32 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 163

Respons Cepat Keluhan Masyarakat, Jiji Ultimatum PT Nindya Karya

TINJAU: Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, saat meninjau jalan rusak yang menjadi keluhan masyarakat. (Istimewa)
TINJAU: Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, saat meninjau jalan rusak yang menjadi keluhan masyarakat. (Istimewa)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Ruas Jalan MT Haryono, Kelurahan Damai, Kecamatan Binjai Utara, tepatnya pada bekas galian pipa sistem penyediaan air olahan, mengalami kerusakan yang berdampak terhadap aktivitas perekonomian masyarakat. Pengaspalan yang kembali dilakukan PT Nindya Karya, usai merusak jalan milik Pemko Binjai karena kepentingan sistem pipa air minum, mutunya diragukan.

Pasalnya aspal yang direhabilitasi baru beberapa bulan belakangan, kondisinya tidak bertahan lama. Masyarakat pun mengeluhkan hal tersebut, dan langsung direspons cepat Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, akhir pekan lalu.

Orang nomor dua di Pemko Binjai yang karib disapa Jiji itu, pun memberi ultimatum kepada PT Nindya Karya, untuk kembali melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang rusak. Selain ultimatum, Jiji juga memberi warning kepada PT Nindya Karya, jika ruas jalan tersebut tak kembali diperbaiki seperti sedia kala.

“Pemko Binjai akan mengambil langkah tegas, jika dalam bulan ini tidak ada perbaikan jalan sesuai standarnya,” ungkap Jiji.

“Kami akan bermohon dan mengambil tindakan untuk menutup akses pengambilan air,” tegasnya.
Jiji yang mendapat amanah dari masyarakat menjadi wakil wali kota, akan terus menyoal persoalan jalan rusak akibat galian pipa air tersebut. Baginya, keluhan masyarakat harus direspons cepat. Sebab, jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat adalah persoalan serius.

“Saya sama Pak Amir Hamzah dapat amanah untuk menjalankan fungsi kami sebagai pemimpin yang baik. Jadi, siapapun yang mengambil keuntungan di Binjai, jangan cuma ambil keuntungan, dan malah merugikan masyarakat. Kami minta segera perbaiki jalan ini,” tegas Jiji lagi.

Persoalan Jalan MT Haryono yang babak belur karena proyek penanaman pipa air, sudah dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan kalangan legislatif. Site Operasional Manager PT Nindya Karya, Yordania, juga membubuhkan tanda tangannya dalam komitmen perbaikan jalan dalam surat pernyataan bermaterai pada pertengahan Juni 2025 lalu.

Tak hanya Jalan MT Haryono, di ruas Jalan Melinjau dan Jalan Labu pun akan diperbaiki.
Sementara Bambang, selaku perwakilan PT Nindya Karya, menyebutkan, persoalan ini akan disampaikan kepada atasannya.

“Selaku pengawas lapangan, akan saya sampaikan segera persoalan ini. Kapan pastinya dilakukan perbaikan, saya kurang tau,” pungkasnya. (ted/saz)

Dewan Minta Polisi Patroli Begal Menuju KNIA

Wakil Ketua DPRD Sumut, Dr. Sutarto M.Si. (Markus Pasaribu/Sumut Pos)
Wakil Ketua DPRD Sumut, Dr. Sutarto M.Si. (Markus Pasaribu/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut), Dr Sutarto MSi, meminta aparat kepolisian dari Polresta Deliserdang untuk meningkatkan patroli pengamanan. Khususnya di ruas jalan menuju akses Kualanamu International Airport (KNIA). Hal itu ditegaskan Sutarto karena maraknya aksi kriminalitas dalam beberapa pekan terakhir di ruas jalan menuju KNIA.

“Saya pikir masalah rawannya begal ini harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh pihak kepolisian. Kita minta agar Polresta Deliserdang dapat melakukan patroli pengamanan di jalur tersebut,” kata Sutarto, Senin (22/9).

Sutarto mengatakan, dirinya mengaku prihatin akan kondisi rawannya jalur akses menuju KNIA tersebut. Mengingat baru-baru ini, seorang pekerja di KNIA yang menjadi korban begal.

“Kita sangat prihatin akan adanya kejadian ini. Kita berharap patroli di kawasan itu dapat dipercepat sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Wakil Ketua DPRD Sumut yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Seperti diketahui, Budiman, 49 tahun, menjadi korban begal di jalur akses KNIA. Warga Desa Baru Kecamatan Batangkuis, Deliserdang yang sehari-hari bertugas sebagai Honorer di Imigrasi Bandara Kualanamu itu menjadi korban begal di kawasan Jalan Karantina Ikan, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batangkuis, Rabu (10/9/2025) lalu.

Akibat kejadian itu, Budiman terpaksa mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka bacok di kepala, memar di kaki. Tak hanya itu, Budiman juga harus kehilangan sepeda motor Yamaha NMax serta handphone (HP) miliknya akibat disikat pelaku begal yang diperkirakan lebih dari dua orang. Saat ini, kasusnya sudah dilaporkan ke Polresta Deliserdang.

Terkait aksi begal yang menimpa honorer Imigrasi Kualanamu itu, Sutarto meminta kasus tersebut agar segera diungkap tuntas dan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku untuk memberikan efek jera.

“Terhadap masyarakat yang melintas di kawasan jalan menuju ke KNIA, kita minta untuk tetap waspada,” pungkanya.(map/azw)

Pemko Siapkan Rp24 Miliar, Binjai Jadi Daerah Pertama Penerapan UHC di Sumut

LEPAS BALON: Wali Kota Binjai Amir Hamzah didampingi Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, saat melepas balon pada Peluncuran Program UHC.(Teddy Akbari/Sumut Pos)
LEPAS BALON: Wali Kota Binjai Amir Hamzah didampingi Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi, saat melepas balon pada Peluncuran Program UHC.(Teddy Akbari/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kota Binjai menjadi pelopor sebagai daerah pertama di Sumut dalam penerapan Program Universal Health Coverage (UHC). Program ini memberikan pelayanan berobat gratis hanya dengan menggunakan KTP. Untuk meng-cover masyarakat yang tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan, Pemko Binjai telah menyiapkan anggaran mencapai Rp24 miliar.

Seremoni peluncuran program ini, digelar di Lapangan 121 Asrama Kebun Lada, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Selasa (22/9). Peluncuran tersebut, juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan kegiatan donor darah.

Program UHC merupakan satu janji politik Amir Hamzah dengan Hasanul Jihadi sebelum terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai. Rencana mereka merealisasikan program ini, lebih cepat dari target yang ditetapkan.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Togap Simangunsong, pun mengapresiasi program ini mulai diterapkan di Kota Binjai.

“Masyarakat Binjai semakin naik harkat martabatnya, karena kebutuhan dasar kesehatan itu sudah terjamin. Itu yang paling penting dan sudah dimudahkan. Dengan modal KTP saja, bawa KTP, masyarakat sudah mendapat pelayanan kesehatan. kalau memang harus dirujuk ya dirujuk, sampai sehat,” ungkap Togap.

Untuk Sumut, lanjut Togap, Program UHC baru diluncurkan pada Senin (29/9) mendatang.

“Untuk seluruh daerah di Sumut, baru pada 29 September nanti akan di-launching tingkat provinsi. Jadi seluruh masyarakat Sumut, dengan modal KTP, sudah bisa berobat di fasilitas-fasilitas kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Binjai, Amir Hamzah megatakan, Program UHC ini berlaku di seluruh fasilitas kesehatan, baik negeri maupun swasta. Bahkan, juga menyentuh tingkat Puskesmas hingga klinik.

“Hanya cukup menunjukkan KTP, berobat gratis kami launching hari ini (kemarin, red). Dan satu lagi, kami sedang berkoordinasi untuk korban kecelakaan. Karena di situ sudah ada yang namanya Jasa Raharja,” jelas Amir, didampingi Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi.

Amir juga mengatakan, saat ini tercatat ada 300 ribu lebih masyarakat Kota Binjai ter-cover dalam BPJS Kesehatan. Kepada masyarakat dan insan pers, dia juga mengajak untuk sama-sama mengawasi.

“Kalau ada nanti pengaduan-pengaduan masyarakat, tapi yang ril, kalau benar katakan itu benar, jangan yang benar disalahkan, yang salah dibenarkan. Sama-sama kita mengawal ini semua,” imbaunya.

Dia juga menuturkan, Pemko Binjai menyiapkan Rp24 miliar uang rakyat yang bersumber dari APBD untuk meng-cover Program UHC ini. Selain itu, juga ada kucuran uang rakyat dari APBN dan APBD Sumut, untuk membantu meng-cover masyarakat Kota Binjai agar tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan.

“Jumlah seluruhnya ada 315.200 di Binjai, yang ter-cover ada 314 ribu, jadi masih ada 1.200 yang belum (ter-cover),” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, Sugianto.

“Tapi itu (untuk yang belum ter-cover), sudah disiapkan dana untuk membayar itu. Jadi masyarakat yang belum terdaftar sama sekali, langsung minta ke Puskesmas, bakal langsung aktif. tolong sampaikan kepada masyarakat, bagi yang belum ada BPJS Kesehatan, langsung ke Puskesmas saja,” imbau mantan Direktur RSUD Djoelham Binjai tersebut.

Bagi pasien keadaan darurat, lanjut Sugianto, juga dapat langsung ke UGD rumah sakit, dan langsung aktif.

“Kita punya PIC (person in charge) untuk mencatat di rumah sakit maupun dinas kesehatan. Ada PIC Puskesmas, rumah sakit. Kami saling berkoordinasi untuk meningkatkan pelayanan PIC. Nanti mereka melapor ke dinas kesehatan semua, dan langsung aktif. Tidak ada lagi yang tertunda,” bebernya.

“Kami sudah tekankan ke rumah sakit untuk memberi pelayanan lebih dulu. Jangan tanya administrasi,” imbuh Sugianto.

Sugianto juga menuturkan, ada Rp24 miliar uang rakyat yang disiapkan untuk meng-cover 56 ribu masyarakat Kota Binjai. Selebihnya akan didukung anggaran yang bersumber dari APBD Sumut hingga APBN.

“Ada tiga sumber dana, APBN, APBD (provinsi), dan kita, bantuan dari provinsi dan pusat,” paparnya.

Program UHC di Kota Binjai ini, secara resmi diluncurkan Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong. Sejumlah unsur Forkopimda, seperti perwakilan dari Lapas Binjai yang diwakili Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Serikat Sembiring, hingga Kasubsi Pelaporan, beserta staf, mengikuti peluncuran program tersebut. (ted/saz)

Polres Tanah Karo Luncurkan SPPG

BERGIZI: Kapolres Tanah Karo dan Wakil Bupati Karo saat menyerahkan makanan bergizi kepada para siswa. (Istimewa)
BERGIZI: Kapolres Tanah Karo dan Wakil Bupati Karo saat menyerahkan makanan bergizi kepada para siswa. (Istimewa)

KARO, SUMUTPOS.CO – Polres Tanah Karo bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanah Karo, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karo 1 di SMP Kemala Bhayangkari 2 Kabanjahe, Senin (22/9). Acara ditandai dengan penyerahan simbolis makanan bergizi kepada siswa dan peluncuran kendaraan PPG.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, unsur Forkopimda, perwakilan OPD, pengurus Bhayangkari, serta Kepala SMP Kemala Bhayangkari 2.

SPPG Karo 1 mendukung program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan penerima manfaat 2.700 siswa. Sementara dalam launching ini, diberikan kepada 207 siswa SMP Kemala Bhayangkari 2.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, menyampaikan apresiasi atas program tersebut.

“Program pemerintah pusat ini selayaknya kita sambut baik. Pemenuhan gizi yang memadai akan membantu mencerdaskan bangsa. Pemda tentu mendukung penuh, dan jika ada kendala teknis di lapangan, koordinasi harus dijaga agar program ini semakin optimal,” ungkap Komando.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto menegaskan, Program MBG merupakan bagian dari visi besar pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

“Polres Tanah Karo sudah menyiapkan tiga lokasi SPPG di Brastagi, Kabanjahe, dan Tigabinanga. Kelayakan dan gizi makanan sudah diuji oleh tim ahli Biddokes Polda Sumut, untuk memastikan higienitas dan keamanan.

Kami ingin anak-anak mendapat makanan sehat dan bergizi. Bahkan setiap Jumat tersedia request menu sesuai pilihan siswa, agar mereka lebih bersemangat,” jelasnya.

Melalui launching ini, Polres Tanah Karo dan Bhayangkari berharap program pemerintah pusat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelajar, dalam membangun generasi sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (deo/saz)

Ramaikan HUT ke-80 TNI AD, Danramil 07/AJ Asahan Cup Bergulir

BERSAMA: Sesi foto bersama pada pertandingan perdana pada acara Danramil 07/AJ Asahan Cup di Lapangan Porssil FC Desa Silaulama Kecamatan Silaulaut Kabupaten Asahan, Minggu (21/9).
BERSAMA: Sesi foto bersama pada pertandingan perdana pada acara Danramil 07/AJ Asahan Cup di Lapangan Porssil FC Desa Silaulama Kecamatan Silaulaut Kabupaten Asahan, Minggu (21/9).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Koramil 07/AJ Asahan menggelar turnamen sepak bola yang dilaksanakan di Lapangan Porssil FC Desa Silaulama Kecamatan Silaulaut Kabupaten Asahan, Minggu (21/9).

Turnamen yang dibuka langsung oleh Danramil 07/AJ Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD)

Asahan, Lettu Inf Rixon Damanik itu digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI yang pada 5 Oktober mendatang.

Pada kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan prestasi generasi muda. “Semoga melalui turnamen ini lahir bibit-bibit pesepak bola dari Kecamatan Silaulaut,” ujar Danramil.

Ia berpesan kepada semua unsur yang ikut memeriahkan acara ini untuk dapat bertanding dan mengawal pertandingan berjalan dengan penuh sportivitas.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Turnamen, Azrai (44) menyampaikan bahwa turnamen ini menjadi ajang silaturahmi antar pemain sekaligus wadah mencari bibit potensial yang akan tampil di Liga 4 Asahan.

Untuk menjaga kualitas pertandingan, seluruh laga dipimpin wasit bersertifikasi resmi dari Askab PSSI Kabupaten Asahan. “Sistem yang digunakan adalah grup penyisihan, dengan estimasi turnamen bakal berlangsung selama 29 hari penuh,” ujar ketua panitia.

Selain gengsi dan kebanggaan, panitia juga menyiapkan total hadiah Rp11.500.000 untuk para juara. Hadiah ini terdiri dari piala, uang pembinaan, serta penghargaan khusus untuk pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak.

Laga perdana langsung menyedot perhatian ratusan penonton yang memadati tribun dan pinggir lapangan. Sorak-sorai warga, ditambah aroma jagung bakar dan kopi dari pedagang kaki lima, membuat suasana seperti pesta rakyat.

Laga perdana langsung menyajikan pertandingan seru antara Kuda Hitam Mutiara vs Twins FC. Sejak menit awal, kedua tim tampil ngotot, saling jual beli serangan, dan memanjakan penonton dengan permainan atraktif. (dat/azw)

Pedagang Liar di Pusat Pasar Berastagi Ditertibkan

PENERTIBAN: Pemkab Karo menertibkan pedagang yang jualan di luar zona yang telah ditetapkan di Pusat Pasat Berastagi.
PENERTIBAN: Pemkab Karo menertibkan pedagang yang jualan di luar zona yang telah ditetapkan di Pusat Pasat Berastagi.

KARO, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menertibkan pedagang liar yang berjualan di luar zona yang telah ditetapkan di kawasan Pusat Pasar Berastagi dan Terminal Berastagi. Penertiban ini dilaksanakan pada Jumat, (18/9) di bawah arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, SSTP MM.

Penertiban dilakukan sebagai bentuk tanggapan atas keluhan masyarakat yang merasa aktivitas jual beli mereka terganggu akibat keberadaan pedagang di area yang tidak diperuntukkan sebagai tempat berdagang. Penertiban dilakukan melalui pendekatan persuasif, berupa imbauan dan teguran secara langsung kepada pedagang agar kembali berjualan di tempat resmi yang telah disediakan pemerintah daerah.

“Kami berharap para pedagang dapat bekerja sama dan mematuhi ketentuan yang ada. Penataan ini bukan untuk membatasi aktivitas perdagangan, melainkan untuk memastikan agar pasar tetap tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Sekda Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting.

Berdasarkan pemantauan, pedagang pakaian bekas (loak) yang sebelumnya menempati area Terminal Berastagi sudah tidak terlihat lagi.

Sementara di kawasan Pusat Pasar Berastagi, sebagian besar pedagang liar telah ditertibkan. Namun demikian, beberapa titik masih memerlukan penataan lebih lanjut.

Penertiban akan terus berlanjut hingga Minggu, 21 September 2025. Selama periode tersebut, pemerintah daerah juga akan mengeluarkan surat teguran kepada pedagang yang masih berjualan di lokasi yang tidak sesuai aturan.

Dinas Perhubungan Kabupaten Karo (Dishub) juga akan melakukan rekayasa terhadap pemanfaatan area terminal untuk memastikan tidak ada lagi ruang yang dapat digunakan sebagai lokasi berdagang secara ilegal.

Kegiatan penertiban berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan positif dari masyarakat sekitar. Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Kepala Satpol PP Karo Gelora Fajar Purba, Kepala Disperindag Karo Hendrik Philemon Tarigan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Karo Frans Leonardo Surbakti serta Camat Berastagi, David Cardona. (deo/azw)

Dukung Pangan Murah dan UMKM Lokal, BUMD Deliserdang Gelar Bhinneka Mart

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO– Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Deliserdang kembali menghadirkan gebrakan baru dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bertempat di Jalan Lintas Lubuk Pakam, tepat di seberang Kantor Bupati Deliserdang, BUMD secara resmi membuka Bhinneka Mart, toko pantau inflasi yang menawarkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Jumat (19/9/2025).

Peresmian dilakukan langsung oleh Komisaris Utama BUMD Deliserdang, Deny Reza ST. Dalam sambutannya, ia menegaskan, kehadiran Bhinneka Mart bukan sekadar toko, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah melalui BUMD dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Di toko ini, tersedia beragam kebutuhan pokok masyarakat, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur. Menariknya, Bhinneka Mart menghadirkan dua jenis beras berkualitas medium dengan harga premium, yakni Beras Berseri Deli Serdang dan beras Bulog SPHP, masing-masing dalam kemasan 5 kilogram.

Lebih unik lagi, setiap pembelian satu sak beras SPHP ukuran 5 kilogram, pelanggan mendapatkan bonus cabai merah ¼ kilogram melalui pembayaran dengan QRIS. Program ini disambut antusias warga karena selain meringankan belanja dapur, juga menjadi upaya menjaga harga cabai tetap terjangkau di pasaran.

Tidak hanya kebutuhan pokok, Bhinneka Mart juga memberikan ruang khusus bagi produk UMKM Deli Serdang, seperti aneka keripik singkong, pisang, dan camilan lokal lainnya. Menariknya lagi, BUMD Deli Serdang juga telah menyiapkan pengembangan cabang Bhinneka Mart di beberapa titik strategis, yakni Pasar Bakaran batu Delimas Lubuk Pakam, dan segera menyusul di kawasan Delitua.

“Harapannya, Bhinneka Mart bisa menjadi contoh sinergi antara pengendalian inflasi, ketahanan pangan, sekaligus pemberdayaan UMKM daerah,” ujar Deny Reza.

Dengan hadirnya Bhinneka Mart, masyarakat kini memiliki alternatif berbelanja kebutuhan pokok dengan harga stabil, sekaligus mendukung produk lokal Deli Serdang dan program bapak Bupati Deliserdang. (rel/adz)

Dampingi Wakil Ketua MPR RI, Ricky Anthony Buka Pelatihan UMKM di Medan

BERSAMA: Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony (empat kanan) diabadikan bersama Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, usai membuka pelatihan UMKM.(Istimewa)
BERSAMA: Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony (empat kanan) diabadikan bersama Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, usai membuka pelatihan UMKM.(Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, membuka pelatihan bagi pegiat UMKM di Hotel Grand Kanaya Medan, akhir pekan lalu. Dalam kegiatan ini, Anggota Komisi X DPR RI tersebur, turut didampingi Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony.

Lestari menyatakan, UMKM merupakan satu pemeran utama ekonomi nasional, sehingga penguatan kapasitas pengguna riset dan inovasi pelatihan branding kepada pelaku UMKM sangat penting untuk dipahami masyarakat. Politisi Partai NasDem ini, pun menyebutkan, berdasarkan data 2024, jumlah UMKM di Indonesia lebih dari 1,16 juta. Keseluruhan dari aktivitas UMKM ini, menyumbangkan lebih dari 60 persen produk domestik regional bruto.

“Ini bukan angka main-main, ini adalah angka real yang sesungguhnya. Apabila di-manage dengan baik, betul-betul bisa memberikan hasil yang dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat kita semua,” ungkap Lestari, seraya berharap, agar pelatihan ini membawa angin segar bagi pengembangan UMKM.

Wanita energik ini, juga mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan UMKM. Khususnya dengan memanfaatkan kearifan lokal yang diselaraskan dengan mekanisme produksi modern, sehingga produk-produk domestik regional dapat lebih bersaing.

Pada kesempatan ini, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan, Airin Rico Waas, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia menilai, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian di Kota medan.

“Saya sangat antusias jika berbicara tentang UMKM dan punya mimpi besar untuk UMKM. Saya ingin memajukan UMKM di Medan. Lebih dari 90 persen pegiat UMKM berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja,” tutur Airin.

UMKM membutuhkan strategi branding yang tepat, agar produknya mampu dikenal, dipercaya dan dipilih konsumen. Baik di pasar lokal, nasional maupun internasional.

Branding juga bukan sekadar nama atau logo, melainkan identitas, citra, dan nilai yang melekat maupun usaha. Harapannya melalui kegiatan ini, pelaku UMKM dapat lebih memahami pentingnya riset dan inovasi dalam membangun branding.

“Dengan demikian produk hasil karya UMKM tidak hanya laku di pasaran, tapi juga memiliki daya saing berkelanjutan,” imbuh Airin.

Di sela kegiatan, Ricky Anthony sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Gebrakan inovatif terhadap kegiatan UMKM sangat diperlukan untuk mendongkrak hasil yang maksimal.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Inovasi dalam dunia UMKM memang sangat diperlukan, mengingat sektor ini merupakan penopang dan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi,” tutur politisi muda yang karib disapa RA ini.

Wakil Ketua DPRD Sumut tersebut, juga menilai, dengan strategi yang matang atas riset dan inovasi branding yang mumpuni, UMKM tentunya akan mampu menjadi penopang ekonomi.

“Juga produk-produk yang dihasilkan mampu memiliki daya saing yang tinggi,” pungkasnya. (ted/saz)

63 Lansia Binjai Dapat Bantuan Kemensos

TERIMA: Lansia di Kota Binjai saat menerima bantuan atensi dari Kemensos.(Dokumen Diskominfo Binjai)
TERIMA: Lansia di Kota Binjai saat menerima bantuan atensi dari Kemensos.(Dokumen Diskominfo Binjai)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kementerian Sosial (Kemensos) menyerahkan bantuan atensi kepada 63 warga lanjut usai (lansia) di Kota Binjai. Bantuan atensi yang diserahkan Kemensos melalui Sentra Darussa’adah Banda Aceh ini, berlangsung di Aula Dinas Sosial (Dinsos) Kota Binjai, baru-baru ini.

Adapun lansia yang dapat menerima bantuan ini, setelah dinyatakan lolos asesmen, validasi, dan verifikasi oleh pendamping rehabilitasi sosial.

Kepala Dinsos Binjai Triono Julimawardi, turut hadir dalam kesempatan tersebut. Dia pun mengapresiasi Kemensos RI, yang telah memberi perhatian kepada warga lansia di Kota Binjai.

“Atas nama Pemko Binjai, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kemensos, melalui Sentra Darussa’adah yang telah menyalurkan bantuan ini,” ungkap Triono.

Triono menegaskan, pemerintah akan terus hadir memberikan pelayanan kesejahteraan sosial sesuai ketentuan undang-undang dan program yang berlaku. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 1974, tentang Ketentuan Pokok Kesejahteraan Sosial, Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018, tentang Standar Pelayanan Minimal, serta Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2018, tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Sosial di daerah provinsi dan kabupaten kota.

Triono juga mengatakan, Pemko Binjai akan terus berupaya memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS). Baik melalui program yang bersumber dari APBN maupun APBD Provinsi Sumatera Utara, dan dari program kegiatan Dinsos Binjai.

“Upaya ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat Binjai,” pungkasnya. (ted/saz)