Home Blog Page 1602

Dimiyathi Tinjau Penyaluran Bantuan Cadangan Pangan

istSumut Pos TINJAU: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi didampingi Kadis Sosial Khairil Anwar melihat penyaluran beras bantuan cadangan pangan pemerintah pusat di Kantor Camat Padang Hulu Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Penajabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi meninjau langsung penyaluran bantuan cadangan pangan dari pemerintah pusat kepada masyarakat Kota Tebingtinggi di Kantor Kecamatan Padang Hulu, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pabatu Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi, Kamis (13/4).

Penyaluran bantuan ini dilaksanakan dalam 3 tahap. Pada tahap pertama ini, Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui 5 kecamatan di Tebingtinggi telah menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat penerima bantuan pangan dari pemerintah pusat melalui PT Kantor Pos Cabang Kota Tebingtinggi sebanyak 12.494 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Penyaluran bantuan hari ini merupakan hari terakhir dalam penyaluran bantuan cadangan pangan tahap awal di Kota Tebingtinggi,” jelas Dimiyathi.

Ucapan apresiasi dan terima kasih turut disematkan Muhammad Dimiyathi kepada pemerintah pusat, khususnya Badan Pangan Nasional yang telah menyalurkan bantuan cadangan pangan berupa beras sebanyak 10 kg bagi setiap penerima bantuan pangan.

Dimiyathi juga berharap bantuan ini dapat menekan laju inflasi di Kota Tebingtinggi serta membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya dalam menghadapi hari raya Idul Fitri. Harapan kita masyarakat bisa terbantu menghadapi Lebaran dan juga yang paling penting adalah menekan inflasi kenaikan harga bahan pokok di Kota Tebingtinggi dan kita lihat sampai saat ini Alhamdulillah harga bahan pokok kita masih stabil dan bahkan minggu lalu cenderung inflasi kita menurun.

Sementara, Executive Manager PT Pos Indonesia Cabang Tebingtinggi Rahmad mengungkapkan bahwa penyaluran akan berlangsung selama 3 bulan, yang mana ini merupakan tahap awal untuk Kota Tebingtinggi. “Saya harapkan koordinasi dukungan Bapak Pj Wali Kota Tebingtinggi dan jajaran Pemko, pihak keamanan terus tetap terjalin dengan baik,” ujarnya.

Berdasarkan data dari PT Kantor Pos Cabang Tebingyinggi selaku pihak penyalur bantuan, terdapat 12.494 KPM dari 5 kecamatan di Kota Tebingtinggi yang menerima bantuan cadangan pangan berupa beras 10 kg untuk masing Keluarga Penerima Manfaat. Tampak hadir Kapolsek Padang Hulu AKP Baringin Jaya, Kadis Sosial Khairil Anwar dan Forkopimda lainnya. (ian/azw)

Program Tambah Daya PLN Sangat Murah

ist/Sumut Pos MENJELASKAN: Petugas PLN menjelaskan kepada pelanggan mengenai progam Terangi Ramadhan 2023, yang memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan daya listrik.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Progam ‘Terangi Ramadhan 2023’ kian diminati pelanggan Perusahaan Listrik Negaras (PLN). Hingga 9 April 2023, diskon tambah daya tersebut telah dinikmati 101.473 pelanggan dari berbagai daerah di tanah air.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, program ini untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan daya listrik. “PLN memberikan keringanan tambah daya khusus untuk Ramadhan ini. Harapannya, tambah daya bisa turut mendorong produktivitas masyarakat,” kata Darmawan dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (13/4).

Dijelaskannya, dalam program ‘Terangi Ramadhan’ tambah daya mulai dari 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA hanya dikenakan biaya Rp202.300. Jika mengacu harga normal, biaya penambahan daya dari 450 VA ke 1.300 VA yang harus dikeluarkan pelanggan sebesar Rp796.450.

Sedangkan tambah daya dari 450 VA ke 5.500 VA biaya normalnya Rp4.893.450. Karena itu, tidak heran jika dalam waktu singkat pelanggan yang berminat tembus 100 ribu. “Peminat tambah daya untuk bulan ini sangat tinggi. Jadi, pelanggan yang butuh tambahan daya hendaknya segera mendaftar,” terang Darmawan.

Darmawan menambahkan, program ‘Terangi Ramadhan’ masih akan dibuka hingga 30 April 2023. Seluruh pelanggan PLN bisa mendaftarkan tambah dayanya dengan mudah lewat aplikasi PLN Mobile.

“Saya harap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya. Silakan mendaftar lewat aplikasi PLN Mobile, pokoknya tambah daya ini dijamin murah dan mudah,” pungkas Darmawan. (rel/azw)

Ellya Tinjau Pencarian Warga Hanyut di Sungai Bilah

fajar/sumut pos PENCARIAN: Wakil Bupati Labuhanbatu didampingi Lurah Urung Kompas dan Polairud meninjau langsung lokasi pencarian salah satu warga yang tenggelam di sungai Bilah.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati (Wabup) Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar didampingi Lurah Urung Kompas Raja M Ritonga dan Polairud P Sitinjak meninjau langsung lokasi pencarian salah satu warga yang tenggelam di Sungai Bilah, Kamis (13/4) di lingkungan Sioldengan Kelurahan Urung Kompas, Kecamatan Rantau Selatan.

Wabup mengatakan dirinya mendapat informasi dari Lurah Urung Kompas. bahwasannya ada sala satu warganya yang tenggelam di Sungai Bilah.

“Saya hadir di sini untuk menyaksikan langsung proses pencarian masyarakat yang tenggelam, sekitar pukul 17.00 WIB, semalam sore,” ucapnya.

Wabup memastikan pemerintah kabupaten (pemkab) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan terus melakukan proses pencarian korban yang tenggelam. “Saya pastikan BPBD akan terus berusaha melakukan mencari korban yang tenggelam,” jelas wabup.

Usai meninjau lokasi pencarian, Wabup Labuhanbatu mengunjungi rumah korban tenggelam.

Di situ, wabup memberikan semangat kepada kedua orangtua korban, semoga ananda Rama Syahputra segera ditemukan dalam keadaan sehat walafiat.

Kepala Lingkungan Sioldengan Misran menjelaskan korban bernama Rama Syahputra bersama temannya mengendarai sampan, namun tanpa disadari sampan mengalami kebocoran hingga karam. Korban dan temannya berusaha menyelamatkan diri ke tepi sungai. namun karena arus yang deras, korban tidak mampu menyelamatkan diri dan akhirnya tenggelam. (fdh/azw)

Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan ke KPM

BANTUAN: Bupati Karo menyakurkan bantuan ke KPM.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang dan Wakil Bupati Karo, Theopilus Ginting menghadiri Launching Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Untuk Bantuan Pangan Tahun 2023 di Kantor Bulog Kabanjahe Jalan Jamin Ginting, Kamis (13/4).

Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Karo kurang lebih 21.339. Adapun bantuan pangan yang diberikan yakni beras 10 Kg per KPM selama 3 kali pembagian yaitu bulan April, Mei dan Juni 2023.

“Dengan adanya penyaluran bantuan pangan ini, saya berharap seluruh KPM yang menerima bantuan pangan ini dapat terbantu dalam pemenuhan akses pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ungkap bupati.

“Saya mengimbau kepada Pimpinan Kantor Cabang BULOG Kabanjahe dan PT Pos Indonesia cabang Kabanjahe beserta seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam penyaluran bantuan pangan ini agar menyediakan dan menyalurkan bantuan pangan ini sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan sehingga bantuan pangan ini dapat tersalur kepada yg berhak untuk mendapatkannya,” tambahnya.

Bupati dan Wakil Bupati juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyaluran bantuan pangan yang dilaksanakan di Kabupaten Karo. Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Karo, Dapatkita Sinulingga, Kepala Dinas Sosial, Asmona Perangin-angin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Sarjana Purba, Kepala Kantor Cabang BULOG Kabanjahe, Muhammad Iqbal, perwakilan PT. Pos Indonesia Cabang Kabanjahe, Reston Sianipar serta perangkat daerah terkait. (deo/ram)

RKPD 2024 Provinsi Sumut, Ondim Harapkan Perhatian Khusus ke Kawasan Pariwisata di Langkat

WAWANCARA: Plt Bupati Langkat, Syah Afandin saat diwawancara jurnalis di Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat, Syah Afandin mengharapkan mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara, pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang), Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2024, Provinsi Sumut.

Pria yang akrab Ondim ini, mengatakan pembangunan di Kabupaten Langkat, banyak membutuhkan anggaran dari Pemprov Sumut. Karena, APBD Langkat terbatas. Termasuk, menjadi fokus di Langkat, dari segi pariwisata.

“Di wilayah kami l, skala prioritas adalah objek pariwisata. Ini yang kami harap dari Musrembang Provinsi mengakomodir kepentingan-kepentingan daerah melalui skala prioritasnya,” ucap Ondim kepada wartawan, Kamis (13/4).

Ondim mengungkapkan Bukit Lawang di Kabupaten Langkat, memiliki potensi alam pariwisata sangat luar biasa.

Sehingga perlu dilakukan pembenahan hingga pembangunan infrastruktur.

“Seperti infrastruktur jalan (menuju objek wisata) kita. Langkat kan terkenal dengan Tangkahan dan Bukit Lawang. Nah ini, yang kita lihat belum masuk diakomodir sebagai skala prioritas (pada Musrembang) ini,” jelas Ondim.

Ondim menilai potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari bidang pariwisata sangat baik bagi Kabupaten Langkat. Sehingga, Pemkab Langkat terus mendorong peningkatan infrastruktur pariwisata, untuk mendatangkan wisatawan lebih banyak ke Bukit Lawang, Tangkahan dan kawasan wisata lainnya.

“Seperti di Tangkahan, coba sekarang kita turun ke sana apa yang bisa kita lihat untuk mendukung (pembenahan) kawasan wisatanya,” sebut mantan anggota DPRD Sumut itu.

Ondim mengungkapkan bahwa pengusulan anggaran untuk pembenahan infrastruktur telah sering pihaknya lakukan, baik ke pemprov maupun pusat terkhusus guna mendukung perbaikan kawasan wisata Tangkahan dan Bukit Lawang.

Ondim mengakui Pemprov Sumut, sudah melakukan upaya perbaikan infrastruktur di kawasan pariwisata di Langkat. Termasuk, mencanangkan pembenahan kawasan wisata berjalan secara multiyears.

“Sejauh ini baru sekitar 20 sampai 30 persen. Itu kan tahun jamak ya, dan masih berlangsung (pengerjaannya) sampai sekarang,” tutur Ondim.(gus)

 

Gubuk Penderes Pohon Pinus di Hutan Lae Ditertibkan

istimewa TERTIBKAN: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, Amper Nainggolan (kiri) bersama tim terpadu saat menertibkan gubuk pelaku penderes Pohon Pinus di kawasan hutan lindung Lae Pondom, Kecamatan Sumbul, Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Tim terpadu terdiri dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XV Kabanjahe, Dinas Kehutanan Sumatera Utara dan Kepolisian, melakukan penertiban tanpa izin pengambilan getah pohon Pinus dari kawasan hutan Lae pondom, Selasa (11/4). Tim berhasil menertibkan 2 unit gubuk dijadikan tempat pelaku menderes getah pinus.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dairi, Amper Nainggolan melalui Kepala Dinas Komunikasi Informatika Dairi, Anggara Sinurat, mengatakan, Pemkab Dairi terus melakukan penertiban terhadap pelaku illegal logging/ pengerusakan kawasan hutan termasuk penderes pohon Pinus tanpa izin di kawasan hutan Lae Pondom.

“Penebangan liar terus kita tertibkan. Dan hari ini, kita mendapati ada gubuk dibuat para pelaku sudah kita tertibkan. Amper menyebut pelaku sudah ditahan di Polres Dairi dan sedang menjalani proses hukum,” ucapnya, Kamis (13/4).

Sementara itu, Ka UPT KPH XV Kabanjahe, Sholahuddin Lubis menyampaikan, seluruh tim turun untuk melakukan penyusuran ke hutan Lae Pondom. Didalam hutan Lae Pondom tidak diperkenankan kegiatan apapun, jika tidak ada izin dari pemerintah.

“Kita mendapat informasi ada orang melakukan aktivitas tanpa izin didalam hutan Lae Pondom ini, dari hasil penyusuran dilakukan, kita menemukan 2 gubuk yang dibangun para pelaku di tengah hutan,” ucapnya.

Sholahuddin mengatakan, seluruh tim berkomitmen akan terus melakukan pencegahan dan pemberantasan terhadap aktivitas tanpa izin di kawasan hutan Lae Pondom.

Sholahuddin mengakui, KPH XV sangat terbantu oleh tim terpadu dari Kabupaten Dairi. Dimana kerjasama tersebut membuahkan hasil. Saat ini perambahan hutan dan penyadapan Pinus sudah berkurang dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kehutanan Sumut melalui Kepala Bidang (Kabid) Penatagunaan Hutan, Djonner Sipahutar, mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas perusakan di kawasan hutan Lae Pondom. (rud/ram)

Usai Tinjau Proyek, Beberapa Oknum Hadang Wabup Nias Barat Tuduh Pengacau

Jun Forisman Gulo dan ibunya sedang berhadapan dengan Wakil Bupati Nias Barat.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – SUMUTPOS.CO, Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM,MSi melakukan peninjauan kepastian pengerjaan pembangunan Rumah Sakit Pratama (RS Pratama) Lologolu yang sudah 102 hari masih belum selesai.

Wakil Bupati temukan sejumlah titik dinding retak, TPT patah hingga ada tanda-tanda kelongsoran hingga sejumlah item pekerjaan belum siap, Rabu (12/4/2023).

Usai penijauan tersebut, Wakil Bupati Nias Barat hendak keluar dari halaman pembangunan itu. Diduga salah satu keluarga penghibah menghadangnya dan dua orang pemuda berteriak.

“Wakil Bupati jangan mengacau,” teriak mereka dengan suara yang keras bergaya pendemo.

Seorang ibu-ibu yang mengaku dirinya penghibah terus menghadang Wabup. “Saya baca story-story bapak, tapi ini sudah siap pak,” teriak ibu tersebut.

Wakil Bupati Nias Barat menjawab teriakan itu dengan sabar. “Saya datang saja dibilang pengacau,” ujar Wabup.

Ironisnya, segelintir orang yang berteriak itu ternyata satu keluarga saja, dimana beredar informasi bahwa yang teriak itu adalah seorang ibu dan dua anaknya laki-laki.

Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM.,MSi mengaku sudah dua kali datang di situ memastikan pembangunan itu, serta mengimbau rekanan agar secepatnya diselesaikan dan berfungsi bagi masyarakat

“Saya datang untuk kedua kali bertujuan memastikan pengerjaan pembangunannya, karena sudah 102 hari ternyata belum siap juga. Saya juga telah meminta rekanannya melalui mandor lapangan agar secepatnya diselesaikan, jangan sampai di permainkan pemerintah,” tegasnya.

Menurutnya segelintir orang yang meneriakinya pengacau itu karena mereka belum tau.

“Biarkan saja mereka sebab mereka tidak tau apa yang saya lakukan,” ujar Wabup sambil tersenyum.

Sedangkan sejumlah titik retak dan TPT patah hingga ada tanda-tanda longsor juga beberapa item belum siap, maka pihaknya akan melapor ke inspektorat.
“Biarlah inspektorat melihat lebih jauh lagi,” katanya.
Foris, salah seorang yang berteriak itu mengaku, alasannya meneriakkan pengacau itu adalah pejabat masuk dan keluarkan informasi valid.

“Ketika pejabat masuk itu keluar sebenarnya informasi valid, informasi yang benar, kemudian motifasi support, motifasi mendorong, tidak dengan mengajak kita curiga, kita pantas curiga ini tidak begitu seharusnya wakil bupati, tidak begitu seorang pejabat,” katanya

Foris juga menyampaikan, ia sepakat dengan Wakil Bupati. “TPT yang patah itu akan diulang kembali dan lagi diperbaiki permasalahan tersebut,” ujarnya.
Menurut pengawas lapangan dari PT.Peduli Bangsa atau mandor lapangan Beneami Duha menuturkan, bahwa masalah progres bukan gawenya.

“Progres bukan saya, terkait beberapa titik belum siap, ada keramik yang sudah mulai disisip yang belum terpasang, plafon tinggal di bawah yang dua lantai, kusennya sudah ada semua tapi proses pemasangan,” katanya

Terkait perpanjangan menurut Beneami duha pihaknya telah di denda,” kita sudah di denda,” akunya. (mag9/ila)