARP JAPANESIA Road Show pun akan menghadirkan  kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mengusung tema pendidikan lingkungan, School Visit – Early Education On Environment & Plant Breeding. Kali ini SEID akan berkunjung ke sekolah-sekolah dasar pada tiap-tiap kota untuk mengadakan kegiatan pendidikan dini mengenai lingkungan dan teknik perbanyakan tanaman seperti mencangkok, menyambung dan stek pada tanaman sebagai upaya seleksi tanaman dalam memperoleh induk tanaman yang bersifat unggul ( proses breeding ) guna melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia. Untuk kota Jakarta, SHARP akan mengadakan kegiatan CSR tersebut di SD 005 Pagi (SDN Mexico) yang berlokasi di Jalan Hang Lekir V no. 53, Kebayoran Baru-Jakarta Selatan.

Kedepannya SHARP  akan terus menghasilkan produk-produk berkualitas yang ramah lingkungan, hemat energi dan peduli kesehatan. SEID percaya dan yakin bahwa sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia dapat melakukan perubahan, baik melalui pemikiran maupun tindakan dengan memberikan kontribusi nyata pada lingkungan dan masyarakat Indonesia. (*)

Tetap Optimis

BLACKPOOL vs CHELSEA

LONDON-Kemenangan 2-1 yang diraih Chelsea atas Manchester United beberapa hari lalu menyulut optimisme Carlo Ancelotti terkait peluang timnya untuk menjuarai English Premier League (EPL) musim ini.

Karenanya, jangan heran bila Don Carletto (panggilan akrab Carlo Ancelotti) mematok poin sempurna pada seluruh laga tersisa, termasuk saat melawat ke Stadion Bloomfield Road, markas Blackpool, dini hari nanti.

“Bila kami gagal meraih hasil memuaskan pada pertandingan melawan Blackpool, maka semuanya menjadi tidak berarti  lagi,” kata Frank Lampard, gelandang Chelsea.

Lantas, seperti  apa persiapan The Blues (julukan Chelsea) menatap laga menghadapi Blackpool dini hari nanti?
Diperoleh kabar jika cedera yang dialami David Luiz (hamstring) dan Obi Mikel (lutut) berangsur pulih.  “Tapi kami belum bisa memastikan kapan Yossi Benayoun (achilles) dan Alex (cedera lutut) bisa diturunkan. Kami berharap salah seorang di antaranya siap diturunkan pada dua minggu ke depan,” harap Don Carletto.

Terkait kekuatan Blackpool , Don Carletto mengatakan bahwa kemampuan anak  asuh Ian Holloway tak dapat dipandang sebelah mata. “Mereka (Blackpool) mampu mengalahkan Spurs dan menyulitkan United. Jadi, ini membuktikan jika mereka bukan tim yang tangguh,” bilang Carletto lagi.

Di tempat terpisah Ian Holloway, tactician Blackpool mengatakan meski pada laga terakhir anak asuhnya kalah 0-4 dari Wolves, namun itu tak membuat mental anak asuhnya luruh menghadapi The Blues. “Justru kekalahan itu membuat kami semakin termotivasi,” tegas Ian.

Sayangnya, menjamu Chelsea dini hari nanti Ian tak dapat menurunkan duet striker DJ Champbell dan Charlie Adam yang  telah mengemas 16 gol. Kedua pemain ini tidak dapat dimainkan karena sedang menjalani sanksi.
“Sangat disesalkan mereka terpaksa absen. Untungnya bek  asal Irlandia Steven Crainey sudah fit dan siap dimainkan. Saya berharap kehadirannya mampu menghempang serangan Chelsea yang semakin berbahaya pasca kedatangan Fernando (Torres),” harap Ian.

Pertanyaannya, dengan segala kekurangan yang ada, mampukah Blackpool mengimbangi permainan Chelsea ? Kita lihat saja nanti. (jun)

Varney Siap Diandalkan

SETELAH Blackpool tidak dapat menurunkan duet  striker DJ Champbell dan Charlie Adam yang telah mengemas enam belas gol bagi timnya, Ian Holloway tinggal berharap pada ketajaman Luke Varney.

Sebelumnya, Varney yang sejauh ini telah mencetak lima gol bagi Blackpool terhitung jarang diturunkan karena sering cedera.

Jadi, menghadapi Chelsea, dini hari nanti merupakan kesempatan terbaik untuk membuktikan diri jika dia sama baiknya dengan Champbell dan Charlie Adam.

“Saya benar-benar dalam kondisi fit dan siap diturunkan. Kesempatan ini takkan saya lewatkan begitu saja. Fans akan kembali melihat kemampuan saya mencetak gol,” bilang Varney.

Selanjutnya Varney mengatakan bahwa tekadnya itu diapungkan bukan saat timnya menjamu Chelsea semata. Dia juga ingin tampil maksimal pada setiap laga Blackpool .

“Fans perlu tahu jika striker Blackpool bukan hanya Champbell dan Adam saja. Masih ada saya. Dan saya siap jika ke depan coach Ian (Holloway) memasang kami secara berbarengan di lini pertahanan lawan. Mungkin ini cara yang paling tepat untuk melihat siapa yang paling hebat di antara kami,” pungkas Varney. (jun)

Tak Beruntung

Pro Titan vs PSLS

MEDAN-Pro Titan hanya berbagi angka usai ditahan PSLS Lhokseumawe dengan skor 1-1 di Stadion Teladan Minggu (6/3), dalam lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia. Keberuntungan dianggap belum bertandang ke kubu tuan rumah.
Apalagi Pro Titan sempat unggul lebih dulu lewat sontekan Tambun Naibaho di menit 30. Tambun berhasil memanfaatkan bola liar di depan gawang PSLS.

Tambun yang tidak terkawal langsung melesakan bola ke sudut atas kanan gawang yang tidak dapat diantisipasi penjaga gawang PSLS, M Aly.

Selanjutnya, Pro Titan masih mendominasi pertandingan. Beberapa peluang berhasil dilesakkan, meski gagal berbuah gol. Hingga usai babak pertama, skor masih 1-0.

Di babak kedua, Pro Titan kembali menekan. Namun PSLS juga bangkit dan lebih sering membahayakan gawang tim tamu. Petaka tuan rumah terjadi pada menit 60.

Memanfatkan kemelut di depan gawang, Raul yang berdiri bebas langsung melesakkan bola datar ke ujung kiri tiang gawang, yang tidak dapat diantisipasi Mukti Ali Raja.

Tidak ingin malu di depan publiknya, Pro Titan mencoba merubah strategi dengan merotasi beberapa pemain.
Di antaranya dengan memasukkan pemain muda Kurniawan Karman dan menarik keluar Faruk. Serta memasukkan pemain berpengalaman Ansyari Lubis dan menggantikan Heri Irwansyah. Pergantian ini cukup membuat tuan rumah kembali mendominasi.

Peluang emas silih berganti dimiliki. Seperti kans emas lewat Ghazali Muharram di menit 61 yang berhasil digagalkan tiang gawang.

Dewi fortuna ternyata tidak berpihak kepada tim tuan rumah, peluang emas kembali di dapat Pro Titan, hanya saja sundulan pemain belakang Suyatno kembali membentur tiang gawang. Skor imbang 1-1 pun berhak dimiliki kedua tim hingga usai laga.

Menanggapi hasil itu manajemen Pro Titan yang diwakili Soni, mengaku kecewa dengan bebrapa keputusan wasit yang cenderung memihak tim tamu. “Beberapa kali permainan kasar diperagakan anak-anak PSLS, namun wasit hanya memberikan peringatan yang seharusnya kartu kuning ataupun merah,” ungkap Sony.
Sementara itu pelatih PSLS Imran Juned mengaku puas dengan hasil yang diperolah anak asuhnya. Terlebih sepanjang pertandingan skuad PSLS tampak kehilangan irama permainan yang selama ini diterapkannya.
“Main Pro Titan lumayan Bagus, tapi yang saya heran anak-anak bermain tidak seperti biasanya. Mereka seakan terikut dengan gaya permaianan yang diterapkan anak-anak Pro Titan,” sebutnya.(uma)

Empat Cedera, Satu Kartu Merah

Kemenangan meyakinkan kontra PSSB harus dibayar mahal. Usai laga itu, dua pemain PSMS harus parkir lantaran cedera. Jumlah itu menambah daftar pemain yang cedera menjadi empat orang.

Sebelumnya, Novianto dan Zulkarnain tak main saat melawan PSSB Bireun yang berkesudahan 3-0. Keduanya absen lantaran cedera. Novi tak bisa turun sebab ada masalah di lututnya. Itu didapatnya ketika Novi turun kali pertama untuk PSMS melawan Persita. Sedangkan Zulkarnaen sudah tiga laga absen lantaran cedera tumit kaki.

Nah, usai menang lawan PSSB, dua pemain yang cedera adalah Mahadi Rais dan Ade Chandra Kirana. Keduanya didera cedera otot paha.  Kalau tak kunjung pulih hingga Rabu (9/3), maka PSMS akan pincang ketika menjamu PSLS Lhokseumawe. Kondisi itu bakal diperparah dengan bakal absennya  Faisal Azmi akibat kartu merah yang diterima ketika melawan PSSB.

Asisten Manajer PSMS, Benny Tomasoa menilai kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Terlebih PSLS merupakan lawan berat. “Kalau melawan PSLS pemain masih cedera bisa gawat,” kata Benny kemarin.

Benny juga bersyukur Gaston Castano sudah bisa diturunkan melawan PSLS karena hukuman kartu merahnya sudah berakhir. Kondisi ini tentu menguntungkan sebab PSMS butuh tukang gedor mumpuni di lini depan.
Soal cedera pemain, tim dokter PSMS sudah dikoordinasikan untuk segera merawat pemain cedera.  “Kami sudah berkoordinasi dengan dokter tim untuk mengecek kondisi pemain. Kalau memang parah, sebaiknya diboyong ke Rumah Sakit Putri Hijau,” sambung Benny.

Roriwansyah Pane, dokter tim menjelaskan perawatan para pemain cedera sejauh ini cukup baik. Ada asa tinggi, kalau seluruhnya bisa pulih tepat waktu. Maka itu, konsultasi dengan dokter spesialis juga akan digeber untuk memaksimalkan pemulihan. “Saya rasa Novi, Mahadi dan Ade tidak begitu parah karena cedera mereka akibat benturan,” kata Rori.

Bagaimana dengan Zulkarnaen? Tampaknya cedera mantan kapten PSMS ini cukup parah. Hal itu diperparah dengan psikologis pemain yang baru saja kehilangan ayah kandungnya itu. Selain itu, Zul lebih senang melakukan terapi pemulihan sendiri.

“Zul juga akan kami pantau lagi. Dia bilang dia terapi pribadi, tapi saya lihat perkembangannya belum begitu kelihatan. Bisa saja ia masih trauma karena ayahnya baru meninggal,” pungkas Roriwansyah. (ful)

Gara-gara Ular dalam Lubang

Hati-hati merogoh lubang di kedalaman air. Awas tangan dipatuk ular. Seperti yang dialami, Lukman Manulang (35), warga Paluh Kutau. Gara-gara ingin menangkap ikan gabus yang masuk ke dalam lubang, Lukman harus mendapat
perawatan intensif. Tangannya mengalami pembengkakan karena dipatuk ular yang belum diketahui jenisnya.
Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, Minggu (6/3), di RSU Pirngadi menyebutkan, seperti biasanya kala hari Minggu Lukman selalu pergi memancing ikan gabus di sawah, tak jauh dari rumahnya. Ketika baru tiba di lokasi memancing, Lukman dibuat gembira dengan lompatan seekor ikan gabus berukuran lumayan. Mata kail belum dilemparkan, ikan sudah menyambutnya.

Lukman pun bertambah semangat, saat melihat ikan gabus tadi masuk ke dalam lubang di kedalaman air di pematang. Dia segera meletakkan joran pancingnya. Perlahan dia memasukkan tangan kirinya ke dalam lubang untuk menangkap ikan gabus tersebut. Beberapa saat kemudian diapun menjerit, terkejut juga kesakitan. Ujung jari tengahnya dipatuk ular. Dia sendiri belum sempat mengidentifikasi jenis ular tersebut, karena binatang itu langsung kabur usai mematuknya. “Aku nggak tahu di dalam lubang itu ada ularnya,” kata Lukman kepada wartawan koran ini.
Lukman yang panik kemudian berlari pulang. Oleh keluarganya dia dibawa ke dukun kampung. Bukannya sembuh, tangan kirinya bengkak dan membiru hingga siku. Sakitnya juga bukan kepalang. Khawatir terjadi hal-hal yang tak diinginkan, Lukman kemudian dilarikan ke RSUD Pirngadi Medan. “Sebelum saya kesini sempat dibawa ke dukun kampung untuk mengeluarkan bisanya, namun tak sembuh juga,” kata Lukman.

Usai dilakukan tindakan medis, Lukman hingga kemarin petang masih dirawat intensif di ruang ICU. Jarum infus pun masih terlihat menggantung. (mag-7)

Sampah Menumpuk Rahudman Marah, Kadis Kebersihan Ngeluh

MEDAN-Tumpukan sampah masih saja terlihat di sejumlah kawasan di Kota Medan. Salah satu yang terlihat langsung oleh Wali Kota Medan Rahudman Harahap adalah tumpukan sampah di seputaran Jalan A Rivai, minggu (6/3)n
Tumpukan sampah itu persis di depan rumah warga dan di depan bank swasta.

melihat itu Rahudman berang. Menurutnya, dengan kondisi itu membuat Medan menjadi tidak asri. Rahudman sempat memarahi Camat Medan Polonia, Ali Nafiah, agar segera membersihkan tumpukan sampah itu. Apalagi, area Jalan A Rivai itu merupakan kawasan inti kota.

Camat Medan Polonia, Ali Nafiah, yang dikonfirmasi wartawan koran ini malah melemparkan persoalan ini kepada Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan, Pardamean Siregar. “Hampir setiap hari saya kontak ke Dinas Kebersihan, tapi tidak pernah ditanggapi,” katanya.

Mendengar pernyataan itu, Kepala Dinas Kebersihan Pardamean Siregar pun membela diri. Menurutnya, dia sudah bekerja semaksimal mungkin. “Tengok saja nanti siang, itu pasti sudah bersih. Nggak ada lagi sampah di situ,” tandasnya.

Permasalah sampah juga bukan hanya di situ saja, tumpukan sampah juga terlihat menggunung di sepanjang bantaran Sei Denai. Sampai-sampai warga harus membuangnya ke sungai agar tak menimbulkan bau busuk.
Mengenai hal itu, Pardamean Siregar juga berdalih, pihaknya sudah bekerja maksimal. “Kita sudah membagi petugas dari pagi sampai malam, dari malam sampai pagi. Jadi, semua sudah dibersihkan,” jawabnya.

Bahkan Pardamean Siregar juga mengaku, masih terjadi penumpukan sampah di seputaran Pajak Kemiri Simpang Limun. Dengan kenyataan masih banyaknya sampah yang belum terangkut, membuat Pardamean mengeluh dengan kekurangan tenaga honorer pengangkut sampah. Selama ini, jumlah tenaga honorer pengangkut sampah yang ada masih sekitar 1.200 orang. Sementara yang dibutuhkan adalah sebanyak 1.500 orang.

“Di Medan ini, sampah setiap harinya sebanyak 1.5 ton kubik. Sementara tenaga honorer pengangkut sampah kita hanya 1.200 orang. Kita membutuhkan tambahan, diperkirakan 300 orang lagi. Dalam jangka waktu dekat ini, kita akan rekrut 300 orang itu. Jadi, dengan 1.500 tenaga tersebut penanganan sampah di Medan bisa lebih maksimal,” bebernya.

Terkait saling salah menyalahkan antara Camat Medan Polonia Medan Ali Nafiah dan Kadis Kebersihan Kota Medan Pardamean Siregar, Wali Kota Medan Rahudman Harahap meminta kepada kedua belah pihak untuk saling berkoordinasi.

“Jangan saling melempar bola. Tugas untuk mengawasi sampah adalah camat, lurah dan keplingnya. Yang mengangkut adalah Dinas Kebersihan. Jadi, harus saling koordinasi,” pungkas Rahudman.(ari)

Sukseskan Visit Medan Year 2012

Dalam rangka menyambut Medan Visit Year 2012, Pemko Medan dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan telah mempersiapkan segala hal untuk menyukseskan even tersebut. Apa-apa saja yang telah dipersiapkan? Berikut petikan wawancara wartawan koran ini, Ari Sisworo, dengan Kadisbudpar Pemko Medan, Busral Manan. Berikut petikannya.

Sebenarnya apa itu Visit Medan Year 2012?

Visit Medan Year 2012 adalah sebuah even yang bertujuan untuk meningkatkan dunia pariwisata di Kota Medan. Even ini sendiri merupakan sebuah refleksi dari arahan Wali Kota Medan yang menyatakan tahun 2012 merupakan Tahun Kunjungan ke Kota Medan. Ini juga sebagai tindak lanjut dari penghargaan yang diterima Kota Medan Tahun 2010 lalu. Dimana Kota Medan terpilih sebagai The Most Favourite City atau Kota Tujuan Wisata Terfavorit serta Medan juga terpilih sebagai The Best Service City atau kota dengan pelayanan terbaik. Saat itu, penghargaan diserahkan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI kepada Wali Kota Medan di Grand Studio, Metro TV, Jakarta 2 Desember 2010 lalu.

Apa Latar Belakang Visit Medan Year 2012?

Latar belakang Visit Medan Year 2012 tidak terlepas dari even skala nasional dengan istilah Tahun Kunjungan sejak 2008 lalu. Even tersebut merupakan pencanangan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI dengan slogan Visit Indonesia Year 2008. Pencanangan Visit Medan Year 2008 lalu mengambil momentum peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional. Visit Medan Year dijadikan sebagai tonggak kebangkitan pariwisata di Indonesia dengan mengoptimalkan promosi pariwisata di dalam dan luar negeri, guna menarik sebanyak-banyaknya wisatawan ke dalam negeri. Inilah yang diadopsi pada Visit Medan Year 2012 yang kita canangkan. Dengan digelarnya even tersebut nantinya, diharapkan akan mampu menambah kunjungan wisatawan ke Medan.

Langkah pertama yang akan kita lakukan?

Ada beberapa langkah yang telah kita laksanakan. Di antaranya, Medan saat ini tengah mencari jargon atau branding baru untuk pariwisata. Kita ketahui, Indonesia memiliki jargon Wonderful Indonesia. Thailand punya branding Amazing Thailand, India memiliki Incredible India, Malaysia dengan Malaysia Truli Asia. Jargon pariwisata juga telah dimiliki oleh beberapa kota di Indonesia antara lain, Jakarta dengan Enjoy Jakarta-nya, Bali dengan Shanti Shanti Shanti, Surabaya dengan Sparkling Surabaya, Bandung dengan Everlasting Beauty, Jogjakarta dengan Never Ending Asia dan Solo dengan The Spirit Of Java. Untuk Medan, masih dalam pencarian nama. Namun, kita targetkan branding atau jargonnya akan di Launching saat Launching Visit Medan Year 2012 oleh Wali Kota Medan pada Bulan Juni 2011 mendatang.

Selain itu, langkah lainnya untuk mendukung kegiatan Visit Medan Year 2012 yang telah dilakukan?

Langkah lainnya adalah melakukan koordinasi dengan para pimpinan atau general manager hotel berbintang yang ada di Medan beberapa waktu lalu di Hotel Grand Aston. Dalam kegiatan itu, juga dilaksanakan sosialisasi terhadap program Visit Medan Year 2012. Langkah lainnya, kita juga berupaya untuk merealisasikan adanya Medan Convention Center (MCC) yang juga merupakan arahan dari Wali Kota Medan.

Sudah sejauh mana rencana pembangunan MCC ini?

Keberadaan MCC ini memang, cukup strategis. Kita ketahui, MCC ini merupakan sebuah hall atau gedung yang bertaraf internasional dengan segala fasilitas dan kelengkapan yang ada di dalamnya. Di Jakarta sudah ada Jakarta Convention Center (JCC). Kita berharap, MCC ini bisa seperti JCC. Jadi, segala even berskala nasional dan internasional bisa digelar di MCC tersebut. Saat ini, kita masih dalam tahap mencari lokasi atau lahan yang refresentatif untuk pembangunan MCC tersebut. Setelah itu, mungkin akan dilakukan langkah-langkah selanjutnya seperti mencari investor dan lainnya. (*)

Launching Sophie Martin Medan Mall

Buah Dari Ketekunan

Sophie Martin Paris hadir di Lantai I Medan Mall. Sederet acara pun digelar untuk meramaikan launching outlet tersebut. Di antara seabrek acara, Fun Aerobic yang paling seru. Ratusan member pun bergoyang ria bersama dalam komando Vicky Burky.

Acara yang digelar perusahaan penyedia perlengkapan kaum Hawa dari fashion hingga aksesoris itu memang tergolong tak biasa. Pasalnya hampir tak pernah ada di Medan, senam massal yang digelar di atrium plaza. Para member dan pengunjung pusat perbelanjaan itupun dibuat heboh. Apalagi saat Vicky Burky menggebern dengan iringan house music dan irama dangdut.

Tak cuma memberi komando, Vicky juga berinteraksi langsung dengan para member. Beberapa kali dia menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. “Aerobik itu merupakan gerakan menjaga Kesehatan dan membugarkan diri,” katanya.

Selain Fun Aerobic, lauching outlet juga diramaikan dengan Perforamance Gendang Gondang serta Tarian Tortor sebagai seremoni acara ini. Juga diramaikan dengan Talk Show Live Healty Be Happy bersama Dr Jacques. Kemudian juga ditampilkan 20 Finalis Model Competition serta Dance Competition, Fashion Show hingga sejumlah games menarik.

Acara ini dihadiri langsung Mr Mathieu Chassang, General Manager Sophie Martin Paris dari Perancis. Dia juga sekaligus memberikan hadiah kepada Wisda Yeni berupa satu Unit Mobil Toyota Yaris sebagai Agen member Sophie Martin Paris dengan 20.000 jaringan member seindonesia.

“Saya tekun membangun jaringan dari nol sampai sekarang mempunyai 20 ribu lebih jaringan member. Saya bangga lauching outlet ini dihadiri langsung oleh Mr Mathieu Chassang dari Paris. Dengan ketekunan serta mengikuti prosedur penjualan, saya diberi kesempatan memiliki Toyota Yaris. Acara ini saya sendiri yang selenggarakan untuk memanjakan para member setia Sophie Martin,” ujarnya kepada wartawan koran ini. (mag-7)