Home Blog Page 1771

Implementasi Menuju Kota Cerdas

TANDA TANGAN: Bupati Asahan Tandatangani Nota Kesepakatan dengan Kementerian Kominfo RI.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Kominfo RI melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2023 secara virtual dengan 2 Provinsi (Jawa Barat, DIY) dan 50 Kabupaten/Kota di Indonesia. Tujuan dari penandatanganan ini untuk menciptakan perencanaan dan pengembangan pada suatu kota yang layak huni, maju dan modern sehingga meningkatkan produktivitas daerah, daya saing ekonomi dan pembangunan fondasi pada suatu kota atau negara.

Hal tersebut disampaikan Kementerian Kominfo melalui Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Bambang Dwi Anggono, saat membuka kegiatan, Selasa (28/2).

Bambang mengatakan, saat ini penggunaan Teknologi Informasi (TI) sangat dibutuhkan, terutama pada pemerintah, yang dipergunakan untuk pelayanan publik, bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam setiap urusan. Maka dari itu gerakan menuju Smart City 2023 ini merupakan gerakan untuk mendukung penggunaan TI di setiap Wilayah di Indonesia.

“Diharapkan dengan program ini dapat terciptanya Teknologi yang Inovatif dan mampu mendukung Satu Data Indonesia yang terintergrasi satu dengan yang lain,” ucap Bambang.

Bambang mengatakan, 50 Kabupaten/Kota yang menandatangani Nota Kesepakatan Tentang Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2023 akan mendapatkan pendampingan untuk membangun Smart City di Kabupaten/Kota masing-masing. Dirinya berharap, semoga keberadaan Smart City di Kabupaten/Kota nantinya dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan siap bekerjasama dengan Pemerintah Pusat mewujudkan Kabupaten Asahan menuju Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2023.

“Pemerintah Kabupaten Asahan siap mendukung Smart City di Kabupaten Asahan, karena dengan adanya smart city, Kabupaten Asahan akan menjadi kota yang maju dan modern, sehingga meningkatkan produktivitas daerah serta daya saing ekonomi,” ucapnya.

Bupati juga mengatakan, program ini juga merupakan salah satu cara Pemerintah Kabupaten Asahan untuk menjalankan 10 program prioritas yaitu Digitalisasi Birokrasi.

“Diharapkan dengan keberadaan smart city nantinya dapat mempermudah masyarakat dalam setiap kegiatan. Jadi keberadaan Smart City di Kabupaten Asahan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” ucap Bupati.

Tak lupa Bupati mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah menunjuk Kabupaten Asahan untuk mengikuti gerakan menuju smart city 2023. “Kabupaten Asahan siap menjadi Smart City 2023,” tutup Bupati. (dat)

Pemkab Deliserdang Peringati Isra Mikraj, Bupati: Kembangkan Hubungan Harmonis

TALI ASIH: Pemkab Deliserdang menyerahkan tali asih kepada warga yang membutuhkan.ist/sumut pos.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Deliserdang mengadakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah/2023 Masehi di Lapangan Sepakbola Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tanjung Morawa, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kamis (2/3).

Dalam pidatonya, Bupati deliserdang, H Ashari Tambunan mengatakan Isra dan Mikraj merupakan peristiwa penting dan monumental bagi umat Islam sebagai pelajaran untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Isra Mikraj yang merupakan perjalan spiritual Nabi Muhammad SAW adalah momen penting untuk menguatkan, mendorong dan memotivasi spiritualitas kita, dengan senantiasa bersikap dan berperilaku sebagaimana tuntunan yang diajarkan agama, sekaligus mengembangkan hubungan yang harmonis antara manusia dengan sang pencipta,” ujarnya.

Pada acara yang diawali dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin Ustadz Khaidir Lubis tersebut, Bupati menambahkan, peringatan Isra Mikraj yang diselenggarakan Pemkab Deliserdang bersama masyarakat setiap tahun merupakan wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Hal ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Deliserdang, yakni religius dan rukun dalam kebhinekaan, dan juga merupakan cerminan serta bukti Deliserdang adalah kabupaten yang religius.

Peringatan Isra Mikraj tersebut juga mengingatkan tentang banyaknya keteladanan Nabi Muhammad yang telah memberi inspirasi untuk bersatu dalam kekuatan dan kebersamaan membangun Kabupaten Deliserdang.

“Untuk itu, dengan semangat perayaan Isra Mikraj ini, saya mengucapkan terimakasih kepada para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat yang sudah berjuang membangun Deliserdang yang maju, sejahtera dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan. Semoga kita bisa semakin mendekatkan diri, memperteguh keimanan, keyakinan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memantapkan toleransi dan kebersamaan di antara kita semua,” tegas Bupati.

Sebelumnya, Panitia Peringatan Isra Mikraj Pemkab Deliserdang, Drs Syahrul MPd dalam laporannya menjelaskan, ada berbagai kegiatan yang dilakukan saat peringatan Isra Mikraj, seperti atli asih. dan lainnya. (btr/ram)

Buntut Rapor Merah Ombudsman, Pelayanan RSUD Djoelham Terus Disorot

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Rapor merah Ombudsman terkait pelayanan publik, masih menjadi momok bagi Pemko Binjai. Pasalnya, Pemko Binjai tercatat meraih posisi terakhir dalam penilaian pelayanan kepada masyarakat versi Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara (Sumut).

Karena itu, melalui apel gabungan, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan, Jonner Lumbantoruan, yang jadi pembina pada apel tersebut, terus menyoroti sekaligus meminta agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djoelham Binjai dapat memperbaiki pelayanan. Ditambah lagi, rumah sakit pelat merah itu, telah meraih predikat paripurna dalam penilaian akreditasi yang dilakukan oleh Lembaga Komite Akreditasi Rumah Sakit.

Sejalan dengan torehan prestasi ini, Jonner menegaskan, agar seluruh ASN di RSUD Djoelham Binjai terus berkomitmen membantu implementasi standar akreditas. Bagi dia, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan dan komitmen pemilik rumah sakit, yakni Wali Kota Binjai.

“Saat ini RSUD DR RM Djoelham Binjai telah membuka 21 poli spesialis rawat inap jalan, dengan 42 dokter spesialis. Selain itu, RSUD juga memiliki layanan unggulan poli rawat jalan geriatri, yang hanya satu-satunya di Binjai. Dan layanan unggulan berikutnya adalah fisioterapi,” ungkap Jonner, baru-baru ini.

Jonner juga menekankan kepada RSUD Djoelham Binjai, untuk terus memperbaiki pelayanan dengan mengedepankan senyum, salam, dan sapa kepada pasien serta keluarganya, agar mereka merasa nyaman dilayani di rumah sakit.

“Unggulkanlah pelayanan dengan senyum, salam, sapa. Sehingga pasien dan keluarga menjadi nyaman dilayani di rumah sakit. Layani pasien dangan profesional dan komunikatif,” imbaunya.

Dengan keberhasilan meraih predikat paripurna dalam penilaian akreditasi serta fasilitas yang lengkap, diharapkan RSUD DR RM Djoelham Binjai dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatannya kepada masyarakat Kota Binjai dan sekitarnya. (ted/saz)

Ketua Komisi B DPRD Gunungsitoli Imbau Orangtua Siswa Tak Bayar Biaya Pentas Seni

MELINTAS: Warga saat melintas di depan Kantor DPRD Gunungsitoli, Jalan Gomo, Kelurahan Saombo, Kecamatan Gunungsitoli.Adieli Laoli/Sumut Pos.

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi B DPRD Gunungsitoli, Yan Raradodo Gea mengimbau orangtua siswa SMP Negeri 4 Gunungsitoli, untuk tidak membayar sejumlah uang sebagai biaya pagelaran pentas seni yang hendak dilaksanakan pihak sekolah. Seperti diketahui, siswa dipungut biaya untuk acara tersebut melalui komite sekolah sebesar Rp125 ribu.

Pernyataan politisi Partai Gerindra itu, disampaikan setelah puluhan orangtua siswa sekolah itu menyurati DPRD Gunungsitoli, dalam menyampaikan keluhan terkait adanya pungutan liar (pungli) berkedok pembiayaan pentas seni sebesar Rp125 ribu per siswa.

“Suratnya sudah kami ketahui, terkait pembiayaan pentas seni di SMP Negeri 4 Gunungsitoli, yang dibebankan sebesar Rp125 ribu per siswa,” ungkap Raradodo, Rabu (1/3) lalu.

“Saya imbau orangtua siswa SMP Negeri 4 Gunungsitoli untuk tidak memberikan sejumlah uang yang diminta pihak sekolah melalui komite, untuk pembiayaan pentas seni itu. Karena pungutan itu, selain menyalahi ketentuan, juga cukup memberatkan bagi orangtua siswa,” imbuh Raradodo.

Raradodo mengaku, sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Gunungsitoli Yafet Krismatius Bu’ulolo, untuk membahas duduk persoalan pungutan dimaksud. Menurutnya, pihaknya dan Yafet telah menyepakati untuk menunda pelaksanaan pentas seni tersebut, hingga mendapatkan donatur/sponsor tanpa membebani orangtua siswa.

“Saya sudah komunikasi dengan Pak Kepala Disdik, kepala sekolah sudah dipanggil. Dan sudah diinstruksikan ke pihak sekolah agar pelaksanaan pentas seni yang rencananya digelar Mei mendatang, supaya ditunda dulu,” beber Raradodo.

“Dari penjelasan Pak Kepala Disdik, yang sudah membayar uang pentas seni itu belum mencapai 10 persen. Karena memang orangtua siswa sebagian besar tidak mampu,” katanya lagi.

Raradodo pun meminta Kepala Disdik Kota Gunungsitoli dapat menepati janjinya dan segera menindaklanjuti keluhan para orangtua siswa di SMP Negeri 4 Gunungsitoli.

“Saya imbau orangtua siswa dapat tenang, dan juga supaya hal ini tidak menjadi polemik lagi. Karena Pak Kepala Disdik sudah berjanji kepada saya, tidak akan ada pungutan untuk kegiatan pentas seni. Kegiatan pentas seni boleh dilaksanakan jika ada donatur atau sponsor,” tegasnya. (adl/saz)

Food Estate Humbahas di Lahan 0,3 Hektare, Panen Hasilkan 2,1 Ton Bawang Putih

PANEN: Ketua Kelompok Tani Ria Raja, Amintas Lumbangaol, bersama Rein Siregar, saat panen di lokasi Program Food Estate, Desa Riaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Kelompok Tani (Poktan) Ria Raja, kembali sumringah. Pasalnya, hasil panen bawang putih pada Program Food Estate di Desa Riaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), mampu menghasilkan 2,1 ton dari luas lahan yang hanya 0,3 hektare.

Ketua Poktan Ria Raja, Amintas Lumbangaol membenarkan, panen bawang putih mereka cukup membuat poktan mereka bahagia. Karena, kali ini hasil panen bawang putih mereka meningkat. Dengan luasan lahan 0,3 hektare saja, bisa menghasilkan 2,1 ton. Dari hasil sebelumnya hanya 4,5 ton bawang putih per hektare.

“Kami petani di sini sangat beruntung, karena hasil panen meningkat. Bayangkan di lahan 0,3 hektare bisa dapat 2,1 ton hasil panen. Artinya, sudah jauh lebih naik lagi. Kalau satu hektare berarti sudah dapat hasil sekitaran 7 ton basah,” ungkap Amintas, didampingi petani lainnya, Rein Siregar, saat disambangi di lokasi, Rabu (1/3) lalu.

Amintas juga mengatakan, keberhasilan penanaman ini tidak terlepas dari kerja sama mereka dengan PT Parna Raya. Perusahaan tersebut membantu petani dengan cara membeli hasil panen dari petani pemilik lahan. Selain pembelian, PT Parna Raya juga ikut membantu petani Food Estate dalam sarana dan prasarana, mulai pengelolaan, hingga pupuk. Tak sampai di situ saja, PT Parna Raya juga ikut membayar per hari petani dengan besaran Rp80 ribu, dalam mengelola pertanian di lahan pertanian miliknya sendiri.

“Jadi, kami sangat beruntung bekerja sama dengan PT Parna Raya. Mereka bayar pekerja, pupuk, hingga biaya olah lahan,” jelasnya.

Menurutnya, sejak lahan tidur di daerahnya ini menjadi program nasional yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo, ada perubahaan yang dirasakan masyarakat petani. Karena program tersebut mampu memberikan perubahaan dengan mendongrak roda perekonomian mereka.

“Sarana diberikan pemerintah, kami juga diberikan kerja sama dengan perusahaan. Untuk kesuksesannya memang belum 100 persen. Itu hal biasa,” kata Amintas lagi.

Soal pernyataan Program Food Estate dibilang gagal, Amintas tegas membantah. “Siapa yang bilang gagal? Siapa yang bilang mangkrak? Kami tidak setuju, tanyalah langsung ke kami, kalau mau tahu kebenarannya,” tegasnya.

Dia pun menjelaskan, seharusnya Wakil Bupati Humbahas berterima kasih kepada Presiden atas program lumbung pangan ini ada di Kabupaten Humbahas. Karena sangat membantu petani lokal.

“Minggu depan kami akan panen kentang. Kami harap, yang bilang gagal dan mangkrak, agar datang dan bersama-sama ikut panen,” imbau Amintas.

Selain membantah, Amintas juga sangat miris melihat cara Wakil Bupati Humbahas memainkan bawang putih bak permainan lato-lato.

“Itu sama saja menghina kami para petani. Kami sudah capek bertani, tapi jangan hina kami dengan cara seperti itu,” harapnya. (des/saz)

Investasi Harus Hitung Risiko Bencana, Pusat Minta Daerah Lalukan Pemetaan

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau pameran kebencanaan usai menutup secara resmi Rakornas Penanggulangan Bencana 2023 di Jakarta (2/3). Foto : Humas Setwapres

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tidak bisa dipungkiri, Indonesia merupakan negara yang rawan bencana. Presiden Joko Widodo pun mendorong penggunaan dana bersama bencana untuk dimanfaatkan. Selain itu daerah harus melakukan pemetaan bencana yang kerap terjadi di wilayah ya.

Jokowi meminta agar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dapat menyederhanakan aturan dalam penyaluran bantuan kepada korban bencana. “Jangan sampai masyarakat sudah terkena bencana, kehilangan keluarga, kehilangan mata pencaharian, masih susah dapat bantuan,” katanya dalam Rakornas Penanggulangan Bencana 2023, di Jakarta, kemarin (2/3).

Dia juga menginginkan dalam posisi bencana kecepatan dalam pemberian bantuan sangat diperlukan. Kepala Negara juga mengingatkan agar penyerahan bantuan kepada para korban bencana tetap harus dikontrol dengan benar.

Lebih lanjut Jokowi menjelaskan bahwa sejumlah bantuan baik dari pemerintah pusat, daerah, maupun dari sumbangan agar tidak secara langsung disalurkan kepada masyarakat. Alasannya, pemberian bantuan secara langsung dapat meringankan sedikit beban para korban bencana. “Silakan ada stoknya, tetapi separuh lebih tolong dibagi ke masyarakat meskipun tidak bisa dipakai, tetapi dipegang itu senang sebagai hiburan pas terjadi bencana,” ucapnya.

Jokowi menekankan peran penting pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memahami potensi bencana di daerahnya. “Daerah yang memiliki kemungkinan-kemungkinan besar terjadi bencana itu memang harus menganggarkan,” katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai pemerintah daerah dan BPBD seharusnya sudah dapat menghitung jumlah anggaran yang dibutuhkan sesuai dengan kondisi geografis dan sebaran potensi bencana di daerahnya. Jokowi juga menyampaikan bahwa pemda harus memiliki rencana pembangunan yang secara jelas memuat risiko bencana. “Daerah itu harus memasukkan risiko bencana dalam rencana pembangunannya, dalam rencana investasinya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan, koordinasi dan pemetaan daerah rawan bencana menjadi prioritas penting dalam penguatan resiliensi berkelanjutan menghadapi bencana. Karenanya, pemerintah akan menindaklanjuti identifikasi daerah mana saja yang rawan dengan bencana. “Setiap daerah akan punya data terpusat dan terkoordinasi dengan BNPB serta Kemenko PMK. Sehingga semua kebijakan akan sinkron dan dapat disesuaikan kebutuhannya di setiap daerah,” tuturnya.

Selain itu, dalam menanggulangi bencana ini, lanjut dia, akan ditingkatkan pula pelaksanaannya melalui kurikulum kebencanaan yang kini sudah berjalan. Menurutnya, kurikulum menjadi bagian yang penting dari upaya mitigasi bencana. “Kita akan meningkatkan fungsinya. Sehingga nanti kurikulum di sekolah tidak seragam seluruh Indonesia, tetapi disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah,” ungkapnya.

Rakornas Penanggulangan Bencana 2023 ditutup secara resmi oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin kemarin (2/3) sore. Ada beberapa poin penting yang dia tekankan pada forum itu. “Saya ingin menggarisbawahi beberapa hal dalam upaya penanggulangan bencana di masa mendatang,” katanya.

Diantaranya adalah penguatan mitigasi bencana. Upaya penanggulangan bencana harus memperhatikan aspek keselamatan masyarakat dan risiko bencana. Untuk itu Ma’ruf menuturkan ketahanan bencana diarahkan tidak gabya dengan mitigasi struktural. Tetapi juga mitigasi kultural. “Perlunya peningkatan kerangka berpikir sadar bencana, termasuk dalam sisi pembiayaan,” jelasnya. Sehingga terjadi kolaborasi pembiayaan bencana, baik dari sektor privat atau dunia usaha, maupun sektor publik atau pemerintah.

Ma’ruf juga mengingatkan mitigasi bencana dari hulu sampai hilir harus diperkuat. Sehingga bisa menekan dampak kerugian akibat bencana. “Saya meminta komitmen semua unsur dalam menegakkan aturan di bidang kebencanaan,” kata Ma’ruf. Penegakan aturan itu meliputi aturan untuk tidak lagi membangun di wilayah zona merah. Kemudian aturan untuk menindak pelaku pembakaran hutan. Serta aturan untuk melayani masyarakat berdasarkan Standar Nasional Indonesia dalam penanggulangan bencana.

Ma’ruf mengungkapkan, sepanjang 2022, tercatat ada 3.544 kejadian bencana. Didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor. Bencana itu mengakibatkan ratusan korban jiwa. Ribuan orang luka-luka. Serta jutaan orang mengungsi. Dia mengatakan bencana juga merusak puluhan ribu rumah, serta menghancurkan fasilitas umum, baik fasilitas pendidikan, kesehatan, maupun peribadatan.

Ma’ruf mengatakan Indonesia telah dianugerahi Allah SWT dengan kekayaan alam yang berlimpah. “Tugas kita sebagai manusia adalah mengelola dengan sebaik-baiknya, baik berkah yang terkandung di dalamnya, maupun risiko bencana yang menyertainya,” jelasnya. Ma’ruf mencontohkan gunung berapi, berpotensi menghadirkan erupsi. Namun mampu menyuburkan lahan untuk ditanami. (lyn/wan/mia/jpg)

Napoli vs Lazio: Tancap Terus!

SENGIT: Duel sengit bakal tersaji di lini depan antara Victor Osimhen dan Ciro Immobile saat Napoli menjamu Lazio, Sabtu (4/2) dini hari WIB.

SUMUTPOS.CO – Unggul 18 poin dari duo Milan di klasemen, Napoli diprediksi bisa mengakhiri penantian 33 tahun The Partenopei untuk menjadi jawara Italia. Namun, selisih poin yang sangat jauh itu tak menjadikan Napoli ingin bersantai.

Sebaliknya, mereka berusaha terus tancap gas agar bisa memastikan Scudetto lebih awal. Itu karena mereka juga harus mempersiapkan kekuatan untuk bertarung di Liga Champions. “Delapan belas poin adalah selisih yang besar, tapi sejujurnya kami tidak melihat klasemen karena kami ingin memenangkan setiap pertandingan yang tersisa,” kata pemain Napoli, Elif Elmas di Radio Kiss Kiss.

Berbekal tujuh kemenangan beruntun dan lima clean sheet berturut-turut, bisa dimaklumi jika Napoli bisa lebih percaya diri. Khususnya karena lima kemenangan terakhir mereka dapatkan dalam laga tandang. Tapi gelandang asal Makedonia Utara itu menegaskan, mereka tidak akan meremehkan Lazio. “Kami tidak terbawa suasana. Masih banyak pertandingan yang harus dimainkan dan sejujurnya kami hanya memikirkan pertandingan Lazio dan mendapatkan tiga poin dari itu,” jelasnya.

Napoli memainkan lima laga away beruntun dan Elmas berharap bisa memberi kegembiraan pada fans mereka di Naples. Pelatih Napoli, Luciano Spalletti menjelaskan, dirinya memiliki sekelompok pemain yang tahu bagaimana menangani setiap pertandingan dengan cara yang benar. Makanya, ia sama sekali tidak ragu menyambut Lazio. “Mereka dapat meraih kemenangan dan memiliki mentalitas pemimpin liga. Tim ini luar biasa. Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan mereka,” kata Spalletti di Football Italia.

Sementara, Pelatih Lazio Maurizio Sarri menyadari, itu tidak akan menjadi pekerjaan gampang. “Kami tahu Napoli lebih kuat dari kami, tetapi kami tidak bisa menyerah begitu saja pada filosofi kami,” katanya kepada DAZN.

Mantan pelatih Napoli itu menyebut Napoli saat ini sangat sulit dihadapi. “Mereka jelas lebih kuat dari semua orang musim ini. Selama setahun terakhir, mereka sangat berani dalam pendekatan mereka,” jelas Sarri yang lahir di Napoli.

Lazio tidak akan diperkuat Nicolò Casale yang diskors. Sementara Sergej Milinkovic-Savic, Mattia Zaccagni, dan Pedro diperkirakan siap bermain setelah pulih dari sakit serta cedera. Pada pertemuan pertama musim ini, Napoli mengalahkan Lazio dengan skor 2-1 di Roma. (amr/jpg)