Home Blog Page 1785

Satlantas Polres Binjai Limpahkan Berkas Kasus Laka Menewaskan 3 Orang

RINGSEK: Mobil yang terlibat kecelakaan ringsek, hingga menewaskan 3 orang di Jalan Lintas Sumatera Medan-Aceh persisnya Dusun I, Desa Tandam Hilir I, Hamparan Perak, Deliserdang.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Terkait kecelakaan maut yang menewaskan 3 orang di Jalan Lintas Sumatera Medan-Aceh persisnya Dusun I, Desa Tandam Hilir I, Hamparan Perak, Deliserdang, Minggu (29/1) pagi, penyidik Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Binjai masih melakukan penahanan terhadap sopir, Muhammad Juanda (22) warga Kecamatan Padangtualang, Kabupaten Langkat, yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan, penyidik juga akan melimpahkan berkas perkara tersebut ke Cabang Kejaksaan Negeri Labuhandeli.

“Saat ini yang bersangkutan masih ditahan dan berkas perkaranya sudah kami limpahkan ke jaksa,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Binjai, Ipda Abdullah Sani ketika dikonfirmasi, belum lama ini.

Menurut dia, penyidik saat ini tengah menunggu petunjuk dari jaksa. Apakah berkas perkara tersebut dinyatakan lengkap atau dipulangkan.

Kanit juga mengakui, tersangka dengan keluarga korban sudah berdamai. “Namun karena 3 orang yang meninggal dunia, berkas perkara tetap lanjut. Dan juga belum semua yang menyatakan damai, ada seorang lagi keluarga korban yang tidak mau berdamai,” ujar Sani.

Dia mengimbau kepada pengendara untuk tetap tertib berlalu lintas. “Jangan ugal-ugalan dan sayangi keluarga di rumah agar selamat sampai tujuan,” serunya.

“Kenapa dilimpahkan ke Labuhandeli karena kejadiannya berada di wilayah hukum Kejari Deliserdang. Dan itu wilayah administrasinya di Deliserdang, makanya kita limpahkan berkasnya ke Cabjari Labuhandeli,” tambah dia.

Dalam peristiwa nahas ini, penumpang dan pengendara sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor kendaraan bermotor yang berboncengan tiga dinyatakan meninggal dunia. Adapun identitasnya yakni, Gilang Ramadhan (21) warga Dusun Kedondong Barat, Desa Jentera, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, dengan kondisi patah kaki yang meninggal dunia di lokasi kejadian dan dibawa ke RSUD Djoelham.

Juliyani br Surbakti (22) warga Dusun Mawar, Desa Mancang, Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat, dengan kondisi luka robek di kepala dan kaki yang meninggal dunia di lokasi kejadian serta dibawa ke RSUD Djoelham. Terakhir, Aufa Aulia (18) warga Dusun Muka Paya Pasar III, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, dengan kondisi putus kaki sebelah kanan dan tangan sebelah kanan patah serta meninggal dunia di Klinik Asia Medika.

Kejadian berdarah ini berawal dari mobil yang dikemudikan Muhammad Juanda (22) membawa penumpang Rizka Afura (25) berjalan dari arah Binjai menuju Stabat. Sebelum kejadian, mobil yang ingin mendahului kendaraan di depannya, diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Karena itu, mobil masuk ke lajur berlawanan. Setibanya di TKP, datang sepeda motor yang dikemudikan Gilang Ramadhan (21) berpenumpang Juliyani br Surbakti (22) dan Aufa Aulia (18).

Alhasil, tabrakan pun tak terhindarkan. Bahkan akibat tabrakan ini, sepeda motor dan penumpangnya tercampak hingga terbentur ke pagar rumah masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

“Saat mobil berjalan ke kanan masuk ke jalur berlawanan, datang sepeda motor sehingga bertabrakan. Setelah bertabrakan, mobil penumpang Mobilio tetap berjalan dan membentur tembok rumah penduduk sebelah kanan arah ke Stabat,” tukas Sani. (ted)

DPRD Nisel Gelar Rapat Paripurna Laporan Hasil Reses Masa Sidang ke -10

TUNJUKKAN : Wakil Ketua I DPRD Faatulo Sarumaha didampingi Wakil Ketua II Agustana Ndruru, dan Sekretaris DPRD Arifman F. Wau menunjukkan hasil keputusan reses ke- 10 bersama dengan Wabup Firman Giawa didampingi Sekda Nisel. Senin, (27/2).EURISMAN/SUMUT POS

NISEL, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilam Rakyat Daerah (DPRD) Nias Selatan melaksanakan rapat paripurna tentang Laporan Hasil Reses masa sidang ke-10 masa persidangan 1 Tahun 2023 di ruang sidang DPRD Kabupaten Nias Selatan. Senin, (27/2/2023).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nias Selatan, Faatulo Sarumaha di dampingi Wakil Ketua II Agustana Ndruru.

Reses merupakan kegiatan kunjungan kerja setiap anggota dewan ke daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam rapat paripurna tersebut, masing- masing perwakilan anggota DPRD di setiap daerah pemilihan membacakan hasil reses dari setiap Dapilnya masing- masing.

Usai pembacaan hasil Reses Rapat Paripurna tersebut, dilanjutkan dengan penandatanganan keputusan DPRD tentang hasil reses ke-10, dan sekaligus penyerahan keputusan DPRD kepada wakil Bupati Nias Selatan.

Rapat paripurna tesebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua I dan Wakil ketua II DPRD beserta anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan, Sekretaris DPRD Nisel Arifman F. Wau, Wakil Bupati Nias Selatan, Sekda Kabupaten Nias Selatan, Danlanal Nias, Kasi Barang Bukti Kajari Nias Selatan, Kabag Ops Polres Nias Selatan, Kepala OPD serta undangan lainnya.(mag-8/Han)

GMC Sumut Gelar Sekolah Kecantikan Bareng Perempuan Muda di Deli Serdang

GMC Sumut berkolaborasi dengan Brand Oriflame mengadakan sekolah kecantikan di Cafe Fauyonesse, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (28/2).

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) melanjutkan aksi positif dengan menggelar sekolah kecantikan untuk para perempuan muda yang ada di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam kegiatan itu, GMC Sumut berkolaborasi dengan Brand Oriflame. Adapun sekolah kecantikan diadakan di Cafe Fauyonesse, Kec Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (28/2).

Kordinator Wilayah Ganjar Milenial Center Sumut, Yusuf Elpa Sagala mengatakan sekolah kecantikan itu bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan tingkatkan skill makeup artist kaum perempuan.

“Kami ingin mengembangkan skill perempuan dalam hal make up artist dan juga mendukung pertumbuhan minat entrepreneur perempuan di bidang itu,” kata dia dalam siaran persnya, Selasa.

Dalam kelas itu, GMC Sumut bersama Brand Oriflame berbagi tips kecantikan dan juga dibarengi pelatihan penggunaan make up yang benar.

Yusuf menuturkan Ganjar Milenial Center Sumut merupakan wadah untuk membantu mengembangkan potensi keilmuan, minat, dan bakat masyarakat.

“Kami harap para perempuan bisa melanjutkan kegiatan positif setelah ikut kelas kecantikan ini,” kata dia.

Sementara, Intan, salah satu peserta yang ikut dalam kegiatan Sekolah Kecantikan GMC Sumut di Deli Serdang mengaku sangat mendukung kegiatan itu.

Intan bersama komunitas perempuan lainnya ikut menyambut kegiatan tersebut dengan penuh antusias.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan kreativitas kaum perempuan,” kata dia.

Dalam kegiatan itu, GMC Sumut tak lupa untuk menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo kepada para peserta yang ada.

Mereka berusaha untuk memperluas dukungan kepada Ganjar hingga bisa maju di Pilpres 2024. (rel/tri)

Demokrat Sumut Susun Target di Pileg 2024

SIARAN PERS: Ketua DPD Demokrat Sumut, Muhammad Lokot Nasution didampingi Kepala Bakomstra DA DPD Demokrat Sumut, Chairil Hudha saat memberikan keterangan pers di Kantor DPD Demokrat Sumut, di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, DPD Demokrat Sumatera Utara sudah menyiapkan strategi. Untuk meraih kemenangan di Sumut pada Pemilu tahun 2024. Target perolehan suara juga sudah ditetapkan partai berlambang Mercy tersebut.

Ketua DPD Demokrat Sumut, Muhammad Lokot Nasution mengungkapkan untuk Pemilu tahun 2024, pihaknya menetapkan 6 kursi untuk DPR RI, 20 kursi untuk DPRD Provinsi Sumut, dan 148 kursi untuk DPRD Kabupaten/Kota.

“Enam kursi untuk DPR RI. DPRD Provinsi harapan kami 20 kursi lah. biar bisa mengusung calon gubernur dari kader sendiri. DPRD Kabupaten 148 kursi,” sebut Lokot dalam jumpa pers di Kantor DPD Demokrat Sumut, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Selasa (28/2/2023).

Untuk mencapai target dan kemenangan tersebut, Lokot mengungkapkan konsolidasi dengan seluruh pengurus hingga tingkat DPC Demokrat Kabupaten/Kota juga sudah dilakukan.

“Upaya yang dilakukan sehari-hari melakukan konsolidasi. Yang paling baru saja, dua hari lalu, kami memanggil DPC, saya panggil langsung ketua DPC,” kata Lokot didamping Kepala Bakomstra DA DPD Demokrat Sumut, Chairil Hudha.

Lokot mengungkapkan, pemanggilan seluruh Ketua DPC Kabupaten/Kota untuk mengetahui langkah-langkah yang akan dilakukan DPC Demokrat se-Sumut dalam suksesi kemenangan partai Demokrat di Sumut.

“Untuk mengetahui perintah, apa diskusi, apa rencana kerja sudah mereka lakukan, apa mereka belum lakukan. Apa menjadi kendala, atau baik-baik saja,” tutur Lokot.

Lokot mengatakan, mengelola Partai Demokrat Sumut tidak sendirian. Tetapi, dikelola bersama dengan pengurus DPD hingga DPC Demokrat.

“Saya sampaikan kepada kawan-kawan media. Saya mengelola partai ini tidak sendirian. Kita mengelola partai ini bersama-sama. Saya bilang sama mereka, saya cuma ingin Ketua DPD itu satu kali aja. Tidak lebih, bukan capek. Bukan apa-apa, biar sekali, tapi itu berarti,” ucap Lokot.

Menjadi Ketua DPD Demokrat, lanjut Lokot, bertujuan untuk membawa Demokrat meraih kemenangan baik di Sumut dan nasional pada Pemilu tahun 2024 mendatang.

Menurut Lokot, masyarakat Indonesia memiliki hak untuk memilih calon legislatif sebagai wakil rakyat dengan sistem proporsional terbuka.

Partai Demokrat menolak sistem proporsional tertutup karena sistem dilaksanakan pada Pemilu di zaman orde baru. Untuk itu, Demokrat terus mengusung sistem proporsional terbuka.

“Karena dengan sistem ini, masyarakat memiliki kebebasan dalam menentukan sosok yang diinginkannya untuk menjadi wakilnya kelak di parlemen,” jelas Lokot.

Lokot mengungkapkan berbanding terbalik jika negara menerapkan sistem proporsional tertutup dimana rakyat hanya diberi kesempatan untuk mencoblos partai. Partai kemudian akan menentukan siapa yang akan menduduki kursi yang diperoleh berdasarkan suara yang dikonversi menjadi kursi di parlemen.

“Ini kan namanya (seperti) memilih kucing dalam karung. Sosok yang ditetapkan partai nantinya untuk duduk tidak tertutup kemungkinan adalah bekas koruptor, bekas pembunuh dan lain. Itu kan tidak kita harapkan,” jelas Lokot.

Didampingi Kepala Bakomstrada Sumut, Chairil Huda, Ketua Bappilu DPD Demokrat Sumut Khairul Mukmin Tambunan dan beberapa pengurus lainnya. Lokot mengaku sangat miris dengan cara berfikir dari para pihak yang berupaya mengubah kembali sistem pemilu menjadi proporsional tertutup.

Lokot menilai hal ini menjadi bentuk kemunduran dari sistem pemilu terbuka yang diperjuangkan lewat darah dan air mata pada saat reformasi.

“Kalau isunya adalah karena biaya mahal jika menerapkan sistem proporsional terbuka. Maka menurut kami itu adalah alasan yang tidak tepat. Sebab pada saat reformasi 98, ada nyawa yang dikorbankan. Jadi nggak bisa dibandingkan biaya dengan nyawa,” kata Lokot.

Lantas apakah Demokrat takut dengan sistem proporsional tertutup? Lokot memastikan tidak. Sebab, Partai Demokrat memiliki sosok-sosok dengan elektabilitas yang mumpuni.

“Kita nggak takut, hanya saja kita harus memperjuangkan sistem yang menurut kita terbaik bagi rakyat Indonesia,” pungkas Lokot.(gus/han)

Mujur Group Terima Sertifikasi PEFC/IFCC, Siap Melaju Tembus Pasar Global

BERSAMA: Direktur PT Gruti Washington Pane dan Direktur Perizinan PBPH PT Mujur Timber Yanses Ali bersama Pimpinan Bureau Veritas Indonesia, Christopher Lee Murray. (ISR)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua perusahaan besar bidang perkayuan, PT Gunung Raya Utama Timber Industries (Gruti) dan PT Mujur Timber yang bernaung dalam Mujur Group menerima sertifikasi Proframme  For the Endorsement of  Forest Sertification (PEFC) atau sistem sertifikasi hutan terkemuka di dunia dan mitranya di Indonesia IFCC (Indonesian Forestry Certification).

Kedua Sertifikasi pengelolaan hutan berkelanjutan kepada Mujur Group itu diterbitkan PT Beureau Veritas Indonesia.

“Mujur group merasa senang dan bangga bisa menerima dua sertifikat sekaligus jawaban dan jaminan kepercayaan publik terhadap pengelolaan hutan secara berkelanjutan,” kata Direktur PT Gruti, Washington Pane pada acara penyerahan sertifikat sekaligus syukuran Mujur Group di Hotel Emerald Garden, Senin (27/2) malam.

Menurut Washington Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Gruti memiliki konsesi areal seluas 106.930 Ha yang tersebar di Nias Selatan, Dairi,Pakpak Bharat, Samosir dan Humbahas. Produksi kayu dalam bentuk logs  ini selanjutnya disuplay ke industri kayu, PT Mujur Timber di Sibolga.

“Sertifikat ini diberikan karena dalam  pengelolaan hutan yang kami lakukan tetap mengikuti aturan dan ketentuan yang diberlakukan dengan sistim silvikultur dan tata kelola yang diwajibkan dari Kementerian Hidup dan kehutanan,” katanya.

Washington menambahkan, bahwa sertifikat PEFC/IFCC ini melengkapi sertifikat yang sebelumnya sudah diperoleh perusahaan itu yakni VLK (Verifikasi Legalitas Kayu) dan Sertifikat PHPL (Pengelolaan Hutan Produksi Lestari).

“Jadi segala macam tudingan dan anggapan Mujur Group sebagai salah satu perusahaan perambah hutan ikut terbantahkan dengan keluarnya penghargaan ini,” tegas Washington.

Direktur Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hasil  Hutan (PBPH) PT Mujur Timber Yanses Ali optimis perusahaan yang berdiri sejak 30 tahun dan beroperasi di Kota Sibolga itu, semakin mengembangkan sayap bahkan terus melaju menembus pasar global.

“Kita optimis terus melaju menembus pasar Eropa dan Amerika, apalagi persyaratan yang cukup ketat serta  komitmen untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan telah mendapat penilaian melalaui sertifikat yang diberikan,” ucap Yansen usai menerima sertifikat yang langsung diberikan Pimpinan Bureau Veritas Indonesia, Christopher Lee Murray .

Selama ini pasar ekspor Mujur Timber telah ‘berlayar’ hingga Asia Pasifik di antaranya Cina, Kore Selatan, India, serta Selandia Baru.

Sementara Ketua Komda Sumut Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) , Simon Sidabukke menyampaikan apresiasi  dan ucapan selamat  kepada jajaran direksi PT Gruti dan Mujur Timber yang telah berhasil mermperoleh sertifikat IFCC dan PEFC.

Simon yang membacakan sambutan ketua APHI Pusat mengungkap bahwa saat ini semakin banyak pemegang PBPH yang berupaya menuju pengelolaan hutan lestari. Hal itu ditunjukkan dengan peningkatan capaian perolehan sertifikat mandatory dan voluntary.

Tahun 2022 sebanyak 177 PBPH  Hutan Alam dan 128 PBPH Hutan Tanaman telah memperoleh sertifikat  PHL skema mandatory. Berdasarkan data pemegang sertifikat pengelolaan lestari IFCC update  sampai dengan 23 Februari 2023 bahwa jumlah total pemegang sertifikat pengelolaan hutan lestari  IFCC-PEFC sebanyak 77 PBPH dengan total luas , 4,1 juta ha.

Menurutnya anggota APHI mendominasi  dari jumlah keseluruhan penerima sertifikat IFCC  tersebut. Sebanyak 74  PBPH (73 PBPH-HTI dan 1 PBPH -RE) telah bergabung dalam skema  IFCC-PEFC). “Adapun informasi produk yang saat ini tersertifikasi masih didominasi  oleh jenis produk roundwood (pulpwood),” katanya.

Lebih lanjut Simon menyampaikan peningkatan kinerja tersebut didasarkan pada kesadaran bahwa perolehan sertifikat pengelolaan hutan lestari merupakan upaya untuk menunjukkan  pengelolaan sumber daya hutan  yang baik sekaligus  pintu masuk dalam mencipatakan peluang pasar bagi produksi hasil hutan.

Hadir pada acara penyerahan sertifikat dan syukuran PT Mujura Group yakni Ketua Umum APKINDO Eddy Husodo, mewakili Dinas Kehutanan Sumut dan Dinas Lingkungan Hidup, serta jajaran Direksi Mujur Group yakni, Arsyad Lies, Rusmin Ali, Kendrik Ali dan Irwan Mulyadi.(dek)

Kelistrikan Aman, PLN Sukseskan Ajang Internasional F1H2O

BALIGE, SUMUTPOS.CO – Pergelaran F1 Powerboat yang berlangsung di Balige pada 25 – 26 Februari 2023 berjalan dengan aman dan lancar. Gelaran internasional ini dihadiri ribuan pengunjung domestik dan internasional.

Acara puncak F1 Powerboat 2023 dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Menteri kabinet Indonesia Bersatu, Panglima TNI Yudo Margono, Kapolri Listyo Sigit, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan beberapa pimpiman daerah. Turut hadir General Manager Tonny Bellamy sebagai tamu undangan VIP.

General Manager PLN UID sumatera Utara, Tonny Bellamy mengatakan kondisi kelistrikan selama pergelaran F1 Powerboat berjalan dengan baik, cuaca selama pergelaran internasional juga baik.

“Kita panjatkan syukur kepada Tuhan, karena PLN telah berhasil mengawal kelistrikan sehingga gelaran F1H2O sukses dilaksanakan di Indonesia khususnya Provinsi Sumatera Utara. Acara mulai dari awal hingga final berjalan dengan lancar, kelistrikan aman tanpa padam dan kedip sekalipun,” ucap Tonny.

Kelistrikan di Kabupaten Toba selama gelaran ini berlangsung juga sangat kondusif. Energi Baru Terbarukan yang mensupply kebutuhan listrik dalam gelaran F1H2O ini sangat handal. Terbukti selama gelaran ini berlangsung, kondisi kelistrikan tanpa kedip atau padam sekalipun.

Tonny juga menambahkan untuk menyukseskan pergelaran internasional ini telah menginstruksikan Manager UP3 Sibolga, Darwin Simanjuntak untuk mengawal dan memastikan supply listrik tetap andal. Tidak hanya itu, petugas PLN rutin melaksanakan pengecekan dan pengukuran tegangan di setiap panel yang telah disiapkan, hal ini untuk memastikan agar supply di venue utama tetap terjaga. Selain itu, petugas PLN siap siaga selama 24 jam dengan bergantian shift untuk memastikan kondisi kelistrikan aman.

“Kami akan siap untuk menjaga dan mengawal kelistrikan di setiap agenda nasional maupun internasional yang dilaksanakan di Sumatera Utara. Dengan kondisi pasokan listrik cukup dan kami pastikan akan hadirkan listrik yang handal dan tanpa kedip,” pungkasnya. (ila)

Labuhanbatu Ikuti Proses Evaluasi Mandiri KLA

APEL: Sekdakab Labuhanbatu Yusuf Siagiaan membacakan sambutan Bupati pada apel gabungan kelompok dua di lingkungan pemerintahan Pemkab Labuhanbatu. fajar/Sumutpos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian mengatakan saat ini Kabupaten Labuhanbatu mengikuti proses tahap evaluasi mandiri dalam pengisian indikator Kabupaten layak anak.

“Evaluasi ini melibatkan semua stakeholder lintas vertikal, sektoral, lembaga/organisasi, dunia usaha, media massa serta kelompok anak, ikut andil dan berperan dalam setiap isian indikator kabupaten layak anak tersebut,” kata Sekda Yusuf Siagiaan saat membacakan pidato Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga pada apel gabungan kelompok dua di lingkungan Pemerintahan kabupaten Labuhanbatu, di Lapangan BKPP, Senin (27/2).

Dijelaskannya, beberapa hari lalu tim gugus tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) sudah turun ke lapangan ke beberapa OPD, Kecamatan, Desa/Kelurahan dalam pendampingan pengisian indikator yang menjadi tanggung jawab dari OPD/Kecamatan/Desa serta Kelurahan.

“Ini adalah upaya yang harus dilakukan bersama untuk meningkatkan Grade kita, untuk menaikkan peringkat sehingga batas waktu sampai tanggal 20 Maret 2023 bisa kita isi dengan point yang memuaskan,” ujarnya.

Sekda juga mengharapkan kepada semuanya, baik itu OPD, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintahan Desa/Kelurahan untuk serius dalam membolo labuhanbatu ini menuju Kabupaten layak anak.

“Mari kita serius menjalankan dan mengerjakan program Bupati Labuhanbatu dalam membolo Kabupaten Labuhanbatu layak anak,” tegasnya.

Sekda juga mengajak peserta apel semuanya, saling bergandengan dan bekerjasama dalam mengharumkan nama Kabupaten Labuhanbatu.

“Artinya jika kita saling bergandengan dan bekerjasama semua yang kita lakukan akan terasa mudah untuk kita kerjakan,” tutup Sekda.

Turut hadir mengikuti apel gabungan, Staf Ahli Jumingan, Asisten l Sarimpunan Ritonga, Asisten ll Zaid Harahap, para Pimpinan OPD dan Peserta Upacara Apel Gabungan di Lingkungan Pemkab. (fdh/han)

Pj Wali Kota Tebingtinggi Minta OPD dan Satgas Pangan Pantau Harga dan Ketersediaan Komoditas

RAKOR: Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi, OPD dan Forkopimda mengikuti rapat kordinasi dengan pihak Kemendagri dalam hal pengendalian Inflasi dan pantau ketersediaan komoditas.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi bersama Kabag Ren Polres AKBP Adjie Makno, Danramil 13 Tebingtinggi Kapten Inf Yudi Chandra mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi secara virtual (zoom meeting) di ruang Aula Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Senin (27/2).

Rakor tersebut dipimpin langsung Mendagri RI Muhammad Tito Karnavian yang diikuti Kepala Daerah se-Indonesia baik Gubernur, Wali Kota, Bupati dan Forkopimda di daerah masing-masing.

Rakor kali ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan komoditas serta indeks perkembangan harga di seluruh wilayah di Indonesia. Dalam arahannya, Mendagri RI Tito Karnavian menyampaikan arahan Presiden RI Joko Widodo pada Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang digelar pada tanggal 23 Februari 2023 di Balikpapan.

Pada kesempatan tersebut, Presiden RI Joko Widodo menekankan beberapa arahan, di antaranya peningkatan konsumsi dan belanja masyarakat, hilirisasi produk, ketersediaan pangan, belanja produk dalam negeri, peningkatan iklim investasi, penurunan stunting dan masa depan tenaga honorer.

Terkait dengan hal tersebut, Mendagri RI Tito Karnavian menyampaikan sejumlah upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi.

Pertama, Kepala Daerah terus memonitoring setiap minggu dan menjaga pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi. Kedua, kontribusi pertumbuhan ekonomi daerah sangat penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi nasional (Pertumbuhan Ekonomi Nasional merupakan agregat penjumlahan dari daerah Provinsi, Kabupaten Kota).

Ketiga, pelaksanaan rapat TPID secara regular rutin (mingguan) agar perintahkan Sekda sebagai Kasatgas pengan untuk mengendalikan harga pangan. Terakhir, daerah-daerah yang kurang terkendali segera lakukan intervensi pengendalian, pemerintah pusat juga memonitor melalui TPIP (khususnya tarif PLN, PDAM, dan angkutan kota).

“Inflasi dipengaruhi oleh komponen penyumbang inflasi antara lain yaitu inflasi barang jasa yang perkembangan harganya diatur pemerintah. Harga suatu barang atau Jasa Administered Prices yang beredar di masyarakat berdasarkan aturan pemerintah. Contoh barang/jasa Administered Prices diantaranya tarif dasar listrik, bahan bakar minyak dan tarif transportasi,” urai Tito Karnavian.

Kemudian, Tito juga meminta setiap daerah agar terus memantau kondisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, komoditas cabe, bawang dan komoditi lainnya. Selain itu, Tito juga mengharapkan setiap daerah agar melakukan kerjasama antar daerah.

“Pentingnya kerjasama itu karena dengan bekerjasama membuat harga menjadi tetap stabil. Dikarenakan biaya pengiriman telah di subsidi oleh pemerintah, hal seperti inilah yang hendaknya dilakukan didaerah-daerah lain,” kata Tito.

Berdasarkan dari rilis Badan Pusat Statistik tanggal 1 Februari 2023, inflasi gabungan kota per-provinsi Year on Year (yoy), 10 provinsi tertinggi di duduki oleh Sumatera Barat sebesar 6,81 persen, Riau sebesar 6,72 persen, NTT sebesar 6,65 persen, Sultra sebesar 6,57 persen, Jawa Timur sebesar 6,41 persen, Maluku sebesar 6,39 persen, Kalsel sebesar 6,11 persen, Jambi sebesar 6,07 persen, Jawa Barat sebesar 6,06 persen dan DI Yogyakarta sebesar 6,05 persen.

Usai rakor, Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi meminta kepada seluruh OPD yang terkait dengan Satgas Pangan Kota Tebingtinggi dan Forkopimda untuk terus memantau perkembangan kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar pasar tradisional yang ada di Kota Tebingtinggi, karena saat ini harga kebutuhan pokok ada yang masih mengalami kenaikan harga seperti beras karena belum stabil.

Begitu juga untuk menjaga ketahanan pangan dan menekan angka inflasi di Kota Tebingtinggi, Muhammad Dimiyathi berharap kepada OPD terkait untuk terus menggalakan program tanam produktif cepat panen sehingga warga bisa memfaatkan lahan sempit bagi warga perkotaan.

“Warga diharapkan menanam tanaman produktif cepat panen seperti cabai, bawang dan sayuran, hasilnya bisa menambah perekonomian keluarga kita sendiri melalui media tanam polibag, hidroponik dan lainnya,” bilangnya. (ian/han)

Produk UMKM Karo Ikut Warnai Even F1 Powerboat Lake Toba

UMKM: Stand UMKM yang dibuka di ajang Even F1 Powerboat Lake Toba.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menyaksikan langsung Formula 1 Powerboat World Championship 2023 yang diselenggarakan di Balige Kabupaten Toba, Minggu (26/2).

Kejuaraan F1 Powerboat merupakan kompetisi kejuaraan dunia Perahu Motor Formula 1. Kejuaraan tersebut merupakan balap motor perahu kelas tertinggi di dunia dengan kecepatan mencapai 200-250 kilometer per jam.

Pebalap Stromoy Racing, Bartek Marszalek asal Polandia menjadi juara setelah memenangi putaran pertama F1 PowerBoat 2023. Presiden Joko Widodo secara langsung memberikan piala kepada para pemenang F1 PowerBoat 2023 di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

Pemerintah Kabupaten Karo melalui booth UMKM juga hadir diperhelatan F1 Powerboat Danau Toba dengan menampilkan produk UMKM dari Kabupaten Karo. Berbagai produk UMKM dan produk lokal asli Kabupaten Karo dijajakan di sana.

Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang mengatakan, Pemkab Karo selalu menggenjot produk UMKM dengan memperkenalkan lebih luas ke banyak daerah dan nasiona. “Itu sebabnya, kami selalu membawa produk-produk UMKM binaan Pemkab Karo ikut dalam berbagai pameran, termasuk tingkat dunia seperti di event F1H20 ini agar produk daerah Kabupaten Karo semakin dikenal di dunia,” katanya. (deo)

Terminal Tanjung Pinggir Senilai Rp39,5 Sepi, Kendaraan Hanya Numpang Lewat

SUMUTPOS.CO – Penataan transportasi di Kota Pematangsiantar masih carut marut. Padahal presiden Jokowi sudah memberikan bantuan senilai Rp39,5 miliar melalui Kementerian Perhubungan untuk merevitalisasi terminal Type A Tanjung Pinggir.

Bahkan terminal Type A Tanjung Pinggir tersebut diresmikan oleh Presiden Jokowi bersamaan dengan Terminal Amplas Medan pada 9 Februari 2022 lalu.

Namun, pasca diresmikan kondisi Terminal Tanjung Pinggir yang berada di Kecamatan Siantar Martoba itu tidak berfungsi maksimal.

Menurut Robert Tua Siregar PhD Specialist Development Planning Area, menyayangkan jika Pemko Siantar selaku pemilik wilayah kurang respon keberadaan Terminal Tanjung Pinggir ini.

“Jika dikatakan belum ada arahan dari pemerintah atasan, justru itu yang diperlukan “Gercep” Gerak Cepat dari Instansi teknisnya, baik UPTD Kementerian Perhubungan maupun OPD Dishub Kota Siantar. Segera kordinasi dengan pemerintah pusat, jangan hanya menunggu arahan, karena kondisi terminal sudah harus dibutuhkan difungsikan. Saat ini kondisi transportasi Siantar carut marut,” ujar Dosen S3 dan S2 Unversitas Prima Indonesia.

Menurut Robert yang juga dosen Magister Ilmu Manajemen STIE Sultan Agung bahwa peran pemerintah dalam pengelolaan terminal ini perlu kolaborasi yang baik dilakukan mulai dari tahap perencanaan, pembangunan, hingga operasionalisasi sarana maupun prasarana transportasinya.

Pemerintah daerah berperan penting dalam melancarkan pembangunan infrastruktur transportasi nasional. Sinergitas dan kolaborasi yang baik dengan sejumlah pihak terkait, khususnya pemerintah daerah diperlukan agar program pembangunan infrastruktur transportasi dapat berjalan dengan optimal.

Disebutkan sejumlah kolaborasi yang telah dilakukan bersama pemerintah daerah untuk mendukung program di sektor transportasi diantaranya yaitu: pemerintah daerah dalam hal ini Pemko harus berperan aktif melakukan penertiban terminal bayangan saat ini agar semua ke Terminal Terpadu Tanjung Pinggir.

“Dalam hal ini tidak ada pilih bulu, perlakuan sama, pusat mota harus clear dengan terminal banyangan, baik taksi maupun bus umum. Jadi transportasi perantara dalam hal ini angkot dan Ojol berfungsi sebagai perantara dari terminal ke tujuan akhir pengguna jasa,” jelas Robert yang juga Dosen S2 Magsister Adminisrasi Publik Universitas Sumatera Utara.

Ditambahkannya, kolaborasi perlu dilakukan untuk menghadapi salah satu tantangan yang perlu dihadapi bersama oleh pemerintah pusat maupun daerah yaitu, mengatasi keterbatasan APBN untuk mendanai berbagai kebutuhan pendanaan pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi.

Salah satu upaya yang dilakukan yaitu mencari pendanaan kreatif non APBN melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Pembangunan infrastruktur transportasi berperan penting untuk mendukung terciptanya konektivitas dan mendatangkan investasi di daerah.

Selama ini Kota Siantar tidak memiliki terminal terpadu yang mumpuni. Sehingga sejumlah bus atau angkutan umum masih berloket di sejumlah titik di Kota Siantar. Bahkan di pusat kota, bus besar bebas membuat loket dan pool. Kondisi ini membuat carut marut transportasi di Kota Siantar.

Beberapa waktu lalu, Rita Sinaga selaku Plt Koordinator Terminal Tanjung Pinggir Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah 2 Sumatera Utara, Kementerian Perhubungan saat diwawancarai menjelaskan, Terminal Tanjung Pinggir sudah mulai dioperasikan sejak diresmikan Presiden Jokowi.

Namun pengoperasiannya belum optimal dikarenakan pihaknya dan Pemko Siantar masih dalam pembahasan soal penertiban terminal bayangan di Kota Siantar.

Sementara itu, Kadis Perhubungan Kota Pematangsiantar belum bisa diminta penjelasannya dengan alasan rapat. Dari amatan Sumut Pos, sampai saat ini situasi di Terminal Tanjung Pinggir sepi aktivitas.

Hanya ada sekitar 4 orang petugas Terminal Tanjung Pinggir Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah 2 Sumatera Utara, Kementerian Perhubungan sedang menunggu kedatangan bus.

Bus yang masuk ke terminal terlihat hanya melintas untuk diperiksa surat-suratnya. Sementara untuk menaikkan dan menurunkan penumpang belum ada. (mag-7/ram)