Home Blog Page 1581

Halalbihalal ke Solo, Prabowo Didoakan Jokowi Segera Dapat Capres

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto bersilaturahmi atau halalbihalal Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah ke rumah Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah. Dalam suasana yang hangat dan ceria, keduanya sempat berbincang empat mata.

Prabowo datang bersama putranya Didit Hediprasetyo langsung ke kediaman Jokowi usai salat Idul Fitri di Masjid Al Azhar, Jakarta. Prabowo dan Didit disambut Jokowi, Ibu Negara Iriana, Gibran Rakabuming, dan Kaesang Pengarep.

Sebelum menerima kedatangan Prabowo, Jokowi sempat menemui wartawan usai Salat Id dan bicara soal dinamika politik, termasuk calon presiden. Jokowi mengatakan, sekarang figur bakal calon presiden semakin jelas setelah PDIP mendeklarasikan Ganjar Prabowo. “Tinggal nanti menunggu cawapresnya. Yang cocok banyak. Ada Pak Erick, Pak Sandiaga Uno, Pak Ridwan Kamil, Cak Imin, Pak Airlangga,” kata Jokowi, Sabtu (22/4/2023).

Jokowi juga berharap Prabowo segera menemukan sosok yang tepat menjadi cawapres. “Termasuk nanti Pak Prabowo segera cawapresnya ketemu.”

Sementara itu, Prabowo mengatakan, pertemuan dengan Jokowi selain silaturahmi Lebaran juga ia manfaatkan untuk melaporkan perkembangan urusan pertahanan Republik Indonesia. Kepada wartawan, Prabowo juga merespons dinamika politik saat ini, termasuk pencapresan Ganjar.

“Namanya politik, saya kira rakyat memang harus punya pilihan untuk demokrasi. Kita lihat perkembangan, kita lihat dinamika. Yang penting semua berorientasi kepada rakyat,” ujarnya.

Prabowo mengatakan, pencapresan merupakan hal lumrah di negara demokrasi. Ia juga menegaskan, dirinya tetap jadi capres dari Partai Gerindra. Soal siapa cawapresnya dan partai mana yang akan mendukungnya pada Pilpres Februari 2024, Prabowo meminta masyarakat sabar menunggu. “Komunikasi (dengan partai lain) berjalan terus. Partai saya (Gerindra) mencalonkan saya sebagai capres,” tandas Prabowo.

Sebelumnya, pada 19 April lalu, penelitian lembaga survei Politica Research and Consulting (PRC) mengatakan, elektabilitas Prabowo Subianto terus meningkat. Dalam simulasi tiga nama, survei Politika Research and Consulting (PRC) tergambar, 35,6% responden menegaskan akan memilih Prabowo sebagai presiden jika Pilpres digelar saat ini, naik dibandingkan pada Februari 2023 sebesar 28,6%. Sedangkan tren elektabilitas nama lain, yakni Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan cenderung stagnan, masing-masing di angka 29% dan 24%.

Direktur Eksekutif PRC Rio Prayogo menjelaskan, secara head to head, hasil survei ini juga menunjukkan Prabowo unggul dari Ganjar dan Anies. Anies hanya bisa menang bila melawan Ganjar. Pada April, tren Prabowo head to head dengan Ganjar atau Anies sangat positif dibandingkan Februari. Sebanyak 31,0% responden menganggap Prabowo sebagai suksesor atau figur yang akan melanjutkan pembangunan di era Presiden Joko Widodo. (adz)

Gubernur Sumut Bersama Ribuan Umat Islam Salat Idul Fitri di Cadika

SALAT: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi bersama Forkopimda Sumut, serta ribuan masyarakat melaksanakan Salat Idulfitri 1444 H di Taman Pramuka Cadika, Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menunaikan Salat Idulfitri 1444 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapangan Sepak Bola Taman Cadika Medan, Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Mashur, Kecamatan Medan Johor, Medan, Sabtu (22/4) pagi.

Gubernur Edy Rahmayadi berangkat dari kediamannya bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis menggunakan bus beriringan dengan sejumlah kepala OPD di lingkup Pemprov Sumut. Tampak Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus.

Usai melaksanakan Salat Id, Edy Rahmayadi menyampaikan pesan, di hari kemenangan umat Islam ini untuk saling berbagi dan bersilaturahmi dengan kerabat dan sanak saudara. Serta jaga keakraban dan kekompakan untuk memajukan Sumut lebih baik ke depannya.

“Atas nama pribadi, keluarga dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumut mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1 Syawal 1444 H. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir batin,” ucap Edy Rahmyadi

Selain itu, Edy juga juga menyampaikan kepada masyarakat Sumut yang melaksanakan perjalanan pulang kampung (Mudik) untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

“Untuk rakyat ku yang sedang mudik perhatikan imbauan-imbauan, tetap menjaga protokol kesehatan. Perjalanan cukup jauh, utamakan keselamatan, pastikan kendaraan dengan kondisi prima. Selamat bersilaturrahmi dengan keluarga, titip salam buat keluarga, semoga Allah berikan yang terbaik buat kita,” ucap Edy Rahmayadi.

Khatib Salat Idulfitri Ahmad Muzani Al Fadani pada khutbahnya antara lain menyampaikan jika pelajaran di bulan Ramadan ini bisa dipupuk dan terus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, setelah Ramdan berakhir, akan tumbuh kedamaian dan persaudaraan yang kokoh di antara sesama.

“Mari kita terus implementasikan makna hakiki dari ibadah puasa untuk kehidupan sehari-hari, sehingga kita mampu memperkuat persaudaraan di antara kita,” ajaknya.(gus)

Terima Remisi Idul Fitri, 6 Orang Narapidana Lapas Lubukpakam Bebas

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubukpakam memberikan remisi khusus bagi WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan), Sabtu (22/4/2023). Pemberitahuan remisi langsung disampaikan Kalapas Kelas II-B Lubukpakam, Alanta Imanuel Ketaren didampingi Kasi Binadik dan Giatja Edward Pahala Situmorang beserta seluruh jajarannya.

Dalam sambutannya, Alanta menuturkan remisi merupakan hak setiap Warga Binaan yang melekat. “Semua orang yang memenuhi prasyarat dan syarat yang dibutuhkan pasti langsung diusulkan. Saya ucapkan selamat kepada seluruh WBP. Semoga dengan adanya remisi memberikan semangat kepada Napi untuk menjalani sisa masa pidana di Lapas ini,” sebut Alanta.

Sedangkan Edward P Situmorang mengatakan, bahwa Lapas Kelas II-B Lubukpakam telah melakukan yang terbaik guna mengurangi jumlah WBP yang ada di dalam Lapas saat ini. Terbukti dengan disetujuinya 447 Narapidana yang menerima remisi khusus Idul Fitri berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM R.I Nomor : PAS-634.PK.05.04 Tahun 2023 dengan besaran hari yang berbeda – berbeda, mulai dari 15 hari hingga 2 bulan lamanya.

Senada dengan itu Dody Efrata F Ginting selaku Kasubsi Registrasi mengatakan, pihaknya telah melakukan yang terbaik dengan adanya remisi ini 6 orang warga binaan kami langsung bebas. Diantaranya bernama Bayu Paradigma Putra, Agung Wicaksono, Muhammad Rendi, M. Rizki Ananda, Syafan Lubis dan Tedy Aifani.

Bila dirinci potongan masa tahanan yang diberikan pemerintah terdapat 15 hari diterima atas nama Abdul Faris Nainggolan dan kawan kawan, 1 bulan diterima Abdul Amin Lubis, dan kawan kawsn, 1 bulan 15 hari Aris Munandar dan kawan kawan hingga 2 bulan yang diterima Budi Cahyono dan kawan kawank.

Tentu saja ini merupakan kerja keras semua pihak. Sungguhnya, pihak Lapas Kelas II-B tidak sabar melakukan pengeluaran WBP namun harus sesuai dengan regulasi yang ada. Sehingga dapat mengurangi jumlah WBP yang ada di dalam Lapas. Dan kelak mereka ( WBP ) dapat melanjutkan aktivitas bersama sanak saudaranya dan melanjutkan kehidupan.

Kemudian, Kalapas Kelas II-B Lubukpakam, Alanta Imanuel Ketaren membacakan pidato Menteri Hukum dan Ham RI Yasonna H. Loaly yang memberikan ucapan kepada seluruh Narapidana dan anak yang hari ini mendapatkan remisi. Terkhususnya pada yang bebas hari ini. Saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar saudara terus memperbaiki diri, memperkuat iman dan taqwa, serta meningkatkan kualitas diri.

“Seluruh petugas jajaran pemasyrakatan, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya yang dengan tulus ikhlas mengabdikan diri kepada nusa dan bangsa. Saya mengharapkan agar meningkatkan semangat dan dedikasi Saudara terhadap tugas yang sangat mulia ini. Akhir kata saya ucapkan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah,” pungkasnya. (btr)

Dilepas Sekda Dairi, Ribuan Umat Muslim ikuti Pawai Malam Takbiran

Johannes Oberlin Lumban Tobing (tengah) didampingi Herpen Cibro, menyerahkan apresiasi serta piala kepada Juara 1 Festival Tabuh Bedug dan Pawai Malam Takbiran semarakkan perayaan Idul Fitriy 1 Syawal 1444, Jumat (21/4/2023). (RUDY SITANGGANG/SUMUTPOS.CO)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ribuan Umat Muslim dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Dairi, turun ke jalan melakukan pawai malam takbiran merayakan Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1444 Hijriah. Pawai ini dimulai dari depan Kantor Bupati Dairi di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Jumat (21/4/2023) malam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, Budianta Pinem bersama unsur Forkopimda dan tokoh agama, melepas pawai yang diikuti mobil yang sudah dihias pernak-pernik lebaran dan menggunakan pengeras suara melantunkan gema takbir. Ratusan pengendara sepeda motor, turut dalam pawai.

Sebelum dilepas Sekda, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dairi, Wahlin Munthe memimpin doa keberangkatan kontingen. Ketua Panitia dari Remaja Majelis Taklim Halimah Dairi, Muhammad Ricky Simanjorang menyampaikan,
Festival Tabuh Beduk dan Pawai malam takbiran Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriah ini diikuti sekitar 3.000-an jamaah dari berbagai Kecamatan di Dairi.

Ricky juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Dairi, sudah memfasilitasi kegiatan dimaksud. Ricky juga mengapresiasi, Johannes Oberlin Lumban Tobing, pemuda asal Sidikalang, Kabupaten Dairi, yang berkiprah di Jakarta yang telah menaruh perhatian terhadap pemuda dari Majelis Taklim Halimah Dairi. “Oberlin selaku Pembina Remaja Majelis Taklim Halimah Kabupaten Dairi, mendukung penuh pelaksanaan Festival Tabuh Bedug dan Pawai Taaruf Takbiran ini, ” katanya.

“Panitia menyampaikan terima kasih banyak kepada, Oberlin, sudah sengaja mengusahakan datang dari Jakarta untuk menyaksikan sekaligus mendukung festival ini,” imbuh Ricky.

Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Dairi, H Raja Ardin Ujung serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, Riswan Gajah, menyampaikan selamat Idul Fitri kepada masyarakat Muslim Dairi. Keduanya mengatakan, kegiatan ini sebagai ucapan syukur kepada sang pencipta, kita sudah meraih kemenangan bisa melaksanakan puasa selama satu bulan.

Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan Pemkab Dairi, kegiatan bisa terlaksana dengan baik. Mereka mengajak semua umat yang ikut dalam pawai supaya menjaga ketertiban sehingga tidak mengganggu kepada masyarakat lainya.

Sementara itu, Johannes Oberlin Lumban Tobing mengatakan, ini merupakan yang pertama dia alami. Sebagai putra Dairi, dia bangga kepada adek-adek dari Remaja Majelis Taqlim Halimah Dairi.

“Saya sangat menghormati setiap perbedaan yang ada di Dairi. Ini membuktikan, bahwa perbedaan tidak menghalangi kita untuk tetap bersaudara. Perbedaan itu sangat indah, dan terbukti malam ini saya sangat senang dan sekaligus berterima kasih kepada panitia serta Pemkab Dairi, acara berjalan lancar,” tandasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dairi, Budianta Pinem, membacakan sambutan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu. Dalam sambutanya, Eddy KA Berutu menyampaikan, melalui Festival Tabuh Bedug dan Pawai Ta’aruf malam Takbiran ini, menambah kesemarakan perayaraan Idul Fitri.

Eddy menyampaikan, kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan dan pemerintah akan terus mendukung, seraya mengajak peserta pawai mengikuti arahan panitia supaya acara berjalan tertib.

Setelah peserta melakukan pawai berkeliling dari sejumlah jalan protokol di kota Sidikalang. Peserta festival Tabuh Bedug kembali dan finis di depan Kantor Bupati Dairi.

Selanjutnya, panitia membacakan pemenang festival. Adapun juara dalam festival itu antara lain, Juara 1 BKM Sikerbo Julu binaan Wahyu Daniel Sagala, Juara 2 BKM Jami’ Bintang serta Juara 3 peserta dari Sitinjo.

Oberlin memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada para juara. Sebelumnya, pada pembukaan Festival Bupati Dairi, Eddy KA Berutu bel hadir.

Tetapi, menjelang akhir acara, Eddy KA Berutu baru bisa hadir. Diperoleh informasi, Eddy mengikuti acara di Tanah Karo. Dan di sesi akhir acara, Eddy KA Berutu menyerahkan piala bergilir kepada juara 1 dari BKM Sikerbo Julu (rud/adz)

Megawati: Penetapan Ganjar sebagai Capres Diputuskan Bersama Petinggi dan Tokoh Partai

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri secara resmi mengumumkan bakal Calon Presiden (Capres) dari partainya, bertempat di Istana Batu Tulis, Kota Bogor pada Jumat (21/04/2023).

Adapun hasil dari pengumuman yang disampaikan Megawati adalah Gubernur Jawa Tengah yakni Ganjar Pranowo sebagai bakal Calon Presiden Indonesia dari PDIP.

“Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, PDIP menetapkan saudara Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon Presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” ucap Megawati Soekarnoputri dalam pengumuman resminya.

Megawati juga menugaskan Ananda Prabowo selaku Kepala Situation Room di PDIP untuk melakukan monitoring terhadap kondisi politik nasional. Tak hanya itu, nantinya ia juga ditugaskan untuk melakukan konsolidasi partai dan pemenangan untuk Pemilu 2024.

Selain itu, Megawati juga memerintahkan Puan Maharani tugas baru dalam Pemilu 2024. “Saya memberi mandat kepada Puan untuk membentuk tim untuk pemenangan Presiden dan legislatif Pemilu 2024,” kata Megawati.

Pasca diumumkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Ganjar nampak menghampiri Mega. Dengan baju berwarna merah Ganjar lalu membungkukan badannya kearah Megawati. Sejurus dengan itu, Mega yang membawa peci hitam nampak memberikan peci itu ke Ganjar. Peci dipakaikan Mega ke kepala Ganjar.

Turut hadir dalam pengumuman tersebut Presiden Indonesia yakni Joko Widodo atau Jokowi dan Sekjen PDIP yaitu Hasto Kristiyanto, serta Ketua DPP PDIP yakni Puan Maharani.

Dalam momen ini, Megawati mengatakan penetapan ini telah dilakukan dengan sejumlah dialog dengan sejumlah petinggi partai, tokoh partai, termasuk Presiden Joko Widodo. Terlepas dari itu, pengumuman tersebut merupakan bagian dari harapan rakyat yang disampaikan kepadanya.

“Demikian pengumuman ini disampaikan bertepatan dengan Hari Kartini yang telah ditetapkan oleh Bung Karno,” ujarnya.

Ganjar Pranowo mengatakan, proses kaderisasi yang ia terima bukan lahir begitu saja. Karena dirinya lahir dari partai PDIP dengan nilai-nilai kejuangan partai dan inspirasi dari Bung Karno sehingga dapat diberikan amanah sebagai Capres Indonesia.

“Saya sebagai panjang tangan masyarakat di pemerintah daerah, harus mengemban amanah sebaik mungkin. Bagaimana kita sebagai masyarakat harus gotong royong dan bekerja sama menyelesaikan tugas ideologi dan masyarakat,” ucap Ganjar.

Ganjar menegaskan, adapun fundamen yang telah dibangun pada pemerintahan Jokowi harus dilanjutkan. Dirinya menganggap bahwa kesatuan pemerintah dan masyarakat yang bisa membangun komitmen untuk melanjutkan nilai-nilai baik pancasila yang telah dipupuk pada pemerintahan Jokowi.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, insyaa Allah kami akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Dan tentu saja, para kader lahir dari tangan perempuan yang hebat sesuai dengan momentum Hari Kartini pada hari ini,” tutup Gubernur Jawa tengah tersebut.

Ganjar Pranowo juga mengucapkan terima kasih khususnya kepada PDIP, Megawati dan Jokowi, serta segenap masyarakat yang telah mempercayai dirinya menjadi Capres Indonesia. Bersamaan dengan kesempatan ini, Ganjar juga mengucapkan selamat Idul Fitri bagi Umat Muslim yang merayakan. (rel/sih)

Belasan Rumah di Desa Lae Nuaha Dairi Rusak Disapu Angin Puting Beliung

Salah satu rumah warga di Desa Lae Nuaha, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupate Dairi, rusak diterjang angin putingbeliung, Jumat (21/4/2023).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Belasan rumah warga di Desa Lae Nuaha, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, rusak diterjang angin puting beliung. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (21/4/2023) sore itu tidak ada menelan korban jiwa.

Karlos Sinurat, warga Dusun 2 Desa Lae Nuaha kepada wartawan mengatakan, musibah itu berlangsung di saat daerah itu diguyur hujan lebat dan angin kencang. Sedikitnya 15 rumah warga di 4 dusun mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Ia menyebutkan, dari sekian rumah rusak, yakni rumah Sianturi boru Simbolon warga Dusun 2. Selanjutnya, rumah Ronal Pakpahan boru Sianturi serta rumah Sahat Napitupulu. “Kerusakan rata-rata di bagian atap. Atap seng terangkat, sehingga sekarang kondisi rumah tanpa atap,” kata Karlos.

Selain merusak bangunan rumah, angin puting beliung juga menyapu sejumlah tanaman di areal perladangan. Karlos mengaku, tanaman jagung miliknya sekitar 5 rante serta sejumlah pohon durian dan alpukat turut diamuk angin puting beliung.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dairi, saat dihubungi belum memberikan penjelasan terkait jumlah korban pada musibah dimaksud. (rud/adz)

Masyarakat Desa Simataniari Senyum Sumringah Karena TPL Bangun Jembatan Penghubung Antar Dusun

Perwakilan PT TPL menserahterimakan jembatan penghubung antar dusun kepada masyarakat Desa Simataniari, belum lama ini.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Desa Simataniari Kecamatan Parlilitan Kabupaten Humbahas, kini tersenyum bahagia. Lantaran, jembatan penghubung antar dusun yang panjang 6 meter dengan lebar 3,5 meter yang dibangun PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk akhir Desember 2022 lalu, kini dapat digunakan untuk kelancaran transportasi.

Seperti diungkapkan Pinus Sitanggang, salah satu tokoh masyarakat Desa Simataniari, yang kini lega karena keluhan warga soal jembatan yang menghubungi antar dusun telah diperhatikan.

” Kami merasa senang dan lega karena ini yang diharapkan masyarakat sekitar desa ini,” ujar Pinus disela Perwakilan PT TPL menserahterimakan jembatan penghubung antar dusun, belum lama ini.

Dia menuturkan, sebelumnya warga sekitar itu mengeluhkan jembatan tersebut, lantaran terbuat dari batang pohon kelapa dan papan. Itupun, jembatan yang dibangun hanya untuk sementara dan tidak kuat, hanya demi tujuan kelancaran transportasi.

” Jembatan sementara itu dibangun atas inisiatif warga karena dua tahun lalu pernah ada bangunan jembatan disini, namun akibat hujan deras dan air yang mengalir di sungai ini menggerus jembatan tersebut dan rusak,” ujar Pinus.

Masih dikatakan Pinus, karena dirasakan tidak kuat, iapun bersama warga melakukan permohonan lewat Kelompok Tani Hutan (KTH) Marsada atas binaan perusahan agar jembatan sementara itu dibangun.

” Sekarang, bisa kita lihat senyum bahagia ditengah-ditengah masyarakat ini. Sebab, akses warga sudah lebih mudah karena jembatan yang dibangun PT T lebih kokoh sehingga dapat dilalui mobil. Oleh sebab itu, kami mewakili warga masyarakat Desa Simataniari mengucapkan terima kasih atas dukungan ini. Hal ini jelas menunjukkan bahwa kerjasama dengan perusahaan ada dampak positif terhadap masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Humas TPL Takkas Tambunan didampingi Irvan Sinurat, Community Development (CD) Officer TPL Sektor Tele menambahkan, bahwa pembangunan jembatan ini bertujuan untuk mempermudah akses warga, dan untuk mengangkut hasil pertanian.

“ Pembangunan dukungan infrastruktur jembatan ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan, terlebih kepada desa yang masyarakatnya menjalin kerjasama KTH. Dukungan ini, tentu hal yang dibutuhkan warga, dan para petani untuk akses kegiatan mereka dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian,” katanya.

Dia berharap, telah dibangunnya jembatan itu diminta kepada masyarakat bersama-sama untuk menjaga dan memelihara, serta menggunakanya sesuai dengan peruntukannya.

” Harapannya, warga bergotong royong untuk merawat dan memelihara jembatan ini agar dapat digunakan seterusnya,” ujar Takkas.

Perlu diketahui, Desa Simataniari melalui KTH Marsada yang menjadi binaan TPL juga telah menerima dukungan untuk aktivitas pertanian mereka, antara lain dukungan bibit kemenyan, bibit cabe, bibit kayu manis, bibit kopi pelatihan pembuatan kompos organik dan pelatihan sekolah kopi.

Semua dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk kerjasama perusahaan dan KTH dalam memaksimalkan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(des)

Mudik Lebaran, BP2MI Sambut Kepulangan PMI dari Malaysia

BERSAMA: Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik BP2MI Lasro Simbolon bersama Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu), Musa Rajekshah, Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumut Harold Hamonangan, Anggota Komisi E DPRD Sumut Tuahman Purba dan Tokoh Masyarakat Sumut Parlindungan Purba, dan lainnya beserta para PMI resmi dari Malaysia, di KNIA, Deliserdang, Kamis (20/4). Dewi Syahruni Lubis/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyambut kedatangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sumatera Utara (Sumut), yang baru tiba di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), dalam rangka mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Kamis (20/4).

Penyambutan tersebut, dilaksanakan oleh Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik BP2MI Lasro Simbolon, Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu), Musa Rajekshah, Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumut Harold Hamonangan, Anggota Komisi E DPRD Sumut Tuahman Purba dan Tokoh Masyarakat Sumut Parlindungan Purba, serta lainnya.

Dari amatan, sebanyak belasan PMI secara resmi tiba di KNIA, langsung disambut dengan mengalungkan selendang ulos dan memberikan oleh-oleh takjil untuk mereka berbuka puasa. Terlihat para PMI tersebut merasa bahagia dan terharu, karena kedatangannya disambut dengan penuh suka cita.

Usai penyambutan, Wagubsu, Musa Rajekshah mengatakan, pihaknya hadir bersama BP2MI ingin melihat langsung para pekerja migran yang pulang untuk berlebaran dan berkumpul dengan keluarga. “Kita mau tahu bagaimana bekerja di sana, sebab banyak juga yang bekerja keluar negeri melalui jalur tidak resmi. Dan hal ini perlu kita sosislisasikan agar ke depan tidak terjadi lagi kepada masyarakat kita,” ujar Musa yang kerap disapa Ijeck ini kepada sejumlah wartawan, di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Deliserdang, Kamis (20/4).

Dikatakannya, bahwa PMI yang pulang dan disambut hari ini (Kamis, red) seluruhnya bekerja di Malaysia dan berasal dari Sumut, yakni dari Medan, Tebingtinggi, Langkat, Batubara, dan sebagainya.

Sementara itu, Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik BP2MI, Lasro Simbolon menambahkan, pulang kampung menjelang Lebaran merupakan tren setiap tahunnya, yang disebut mudik. “Karena itu, kita beserta seluruh petugas diperintahkan oleh pimpinan kita agar siap memfasilitasi para pejuang-pejuang devisa agar mereka nyaman dan aman saat mudik atau pulang ke kampung halamannya, dalam rangka liburan atau habis kontrak pada April 2023 nanti dari tempat kerjanya di luar negeri, karena itu kita antisipasi hal itu. Kita berikan juga oleh-oleh berbuka puasa dan apresiasi ke mereka dengan mengalungkan juga selendang ulos, agar mereka merasa dihargai dan dihormati pemerintah,” bebernya.

Sebab, lanjut Lasro, mereka telah menyumbangkan devisa untuk Negara Indonesia yang memutar perekonomian. Tetapi banyak yang belum menyadarinya, sehingga banyak yang tergoda melakukan praktik-praktik sindikasi penempatan ilegal. “Inilah kita tunjukkan bahwa mereka yang kita sambut ini adalah pembedanya, agar mereka tidak menjadi korban,” katanya.

Dijelaskannya, PMI yang pulang kampung setiap tahun trennya meningkat. Yang habis kontrak sedikitnya 20 ribu orang, ada yang kontraknya diperpanjang dan ada juga yang menetap di Indonesia. “Itu pilihan masing-masing para pekerja kita,” ucapnya.

Adapun, sambung Lasro, KNIA adalah salah satu dari enam bandara yang membangun lounge untuk para PMI dan mereka juga melewati jalur khusus (fast track) berupa fasilitas VVIP, sehingga mereka tak perlu berdesak-desakan. “Dengan senyum mereka, kita ikut senang. Inilah sebagai bentuk sayang, perhatian dan hormat kita kepada mereka,” imbuhnya.

Dipaparkannya, setiap tahun Indonesia mengirim PMI secara resmi sebanyak 276 ribu orang, dengan menyumbang devisa ke Negara Indonesia sebesar Rp159,6 triliun per tahun. Dan ini merupakan ranking 2 devisa setelah dari sektor migas. Tercatat di kantor BP2MI Jakarta, 4,6 juta warga Indonesia yang bekerja di luar negeri secara resmi, yang tersebar di berbagai negara.

Sedangkan, tambahnya lagi, menurut Bank Dunia ada 9 juta orang Indonesia yang bekerja di luar negeri. Namun yang tercatat hanya 4,6 juta. Sehingga 90 persennya lagi tidak tercatat, artinya melalui jalur ilegal.

“Inilah musuh negara nomor 1. Kita pastikan sinergi kerja sama dengan berbagai pihak agar yang ilegal harus terus diberantas, dengan motto kita, ‘Sikat Sindikat’. Kasihan kita melihat mereka yang menjadi PMI ilegal ini, bahkan banyak yang pulang hanya tinggal nama. Karena itu kita berharap mereka-mereka (PMI resmi) yang kita sambut kedatangannya ini, dapat menjadi duta bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri,” tandasnya. (Dwi)