Home Blog Page 1824

Pantarlih Coklit ke Rumah Pribadi Wali Kota Binjai

COKLIT: Petugas Pantarlih KPU Binjai didampingi komisioner bawaslu, datang ke rumah pribadi wali kota untuk melakukan coklit di Jalan Gunung Agung, Gang Amal Bakti, Kelurahan Binjai Estate, Binjai Selatan, Kamis (16/2/2023).Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) didampingi Komisioner Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Binjai, mendatangi kediaman pribadi wali kota di Jalan Gunung Agung, Gang Amal Bakti, Kelurahan Binjai Estate, Binjai Selatan, Kamis (16/2/2023). Kedatangan mereka dalam rangka melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit).

Berdasarkan data coklit, keluarga Wali Kota Binjai, Amir Hamzah tercatat ada 5 nama pemilih pada Pemilu 2024. Di antaranya, wali kota sendiri, lalu istrinya dan ketiga orang anaknya.

Amir berharap, petugas dengan benar-benar mendata warga Kota Binjai, sehingga dapat menggunakan hak suaranya pada pemilu 2024 mendatang. “Terima kasih atas kunjungan petugas melakukan coklit dan mendata saya beserta keluarga agar dapat terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu 2024 mendatang,” ucap Amir.

Kepada seluruh masyarakat Kota Binjai, dia meminta, agar dapat meluangkan waktu menerima kunjungan petugas pantarlih. Juga dapat memberikan data yang benar kepada petugas.

“Diharapkan kepada warga agar bisa meluangkan waktunya menerima kunjungan petugas Pantarlih dan memberikan data yang benar agar bisa terdaftar dalam DPT pemilu 2024 mendatang,” ujar Amir.

Sementara, Ketua KPU Binjai, Zulfan Efendi menyebut, petugas pantarlih sampai saat ini masih terus melakukan coklit terhadap masyarakat berdasarkan data yang diterima Kementerian Dalam Negeri. Namun demikian, kata dia, petugas pantarlih masih menemukan kesulitan saat melakukan coklit.

Adalah, tidak dapat ditemui pemilik rumah saat petugas datang. Hal itu terjadi karena pemilik rumah masih tengah bekerja atau berkegiatan di luar.

“Saat ini petugas masih melakukan coklit, namun kesulitan yang ditemui petugas, banyak warga yang tidak berada dirumah karena bekerja,” katanya.

Zulfan juga menjelaskan, sistem peng-inputan data berbasis elektronik dengan sistem e-coklit saat ini belum dapat digunakan sepenuhnya. Sehingga pendataan secara manual akan dilaksanakan semaksimal mungkin.

Selain Wali Kota Binjai, petugas Pantarlih didampingi komisioner KPU dan Bawaslu Kota Binjai juga mencoklit politikus Partai Golkar, Zainuddin Purba yang berada di Jalan Sei Bangkatan, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai. Petugas mencoklit enam pemilih yang berhak menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024 mendatang.

Diharapkan dengan adanya kunjungan petugas Pantarlih ke rumah-rumah, warga dapat memaksimalkan pendataan. Sehingga jumlah DPT pada pemilu 2024 mendatang lebih maksimal lagi.

Pendataan warga dengan sistem coklit akan dilaksanakan hingga tanggal 14 Maret 2023 mendatang. (ted/ram)

Terpidana Mati Kasus Narkotika Putusan PN Binjai Belum Dieksekusi

Palu Hakim-Ilustrasi

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Saat ini tengah ramai masyarakat membahas kapan eksekusi vonis pidana mati yang dijatuhkan majelis hakim melalui palu sakralnya kepada seorang terpidana. Ini menyusul vonis pidana mati yang dijatuhkan kepada Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua.

Apalagi muncul Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang baru dengan penuh kontroversial. Pasalnya, bagi terpidana yang dijatuhi hukuman pidana mati, dapat diturunkan vonisnya dengan catatan yang bersangkutan berkelakuan baik selama 10 tahun.

Lantas bagaimana dengan terpidana mati yang divonis oleh palu majelis hakim Pengadilan Negeri Binjai?

Informasi dihimpun, seorang terpidana mati atas nama Isnardi alias Andi warga Dusun Pasar Lebar, Desa Securai Utama, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, saat ini belum juga dieksekusi. Alasannya, terdakwa yang sudah berusia lanjut sekitar 75 tahun tersebut, kala itu masih melakukan upaya hukum lainnya seperti banding ke Pengadilan Tinggi Medan maupun kasasi ke Mahkamah Agung pada tahun 2019.

Terpidana kasus narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 70 kilogram ini diketahui bahwa upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung ditolak oleh hakim. Kasasi dilayangkan terpidana mati pasca Pengadilan Tinggi Medan juga menguatkan putusan PN Binjai.

Selain Isnardi alias Andi, juga ada Fahrul Razi (22) dan Mujibur Rahman (22) warga Aceh Timur yang dijatuhi pidana mati oleh palu hakim PN Binjai pada tahun 2021. Tak terima dengan putusan hakim, terdakwa kasus narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram ini mengajukan banding ke PT Medan.

Hasilnya, sama. Putusan PT Medan menguatkan putusan PN Binjai.

Menurut Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Binjai, Andri Dharma, pihaknya mendapat pemberitahuan dari Mahkamah Agung bahwa terpidana atas nama Fahrul Razi dan Mujibur Rahman mengajukan kasasi.

Menurut dia, kasasi Fahrul Razi dan Mujibur Rahman ditolak hakim. Artinya, kedua terpidana ini tetap divonis dengan pidana mati.

“Kemarin ada pemberitahuan putusan dari MA (Mahkamah Agung) yang menguatkan putusan PT Medan. Artinya kasasi yang turun untuk keduanya (Fahrul Razi dan Mujibur Rahman) tetap pidana mati. Nah langkah kita selanjutnya menunggu dari penasihat hukum terdakwa, apakah mengajukan PK atau tidak,” kata Andri didampingi Kepala Seksi Intelijen, Adre Wanda Ginting ketika dikonfirmasi, Kamis (16/2/2023).

Kata Andri, keduanya mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan kasasi tersebut. Pengajuan PK diketahui setelah PN Binjai melakukan koordinasi dengan Korps Adhyaksa.

“Kalau menurut aturan, pelaksanaan PK dapat berulang sampai mengajukan grasi ke presiden. Jadi panjang lagi proses tahapannya,” kata dia.

Terkait terpidana Isnardi alias Andi, dia akan mengeceknya. “Intinya masih dapat pemberitahuan dari PN Binjai bahwa mereka mengajukan PK,” sambung Adre.

“Kalau terhadap pidana mati, dikasih kesempatan upaya hukum luar biasa, PK namanya. Nah penasihat hukum terdakwa mengajukan PK atas kasasi, setelah kita menerima salinan putusan,” pungkas Andri Dharma. (ted/ram)

Warga dan Perangkat Desa Harap Pos Polisi Dibangun di Desa Besilam Bukit Lembasa

PERNYATAAN: Kades Besilam Bukit Lembasa, Susilawati br Sembiring (dua dari kanan) didampingi masyarakat, Sumaini (dua dari kiri) saat memberi pernyataan memohon agar pos polisi dibangun di desa mereka pasca peristiwa penembakan Almarhum Paino.Teddy Akbari/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Masyarakat dan Perangkat Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, berharap agar pos polisi dibangun di kampung mereka, Kamis (16/2/2023). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar tidak terulang kembali peristiwa berdarah yang menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi masyarakat.

Harapan ini disampaikan Kepala Desa Besilam Bukit Lembasa, Susilawati br Sembiring. Dia menjelaskan, desa mereka dikelilingi oleh perkebunan kelapa sawit.

Kondisinya di sana juga berjarak, dari satu rumah ke rumah lainnya. Pos polisi di desa mereka didesak dibangun agar masyarakat dapat melaporkan tindak pidana yang dialami.

Menurut Susilawati, perangkat desa pernah mengusulkan pembangunan pos polisi pada tahun 2021 lalu. Bahkan, menurut dia, pemerintah ataupun kepolisian setempat dapat langsung membangun pos polisi di atas tanah yang telah dihibahkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Langkat periode 2014-2019 atas nama Paino (47).

“Sebelum jauh dari kejadian ini, Almarhum Paino pada tahun 2021 sudah mengibahkan tanahnya untuk membangun pos polisi,” ujar Susilawati.

Namun, tambah dia, pemerintah ataupun kepolisian di Kabupaten Langkat belum memberi jawaban pasti. Alhasil hingga kini, pembangunan pos polisi di Desa Besilam Bukit Lembasa, belum terwujud.

“Saya dan warga berharap saat ini pos polisi dapat terbangun,” ujar Susilawati.

Dia menegaskan, pos polisi harus dibangun di desa mereka. Jangan di luar. Ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di desa tersebut. Jika tidak di desa mereka, tentunya jarak tempuh yang jauh buat masyarakat jadi ragu membuat laporan ke pos polisi.

“Bagaimana kejahatan itu bisa langsung ditangani, sementara pos polisi itu jauh. Saya berharap kejahatan yang dialami Pak Paino ini tidak terulang kembali, karena kejahatan ini sudah sangat lama terjadi di desa kami,” ujar Susilawati.

Pembangunan pos polisi di Desa Besilam Bukit Lembasa didesak masyarakat dan perangkat desa karena peristiwa berdarah yang dialami politisi Partai Golkar, Paino (47). Almarhum Paino dikenal baik oleh masyarakat yang tertindas oleh kelompok penguasa di desa tersebut.

Menurut masyarakat Desa Besilam Bukit Lembasa, Sumaini, mereka ingin tenang berkehidupan di kampung mereka. Karenanya, masyarakat berharap agar dibangun pos polisi.

“Kami mohon sekali jangan sampai terulang kembali kejadian seperti ini. Bukan hanya satu, sampai 10-100 orang pun kita tidak tahu. Kami ingin tenang, kami ingin tenang sekali,” kata dia.

Dia juga berharap, peristiwa yang lalu-lalu terjadi di desanya dapat diselesaikan. Jangan terulang dan berlarut terus terjadi.

“Selama ini kami sangat sengsara dibuat orang atau pelaku yang sama juga,” ujar Sumaini.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sabariah. Dia ingin kedamaian di kampungnya yang sudah tak pernah ada hingga puluhan tahun belakangan ini.

“Kami ingin kedamaian di kampung kami dan kami ingin tidak ada warga yang tertekan selama puluhan tahun, serta kami ingin merdeka,” ujar Sabariah.

“Walaupun kami gak punya apa-apa, kami tidak ingin yang lalu itu terulang kembali seperti pembunuhan Pak Paino,” sambungnya.

Terpisah, Kapolres Langkat, AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang saat dikonfirmasi, belum mendengar adanya pemohonan pembangunan polisi di Desa Besilam Bukit Lambasa. “Belum dengar saya. Nanti akan saya cek dulu. Karena pada 2021 saya belum di Langkat,” ujar Faisal.

Pantauan wartawan, puluhan papan bunga berbaris di depan Mapolres Langkat, Jalan Proklamasi, Stabat. Puluhan papan bunga yang berasal dari elemen masyarakat maupun pengusaha kelapa sawit ini bertuliskan, selamat dan sukses atas pengungkapan kasus penembakan yang dialami Paino (47).

“Alhamdulillah, berkat Rahmat Allah SWT dan dukungan masyarakat, kasus penembakan Almarhum Paino dapat terungkap,” ujar Faisal saat diminta tanggapannya terkait puluhan papan bunga yang menghiasi markasnya.

Orang nomor satu di Polres Langkat ini berjanji, pihaknya bersama Polda Sumut akan menangani kasus kematian Paino sebaik-baiknya. “Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak, dan kami akan menangani kasus ini dengan sebaik-baiknya,” tukasnya.

Sebelumnya, tim gabungan mengungkap kasus penembakan yang dialami Almarhum Paino dengan menetapkan 5 orang sebagai tersangka. Adapun mereka yakni, Luhur Sentosa Ginting alias Tosa (26) yang disangkakan polisi sebagai otak pelaku, Dedi Bangun (38) sebagai eksekutor penembakan, Persadanta Sembiring (43), Heriska Wantenero alias Tio (27), dan Sulhanda Yahya alias Tato (27).

Mereka ditangkap tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumut dan Satreskrim Polres Langkat dari lokasi terpisah. Diketahui, korban yang meninggalkan 4 orang anak ini ditemukan tewas diduga ditembak di Devisi 1 Desa Besilam Bukit Lembasa Kecamatan Wampu, Kamis (26/1/2023) malam.

Korban mengalami luka tembak di dada kanan. Korban dihabisi di atas sepeda motor saat jalan pulang usai dari warung. Di sekitar lokasi korban roboh, ditemukan diduga selongsong peluru. (ted/ram)

Pembangunan Tidak Merata, Masih Terpusat di Inti Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat di Kecamatan Medan Deli menilai, pembangunan di Kota Medan tidak merata. Pasalnya, Pemko Medan saat ini hanya fokus melakukan perbaikan infrastruktur di inti kota, sementara pembangunan dan perbaikan infrastruktur di kawasan pinggiran terkesan diabaikan.

Hal ini terungkap saat Anggota DPRD Medan, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan MIP menggelar reses masa sidang I tahun IV Tahun Anggaran 2023 di dua lokasi berbeda, yakni di Lapangan Bola Sriwijaya Jalan Suasa Raya dan Lapangan Bola Bantenan Jalan Mangaan 8 Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli pada Sabtu (11/2/2023) dan Minggu (12/2/2023). Reses tersebut dihadiri ratusan masyarakat dan pengurus DPD Partai Demokrat Sumut dan DPC Partai Demokrat Kota Medan serta unsur pemerintahan dari OPD, Sekcam Medan Deli, dan Lurah Mabar Hilir.

Menurut warga, saat ini Pemko Medan cukup gencar melakukan pembangunan infrastruktur di inti kota. Tapi sayangnya, pembangunan itu tidak dirasakan masyarakat di pinggiran, seperti di Kecamatan Medan Deli. Makanya, masyarakat sangat mengharapkan sekali agar Pemko Medan dapat memperhatikan perbaikan dan pembangunan infrastruktur di daerah pinggiran.

Sementara itu, masyarakat di Mabar Hilir sangat mengharapkan agar Pemerintah Kota Medan dapat melakukan pelebaran jembatan penyeberangan jalan tol yang berada di Jalan Suasa Raya. “Karena pada jam tertentu, seperti pagi hari saat warga ingin pergi kerja dan sore hari saat pulang kerja, selalu terjadi kemacetan yang sangat luar biasa. Itu karena ukuran ruas jembatan tersebut sangat kecil,” kata warga.

Sebelumnya, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan menjelaskan, reses adalah masa di mana anggota legislatif menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihannya masing-masing. “Di masa-masa seperti inilah waktunya masyarakat menuangkan unek-uneknya, sehingga dapat dibawa ke dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) untuk dibahas para anggota DPRD,” jelas Sekretaris Fraksi Demokrat Kota Medan ini.

Menyikapi aspirasi warga, Abrar juga mengkritisi kebijakan Wali Kota Medan yang dianggapnya tidak serius membangun wajah Kota Medan.“Dapat kita lihat saat ini, pembangunan hanya di tengah kota, sementara warga Kota Medan yang tinggal di pinggiran batas kota terabaikan,”ujarnya.

Abrar pun berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat di Kecamatan Medan Deli ini ke Pemko Medan melalui rapat paripurna di DPRD Medan. (adz)

Mayat Pria Penderita Penyakit Sawan di Temukan Tewas, Warga Desa Gelam Heboh

CEK: Anggota Mapolres Tebingtinggi dan Polsek Bandar Khalifah melakukan olah tempat kejadian perkara ditempat penemuan mayat laki laki.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Warga Desa Gelam I Sei Sarimah Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dihebohkan dengan penemuan mayat laki laki di areal persawahan.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto mengatakan identitas mayat diketahui bernama Ancis Hutagaol (30) warga Dusun Juhar I Desa Juhar Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten Sergai.

“Penyebab kematian korban akibat terjatuh di pematang sawah. Korban memiliki riwayat penyakit sawan atau ayan. Kini jenazah korban sudah disemayamkan di rumah duka,” jelas AKP Agus Arianto, Kamis (16/2).

Istri korban, Owta Br Marbun (29) mengatakan sore itu suaminya membawa semprotan untuk menyemprot hama tanaman padi, Owta menyebutkan setiap hari suaminya bekerja di ladang.

Owta mengaku terkejut mendapat kabar kalau suaminya ditemukan warga meninggal di areal pematang sawah.

“Terkejut kami satu keluarga mendapat kabar kalau suami saya ditemukan kondisi meninggal dunia di areal persawahan,” jelasnya.

Diakui Owta bahwa suaminya mempunyai riwayat penyakit ayan sudah puluhan tahun, karena itu keluarga selalu meminta jika pergi ke ladang untuk ditemani anak anaknya.

“Biasanya membawa anak ke ladang, tapi kali ini dia menyemprot ke ladang sendirian. Kami sekeluarga sudah iklas akan kepergiannya,” papar Owta. (ian/ram)

Telkomsel Gelar Program Internet BAIK Series 7 2023

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Melanjutkan komitmen sebagai digital ecosystem enabler Indonesia yang konsisten dalam membentuk ekosistem gaya hidup digital generasi muda yang kreatif dan inspiratif untuk berkreasi menciptakan konten positif secara efektif yang lebih sehat dan positif, Telkomsel kembali menggelar rangkaian aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR)-nya, yakni Program Internet BAIK.

Bertujuan mendorong pemanfaatan internet dan media sosial secara Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif, Kreatif (BAIK), program peningkatan literasi digital dari Telkomsel ini mengajak kalangan guru dan tenaga pendidik, orang tua, pelajar setingkat SMP dan SMA, hingga masyarakat umum.

Dengan mendorong tema ‘Inspire, Be Creative, Be Positive’, Program Internet BAIK Series 7 akan menggelar kegiatan edukasi di empat lokasi, yaitu Karawang (14/2), Bandar Lampung (28/2), Makassar (7/3), dan Yogyakarta (20/5).

Program Internet BAIK Series 7 juga menjadi salah satu upaya Telkomsel dalam mendukung gerakan nasional SiBerkreasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia untuk meminimalisir penyebaran konten negatif melalui internet seperti hoaxcyberbullying, dan online radicalism.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Saki H. Bramono menjelaskan, “Telkomsel berkomitmen untuk mengembangkan sebuah ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Manusia berliterasi digital, sebagai organisme integral dalam ekosistem, adalah kunci untuk mencapai tujuan tersebut.

Berdasarkan laporan hasil pengukuran indeks literasi digital Indonesia tahun 2022 oleh Kemenkominfo bersama Katadata Insight Center (KIC), tingkat literasi digital Indonesia berada di 3,54 poin dari skala 1-5, yang berarti ‘sedang'[1].

Angka ini adalah suatu indikasi bahwa ada potensi peningkatan, khususnya pada beberapa aspek yang pemerintah gariskan, mulai dari digital skillsdigital ethicsdigital safety, sampai dengan digital culture.

Program Internet BAIK secara khusus Telkomsel hadirkan untuk mendukung tercapainya peningkatan tersebut, mulai dari mikrosistem pelajar, teman sebaya, guru, dan orang tua yang dapat saling menginspirasi dan mempengaruhi secara positif.”

Dalam pelaksanaan tahun ketujuhnya, para peserta Program Internet BAIK Series 7 akan diajak untuk menciptakan konten yang positif secara efektif. Sebagai upaya pembentukan karakter generasi muda yang kreatif dan inspiratif dalam berinternet dan bermedia sosial, Program Internet BAIK Series 7 akan melangsungkan serangkaian kegiatan edukasi berupa seminaronline trainingonline competition, dan awarding.

Seminar Internet BAIK berlangsung di Karawang pada 14 Februari 2023 dan akan berlanjut di Bandar Lampung pada 28 Februari 2023, Makassar pada 7 Maret 2023, dan Yogyakarta pada 20 Mei 2023 dengan bahasan seputar digital parentingdigital literacy, dan content creation.

Selanjutnya, peserta seminar akan mengikuti Online Training Internet BAIK dengan metode synchronous & asynchronous learningproject-based learning, dan online assistance terkait fundamental penggunaan internet secara kreatif dan inspiratif. Adapun berbagai Kelas Online Training Internet BAIK telah disesuaikan dengan kebutuhan tiap segmen peserta, seperti Kelas Creative Educator untuk segmen peserta guru, pengajar, dan tenaga pendidik; Kelas Creative Parent untuk segmen orang tua, wali, dan komunitas; serta Kelas Creative Student untuk segmen siswa setingkat SMP dan SMA.

Para peserta nantinya juga berkesempatan untuk memperebutkan beragam hadiah total senilai Rp 22.500.000 melalui Online Competition Internet BAIK. Dalam kompetisi tersebut, para peserta dapat membuat konten video dan film pendek pada Kategori Creative Educator Heroes, Creative Family Heroes, Creative Junior Student Heroes, dan Creative High Student Heroes. Bertepatan dengan hari seminar terakhir di Yogyakarta, Internet BAIK akan mengumumkan pemenang online competition pada sebuah awarding session.

Untuk mengikuti keseluruhan rangkaian kegiatan dan berkompetisi dalam Program Internet BAIK, para peserta perlu mendaftarkan diri pada Forum Jagoan Internet BAIK yang menjadi pusat rangkaian aktivitas dan sumber materi pembelajaran digital para peserta. Pendaftaran program dan Forum Jagoan Internet BAIK dapat diakses melalui laman situs internetBAIK.id dan segera melalui Aplikasi Internet BAIK, hingga satu hari menjelang pelaksanaan seminar Internet BAIK di tiap lokasi.

Saki lebih lanjut menjelaskan, Internet BAIK merupakan program CSR tahunan Telkomsel yang telah berlangsung sejak 2016. Program tersebut secara konsisten menggemakan nilai-nilai teladan pemanfaatan internet dan media sosial secara BAIK, mulai dari Bertanggung jawab yang berarti menggunakan internet secara tepat sesuai dengan norma dan etika yang berlaku, Aman yang berarti terlindungi dari potensi kejahatan ataupun dampak negatif internet dan media sosial, Inspiratif yang berarti mendorong pemanfaatan internet untuk hal-hal positif bagi pengguna dan sekitarnya, serta Kreatif yang berarti menciptakan ekosistem digital yang produktif, kondusif, dan bermanfaat. Sepanjang pelaksanaannya, program ini telah menjangkau hingga 27 kota/kabupaten, 84 sekolah, lebih dari 5.800 orang tua dan guru, lebih dari 6.700 pelajar, dan mencetak lebih dari 1.600 duta Internet BAIK.

“Telkomsel menyadari bahwa tingkat penetrasi internet Indonesia yang semakin tinggi hingga 77,02 persen pada 2022[2] perlu diimbangi dengan kekuatan pondasi karakter pengguna digital yang kokoh. Melalui Program Internet BAIK, Telkomsel berupaya mewujudkan generasi muda kreatif dan inspiratif yang dapat berkarya dan menciptakan konten positif secara efektif. Kami terus berharap, upaya tersebut dapat mendukung peningkatan indeks literasi digital nasional dan mewujudkan Indonesia yang makin cakap digital serta bertanggung jawab,” pungkas Saki.

Informasi lebih lanjut mengenai Program Internet BAIK Series 7 2023 dan registrasinya dapat diakses pada laman internetBAIK.id dan media sosial Internet BAIK.(rel)

The 30th IIMS 2023 Dibuka Presiden, PLN Siap Optimalkan Ekosistem Kendaraan Listrik

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo mengajak semua pihak mendorong penggunaan kendaraan listrik. Hal ini dilakukan untuk mendukung target pemerintah dalam transisi energi sekaligus pengurangan emisi karbon. PT PLN (Persero) siap mengoptimalkan infrastruktur ekosistem kendaraan listrik (electric vehicles/EV) sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo untuk mempercepat transisi energi melalui ekosistem EV.

Presiden RI Joko Widodo saat membuka pameran otomotif tahunan The 30th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023 mengimbau seluruh stakeholder industri otomotif di Indonesia mulai melihat tren kendaraan listrik ini dan secara bertahap juga ikut mengembangkan kendaraan listrik.

“Saya juga mengajak industri otomotif untuk mulai melihat tren ini dan sedikit demi sedikit untuk menggeser industrinya ke arah tren yang hampir semua negara sekarang ini ke arah itu dari LCGC (Low Cost Green Car) ke mobil listrik,” ujar Presiden.

Presiden juga berkomitmen pemerintah akan mendorong terbentuknya industri kendaraan listrik dari hulu sampai hilir. Sehingga Indonesia ke depan bisa masuk dalam supply chain global kendaraan listrik.

“Karena pemerintah juga sekarang ini, terus mendorong agar dari hulu sampai hilir ekosistem besar mobil listrik ini segera bisa kita miliki. Sehingga bisa masuk ke supply chain global dari EV baterai dari lithium baterai semuanya sekaligus. Kita dorong agar ini segera bisa selesai,” kata Presiden.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN siap menjadi pemain utama dalam ekosistem kendaraan listrik ini. PLN telah melakukan berbagai inovasi dan pengembangan produk untuk menunjang ekosistem kendaraan listrik mulai dari hulu ke hilir.

Darmawan menyebutkan, PLN berkolaborasi dengan semua pihak untuk bisa mengembangkan ekosistem EV. Pertama, PLN melakukan kolaborasi dalam pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). PLN membangun kemitraan baik dengan sektor bisnis yang hendak menjadikan SPKLU ini peluang bisnis baru.

“Kita bangun bersama fasilitas pengisian energi di setiap titik. Kita ajak berbagai pihak ikut membangun SPKLU dan SPBKLU di kantor-kantor, di mal, di rest area, pusat-pusat keramaian dan sebagainya. Ini akan membuat SPKLU tumbuh bak jamur di musim hujan,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan, PLN telah bekerja sama dengan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) ataupun distributor kendaraan listrik. Melalui kerja sama ini maka setiap pelanggan yang membeli mobil listrik akan langsung mendapatkan layanan home charging.

“Setiap ada pembelian mobil listrik secara otomatis tim PLN bergerak cepat pasang home charging, pasang baru, tambah daya, dalam layanan terintegrasi dalam superapps PLN Mobile,” ujar Darmawan.

PLN juga mengembangkan sistem terintegrasi Electric Vehicle Digital Services (EVDS). Melalui EVDS ini, masyarakat bisa langsung mendapatkan informasi lokasi charging station, transaksi pengisian daya, memonitor konsumsi daya, bahkan fitur test drive yang mempertemukan antara distributor dengan masyarakat yang ingin menjajal kendaraan listrik.

“Seluruh infrastruktur kelistrikan ini merupakan upaya PLN dalam meningkatkan layanan dengan memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik dan untuk menarik minat masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik,” kata Darmawan.

Darmawan mengatakan, PLN tidak hanya fokus di bidang kelistrikan tetapi juga mewujudkan upaya transisi energi di Indonesia.

“Kami di PLN berkomitmen mendukung program pemerintah untuk mewujudkan energi bersih. Oleh karena itu PLN mengambil langkah yang cepat,” kata Darmawan.

Lebih lanjut, Darmawan mengatakan, PLN juga turut mendukung pelaksanaan IIMS Tahun 2023 yang digelar mulai 16-26 Februari di Jiexpo Kemayoran. PLN ikut berpartisipasi aktif dengan menyediakan Hall khusus motor listrik dan test ride motor listrik.

PLN menampilkan berbagai produk di booth antara lain 12 motor konversi yang diproduksi oleh PLN Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan (Pusharlis) dan PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang). Beberapa jenis motor konversi yang ditampilkan di antaranya Choper Electric, Binter Electric, Vespa Electric, KLX Electric, dan Regal Raptor. (jpc/ila)

Komisi VI DPR RI Apresiasi PLN Atasi Oversupply melalui Optimasi Kontrak IPP Hingga Rp 47 T

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komisi VI DPR RI mengapresiasi langkah PT PLN (Persero) dalam menekan beban Take or Pay (TOP) hingga Rp 47,05 triliun pada tahun 2022. Langkah cerdas PLN dalam mengoptimasi kontrak supply listrik dengan Independent Power Producer (IPP) mampu meningkatkan efisiensi PLN selama pandemi berlangsung.

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menyampaikan apresiasi upaya PLN yang mampu mengoptimasi kontrak ini. Gde menjelaskan ini menjadi perhatian Komisi VI agar tak menjadi beban bagi PLN, mengingat kondisi penurunan konsumsi listrik terjadi karena adanya pandemi Covid-19.

“Ini apresiasi saya kepada pak Darmo dan tentu saja seluruh jajaran PLN. Renegosiasi TOP bisa dilakukan bahkan mencapai Rp47 triliun,” ujar Gde dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI, Rabu (15/2).

Senada dengan Gde, anggota Komisi VI DPR RI Herman Haeron juga mengapresiasi capaian PLN. Herman menilai, era rezim TOP mestinya disudahi saja karena menjadi beban PLN ke depannya. Ia mengatakan Komisi VI mendukung untuk PLN memiliki kontrak baik pengadaan maupun kontrak jual beli listrik yang lebih fleksibel.

“Menurut saya, harus diakhiri era take or pay untuk energi yang basisnya memang bisa dikurangi. Untuk gas memang agak sulit ya, tapi kalau batubara bisa dimanage, pembakarannya bisa disiasati. Jadi bisnis lebih fair, dan ini menguntungkan bagi PLN,” ujar Herman.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan di tengah kondisi pandemi Covid-19 kemarin memang PLN menghadapi tantangan oversupply. Untuk memitigasi adanya beban TOP, PLN melakukan optimasi kontrak khususnya dengan IPP.

“Di tengah kondisi oversupply, kami secara mandiri bernegosiasi dengan IPP untuk memundurkan CODnya supaya oversupply tidak semakin parah. Dan akhirnya kami berhasil memperjuangkan cost saving hingga Rp 47 triliun dari konsultasi bersama dengan 17 IPP secara mandiri untuk mencari titik temu solusi,” ujar Darmawan saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI Rabu, (15/2/2023).

Darmawan merinci, sampai dengan akhir tahun 2021 konsultasi bersama dengan IPP telah berhasil menekan TOP sebesar Rp37,21 triliun. Upaya optimasi kontrak terus dilakukan PLN pada tahun 2022 sehingga TOP yang berhasil ditekan adalah Rp9,83 triliun.

Darmawan menjelaskan dalam menyiasati kondisi oversupply, PLN juga melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan konsumsi listrik. PLN melakukan strategi ekstensifikasi dan intensifikasi untuk menambah konsumsi listrik.

Adapun strategi intensifikasi meliputi program pemasaran tambah daya bagi pelanggan eksisting. Sementara strategi ekstensifikasi meliputi penciptaan demand listrik baru melalui electrifying lifestyle. PLN juga menjalankan program akuisisi captive power dengan berkolaborasi dengan industri untuk memakai listrik PLN.

PLN juga menjangkau kebutuhan listrik masyarakat melalui electrifying agriculture electrifying marine dan juga pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri.

Hal ini yang kemudian menjadi salah satu penopang kinerja penjualan dan operasional yang lebih efisien pada tahun 2022. “Di tengah kondisi Covid-19, PLN bukan hanya survive tetapi bahkan berhasil membukukan pertumbuhan positif,” pungkas Darmawan. (ila)

Edwin Sugesti Terpilih Jadi Ketua Pansus Perlindungan dan Pengembangan UMKM

Edwin Sugesti Nasution SE MM t

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Edwin Sugesti Nasution, SE, MM terpilih menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perlindungan dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Amanah ini diterima Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) DPRD Medan ini dalam rapat pembentukan personalia Pansus yang dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE di ruang Badan Anggaran (Banggar) lantai II gedung dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Selasa (14/2) sore.

Selain Edwin Sugesti Nasution, Afif Abdillah SE yang merupakan Ketua Komisi III sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Medan juga ditetapkan sebagai Wakil Ketua Pansus.

Usai penetapan personalia pansus, Ketua DPRD Medan Hasyim SE, mengatakan agar Pansus dapat terus bekerja seiring dengan program prioritas Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, untuk meningkatkan pembinaan terhadap pelaku UMKM, sehingga patut didukung.

Untuk itu, Pansus nantinya berkolaborasi demi memaksimalkan penanganan pelaku UMKM agar usahanya semain meningkat.

“Pelaku UMKM patut diberdayakan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Maka itu perlu payung hukum menjamin usahanya,” harap Hasyim.

Ketua Pansus Edwin Sugesti mengaku akan berupaya menjadikan Ranperda Perlindungan dan pengembangan UMKM benar benar bermanfaat bagi pelaku usaha di Kota Medan.

Sehingga, Perda ini benar benar menjadi payung hukum yang berpihak kepada pelaku UMKM mengembangkan usahanya yang berdampak meningkatkan perekonomian di Kota Medan.

“Selama ini banyak kebutuhan pelaku UMKM yang dikesampingkan. Mulai dari modal, kualitas dan pemasaran. Nantinya hal itu akan diatur dalam Perda demi pengembangan usaha naik kelas,” terangnya.

Edwin pun berjanji akan berusaha solid dengan anggota DPRD Medan yang tergabung di Pansus. Melakukan pembahasan dengan melakukan studi banding ke beberapa tempat guna memperoleh masukan yang terbaik. “Pansus akan bekerja maksimal sehingga dalam pembahasan dapat lancar dan memenuhi target,” sebut Edwin. (rel)

Tuding Timbun Migor Minyak Kita 75,6 Ton, Ini Klarifikasi Yorgo Jawara Retail

Kuasa Hukum PT Yorgo Jawara Retail dan PT Yorgo Anugrah Nusantara, Refman Basri (tengah) saat memberikan keterangan pers.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Yorgo Jawara Retail dan PT Yorgo Anugrah Nusantara, melalui kuasa hukumnya, Refman Basri, SH, MBA mengklarifikasi terkait dengan penemuan terhadap 7.000 kardus atau setara dengan 75,6 ton minyak goreng dengan kemasan merk ‘Minyakita’ di gudang mereka di Jalan Brigjen Hamid, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Refman menjelaskan pihak produsen maupun distributor, yang dimaksud tidak benar melakukan penimbunan, yang di tuding selama ini. Namun, pendistribusian terkendala dengan administrasi saja.

Soal adanya kabar perusahaan tidak pernah melakukan produksi kemasan minyakita. “Mungkin ada kesalahpahaman penafsiran. Karena perusahaan mengartikan tidak produksi di Januari 2023. Karena di program simirah pemerintah, kita jelas ada terlihat rincian pendistribusian kemasan minyakita,” sebut dia.

Kemudian, sambung dia, pihaknya tidak pernah melakukan penjualan minyakita dengan system bundling margarin.“Kita tidak pernah melakukan program bundling dan fokus pada distribusi minyak goreng curah rakyat (MGCR) saja,” jawab dia.

Terkait dengan tidak mengedarkan minyakita pada Januari 2023, sambung dia, sebelumnya BPOM mengeluarkan SK relaksasi No 94 tahun 2022 yang berlaku hanya sampai dengan tanggal 31 Desember 2022 tentang boleh mengedarkan minyakita tanpa SNI dan logo halal.

Dia menjelaskan, Relaksasi izin edar pertama tanpa logo halal dan SNI dikeluarkan BPOM tanggal 3 Agustus 2022 sementara izin halal terbit 27 September 2022, kemudian dilanjutkan dengan pengajuan revisi design kemasan di BPOM pada tanggal 24 Oktober 2022.

“Di Januari, sisa stok minyakita 7000 kotak tidak bisa didistribusikan karena masa relaksasi sudah berakhir dan revisi design kemasan dengan logo halal dan SNI belum disetujui pengajuannya oleh BPOM,” jelas dia.

“Program relaksasi izin edar tanpa logo SNI dan halal (tahap 2) kembali diterbitkan oleh BPOM dan surat edaran diterima perusahaan melalui wa group yang dibuat kemenperin “peserta simirah” tanggal 13 Februari 2023 sore. Kemudian, sisa kemasan minyakita sudah mulai didistribusikan kembali tanggal 14 Februari 2023,” kata dia.

Lanjut dia, pada Desember 2022 pihaknya memfokuskan ke MGCR. “Karena terjadi lonjakan permintaan minyak goreng yaitu 9.823 ton,” ucap dia.

Refman Basri menambahkan kalau pihaknya tetap fokus agar minyak goreng selalu tersedia di pasar khususnya Sumatera Utara. Jadi stok di pabrik tetap harus ada tapi bukan berarti penimbunan.

“Kami akan terus berkomitmen untuk mendukung dan melaksanakan kebijakan ataupun peraturan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mensejahterahkan masyarakat, dengan memproduksi minyakita sesuai dengan kapasitas produksi kemasan minyakita,” ujar dia.

Sebelumnya, Tim Satgas Pangan Sumut yang terdiri dari Biro Perekonomian, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral bersama Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara dan Perwakilan KPPU Kanwil I Medan melakukan sidak mendadak terkait kelangkaan Minyakita ke produsen atau distributor minyak goreng.

Hasil tersebut menemukan Minyakita sebanyak kurang lebih 75 ton atau sekitar 7.000 kardus di Gudang PT. Yorgo Anugerah Nusantara atau PT. Yargo Jawara Retail di Jalan Brigjen Zainid Hamid Kecamatan Medan Johor Medan. Senin (13/2).(gus)