Home Blog Page 1687

Mantan Satpam PT Dairi Prima Mineral Lakukan Aksi Pemblokiran Jalan Menuju Perusahaan

DEMO: Kapolsek Parongil, AKP Hotman P Purba berdialog dengan mantan Satpam PT DPM yang berunjukrasa melakukan pemblokiran jalan utama menuju perusahaan di Dusun Sipat, Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kamis (16/3/2023).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.CO

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Puluhan mantan satuan pengamanan (Satpam) atau Security, menggelar aksi unjukrasa dengan melakukan pemblokiran jalan akses masuk menuju PT Dairi Prima Mineral (PT DPM).

Aksi itu dilakukan di jalan utama masuk PT DPM di Dusun Sipat, Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kamis (16/3/2023). Semua kenderaan dan karyawan, hendak masuk ke area perusahaan tidak diperbolehkan.

Aksi eks Security itu, protes mereka terhadap perusahaan tambang timah dan seng, karena permohonan mereka untuk kembali bekerja tak kunjung dipenuhi.

Diperoleh Informasi, selama ini mereka sebagai Satpam di PT DPM dipekerjakan oleh PT FSI beralamat di Jakarta. Dan, sejak, 17 Februari 2023 lalu, kontrak kerja PT FSI di PT DPM telah berakhir.

Kapolsek Parongil, AKP Hotman P Purba menemui pengunjukrasa. Dalam pertemuan, eks Satpam PT DPM itu menyampaikan, aksi mereka karena pihak perusahaan tak kunjung merespons permohonan mereka supaya dipekerjakan kembali.

Kepada Kapolsek, Muslim Sirait dan kawan-kawan menyampaikan, keberatan mereka karena sekarang posisi pengamanan diambil alih pihak TNI-Polri.

“Sekarang, menjaga Pos pengamanan oleh TNI. Sementara, kontrak kerja kami tidak dilanjut, lalu nasib kami bagaimana?,” tanya pengunjukrasa kepada Kapolsek.

Menurut para Satpam itu, dalam pertemuan sebelumnya dengan pihak PT DPM. Mereka (TNI-Polri) hanya bekerja 1 bulan, tetapi sekarang dilakukan perpanjangan, jadi apa maksud perusahaan?, tanya Satpam lagi.

Mereka meminta supaya PT DPM kembali mempekerjakan mereka, walaupun tenaga harian membantu tugas TNI yang ditempatkan disana, harap Satpam dimaksud.

Kepada pengunjukrasa, Kapolsek Parongil AKP Hotman P Purba bersama Plt Kasi Trantib Kantor Camat Silima Pungga-apunga, Binton Panjaitan, mengajak pengunjukrasa supaya masalah itu dibahas bersama unsur Muspika dan pihak perusahaan.

“Kita akan bantu mediasi untuk buat pertemuan, supaya aspirasi kalian dibahas ditingkat Kecamatan dengan mendatangkan management PT DPM. Silahkan dalam pertemuan itu disampaikan apa keinginan kalian”, ucap Hotman.

Setelah mendengar penjelasan dari Kapolsek, pengunjukrasapun membubarkan diri. Saat aksi berlangsung. Ada 3 orang mengaku dari pihak perusahaan, hadir menyaksikan aksi dilakukan mantan Satpam itu.

Terpisah, Camat Silima Pungga-Pungga, Horas Pardede kepada wartawan mengatakan, selama ini komunikasi dan koordinasi pihak perusahaan dengan pemerintah kecamatan kurang.

Menurutnya, aksi-aksi seperti ini tidak aksi-aksi seperti ini tidak perlu terjadi jika koordinasi dan komunikasi perusahaan dengan pemerintah berjalan baik. Ini kan persoalan tenaga kerja.

Kedepan, kita minta supaya PT DPM, benar-benar berkordinasi ke pemerintah baik tenaga kerja maupun pembangunan yang akan dilakukan perusahaan terhadap masyarakat.

Karena pemerintah kecamatan dan desa yang lebih mengetahui apa dibutuhkan masyarakat, tandasnya.

Humas PT DPM, Agumsyah mengatakan, PT DPM tidak memiliki kewenangan untuk melakukan PHK terhadap personil FSI, karena hubungan kerja personil pengamanan dengan FSI, bukan dengan DPM.

Pengamanan oleh TNI dan Polri hanya bersifat sementara dan mendesak, untuk mengisi masa transisi vendor pengamanan yang baru. Proses transisi sedang diselesaikan secepatnya.

Menurutnya, vendor pengamanan yang baru, sesuai dengan persyaratan yang diajukan oleh PT DPM, disyaratkan untuk secara maksimal memprioritaskan rekrutmen dari tenaga kerja lokal. Hanya saja tetap memperhatikan persyaratan teknis yang ditentukan oleh vendor keamanan yang baru.

Ditanya soal apakah pihak perusahaan sudah melakukan sosialisasi terkait sudah terbitnya SKKL?, Agumsyah mengatakan, pihaknya telah melaksanakan sosialisasi terbitnya SKKL kepada Pemkab Dairi, Pemerintah Kecamatan Silima Pungga-Pungga serta Pemerintah Desa termasuk masyarakat dan beberapa organisasi masyarakat pada November 2022.

Kedepannya, kami akan melakukan sosialisasi yang lebih intensif ketika kami akan memasuki tahap konstruksi, tulis Agumsyah dalam percakapan melalui pesan elektronik Whattshap.(rud)

Sosialisasi di Pelintasan Sebidang KA, Masyarakat Diimbau Taati Aturan

PT KAI Divre I Sumut, gelar sosialisasi di Pelintasan Sebidang kereta api.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara terus melakukan sosialisasi, keselamatan berlalulintas di perlintasan sebidang Kereta Api di Sumut ini. Karena masih tinggi angka kecelakaan lalulintas di perlintasan sebidang KA.

Dalam catatan PT KAI Divre I Sumut, hingga pertengahan Maret 2023, ada 6 kasus kejadian kecelakaan lalulintas di perlintasan sebidang kereta api. Dengan korban jiwa, meninggal dunia 2 orang dan 4 orang luka-luka.

Sedangkan, pada tahun 2022. Telah terjadi 36 kali kecelakaan lalulintas di pelintasan sebidang, dengan jumlah korban 10 meninggal dunia dan 26 luka-luka.

Atas hal ini, PT KAI menggandeng masyarakat dan kelompok masyarakat untuk ikut serta mensosialisasikan keselamatan berlalulintas.

Sosialisasi itu, PT KAI menggandeng Komunitas Pecinta Kereta Api Divre I Railfans, Insan Pecinta Kereta Api (IPKA) Sumut dan pihak keamanan. Kegiatan sosialisasi berlangsung di JPL No. 08 KM3+925 Jalan Aksara, Kota Medan.

Manager Humas Divre I Sumut, Anwar Solikhin menjelaskan sosialiasi keselamatan dilakukan dengan membagikan stiker dan membentangkan spanduk, yang berisi informasi. Kemudian, imbauan terkait larangan menerobos palang pintu pelintasan serta agar pengguna jalan mengutamakan keselamatan bersama di pelintasan sebidang.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat untuk menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang semakin meningkat. Sebab, pelanggaran lalu lintas di pelintasan sebidang tidak saja merugikan pengendara jalan tetapi juga perjalanan kereta api,” ucap Anwar kepada wartawan, Jumat (17/3).

Anwar menjelaskan perlintasan sebidang merupakan perpotongan antara jalur kereta api dan jalan yang dibuat sebidang. Perlintasan sebidang tersebut muncul dikarenakan meningkatnya mobilitas masyarakat menggunakan kendaraan yang harus melintas atau berpotongan langsung dengan jalan kereta api.

“Tingginya mobilitas masyarakat dan meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas memicu timbulnya permasalahan yaitu terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang,” sebut Anwar.

Sesuai Undang Undang No.23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 94 menyatakan bahwa, (1) Untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup; (2) Penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah.

Anwar mengatakan sesuai dengan catatan pihaknya, terdapat 121 perlintasan sebidang yang resmi dan 275 perlintasan sebidang yang tidak resmi.

“Sedangkan perlintasan tidak sebidang, baik berupa flyover maupun underpass berjumlah 34,” jelas Anwar.

Anwar mengungkapkan salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan, pada perlintasan juga kerap terjadi lantaran tidak sedikit. Para pengendara yang tetap melaju, meskipun sudah ada peringatan melalui sejumlah rambu yang terdapat pada perlintasan resmi.

Padahal tertulis di Undang Undang No. 22 Tahun 2009, Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 menyatakan bahwa; “Pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib: Berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai di tutup dan atau ada isyarat lain; Mendahulukan kereta api, dan; Memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel.”

“Sosialisasi di pelintasan sebidang ini tak hanya sampai disini saja. Kami berkomitmen bahwa agenda sosialisasi ini akan terus berkelanjutan secara bertahap di lokasi lain. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama mewujudkan keselamatan di pelintasan sebidang. Karena ini bukan hanya tugas KAI dan Pemerintah saja, tapi juga masyarakat pengguna jalan,” pungkas.(gus)

Sambut Ramadan, Bank Muamalat Perkuat Spiritualitas Karyawan

TRANSAKSI: Seorang karyawan bertransaksi menggunakan QRIS Muamalat DIN disaksikan oleh Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Karno (kedua kanan) didampingi oleh Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat Hayunaji (kanan) dalam kegiatan bazar Ramadan di Muamalat Tower, Kamis, (16/3/2023).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriah dengan melaksanakan sejumlah kegiatan yang ditujukan untuk memperkuat spiritualitas karyawan.

Direktur Bank Muamalat Karno mengatakan, bulan Ramadan adalah momen yang sangat dinanti oleh karyawan. Oleh karena itu, Bank Muamalat sebagai pionir bank syariah di Tanah Air menyiapkan program dan fasilitas yang mendukung karyawan agar dapat fokus dalam beribadah tetapi tetap produktif dalam bekerja.

“Perusahaan memberikan perhatian ekstra dengan menyiapkan kegiatan dan kebijakan yang dapat mendukung aktivitas ibadah selama bulan suci ini. Hal ini karena perusahaan memandang karyawan sebagai aset penting. Dengan menjalankan aktivitas di bulan Ramadan secara fokus diharapkan dapat membuat tingkat spiritualitas karyawan lebih meningkat sekaligus dapat meminimalisir potensi kecurangan atau fraud,” ujarnya.

Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh Bank Muamalat dalam menyambut dan selama bulan Ramadan antara lain kajian agama yang menghadirkan dai ternama, shalat malam (qiyamul lail) bersama, buka bersama sekaligus pemberian santunan anak yatim dhuafa, gerakan Bersih Masjid, serta safari Ramadan.

Khusus shalat malam bersama dan gerakan Bersih Masjid merupakan kegiatan unik dan rutin dilaksanakan setiap tahun. Shalat malam bersama dilakukan dimana manajemen dan karyawan menginap di kantor dan beribadah bersama hingga subuh. Adapun gerakan Bersih Masjid adalah aksi sosial yang melibatkan manajemen dan karyawan bersama-sama membersihkan masjid di sekitar kantor agar nyaman digunakan dalam beribadah.

Pembayaran THR Lebih Awal

Selain aktivitas khusus selama Ramadan, Bank Muamalat juga melakukan kebijakan berupa pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) lebih awal. Karno menjelaskan bahwa THR karyawan dibayarkan oleh perusahaan sebelum bulan Ramadan yaitu pada 16 Maret 2023 atau satu pekan sebelum hari pertama puasa.

Tujuan THR diberikan lebih cepat adalah agar karyawan dapat lebih fokus dalam menjalankan ibadah dan pekerjaan serta tidak terbebani lagi oleh biaya-biaya yang biasanya lebih besar atau mahal dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Selain itu, karyawan dapat menyiapkan kebutuhan hari raya Idul Fitri lebih awal sebelum harga di pasaran melonjak. Untuk itu, Bank Muamalat memfasilitasi karyawan lewat kegiatan Bazar Ramadan yang dilaksanakan di kantor pusat Muamalat Tower dimana karyawan diberikan voucher belanja khusus selama periode bazar. Pedagang yang berpartisipasi dalam bazar ini pun adalah alumni dan keluarga karyawan Bank Muamalat. Bazar ini juga turut didukung oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraft) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dari aspek filantropi, karyawan dapat menggunakan uang THR tersebut untuk beramal dan berbagi kepada orang yang lebih membutuhkan mengingat beramal dan berbagi di bulan Ramadan nilainya berlipat ganda.

“Kebijakan ini bukan baru pertama kali dilakukan, tetapi sudah sejak lama diterapkan dan respons dari karyawan sangat positif. Kami berharap melalui kebijakan ini karyawan dapat lebih fokus dalam beribadah dan bekerja sehingga produktifitas tetap terjaga dan bahkan meningkat,” pungkasnya. (rel/ram)

Pembacokan Terhadap 4 Orang, Polres Nisel: Ancaman 12 Tahun Hukuman

PARANG: Kapolres Nisel, AKBP Reinhard H. Nainggolan menunjukkan sebilah parang yang digunakan pelaku untuk pembacokan para korban, Rabu (15/3/2023).

NIASSELATAN, SUMUTPOS.CO – Polres Nias Selatan memberikan keterangan terkait peristiwa pembacokan terhadap 4 orang korban yang mengalami luka berat pada warga Desa Hiliganowo Kecamatan Teluk Dalam, Senin, (13/3) kemarin. Pelaku yang bernama Sanaogota Gowasa (39) alias Ama Elnis dan korban berinisial EG (34), SG (17), S (70), dan TG (57).

“Saat itu sekira pukul 19.55 Wib (13/3) personel piket fungsi Polres Nias Selatan mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi penganiayaan berat di Desa Hiliganowo Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan. Menindak lanjuti laporan tersebut, personel piket fungsi Polres Nias Selatan langsung bergegas menuju Desa tersebut untuk melakukan pengamanan di TKP guna tindak lanjut,” imbuh Kapolres Nisel, AKBP Reinhard H. Nainggolan didampingi Wakapolres, Kasat Lantas, Kanit Reskrim, Kanit Tipiter dan KBO Intelkam saat press release di Halaman Mako Polres Nisel, Rabu (15/3/2023).

Dari kronologi kejadian, sekitar pukul 18.30 WIB, pelaku menuju rumah SG. Saat itu SG sedang duduk di atas motor tepat di teras rumahnya. Tanpa basa basi, pelaku langsung membacok wajah sebelah kiri SG menggunakan parang. Setelah membacok korban SG, pelaku masuk ke dalam rumah korban. Melihat S yang sedang duduk di kursi, dia mendekat dan langsung membacoknya. Mendengar suara gaduh, EG menantu dari S datang ke ruang tamu. EG pun jadi sasaran parang yang dibawa pelaku. Setelah membacok EG, pelaku pergi ke depan rumah. Melihat TG, pelaku juga langsung mengayunkan parangnya.

Dari keterangan pelaku, rumah mereka berdekatan dan masih ada hubungan famili.

“Rumah pelaku dengan korban berdekatan dan juga masih ada ikatan famili (sepupu),” ungkap pelaku.

Kapolres menjelaskan bahwa motif pelaku melakukan pembacokan terhadap para korban karena sering dilontarkan kata-kata kurang waras kepada pelaku.

“Para korban sering mengucapkan kata-kata mengejek atau membully terhadap pelaku berulangkali dengan kalimat kurang waras. Maka pelaku merasa sakit hati dan tidak terima, hingga membuat amarah memuncak dan melakukan pembacokan secara sadis tanpa belas kasihan terhadap keempat korban,” kata AKBP Reinhard H. Nainggolan.

Korban SG mengalami luka bacok di pipi sebelah kanan, korban EG mengalami luka bacok di bagian kepala belakang, lengan, bahu kiri dan luka lecet di punggung, S mengalami bacok di bagian tangan kanan dan kiri, dan sedangkan TG mengalami luka bacok di kuping sebelah kanan.

Sementara barang bukti yang diamankan di TKP adalah sebilah parang.

“Atas kejadian tersebut pelaku disangkakan pasal 355 KUH Pidana dan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun,” tandasnya. (mag-8/ram)

Soal Rencana Kedatangan Timnas Israel, Ketua Fraksi PKS Sumut Angkat Bicara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut Dr H Hariyanto Lc MA angkat bicara soal rencana kedatangan Tim Nasional Sepakbola Israel pada perhelatan Piala Dunia U-20 di Indonesia pada Mei nanti. “Kehadiran Timnas Israel mencederai dan tidak sesuai dengan Bangsa Indonesia, karena Israel penjajah dan penjajahan tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan, sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945,” kata Harianto, kemarin.

Menurut legislator yang juga penasehat Komunitas Berani Hijrah ini menambahkan, tidak ada tempat bagi penjajah di bumi Indonesia. Ditegaskannya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari awal sudah menyuarakan hal ini, bukan hanya sekarang ketika orang orang heboh akan rencana kedatangan Timnas Israel. “PKS sudah lantang mengecam Israel untuk segera mengakhiri agresinya di tanah Palestina, baik lewat jalur diplomatik maupun demonstrasi.

Sejak 2008, Israel telah mengobarkan 4 perang di wilayah Palestina, menewaskan hampir 4.000 orang, seperempat dari mereka adalah anak anak. “Kami berharap pemerintah pusat mendengar curahan hati rakyatnya dengan menolak kedatangan Timnas Israel pada Mei nant,” pungkasnya. (adz)

Barak Narkoba di Pinggiran Binjai Bebas Beroperasi, Anggota DPRD Sumut akan Orasi Tunggal di Mabes

Anggota DPRD Sumut, H Zainuddin Purba.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, H Zainuddin Purba terus berupaya menyelamatkan generasi penerus bangsa di Kota Binjai dan Langkat secara khusus serta Sumut pada umumnya. Pasalnya, kondisi kaum milenial di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat kian mengkhawatirkan.

Hal ini disebabkan maraknya peredaran narkoba dan barak-baraknya. Karenanya, politisi Partai Golkar ini akan menyampaikan orasi tunggalnya di Markas Besar Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2023) mendatang.

“Kalau nanti mendapat izin, akan saya lakukan lagi demo tunggal di sana (Mabes Polri). Saya akan sampaikan terkait masih maraknya barak narkoba di Tanjung Pamah, Kloneng, Bhakti Karya dan wilayah Langkat, Binnai dan di wilayah hukum Polrestabes Medan,” kata pria yang akrab disapa Pak Uda ini, Kamis (16/3/2023).

Aksi tunggal yang dilakukan Pak Uda bukan kali ini saja. Pada November 2021 dan Agustus 2022 lalu, mantan Ketua DPRD Binjai ini juga melakukan hal serupa, berorasi tunggal di depan Markas Polda Sumut.

Namun demikian, orasi tunggal yang dilakukannya tidak juga mampu membuat aparat penegak hukum melakukan penutupan secara permanen keberadaan barak-barak narkoba tersebut. Dia menceritakan, barak narkoba di pinggiran Kota Binjai cukup banyak didatangi oleh pecandu.

Pasalnya, pecandu akan mudah dan nyaman serta aman sentosa mengkonsumsi di barak tersebut. Para budak sabu ini dapat membeli sabu melalui loket dan langsung mengkonsumsi di barak yang beratapkan daun rumbia.

“Transaksi dan mengkonsumsi narkoba di barak dilakukan secara bebas serta terang-terangan,” kata dia.

Pak Uda juga tak menampik, Polda Sumut maupun Polrestabes Medan langsung bergerak setelah dirinya melakukan aksi tunggal menyoal keberadaan barak-barak narkoba tersebut. Dia juga mengakui, tim gabungan Polrestabes Medan dan Polda Sumut melakukan penggerebekan dan membakar barak-barak narkoba, setelah melakukan aksi tunggal.

“Tapi, begitu pulang aparat dari Polrestabes Medan yang dibantu Polda Sumut, malamnya ya terjadi lagi transaksi itu, jual beli narkoba secara bebas dan terang-terangan di lokasi itu,” bebernya.

Mereka sebagai generasi penerus bangsa rusak akibat barak narkoba yang keberadaannya kian tumbuh subur dan berkembang di perbatasan Kota Binjai.

“Setelah dibakar barak-barak narkoba itu, tapi malamnya sudah beraktivitas kembali, saya laporkan juga secara lisan melalui WhatsApp kepada Kasat Intelkam Polrestabes Medan dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan. Namun, tidak ada jawaban. Dan sampai hari ini, transaksi jual-beli narkoba, menyiapkan tempat, menyiapkan narkobanya terang-terangan dan terbuka di sana, masih terus berlangsung,” kata Pak Uda.

“Hancur generasi muda bukan hanya di Binjai, Langkat, Deliserdang, tapi pemuda Sumatera Utara itu sudah hampir semua ke sana mengkonsumsi narkoba. Karena di sanalah satu-satunya tempat yang aman sampai saat ini,” ujar dia.

Pak Uda terus berjuang agar barak-barak narkoba yang sudah meresahkan masyarakat ini dapat dibumihanguskan secara permanen. Upaya yang dilakukannya bukan singkat.

“Saya sudah 6 kali surati ke polda, gubernur, juga pangdam dan begitu juga ke Ketua DPRD Sumut. Dan di Grup WA DPRD itu juga, saya berkali-kali memohon kepada Ketua DPRD dan pimpinan DPRD, untuk melakukan rapat kerja dengan instansi terkait maraknya peredaran narkoba. Tapi sampai hari ini, hal itu tidak pernah dilakukan oleh ketua dan pimpinan DPRD,” ujar dia.

Barak-barak narkoba di pinggiran Kota Binjai sukses beroperasi tanpa hambatan. Bahkan, terus beroperasi hingga menjaring anak-anak muda di bawah umur untuk dapat menikmati sabu dengan mudah dan gampang.

“Saya bukan mengarang, kalian juga orang sini dan juga menyaksikan bahwasanya tempat yang saya sampaikan tadi, tempat menjual narkoba itu teraman di Indonesia. Baru baru ini lagi, meninggal 1 orang karena overdosis dan 1 orang lagi dirawat di rumah sakit karena overdosis juga. Ya tetapi begitu, datang Kepala BNNP Sumut akan kita tangkap pengelola diskotik. Namun, hanya retorika belaka,” ujar dia.

Bagi Pak Uda, jenderal polisi yang menjadi orang nomor satu di Polda dan BNNP Sumut, belum melakukan sebuah langkah strategis untuk menghentikan transaksi narkoba di barak-barak pinggiran Kota Binjai, Dusun Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kutalimbaru, Deliserdang.

“Dua kali melakukan demo di depan Mapolda Sumut pada November 2021 dan Agustus 2022, buktinya juga sampai sekarang hari ini, barak-barak narkoba, tempat menjual narkoba memakai loket, tempat mengkonsumsinya di situ, teraman di Indonesia masih berlangsung. Sehingga kita harus ke Mabes karena kita duga Kapolda Sumut, Kepala BNNP, tidak punya keinginan dalam menuntaskan permasalahan ini,” kata dia.

“Beliau berdua saya yakini punya kemampuan, tetapi tidak punya keinginan. Maka saya lakukan ke Mabes Polri untuk menyampaikan maraknya, terang-terangannya, amannya transaksi narkoba di Sumut, khususnya Binjai, Langkat, Deliserdang, yang juga Deliserdang ini merupakan wilayah hukum Polrestabes Medan,” pungkasnya. (ted/ram)

Warga Desa Marjanji Dihebohkan Penemuan Mayat Laki Laki

EVAKUASI: Personel kepolisian Polsek Sipispis dan Polres Tebingtinggi melakukan evakuasi penemuan mayat laku laki mengambang di Sungai Bahbolon Desa Marjanji Kecamatan Sipispis Kabupaten Sergai.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pencari batu koral di Sungai Bahbolon Desa Marjanji Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Robinson Damanik (44) warga Dusun II Desa Marjanji menemukan sesosok mayat laki laki yang mengapung terbawa arus sungai, Kamis (16/3/2023).

Penemuan mayat tersebut akhirnya melaporkan penemuan mayat tersebut ke Mapolsek Sipispis dan ditindaklanjuti oleh Tim Inafis Polres Tebingtinggi.

Pihak kepolisian yang datang ke lokasi penemuan mayat langsung mengamankan lokasi dan mengevakuasi mayat untuk di visum di rumah sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

Kapolsek Sipispis AKP Saifullah membenarkan adanya penemuan mayat laki laki mengapung di Sungai Bahbolon oleh warga.

Dari hasil keterangan warga, mayat laki laki yang ditemukan bernama Perliadi Saragih (41) warga Dusun I Desa Marubun Kecamatan Sipispis Kabupaten Sergai.

“Dugaan penyebab kematian korban dikarenakan terjatuh dari jembatan sekitar lokasi desanya. Kini kasusnya sudah ditangani oleh pihak kepolisian,” jelas AKP Saifullah.

Sedangkan hasil visum sementara dari rumah sakit tidak ditemukan bekas penganiayaan di tubuh korban. Karena keluarga tidak mau jenazah keluarganya diotopsi, pihak kepolisian menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (ian/ram)

Kisruh Pengangkatan Kepling, DPRD Minta Bagian Tata Pemerintahan Ambil Peran

Anggota DPRD Medan, Irwansyah S.Ag, SH.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Medan Daerah Pemilihan (Dapil) III (Medan Timur, Medan Perjuangan dan Medan Tembung), Irwansyah S.Ag, SH, angkat bicara atas kisruh pengangkatan Kepala Lingkungan 7, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur.

 Ia mengaku prihatin dengan menculnya persoalan ini hingga masuk ke meja DPRD Medan dan Wali Kota Medan.  “Kasus ini sangat memprihatinkan bagi saya, aparatur pemerintahan seharusnya menjadi pengayom ditengah-tengah masyarakat dengan memperhatikan aspek proporsional,” ucap Irwansyah, Jumat (17/3/2023).

 Dikatakan politisi PKS itu, persoalan pemilihan kepala lingkungan harusnya bisa selesai dengan baik di masyarakat. Pihak kecamatan dan kelurahan pun harusnya bisa lebih besar karena aturan hukum terkait, baik Perda maupun Perwalnya sudah disediakan.”Mencuatnya persoalan bisa jadi karena buruknya tata kelola pemerintahan yang dilakukan,” ujarnya.

 Dikatakan Irwansyah, persoalan ini telah menjadi persoalan serius di masyarakat dan semua pihak tidak mengharapkan persoalan ini semakin memecah belah kehidupan masyarakat yang sudah terjalin dengan baik selama ini.

 “Kehidupan masyarakat di Lingkungan 7 Kelurahan Pulo Brayan Bengkel selama ini sudah berjalan dengan baik. Kita tidak mengharapkan persoalan ini malah membuat masyarakat di bawah terpecah belah. Harusnya ini yang menjadi perhatian besar bagi Camat dan Lurah,” katanya.

  Dalam kasus ini, Irwansyah meminta agar aparatur Pemko Medan, khususnya Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kota Medan untuk dapat mengambil perannya dalam persoalan ini.

 “Apatarur Pemko Medan kita minta lebih punya power, seperti Bagian Tata Pemerintahan sehingga masalah-masalah seperti ini tidak meluas dan situasi di masyarakat bisa kembali membaik,” jelasnya.

 Irwansyah juga mendukung langkah masyarakat di lingkungan 7 Kelurahan Pulo Brayan Bengkel yang menyampaikan persoalan ini kepada Camat, Wali Kota Medan, dan DPRD Medan.

 “Namun juga mengharapkan agar masyarakat tetap menempuh cara-cara yang elegan, agar hasilnya juga baik. Nantinya, DPRD Medan bisa menjembatani persoalan ini dengan baik dan memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam masalahan ini agar bisa menjelaskannya kepada masyarakat,” pungkasnya. (rel)

#NyalakanKebersamaan untuk Dampingi Pengalaman Pelanggan di Momen Ramadan dan Idul Fitri 1444 H

Telkomsel merilis produk dan layanan digital lifestyle terkini untuk ‘Nyalakan Kebersamaan’ dalam menyambut momen Ramadan dan Idul Fitri 1444 H dengan memperkenalkan ragam konten baru di Platform Langit Musik, MAXstream, dan Dunia Games.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel merilis produk dan layanan digital lifestyle terkini untuk ‘Nyalakan Kebersamaan’ menyambut keseruan pengalaman digital pelanggan di momen Ramadan dan Idul Fitri 1444 H (RAFI 2023). Dalam kegiatan Telkomsel Digital Lifestyle Ramadan Program 2023, Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler memperkenalkan ragam konten hiburan digital terdepan yang akan menemani keseruan pelanggan mendapatkan pengalaman seru beraktivitas digital melalui sejumlah platform unggulan Telkomsel, seperti Langit MusikMAXstream, dan Dunia Games.

Direktur Marketing Telkomsel Derrick Heng mengatakan, “Konsisten sebagai digital ecosystem enabler, Telkomsel terus berkomitmen dalam meningkatkan pengalaman digital pelanggan di setiap aspek kehidupan. Menyambut momen Ramadan dan Idul Fitri 1444 H dengan

semangat #NyalakanKebersamaan yang penuh sukacita, kami berupaya melampaui ekskpektasi pelanggan dengan terus membuka lebih banyak peluang bagi pelanggan menikmati ragam layanan hiburan digital yang berkualitas dan berkelas dunia. Dengan ragam produk serta layanan digital lifestyle terkini yang mengedepankan prinsip customer-centric, Telkomsel senantiasa hadir terdepan untuk mendampingi masyarakat agar tetap saling terhubung dan menjaga tali silaturahmi selama bulan suci Ramadan.”

Menjelang momen Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, Telkomsel menambah keseruan bagi masyarakat dan pelanggan melalui fitur terbaru di audio streaming platform Langit Musik, yakni Langit Musik Live yang dihadirkan bersama Nuon. Fitur dalam versi terbaru Langit Musik itu memungkinkan pengguna untuk mengakses radio daring (online radio) dan siniar langsung (live podcast), serta berinteraksi langsung dengan para announcer/podcaster. Selama Ramadan, pelanggan dapat mengakses sejumlah konten siaran dan siniar yang disiarkan oleh Langit Musik Live, mulai dari ‘Kajian Ba’da Dzuhur’ bersama komunitas Majelis Taklim Telkomsel (MTT), program podcast ‘Martabak’ bersama Arif Brata, ‘Cinta Melulu’ bersama Berliana Lovell, ‘Jebol!’ bersama Alvino Hanafi, ‘Cupipop’ bersama William Coppa, ‘Dunia Games (DG Cheat)’ bersama Punipun, ‘Pengap di Kantor’ bersama Ecommurz, ‘Movie Review’ bersama Habis Nonton Film, ‘Malam Jumat’ bersama Gritte Agatha, ‘Celups’ bersama Mouline Zulfa, ‘100% Sehat’ bersama Andira Utami, ‘Dunia Games Podcast’ bersama Fahmi Kornet, hingga berbagai konten seru dalam format audiobook dan drama horor.

Bagi para penikmat film, Telkomsel juga akan merilis tiga konten MAXstream Original, yakni film drama remaja Suka Duka Uni Unaa pada 17 Maret 2023, serial komedi APOSE pada 20 Maret 2023, dan film drama percintaan religi Atas Nama Surga pada 10 April 2023. Untuk menambah kenyamanan menonton pelanggan dalam menikmati layanan video streaming, Telkomsel menghadirkan Paket GigaMAX khusus video dengan kuota hingga 15 GB, termasuk berlangganan MAXstream, Genflix, Vidio Premier, Sushiroll, Disney+ Hotstar, WeTV, CATCHPLAY+ Lite, Lionsgate Play, dan Viu, serta akses berlangganan ke belasan streaming platform yang telah bekerja sama dengan Telkomsel. Para pelanggan Telkomsel juga akan mendapatkan langganan Prime Video selama 30 hari khusus di perangkat mobile, berlaku untuk setiap pembelian paket internet bulanan seperti OMG, Combo Sakti, dan Internet Sakti. Menyambut Ramadan dan Idul Fitri, mulai 15 Maret hingga 30 April 2023, pelanggan juga bisa mengakses tayangan premium secara gratis dari Lionsgate Play, NOMO, CATCHPLAY+ Lite, MYPLAY, dan WeTV di Platform MAXstream. Selain itu, pelanggan juga dapat membeli Paket Ketengan Nonton mulai dari harga 6 ribu rupiah dengan kuota hingga 2 GB yang sudah termasuk berlangganan untuk Aplikasi WeTV dan Viu.

Sedangkan untuk para gamers, melalui games platform Dunia Games, Telkomsel menghadirkan ragam promo setiap hari selama Ramadan, mulai dari pembelian S.A.B.E.R dan V.E.N.O.M epic skin di Mobile Legends Bang Bang (MLBB), Extra Diamond Free Fire dan Life After, bonus PoGo Gift Card untuk setiap pembelian Paket GamesMax, dan bonus berlangganan aplikasi video (Disney+, Prime Video, WeTV). Untuk setiap pembelian voucher, Dunia Games memberikan kuota internet hingga 3 GB. Telkomsel juga akan menggelar turnamen tahunan Dunia Games Waktu Indonesia Bermain (DGWIB) yang akan berlangsung pada periode Ramadan 2023.

Hingga kuartal tiga 2022 lalu, pendapatan dari layanan bisnis digital Telkomsel meningkat lebih dari 6 persen (YoY). Hal tersebut didorong dengan semakin tumbuhnya performansi sejumlah layanan digital Telkomsel, seperti Platform Langit Musik yang kini telah diunduh lebih dari 17 juta kali, Platform MAXstream yang telah diunduh oleh sebanyak 34 juta pelanggan dan memiliki active user sebanyak 10 juta pelanggan, serta Platform Dunia Games yang telah melayani sebanyak 18 juta pengguna.

Informasi lebih lengkap tentang produk dan layanan digital lifestyle Telkomsel dapat diakses melalui situs serta akun media sosial Langit MusikMAXstream, dan Dunia Games.(rel)

Eks Karyawan Diduga Menyewakan Aset Perusahaan, PTPN II Diminta Proses Hukum

SEWAKAN: Sebuah rumah yang merupakan aset PTPN II yang diduga disewakan eks karyawan PTPN II.

SAMPALI, SUMUTPOS.CO – Perusahaan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) II diminta untuk memproses hukum eks karyawan diduga menyewakan aset lahan perusahaan PTPN II di kawasan Jalan Kesuma, Desa Sampali, Kabupaten Deliserdang.

Hal itu ditegaskan Kuasa Hukum PTPN II/Nusa Dua Propertindo (NDP) Sastra SH MKn didampingi Humas NDP Sutan Panjaitan kepada awak media, di kantor NDP Kebun Sampali, Kamis (16/3/2023).

“Kita meminta kepada pihak PTPN II agar mengambil tindakan tegas sesuai proses hukum yang berlaku terhadap tindakan melawan hukum oknum karyawan yang telah diberhentikan dengan cara tidak hormat atas nama Novi Anggraini,” jelas Sastra menjawab pertanyaan awak media.

Dikatakan Sastra, aset lahan perusahaan PTPN II di kawasan Jalan Kesuma, Desa Sampali, Kabupaten Deliserdang tersebut merupakan lahan Hak Guna Usaha (HGU) Sertifikat No.152/Kebun Sampali yang aktif sampai tahun 2028.

Menurut informasi yang di peroleh awak media Novi Anggraini telah diberhentikan dengan cara tidak hormat oleh perusahaan PTPN II sesuai Surat Keputusan Direksi PTPN II Nomor : 2.6-BS/Kpts/27/II/2023 pada tanggal 06 Februari 2023.

Setelah melakukan pengecekan lapangan, Humas NDP Sutan Panjaitan menambahkan, pihaknya segera menindaklanjuti atas perbuatan melawan hukum dengan cara menyewakan aset lahan perusahaan PTPN II. “Segera kita proses dan tindaklanjuti,” ujar Sutan.

Sebelumnya, dikonfirmasi melalui telepon seluler apa dasar hak Novi Anggraini menyewakan aset lahan perusahaan PTPN II, kedua nomor telepon seluler miliknya tidak aktif. (ila)