Home Blog Page 1683

Bupati Sergai Dikenalkan Proses Panen Tilapia dan Pemberian Pakan Rendah Fosfor

Bupati Sergai Darma Wijaya saat mengunjungi lokasi budidaya ikan Tilapia .

DANAU TOBA, SUMUTPOS  – Sebagai salah satu upaya untuk memperkenalkan operasional budidaya ikan Tilapia yang berkelanjutan, Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) menerima kunjungan Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya beserta staff ke lokasi budidaya ikan Tilapia yang berada di Danau Toba, Sumatera Utara pada Sabtu (18/3/2023).

Aktivitas kunjungan di antaranya adalah mengenalkan tentang komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional, khususnya dalam budidaya ikan Tilapia secara bertanggungjawab dengan meminimalkan dampak terhadap lingkungan, dengan mengurangi jejak ekologi. Seperti program pemantauan dan pengujian kualitas air di laboratorium, proses panen, serta pemberian pakan ikan terapung rendah fosfor yang ramah lingkungan.

Lake Manager Regal Springs Indonesia, Friska S. Saragih menjelaskan program-program akuakultur yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan keterlacakan optimal yang dijalankan perusahaan mulai dari pembenihan di Serdang Bedagai hingga pembesaran ikan Tilapia di Danau Toba.

“Sebagai bagian dari pemenuhan standar lingkungan di wilayah operasional perusahaan serta melindungi ekosistem, kami memiliki inisiatif dan invoasi cara budidaya ikan yang bertanggungjawab. Di antaranya pembenihan ikan Tilapia unggul di lokasi yang kami miliki sendiri, produksi ikan Tilapia dengan kualitas premium dan tertinggi dengan memerhatikan dampak dan jejak ekologi, program rutin uji sampling kualitas air dan endapan di Danau Toba secara berkala,” jelas Friska.

Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya menyikapi keseriusan perusahaan, dalam hal ini dengan
mendukung Regal Springs Indoenesia dalam menjalankan operasional yang berkelanjutan dan terintegrasi, mulai dari pembenihan, pembesaran hingga pengolahan.

“Dengan adanya pembenihan serta pabrik pengolahan PT Aqua Farm Nusantara di Serdang Bedagai, kami berharap ke depannya dapat lebih baik lagi khususnya dalam peningkatan kapasitas produksi, sehingga dampak positifnya adalah membuka lebih banyak lapangan kerja, menjagai rantai pasokan pangan dan iklim investasi yang lebih kondusif terutama di Sumatera Utara,” jelas Darma Wijaya.

Atas komitmennya memenuhi dan mematuhi persyaratan serta standar yang berlaku pada industri akuakultur, Regal Springs Indonesia telah mendapatkan sertifikasi tertinggi baik secara nasional maupun dari badan sertifikasi independent internasional. Di antaranya sertifikasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), Best Aquaculture Practices (BAP), Aquaculture Stewardship Council (ASC), dan BRCGS Global Food Safety Standard.

Dalam kunjungan itu, Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya turut didampingi oleh Wabup Sergai Adlin Tambunan, Sekda Kab. Sergai M. Faisal Hasrimy, Ketua TP PKK Rosmaida Saragih, Ketua GOPTKI Aini Zetara serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hedi Novria serta rombongan melihat secara langsung proses pembesaran ikan Tilapia. (rel)

UMKM Centre Kota Medan Beroperasi Tahun Depan, 40 Ribu Pelaku UMKM di Medan Telah Terdata

SOSIALISASI: Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution saat Sosialisasi Perda tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan di Jalan T.B. Simatupang/Jalan Abadi, Medan Sunggal, Sabtu (18/3/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan segera mengoperasikan UMKM Centre di tahun 2024 pada beberapa lokasi di Kota Medan. Nantinya di lokasi tersebut, produk-produk unggulan UMKM Kota Medan akan dipasarkan.

  Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution SH MH, saat melakukan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda Kota Medan No.9 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan di Jalan T.B. Simatupang/Jalan Abadi Gg Kesuma Lingkungan 4, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (18/3/2023).

 “Insha Allah UMKM Centre akan beroperasi tahun depan, fasilitas yang sangat baik dari Pemko Medan ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin,” ucap Mulia pada kegiatan yang turut dihadiri Camat Medan Sunggal T. Chairuniza, Sekretaris Lurah Sunggal, perwakilan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag), dan Korkot PKH Medan.

 Tentunya, sambung Mulia, produk yang dapat dipasarkan di UMKM Centre Kota Medan adalah produk-produk UMKM yang merupakan binaan Pemko Medan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag).

 Mulia meminta kepada seluruh warga Kota Medan yang berpofesi sebagai pelaku UMKM untuk segera mendaftarkan diri ke Diskop UKM Perindag Kota Medan untuk dapat terdata sebagai pelaku UMKM sekaligus binaan Pemko Medan.

 “Jangan sampai sebagai pelaku UMKM kita acuh terhadap hal ini, padahal ada sangat banyak keuntungan yang didapatkan pelaku UMKM apabila terdata dan menjadi binaan Pemko Medan melalui OPD terkait,” ujar Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra tersebut.

 Hingga saat ini, kata Mulia, Pemko Medan masih terus melakukan pendataan terhadap seluruh pelaku UMKM di Kota Medan. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 40 Ribu pelaku UMKM sudah terdata dan jadi binaan Dinas Koperasi UKM dan Perindag.

 Jumlah itu tentu dapat dikatakan naik secara signifikan. Mengingat pada tahun sebelumnya, jumlah pelaku UMKM yang terdata di Kota Medan hanya berjumlah 16.000 pelaku UMKM.

 “Di tahun lalu, dari 16.000 pelaku UKKM tersebut, saya sudah memfasilitasi 1.000 pelaku UMKM untuk mendapatkan berbagai bantuan dari Pemko Medan. Saya harapkan di tahun, 40.000 pelaku UMKM di Kota Medan bisa semuanyamendapatkan bantuan dan saya siap kembali memfasilitasi lebih banyak lagi pelaku UMKM untuk bisa mendapatkan bantuan,” katanya.

 Ke depannya, lanjut Mulia, dirinya berharap agar jumlah pelaku UMKM yang terdata dan menjadi binaan Pemko Medan dapat terus bertambah, sehingga akan lebih banyak pelaku UMKM di Medan yang diberdayakan. Sementara, keberdayaan UMKM akan sangat mempengaruhi kekuatan ekonomi suatu daerah.

 “Tak hanya produknya dapat dipasarkan di UMKK Centre, tapi pelaku UMKM yang terdata dan menjadi akan mendapatkan berbagai bantuan untuk mengembangkan usahanya. Bantuan tersebut dalam berbagai bentuk, mulai dari modal usaha, bantuan peralatan, hingga pelatihan,” pungkasnya.

 Pantauan Sumut Pos, ratusan warga yang hadir, khususnya para pelaku UMKM tampak antusias dalam meminta penjelasan terkait program-program Pemko Medan untuk mengembangkan usaha yang mereka jalani dan cara mendapatkan program-program tersebut.

 Atas sejumlah pertanyaan yang diajukan, Mulia bersama pihak kecamatan, kelurahan, Diskop UKM Perindag dan perwakilan Dinsos tampak menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan.

 Seperti diketahui, Mulia Syahputra menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda Kota Medan No.9 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan di dua lokasi yang berbeda. Selain di Jalan T.B. Simatupang/Jalan Abadi Gg Kesuma Lingkungan 4, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal pada Sabtu (18/3) sore, Mulia juga menggelar kegiatan yang sama di Jalan Eka Warni Gg Setia, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor pada Minggu (19/3). (rel)

Pewarta Sambut Ramadan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tak lama lagi, umat Islam akan menyambut datangnya bulan suci Ramadan yang dirayakan dengan cara berpuasa selama satu bulan penuh Ramadan. Tentunya dalam menghadapi bulan penuh kemuliaan dan keberkahan ini, bekal harus kita persiapkan seperti kebutuhan sehari-hari di rumah nantinya.

Dan itu rupanya sudah dipikirkan oleh paguyuban Persatuan wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan yang dipimpin oleh Chairum Lubis, SH.

Jauh-jauh hari Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH mencari relasi yang mau berbagi untuk diberikan kepada wartawan tergabung di Pewarta dan wartawan yang bertugas di Kota Medan dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Karena niat dan tujuan Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis SH baik maka beberapa orang ada memberikan bantuan Sembako.

Pada Jumat (17/3) sekitar pukul 14.30 WIB, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH pun membagikan sembako kepada wartawan tergabung di Pewarta maupun wartawan bertugas di Kota Medan.

Saat menyerahkan Sembako kepada wartawan, Ketua Pewarta berucap mohon maaf lahir dan bathin. “Kalau ada kata-kata yang kurang berkenan dan menyinggung perasaan mohon dimaafkan”.

Hal itu terus diucapkan Chairum ketika menyerahkan Sembako kepada anggota atau wartawan hingga selesai acara.

Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH mengatakan, pembagian paket Sembako ini dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Sedikitnya. 150 paket dibagikan kepada anggota (wartawan) yang umumnya beragama Islam tergabung di Pewarta maupun wartawan yang bertugas di Kota Medan.

“Sesuai dengan paket Sembako. Ada sebanyak 150 wartawan yang mendapat paket Sembako berupa beras, mi instan dan minyak goreng,” ungkap Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut ini.

Selain wartawan, Ketua Pewarta Polrestabes Medan Chairum Lubis, SH juga membagikan Sembako kepada kaum duafa.

Menurut Chairum, paket Sembako yang diberikan ini ada bantuan dari relasi Pewarta Polrestabes Medan yakni Pembina KSJ AKBP Purn Ikhwan Lubis, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Muhammad Fathir, SIK MSi

Lalu, Kapolres Madina AKBP Muhammad Reza, Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi AKP Rudi Silalahi SH MH, Kanit Reskrim Percut Sei Tuan Iptu Japri Simamora, Kasat. Narkoba Polres Langkat AKP Hardiyanto, SH MH, Pengurus Yayasan Marga Ong Acai, pengusaha Aing dan Wampred Pewarta.co Jefri Tanuji.

Di kesempatan itu Pimpred Pewarta. co juga mengatakan, kegiatan seperti ini terlaksana tidak terlepas dari arahan dan bimbingan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Panca Putra Simanjuntak MSi, Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri, Irjen Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Drs Jawari.

Di samping itu arahan dari Kasektupa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum, Brigjen Pol Riko Sunarko SIK MSi, Irwasda Polda Sumut Kombes Pol Armia Fahmi, dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda.(rel/azw)

Pasar Murah Sambut Ramadan dan Idul Fitri Resmi Dibuka

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pokok dan mengantisipasi kenaikan harga jelang Bulan Ramadan dan idul Fitri, Pemko Medan menggelar Pasar Murah di 151 titik yang tersebar di Kota Medan. Pasar murah yang berlangsung selama satu bulan ini menjual delapan jenis kebutuhan pokok dengan harga yang telah disubsidi Pemko Medan.

Pasar murah Menyambut Bulan suci Ramadhan dan idul Fitri 1444 H ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution di halaman Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna, jalan Alumunium Raya, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (18/3/2023).

Dalam pembukaan pasar murah tersebut terlihat warga begitu antusias berbelanja kebutuhan pokok. Usai Bobby Nasution membuka dan menuliskan harga yang telah disubsidi di masing-masing kebutuhan pokok, warga langsung mangantre dan memenuhi tenda pasar murah.

Sejumlah warga yang berbelanja kebutuhan pokok di pasar murah mengaku sangat antusias dan bersyukur adanya pasar murah karena harga yang terjangkau dan lebih murah dari harga pasaran.

Wali Kota Medan mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya pasar murah ini untuk mengendalikan inflasi sekaligus mendorong terciptanya stabilitas harga. Sebab, 84 persen lebih inflasi Kota Medan mempengaruhi inflasi Sumut. Oleh karena itu, dirinya meminta agar terus memperhatikan kenaikan harga bahan pokok serta mengejar kerja sama dengan daerah penghasil komoditi.

“Mari sama-sama kita awasi agar pasar murah ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Kota Medan,” jelas Bobby Nasution.

Bobby Nasution pun meminta kepada Camat untuk dapat menginformasikan kepada masyarakat dan mengawasi pelaksanaan pasar murah yang ada di 151 titik. Sehingga pelaksanaan pasar murah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Medan. Bobby Nasution juga berpesan

“Bapak dan Ibu camat saya minta agar diinformasikan kepada masyarakat bahwa ada pasar murah dan kasih tau juga lokasinya dimana. Jangan sampai pasar murah ini sia-sia karena kurangnya informasi kepada masyarakat karena tidak diberi tahu. Selain itu mari kita awasi pelaksanaan pasar murah ini jangan ada lagi oknum yang menaikkan harga jenis produk yang ada di pasar murah ini,” kata Bobby Nasution.

Sementara itu Kadis Koperasi dan UKM Perdagangan Perindustrian Benny Iskandar Nasution mengungkapkan pada pasar murah ini Pemko Medan mengalokasikan subsidi atas barang – barang kebutuhan pokok sebesar Rp 5,6 Milyar. Dimana terdapat 8 jenis produk yang dijual dalam pasar murah seperti Beras medium, gula pasar, telur, tepung terigu, kacang kupas, mentega, minyak goreng dan sirup.

“Pasar murah ini berlangsung 30 hari yang tersebar di 151 titik. Pemko Medan mengalokasikan subsidi atas barang kebutuhan pokok sebesar Rp5,6 miliar. Kita berharap pasar murah ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat mengendalikan inflasi dan mendorong terciptanya stabilitas harga jelang Ramadhan dan idul Fitri,” pungkas Benny Iskandar Nasution.

Berikut daftar harga kebutuhan pokok pasar murah yang telah disubsidi Pemko Medan. Beras medium IR-64 (harga pasar Rp 13.000 /kg, menjadi Rp 10.000 /kg). Gula Pasir (Harga pasar Rp 14.000 /kg menjadi Rp 11.200 /kg). Tepung Terigu (harga pasar Rp 12.200/kg menjadi Rp 9.700/kg).

Telur (harga pasar Rp 1.700/butir menjadi Rp 1.300/butir). Kacang tanah kupas (harga pasar Rp 33.400/kg menjadi Rp31.800/kg). Blue band 200gr (harga pasar Rp 11.500/sachet menjadi Rp 10.400/sachet). Minyak goreng Sania 1 Liter (harga pasar Rp 20.000/pcs menjadi Rp 16.500/pcs). Sirup Kurnia (harga pasar Rp 23.000/botol menjadi Rp 19.000/botol). (rel)

Usbat Ganjar Sumut Gelar Pelatihan Menyalatkan Jenazah untuk Masyarakat Tapteng

Usbat Ganjar Sumut menggelar pelatihan menyalatkan jenazah untuk masyarakat di Kampung Martua, Kelurahan Aek Tolang, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng, Sumut, Sabtu (18/3/2023).

TAPANULI TENGAH, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumut menggelar pelatihan menyalatkan jenazah untuk masyarakat di Kampung Martua, Kelurahan Aek Tolang, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Sabtu (18/3/2023).

Koordinator Daerah Usbat Ganjar Tapanuli Tengah, Syukriansah Sihotang mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan mendidik jemaah majelis taklim dalam melaksanakan fardu kifayah menyalatkan jenazah.

“Tujuan kegiatan ini agar supaya masyarakat bisa mengetahui makna sebetulnya menyalatkan jenazah tersebut,” ujar Syukriansah.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka upaya rutin menebarkan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Usbat Ganjar juga memberikan bantuan berupa seperangkat pengeras suara (sound system) dan karpet kepada Majelis Taklim Khairunnisa.

Diharapkan nantinya peralatan itu bisa bermanfaat dalam menunjang segala aktivitas majelis, maupun bagi masyarakat sekitar.

“Bantuan yang diberikan Ustadz Sahabat Ganjar Provinsi Sumatera Utara, satu speaker aktif, dan satu tikar. Ini untuk keperluan ketika majelis taklim dapat bantuan ini untuk menggunakannya semaksimal mungkin dan berguna buat mereka,” jelas Syukriansah.

Pada kesempatan itu, Pengasuh Majelis Taklim Khairunnisa, Ruhmainun Panggabean mengapresiasi pelatihan yang digelar Usbat Ganjar.

Menurut Ruhmainun, materi tersebut sangat penting agar para jemaah bisa memahami dengan baik salah satu syariat yang diajarkan dalam agama Islam.

“Kami sangat berterima kasih dan mendapatkan bantuan sebuah speaker dan tikar. Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada ibu-ibu Majelis Taklim Khairunnisa,” kata Ruhmainun.

Acara ini diakhiri dengan doa bersama untuk kemashlahatan negeri.

Masyarakat berharap Indonesia nantinya bisa dipimpin oleh sosok pemimpin yang berpengalaman seperti Ganjar Pranowo.

“Harapan kami untuk Pak Ganjar, mudah-mudahan nanti ke depan bisa jadi pemimpin kita di Indonesia damai dan maju. Bersama Bapak Ganjar Pranowo pada tahun 2024-2029, mudah-mudahan bisa terwujud,” lanjut Ruhmainun.(rel/tri)

Dua OKP Bentrok di Galang, 9 Orang Diamankan Polres Deliserdang

Korban Feri sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bentrok antar-organisasi kepemudaan (OKP) pecah di Desa Petangguhan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Jumat (17/3) sore pukul 17.30 WIB. Dalam peristiwa ini, Polres Deliserdang mengamankan 9 orang terduga pelaku bentrok dari tempat yang berbeda.

Kesembilan orang tersebut masing-masing 7 dari kelompok PKN, dan 2 dari PP yakni Getok, Bacin, Sendi, Candra, Imam, Moy, Kelentet, Agus Sembiring, dan Zailani. Keseluruhannya merupakan warga Desa Petangguhan, Kecamatan Galang.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol I Kadek H Cahyadi mengatakan, penahanan yang dilakukan terhadap para terduga pelaku untuk mencari motif pemicu bentrokan dua kelompok OKP itu. “Tentu dampak bentrok itu mengganggu suasana kondusif di lingkungan masyarakat sekitar,” kata Kompol I Kadek H Cahyadi kepada wartawan.

Dijelaskannya, bentrok antara PKN dengan PP itu terjadi di halaman rumah Yogi, Ketua Ranting PP Petangguhan, di Dusun 5. Saat itu, ada belasan massa dari PKN dengan senjata senapan angin dan parang, mendatangi rumah Yogi yang kebetulan pada saat itu juga dikunjungi Feri Ketua PAC PP Kecamatan Galang dan sejumlah anggotanya.

Kelompok PKN langsung melakukan penyerangan. Akibat penyerangan itu, menyebabkan Yogi dan Feri mengalami luka tembak senapan angin.

Feri mengalami luka tembak pada bagian kepala dan badan. Sedangkan Yogi, mengalami luka tembak pada bagian paha. Keduanya langsung dilarikan ke RSU Adam Malik untuk mendapat perawatan dari tim medis.

Berdasarkan informasi di lapangan, bentrokan dua kubu massa ini sudah berulang kali terjadi. Beberapa waktu lalu, bentrok yang sama juga pernah terjadi di wilayah yang sama karena dipicu soal pemasangan spanduk. Informasi didapat di lapangan menyebutkan, gesekan diduga berawal dari adanya pembakaran papan bunga yang diduga milik PKN oleh orang tak dikenal. (btr/adz)

Pemko Tebingtinggi dan PLN Jalin MoU Pemanfaatan Jasa dan Layanan Kelistrikan

MoU: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi melakukan MoU dengan pihak PT PLN diwakili Manager PT PLN UP3 Pematang Siantar Petrus Gading Aji.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Tebingtinggi dan PT PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara UP3 menjalin Memorandum of Understanding(MoU) atau kesepakatan bersama tentang pemanfaatan fasilitas jasa dan layanan kelistrikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (17/3).

Dalam MoU yang tersebut, Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kinerja PT PLN selama tahun 2022, dikarenakan sudah jarangnya pemadaman listrik.

Dimiyathi berharap dan meminta kepada PT PLN untuk menjaga keandalan suplai tenaga listrik di Kota Tebingtinggi, sehingga tidak terjadi pemadaman listrik, khususnya selama bukan Suci Ramadhan dan Idul Fitri nantinya.

“Masyarakat membutuhkan pelayanan yang terbaik dari PT PLN, dan kami mintakan kepada PT PLN, khususnya menjelang bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri terutama menjelang berbuka puasa dan beribadah agar bisa diantisipasi, tidak terjadi pemadaman listrik. Tolong waktu itu dijaga betul,” harap Dimiyathi.

Sementara, Manager PT PLN UP3 Pematang Siantar Petrus Gading Aji berharap melalui MoU ini bisa semakin meningkatkan pelayanan khususnya saat ini menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Dengan adanya kerjasama sinergi ini, bisa meningkatkan pelayanan kami khususnya saat ini menjelang hari Ramadhan dan Idul Fitri. “Besar harapan kami, sinergi ini dapat membawa keberkahan bukan hanya bagi PT PLN tapi juga bagi Pemerintah Kota Tebingtinggi,” bilang Dimiyathi.

Kesepakatan bersama ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara kedua belah pihak yang ditandatangani oleh Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi dan Manager PT PLN (Persero) UP3 Pematang Siantar Petrus Gading Aji. (ian/han)

Menjelang Bulan Suci Ramadan, Stok Kebutuhan Pokok dan Harga Relatif Stabil

SIDAK: Wabup Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Tradisional Deli Mas, Kecamatan Lubukpakam, Jumat (17/3).BATARA/SUMUT POS.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, HM Ali Yusuf Siregar melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar Tradisional Deli Mas, Kecamatan Lubuk Pakam, Jumat (17/3)

Sidak dilakukan untuk mengetahui harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1444 Hijriyah. Selain itu, Wabup bersama Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol I Kadek Heri Cahyadi SH SIK MH, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Khoirum Rijal ST MAP dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Deli Serdang, meninjau ketersediaan minyak goreng di PT Salim Ivomas Pratama, Jalan Sudirman, Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, Kecamatan Lubuk Pakam.

Wabup mengatakan dari hasil sidak dan peninjauan yang dilakukan, harga-harga kebutuhan pokok masih relatif stabil, meski ada beberapa yang mengalami kenaikan. Namun, kenaikan tersebut tidak terlalu signifikan.

“Setelah bertanya kepada pedagang, saya mendapat informasi ada beberapa jenis barang yang naik, seperti garam. Tapi masih terkendali. Secara umum, stok bahan pokok untuk menghadapi bulan puasa dan lebaran cukup,” jelas Wabup.

Peninjauan di PT Salim Ivomas Pratama, sambung Wabup, untuk melihat sejauh mana stok minyak goreng curah.

“Stok minyak goreng masih aman untuk menghadapi bulan puasa dan lebaran tahun ini, hargapun masih stabil,” kata Wabup lagi.

Wabup menegaskan, jika nantinya harga bahan pokok mengalami lonjakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang akan melakukan operasi pasar.

“Pengalaman dari tahun-tahun lalu, bila ada kenaikan atau melonjaknya harga bahan pokok, Pemkab Deli Serdang melalui TPID-nya menggandeng beberapa perusahaan untuk melakukan operasi pasar di beberapa lokasi/daerah yang mengalami kenaikan harga,” pungkas Wabup.

Senada disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Deli Serdang, Putra Jaya Manalu SE MM. “Pengertian tersedianya stok adalah tersedianya barang, tetapi terjangkau. Jangan tersedianya barang, namun mahal,” katanya.

Kepada distributor penyedia bahan pokok di Deli Serdang juga sudah diwanti-wanti agar tidak melakukan penimbunan barang.

“Kami juga sudah bekerjasama dengan kepolisian, tidak ada satupun di antara distributor ataupun gudang yang menimbun barang dan sekaligus mengharapkan barang tersedia, harga terjangkau dan kualitas barang layak dikonsumsi, sehingga pada saat bulan Ramadan berjalan dengan lancar,” tegasnya.(btr/han)

Razia Kamar Warga Binaan, Lapas Lubukpakam Amankan 7 HP dan 5 Sajam

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-59 tahun 2023, Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-B Lubukpakam merazia blok hunian warga binaan, Jumat (17/3/2023) malam pukul 20.00 WIB. Razia yang dipimpin Kalapas, Alanta Imanuel Ketaren ini di-backup personel TNI Kodim 0204 Deliserdang.

Dalam arahannya, Kalapas mengingatkan agar petugas melaksanakan razia dengan humanis, jangan arogan, dan tetap menjaga sopan santun. “Kita ingatkan kepada seluruh jajaran agar pelaksanaan razia tetap menjaga etika dan santun kepada warga binaan agar pelaksanaan tersebut bisa berjalan dengan aman dan tertib,” kata Alanta Ketaren.

Razia berlangsung di seluruh blok narapidana dan tahanan hunian lapas, mulai dari Kamar Anggrek 09, Anggrek 05, Mawar 01, Melati 01, Dahlia 01 dan blok wanita. Hasilnya, petugas menemukan barang-barang terlarang seperti handphoe 7 unit, sajam 5 buah, elektronik lainnya 10 unit.

“Selanjutnya barang-barang yang sudah didata akan diamankan dan dimusnahkan sebagai wujud dan bentuk bagi WBP bahwa barang yang telah dilarang tidak boleh dimiliki di dalam blok atau kamar. Razia ini selain sebagai peringatan HBP ke-59, juga sebagai wujud sinergitas petugas dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban,” pungkasnya. (btr/adz)

HKN Momen Membangkitkan Semangat ASN

ARAHAN: Sekdakab memberikan arahan dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional pada pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. FAJAR/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian mengakui Hari Kesadaran Nasional (HKN) bukan fomalitas semata. Namun momen untuk membangkitkan semangat dan meningkatkan pelayanan sebagai abdi masyarakat yang memiliki fungsi utama, yaitu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Dengan HKN setiap ASN diharapkan memiliki kesadaran agar dapat melayani masyarakat, dan dapat mengelola berbagai dinamika sosial yang ada di tengah kehidupan masyarakat secara arif dan bijaksana. Sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Yusuf dalam arahannya pada Upacara Hari Kesadaran Nasional pada pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di Halaman Gedung Diklat Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (17/3).

Yusuf mengatakan, ASN diharapkan dapat memahami sebuah peraturan dengan baik. Melalui sosialisasi dan Bimtek yang telah dan akan dilakukan. Untuk setiap OPD, dimulai dari tahap perencanaan agar melakukan kajian secara mendalam baik secara administratif maupun normatif dengan memperhatikan berbagai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, agar tidak tersandung permaslaahan.

“Dengan momentum Hari Kesadaran Nasional, tingkatkan kapasitas dan Kapabilitas sebagai ASN sehingga Good Government and Clean Government dapat terwujud di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu,” ungkap Yusuf.

Yusuf menjelaskan, bahwa Dinas Perhubungan Kabupaten Labuhanbatu sedang mengupayakan langkah-langkah percepatan proses penyusunan rancangan peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu tentang Larangan truk masuk kota dan telah berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pihak terkait demi terciptanya kenyamanan, keamanan dan ketertiban bagi masyarakat kabupaten Labuhanbatu.

Usai Upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada para PNS yang purna tugas dan kemalangan dari KORPRI Kabupaten Labuhanbatu sejumlah 16 orang purna tugas, dan 2 orang mengalami kemalangan.

Turut hadir dalam Upacara HKN ini Staf Ahli Bupati Labuhanbatu, Asisten I dan III Kabupaten Labuhanbatu, para kepala OPD Kabupaten Labuhanbatu, para eselon 3 dan 4, pejabat fungsional dan para staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. (fdh/han)