Home Blog Page 1565

Peringati Hari Buruh Internasional, Bobby Ingin Buruh Tercover BPJS

TERIMA: Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima statement May Day dari para buruh.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution menginginkan seluruh atau 100 persen buruh di Kota Medan, tanpa terkecuali, bisa mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Sebab, jaminan sosial merupakan hak mendasar bagi para buruh dan pekerja. Adapun jaminan sosial yang dimaksud, yakni BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu dikatakan Bobby Nasution saat memperingati Hari Buruh Internasional tingkat Kota Medan atau May Day tahun 2023 bersama ribuan buruh Kota Medan di Gelanggang Olahraga Remaja, Jalan Sutomo Ujung, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Senin (1/5).

“Statement dan pernyataan sikap yang disampaikan setiap tahun oleh para buruh dan n pekerja harus bisa di review dan di tindaklanjuti. Salah satunya adalah kebutuhan mendasar dari para pekerja harus bisa terpenuhi, seperti jaminan sosial berupa BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Bobby Nasution dihadapan para buruh dan pekerja yang berasal dari 33 serikat pekerja dan buruh Kota Medan.

Seribuan buruh se-Kota Medan yang hadir dalam peringatan tersebut sontak bersorak sorai menyambut baik pesan yang disampaikan Bobby. Terlebih saat ini, masih ada perusahaan yang dinilai masih minim capaian cover bagi buruh dan pekerjanya dalam program jaminan keselamatan dan kesehatan tersebut. “Jangan hanya sebesar 10 sampai 20 persen saja perusahaan mengcover pekerjanya. tapi kalau bisa harus 100 persen,” kata Bobby Nasution disambut tepuk tangan para buruh.

Pada kesempatan itu, Bobby Nasution mengaku bersama perangkat daerah terkait mengajak pihak atau lembaga program jaminan sosial untuk sama-sama berkeliling ke perusahaan -perusahaan di Kota Medan. Tujuannya, untuk memastikan seluruh buruh dan pekerjanya tercover BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

“Dari data kami, perusahaan yang memiliki angka buruh atau pekerja yang banyak masih minim dalam mengcover pekerjanya. Nah, ini yang harus kita tingkatkan. Kewajibannya adalah 100 persen,” tegasnya dalam kegiatan yang juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Medan.

Bobby juga menegaskan bahwa kepesertaan para buruh dan pekerja dalam BPJS Kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah saja, tapi juga jadi kewajiban perusahaan tempat bernaung nya para buruh dan pekerja.

“Kami ingatkan berkali-kali kepada perusahaan. Karena saat ini, Kota Medan sudah mencapai UHC, oleh karena itu kepesertaan BPJS Kesehatan para buruh, jangan dianggap hanya menjadi tanggung jawab Pemko Medan saja. Ini yang perlu sama-sama kita tekankan. Sebab, juga kewajiban bagi perusahaan,” katanya.

Terakhir, Bobby Nasution berharap kepada serikat buruh dan pekerja untuk sama-sama saling berkolaborasi untuk bisa memenuhi hak-hak dasar para buruh dan pekerja. “Tidak bisa hanya kami saja sebagai motor penggerak, tapi kita semua agar kebutuhan standar dan hak-hak dasar para buruh dan pekerja bisa terpenuhi,” pungkasnya.

Di akhir acara, Bobby Nasution menyerahkan bantuan bagi buruh dan pekerja penyandang disabilitas. Kemudian, memberikan piagam penghargaan kepada perusahaan dalam kepatuhannya mengcover jaminan sosial bagi buruh dan pekerja serta memberikan ruang bagi pekerja disabilitas dan pemberian sembako. Bahkan, Bobby Nasution juga memberikan hadiah berupa dua buah handphone.

Sementara itu, salah seorang perwakilan buruh, Gimin menyampaikan apresiasinya kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution yang telah memfasilitasi para buruh dan pekerja di Kota Medan untuk merayakan May Day atau peringatan hari butuh sedunia dengan cara yang lebih santun dan tertib.

Pihaknya juga mengapresiasi Bobby Nasution yang mau bersama-sama dengan buruh untuk merayakan May Day, sehingga apa yang menjadi tuntutan ataupun pernyataan sikap dari para buruh dapat didengarkan dan dijawab langsung oleh Bobby Nasution.

“Pernyataan sikap tersebut dapat kami serahkan langsung ke beliau dan langsung dijawab oleh Pak Bobby Nasution. Salah satunya ialah bagaimana perayaan May Day di tahun depan dapat lebih meriah lagi,” kata Gimin.

Saat itu, mewakili para buruh lainnya, Gimin juga mendukung keinginan Wali Kota Medan, Bobby Nasution agar seluruh buruh dan pekerja di kota Medan dapat dicover BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan secara keseluruhan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ilyan Chandra Simbolon dalam laporannya menyampaikan, bahwa tujuan dari kegiatan May Day tingkat Kota Medan aalah untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah, pengusaha dan buruh.”Selain itu, juga sebagai media komunikasi dan penyampaian aspirasi para buruh,” jelas Chandra.

Seperti diketahui, perayaan May Day tahun 2023 tingkat kota Medan ini dihadiri sekitar 1.000 orang buruh yang berasal dari 33 serikat pekerja dan serikat buruh. (map/ila)

Peringati May Day, Buruh Demo ke Kantor Gubernur Sumut, Sampaikan 10 Point Tuntutan

May Day: Para buruh saat melakukan aksi demo ke Kantor Gubernur Sumut, Senin (1/5). Setiap tanggal 1 Mei merupakan Hari Buruh Internasioanl (May Day).Refinaldi Setiawan/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peringatan hari buruh internasional atau disebut May Day, Senin (1/5). Seratusan Buruh dari berbagai elemen buruh, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut, di Jalan Pangeran Diponegoro Medan.

Buruh yang menggelar aksi berasal dari Partai Buruh Sumut beserta puluhan elemen serikat buruh dan serikat pekerja menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Massa buruh hadir mengunakan mobil pick up, pengeras suara dan kertas berisikan pernyataan sikap dan 10 poin tuntutan. Sebagian massa juga datang mengendarai sepeda motor.

Dari pantauan Sumut Pos, terlihat buruh memberikan sekuntum bunga kepada Kadis Tenaga Kerja Sumut Abdul Haris Lubis. Mantan Kadisnaker Sumut Baharuddin Siagian yang kini sebagai Kadispora, juga ikut menyambut massa buruh.

Kedua kepala dinas itu mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang pada saat bersamaan sedang berada di Jakarta. Pihak kepolisian dari Polda Sumut dan Polrestabes Medan serta Satpol PP turut melakukan pengamanan.

Sejumlah pimpinan serikat buruh di Sumut menyampaikan orasi. Salah satunya Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Sumut Anggiat Pasaribu. Ia menyoroti tingkat kesejahteraan buruh yang masih rendah, tidak saja di Sumut, tetapi juga di Indonesia umumnya.

Salah satu upaya memperjuangkan kesejahteraan buruh, menurut Ketua SPN Anggiat Pasaribu, yakni harus dengan ikut menjadi penentu kebijakan politik. Karena itu, ia menyerukan untuk mendukung buruh lewat pergerakan partai buruh.

“Pilih Partai Buruh, tapi saya bukan kampanye karena saya bukan caleg DPR. Tetapi ini adalah alat kita untuk berjuang, karena di negara ini sudah kita lihat, mau menentukan calon presiden, kesana-kemari, kita lihat di media massa, berarti partai adalah penguasa, pemerintah adalah boneka. Kita harus ikut terlibat di dalam hal ini,” ucap Ketua SPN Anggiat Pasaribu menggunakan alat pengeras suara.

Dengan itu, Anggiat Pasaribu mengungkapkan untuk mencontoh apa yang telah terjadi di negara Brazil, dimana dari perwakilan buruh yang terpilih menjadi pimpinan pemerintahan.

Kemudian Ketua Partai Buruh Sumut Willy Agus Utomo membacakan pernyataan 10 poin tuntutan buruh dan menyerahkannya kepada Kadisnaker Sumut Abdul Haris Lubis.

Adapun 10 poin tuntutan itu di antaranya. Pertama; desakan mencabut UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Kedua; segera sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga yang mandek bertahun-tahun.

Ketiga; batalkan aturan parliamentary threshold 4%. Keempat; tolak Omnibus Law RUU Kesehatan. Kelima; reforma agraria dan kedaulatan pangan, tanah untuk petani dan kesejahteraan rakyat.

Keenam; pilih Presiden RI 2024-2029 yang pro buruh, petani, dan rakyat miskin kota. Ketujuh; agar Kementerian ATR/BPN, Gubernur Sumut, BPN Sumut dan aparat penegak hukum pemberantasan mafia tanah di Sumut serta poin lainnya.

Kadisnaker Sumut, Abdul Haris Lubis mengapresiasi aksi para buruh. Karena, aksi dilakukan secara tertib dan kondusif.

“Yang pertama, saya, kami apresiasi kepada kita semua, partai buruh dan serikat buruh yang hadir pada hari ini, bahwa unjuk rasanya atau demonya dilakukan secara damai. Tepuk tangan untuk kita semua,” kata Haris.

Sementara itu, Kadisnaker Sumut, Abdul Haris Lubis mengatakan telah mendengar dan menerima 10 tuntutan buruh. Aspirasi tersebut akan menjadi atensi pihaknya, dihimpun, dan dianalisis serta segera akan dilaporkan kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. “Nanti tentu ada petunjuk-petujuk dari pimpinan untuk ditindaklanjuti,” ujar Haris.(gus/ila)

Pemkab Asahan Peringati Hari Otda ke-27

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemkab Asahan menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-27 2023 di Halaman Kantor Bupati Asahan, Sabtu (29/4) lalu. Upacara ini, dipimpin Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, turut dihadiri Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, mewakili Kajari Asahan, para asisten, staf ahli bupati, OPD, dan ASN lingkup Pemkab Asahan.

Pada amanatnya, Taufik mengatakan, tujuan dilaksanakannya otda adalah untuk mendesentralisasikan sebagian kewenangan. Yang sejatinya untuk menjadikan daerah mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.

“Otda telah memberikan dampak positif, dibuktikan dengan adanya percepatan pembangunan, yang ditandai dengan meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya PAD, dan kemampuan fiskal daerah,” ungkap Taufik.

Lebih lanjut Taufik menjelaskan, pemerintah pusat menargetkan pada 2023 ini, angka stunting anak turun menjadi 17 persen secara nasional.

“Untuk itu, kita harus bersama-sama mengambil langkah strategis dalam upaya menekan angka stunting di Asahan ini. Dukungan dari seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat, mutlak diperlukan, dalam upaya penanganan stunting secara komprehensif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Tak lupa dia mengatakan, melalui momentum tersebut, Taufik mengajak seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Asahan, untuk berdoa bersama, agar apa yang menjadi tujuan otda, sebagaimana filosofi pembentukannya, dapat terwujud.

“Kita semua mampu menjaga stabilitas harga, sehingga tidak terjadi inflasi yang dapat memberatkan masyarakat. Kunci yang utama untuk mencapai itu adalah pada unsur sumber daya manusia, terutama ASN yang berintegritas, profesional, kompeten, serta dapat bekerja sama secara kolaboratif,” pungkasnya. (dat/saz)

Hadiri Peringatan Hari Buruh Sedunia, Ellya: Hak Pekerja Wajib Dilindungi

HADIR: Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, saat menghadiri peringatan Hari Buruh Sedunia di Gedung Nasional Rantauprapat, Senin (1/5).Fajar Dame/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, hadir pada acara peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) di Gedung Nasional Rantauprapat, Jalan Ahmad Yani Rantauprapat, Senin (1/5). Dia turut didampingi Plh Sekda Hasan Heri Rambe, Asisten Setdakab, Plt Kepala Diskominfo Ahmad Fadly Rangkuti, Plt Kepala Disnaker Turing Ritonga, serta Forkopimda Labuhanbatu.

Pada kesempatan itu, Ellya menyampaikan sambutan Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga. Dia mengatakan, Hari Buruh merupakan hari peringatan yang dirayakan di banyak negara seluruh dunia, tepatnya pada 1 Mei setiap tahunnya.

“May day bertujuan menghormati kontribusi para pekerja dalam membangun negara, dan memperjuangkan hak mereka. Serta untuk memperjuangkan kondisi kerja yang lebih baik bagi para pekerja,” ungkap Ellya.

Menurut Ellya, peringatan Hari Buruh dapat menjadi platform yang penting bagi para pemimpin, dan aktivitas masyarakat sipil, untuk menggugah kesadaran tentang hak-hak pekerja. Serta memperjuangkan kebijakan-kebijakan publik yang mendukung pekerja dan keluarga mereka.

“Sebagai sebuah negara maju, kita memiliki kewajiban untuk melindungi hak-hak pekerja, dan menciptakan kondisi yang baik bagi para pekerja untuk bekerja. Kita harus memberikan perlindungan yang cukup terhadap pekerja, agar mereka dapat bekerja dengan tenang dan nyaman,” tuturnya lagi.

“Kami atas nama Pemkab Labuhanbatu, mengajak untuk menghargai dan menghormati peran penting para pekerja dalam membangun negara kita. Sehingga kita mampu membolo dan mewujudkan Labuhanbatu yang lebih baik di masa menddatang,” beber Ellya.

Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu, AKBP H James Hutajulu menyampaikan, rekan-rekan buruh atau pekerja, merupakan modal utama bagi suatu bangsa untuk menggerakkan roda perekonomian.

Sebelumnya, perwakilan Serikat Pekerja, Wardin menyampaikan ucapan terima kasih, atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“May day ini sebenarnya bukanlah perayaan bagi kami. Tapi berkat kerja sama yang baik antara Pemkab dan Polres Labuhanbatu, acara ini pun terlaksana. Mudah-mudahan ke depan silaturahim ini terus terjalin, sehingga kami dapat menyampaikan keluhan-keluhan dari kami,” harapnya. (fdh/saz)

Pengepul Batu Terseret Arus Sungai Bingai

BERSIAP: Tim gabungan bersiap melakukan pencarian korban hanyut di aliran Sungai Bingai.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Seorang pengepul batu berinisial SH (30), dilaporkan hanyut di aliran Sungai Bingai, Dusun 8, Lau Seridi, Desa Belinteng, Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Minggu (30/4) lalu. Hingga Senin (1/5), proses pencarian yang dilakukan tim gabungan, belum membuahkan hasil.

“Kami masih di lapangan ini, melakukan pencarian terhadap orang yang hanyut,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Binjai, Rudi Baros.

Dari informasi yang dirangkum, korban mulanya melakukan pengepulan batu di aliran Sungai Bingai bersama keempat temannya, yakni Mion Bangun (25), Juanda Bangun (25), Frendika Sembiring (17), dan Pahta Sembiring (20). Setelah mengepul, mereka berjalan pulang.

“Kondisi air saat itu surut. Jadi mereka pun menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah. Namun ketika hampir sampai di seberang, korban terpeleset sehingga terbawa arus sungai,” tutur Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah.

Keempat teman korban, lanjut Riswansyah, sempat berupaya memberikan pertolongan. Sayangnya, arus sungai semakin deras, sehingga korban hanyut.

“Karena arus air sungai deras dan kondisinya keruh, korban tidak berhasil diselamatkan,” bebernya.

Proses pencarian melibatkan tim dari Basarnas, BPBD Kota Binjai, TNI, Polri, hingga masyarakat setempat. Tim melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai. (ted/saz)

Peringati Musda ke-13 Muhammadiyah Gelar Jalan Santai

DILEPAS: Ratusan peserta gerak jalan santai memperingati Musda ke-13 Muhammadiyah Kota Tebingtinggi dilepas.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Memperingati Gebyar Musda ke-13, Muhammadiyah Kota Tebingtinggi menggelar gerak jalan santai di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Senin (1/5).

Ketua PD Muhammadiyah Kota Tebingtinggi, Jufri mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Gebyar Musda ke-13 Muhammadiyah Kota Tebingtinggi.

“Kami berharap dengan pelaksanaan kegiatan gerak jalan santai ini, dapat menumbuhkan semangat bersilaturahim di kalangan warga Muhammadiyah Tebingtinggi,” ungkap Jufri.

“Saya berharap pelaksanaan kegiatan ini berjalan tertib, aman, dan kondusif. Kepada peserta gerak jalan santai, untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas saat mengikuti gerak jalan. Ikuti apa yang sudah menjadi peraturan dari pihak kepolisian,” imbuhnya.

Dia pun menjelaskan, apabila pelaksanaan gerak jalan santai ini berjalan aman, maka akan menjadi contoh dan cerminan kepada masyarakat Kota Tebingtinggi.

“Membudayakan olahraga dengan gerak jalan di kalangan masyarakat, termasuk anak-anak, remaja, dan orang tua, akan memberikan kesehatan bagi tubuh kita,” jelas Jufri lagi.

Jufri mengatakan, gerak jalan santai dalam Musda ke-13 Muhammadiyah Kota Tebingtinggi ini, diikuti sebanyak 500 peserta, mulai dari siswa TK, SD, SMP, dan SMA Muhammadiyah yang ada di Kota Tebingtinggi.

Adapun rute gerak jalan santai ini, dimulai dari Jalan Sutomo, Senangin, Sudirman, Suprapto, dan kembali ke Sutomo Kota Tebingtinggi, depan Lapangan Merdeka Tebingtinggi. Pelaksanaan kegiatan ini, pun mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Polres Tebingtinggi. (ian/saz)

Pemkab Sergai Serius Kembangkan Destinasi Wisata Desa Bartong

BINCANG: Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sergai Ingan Malem Tarigan, saat berbincang dengan Kepala Bapenda Sri Rahmayani, serta perwakilan Pemerintahan Desa Bartong.Fadly/Sumut Pos.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Serdangbedagai (Sergai) menganggap, pariwisata merupakan satu lini penting dalam pembangunan daerah. Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Sergai Darma Wijaya, lewat pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ingan Malem Tarigan. Hal tersebut disampaikan saat melakukan montoring di kawasan wisata Desa Bartong, Kecamatan Sipispis, Minggu (30/4) lalu.

“Keseriusan Pemkab Sergai sudah terlihat dari berbagai langkah dan kebijakan yang sudah diambil, terutama dalam pembangunan infrastruktur kawasan wisata. Hal ini merupakan bentuk keseriusan Bapak Bupati dan Pak Wakil Bupati, dalam mewujudkan misi ‘Pariwisata Maju Terus’. Apalagi sektor ini memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkap Ingan.

Ingan pun menyebutkan, Desa Bartong merupakan daerah yang memiliki banyak pilihan wisata menarik, yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Selain keindahan aliran sungai, wisatawan juga bisa memacu adrenalin lewat permainan flying fox, dan tentunya ber-rafting ria di aliran sungainya yang terkenal.

“Saya melihat, masyarakat di sini kompak dalam mengelola kawasan pariwisata. Hal tersebut penting dan harus ditingkatkan. Karena untuk memajukan sebuah daerah, diperlukan sinergi yang kuat dari seluruh pihak terkait,” tuturnya.

Dia pun berharap, ke depan kawasan wisata di Desa Bartong dapat semakin meningkat kualitasnya. Mulai dari segi destinasi, tata kelola, dan peningkatan fasilitas lainnya.

“Penting untuk sebuah kawasan wisata untuk menyesuaikan diri dengan trend yang sedang berkembang, agar semakin menarik minat pengunjung untuk tak sekadar datang, namun akan kembali lagi di lain hari,” jelas Ingan.

Sementara itu, Kepala Desa Bartong, Heriandi Damanik menuturkan, pada musim liburan ini, kawasan wisata di Desa Bartong mengalami peningkatan jumlah kunjungan yang sangat signifikan.

“Tentunya, ini perlu disyukuri. Karena akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin lebih melibatkan partisipasi masyarakat untuk semakin mengembangkan sektor wisata di desa ini, supaya imbas baik adanya kawasan wisata ini, bisa sebesar-besarnya berdampak pula pada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sipispis AKP Saepullah, yang ikut serta dalam monitoring ini, menyebutkan, pihaknya aktif mengawasi dan melaksanakan pengamanan di lokasi wisata Desa Bartong, apalagi di tengah musim libur belakangan ini. Dia pun berpesan kepada para wisatawan, terutama yang berkunjung ke kawasan pemandian di sungai, untuk mengawasi anak-anak bawah umur, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, dalam memastikan keamanan dan kenyaman para pengunjung,” ujarnya.

Monitoring kali ini turut dihadiri Kepala Bapenda Sri Rahmayani, unsur Muspika Sipispis, dan perwakilan Pemerintahan Desa Bartong. (fad/saz)

Pemkab Humbahas Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana

TERIMA: Masyarakat Desa Purba Dolok, Kecamatan Doloksanggul, yang terdampak bencana angin putingbeliung dan kebakaran, saat menerima bantuan berupa beras dari Pemkab Humbahas, Sabtu (29/4).

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pemkab Humbanghasundutan (Humbahas) menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana angin putingbeliung dan kebakaran di Desa Purba Dolok, Kecamatan Doloksanggul, Sabtu (29/4) lalu.

Adapun bantuan yang diberikan berupa beras yang berasal dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Humbahas. Bantuan tersebut diharapkan, dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana tersebut.

Kepala Desa Purba Dolok, Frits Desmon Purba mengatakan, bencana angin putingbeliung yang terjadi pada 6 April 2023 lalu, mengakibatkan kerusakan rumah termasuk lahan pertanian milik masyarakat.

“Mulai kejadian sampai sekarang, masih ada masyarakat yang trauma, ketika hujan datang dan gelap, warga masih ketakutan. Mohon kami didoakan, supaya masyarakat yang kena musibah putingbeliung diberikan semangat dan kekuatan dari Tuhan. Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa, semua selamat,” ungkap Desmon.

Desmon juga mengatakan, sejak kejadian, banyak yang peduli kepada warga dari berbagai elemen masyarakat, yang selalu memberikan semangat termasuk bantuan.

Dan saat ini, Pemkab Humbahas melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, datang kembali memberikan bantuan berupa beras kepada korban bencana tersebut.

“Saya mewakili masyarakat Desa Purba Dolok, mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemkab Humbahas atas perhatian dan kepeduliannya kepada kami,” tuturnya.

“Cadangan pangan beras Pemkab Humbahas ini, untuk menangggulangi kerawanan pangan korban pasca bencana akibat bencana alam atau keadaan darurat,” beber Junter.

Lortminto Simatupang, mewakili masyarakat, juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemkab Humbahas kepada masyarakat Desa Purba Dolok.

“Hanya ungkapan terima kasih yang bisa kami sampaikan kepada Pemkab Humbahas. Mari kita saling berdoa, supaya kejadian serupa tidak terulang kembali,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Junter Marbun menuturkan, bantuan beras yang diberikan adalah beras dari cadangan pangan pemerintah yang diadakan Pemkab Humbahas.

Pemkab Humbahas melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, sudah ada perjanjian jual beli beras dengan Perum Bulog Pematangsiantar sejak 2022.

Kabid Perkebunan dan Ketahanan Pangan, Emmy Lisda Situmorang menjelaskan, masyarakat penerima bantuan ada sebanyak 28 kepala keluarga, dengan bantuan berupa beras sebanyak 750 kilogram. (des/saz)

Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi PBJ Level 1, 21 ASN Humbahas Tak Lulus

UJIAN: Sebanyak 21 ASN Pemkab Humbahas saat mengikuti Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi PBJ Pemerintah Level 1, yang digelar Pusdiknas pada 11-15 April 2023 di Hotel Madani Medan.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 21 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Humbanghasundutan (Humbahas) yang merupakan peserta Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah Level 1, dinyatakan tidak lulus.

Kegiatan tersebut merupakan gawean Pusat Diklat Nasional (Pusdiknas) pada 11-15 April 2023 lalu di Hotel Madani Medan.

Direktur Pusdiknas Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Konsultansi dan Uji Kompetensi, Komala Sari, pun membenarkan ada 21 ASN Pemkab Humbahas yang dinyatakan tak lulus. “Dari Humbahas ada 21 peserta, dan tidak ada yang lulus,” ungkap Komala, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (28/4) lalu.

Komala juga mengatakan, ketidaklulusan 21 ASN Pemkab Humbahas ini, karena pola ujian yang berubah. Sebelumnya tingkat dasar menjadi ujian Sertifikasi PBJ Level 1, sehingga para peserta kesulitan menjawab berbagai soalan.

“Sejak September 2022, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) memberlakukan ujian Sertifikasi PBJ Level 1, dari yang sebelumnya PBJ Tingkat Dasar. Pola soal ujian pun ditingkatkan. Sehingga banyak peserta terkejut. Soal-soal ujian yang keluar tingkat kesulitannya lebih tinggi,” tuturnya.

Sementara, lanjutnya, untuk soal yang di-tryout-kan pun juga berbeda. Menurut Komala, para peserta hanya membaca sekilas Perpres dan bahan ajaran.

“Jadi, akan sulit menjawab soalnya. Butuh pemahaman lebih dalam. Dalam analisis soal, juga perlu dipahami betul,” katanya lagi.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dari 21 peserta tersebut, ada 5 orang mendapatkan nilai gantung. Artinya, nilai kelima peserta hampir mendekati 65.

“Skor kelulusan 65, tapi yang 5 orang itu skorenya hanya antara 60 sampai 63. Jadi kalau bisa jawab satu hingga 2 soal lagi, mungkin bisa lulus. Karena tergantung bobot juga, ada yang bobot nilainya satu, ada yang bobotnya 3,” beber Komala.

Disinggung, 21 orang itu kalah karena takut sebagai PPK, Pokja, dan lain sebagainya? Komala mengatakan, dari amatannya, selama proses pembelajaran, para peserta cukup serius. Karena para peserta paham, sertifikat itu penting untuk jabatan karirnya ke depan, sesuai aturan baru kepegawaian.

“Makanya dari Pusdiknas memberikan kesempatan ujian lagi free untuk 10 orang nilai tertinggi. Dan, kesempatan diberikan pada Mei ini. Jadwal selanjutnya akan disampaikan dari LKPP,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 72 peserta dari berbagai instansi pemerintah, di antaranya 21 orang dari Pemkab Humbahas, mengikuti ujian Sertifikasi Kompetensi PBJ Pemerintah Level 1, pada 15 April di Hotel Madani Medan. Ujian tersebut diawasi langsung oleh LKPP.

Ujian dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama sebanyak 40 orang yang dibagi menjadi 2 ruangan. Dan sesi kedua sebanyak 32 orang. Selama ujian, peserta tidak dibenarkan membuka gawai. Ujian Kompetensi PBJ ini, menggunakan komputer dengan system CAT (Computer Assisted Test), peserta tes dapat memonitor langsung nilai yang mereka dapatkan di akhir ujian. Di akhir ujian, terdapat 15 peserta yang berhasil lulus mengikuti ujian ini.

Diketahui, ujian tersebut merupakan rangkaian dari pelatihan dan pendidikan tatap muka yang diadakan selama 3 hari sebelumnya. Bagi para peserta yang lulus, akan berlaku untuk seumur hidup. Sehingga para peserta memiliki kompetensi untuk melaksanakan tugas sehari-hari dalam bidang pengadaan barang/jasa pemerintah. (des/saz)

Pemkab Dairi Peringati Hari Otda, ASN Harus Kreatif dan Inovatif Layani Masyarakat

BERSAMA: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu diabadikan bersama jajaran, usai memimpin peringatan Hari Otda ke-27 di Halaman Kantor Bupati Dairi, Sabtu (29/4).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-27 2023. Peringatan ini dipimpin Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu di Halaman Kantor Bupati, Sabtu (29/4) lalu.

Peringatan Hari Otda seyogianya diperingati setiap 25 April. Tapi karena bertepatan libur Idul Fitri 1444 Hijriah, peringatan baru diadakan pada 29 April.

Dalam sambutannya, Eddy menyampaikan, perjalanan penyelenggaraan otda selama 27 tahun, telah dirasakan masyarakat. Penyelenggaraan otda, lanjutnya, merupakan pengakuan pemerintah pusat terhadap kemandirian daerah guna mendekatkan layanan kepada masyarakat, serta meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat.

“Saya meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), harus meningkatkan dedikasi, kreativitas, dan melakukan inovasi dalam optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” imbau Eddy. (rud/saz)