Home Blog Page 1626

Tren Dekorasi Ruangan Sambut Ramadan ala INFORMA

● Ragam Inspirasi Furnitur & Dekorasi Rumah untuk Ciptakan Suasana Baru Sambut Keluarga Jelang Hari Raya.
● Inspirasi Bingkisan Hari Raya untuk Berbagi.
● Promo berlimpah untuk Sambut Ramadan, Diskon hingga 50%, Beli 1 Gratis 1, Set Hemat, serta Kemudahan.
● Pembayaran dengan Cicilan 0% hingga 24 bulan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ramadan yang merupakan bulan yang paling dinanti, kini kembali hadir membawa momen sarat makna yang eratkan kebersamaan, mulai dari makan bersama keluarga saat sahur dan berkumpul dengan sahabat untuk buka bersama yang biasanya jarang terjadi, kegiatan ngabuburit yang bisa menjadi ajang sharing dari hati ke hati bersama keluarga, teman, dan sahabat; hingga bersama sambut Hari Raya dengan kemeriahan dekorasi dan furnitur cantik yang lengkapi keceriaan momen kumpul. Untuk membantu menjalani berbagai aktivitas penuh berkah di Bulan Ramadan, INFORMA kembali menghadirkan inspirasi furnitur dan ruangan dan berbagai promo menarik untuk
dimanfaatkan oleh para pelanggan.

Bertha Hapsari, Vice President of Marketing Communication INFORMA menjelaskan, “Hari Raya selalu identik dengan kehangatan di rumah. Di tahun 2023 ini, masyarakat sangat antusias untuk merasakan kembali kemeriahan suasana bulan Ramadan dan persiapan menyambut keluarga di Hari Raya. Sebagai pusat furnitur dan dekorasi terlengkap, INFORMA selalu memberikan inspirasi tren terbaru untuk interior dan dekorasi rumah yang menemani setiap momen kebersamaan keluarga, mulai dari sofa cantik untuk
spot favorit berkumpul, peralatan masak dan baking untuk praktis siapkan sajian spesial, peralatan makan untuk santap bersama keluarga, hingga dekorasi cantik yang meriahkan suasana rumah di Hari Raya. Spesial di bulan Ramadan, kami memberikan penawaran terbaik hemat hingga 50% dan beragam promo lainnya.”

Dapatkan inspirasi seputar Tren Dekorasi Ruangan Sambut Ramadan ala INFORMA untuk hangatkan momen kebersamaan di Hari Raya:

1. Ruang Tamu dan Dapur Tanpa Sekat (Open Space) untuk Rumah Minimalis Rekomendasi penataan ruang tamu dan dapur tanpa sekat, memberi kesan ruangan lebih luas sekaligus menyambut tamu lebih banyak di rumah minimalis dengan ruang terbatas. Pilih furnitur multifungsi dengan ruang penyimpanan dalam warna netral untuk tampilan modern style.
Barang yang wajib dimiliki: Sofa L dan stool, meja makan extendable, dan mini island pada area dapur untuk tambahan area duduk.

2. Alat Masak dan Perlengkapan Baking untuk Kreasi Kue Lebaran lebih Praktis Dapur menjadi tempat yang tersibuk selama Bulan Ramadan, mulai dari menyiapkan menu sahur dan berbuka, persiapan bikin kue kering dan ketupat opor khas Lebaran.
Barang yang wajib dimiliki: Alat masak KELS multifungsi untuk lebih dari 10 jenis masakan: KELS Multicooker, KELS Air Fryer, KELS Oven, serta aksesoris perlengkapan masak seperti baking pan dan ragam panci

3. Perlengkapan Saji & Peralatan Makan Stylish terlengkap di INFORMA Jamuan makan bersama menjadi momen yang paling dinanti di Hari Raya. Perlengkapan saji dan alat makan stylish membuat suasana perayaan lebih istimewa.
Barang yang wajib dimiliki: Dispenser minuman dan set cangkir cantik, set toples estetik untuk cemilan, serta set piring dan peralatan makan.

Berbagi bingkisan Hari Raya untuk kerabat dan orang tersayang menjadi tradisi yang tak boleh terlewatkan. INFORMA juga memberikan inspirasi Parsel Lebaran dari berbagai produk furnitur dan dekorasi. Kirimkan bingkisan sebagai bentuk silaturahmi dengan kerabat yang terpisah oleh jarak. Dengan toko kami yang tersebar dalam 44 kota di Indonesia, Anda dapat dengan mudah memesan dan membagikan bingkisan kepada para kerabat.

Selama bulan Ramadan, INFORMA memberikan penawaran spesial, berupa Diskon hingga 50%, Beli 1 Gratis 1, Harga Set Hemat, dan Belanja Gratis Pakai Poin khusus Member INFORMA Rewards. Nikmati juga Cicilan 0% hingga 24

INFORMA memberi kemudahan bagi pelanggan untuk mengakses produk dengan praktis & kapan saja melalui Mobile App INFORMA atau di www.ruparupa.com. Layanan pelanggan 24 jam INFORMA juga dihadirkan melalui Whatsapp IVI Assistant (INFORMA Virtual Intelligence) di nomor 081511002000.bulan menggunakan kartu bank partner, dan Cicilan Tanpa Kartu Kredit dengan DanaKini.(rel)

PLN Siap Jaga Keandalan Listrik Selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1444H

BERSAMA: Tim PLN UID Sumut saat menggelar Apel Siaga Kelistrikan di lapangan parkir PLN UID Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN siap menjaga pasokan kelisrikan selama bulan Ramadhan dan menjelang arus mudik dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1444H dengan menggelar apel siaga kelistrikan di lapangan parkir PLN UID Sumatera Utara.

Apel siaga kelistrikan dipimpin langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo secara online dari Kantor PLN Kantor Pusat. Turut hadir General Manager PLN UID Sumatera Utara Awalludin Hafid di damping Senior Manager Distribusi Didik Wicaksono, Senior Manager Perencanaan Tumpal Hutapea, Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan Nova Sagita dan Seluruh Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), Petugas Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dan Petugas Dinas Gangguan.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Awalludin Hafid mengatakan PLN optimis dalam menjaga keandalan pasokan listrik dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Saat ini kondisi kelisrikan di Sumatera Utara dalam kondisi NORMAL/AMAN. Daya mampu pembangkit sebesar 3.369 Megawatt, dengan beban puncak tertinggi sebesar 1908 Megawatt dan cadangan daya 413 Megawatt.

“PLN akan siapkan posko siaga Idul Fitri sebanyak 117 titik lokasi dan 924 titik lokasi strategis lainnya tersebar pada 10 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan 64 Unit Layanan Pelanggan (ULP). Dengan jumlah personil sebanyak 2.994 Orang terdiri dari pegawai, tenaga alih daya dan mitra kerja. Tidak hanya itu, PLN mempersiapkan peralatan pendukung sebanyak 187 unit, kendaraan sebanyak 378 unit dan maerial cadangan gangguan tersedia dalam jumlah cukup,” ujar Awalludin.

Ia juga menambahkan, tahun ini akan terjadi peningkatan arus mudik lebaran yang sjauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Untuk itu, para pemudik dapat memanfaatkan posko siaga PLN untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya.

Dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam merayakan Idul Fitri 1444H. Masyarakat dapat menikmati layanan PLN dalam satu genggaman melalui aplikasi PLN Mobile. Sebanyak 2.6 juta pelanggan di Sumatera Utara telah merasakan kemudahan menggunakan aplikasi superapps ini. Hingga bulan Februari 2023 penggunaan PLN Mobile mencapai 504.534 transaksi dengan jumlah transaksi sebesar Rp72 miliar.

Tidak hanya memberikan kemudahaan kepada masyarakat dalam menggunakan layanan PLN. Melalui aplikasi PLN Mobile masyarakat juga dapat mengetahui lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang ada di Sumatera Utara. Para pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir menggunakan kendaraannya untuk melakukan mudik lebaran. PLN telah mempersiapkan sepuluh lokasi SPKLU yang tersebar di jalur yang akan dilintasi oleh para mudik.

“Kini mengakses layanan PLN sudah semakin mudah. Hanya dalam satu genggaman masyarakat dapat menikmati layanan PLN tanpa harus datang ke kantor lagi. Tidak hanya memberikan layanan PLN saja, melalui PLN Mobile masyarakat juga bisa mengetahui berita seputar PLN dan lokasi SPKLU yang telah dipersiapkan PLN dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara,” ungkap Awalludin.

PLN juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran agar melakukan membayar tagihan listrik sebelum jatuh tempo dan mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan sebelum meninggalkan rumah agar terhindar dari kebakaran. (ila)

Sugianto Makmur Minta Pedagang Pakaian Bekas Tenang dan Berjualan seperti Biasa

Sugianto Makmur.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Para pedagang pakaian bekas impor (balpress) diminta tenang dan berjualan seperti biasanya. Pasalnya, berdasarkan rapat dengar pendapat gabungan komisi DPRD Sumut dengan Poldasu, Kanwil BC Sumut, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sumut, BI, OJK, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Asosiasi Pedagang Baju Bekas pada Selasa (4/4/2023), disepakati bahwa semua pihak akan menepati kesepakatan dua menteri untuk tidak ada lagi penangkapan terhadap pedagang pakaian bekas, baik pengecer maupun pedagang balpressnya.

Selain itu, DPRD Sumut juga mengimbau, supaya tidak ada lagi teror terhadap pedagang-pedagang ataupun gudang serta rumah-rumah warga yang menyimpan balpress. Disepakati juga, supaya BC dalam penegakan hukumnya, mengetatkan proses masuknya pakaian bekas bukan menindak pakaian bekas yang sudah masuk ke Indonesia.

“Bagaimana cara kita membedakan pakaian itu adalah dari importasi ilegal atau pakaian bekas yang dijual dari kota-kota, umpamanya Jakarta. Lalu pakaian-pakaian dari Jakarta, untuk menghemat biaya, dikemas seperti balpress impor?” tanya Sugianto Makmur, anggota Fraksi PDI Perjuangan.

Dikatakan Sugianto, jika kita mau menyelamatkan UMKM tekstil, ini sungguh tidak benar. Menurutnya, masalah utama industri tekstil adalah regulasi pemerintah yang memberatkan industri tekstil itu sendiri. “Banyak jenis benang yang dikenakan beamasuk antidumping. Akhirnya, industri tekstil kehilangan daya saing “karena dipaksa” membeli benang yang mahal,” ujarnya.

“Sebuah industri besar yang efisien saja, berat untuk melawan serangan impor pakaian jadi yang meningkat signifikan, kok kita mengatakan membela UMKM bidang tekstil? Kenapa pakaian impor bisa murah? Karena mereka punya sumber benang yg murah dan efisiensi dalam proses produksi,” lanjutnya.

Selain itu, kata Sugianto, harus juga diakui, kegagalan pemerintah sehingga masih banyak masyarakat prasejahtera, sehingga pakaian bekas impor adalah solusi bagi mereka. Dengan uang Rp50 ribu, mereka bisa beli 2 atau 3 potong baju. “Segmen market antara pakaian baru dan pakaian bekas itu sangat tipis irisannya,” sebutnya.

Perlu diketahui, importasi pakaian jadi, pada tahun 2019 meningkat dari USD 4 miliar, menjadi USD 9 miliar atau setara dengan Rp135 triliun. Sekarang mungkin sudah jauh lebih besar lagi.

Sugianto juga menegaskan, bernegara itu adalah untuk melindungi dan mensejahterakan rakyat. Ketika rakyat dalam era kebangkitan sesudah Covid-19, masih memerlukan pakaian bekas, pemerintah harus memfasilitasi. Pemerintah jangan pula malah melindungi kepentingan industri negara lain. “Kita juga mengusulkan supaya pakaian bekas ini bisa dilegalkan. Karena masih dibutuhkan dan efek ekonomi domino yang besar,” tegasnya.

“Kita bicara membela UMKM, sedangkan di Medan saja, ada 2.500 UMKM yang langsung terlibat dalam bisnis pakaian bekas ini. Kenapa kita mau mematikan yang sudah ada dan mau menumbuhkan yang tidak ada?” herdiknya.

Untuk memberikan ketenangan dan kepastian kepada para pedagang, Sugianto bahkan meminta penegak hukum menangkap dirinya sebelum menangkap pedagang pakaian bekas. “Bapak-bapak, saya dengan rendah hati meminta, kalau pun masih ada penangkapan (terhadap pedagang), tolong tangkap dulu saya. Saya Sugianto Makmur dari Fraksi PDI Perjuangan,” tegasnya.

Dia pun mengungkapkan, ketika pemimpin negeri bijak dan penuh welas asih, maka rakyat akan merasa terlindungi dan disayang. “Pemerintah harus mendengar dan mengerti rakyatnya. Rakyat jangan sampai merasa sendirian dan dimusuhi,” pungkasnya. (adz)

Pemko Medan Beton Jalan yang 8 Tahun Tergenang Air

DIBETON: Jalan Titi Pahlawan, Gang Asam kini telah dibeton oleh Pemko Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Medan Labuhan merasa mendapat hadiah Lebaran indah dari Wali Kota Medan Bobby Nasution. Gang Asam Jalan Titi Pahlawan yang selama 8 tahun ini selalu tergenang air walaupun kemarau, kini telah dibeton oleh Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Medan.

“Ini mungkin hadiah yang terindah di hari Lebaran nanti bagi warga,” ujar salah seorang warga Gang Asam Lingkungan VII Kelurahan Martubung.

Pembetonan jalan sepanjang 300 meter dengan lebar 3 meter ini memang sangat diharapkan warga. Soalnya, sudah lama jalan ini dalam kondisi yang memprihatinkan. Disebutkannya, sebelum dilakukan pembetonan oleh Pemko Medan, jalan ini selalu digenangi air, bukan saja pada musim hujan, namun juga musim kemarau. Kondisi ini sudah dialami warga hampir delapan tahun.

“Di sini kami warga Jalan Asam Lingkungan VII, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan sangat sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Bobby Nasution, pada Camat, pada Lurah, dan kepala lingkungan, yang sudah merealisasikan jalan, sehingga kami bisa menikmati jalan yang baru hari ini,” ungkapnya.

Dia mengharapkan, setelah jalan di Gang Asam ini, Pemko Medan juga memperhatikan jalan-jalan lain di Lingkungan 7 Kelurahan Martubung yang membutuhkan perbaikan. (rel)

Kalapas Kelas IIB Lubukpakam Ziarah Bersama Kanwil Kemenkumham Sumut

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (6/4).

Kegiatan ini diikuti seluruh perwakilan UPT/Satuan Kerja yang ada di sekitar wilayah Medan, salah satunya adalah Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubukpakam Kanwil Kemenkumham Sumut.

Turut Hadir Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut, Bapak Imam Suyudi beserta jajarannya, Kalapas Lubukpakam, Alanta Imanuel Ketaren, Edward P Situmorang (Kasi Binadik dan Giatja), Joi J. Barasa (Kasi Adm. Kamtib), Roiko F. Sianturi (Kasubsi Pelaporan dan Tata Tertib), Dicky Yehezkiel (Kasubsi Keamanan), Julitri Roma Pasaribu (Kasub Bag TU), Dodi Efrata F. Ginting (Kasubsi Registrasi dan Bimkemas), beserta Staf menjadi perwakilan yang mengikuti kegiatan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan Medan.

Turut hadir juga Dharma Wanita Lapas Lubuk Pakam Kanwil Kemenkumham Sumut dalam kegiatan Ziarah dan Tabur Bunga.

“Kegiatan ziarah dan tabur bunga ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memperingati HBP ke – 59 sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang sudah berjuang untuk kita,” pungkas Kalapas.(btr/azw)

Tuan Guru Sahabat Ganjar Sumut Gelar Sahur Bersama Warga Desa Kolam

Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumut bersama Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Masjid Al-Hakim menggelar sahur bersama dengan warga Dusun VIII, Desa Kolam, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut, Kamis (6/4/2023).(ist)

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatra Utara (Sumut) bertekad selalu aktif mengadakan kegiatan positif selama Bulan Ramadan

Teranyar, para sukarelawan itu mengadakan sahur bersama Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Masjid Al-Hakim dan warga Dusun VIII, Desa Kolam, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Koordinator Wilayah (Korwil) Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumut Zulpi Andika mengatakan, giat itu dilakukan guna berbagi keberkahan sahur dari nikmat yang diberikan Allah SWT.

“Kami berbagi keberkahan tidak hanya di waktu berbuka, karna mayoritas melakukan hal itu. Orang banyak membutuhkan ketika jelang sahur,” ujar Zulpi di lokasi, Kamis (6/4/2023).

Dia menjelaskan, pentingnya berbagi keberkahan sahur karena sahur merupakan satu dari tiga makanan yang tidak dihisab di hari akhir nanti.

Adapun ketiga makanan yang tidak dihisab tersebut yaitu makanan sahur, makanan berbuka, makanan yang dibagikan kepada sesama.

“Dan orang yang melaksanakan sahur ini, malaikat juga berselawat untuk dia,” kata Zulpi.

Dia berharap giat positif sahur bersama ini bisa menjadi contoh bagi berbagai kalangan lainnya untuk terus dilakukan.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang warga bernama Ahmad Thalhah mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran para sukarelawan.

“Warga Desa Kolam banyak terima kasih kepada Tuan Guru Sahabat Ganjar mengadakan sahur bersama di Masjid Al-Hakim. Ini merupakan suatu kegiatan yang sangat positif dan mengena ke masyarakat,” jelas Ahmad.

Pihaknya juga mendapat bantuan berupa Al-qur’an dan buku keagamaan. Bantuan ini rencananya akan dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam setiap acara keagamaan yang digelar, khususnya saat Ramadan.

“Ini sangat membantu kami untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif di Masjid Al-Hakim, apalagi bulan Ramadan di Masjid setiap malam setelah tarwih melakukan tadarus Al-qur’an, bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” lanjut Ahmad.

Dia menambahkan semoga giat sahur bersama ini dapat meningkatkan ketakwaan masyarakat Desa Kolam dalam meraih kemenangan Ramadan.

“Harapan kami masyarakat sekitar lebih dapat meningkatkan keimanan ketakwaannya, sekaligus meraih kemenangan di bulan syawal nanti,” ucap Ahmad.

Giat tersebut juga sebagai bentuk sosialisasi sosok Ganjar Pranowo secara door to door di wilayah setempat. (rel/tri)

Proyek “Titipan” Pengadaan Lemari, Bikin Kades Pusing

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Proyek pengadaan lemari gantung yang diduga “titipan” oknum aparat hukum membuat sejumlah kepala desa di Deliserdang pusing. Pasalnya harga yang dipatokan Rp 9,4 juta perunitnya juga wajib di beli kantor desa.

Pembiayaa lemari gantung berupa rak buku ini dananya berasal dari Anggaran Dana Desa ( ADD). Ada yang sudah diantar ke kantor desa dan ada yang belum. Pembayaran lemari gantung enam pintu itu menunggu cairnya ADD tahap pertama di pekan ini.

Kepala Desa sempat ditemui. Mereka merasa pusing dengan masuknya lemari tempat penyimpanan buku ataupun dokumen itu. Kades itu menunjukkan lemari yang sudah diantar dan tinggal pembayaran.

” Untuk harganya itu bendahara desa yang berkomunikasi dengan perantara pemasok yang ber nama Ibu JM, harga Rp 9,4 juta gitu. Ibu JM ini dah beberapa kali memasukan pengadaan barang ke Desa. Memang pakai penawaran tapi beliaukan titipan instansi jugala, kalau enggak kalau cuma lemari kitakan bisa tempah sendiri,” ujar seorang Kepala Desa yang enggan disebut namanya.

Sejatinya, lemari gantung yang sistem model tempel ke dinding itu tidak dibutuhkan. NAmun karena sudah dititipkan. Mereka terpaksa membayar juga dengan menggorbankan beberapa rencana kegiatan yang sebelumnya sudah Dimusrembang Desakan.

” Kalau ada proyek titipan seperti ini sebenarnya tidak ada didalam table rencana pengelolaan ADD dan DD. Lihatlah tidak ada itu ditable yang kita buat. Sama juga dengan biaya bimtek atau sifatnya dadakan, makanya pusing kita, tapi apa daya sudah didalam sistem, tak mungkin melawan arus,” keluhnya.

Kalau melihat bentuk lemari yang dipasok itu sepertinya harga yang dikeluarkan oleh Desa itu cukup mahal. Kalau perkiraan paling hanya sekitar Rp 4-5 jutaan saja terlalu mahal.

Pihak Desa diwajibkan untuk membeli lemari buku itu dengan harga yang sudah mereka tetapkan dan pembayarannya dilakukan pada pencarian anggaran Dana Desa tahap 1 dan tahap 2.

” Iya barangnya sudah masuk seminggu lalu. Pembayaran bendahara yang berhubungan langsung dengan pemasok. Tapi itula terpaksa merubah lagi program yang sudah direncanakan. Karena uangnya harus di pakai bayar lemari yang tak begitu penting kali itu,” sebut seorang Kepala Desa lainnya.

Menurut Kepala Desa di Kecamatan Pantailabu, pembayaran lemari buku ini disetor pada oknum berinisial JM. Suruhan orang instansi supaya tidak nampak kali bahwa itu titipan mereka.

” Untuk mengelabui bukan titipan. Mereka pakai perantara JM ini, kemarin pengadaan juga oknum ini yang mengutip di desa desa dan tentukan harga yang harus dibayar,” ucap Kepala Desa kembali.

Terpisah seorang Kepala Desa di Kecamatan Tanjung Morawa, menjelaskan pihaknya belum menerima lemari buku itu. Namun, sudah mengetahui dan sudah mendapat penawaran. Dirinya juga bingung dengan adanya penawaran itu.”Kalau tak diambil nanti kita dikucilkan. Taulah bang, awak ini nanti dipangil pangil. Ngertilah abang orang orang aparat juga loh,” jawab kades yang engan namanya disebutkan itu.

Terpisah, JM yang dikonfirmasi via seluler membenarkan kalau pemasok lemari buku ke desa tersebut dirinya. JM mengaku memasukkan penawaran ke desa dan itu tidak dipaksa. Tapi JM mengatakan kalau dirinya bukan pengusaha pengadaan lemari itu tapi hanya makan gaji.

“Saya hanya makan gaji. Bukan pemilik usaha pemasok lemari itu. Kita sebelumnya melakukan penawaran ke desa desa dengan harga yang sudah tertera. Lalu mereka ( pihak desa) yang lakukan pemesanan dan siap kita antarkan langsung. Untuk pembayaran menunggu pencairan anggaran desa. Gitulah bang namanya cari makan,” ucapnya.

Saat coba ditanya berapa jumlah lemari yang dipasoknya ke desa desa. JM enggan menjawab. Ia tetap menyebutkan kalau ia hanya makan gaji dari kegiatan itu.(btr/azw)

Gojek Swadaya Bantu Ratusan Ribu Mitra Driver Menghemat Hingga 15% dari Biaya Operasional

Masuki Tahun ke-7, program Gojek Swadaya terus berinovasi ringankan beban operasional mitra driver Gojek dan keluarga

MEDAN, SUMUTPOS.CO –  Gojek, layanan on-demand dari Grup GoTo, umumkan capaian
Program Gojek Swadaya, yakni program eksklusif untuk meringankan beban operasional mitra driver dan keluarganya. Diluncurkan pada 2016, Gojek Swadaya telah dimanfaatkan oleh lebih dari 450 ribu mitra driver per bulannya dan membantu mereka menghemat hingga 15% dari biaya operasional sebagai mitra driver.

Sejumlah inisiatif dari Program Swadaya yang saat ini sedang berjalan di Sumatra di tahun 2023, diantaranya adalah: Kerjasama Gojek Medan dengan 17 distributor suku cadang dan perwakilan resmi bengkel AHASS di Kota Medan memberikan potongan harga spesial bagi mitra-mitra Gojek untuk layanan perbaikan motor, ganti oli dan pembelian suku cadang.

Melalui program Sip Abes (Si Paling Bengkel Swadaya), Gojek bekerja sama dengan PT Gratia Plenamas Motor (GPM Honda) perwakilan resmi sepeda motor Honda di Kota Palembang memberikan potongan harga khusus bagi mitra driver Gojek untuk perawatan sepeda motor, meliputi perbaikan sepeda motor, ganti oli, dan pembelian suku cadang.
Kemudian, Gojek di Palembang menandatangani Nota Kesepahaman dengan Pertamina Patra Niaga
Sumbagsel untuk melakukan pembayaran secara non-tunai dengan Gopay bagi mitra-mitra Gojek di Palembang yang mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina di seputar kota Palembang.

Head of Region and External Affairs Gojek Gede Manggala menyambut baik konsistensi Gojek Swadaya yang memasuki tahun ke-7, “Sejalan dengan tiga strategi Gojek di 2023 untuk terus menjadi layanan on-demand andalan dari Grup GoTo, Gojek Swadaya merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang untuk mendukung mitra driver. Bersama Gojek Swadaya, mitra driver mendapatkan banyak manfaat bagi dirinya dan keluarga.”

“Khusus di bulan ini, Gojek telah meluncurkan program Swadaya Mudik, yakni program persiapan mudik maupun bazar barang bahan pokok bagi mitra driver Gojek di bulan Ramadan. Selain itu, Gojek memfasilitasi pelaksanaan bakti sosial Ramadan yang merupakan inisiatif independen lebih dari 300 komunitas mitra driver di 25 Kota/Kabupaten se-Indonesia.

Ragam program ini merupakan bagian dari rantai kebaikan Gojek dan mitra driver untuk #LengkapiRamadan kepada masyarakat Indonesia,” lanjut
Gede.

Terdapat beberapa fakta menarik2 selama tujuh tahun Gojek Swadaya berjalan:
● Pulsa merupakan kebutuhan fundamental mitra driver, dengan total kuota yang dibeli mitra
driver melalui Paket Pulsa Swadaya capai 7,41 juta GB tiap bulannya.
● Voucher diskon perawatan kendaraan yang paling banyak digunakan mitra driver adalah oli,
dengan total oli yang digunakan mitra driver dari Paket Swadaya sebanyak 37,3 ribu liter.
● Terdapat berbagai jenis sembako yang didukung oleh Gojek Swadaya, mulai dari beras, minyak, hingga paket makanan terjangkau.
● Lebih dari 240.000 mitra driver dan keluarga mempunyai akses untuk hidup yang lebih baik
melalui program tabungan dan asuransi termasuk BPJS, Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
terjangkau, dan beasiswa anak mitra.
● Jaminan Kecelakaan Kerja & Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan di Gojek Swadaya menjadi inisiatif pertama di industri yang menghubungkan asuransi ketenagakerjaan dengan mitra driver.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan menjadi produk finansial Swadaya dengan pendaftar terbanyak.
● Melalui fitur Tips Pintar di aplikasi GoPartner, lebih dari 400 ribu mitra driver telah melek
keuangan dengan berbagai modul ilmu finansial yang banyak diminati mitra driver.

Gede menambahkan bahwa terdapat beberapa faktor kesuksesan program, “Gojek Swadaya sangat mudah dijangkau, cukup melalui fitur di aplikasi mitra driver Gojek yakni GoPartner. Agar tepat sasaran, setiap program melibatkan diskusi dua arah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan mitra driver di masing-masing daerah, melalui kanal komunikasi seperti Kopdar (kopi darat).”

Dampak yang menyeluruh dan tepat guna Gojek Swadaya juga merupakan hasil dari kolaborasi Gojek dengan Partner Swadaya, yang memiliki kesamaan visi untuk menyejahterakan mitra driver Gojek.

Tercatat berbagai perusahaan telah menjadi Partner Swadaya, mulai dari perusahaan telekomunikasi, dealer otomotif, penyedia produk, bengkel dan layanan penunjang kendaraan bermotor, perbankan dan asuransi, ritel, hingga penyedia properti hunian terjangkau.

Kesejahteraan mitra driver menjadi kunci utama Gojek dalam terus memberikan dampak perekonomian yang maksimal di Indonesia, sebagaimana tercermin dari Riset LPEM FEB UI yang menunjukkan kehadiran Grup GoTo mampu menciptakan kesempatan kerja, menekan angka kemiskinan dan menurunkan kesenjangan pendapatan di kota-kota operasional GoTo2.

Tak berhenti disitu, pada bulan Ramadan ini Gojek juga hadirkan inisiatif Gojek Swadaya terbaru yakni program Swadaya Mudik, program eksklusif bagi mitra driver untuk persiapan pulang kampung halaman jelang Hari Raya Idul Fitri 1444H. Bersama Partner Swadaya, program ini hadirkan diskon perawatan kendaraan bermotor, hingga berbagai voucher diskon khusus untuk transportasi, akomodasi, hingga makanan melalui Tokopedia. Gojek juga menghadirkan Bazaar Swadaya di kantor operasional Gojek tiap daerah, dimana mitra driver dapat membeli paket sembako dan produk perawatan kendaraan dengan harga terjangkau.

Terdekat, acara ini akan dilakukan pada bulan Ramadan ini pada 10-14 April 2023. Semakin #LengkapiRamadan, semangat kebaikan juga ditularkan mitra driver Gojek, melalui kegiatan Bakti Sosial (baksos) Ramadan. Gojek memfasilitasi lebih dari 300 komunitas mitra driver Gojek yang menginisiasi kegiatan baksos secara independen di 25 Kota/Kabupaten yang tersebar dari Sabang sampai Merauke selama bulan Ramadan 1444H.

Di kota Palembang, Kesatuan Komunitas Driver Online Palembang (KKDOP), salah satu mega komunitas di kota Palembang yang mewadahi 25 komunitas mitra driver, selama bulan Ramadan melakukan berbagai aktivitas sosial di seputar kota Palembang, diantaranya membagikan takjil kepada masyarakat, Sahur on the Road dengan membagikan makanan sahur kepada warga masyarakat yang bekerja hingga waktu sahur, serta menyalurkan bantuan kepada sejumlah panti asuhan di kota Palembang.

Selain Palembang, kegiatan bakti sosial serupa juga dilakukan oleh berbagai komunitas-komunitas mitra driver di semua kota-kota besar di Sumatera, seperti Medan, Pekanbaru, Batam, Lampung, dan Padang selama bulan Ramadan ini.

Diresmikan langsung oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta (26/3), ragam kegiatan baksos yang dijalankan masing-masing komunitas tersebut meliputi santunan anak yatim, sembako ke anak jalanan dan panti werdha, hingga kegiatan membersihkan rumah ibadah. Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi menyampaikan, “Kita memang mesti ada empati yang mendorong kita untuk berbuat kebaikan bagi sesama. Saya apresiasi dilakukannya kegiatan ini, apalagi dengan jutaan mitra Gojek yang sangat besar sekali jumlahnya jadi pasti dampaknya juga akan terasa.”

Gojek juga mengapresiasi solidaritas mitra driver Gojek dalam inisiatif sosial ini, “Sejak pertama kali berdiri, salah satu fokus utama Gojek adalah untuk menciptakan dampak sosial seluas-luasnya bagi masyarakat dan seluruh pengguna ekosistem, termasuk mitra driver. Kami bangga dan sangat bersyukur mengetahui bahwa misi sosial tersebut juga diteruskan oleh para mitra driver kami yang merasa tercukupi sehingga mau menyambung rantai dampak sosial yang kami terus upayakan tersebut. Inisiatif independen dari berbagai komunitas ini menunjukkan solidaritas mitra driver Gojek tersebar se-Indonesia.” tutup Gede. (*/rel/sih)

Lahan 32 Hektare di Desa Helvetia, Dikembalikan ke Proses Hukum

MEDIASI: RDP Komisi A DPRD Sumut dengan PB Al-Washliyah, masyarakat, Biro Hukum Pemprovsu Polres Belawan dan Kodim 02/01 BS, Rabu (5/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komis A DPRD Sumut menyerahkan permasalahan tanah seluas 32 hektar di Desa Helvetia, Kecamatan Labuhandeli, Kabupaten Deliserdang milik PB Al Washliyah yang sudah inkcraht sesuai putusan MA untuk dilaksanakan eksekusi.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi A DPRD Sumut Muhammad Andri Alfisah saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pengurus Besar (PB) Al Washliyah, masyarakat dari kelompok tani, Biro Hukum Pemprovsu, Polres Belawan dan Kodim 02/01 BS di Aula DPRD Sumut, Rabu (5/4).

“Kita hanya mediasi, bukan penentu. Jika tidak ada solusi yang kami tawarkan seperti mediasi atau musyawarah dengan PB Al Washliyah, maka kami menghormati kepada proses atau putusan MA yakni dilaksanakan eksekusi oleh PN Lubukpakam,” kata Muhammad Andri Alfisah.

Dari kelompok masyarakat/tani diwakili Johan Merdeka. Kelompok masyarakat pun menyatakan bertahan menguasai tanah tersebut. Perwakilan masyarakat, Unggul Tampubolon mempertanyakan pihak BPN Deliserdang bagaimana permohonan untuk ekseskusi atau menertibkan sertifikat. “Kalau tidak ada pihak BPN, apa mau dibicarakan,” ucapnya.

Dr H Ismail Efendy memaparkan bahwa sebagai pembeli beriktikad baik. PB Al Washliyah akan mengajukan permohonan Eksekusi putusan pidana dan perdata Mahkamah Agung yang sudah berkekuatan hukum tetap kepada PN Lubuk Pakam terhadap lahan seluas 32 Ha milik PB Al Washliyah di Desa Helvetia, Kecamatan Labuhandeli, Kabupaten Deliserdang

Ngadimin dari Biro Hukum Pemprovsu, yang hadir menjelaskan bahwa lahan tersebut telah dihapusbukukan dan pelepasannya sebagai eks HGU. PB Al-Washliyah sudah membayar ke negara melalui Izin Menteri BUMN Nomor S-380/MBU/2004 tanggal 26 Juli 2004 dan pada rekomendasi Gubernur lahan itu diserahkan kepada PB Al-Washliyah.

Sekretaris Komisi A DPRD Sumut Rudi Alfahri Rangkuti menjelaskan persoalan ini sudah cukup lama. “Sebelum periode kami juga sudah dibahas dan Al- Washliyah sudah mengajukan ekseskusi. Atas itu, masyarakat sampaikan aspirasi ke DPRD Sumut pada periode 2014-2019,” katanya.

Bahkan pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Gubsu, Komisi A meminta kepada kepolisian Belawan dan kejaksaan negeri Lubukpakam terkait putusan Mahkamah Agung segera dilaksanakan, meminta pimpinan DPRD Sumut untuk membuat surat kepada Gubsu terkait masalah tanah antara PB Al Washliyah dan masyarakat sesuai peraturan yang berlaku, artinya ada win win solusi antara PB Al Washliyah dan masyakarat agar menyelesaikan masalah ini seusai UU berlaku.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Rusdi Lubis menegaskan, Al Washliyah sebagai ormas Islam secara keummatan memikirkan rakyat tidak langsung mengeksekusi. Al Washliyah melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk cari solusi.

“Kalau tidak ada kami pun mereka (Al Washliyah) bisa eksekusi. Kami coba mediasi. Apakah rakyat mau atau tidak? Jika tidak ada solusi, kami serahkan kepada hukum,” jelasnya.

Kasat Intel Polres Belasan AKP J Efendi menyampaikan Polres Belawan siap menjalankan tugas dan proses yang berjalan. “Intinya kami menunggu dari pengadilan saja,” tegasnya.

Ketua PB Al Washliyah Wizdan Fauran Lubis RDP mengucapkan terima kasih kepada Komisi A DPRD Sumut yang telah memediasi PB Al Washliyah dengan kelompok masyarakat.

Sekadar diketahui, dasar kepemilikan tanah seluas 32 hektar tersebut diperoleh PB Al Washliyah atas Izin Menteri BUMN Nomor S-380/MBU/2004 tanggal 26 Juli 2004 diberikan kepada PB Al Washliyah areal ± 32 Ha dengan ganti rugi. (dmp)