Home Blog Page 1880

Keberatan Difoto Wartawan, Terdakwa Penggelapan Rp5,7 M Dicueki Hakim

SIDANG: Sri Falmen Siregar (di samping pengacara), terdakwa kasus dugaan penggelapan dan penipuan, saat mendengarkan keterangan saksi, Senin (30/1).Agusman/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sri Falmen Siregar (36), terdakwa kasus dugaan penggelapan dan penipuan senilai Rp5,7 miliar, kembali dihadirkan secara langsung ke persidangan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Evi Yanti Panggabean, Senin (30/1).

Dalam persidangan yang beragendakan keterangan saksi, terdakwa Sri Falmen Siregar protes dan keberatan difoto oleh wartawan saat persidangan, yang berlangsung di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan itu.

“Interupsi majelis hakim, ada yang foto-foto,” kata Sri Falmen Siregar, sembari menunjuk wartawan yang meliput persidangan tersebut.

Namun, keberatan terdakwa Sri Falmen Siregar tak diindahkan majelis hakim, yang diketuai Oloan Silalahi. Dan melanjutkan persidangan untuk mendengarkan keterangan para saksi yang dihadirkan JPU Evi Yanti Panggabean.

Adapun para saksi yang dihadirkan JPU Evi Yanti Panggabean, yakni Wasinto, Bantu Saragih, Kumpul Purba, Sumianto dan Syahril. Kelima saksi merupakan Supplier Tandan Buah Segar (TBS) dari Kelompok Tani Sejahtera untuk PT Cinta Raja.

Dalam keterangannya, kelima saksi mengaku bertemu dengan terdakwa Sri Falmen Siregar di Gor PT Cinta Raja dan terdakwa menawarkan pinjaman modal usaha kepada para saksi. Saksi Wasinto mengatakan, dia bertemu dengan terdakwa Sri Falmen Siregar. Dari pertemuan itu, terdakwa menawarkan pinjaman modal usaha.

“Saya pinjam uang Rp50 juta kepada Cindy di Kantor PT Cinta Raja. Tapi sudah saya bayar pada Mei dan Juni 2022,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Jumianto. Dia mengatakan, pertemuan dengan terdakwa di GOR, dalam rangka tentang pemasokan sawit di PT Cinta Raja. Selain itu juga memberikan pinjaman untuk modal usaha.

“Saya saat itu meminjam Rp10 juta. Tapi sudah saya bayar 2 kali, tinggal Rp4 juta lagi utang saya,” tutur saksi.

Senada, saksi Kumpul Purba dan Bantu Saragi, mengaku, bertemu dengan terdakwa Sri Falmen Siregar.

Pertemuan tersebut pada intinya, kata kedua saksi, terdakwa Sri Falmen Siregar menawarkan modal usaha dalam produktivitas kelapa sawit. Untuk saksi Kumpul Purba diberikan modal senilai Rp20 juta, sedangkan Bantu Saragi senilai Rp40 juta.

Disampaikan keempat saksi, pemberian pinjaman modal usaha itu diberikan terdakwa Sri Falmen Siregar melalui seorang perempuan bernama Cindy.

Hal yang sama juga dikatakan saksi Syahril Purba. Namun, dia tidak mengambil modal pinjaman yang ditawarkan oleh Cindy.

“Saya juga ditawarkan oleh Cindy yang mulia, tapi tidak mengambil uang tersebut,” ujarnya.

Menanggapi keterangan para saksi, majelis hakim langsung menanyakan kepada JPU, siapa orang yang bernama Cindy tersebut. Menjawab hal itu, JPU Evi Yanti Panggabean mengatakan, Cindy merupakan anggota dari terdakwa Sri Falmen Siregar.

Mengutip dakwaan jaksa, perkara bermula pada 2022, saksi korban Alex Purwanto selaku Direktur PT Cinta Raja berkenalan dengan terdakwa. Terdakwa Sri Falmen Siregar mengaku dapat mengerjakan legal audit dan mengaudit karyawan (audit ketenagakerjaan) dalam rangka menunjang kinerja dan efektivitas usaha.

Kemudian korban dan terdakwa sepakat membuat perjanjian kerja sama. Namun, beberapa bulan berjalan semua perkataan terdakwa tidak sesuai dengan kenyataannya.

Merasa curiga, saksi korban pun meminta bagian keuangan, yakni saksi Pratiwi Eka, agar menghitung dan melengkapi bukti-bukti penyerahan uang atau permintaan uang dari terdakwa Sri Falmen Siregar.

Dari hasil Audit sementara, diperoleh jumlah uang yang sudah diterima oleh terdakwa sebanyak Rp5.732.650.000.

Mendapat informasi tersebut, saksi korban Alex Purwanto merasa keberatan dan membuat laporan ke Polrestabes Medan guna diproses lebih lanjut. Bahwa akibat perbuatan terdakwa saksi korban Alex Purwanto mengalami kerugian lebih kurang sebesar Rp5.732.650.000.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 374 KUHPidana Subs Pasal 372 KUHPidana Subs Pasal 378 KUHPidana. (man/saz)

Disdik Sumut Selesaikan Permasalahan Pelemparan Batu di SMKN 4 Medan

Kantor Disdik Provinsi Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) gerak cepat (gercep) dalam menanggapi aksi pelemparan batu yang dilakukan siswa SMAN 8 Medan di area parkiran depan SMKN 4 Medan, beberapa waktu lalu.

Aksi pelemparan batu itu pun telah diatasi, setelah dilakukan mediasi dan klarifikasi dari kedua pihak sekolah, baik itu dari eksternal maupun internal. Mediasi itu pun berjalan kondusif dan berakhir damai.

Hal itu disampaikan Kepala Disdik Sumut Asren Nasution, melalui Kabid Pembinaan SMA, M Basir S Hasibuan, kepada wartawan, Senin (30/1). Dia pun menegaskan, Disdik Sumut telah memanggil kedua pihak sekolah untuk dimintai keterangannya.

“Menindaklanjuti peristiwa itu, kami sudah memanggil Kepala SMAN 8 Medan dan pihak SMKN 4 Medan, untuk dimintai klarifikasi. Klarifikasi dari kedua pihak itu dilakukan dalam bentuk penyelidikan atas perintah dari Bapak Kepala Disdik Sumut,” ungkap Basir.

Basir lebih lanjut mengatakan, dari klarifikasi itu, tidak ditemukan adanya kelalaian dari pihak sekolah. Karena peristiwa itu terjadi saat jam pulang sekolah, dan saat itu sudah berada di radius 2 kilometer lebih dari lokasi SMAN 8 Medan, dan tidak ada korban dalam kejadian itu.

“Meskipun demikian, jika kemarin terbukti ada kelalaian dari pihak SMAN 8 Medan, maka Disdik Sumut akan memberikan sanksi kepada pihak sekolah. Tapi faktanya, kedua pihak sekolah malah merespons cepat dengan melakukan mediasi, dan mendampingi orang tua siswa hingga malam hari di Polsek Medan Timur, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” tuturnya.

Dia juga menegaskan, permasalahan peristiwa pelemparan tersebut telah selesai dan berakhir damai.

Sementara itu, Kepala SMAN 8 Medan, Rosmaida Purba mengatakan, terkait aksi pelemparan batu yang dilakukan siswanya, terjadi pada 17 Januari 2023, sekira pukul 14.00 WIB, dan telah dilakukan mediasi di Polsek Medan Timur.

Rosmaida juga mengatakan, mediasi itu dihadiri oleh orang tua siswa, pihak SMAN 8 Medan, SMKN 4 Medan, Bhabinkamtibmas, petugas kelurahan, serta kepala lingkungan.

“Dalam mediasi itu, pihak Polsek Medan Timur juga memberikan bimbingan dan arahan sekaligus saran, untuk mencegah agar aksi pelemparan tersebut tidak terulang lagi. Pihak Polsek Medan Timur juga mengingatkan kepada saya, untuk memberikan sanksi tegas kepada siswa tersebut, agar ada efek jera,” bebernya.

Selain mediasi di eksternal, sambung Rosmaida, SMAN 8 Medan dan SMKN 4 Medan juga telah dimintai klarifikasi, terkait peristiwa tersebut oleh Disdik Sumut, melalui Kabid Pembinaan SMA.

Hal yang sama juga ditegaskan, Kepala SMKN 4 Medan Fahriza Marta Tanjung, melalui Wakil Bidang Kesiswaan, Abdi Muskarya Saragih. Dia mengaku, sudah dilakukan mediasi dan perdamaian antara kedua belah pihak terkait peristiwa itu.

“Sudah damai. Kemarin kami juga ikut dalam mediasi itu, siswa tersebut berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Dan bagi siswa yang terlibat telah diberikan sanksi tegas,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, aksi pelemparan batu yang dilakukan siswa SMAN 8 Medan di area parkir SMKN 4 Medan, terjadi pada 17 Januari 2023, sekira pukul 14.00 WIB. Saat itu, sekelompok siswa SMAN 8 Medan mendatangi SMKN 4 Medan yang berada di Jalan Sei Kera, Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan.

Namun, peristiwa tidak berlangsung lama, karena langsung dihalau Bhabinkamtibmas yang saat itu sedang patroli di lokasi tersebut. Melihat adanya petugas Bhabinkamtibmas bersama petugas kelurahan, sekelompok siswa itu pun membubarkan diri.

Dari sekelompok siswa tersebut, seorang siswa berhasil diamankan dan dibawa ke Kantor Lurah Pandau Hilir, untuk dimintai keterangannya. Dan orang tua siswa tersebut dipanggil untuk dimediasi bersama para guru SMAN 8 Medan dan SMKN 4 Medan.

Setelah di Kantor Lurah Pandau Hilir, mediasi juga dilakukan di Polsek Medan Timur, dengan pihak terkait, yakni siswa yang terjaring, orang tua siswa, pihak SMAN 8 Medan, pihak SMKN 4 Medan, dan kepala lingkungan.

Mediasi itu pun berakhir dengan damai, dan siswa yang terjaring dipulangkan oleh Polsek Medan Timur ke orang tuanya malam itu juga, sekira pukul 20.00 WIB. Dan siswa itu berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Dan proses belajar mengajar di SMAN 8 dan SMKN 4 Medan tetap berjalan aman dan kondusif. (man/saz)

Kejari Binjai Musnahkan BB Narkoba, Judi, dan HP

BARANG BUKTI: Pemusnahan barang bukti narkoba dengan cara dibakar oleh Kejari Binjai, Senin (30/1).Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, memusnahkan barang bukti (BB) perkara narkoba, judi, hingga orang harta benda (oharda) di halaman Kantor Kejari Binjai, Jalan Tengku Amir Hamzah, Binjai Utara, Senin (30/1). Pemusnahan BB turut diikuti unsur Forkopimda Kota Binjai.

Adapun BB yang dimusnahkan, yakni 24,23 gram narkotika jenis sabu-sabu, 680 butir pil ekstasi, 1.710 gram ganja, 1 unit mesin judi tembak ikan, hingga telepon genggam. Sabu-sabu dan pil ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender bersama air. Sementara mesin judi tembak ikan, dimusnahkan dengan cara dihancurkan. Lalu ganja dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kepala Kejari Binjai, M Husein Admaja mengatakan, BB yang dimusnahkan atas perkara yang sudah inkracht pada 2022.

“Hari ini kami melakukan pemusnahan barang bukti atas perkara-perkara yang sudah putus dan inkracht di 2022 lalu,” ungkap Husein.

Pemusnahan ini, menurut Husein, dari 33 perkara yang dinyatakan inkracht atau berkekuatan hukum tetap. Sebagian besar adalah perkara narkotika. Lalu ada 4 perkara judi, dan 13 perkara oharda. Kepada masyarakat, dia mengajak untuk memerangi peredaran narkotika. Sebab menurutnya, peredaran narkotika hingga saat ini masih banyak di Indonesia.

“Peredaran narkotika masih banyak. Dan kemudian langkah-langkah inilah yang secara terus-menerus dilaksanakan, yakni perang terhadap narkotika oleh semua aparat penegak hukum, dari Polres Binjai, BNN, kejaksaan dan pengadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, mengapresiasi seluruh aparat penegak hukum di Kota Rambutan. Dia menyebutkan, kegiatan pemusnahan barang bukti ini menunjukkan adanya kesamaan gerakan, kolaborasi, dan sinergi bersama antara Pemko Binjai dan aparat penegak hukum, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Melalui momentum ini, saya tidak bosan-bosannya mengajak kita semua memberantas narkoba di Binjai. Harapan saya ke depannya, kita dapat bersama sama bahu-membahu untuk mengurangi adanya kejahatan tindak pidana di Binjai ini,” harapnya. (ted/saz)

HUT PDIP dan Megawati Soekarno Putri, Ketua DPRD Kota Medan Ikut Tanam Pohon di Bantaran Sungai

TANAM POHON: Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan sekaligus menjabat Ketua DPRD Kota Medan, menanam pohon di bantaran Sungai Deli dan Sungai Babura. Kegiatan itu dalam rangka 50 tahun PDI Perjuangan sekaligus HUT ke-76 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPC PDI Perjuangan Kota Medan, menanam 2 ribu pohon di bantaran Sungai Deli dan Sungai Babura. Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka 50 tahun PDI Perjuangan sekaligus Ulang Tahun ke-76 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

 “PDI Perjuangan belum lama ini merayakan ulang tahun emasnya, dan Bu Mega (Ketum PDI Perjuangan) juga ultah di bulan ini. Jadi menanam pohon ini adalah kegiatan untuk menyemarakkan kedua peringatan itu,” ucap Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, SE didampingi pengurus DPD Sumut Darsen Song, dan Sekretaris DPC Medan Robi Barus, Sabtu (29/1).

 Tampak hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPC Fuad Akbar, Ketua PAC Medan  Maimun Tek Sin, Ketua PAC Medan Barat Niko, Ketua PAC Medan Baru Jupiter Ginting, Ketua PAC Medan Sunggal Johannes Hutagalung, dan jajaran pengurus masing-masing.

 Kegiatan itu juga turut dihadiri para Pengurus Ranting dan Pengurus Anak Ranting dari 4 kecamatan tersebut. “Kami memilih menanam pohon karena Bu Mega sangat suka. Beliau sangan senang dengan penghijauan,” ujarnya.

 Ketua DPRD Kota Medan ini menjelaskan, Megawati Soekarnoputri selalu menekankan kepada seluruh kader partai untuk merawat alam dan lingkungan dengan cara menjaga kebersihan serta menanam pohon.

 “Sebab menanam pohon selain sebagai penghijauan dan kelestarian alam, juga mampu mencegah terjadinya erosi tanah, terutama di kawasan bantaran sungai,” katanya.

 Sementara itu, Panitia Pelaksana Penanaman Pohon DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Agus Setiawan menuturkan, ada berbagai jenis pohon yang mereka tanam di kedua bantaran sungai tersebut. Diantaranya pohon jambu, pohon duku, pohon durian, dan pohon alpukat. “Banyak lagi lainnya, semoga bermanfaat dalam hal penghijauan dan pencegahan erosi,” tutur Agus.

 Ia menambahkan, penanamaan dilakukan di bantaran Sungai Deli dan Sungai Babura, tepatnya di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Medan Maimun, Medan Barat, Medan Baru dan Medan Sunggal. “Total ada 2 ribu pohon, masing-masing kecamatan menanam 500 batang pohon,” pungkasnya. (rel)

Harapan Kasat Binmas Polres Tebingtinggi, Sopir Harus Utamakan Keselamatan Penumpang

IMBAU: Kasat Binmas Polres Tebingtinggi AKP BSM Tarigan bersama personel jajaran, saat menyampaikan imbauan kepada para sopir angkutan Sandra Prima.Sopian/Sumut Pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kasat Binmas Polres Tebingtinggi AKP BSM Tarigan, berharap kepada seluruh sopir angkutan antarkota dan daerah, untuk lebih mengutamakan keselamatan para penumpangnya daripada kecepatan kendaraan.

“Sopir jangan ugal-ugalan di jalan, kalau terjadi kecelakaan fatal, siapa yang bertanggung jawab? Kami imbau, agar para sopir mengutamakan keselamatan penumpang dalam perjalanan, karena ada orang yang menanti di sana,” ungkap BSM, saat melakukan pemantauan ke Loket Bus Sandra Prima, Jalan Imam Bonjol Kota Tebingtinggi, Senin (30/1).

Kepada para sopir, BSM pun mengingatkan, jika ada keluhan seperti adanya gangguan kamtibmas, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, premanisme, ataupun tindakan kejahatan lainnya, di wilayah hukum Polres Tebingtinggi, agar segera menghubungi pihak kepolisian melalui call center di nomor 110.

“Nanti personel Polres Tebingtinggi akan segera menindaklanjuti keluhan dari para sopir,” jelasnya.

Sementara kepada para penumpang kendaraan angkutan, juga diminta untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian, jika melihat sopir ugal-ugalan dalam mengendarai kendaraannya.

“Para penumpang jangan takut untuk memberikan laporan, ketika melihat ada sopir angkutan umum yang ditumpanginya, dalam keadaan mabuk, atau tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” imbau BSM.

Seorang sopir angkutan Sandra Prima, jurusan Kota Tebingtinggi-Medan, Opung (60) mengaku, dalam mengendarai kendaraannya baik menuju Kota Tebingtinggi maupun Kota Medan, selalu berhati-hati. Karena kalau ugal-ugalan di tengah jalan, banyak penumpang yang tidak mau menaiki angkutan yang disopirinya.

“Kami jadi sopir angkutan umum ini untuk mencari pelanggan, agar kami tetap ditunggu dalam melakukan perjalanan menuju Medan dan sebaliknya, menuju Tebingtinggi. Kalau kami ugal-ugalan, pasti penumpang tidak mau menaiki angkutan kami,” aku Opung, yang merupakan warga Kota Merangkai, Kecamatan Percut. (ian/saz)

Inalum Meriahkan BUMN Goes to Campus di Unpri

PT Inalum mengikuti event BUMN Goes to Campus di Universitas Prima Indonesia (Unpri) Jalan Sampul, Medan, Senin (30/1/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengikuti event BUMN Goes to Campus, yang diselenggarakan di Universitas Prima Indonesia (Unpri) di Jalan Sampul, Kota Medan, Senin (30/1/2023).

“Event BUMN Goes to Campus ini bertujuan untuk memperkenalkan aktivitas dan transformasi Kementerian BUMN kepada mahasiswa dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkarya di BUMN”, Ucap Arya Sinulingga selaku Staf Khusus III Menteri BUMN yang hadir dalam event tersebut

Arya Sinulingga juga menyampaikan pesan dari Menteri BUMN, Erick Thohir menilai bahwa generasi milenial akan menjadi pemimpin masa depan BUMN sehingga mengajak peran serta Perguruan Tinggi, dalam hal ini Civitas Akademik dan Mahasiswa untuk ikut berkontribusi bersama BUMN dalam membangun Indonesia.

Bambang Heru Prayoga selaku VP Humas Inalum, didampingi Chandra Gunawan Dalimunthe dan Fajri Ramadhan selaku Kepala Kantor Inalum Penghubung Medan, kepada wartawan mengatakan, Inalum hadir di kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan aktivitas perusahaan dan juga mengenalkan produk-produk yang diproduksi oleh Inalum.

“Tentunya adik-adik mahasiswa harus mengetahui apa saja aktivitas dari perusahaan dan produk-produk yang diproduksi oleh Inalum, agar para mahasiswa yang hadir mengetahui sepak terjang Inalum dalam membangun negeri, ” terangnya.

Ditambahkan Heru, selain itu Inalum pastinya memberikan peluang dan informasi kepada para mahasiswa terutama lulusan terbaik untuk menjadi bagian dari insan BUMN.

“Tentunya kita memberikan peluang dan informasi sebesar-besarnya untuk mahasiswa agar menjadi bagian dari insan BUMN, sesuai dengan bidang ilmu yang digelutinya, sehingga bermanfaat untuk masyarakat dan negara kedepannya,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, seorang mahasiswa Unpri Fakultas Ekonomi bernama Frans Pardede, mengatakan kita sebagai mahasiswa menerima manfaat yang sangat luar biasa dari acara ini.

“Kami sebagai mahasiswa sangat terbuka wawasan tentang apa itu BUMN, apalagi banyak minat mahasiswa setelah menamatkan kuliah ingin bekerja di BUMN. Pastinya akan menambah banyak informasi tentang lowongan pekerjaan dan BUMN mana yang cocok dan sesuai dengan ilmu yang kami miliki. Semoga ke depannya saya bisa bekerja di BUMN,” ucap Frans.

Event BUMN Goes to Campus ini diikuti oleh sepuluh BUMN, diantaranya Inalum, Jasamarga, Bank BTN, Pegadaian, Perkebunan Nusantara, KIM, Pelindo, Bank Mandiri, Angkasa Pura II, dan Jasa Tirta I.

Sekitar 1.200 mahasiswa menjadi peserta dalam kegiatan ini. Selain terdapat 10 booth BUMN dan informasi tentang lowongan kerja, juga ada talkshow dan persembahan penampilan seni dari para mahasiswa.(rel/tri)

Workshop Bisnis bjb PESATkan UMKM Hadir di Lampung

BANDAR LAMPUNG, SUMUTPOS.CO – Guna mendukung geliat bisnis UMKM di Indonesia, bank bjb kembali menghadirkan workshop bisnis bjb PESATkan UMKM. Kali ini, bjb PESATkan UMKM hadir di Bandar Lampung.

Dalam program ini, para peserta workshop akan diberikan edukasi mengenai cara mengelola dan mengembangkan bisnis UMKM optimal agar bisnis UMKM dapat bersaing di era kekinian.

Nantinya, para peserta akan diajak untuk mengikuti sharing session dan pelatihan dengan suasana yang cair dan santai dari para narasumber. Narasumber akan turut membagikan kisah sukses mereka dalam mengelola dan mengembangkan UMKM.

Talkshow bjb PESATkan UMKM akan berfokus membahas permasalahan yang lazim dijumpai pelaku bisnis UMKM di daerah seeprti permodalan, pembiayaan hingga pemasaran yang saat ini banyak dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing bisnis.

Tak hanya itu, peserta pun akan diperkenalkan pada produk serta layanan perbankan yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak modal pengembangan bisnis, seperti produk kredit UMKM kepada para peserta. Termasuk juga berbagai produk digital banking bank bjb yang dapat digunakan untuk memudahkan transaksi bisnis.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, workshop bjb PESATkan UMKM adalah salah satu wujud dukungan perusahaan dalam mengembangkan dan memajukan ekonomi UMKM di masyarakat. Pengetahuan mengenai pemanfaatan berbagai fasilitas layanan keuangan dinilai sangat bermanfaat untuk memperbesar skala bisnis mereka.

“Dalam bjb PESATkan UMKM, kami juga menghadirkan edukasi mengenai sejumlah tips yang bisa diterapkan UMKM agar bisnis mereka bankable. Diharapkan hal tersebut mampu memudahkan para peserta untuk mengakses layanan keuangan seperti kredit UMKM untuk pembiayaan dan modal usaha,” ungkapnya.

Talkshow bjb PESATkan UMKM di Lampung akan diselenggarakan pada Kamis, 23 Februari 2023 di Kota Bandar Lampung. Informasi selengkapnya dapat diakses di laman web infobjb.id/PESATkanUMKM.

Sementara itu, calon peserta dalam melakukan pendaftaran melalui nomor WhatsApp radio-radio berikut:

RADIO Lampung
Rajawali FM : 081541522666
Batara FM : 081541522666
LA Nugraha FM : 0811781976. (rel/sih).

Ikuti Workshop Bisnis bjb PESATkan UMKM di Palembang

PALEMBANG, SUMUTPOS.CO – Guna mendukung kemajuan UMKM di tanah air, bank bjb kembali hadir menyelenggarakan workshop dan edukasi pengembangan bisnis, yakni bjb PESATkan UMKM. Tak hanya di Jawa Barat, kali ini bjb PESATkan UMKM juga hadir di luar Jawa Barat, salah satunya Palembang.

Dalam acara tersebut, para peserta akan disuguhkan materi edukasi mengenai cara mengelola usaha mikro hingga terus berkembang dan menghasilkan serta untuk meningkatkan daya saing bisnis.

Talkshow tersebut akan berfokus membahas permasalahan yang lazim dijumpai pelaku bisnis UMKM di daerah. Mulai dari permodalan, pembiayaan hingga pemasaran.

Peserta juga akan diajak untuk mengikuti sharing session dan pelatihan dengan suasana yang cair dan santai dari para narasumber untuk memecahkan permasalahan tersebut. Narasumber akan turut membagikan kisah sukses mereka dalam mengelola dan mengembangkan UMKM.

Tak hanya itu, peserta pun akan diperkenalkan pada produk serta layanan perbankan yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak modal pengembangan bisnis, seperti produk kredit UMKM kepada para peserta. Termasuk juga berbagai produk digital banking bank bjb yang dapat digunakan untuk memudahkan transaksi bisnis.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, workshop bjb PESATkan UMKM adalah salah satu wujud dukungan perusahaan dalam mengembangkan dan memajukan ekonomi UMKM di masyarakat. Pengetahuan mengenai pemanfaatan berbagai fasilitas layanan keuangan dinilai sangat bermanfaat untuk memperbesar skala bisnis mereka.

“Dalam bjb PESATkan UMKM, kami juga menghadirkan edukasi mengenai sejumlah tips yang bisa diterapkan UMKM agar bisnis mereka bankable. Diharapkan hal tersebut mampu memudahkan para peserta untuk mengakses layanan keuangan seperti kredit UMKM untuk pembiayaan dan modal usaha,” ungkapnya.

Talkshow bjb PESATkan UMKM di Palembang akan diselenggarakan pada Rabu, 22 Februari 2023 di Kota Palembang. Informasi selengkapnya dapat diakses di laman web infobjb.id/PESATkanUMKM.

Sementara itu, calon peserta dalam melakukan pendaftaran melalui nomor WhatsApp radio-radio berikut:

Radio Palembang
PLAY FM : 08811975975
ORBAN FM : 08113089000
LA Nugraha FM : 0816380105
(rel/sih)

Dongkrak Omset UMKM Lewat Strategi Digital Marketing

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kondisi ekonomi Indonesia saat ini perlahan mulai merangkak naik pasca pandemi Covid-19. Peningkatan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) kini mampu mendominasi. Tapi, keterbatasan kemampuan digitalisasi pelaku UMKM menjadi sebuah tantangan bagi pelaku bisnis di era yang serba digital.

Tentu perlu strategi khusus bagi pelaku UMKM untuk dapat bersaing di era digital, sehingga mampu mendongkrak omset penjualan dan menghasilkan profit. Untuk mengatasi tantangan ini, Sugianto ST MKom, seorang praktisi digital marketing mengatakan, perlu dilakukan pendampingan digitalisasi bagi UMKM di Kota Medan.

Menurut Sugianto, salah satu pemanfaatan digital bagi UMKM adalah strategi pemasaran (promosi) secara online atau dikenal dengan istilah digital marketing. Bagaimana supaya pelaku bisnis mampu mempromosikan produk atau jasanya lewat internet. “Tren teknologi yang terus berkembang dan perilaku konsumen yang berubah di era digital tentu harus diimbangi oleh pemilik bisnis dengan meningkat skill digital marketing,” kata pendiri tempatpklmedan.com yang menjadi pusat praktek kerja industri bidang digital bagi siswa SMK dan mahasiswa di Kota Medan ini.

“Dengan dilaksanakannya pendampingan digital marketing ini diharapkan mampu menjadi modal dalam beradaptasi dan mengembangkan usaha teman teman UMKM di era digital saat ini,” ucap Bang Shohib selaku koordinator kegiatan pelatihan digital marketing yang dilaksanakan di kantor tempatpklmedan.com

Peserta pelatihan digital marketing kali ini berasal dari berbagai daerah seperti Maman, dari Aceh Tengah, pelaku usaha kopi. Kemudian Ferry Lubis dan Ridho, pelaku usaha service handphone.

Ada juga Sams beserta istri dari Binjai, juga pelaku usaha service handphone dan usaha kuliner. Khairul Bahri bersama istri dari Galang, Deliserdang, pelaku usaha kuliner dan bisnis parenting serta tes bakat anak.

Mirwan dari Medan, pengusaha pemasangan depot air isi ulang. Budi, penjual produk parfum, Hendra pelaku usaha service handphone dan Benz Putra pelaku usaha service handphone yang juga sebagai ketua Asosiasi Teknisi Handphone Sumbagut. (rel/adz)

Laka Maut 3 Tewas di Tandam, Sopir Ditetapkan Tersangka

DIMINTAI KETERANGAN: Sopir saat dimintai keterangan oleh polisi.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SMUTPOS.CO – Penyidik Penegakkan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Binjai, menetapkan sopir mobil Honda Mobilio warna hitam BK 1436 OC, sebagai tersangka.

Hal ini disampaikan Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Binjai Ipda Abdullah Sani, saat dikonfirmasi, Senin (30/1).

“Sudah ditetapkan jadi tersangka,” ungkap Sani.

Sopir dimaksud, yakni Muhammad Juanda (22), warga Dusun 3, Paya Lemas, Kecamatan Padangtualang, Kabupaten Langkat. Diduga yang bersangkutan ditetapkan tersangka karena lalai saat berkendara, hingga mengakibatkan 3 nyawa sekaligus melayang.

Akibat kecelakaan, si sopir mengalami luka robek di atas pelipis mata kiri dan luka lecet lutut kaki kanan.

“Semalam (tersangka) sudah diamankan. Hari ini akan kami tahan,” tuturnya.

Menurut Sani, sopir tersebut mengantongi SIM C. Sementara untuk penumpangnya, Rizka Afura (25), warga Dusun 1 Melati, Desa Payaperupuk, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, yang mengalami luka robek di kepala atas sebelah kanan, serta memar kaki kanan, sudah dipulangkan.

Pasca kecelakaan, beredar foto si sopir masih mampu bermain telepon genggam saat di Klinik Asia Medika. Bahkan sang sopir saat itu tengah dimintai keterangan oleh aparat dari Unit Intelijen dan Keamanan Polres Binjai.

Terkait hal ini, Sani enggan berspekulasi. Apakah yang bersangkutan di bawah pengaruh obat-obatan terlarang atau tidak. Karena itu, penyidik diminta untuk melakukan pemeriksaan urine terhadap sopir tersebut.

“Terkait itu (pemeriksaan urine), nanti akan dikonfirmasi lebih lanjut,” jelasnya.

Dalam peristiwa nahas ini, penumpang dan pengendara sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor kendaraan bermotor, yang berboncengan 3, dinyatakan meninggal dunia. Adapun identitasnya yakni, Gilang Ramadhan (21), warga Dusun Kedondong Barat, Desa Jentera, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, dengan kondisi patah kaki yang meninggal dunia di lokasi kejadian dan dibawa ke RSUD Djoelham.

Juliyani br Surbakti (22), warga Dusun Mawar, Desa Mancang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, dengan kondisi luka robek di kepala dan kaki, meninggal dunia di lokasi kejadian, serta dibawa ke RSUD Djoelham. Terakhir, Aufa Aulia (18), warga Dusun Muka Paya Pasar 3, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, dengan kondisi putus kaki sebelah kanan dan tangan sebelah kanan patah, serta meninggal dunia di Klinik Asia Medika.

Sebelumnya, lakalantas laga kambing antara mobil Honda Mobilio warna hitam BK 1436 OC kontra sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor kendaraan bermotor, terjadi di Jalan Lintas Sumatera Medan-Aceh, persisnya di Dusun 1, Desa Tandam Hilir 1, Hamparanperak, Deliserdang, Minggu (29/1) pagi.

Kejadian berdarah ini berawal dari mobil yang dikemudikan Muhammad Juanda (22), membawa penumpang Rizka Afura (25), berjalan dari arah Binjai menuju Stabat. Sebelum kejadian, mobil yang ingin mendahului kendaraan di depannya, diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Karena itu, mobil masuk ke lajur berlawanan. Setibanya di TKP, datang sepeda motor yang dikemudikan Gilang Ramadhan (21), berpenumpang Juliyani br Surbakti (22), dan Aufa Aulia (18).

Alhasil, tabrakan pun tak terhindarkan. Bahkan akibat tabrakan ini, sepeda motor dan penumpangnya terpelanting hingga terbentur ke pagar rumah masyarakat sekitar lokasi kejadian.

“Saat mobil berjalan ke kanan masuk ke jalur berlawanan, datang sepeda motor, dan tabrakan tak terhindarkan. Setelah bertabrakan, mobil tetap berjalan dan membentur tembok rumah penduduk sebelah kanan arah ke Stabat,” pungkas Sani. (ted/saz)