Home Blog Page 1883

Di bank bjb, Nabung Berjangka Langsung Bawa Pulang Sepeda Motor

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Bisa menyisihkan sebagian pendapatan di tengah kebutuhan gaya hidup yang kian tinggi adalah sebuah usaha luar biasa. Kendati sulit, tapi sebuah keniscayaan untuk masa depan Anda. Perlu usaha keras untuk menyisihkannya.

Dengan menabung, berbagai harapan di masa depan bisa tercapai, seperti membeli barang baru, liburan bersama orang tercinta, investasi, membayar pendidikan, dan lainnya. Semua itu bisa terwujud sejalan dengan usaha Anda mengusahakannya.

Tetapi Anda tidak perlu khawatir langkah tersebut berjalan sendiri. Karena bank bjb mempunyai program khusus yang membantu Anda rutin menabung. Hasil dari tabungan tersebut pun baru bisa diambil setelah periode tertentu. Menariknya lagi, Anda akan membawa pulang hadiah sesuai keinginan Anda.

Ya, untuk Anda yang berencana disiplin menabung, bank bjb memiliki program Promo bjb Tandamata Berjangka. Program ini dibuat dalam bentuk pemberian hadiah langsung kepada nasabah yang membuka rekening bjb Tandamata Berjangka sesuai dengan jumlah setoran bulanan dan jangka waktu tertentu yang disertai dengan manfaat pertanggungan asuransi sesuai ketentuan bank.

Artinya, jika Anda memilih program tabungan rutin di bank bjb, Anda akan membawa pulang hadiah menarik, mulai dari tupperware, voucher, air cooler, handphone, smart TV LED, hingga sepeda motor. Hadiah tersebut bisa didapat tergantung besaran tabungan bulanan yang Anda bayarkan.

Misalnya untuk bisa membawa pulang smart TV LED, Anda hanya perlu berkomitmen menabung setiap bulannya senilai Rp3.700.000. Yang tersebut nantinya akan diterima utuh pada akhir periode dengan total tabungan sekitar Rp190 juta.

Program bjb Tandamata Berjangka mulai dibuka 16 Januari 2023 lalu, dan akan berakhir pada 31 Desember 2023. Program ini diperuntukan khusus bagi nasabah perorangan. Di mana, nasabah berusia minimal 18 tahun dan berusia maksimal 64 tahun pada saat bjb Tandamata Berjangka jatuh tempo.

Untuk mengikuti program ini, nasabah diwajibkan memiliki Rekening Utama (Tabungan atau Giro bank bjb) sebagai rekening sumber dana pendebetan setoran bulanan bjb Tandamata Berjangka.

Kemudian melakukan setoran awal sesuai dengan pilihan setoran bulanan dan jangka waktu yang telah diperjanjikan untuk bjb Tandamata Berjangka. Apabila nasabah mencairkan dananya sebelum jatuh tempo maka akan dikenakan penalti sesuai ketentuan bank bjb.

Hadiah yang didapat nasabah pajaknya akan ditanggung bank bjb. Namun, jenis dan warna hadiah dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan ketersediaan dan pergantian hadiah dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada nasabah.

Diketahui, bjb Tandamata Berjangka adalah salah satu layanan bank bjb untuk memudahkan masyarakat menabung. Setoran tabungan dilakukan secara autodebet sehingga memudahkan proses penarikan uang setiap bulannya. Uang tersebut akan ditarik secara otomatis dari rekening yang Anda rekomendasikan.

Layanan bjb Tandamata Berjangka nom program berlaku untuk minimal setoran awal Rp 100.000 dengan kelipatan Rp50.000 per rekening. Setoran awal akan dianggap sebagai setoran bulanan pertama. Minimal setoran bulanan Rp 100.000 dengan maksimal setoran bulanan Rp 5.000.000 dengan kelipatan Rp. 50.000 per rekening.

Nasabah tidak diperbolehkan melakukan Top-Up atau Top-Down terhadap setoran bulanan, namun Nasabah dapat melakukan setoran ke rekening bjb Tandamata Berjangka diluar setoran bulanan melalui mekanisme transfer melalui Delivery Channel atau LPE dan/atau LPD lainnya milik Bank atau bank lain atau secara tunai melalui counter teller. Atas setoran dimaksud di atas, tidak mengurangi kewajiban setoran bulanan di masa yang akan datang dan tidak pula menambah manfaat perlindungan asuransi.

Dalam hal Nasabah menunggak setoran bulanan, maka setoran bulanan yang akan ditagihkan bulan selanjutnya adalah akumulasi setoran bulanan bulan berjalan ditambah tunggakan setoran bulanan bulan sebelumnya.

Jika terjadi gagal debet, maka dikenakan biaya administrasi gagal debet sebesar Rp 2.500 yang akan didebet secara otomatis oleh sistem dari rekening bjb Tandamata Berjangka. Bebas biaya administrasi perbulan.

Saldo bjb Tandamata Berjangka tidak dapat ditarik tunai/dipindabukukan/ditransfer, kecuali Nasabah berniat melakukan penutupan rekening. Setoran awal maupun setoran bulanan hanya dapat dilakukan melalui Auto Debet dari rekening sumber dana ke rekening bjb Tandamata Berjangka.

Nasabah dapat memilih tanggal Auto Debet setoran bulanan yaitu antara tanggal 1 s/d 25 setiap bulannya dan tidak dapat merubah tanggal Auto Debet. Jangka waktu keikutsertaan minimal 1 (satu) tahun dan maksimal 10 (sepuluh) tahun dengan kelipatan 12 (dua belas) bulan.(rel)

PN Lubukpakam Tunda Eksekusi HGU 62 Penara Kebun PTPN 2

AKSI: Karyawan PTPN 2 yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPP), melakukan aksi ke Pengadilan Negeri Lubukpakam, Sabtu (27/1).ISTIMEWA/sumutpos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Ratusan karyawan PTPN 2 yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPP), melakukan aksi ke Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam, Jumat (27/1). Mereka mendesak agar PN Lubukpakam membatalkan rencana eksekusi lahan HGU PTPN 2 Nomor 62 di Desa Penara, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Dalam orasinya di halaman gedung Pengadilan Negeri Lubukpakam, massa SPP PTPN 2 menilai rencana PN Lubukpakam melakukan eksekusi terlalu dipaksakan, karena terdapat dua putusan pengadilan yang saling bertentangan, dimana dalam putusan pengadilan atas gugatan Rokani dkk perkara No 05/Pdt.G/2011/PN Lbp, sertifikat HGU No 62/Penara dinyatakan tidak sah sedangkan dalam perkara No103/Pdt.G/2018/PN.LBP pengadilan dalam tingkat PK menyatakan sertifikat HGU sah milik PTPN II. Atas putusan yang saling bertentangan tersebut, PTPN II telah mengajukan upaya hukum PK Kedua atas perkara No 05/Pdt.G/2011/PN Lbp yang dimohonkan eksekusi oleh sdr Rokani dkk.

Selain upaya hukum PK tersebut, PTPN II juga telah melakukan upaya hukum pidana, atas penggunaan Surat Keterangan Tentang Pembagian dan Penerimaan Tanah Sawah/Ladang/SKTPPTSL tertanggal 20 Desember 1953 yang diduga palsu oleh Rokani dkk dalam perkara No 05/Pdt.G/2011/PN-Lbp yang penyidik Polda Sumut telah menetapkan salah seorang Penggugat sdr. M sebagai tersangka.

Lebih lanjut, PTPN III (Persero) selaku pemegang saham mayoritas (Holding) telah mengajukan upaya hukum perlawanan (derden verzet). Apabila PN Lubukpakam tetap memaksa melakukan eksekusi, dan ternyata upaya hukum PTPN II dikabulkan oleh Mahkamah Agung, maka hal ini dipastikan akan menimbulkan permasalahan baru dan menimbulkan kerugian Negara.

Apabila PN Lubukpakam tetap ingin melaksanakan eksekusi dengan lokasi berdasarkan bukti kepemilikan yang diajukan Rokani dkk, SKTPPTSL, lokasi tanahnya tidak berada di lahan HGU No 62/Penara, kesalahan objek lokasi (error in objecto) karena dalam bukti surat tersebut, tanah Rokani dkk berada di Kebun Tanjung Merawa Kiri dengan komoditi tanaman tembakau eks PTP IX sedangkan lahan HGU No 62 Penara, merupakan bahagian Kebun Tanjung Garbus dengan komoditi tanaman Karet eks PTP II.

Penegasan itu juga diungkapkan Datuk OK Nazar, salah seorang tokoh masyarakat Batangkuis yang dimintai tanggapannya, menyebutkan kebun tembakau PTP IX di era kolonial hanya sampai batas Sungai Belumai. Kalau di areal yang sekarang dikenal sebagai Desa Dalu X, Sena, dan Bangun Sari memang areal tembakau. Begitu juga di bagian Ramunia arah Lubuk Pakam. Tapi kalau Penara tidak pernah ada tembakau. Dan arealnya murni milik PTPN 2 bukan eks PTP IX.

Sebagai tokoh masyarakat Melayu yang hidup di lingkungan kampung yang berbatasan dengan areal perkebunan, Datuk OK Nazar faham betul situasi dan sejarah daerah perkebunan mulai Tanjung Morawa, Batang Kuis sampai Lubuk Pakam. Karena di daerah itulah ia tumbuh dan bergaul.

Datuk OK Nazar tidak sependapat kalau ada pihak yang mengklaim Penara sebagai eks lahan tembakau PTP IX. “Dari mana datanya itu. Kalau ditanya kepada orang-orangtua di sekitar Batang Kuis pasti mereka membantahnya,” jelas Datuk OK Nazar.

Perwakilan SPP PTPN II diterima Wakil Ketua Pengadilan Negeri Lubukpakam dan jajarannya di ruang Command Center PN Lubukpakam, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan, agar Pengadilan Negeri Lubukpakam menunda eksekusi karena masih ada upaya hukum baik perdata dan pidana yang dilakukan oleh PTPN II dan mempertanyakan PN Lubukpakam tidak memberikan surat SKTPPTSL milik Rokani dkk yang dipergunakan di PN Lubukpakam kepada penyidik Polda Sumatera Utara sehingga diduga PN Lubuk Pakam tidak mendukung perlawanan kepada mafia tanah dan mafia peradilan.

Selanjutya perwakilan SPP PTPN II menyampaikan, eksekusi oleh PN Lubukpakam diduga bukan untuk kepentingan para penggugat, masyarakat petani/penggarap akan tetapi ini untuk kepentingan mafia tanah, karena dibuktikan bahwa para penggugat telah mengalihkan lahan HGU No 62/Penara kepada pihak yang diduga sebagai donator yang membiayai perkara gugatan.

Atas desakan perwakilan SPP PTPN II, Wakil Ketua PN Lubukpakam dan jajarannya menyampaikan bahwa rencana eksekusi akan ditunda dalam waktu yang tidak ditentukan.

 

Dikawal 24 Jam

Meski sudah ditetapkan untuk ditunda, namun pihak PTPN 2 tidak ingin kecolongan. Areal HGU No.62 Penara yang saat ini dipenuhi tanaman kelapa sawit, akan dikawal ketat selama 24 jam. Pihak keamanan kebun dan seluruh karyawan akan berjibaku untuk tetap menjaga areal HGU dari upaya-upaya penguasaan secara paksa. “Bagi kita harga mati untuk mempertahankan HGU Penara sebagai aset negara,” ujar

Ketua Umum SPP N2, Mahdian Tri Wahyudi yang juga Kabag. Tanaman PTPN 2 Mahdian Tri Wahyudi di depan ratusan karyawan PTPN 2 di lokasi areal HGU Penara usai aksi demo ke PN Lubuk Pakam. (*/rel)

Puji Program Pemuda Bela Negara yang Diluncurkan Bobby, Prabowo: Bisa Dicontoh Kepala Daerah Lain

LAUNCHING: Menhan Prabowo Subianto bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution saat launching program Pemuda Bela Negara, Sabtu (28/1).ISTIMEWA/SUMUTPOS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Apresiasi dan pujian disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto atas inisiatif Wali Kota Medan meluncurkan program Pemuda Bela Negara (PBN) Tingkat Kota Medan. Mantan Danjen Kopassus ini menilai, inisiatif menantu Presiden Joko Widodo ini sangat luar biasa dan merupakan pemikiran yang kreatif.

“Inisiatif yang dilakukan Bang Wali Kota ini sangat luar biasa dan sangat membantu ketahanan negara,” kata Prabowo sebelum melaunching program PBN Tingkat Kota Medan di Kantor Pelindo Belawan, Sabtu (28/1)

Selain mencegah pemuda terlibat tawuran, Menhan menilai, inisiatif yang dilakukan orang nomor satu di Pemko Medan ini juga sebagai upaya mencegah generasi muda dari narkoba. Apalagi, bahaya narkoba tak hanya menjerat warga negara Indonesia berusia dewasa. Akan tetapi, narkoba mengintai para generasi bangsa dengan golongan usia anak-anak.

Bahkan saat ini, jumlah anak-anak Indonesia pengguna narkoba terbilang fantastis. “Anak-anak yang sudah terkena narkoba jumlahnya sudah lebih dari 5 juta jiwa, lebih besar dari jumlah penduduk Singapura. Bayangkan kalau seluruh penduduk dalam satu negara pecandu narkoba, maka dia tidak lagi produktif,” ungkap Prabowo.

Untuk itu, Prabowo mengaku mendukung program Pemuda Bela Negara yang digagas Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Ia menilai, program ini mampu membina perilaku dan mental para generasi muda sehingga akan sangat membantu pertahanan negara secara keseluruhan. “Saya menilai, program ini adalah inisiatif yang sangat luar biasa dari Pak Bobby Nasution, ini adalah suatu pemikiran kreatif yang dapat membantu pertahanan negara secara keseluruhan,” ujar Prabowo Subianto di hadapan para peserta yang mengikuti program Pemuda Bela Negara (PBN).

Prabowo Subianto juga menyampaikan, pemuda-pemudi merupakan masa depan bangsa Indonesia. Jangan sampai generasi muda ini dirusak oleh narkoba maupun perilaku kriminalitas, sebab perilaku itu pasti akan merusak masa depan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, Prabowo Subianto menilai inisiatif dari Bobby Nasution sangat baik dan harus menjadi contoh bagi kepala daerah lainya. “Saya membayangkan bila wali kota dan bupati memiliki program seperti ini, maka yang beruntung adalah bangsa dan negara kita sendiri, karena generasi mudanya sudah disiapkan fisik dan wawasan kebangsaan serta ideologi negaranya,” katanya.

Di kesempatan itu, Prabowo juga mengingatkan kepada semua yang hadir untuk senantiasa menjaga kesatuan dan persatuan. Sebab, pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina menyebabkan perekonomian dunia goyang sehingga kondisi dunia sulit dan banyak negara yang bangkrut. “Kita bersyukur Indonesia tidak termasuk. Untuk itu kita harus hati-hati, kita harus rukun dan tidak boleh terpecah belah,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengungkapkan, Pemko Medan telah mengeluarkan banyak program, baik itu program pembangunan fisik dan juga program pengembangan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia yang terus dilakukan, karena program pembangunan fisik harus juga di isi dengan program pengembangan dan pemberdayaan manusianya.

“Kenapa program ini kami nilai penting, contohnya kami baru saja menyelesaikan pembangunan jembatan Sicanang yang ada di Belawan, namun belum lagi diresmikan besinya sudah di maling, maka dari itu program pembangunan fisik dan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat ini menurut saya sangat penting,” tuturnya.

Disamping itu, Bobby Nasution juga secara khusus memberikan perhatian terhadap masyarakat di kawasan Medan bagian Utara. Hal ini terbukti dari besarnya anggaran yang digelontorkan Pemko Medan untuk membangun Medan bagian Utara. Tujuannya adalah untuk mengembangkan sumber daya manusia di Medan bagian utara, khususnya di Kecamatan Medan Belawan sehingga anak-anak kita memiliki pemahaman dan mencintai daerahnya sendiri, apalagi Medan bagian utara memiliki potensi yang cukup besar dalam membantu perekonomian di kota Medan,” sambungnya.

Oleh karena itu, melalui program PBN ini, Bobby Nasution memberikan kesempatan kepada 50 sampai 100 orang pemuda yang berdomisili di Medan bagian utara untuk dilatih dan dibina. “Mudah-mudahan pelatihan ini memudahkan anak-anak kita untuk mempersiapkan fisik, mental dan ilmu pengetahuan untuk bisa menjadi prajurit TNI. Namun jika memang nasibnya tidak menjadi prajurit TNI, paling tidak anak-anak kita sudah memiliki fisik dan mental serta semangat seperti TNI yang justru akan menularkan ke generasi muda lainya,” harapnya.

Bobby juga berharap, kehadiran Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bisa menjadi penyemangat bagi prajurit Kodim 0201/Medan, terutama para Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk menjaga keamanan dan ketertiban ibukota Provinsi Sumatera Utara melalui wilayah tugas masing-masing. Selain itu, menantu Presiden RI Joko Widodo itu juga berharap agar kolaborasi antar prajurit semakin terbangun sehingga Medan senantiasa aman dan kondusif dapat diwujudkan. Sebab, kekondusifan menjadi salah satu hal yang harus dan selalu terjaga demi kenyamanan masyarakat Kota Medan, termasuk mendukung peningkatan investasi.

“Mudah-mudahan para prajurit, terutama para Babinsa bisa tetap semangat dan terus menjaga kolaborasinya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai ujung tombak menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Medan,” kata Bobby Nasution.

Launching program PBN ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Menhan Prabowo Subianto, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Gubsu Edy Rahmayadi, unsur Forkopimda kota Medan dan disaksikan segenap tamu undangan lainya yang hadir.

Nantinya bagi para pemuda-pemudi khususnya yang berdomisili di Medan bagian utara yang berminat untuk mengikuti program PBN ini, dapat langsung mendaftarkan dirinya ke Kodim 0201/Medan.

 

Kunjungi Istana Maimun

Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga mendampingi Menhan Prabowo Subianto berkunjung ke Istana Maimun, Sabtu (28/1). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat istana peninggalan Kesultanan Deli yang dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Makmun Al Rasyid pada 26 Agustus 1888 dan menjadi ikon Kota Medan.

Selain Bobby, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Sultan Deli ke-XIV Sri Paduka Baginda Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamanjiji Perkasa Alam Shah, anggota DPR RI Fraksi Gerindra Romo HR Muhammad Syafi’i dan Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Gerindra Ihwan Ritonga turut mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra dalam peninjauan tersebut.

Setibanya di lokasi istana yang pembangunannya selesai pada 18 Mei 1891 dengan biaya 1.000.000 Gulden itu, Menhan berkeliling istana yang memiliki luas sekitar 2.772 meter bujur sangkar dan memiliki 30 ruangan tersebut. Dalam peninjauan tersebut, Sultan Deli pun menceritakan secara singkat mengenai sejarah Istana Maimun yang mengundang decak kagum.

Usai peninjauan, Bobby Nasution mengucapkan terima kasih kepada Menhan karena telah mengunjungi salah satu bangunan bersejarah yang ada di Kota Medan tersebut. “Memang rasanya kurang lengkap datang ke Kota Medan kalau tidak berkunjung ke Istana Maimun yang merupakan peninggalan Kesultanan Deli ini,” kata Bobby. (map/adz)

Pegawai PLN Mengajar di Sekolah Darurat

CIANJUR, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) melaksanakan program PLN Mengajar di sekolah dasar yang bangunannya rubuh terkena dampak dari gempa Cianjur. Melalui Program PLN Mengajar, para pegawai PLN membantu anak-anak untuk bisa pulih dari trauma gempa Cianjur.

Kegiatan yang didukung oleh PLN Peduli dan Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN ini, merupakan suatu bentuk kepedulian dan aksi nyata PLN untuk memulihkan kondisi mental anak-anak. Selain menjadi guru sehari, para pegawai juga mengajak bermain sebagai salah satu bentuk trauma _healing_ bagi anak-anak penyintas gempa Cianjur.

Kirei, siswa kelas 6 SD Citamiang yang lokasi sekolahnya tidak jauh dari episentrum gempa merasa senang dengan adanya kegiatan PLN Mengajar.

“Alhamdulillah, seneng banget ada kegiatan ini. Bisa main bareng temen-temen, belajar bareng. Paling seneng pas bermain. Pengen lagi ada acara kayak gini,” ungkap Kirei.

Raki, siswa SD Cimanahayu mengungkapkan rasa senang atas kegiatan PLN Mengajar.

”Saya senang dapat ilmu tentang bahaya kelistrikan dari kakak-kakak PLN. Dapat hadiah juga dari PLN dan YBM. Terima kasih PLN telah memberikan hadiah,” papar Raki.

Harapan besar juga disampaikan oleh Sri Mulyani, guru SD Cimanahayu untuk recovery kondisi setelah gempa melalui PLN Mengajar.

“Seluruh bangunan sekolah rusak parah akibat gempa. Anak–anak pun terpaksa belajar di tenda darurat. Namun meski kami korban gempa, anak-anak tetap semangat belajar. Terima kasih PLN sudah datang memberi bantuan untuk anak-anak. Alhamdulillah, mereka tambah semangat. Semoga ke depan bisa terjalin silaturahmi PLN dengan sekolah,” pungkas Sri.

Neius, selaku guru SD Citamiang juga menambahkan bahwa kegiatan PLN Mengajar ini sangat bermanfaat untuk membantu anak-anak.

“Bagus banget, alhamdulillah. Selain anak-anak main juga ada ilmunya. Tadi saya dengar dari PLN menyampaikan tentang kelistrikan, jadi anak-anak bertambah pengetahuan. Semoga ke depan sekolah kami segera bisa pulih dan diperbaiki,” ujar Neius.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Susiana Mutia menyampaikan bahwa kegiatan mengajar ini dilakukan atas inisiatif para pegawai PLN sendiri.

“Gempa mengakibatkan kesedihan bagi semua pihak, khususnya anak-anak. Ruang kelas yang rusak parah menyebabkan proses belajar mengajar menjadi terganggu. Mereka pun kelompok yang rentan terkena masalah psikologis pasca gempa. Oleh karena itu, PLN sebagai satuan tugas BUMN turut mendukung pemulihan mereka,” kata Susiana.

Susiana pun berharap hadirnya pegawai PLN yang mengajak belajar sambil bermain dapat memberikan sedikit hiburan dan mengurangi rasa trauma anak-anak sehingga mereka kembali semangat dan ceria. (ila)

Sukses Gelar Festival WOW 100% Depok, Smartfren Berharap Lahirkan UMKM Juara

PADAT: Pengunjung memadati Smartfren WOW 100 %Depok.

DEPOK, SUMUTPOS.CO – Festival usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Smartfren WOW 100% Depok telah sukses memberikan wadah bagi berbagai usaha-usaha lokal di wilayah Kota Depok, Jawa Barat.

Acara yang merupakan rangkaian dari program Smartfren WOW 100% untuk Indonesia ini diharapkan berkontribusi pada penguatan usaha-usaha lokal serta menumbuhkan mereka menjadi juara di Indonesia.

Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren mengatakan, acara ini adalah langkah awal Smartfren dalam menyebarkan semangat berkarya dan berinovasi ke berbagai kota-kota kabupaten di seluruh Indonesia.

“Setelah Smartfren WOW 100% Depok, tentu kami akan membawa semangat ini ke berbagai kota lainnya lewat program Smartfren WOW 100% Indonesia. Harapannya program ini menjadi wadah bagi UMKM untuk membuka peluang baru dan berkembang hingga memberi kontribusi positif pada perekonomian nasional,” ujarnya.

Di acara Smartfren WOW 100% Depok, Smartfren mengajak pengunjung berkenalan dengan berbagai kreasi menarik dari para pelaku UMKM lokal, antara lain berupa hidangan kuliner favorit masyarakat setempat termasuk dari UMKM binaan Jabar Juara, komunitas Ikatan Wanita Pengusaha Depok, komunitas Depok Creative Woman, Komunitas Partner GoFood, serta Karang Taruna Mampang, Rangkapan Jaya, dan Rangkapan Jaya Baru.

Pengunjung juga menikmati berbagai kesenian tradisional Betawi; memiliki kesempatan mengikuti kompetisi esports Mobile Legends sambil menikmati internet Smartfren yang andal untuk berbagai kegiatan digital; serta berbagai wahana permainan anak dan pameran hewan peliharaan reptil. Kemudian pengunjung yang melakukan pembelian Kartu Perdana minimal Rp15.000 atau isi ulang pulsa Smartfren minimal Rp10.000 bisa mendapat berbagai hadiah seperti motor listrik, smartphone, atau TV.

Selain itu Smartfren bekerja sama dengan Infinity Air Media (IAM) sebagai penyedia service games portal; UPoint.id penyedia produk game; dan Pasarnow yang merupakan aplikasi belanja harian kebutuhan dapur dan rumah tangga memberikan hadiah menarik lainnya untuk pelanggan setia smartfren.

Sebagai bagian dari program Smartfren WOW 100% untuk Indonesia, festival yang berlangsung di Depok ini memang dirancang untuk menampilkan semangat budaya lokal sambil mendukung fokus pemerintah dalam mengembangkan UMKM. Ini merupakan kegiatan yang sangat penting mengingat berbagai usaha lokal di kota kabupaten punya potensi untuk tumbuh lebih besar bahkan dibandingkan dengan mereka yang ada di kota-kota besar sekalipun. Setelah Depok, acara selanjutnya akan dibawa ke berbagai kota kabupaten lainnya, salah satunya adalah di Cirebon. (rel/ram)

Hasil Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman, Langkat Peringkat 5 Zona Hijau

TERIMA: Sekda Langkat Amril, saat menerima Hasil Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Jalan Sei Besitang No 3 Medan, baru-baru ini.Istimewa.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat Syah Afandin, diwakili Sekda Langkat Amril, menghadiri acara Penyerahan Hasil Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut), Jalan Sei Besitang No 3 Medan, baru-baru ini.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Ombudsman RI Perwakilan Sumut Nomor: B/0006/PC.01.04-02/I/2023, tertanggal 20 Januari 2023, serta menindaklanjuti hasil Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik di 34 Pemerintah Daerah se-Sumut 2022, sebagaimana telah diumumkan pada 22 Desember 2022 di Jakarta.

Ada 33 kabupaten kota di Sumut, hadir untuk menerima Hasil Penilaian penyelenggaraan Pelayanan Publik, yang langsung diberikan kepada pejabat berwenang, atau yang mewakili. Adapun Kabupaten Langkat, meraih peringkat kelima tingkat provinsi, dengan katagori Kelas Tinggi, dengan jumlah nilai 87,8. Pada kesempatan ini, Amril yang hadir hasil penilaian tersebut.

Pada kesempatan itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar menjelaskan, adapun 10 besar nilai tertinggi se-Indonesia secara langsung diundang untuk menerima sertifikat di Jakarta. Dari 10 besar tersebut, Sumut mendapatkan peringkat kelima dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Jenis penilaian fokus pada pemeriksaan standar pelayanan publik, merupakan ukuran baku yang wajib disediakan oleh penyelenggara pelayanan sebagai bentuk pemenuhan azas-azas transparansi dan akuntabilitas. Sebagaimana dinyatakan secara tegas dalam Pasal 54 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, tentang Pelayanan Publik.

“Terdapat sanksi mulai dari sanksi pembebasan dari jabatan sampai dengan sanksi pembebasan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri bagi pelaksana dan penyelenggara pelayanan publik yang tidak memenuhi kewajibannya menyediakan standar pelayanan publik yang layak,” ungkap Abyadi.

Perwakilan Ombudsman RI, Dadang S Suharmawijaya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh daerah yang ada di Sumut, telah dapat berhadir di acara Penyerahan Hasil Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut.

“Tentunya tugas utama kami menerima pengaduan-pengaduan masyarakat demi perbaikan pelayanan publik di daerah-daerah, demi memberikan penilaian-penilaian serta meningkatkan perkembangan-perkembangan di kabupaten kota yang saudara pimpin,” jelasnya.

Hal ini, lanjutnya, untuk kemajuan yang sangat relatif bukan membanding-bandingkan, namun meningkatkan kualitas demi kepatuhan dalam menjalani pelayanan publik kepada masyarakat.

“Namun kami sudah menghadap kepada Bapak Presiden dengan kinerja kami. Beliau menugaskan agar nilai kepatuhan menjadi opini pelayanan publik, seperti BPK, yang bisa langsung turun untuk mengaudit. Namun tentu semua ini harus melengkapi persyaratan dan ketentuan yang berlaku,” pungkas Dadang. (mag-6/saz)

Dukung Potensi Pariwisata Antardesa di Bahorok, Ondim Tekankan Pentingnya Kerja Sama

ARAHAN: Plt Bupati Langkat Syah Afandin, menyampaikan arahan saat menghadiri acara silahturahmi antar kepala desa se-Kecamatan Bahorok, Jumat (27/1).Sahrul/Sumut Pos.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Langkat Syah Afandin, menghadiri acara silaturahim antarkepala desa se-Kecamatan Bahorok, di satu cafe kawasan Binjai Timur, Kota Binjai. Dalam silahturahim itu, Ondim, sapaan karib Syah Afandin, menekankan pentingnya kerja sama antardesa bagi seluruh kepala desa.

Menurut Ondim, kerja sama antardesa sangat penting dilakukan. Hal ini dimaksud agar saling memberikan manfaat dan mendukung kemajuan setiap desa yang bekerja sama.

“Dengan saling bekerja sama, ini akan menguatkan koordinasi antardesa dalam mengembangkan program kerja yang mendukung potensi desanya masing-masing,” ungkap Ondim, di hadapan para kepala desa se-Kecamatan Bahorok, Jumat (27/1).

Ondim juga mengatakan, Kecamatan Bahorok memiliki 5 desa wisata, yang akan dipanggil secara khusus oleh Forum Komunikasi Bukit Lawang, terkait dengan penataan lokasi wisata.

“Di Bahorok ada 5 desa wisata, yakni Desa Timbang Lawan, Timbang Jaya, Sampe Raya, Perkebunan Bukit Lawang, dan Lau Damak. Kelima desa ini nantinya, secara khusus akan dipanggil oleh Forum Komunikasi Bukit Lawang. Dan ini nanti akan melibatkan para kepala desa dan BUMDes,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ondim juga menerima aspirasi dari 2 kepala desa. Pertama, Kepala Desa Simpang Pulo Rambung, Ngamanten Tarigan. Dia meminta agar gedung kantor desanya diperbaiki, karena mengalami kerusakan di beberapa bagian. Kedua, Kepala Desa Ujung Bandar, Mirwanto. Dia melaporkan, saat ini ada 2 dusun di desanya yang belum teraliri listrik, dan meminta kepada Ondim agar dusun tersebut bisa segera dialiri listrik.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ondim berjanji segera menindaklanjuti permasalahan itu.

“Aspirasi ini kami tampung, dan segera saya koordinasikan dengan pejabat terkait lainnya. Sesegara mungkin permasalahan ini bisa teratasi,” harapnya. (mag-6/saz)

Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Raya di Salapian, Ondim: Insya Allah Membawa Berkah

BERSAMA: Plt Bupati Langkat Syah Afandin, diabadikan bersama masyarakat saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya di Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat.Sahrul/SUmut Pos.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Syah Afandin menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya di Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat.

Diketahui, pembangunan Masjid Raya tersebut memerlukan dana mencapai Rp4,3 miliar. Nantinya, Pemkab Langkat akan memberi bantuan di APBD Tahun Anggaran 2023. Ondim, sapaan karib Syah Afandin, juga memberikan bantuan secara pribadi, sebesar Rp10 juta.

Dalam sambutannya, Ondim berharap, pembangunan Masjid Raya di Desa Naman Jahe ini, membawa berkah bagi masyarakatnya.

“Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya ini, insya Allah membawa berkah untuk kita semua,” ungkap Ondim, di depan seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir, Jumat (27/1) lalu.

Pada kesempatan itu, Ondim pun menjelaskan filosofi lambang L yang sering ditunjukkannya saat berfoto. Menurutnya, L tersebut mengacu pada huruf awal pada nama Kabupaten Langkat.

“Ingat bapak ibu, lambang Langkat adalah huruf L, artinya (jari telunjuk) menunjuk ke atas, yang memiliki makna hablum Minallah. Ingat kepada Allah. Sementara ibujari (jempol) yang lurus mendatar, memiliki makna hablum minannas. Hubungan dengan sesama manusia,” jelasnya.

Usai menyampaikan sambutan, Ondim pun meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Raya tersebut, didampingi Asisten 3, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang hadir, camat, KUA, MUI, tokoh agama, pemuda, serta masyarakat Kecamatan Salapian.

Sementara itu, Camat Salapian M Saleh, mewakili warga lainnya, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ondim di wilayahnya.

“Ucapan terima kasih banyak kepada Bapak Plt Bupati yang sudah hadir di Salapian. Kami mendoakan agar bapak sehat selalu dan rezeki berlimpah,” doanya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Langkat Antony, dan anggota Simon Fredy, Asisten 2 Administrasi dan Umum Musti, Kepala Diskominfo Syahmadi, Kepala Dinas Learsipan dan Perpustakaan Romarlan, Kepala Satpol PP Dameka Putra, Kepala Dishub Mulyono, Kabag Kesra Syahrizal, Kabag Umum Eka Syahputra, Kabag Prokopim Mahardika Sastra, jajaran Forkopimcam Salapian, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat lainnya. (mag-6/saz)

Jojo dan The Babies Juara Indonesia Masters 2023

JUARA: Jonatan Christie menjuarai Indonesia Masters 2023.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Indonesia meraih dua gelar dari Indonesia Masters 2023 yang berakhir Minggu (29/1) di Istora Senayan. Dua gelar juara disumbangkan tunggal putra Jonatan Christie dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Jonatan Christie yang akrab dipanggil Jojo tersebut menjadi kampiun setelah memenangkan All Indonesian Final melawan Chico Aura Dwi Wardoyo. Jojo menang dengan skor 21-15, 21-13. Kemenangan Jonatan hari ini menjadi yang kedua baginya di Istora GBK, setelah momen kesuksesan pertamanya terjadi saat menjuarai Asian Games 2018.

Gim pertama berjalan lambat dengan dua pemain yang sama-sama bermain dengan sabar dan tak terburu-buru ingin mematikan lawan. Jonatan dan Chico juga saling mencuri peluang dengan memanfaatkan bola-bola tanggung. Saat posisi Jonatan atau Chico belum siap, mereka berusaha membalas lewat smes keras.

Masuk jeda interval pada menit ke-10, ia sudah memegang keunggulan 11-9 setelah mengalami kejar mengejar poin dengan rekannya. Jonatan semakin menemukan pola dan ritme terbaiknya. Ia memaksa bermain reli-reli panjang yang melelahkan namun menguntungkan keunggulannya.

Chico yang sudah kepayahan justru menciptakan sejumlah eror pada pengembaliannya, membuatnya semakin terpuruk dengan hanya mencatatkan 15 poin pada akhir gim pertama, sementara Jonatan lebih unggul enam poin.

Jonatan masih mempertahankan strategi bermain lambat dan mengandalkan reli untuk memperlemah pertahanan Chico. Namun Chico juga tak tinggal diam dan berusaha melawan dengan bermain agresif dari zona depan. Alhasil keduanya juga kerap terlibat adu drive untuk menekan posisi bertahan masing-masing.

Sayangnya Chico kurang tahan dengan situasi kritis sehingga terus dilucuti oleh Jonatan. Kondisi fisiknya juga terlihat sudah terkuras dan tak sanggup meladeni permainan reli dari Jonatan. Adegan terjatuh kala berusaha menghalau kok hingga pukulan yang keluar lapangan menjadi gambaran betapa lemahnya stamina Chico saat menghadapi seniornya.

Sedangkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi juara setelah mengalahkan pasangan China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong. Pasangan yang dijuluki The Babies ini menang dengan skor 21-17, 21-16.

Di gim pertama, Leo/Daniel yang mendapat dukungan dari ribuan suporter di Istora tampil penuh percaya diri. Mereka mampu unggul jauh 9-4 dan 11-6 di interval pertama. Setelah lawan sempat meraih tiga poin beruntun, smes Daniel gagal dikembalikan lawan sehingga skor 21-17.

Di awal gim kedua berlangsung ketat. Leo/Daniel sempat tertinggal 10-11 di interval kedua tetapi mampu dibalikkan dengan unggul 12-11. Setelah imbang 13-13, Leo/Daniel akhir menjauh dan menang dengan skor 21-16. (bbs/dek)

PRC Ditsamapta Polda Sumut Amankan Pengedar Narkoba

DIAMANKAN: Pelaku pengedar narkoba beserta barang bukti saat diamankan di Polsek Medan Tuntungan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Patroli Reaksi Cepat (PRC) Ditsamapta Polda Sumut, berhasil mengamankan seorang pria diduga pengedar narkoba, berinisial DN (28), warga Jalan Balai Desa, Medan Polonia. DN diamankan di SPBU Simpang Pos, Jalan Jamin Ginting Medan, Sabtu (28/1) lalu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan hal tersebut. Dia menjelaskan, penangkapan itu berawal saat Tim PRC Ditsamapta Polda Sumut melaksanakan patroli, dan hendak berhenti untuk standby di SPBU Simpang Pos, Jalan Jamin Ginting Medan.

“Iya benar, telah diamankan seorang pria yang diduga pengedar narkoba. Untuk tempat kejadian perkara (TKP) di Simpang Pos, Jalan Jamin Ginting Medan,” ungkap Hadi, Minggu (29/1).

Di sana, lanjut Hadi, tim melihat seorang pria yang tampak mencurigakan. Tim PRC Ditsamapta Polda Sumut, langsung mengejar pria itu dan melakukan penggeledahan.

“Ditemukan satu bungkus plastik berisi narkotika jenis ekstasi sebanyak 10 butir di dalam bungkus rokok,” bebernya.

Dia mengatakan, sejumlah barang bukti lain turut diamankan.

“Saat ini pelaku telah diserahkan ke Polsek Medan Tuntungan, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Hadi. (dwi/saz)