Home Blog Page 1870

PUD Pasar Medan dan DLH Berkolaborasi Tata Kelola Sampah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai langkah dalam mendukung kebersihan yang merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution, PUD Pasar dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan memperkuat kolaborasi dalam tata kelola pengolahan sampah.

Hal ini terungkap usai rapat antara PUD Pasar Medan dengan DLH di ruang rapat Kantor PUD Pasar Medan, Jalan Razak Baru, Medan Petisah, Rabu (1/2). Rapat diikuti oleh para kepala cabang, para kepala bagian, dan para kepala pasar jajaran PUD Pasar Medan.

Rapat ini dipimpin oleh Dirut PUD Pasar Medan Suwarno didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Suryadi Panjaitan. Rapat ini diikuti pula dari jajaran direksi PUD Pasar Medan antara lain Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, dan Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi. Sementara dari jajaran DLH rapat diikuti oleh Sekretaris Siti Saidah Nasution, Kabid Penataan M Mendrofa, Kabid PLS B3 Baharudin Harahap, dan Kabid Tata Lingkungan Heni Rustati.

Kadis Lingkungan Hidup Suryadi Panjaitan memaparkan, kedatangan dirinya dan tim untuk menjalin silaturahmi sekaligus mencari solusi mengenai pengelolaan sampah.

Suryadi meminta agar ke depannya sampah-sampah di pasar terlebih dulu dipilah jenisnya yakni organik dan non-organik.

Setelah dipilah, kemudian dilakukan pendataan. Dengan begitu, akan lebih memudahkan dalam pengolahan sampah.  “Supaya kita berkolaborasi agar dilakukan penataan menyangkut pengelolaan sampah di pasar,” bilang Suryadi.

Menurut Suryadi, untuk mendukung penataan pengelolaan sampah tersebut, DLH siap mendukung sarana dan prasarana ya g dibutuhkan. Misalnya tong sampah hingga akan merenovasi ataupun membangun tempat pembuangan sampah (TPS) di pasar.

Dengan tata kelola pengolahan yang baik, sambung Suryadi, maka akan menambah peluang pendapatan dari sampah. Suryadi juga mengajak para kepala pasar untuk menginformasikan wilayah mana saja yang tidak maksimal dalam menjalin kolaborasi. “Nantinya di Hari Peduli Sampah Nasional pada tanggal 21 Februari 2023, kami akan mengumumkan pasar mana terbaik dalam pengelolaan sampah,” ujar Suryadi.

Sementara itu, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno mengapresiasi kedatangan Kadis Lingkungan Hidup ke PUD Pasar. Terlebih dalam meningkatkan kolaborasi pengolahan sampah.

Suwarno menjelaskan, sampah-sampah di pasar terkadang tak sepenuhnya dari pedagang. Sebab, ada pula oknum masyarakat yang membuang sampah di sekitar lingkungan pasar.

Oleh karena itu, PUD Pasar berharap dukungan dari DLH agar persoalan tersebut dapat sama-sama diatasi.  Dari diskusi ini, Suwarno menambahkan pihaknya akan melakukan pemilahan dan pendataan sampah organik dan nonorganik. (map/ila)

Kahiyang Ayu Minta Jalankan 10 Program Pokok dan Suskeskan Program Pemko Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Secara tegas, Ketua TP PKK Kota Medan, Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution minta seluruh pengurus dan Ketua TP PKK Kecamatan serta Kelurahan memahami fungsi, tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Di samping menjalankan 10 Program Pokok, TP PKK juga berperan sebagai mitra dan diharapkan dapat membantu suksesnya program-program Pemko Medan.

Hal ini disampaikan Ketua TP PKK saat memimpin Pertemuan Bulanan TP PKK Kota Medan di Gedung Serba Guna PKK, Jalan Rotan Proyek Medan, Kamis (2/2). Diungkapkan Ketua TP PKK, seluruh pengurus dan kader harus sama-sama saling berkolaborasi, membantu dan memotivasi.

Selanjutnya, kepada Ketua TP PKK Kecamatan yang baru mengemban amanah, Ketua TP PKK minta untuk cepat belajar dan menyesuaikan diri. Selain itu, mengayomi dan merangkul seluruh Ketua TP PKK Kelurahan di wilayahnya masing-masing. “Saya harap, ibu-ibu Ketua TP PKK Kecamatan membimbing Ketua TP PKK Kelurahan agar mereka memahami dan mengerti tugas dan perannya sebagai Ketua TP PKK di kelurahan,” kata Ketua TP PKK.

Kemudian, sebagai pendamping suami yang bertugas sebagai pimpinan di perangkat daerah dan wilayah, Ketua TP PKK mengingatkan untuk sama-sama mendukung tugas suami dalam mensukseskan program Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution.

“Ibu-ibu, Pak Wali Kota berpesan kepada saya bahwa kita ini tugasnya untuk bekerja. Saling mengenal satu sama lain, membangun komunikasi dan menciptakan kondisi yang nyaman untuk menjalankan tugas-tugas kita dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Jadi, sambung Ketua TP PKK, dirinya tidak ingin persoalan-persoalan pribadi yang terjadi dibawa dalam profesionalitas pekerjaan. “Hal-hal pribadi jangan dicampur adukkan ke urusan pekerjaan. Saya mau, selesai pertemuan ini, semua bisa diselesaikan, saling meminta maaf,” pesannya mengingatkan.

Terakhir, Ketua TP PKK mengingatkan terkait kebersihan wilayah dan kerapian para pengurus serta kader dalam berbusana saat bertugas sebagai TP PKK. “Jangan lagi saya lihat ada sampah-sampah berserakan di wilayah tugas ibu-ibu. Lalu, bagi saya, keseragaman dan kerapian dalam berbusana menjadi nilai plus. Jadi, saya mohon apa yang disampaikan dapat dipahami dan dijalani dengan saksama,” pungkasnya. (rel)

Vaksinasi Covid-19 di Kota Medan, 15.804 Orang Telah Dibooster ke II

VAKSIN BOOSTER: Seorang pria lansia divaksin Covid-19 Booster oleh tim medis di Kota Medan, baru-baru ini. Sebanyak 15.804 warga Kota Medan telah divaksin Booster.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr. Taufik Ririansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/2) menjelaskan, berdasarkan data dari KPC PEN tanggal 1 Februari 2023 pukul 11.00 WIB, capaian vaksinasi booster ke II Covid -19 di Kota Medan telah mencapai 15.804 orang atau 7.09 persen.

Jumlah itu terdiri dari SDM Kesehatan sebanyak 9.406 orang atau 50.22 persen, Lansia sebanyak 3.272 orang atau 1.60 persen, petugas publik sebanyak 552 orang atau 0.37 persen, masyarakat umum dan rentan sebanyak 2.533 orang atau 0.19 persen dan remaja sebanyak 40 orang atau 0.02 persen.

“Sejak dimulainya vaksinasi booster tahap ke II Covid-19, Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution telah memerintahkan kepada kita untuk melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi booster ke II tersebut. Dari data KPC PEN yang ada saat ini jumlah masyarakat kota Medan yang sudah di vaksinasi booster ke II mencapai 15.804 orang atau 7.09 persen,” kata dr. Taufik Ririansyah.

Taufik Ririansyah mengatakan, bagi masyarakat Kota Medan yang ingin melakukan vaksinasi booster ke II, dapat mendatangi langsung seluruh Puskesmas yang ada di Kota Medan dan juga beberapa rumah sakit di Kota Medan, salah satunya adalah RSUP H Adam Malik di jam-jam operasional dengan syarat membawa KTP.

“Untuk vaksin booster ke II ini yang kita sediakan adalah vaksin Pfizer. Nanti dosisnya akan kita tentukan sesuai dengan vaksin primer yang sebelumnya telah disuntikan kepada masyarakat,” kata dr. Taufik Ririansyah.

Pada vaksin Pfizer ini 1 ampul berisi 12 dosis. Sehingga, demi efektivitas penggunaan setiap dosis vaksin diimbau kepada masyarakat agar mendaftarkan dirinya terlebih dahulu, setelah nanti sudah ada 12 orang maka pihak Puskesmas akan segera melakukan pemanggilan.

Adapun manfaat dari vaksinasi booster ke II covid-19 ini, lanjut dr. Taufik Ririansyah, meningkatkan kembali imunitas dan kekebalan tubuh bagi si penerima vaksin booster pertama sehingga tidak mudah tertular covid-19 dengan berbagai variannya.

“Jadi masyarakat yang telah melakukan vaksinasi booster pertama itu setelah enam bulan terjadi penurunan antibodi sehingga diharapkan setelah dilakukannya penyuntikan vaksinasi booster dosis ke II Covid-19 ini terjadi kembali peningkatan antibodi bagi si penerima vaksin. Artinya, imunitas dan kekebalan tubuh mereka pun kembali meningkat terhadap penyakit covid-19 beserta varianya,” kata dr. Taufik Ririansyah.

Taufik Ririansyah mengimbau kepada masyarakat Kota Medan untuk segera melakukan vaksinasi booster ke II Covid-19 agar kesehatan dan keselamatan nya lebih terjamin meskipun adanya Covid-19 dan varian-varian lainya. (map/ila)

Pemko Medan Serahkan Mesin Chiller dan CAS ke PUD Pasar Medan

SERAHKAN: Pemko Medan serahkan mesin CAS secara simbolis kepada PUD Pasar Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan menyerahkan mesin Cold Storage dan Controlled Athmosphere Storage (CAS) kepada PUD Pasar Medan. Serah terima aset ini dilakukan di ruang Kabag Perekonomian Setdako Medan, Selasa (21/1).

Serah terima dilakukan antara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan Syarfuddin Irsan Dongoran dengan Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan Suwarno. Penyerahan ini disaksikan pula oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Medan Agus Suriono, Kabag Perekonomian Regen, Dirops PUD Pasar Medan Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, dan Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi.

Dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan Syarfuddin Irsan Dongoran, penyerahan terdiri dari dua unit Trustcool Cold Storage Chiller dan satu unit Trustcool Controlled Atmosphere Container milik Pemerintah Kota Medan yang bersumber dari hibah Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI TA. 2022.

Dengan adanya mesin ini, katanya, diharapkan bisa lebih mengendalikan inflasi sesuai arahan Wali Kota Medan Bobby Nasution.”Untuk mesin trustcool cols storage chiller memiliki spesifikasi pokok humidifi,” tutur Syarifuddin.

Sementara itu, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno mengungkapkan, ketiga mesin tersebut ditempatkan di areal Pasar Induk. Sebelum penyerahan dilakukan, pihaknya dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan telah melakukan pengecekan kondisi mesin tersebut.

Suwarno mengatakan, mesin-mesin itu akan dipergunakan untuk menyimpan komoditi hortikultura seperti cabai merah, bawang merah dan bawang putih dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga bahan pangan pokok. (map/ila)

Dukung Kemajuan UMKM, bank bjb Salurkan Kredit Mesra di Medan

bank bjb bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan menyalurkan bantuan permodalan bagi para pelaku UMKM di Kota Medan, Sumatera Utara. Hal tersebut dilaksanakan salah satunya melalui program bjb Kredit Mesra.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – bank bjb bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan menyalurkan bantuan permodalan bagi para pelaku UMKM di Kota Medan, Sumatera Utara. Hal tersebut dilaksanakan salah satunya melalui program bjb Kredit Mesra.

Sumatera Utara akan menjadi provinsi kelima yang menerima penyaluran bjb Kredit Mesra. Pelaksanaan awalnya dilakukan di Kota Medan, ditandai dengan acara ‘bjb Mesrakan Medan tahun 2023’ yang digelar di Lapangan Benteng, Kota Medan, Rabu 1 Februari 2023.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi beserta jajaran, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan jajaran Pemprov Jabar, serta Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Acara ini menjadi penanda dimulainya penyaluran bjb Kredit Mesra untuk para pelaku UMKM di Kota Medan melalui penyerahan kredit secara simbolis. Acara dilanjut dengan penyerahan tabungan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bank bjb kepada nasabah. Setelah itu, terdapat sharing session kisah sukses salah satu debitur Kredit bjb Mesra yang berhasil memajukan usahanya, yakni Tri Suwartono yang merupakan pedagang mie ayam.

Gelaran ‘bjb Mesrakan Medan’ merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya di Kota Medan terkait penyaluran permodalan UMKM. Meliputi promosi dan sosialisasi ‘bjb Pesatkan UMKM’ di radio, workshop bjb Pesatkan UMKM di Medan, hingga ajang sosialisasi dan pencarian potensi.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, dimulainya program penyaluran kredit bjb Mesra di Sumatera Utara adalah bagian dari komitmen perusahaan memajukan ekonomi masyarakat. Sejauh ini, kredit bjb Mesra telah disalurkan di 4 provinsi yakni Jawa Barat, Bali, Banten, dan DKI Jakarta.

“Penerima manfaat kredit bjb Mesra telah tersebar di 13 kota dan 21 kabupaten se-Indonesia. Sejak 2018 hingga saat ini, bank bjb total telah menyalurkan Rp52,5 Milyar kredit kepada belasan ribu penerima manfaat. Semoga perluasan jangkauan debitur kredit bjb Mesra ini dapat semakin menguatkan pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia,” ungkap Widi. (rel/mag1)

Pemko Binjai Studi Banding Terkait Mall Pelayanan Publik ke Tebingtinggi 

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi, didampingi Plt Sekdako Bambang Sudaryono menerima kunjungan studi banding Pemerintah Kota Binjai terkait Mal Pelayanan Publik(MPP) yang ada di Kota Tebingtinggi di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (1/2) sore.

Rombongan Pemkot Binjai dipimpin Asisten II Joko Wakistono hadir bersama OPD terkait dari Dinas PMPPTSP, Disdukcapil, Disnaker dan Perindag, Diskominfo, Bagian Hukum dan Bagian Organisasi.

Joko Wakistono menyatakan, Kota Tebingtinggi layak dan cocok untuk dijadikan sebagai studi banding karena Pemko Tebingtinggi telah memiliki MPP.

“Kami merasa Kota Tebingtinggi layak dan cocok untuk study banding, karena Kota Binjai sangat memprihatinkan, mendapatkan peringkat ke 34 dalam pelayanan publik. Sejalan dengan itu, Pemko Tebingtinggi telah memiliki MPP,” ungkap Joko Wakistono.

Hal senada disampaikan Pj Kadis PMPPTSP Pemkot Binjai Heni Sri Dewi Sitepu yang mengapresiasi Mal Pelayanan Publik yang ada di Kota Tebingtinggi dan menjadikannya rekomendasi untuk diterapkan di Kota Binjai.

“Hal ini juga menjadi rekomendasi bagi kami untuk pembuatan MPP yang akan kami bentuk di Kota Binjai ini,” ujarnya. Menanggapi kunjungan studi banding tersebut, Pj Wali Kota Muhammad Dimiyathi mengatakan siap mendukung Pemko Binjai hingga nantinya bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kiranya nanti terjalin sinergitas kolaborasi yang baik antara Pemko Tebingtinggi dengan Pemko Binjai, dan kami siap mendukung Pemko Binjai hingga nanti bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Kota Binjai,” bilang Dimiyathi.

Dari Rumah Dinas Wali Kota, rombongan Pemko Binjai didampingi Plt Sekdako Tebingtinggi, Kadis PMPTSP Tebingtinggi serta Kepala OPD terkait atau mewakili menuju pelayanan satu atap satu pintu guna memantau langsung kegiatan pelayanan publik yang ada di MPP Kota Tebingtinggi di Jalan Gunung Leuser Kompleks BP7, Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi. (ian/han)

Hadiri Pekan Budaya Nusantara, Semua Etnis Harus Bersatu untuk Bangsa

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdangbedagai Darma Wijaya berharap keberagaman etnis di Indonesia, terkhusus di Serdangbedagai dapat bersatu dan memberikan kontribusi untuk daerah, bangsa, dan negara.

Hal ini dikatakan Darma wijaya saat menghadiri pembukaan Pekan Budaya Nusantara yang digelar Yayasan Istana Harta Lima Penjuru (YIHLP) di Maha Vihara Maitreya, Kompleks Cemara Asri, Rabu (1/2).

Gelaran tersebut diawali dengan pelepasan parade multi etnis yang ada di Sumut oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, Sekretaris Jendral Wantanas RI, Laksamana Madya TNI Dr Ir Harjo Susmoro, Dirjen Kebudayaan Kemdikbud Ristek RI yang diwakili Direktur KMA, Samsul Hadi, Wakil Bupati Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar, dan Perwakilan YIHLP, Ade Chandra.

Bukan hanya itu, Bupati Sergai bersama lainnya juga menerima penghargaan tokoh kehormatan Tionghoa Sumatera Utara. Penghargaan ini diterima Bupati Sergai dengan menerima kaligrafi bertuliskan Mandarin, dan dipakaikan baju Cheongsam.

“Keberagaman etnis yang kita punya ini harus dijadikan sebagai kekuatan kita untuk bersatu dalam membangun daerah. Saya mengapresiasi kegiatan ini dan sebagai bentuk dukungan, Pemkab Sergai juga turut memeriahkan pawai ini,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan sebagai bentuk pelestarian budaya. Begitupun di Serdang Bedagai.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Wantanas RI, Laksamana Madya TNI Dr Ir Harjo Susmoro dalam kesempatan itu mengatakan bahwa saat ini di Sumut ada sekitar 11 etnik hidup berdampingan. Sementara di Indonesia ada sekitar 1340 etnik.

Perwakilan YIHLP Ade Chandra berharap ke depan pemangku kepentingan bisa segera mendata cagar-cagar budaya yang menjadi aset.

“Begitu juga dengan perayaan Cheng Beng, kami berharap bisa menjadi perayaannya warga Sumut,” ucapnya.(fad/han )

Antisipasi Ganguan Geng Motor dan Premanisme, Polresta dan Pemkab Deliserdang Gelar Apel KRYD

APEL: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan didampingi Kapolres Deliserdang memeriksa pasukan pada gelaran apel KRYD.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Antisipasi ganguan geng motor yang kini marak di wilayah hukum Polresta Deliserdang. Pemkab Deliserdang dan Polresta Deliserdang mengelar apel gabungan Pasukan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Lapangan Alun-alun Pemkab Deliserdang, Lubukpakam, Rabu (1/2) pukul 08.00 WIB.

Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan, bahwa kegiatan apel itu untuk melakukan antisipasi serta mencari langkah-langkah mengatasi potensi terjadinya konflik. Khususnya penanganan premanisme dan geng motor. Sehingga situasi kondusif bisa terpelihara.

Apel pasukan KRYD dalam rangka Penanganan Premanisme dan Geng Motor di Wilayah Hukum (Wilkum) Polresta Deliserdang dilakukan selama 14 hari kedepan. Hal itu merupakan langkah strategis untuk mengetahui sejauhmana kesiapan operasional dari unsur Polresta Deliserdang beserta jajaran dalam penanganan premanisme dan geng motor yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Saya yakin Polresta Deliserdang akan mampu menangani premanisme dan geng motor,” kata Bupati.

Capaian itu, menurut Bupati, jangan membuat berpuas diri karena masih banyak tugas ke depan yang harus dijalankan demi kemaslahatan masyarakat.

“Saya berpesan untuk selalu memahami prosedur penanganan yang ada dan tidak ragu-ragu dalam melakukan penindakan di lapangan. Aplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang saudara miliki dalam penanganan premanisme dan geng motor guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat Deli Serdang,” jelas Bupati.

Diminta agar aparat yang bertugas menanggani permsalahan itu harus berpegang teguh pada disiplin dan hindari pelanggaran-pelanggaran dan kekerasan. Hindari sifat arogan dalam menjalankan kegiatan rutin yang di tingkatkan dalam penanganan premanisme dan geng motor.

Tingkatkan profesionalisme dan keterampilan guna menjawab tantangan yang semakin kompleks. Bangun terus koordinasi dan komunikasi yang baik dengan tokoh-tokoh masyarakat, sehingga dapat tercapai kesamaan visi, misi dan persepsi dalam bertindak di lapangan.

Diakhir sambutannya, Bupati memberi apresiasi dan penghargaan kepada para penegak hukum di Kabupaten Deliserdang, terutama pada Polresta Deliserdang yang telah bekerja keras dalam memberikan kedamaian, kenyamanan dan ketentraman terhadap masyarakat.

“Semoga sinergitas dan kerjasama yang selama ini sudah terjalin dapat terus kita pertahankan bahkan ditingkatkan lagi kedepannya,” ucap Bupati pada apel yang turut dihadiri Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK, MH; anggota DPRD Deli Serdang, Dedi Syahputra SH; Wakil Kepala Pengadilan Negeri Kelas 1 Lubuk Pakam, Imam Santoso SH MH; Pasi Ops Kodim 0204/DS, Lettu Kav Murfi Khairuddin; Dansubdenpom I-III/LP, Lettu Cpm AP Siahaan dan Kapolsek sejajaran Polresta Deli Serdang.

Sebelumnya, Sabtu, (28/1/2023) personil Polresta Deli Serdang dan Polsek Jajaran berhasil mengamankan Pelaku Geng motor sebanyak 58 orang. Mereka diamankan dari berbagai titik di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Irsan Sinuhaji mengatakan aksi penindakan geng motor itu dilakukan karena banyaknya informasi, pengaduan, keresahan dan ketakutan masyarakat yang terganggu akibat ulah para geng motor.

Oleh karena itu untuk menindak lanjuti laporan masyrakat itu. Kapolresta Deli Serdang memerintahkan personil termasuk Polsek jajaran melakukan patroli dan mengangkut geng motor ke komando. Hasilnya, sejumlah 58 Geng motor, 38 sepeda motor beserta barang bukti berupa senjata tajam (sajam), kelewang, Egrek, Clurit diamankan.(btr/han)

Bupati Berharap Petani Manfaatkan Lahan di FE

DISKUSI: Bupati Dosmar, didampingi Wakil Ketua DPRD Marolop Manik, dan Moratua Gajah, disela diskusi dengan petani, Rabu (1/2) bertempat di Food Estate Desa Riaria Kecamatan Pollung.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka pengembangan program Food Estate Holtikultura di Desa Riaria Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Bupati Dosmar Banjarnahor meminta agar petani untuk memanfaatkan lahan pertaniannya.

Dosmar Banjarnahor mengatakanmengatakan, bahwa program Food Estate Holtikultural di Kabupaten Humbang Hasundutan ini merupakan gagasan Presiden RI Joko Widodo dan telah berdampak positif kepada perekonomian Kabupaten Humbahas.

Dia menyebut, mulai dari pelepasan lahan konsesi PT Toba Pulp Lestari (TPL) seluas 16.564 hektare yang dikembalikan kepada masyarakat, pembangunan infrastruktur jalan, dan irigasi. Pengembangan kualitasi SDM petani Holtikultural meningkat dikarenakan banyaknya para ahli pertanian yang mumpuni mendampingi.

Perusahaan yang berinvestasi hingga membawa perubahaan, diantaranya transfer ilmu, teknologi, pembangunan nursery, kemudahan pemasaran. Hingga, masyarakat mendapatkan sertifikat lahan dengan gratis, serta pembelian benih, pupuk dan saprodi pertanian sejak tahun 2021 sampai sekarang tanpa menggunakan dana APBN.

Dari dampak itu, menurutnya, diharapkan untuk mengembangkan program ini lebih baik , keseriusan petani mengelola dengan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk bertanam tanaman hortikultura.

“Jadi, mari kita manfaatkan lahan pertanian dari program Food Estate ini,” ujarnya didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Humbahas Marolop Manik, dan anggota dewan Moratua Gajah di depan Kelompok Tani, Rabu (1/2).

Dikatakannya, pengembangan Food Estate ini, diharapkan para petani lokal dapat bekerjasama dengan petani pemilik lahan dengan fokus menanam komoditi yang lebih tepat atau cocok di Food Estate Humbang Hasundutan, seperti bawang merah, jagung, cabe merah dan kol.

Selain itu, bekerjasama dengan para offtaker yang telah teruji untuk keberhasilan program Food Estate. Menurutnya, jika itu terjadi maka program Food Estate selama dua tahun empat bulan , akan berhasil. “Jika bekerja dengan baik dan serius serta melaksanakan apa yang sudah disampaikan oleh offtaker dan penyuluh pertanian, pertanian ini pasti berhasil,” katanya.

Masih dikatakan Dosmar, keberhasilan Food Estate ini selain bekerja baik dan serius, juga sarana dan prasarana lengkap. “Kita memiliki traktor yang banyak, masyarakat petani banyak yang mau bertani di Desa Riaria dan Pemerintah Daerah siap membantu. Kekurangan-kekurangan kita sebelumnya, mari kita evaluasi,” kata Dosmar.

Pun demikian, tambahnya, dari keberhasilan itu semua tak terlepas juga permodalan, Bupati Humbahas pun berencana melibatkan perbankan untuk menyalurkan KUR kepada petani yang membutuhkan modal.

“Oleh karena itu, mari kita bersama-sama dan saling mengisi kekurangan untuk keberhasilan kita dalam bertani secara khusus di areal Food Estate,” harap Dosmar.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Marolop Manik menambahkan, bahwa program Food Estate ini sudah berhasil, namun perlu lebih keseriusan lagi oleh petani untuk mengelola lahan tersebut.

Selain petani, ia juga berharap apa yang disampaikan Dosmar dapat terealisasi berupa KUR atau permodalan kepada petani.

“Kita juga berharap, kalau bisa traktor minimal 5 unit stand by di lokasi Food Estate, selain permodalan,” pintanya.

Masih dikatakanya, saat ini kondisi Food Estate untuk menjadi lebih baik jika kompos dan pengelolaanya sesuai anjuran pertanian.”Jadi, untuk lebih rinci nanti kebutuhan dan keperluan serta saran masukan dari petani sebagai bentuk aspirasi masyarakat, nanti kita diskusikan pada reses kami ini , yang kami rencanakan di Food Estate,” pungkasnya. (des/ram)

Bupati Karo Hadiri Natal Oikumene Badan Kerjasama Antar Gereja

NATAL: Bupati Karo saat menghadiri acara Natal Oikumene Badan Kerja Sama Antar Gereja, Minggu (29/1).

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menghadiri acara Perayaan Natal 2022 dan Ucapan Syukur Tahun Baru 2023 Oikumene Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Kecamatan Berastagi di Hotel Sinabung, Minggu (29/1).

Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan ucapan Natal dan Tahun Baru 2023 dan mengharapkan seluruh jemaat saling bergandengan tangan dan bekerjasama membangun Kabupaten Karo. Tema perayaan Natal kali ini adalah “Jalanilah hidupmu menurut kehendak Tuhan Yesus Kristus” yang dibawakan oleh Bishop Donald Peter Sinaga, MA, M.Ag. “Melalui perayaan Natal dan ucapan syukur Tahun Baru ini, selaku umat beriman marilah kita tingkatkan keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, saling bergandeng tangan dan bekerjasama membangun Kabupaten Karo ini,” ucap bupati.

Tahun Baru sebagai simbol perubahan dan perbaikan, ini adalah kesempatan untuk kita memulai kembali dengan semangat yang baru dengan rencana – rencana yang lebih baik, tambahnya.

Turut hadir dalam acara ini Pdt. DR Herianto, D.Th selaku ketua panitia, Ketua BKAG, Pdt. Paham Ginting, M.TH, beberapa Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo, para pendeta dan pemuka agama di Kabupaten Karo, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya. (deo/ram)