27 C
Medan
Monday, April 6, 2026
Home Blog Page 15607

Seni Bagian dari Kebudayaan Kami

Menyambut Nyepi di Pura Agung Raksa Bhuwana, Polonia

Perayaan Nyepi tidak hanya dilakoni umat Hindu Bali di Pantai Cermin, Sergai dan sekitarnya. Tahun Baru Isaka yang satu sistem penanggalan dengan kalender India, juga dirayakan di Medan Polonia.

INDRA JULI-Medan

Di Aula Pura Agung Raksa Bhuwana Jalan Polonia Medan, Kamis (3/3), beberapa warga Hindu-Bali berkumpul di Aula. Mereka sibuk membuat persiapan dalam rangka upacara Tawur Kesanga yan gakan dilaksanakan hari ini, Jumat (4/3).

Dipandu Ibu Wayan warga Aek Kanopan Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) warga membuat satu demi satu perlengkapan persembahan (sesajen) yang akan digunakan pada upacara tersebut. “Dalam masyarakat Bali ini disebut noes yaitu cara membuat perlengkapan sesajen. Bahannya dari janur, daun tapak geni (temen), pelepah kelapa, daun pisang, dan bunga,” tutur Ibu Wayan.

Janur digunakan untuk membuat alas persembahan yang disebut canang. Untuk itu janur yang sudah dipotong dirangkai sedemikian rupa layaknya membentuk bunga. Nantinya canang ini dirangkai dengan beberapa perlengkapan lainnya yang disebut mejejahit.

Dalam tradisi Hindu Bali, terdapat 30 canang yang digunakan dalam perayaann
Diantaranya canang sari, canang rake, canang gentan, canang sampian, dan lain sebagainya. Masing-masing canang tadi memiliki perbedaan. “Ya tergantung kegiatannya apa. Kalau untuk besok (hari ini, Red) tidak terlalu banyak yang dibutuhkan. Paling ramai perlengkapan itu dibuat saat peringatan pendirian Pure,” tambah wanita bertubuh tambun ini.

Selain itu janur tadi juga digunakan untuk membentuk lis yang mewakili keberadaan Sang Hyang Widhi pada diri manusia. Janur tersebut juga digunakan untuk membuat bebu’u, yang digunakan untuk membersihkan segenap perlengkapan persembahan sebelum upacara dimulai dengan memercikkan air (tirta) yang bersih. Setelah bahagian demi bahagian perlengkapan tadi dibuat selanjutnya dirangkai menjadi satu bagian yang disebut bebanten.
Dalam kegiatan tersebut terlihat betul bagaimana kehidupan masyarakat Bali sebagai penganut mayoritas Agama Hindu di Indonesia begitu erat dengan seni. Seperti bagaimana pembuatan alas-alas persembahan tadi dilakukan begitu juga dalam pemilihan alas kurban yang diambil dari daun tapak geni yang dalam masyarakat Bali dikenal dengan daun temen.

“Sebenarnya bisa saja hanya kasih persembahan seperti kebanyakan. Tapi ada rasa tidak lengkap bila hanya memberi persembahan saja. Tidak ada tantangan. Karena memang dari sananya, kita sebagai masyarakat Bali tidak bisa lepas dari seni. Makanya perlengkapan ini kita buat sedemikian rupa dan menarik,” ucap Puspa (43) yang dibenarkan Made Joni peserta kegiatan noes sore itu.

Meskipun perlengkapan yang dibutuhkan tidak begitu lengkap, namun persiapan yang dilakukan tampaknya berlangsung hingga sore hari. Bahkan beberapa perlengkapan baru ditemui seperti ‘sanggah cucuk’ yang terbuat dari bambu dengan rangkaian janur di beberapa bahagiannya. Masih terbuat dari bambu ada ‘dulut’ dan ‘klukul’ atau kentungan. Selain itu ada ‘papah nyuh’ yang terbuat dari pelepah kelapa, dan ‘sampat’ atau sapu yang terdiri dari 11 batang lidi.

Menurut Jero Mangku I Wayan Sukantra SAg, ‘papah nyuh’, ‘dulut’, ‘sampat’, dan ‘klukul’ memiliki peran yang berbeda namun berjalan dalam satu rangkaian dalam kegiatan upacara Tawur Kesanga ini. Dimana papah nyuh digunakan untuk mengusir pengaruh-pengaruh negatif dari kegiatan. Setelah itu ‘dulut’ yang digunakan untuk meratakan keseimbangan alam semesta dilanjutkan dengan sampat untuk membersihkan alam raya dari pengaruh jahat tadi.

“Upacara Tawur Kesanga ini bertujuan menjaga keseimbangan atau keharmonisan alam serta penyucian kekuatan unsur alam semesta (kekuatan Bhuta Kala). Upacara ini merupakan bagian dari keyakinan umat Hindu Bali yaitu hubungan manusia dengan Hiang Widhi, manusia dengan manusi, dan manusia dengan alam raya. Seni sudahmenjadi bagian dari kebudayaan kami,” jelas Jero Mangku I Wayan Sukantra SAg

Pada kegiatan Jumat (4/3) ini lanjutnya, Tawur (kurban persembahan) yang digunakan adalah tingkat Panca Sata yaitu dengan mempersembahkan lima ekor ayam dengan warna bulu berbeda yaitu putih, puting siungan, merah, hitam, dan brumbun. Warna itu sendiri diyakini mewakili penjuru mata angin. Kegiatan sendiri direncanakan dimulai pukul 17.00 WIB sehingga pada perayaan Nyepi, Sabtu (5/3) esok umat dapat melakoninya dengan baik.

Pada pelaksanaan Nyepi sendiri segenap umat Hindu akan melakukan penyepian catur brata yang terdiri amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak melakukan aktifitas fisik), amati lelungan (tidak bepergian atau meninggalkan rumah), dan amati lelanguan (tidak berfoya-foya). Perayaan Nyepi sendiri berakhir Minggu (6/3) dimana masa itu disebut Ngembak Geni (ngembak api). Saat itu warga dapat melaksanakan aktifitas sebagaimaan biasa namun dilengkapi dengan Dharma Santi dengan melakukan sima karma (semacam silaturahmi) untuk saling memaafkan di antara umat Hindu. (*)

Manohara Fokus Urus Bisnis

Artis Manohara baru saja merayakan ulang tahunnya ke-19 tahun, 28 Februari lalu. Di usia yang semakin bertambah, Mano berharap lebih dewasa, baik dalam berpikir dan berkarier. Semua pengalaman dijadikan hikmah.

”Pengalaman lalu aku jadikan pelajaran dan membuat aku semakin dewasa. Aku bersyukur di usia segini sudah banyak mendapatkan pelajaran sehingga aku tahu harus bersikap seperti apa. Biasanya perempuan di usia 19 tahun masih tergantung orangtua, tapi aku berusaha untuk mandiri,”  kata Mano.

Wanita berdarah Amerika dan Bugis ini mengaku setiap hari terus berlajar. Meski tawaran sinetron dan film sudah jarang, tapi wanita berambut panjang ini tak patah semangat.

”Saya memang sengaja memilih bisnis dulu. Kalau sinetron atau film masih bisa diundur, nanti kalau ada tawaran yang cocok,” ucapnya.

Bagi Mano, berbisnis adalah hal menyenangkan. Dia juga semakin semangat meniti karier. ”Aku mencoba beberapa bisnis, ternyata tak semudah dibayangkan. Tapi aku terus belajar dan banyak bertanya. Alhamdulillah sebentar lagi produk kosmetik aku keluar dan dijual bebas,” ucap Mano.

Saking seriusnya berbisnis, Mano tak lagi memikirkan kekasih. Setelah bercerai dari Tengku Fakhri, wanita bertubuh subur ini belum menemukan pria yang tepat. ”Saya harus hati-hati karena pengalaman yang lalu. Saya nggak mau kejadian lama terulang,” ucapnya. (aal/jpnn)

Nurdin Halid Bohong

Hasil Penelusuran Dubes RI di Swiss: Nurdin Halid Bohong

JAKARTA-Duta Besar Republik Indonesia di Swiss, Djoko Susilo menyatakan, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Nurdin Halid selama ini telah melakukan kebohongan ke publik.

Kebohongan yang dimaksud yaitu FIFA pada Juni 2007 lalu sebenarnya sudah melarang Nurdin menjadi Ketua Umum PSSI, karena sudah pernah diputuskan bersalah oleh pengadilan dan dihukum. FIFA dalam suratnya ke PSSI juga meminta PSSI melakukan pemilihan ulang Ketua Umum PSSI. “Tapi Nurdin dan petinggi PSSI lainnya menyembunyikan isi surat FIFA itu dan tetap menjabat hingga sekarang. Ini tindakan kebohongan, ini sudah kriminal sebenarnya,” kata Djoko kepada wartawan, Kamis (3/3).

Dengan isi surat FIFA yang seperti itu, kata Djoko, seharusnya pengurus PSSI sekarang tidak sah atau telah dianulir FIFA sejak 2007. “Seharusnya kan ada pemilihan ulang, tapi PSSI tidak melakukan itu tahun 2007 lalu,” ujarnya.
Djoko mengatakan dengan terkuaknya kebohongan PSSI ini, seharusnya Nurdin dan Nugraha Besoes bisa digugat. “Mereka sudah tahu ada surat FIFA Juni 2007 yang isinya seperti itu, tapi kenapa didiamkan, tidak dilaksanakan? Kenapa pengurus PSSI menyembunyikan adanya perintah pemilihan ulang? Pemilihan 2007 itu tidak sah,” kata Djoko.

Menurut Djoko, FIFA selama ini hanya mendapat informasi sepihak dari PSSI saja mengenai sepak bola di Tanah Air dan segala permasalahannya. FIFA tidak pernah mendengar informasi dari pihak lain. “Pantas saja orang-orang PSSI kalau ke Zurich (Markas FIFA di Swiss) selama ini tidak berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI di Swiss. Jadi seperti ada yang mereka tutupi, tidak seperti pengurus cabang olahraga lainnya yang koordinasi dengan kami,” ujarnya.

Djoko mengatakan pekan depan ia sudah menjadwalkan bertemu dengan Presiden FIFA Sepp Blatter untuk mengadukan Nurdin Cs atas perbuatannya selama ini. “Saya setuju dengan Menpora untuk meluruskan penyimpangan di tubuh PSSI, ini bukan intervensi pemerintah,” kata Djoko.

Sementara itu, Ketua DPR dari Fraksi Partai PDI-P, Pramono Anung mengatakan tangis yang dikeluarkan oleh Ketua Umum PSSI Nurdin Halid ketika rapat dengan Komisi X DPR, Selasa (1/3) lalu, kurang panjang. Akibatnya, kata Pram, dukungan yang dia peroleh dari masyarakat persepakbolaan Indonesia kurang optimal.

“Tangisnya Nurdin Halid kurang panjang hingga dukungan dari masyarakat sepakbola kurang optimal. Tapi lumayanlah, agak banyak,” kata Pramono Anung, di Akbar Tandjung Institute, Jakarta Selatan, Kamis (3/3). Kalau saja Nurdin bisa menangis lebih panjang dan mengeluarkan air mata lebih banyak, pasti keadaan sudah berubah dan Nurdin dapat dukungan secara signifikan. “Tapi karena tanggung dalam memerankan sebagai pihak yang dizalimi, ya, itulah hasilnya,” ungkap Pramono.

Lebih lanjut, Pramono menilai Nurdin Halid sesungguhnya sudah mengerti betul psikologi rakyat Indonesia yang sangat gampang tersentuh dengan memasang wajah sedih apalagi berurai air-mata. “Namun, barangkali Nurdin kurang latihan untuk memerankan pihak yang dizalimi hingga peran yang yang dia lakoni belum total,” imbuh mantan Sekjen PDI-P itu.

Selain itu, Pramono yakin betul bahwa mayoritas masyarakat Indonesia telah lupa dengan kasus hukum yang pernah menimpa Nurdin terkait kasus pengadaan minyak goreng, kerja sama antara Koperasi Distribusi Indonesia (KDI) dengan Bulog, hingga Nurdin dipidana penjara.  “Saya yakin, mayoritas masyarakat Indonesia lupa bahwa Nurdin Halid pernah tersangkut kasus hukum divonis dua tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA) karena secara sah dan meyakinkan dia telah melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan minyak goreng,” tukas Pramono. (fas/net/jpnn)

 

Kadhafi: Militer AS Masuk, Ribuan Rakyat Libya Mati

TRIPOLI- Pemimpin Libya, Muammar Kadhafi bersumpah akan menambah darah rakyat Libya bila para demonstran tidak mau menyerah dan tetap disokong bantuan asing.

Pernyataan itu disampaikannya dalam pidatonya selama dua setengah jam di halaman hotel di Tripoli pada Rabu, (1/3). Menurut harian The Telegraph, Kadhafi datang dengan mengendarai sendiri mobil golf miliknya.  Kadhafi langsung berpidato di hadapan ratusan pendukungnya. Pada pidatonya, dia menawarkan konsesi kepada para demonstran oposisi dan negara-negara Barat.

Kepada para demonstran, dia mengatakan mereka akan diampuni dan bebas dari semua hukuman jika mau menyerahkan diri dan melucuti semua persenjataannya. Sama seperti pidato sebelumnya, Kadhafi menganggap para pemuda demonstran telah dipengaruhi militan al-Qaeda. Bagi yang mau menyerah, Kadhafi menawarkan insentif, kredit dengan bunga nol per sen, dan pembangunan perekonomian rakyat serta memberikan rin cian rencana reformasi di tingkat pemerintahan lokal.

Menyahuti pemberitaan di media massa mengenai kekerasan di Libya, Kadhafi menyebutnya berita bohong. Kebenaran disembunyikan demi persaingan rating media. “Ini adalah konspirasi Barat untuk menginvasi Libya dan mendapatkan seluruh kekayaan minyak Libya,” sebutnya.  Untuk negara Barat,  Kadhafi memperingatkan agar tak ikut campur urusan negeri Libya. Jika tentara Barat masuk ke Libya, maka militer Libya membalasnya. “Kita akan melakukan perang berdarah dan ribuan rakyat Libya akan mati jika AS atau NATO masuk,” sebutnya.
Menjawab tuntutan agar dirinya mundur, dia menyatakan tak akan mundur seperti pemimpin di Timur Tengah. “Mereka mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden dan menjadi rakyat biasa. Saya akan tetap menjadi pemimpin revolusi,” sebutnya.

Sejam sebelum  Kadhafi  berpidato, dilaporkan pesawat tempur Libya menjatuhkan dua rudal di lapangan Kota Brega, ketika demonstran tengah merayakan kemenangannya melawan tentara pro- Kadhafi. Dia juga membantah adanya kekerasan terhadap para demonstran. Bahkan mengundang tim penyelidik Dewan Keamanan PBB untuk datang ke Libya. (bbs/jpnn)

Korsel tak Takut Ancaman Korut

SEOUL- Pemerintah Korea Selatan (Korsel) menyerukan tidak akan menghentikan para aktivis meluncurkan selebaran dengan berita tentang aksi unjuk rasa Arab ke Korea Utara (Korut), walaupun Korut mengancam melepaskan serangan sebagai pembalasan.

Sebuah kelompok penyeberang mengatakan akan menerbangkan selebaran  dan rekaman video di perbatasan yang dijaga ketat pekan depan, mungkin pada Senin atau Selasa jika angin ber gerak ke arah yang benar. “Tidak ada yang ilegal tentang kegiatan itu,” kata Lee Jong-Joo, juru bicara Kementerian Unifikasi Selatan, yang menangani hubungan antar-Korea, Kamis (3/3)

Sementara itu, pemimpin Pejuang bagi Pembebasan Korut, Park Sang-Hak, yang bermarkas di Seoul mengatakan bahwa kelompoknya akan membagikan 200 ribu selebaran dan DVD serta USB. Pembagian ini ditujukan di sekolah, perguruan tinggi dan institusi publik yang mungkin memiliki akses komputer. Pemutar DVD bekas juga dibawa masuk dari Cina.  Cakram dan rekaman akan membawa berita tentang pergerakan di Mesir dan Libya dan perjalanan Kim Jong-Chol, anak kedua pemimpin Kim Jong-Il, ke Singapura untuk menonton konser Eric Clapton.
Militer Selatan juga dilaporkan mengirimkan selebaran dengan berita tentang pergerakan di Timur Tengah. Ketegangan juga meningkat di tengah latihan militer AS-Korsel yang sedang berlangsung, yang dilihat Korut sebagai latihan untuk invasi.

Korut selalu marah dengan peluncuran tersebut. Para analis menyebutkan Dinasti Kim telah memerintah dengan tangan besi sejak 1948, terutama ingin mengecualikan berita tentang pemberontakan diktator di Arab.
Minggu kemarin, militer Pyongyang mengancam melakukan serangan ke daerah perbatasan.  “Kami tak  takut ancaman. Korut memiliki hak untuk mengetahui apa yang terjadi di dunia luar tak peduli seberapa histeris rezim bereaksi,” tambah Par k. (bbs/jpnn)

Israel Buat UU Tentang Iran

YERUSALEM – Permintaan Israel selama bertahun-tahun kepada dunia Internasional agar menindak Iran, akhirnya Israel bergabung dengan dunia Internasional untuk memberlakukan sanksi terhadap Teheran, Kamis (3/3).
Seperti dikutip kantor berita AFP, pihak kementerian luar negeri Israel sedang mempersiapkan UU yang membidik sejumlah perusahaan jika melanggar sanksi internasional, ungkap jurubicara kementerian Yigal Palmor.
“Ternyata ada kekosongan dalam UU Israel mengenai Iran,” ungkap Palmor, “Sepertinya ada kesenjangan antara kebijakan dan UU, dan kami akan membuat UU baru yang mengakomodasi hal itu,” tambahnya.

Israel telah berulang kali menyerukan agar dunia Internasional mengambil sejumlah langkah lebih keras terhadap Iran. Negara Zionis tersebut agak lamban dalam menerapkan sanksi, karena tidak ada perusahaan Israel yang berbisnis dengan Iran.  Inisiatif pembentukan UU ini diusulkan Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman, seperti dilaporkan harian Maariv. (bbs/jpnn)

Penerima Nobel tak Mau Dipecat

DHAKA – Pemecatan Muhammad Yunus dari Grameen Bank berlanjut. Setelah diberhentikan dengan tidak hormat pada Rabu (2/3), pendiri Grameen Bank tersebut menggugat. Kamis (3/3), penerima Nobel Perdamaian 2006 itu menuntut pemerintah telah memberhentikannya secara sepihak.

Meski pemerintah sudah mempublikasikan pemecatannya, ekonom 70 tahun itu tetap menjalankan tugasnya sebagai direktur pelaksana. Bahkan, dia tetap ngantor di kantor pusat Grameen Bank yang terletak di Kota Dhaka seperti biasa. Untuk menunjukkan keseriusannya, Yunus menyewa pengacara untuk gugatan resmi kepada pemerintah.

Kemarin, diwakili tim kuasa hukumnya, Yunus melayangkan gugatan resmi melalui Pengadilan Tinggi Dhaka. Jaksa Agung Bangladesh, Mahbubey Alam, membenarkan hal tersebut.  “Profesor Yunus sudah mengajukan gugatan hukumnya dan mempertanyakan legalitas pemecatannya oleh Grameen Bank,” terangnya dalam wawancara dengan Agence France-Presse.

Terpisah, sembilan anggota dewan direksi Grameen Bank mendukung  Yunus. Menurut mereka, tokoh yang gemar mengkritik pemerintah itu hanya menjadi korban politik kotor pemerintahan Perdana Menteri (PM), Sheikh Hasina Wazed. (hep/dos/jpnn)

Sabu Rp2,1 Miliar di Tapak Sepatu

Dibawa dari Malaysia Mau Dijual di Medan

Pekanbaru- Kanwil Bea Cukai Riau-Sumatera Barat di Pekanbaru berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu senilai Rp2,1 miliar. Penyelundupan barang haram ini dilakukan dua warga negara Indonesia asal Aceh. Kini keduanya telah diamankan pihak bea dan cukai.

Kepala Kanwil BC Riau-Sumbar, Kusdirman Iskandar mengungkapkan hal itu dalam acara jumpa pers di ruang kerjanya, Kamis (3/3). Menurutnya, kedua tersangka pria asal  Aceh itu masing-masing berinisial SY dan IB. Kedua tersangka ditangkap di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

“Keduanya kita tangkap hari ini sekitar pukul 10.45 WIB di bandara. Hasil pemeriksaan, dipastikan kedunya membawa narkoba jenis sabu-sabu. Barang bukti yang kita amankan sebanyak 1.400 kg dengan nilai penjualan bisa menembus angka Rp2,1 miliar,” kata Iskandar.

Iskandar menjelaskan, kedua tersangka ini ditangkap di bandara SSK Pekanbaru setelah turun dari pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan AK 570 yang bertolak dari Kuala Lumpur, Malaysia. Keduanya ditangkap berdasarkan profiling yang mencurigakan.

Setelah tim BC mencurigai gerak gerik keduanya, lantas dilakukan pemeriksaan di kantor pengawas BC yang ada di bandara. Dari sana tim memeriksa sepatu keduanya. Setelah dilihat, ada kejanggalan di telapak sepatu tersebut.
Setelah berhasil mengambil benda dalam kemasan plastik kecil itu, lanjut Iskandar, lantas tim melakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan jenis narkoba  tersebut. Setelah diuji, baru diketahui benda berbentuk kristal itu ternyata narkoba jenis sabu-sabu.

“Hasil pengakuan kedua tersangka, barang bukti itu akan mereka perjualbelikan di Medan, Sumut,” kata Iskandar. (net/jpnn)

Bus Sekolah v Xenia, 1 Tewas

SIANTAR- Kecelakaan lalulintas kembali terjadi. Kali ini Daihatsu Xenia BK 1160 TZ yang dikemudikan Amro Sinaga (24) menghantam bus sekolah milik PTPN 4 BK 7465 TL yang dikemudikan Fahruddin Nasution (52) di Jalan Siantar-Tanah Jawa KM 8 Kecamatan Siantar, Kamis (3/3) sekitar pukul 6.30 WIB. Akibatnya, Amro Sinaga tewas di tempat, sementara 10 penumpang lainnya dari kedua mobil mengalami luka-luka.

Amatan METRO SIANTAR (grup Sumut Pos), Amro Sinaga, supir Xenia warga Dusun Merjaya Asih Nagori Sumber Asih Kecamatan Hatonduhan  tewas terjepit di belakang stir mobil yang dikendarainya. Sementara kawan yang juga sepupunya Camran Sinaga (20)  yang duduk persis di sebelahnya  mengalami luka parah dan dibawa warga ke RS Vita Insani Kota Siantar.  Mobil Xenia hitam terlihat rusak parah, depan mobil ringsek dan tidak berbentuk lagi. Akibat kerasnya tabrakan, ban mobil sebelah kanan terlepas, dan  kaca depan mobil juga pecah. Mobil ini pun masuk ke parit sebelah kiri jalan.  Sementara bus sekolah  tidak mengalami kerusakan.  Fahrudin saat ditemui di Ruang Teratai RS Balimbingan PTPN 4 di Kecamatan Tanah Jawa, menyebutkan penumpang bus saat kejadian naas  itu ada delapan orang. Tujuh siswa SD hingga SMP dan satu orang lagi karyawan salah satu bank di Kota Siantar. Dan seperti biasa, dia bertugas mengantarkan anak-anak pegawai PTPN 4 Kebun Bah Hilang atau Kebun Pagar Jawa ke sekolah di Kota Siantar. “Mobil Xenia  melaju kecepatan 100 KM per jam, tapi saat di Jalan Siantar-Tanah Jawa, Xenia menabrak bus gara-garaingin menyalip” ungkapnya. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.(ral/smg)

 

Jaksa Kembalikan Uang Korupsi

LANGKAT- Kejaksaan Negeri (Kejari) Stabat, kembali menyerahkan uang hasil sitaan tindak pidana korupsi Rp1 miliar lebih kepada Pemkab Langkat di ruang kerja Bupati Langkat, Kamis (3/3).

Kajari Stabat H Faturahman, mengatakan uang sitaan yang dikembalikan berasal dari  sejumlah pejabat yang tersandung korupsi di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Langkat dan Kesbangpolinmas Langkat, setelah mendapat putusan tetap dari Pengadilan Negeri (PN) Stabat.  Bupati Langkat Ngogesa Sitepu mengatakan, dana dimaksud akan dimasukan ke rekening kas daerah untuk selanjutnya dapat dipergunakan bagi pembangunan Langkat.(ndi)