25 C
Medan
Sunday, January 18, 2026
Home Blog Page 220

Bertemu dengan Ketua DPRD Medan, Aswindy Harap Bonus Atlet Berprestasi Ditingkatkan

Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal SE didampingi pengurus bersama Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen. (dok pribadi)
Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal SE didampingi pengurus bersama Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen. (dok pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal SE berharap agar bonus bagi atlet yang meraih prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) dapat ditingkatkan. Selain itu, diharapkan agar bonus bagi peraih medali pada PON 2024 dipercepat.

Hal itu dikatakan Aswindy saat audensi dengan Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen di ruang kerja Ketua DPRD Medan, Lantai I, Gedung DPRD Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (14/4).

Aswindy datang didampingi Sekretaris Umum KONI Medan Helty Susilo SE, Wakil Bendahara Dr Fitriani Manurung, Kabib Hukum Gerald Partogi , Wakabid Roy Novan, dan Iqbal Inono.

“Pada PON 2024 lalu, atlet Sumut meraih 79 emas. Sebagian besar penyumbang medali emas itu merupakan atlet Kota Medan. Namun, hingga saat ini atlet tersebut belum menerima bonus. Kami mendengar akan diberikan pada Hari Olahraga Nasional (Haornas). Ini memang terlalu lama,” ujar Aswindy.

Selain itu, Aswindy mengatakan, bahwa maksud dan tujuan kedatangan mereka ke DPRD Medan untuk melakukan koordinasi dan meminta saran serta masukan terkait rencana pelantikan pengurus KONI Kota Medan yang akan dilangsungkan pada 26 April 2025 mendatang.

“Kami juga mengharapkan bantuan dan masukan dari Ketua DPRD Medan Bapak Wong Chun Sen agar pelantikan berjalan sukses dan lancar. Kemudian masukan agar KONI Kota Medan semakin baik ke depannya,” ungkap Aswindy.

Mendengar tersebut, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen sependapat agar bonus atlat Kota Medan ditingkatkan di tahun berikutnya. Untuk itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan harus lebih ditingkatkan lagi.

Solusi lainnya, Wong Chun Sen meminta agar KONI Kota Medan juga harus mampu mencari sponsor untuk mendukung kegiatan kegiatan ke depan. “Selain anggaran dari pemerintah, KONI Medan harus mencari sponsor untuk mendukung kegiatan kegiatan KONI kedepan,” sarannya. (dek)

Penrad Siagian Tak Ingin Nias Gagal Ikut Arak-arakan Indonesia Emas 2045

NIAS, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Pendeta Penrad Siagian, melakukan kunjungan kerja selama sepekan penuh ke wilayah Kepulauan Nias, Provinsi Sumatra Utara (Sumut). Dalam kunjungan yang berlangsung sejak Jumat, 4 April 2025 hingga 11 April 2025 itu, Penrad mengunjungi Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, dan Nias Utara.

Selama kunjungan, Penrad menemui berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh gereja, pimpinan sinode, organisasi masyarakat, hingga pejabat pemerintahan. Ia secara langsung menyerap berbagai aspirasi dan masukan yang disampaikan oleh masyarakat setempat. Beberapa kantor pemerintahan yang turut disambangi antara lain Kantor Bupati Nias, Nias Utara, dan Nias Selatan.

Dalam sejumlah dialog yang dilakukan, Penrad menyampaikan kegelisahannya atas berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kepulauan Nias. Senator asal Sumut ini juga menyinggung sejumlah data yang menjadi dasar keprihatinannya.

“Ada kekhawatiran kami bahwa Nias tidak ikut dalam arak-arakan Indonesia Emas 2045. Hal ini kami sampaikan berdasarkan berbagai data yang kami terima, termasuk data BPS. Data anak putus sekolah, tingkat kemiskinan, nikah dini, dan lain-lain,” ujar Penrad dalam keterangannya, Selasa, 15 April 2025.

Ia mengungkapkan, fakta-fakta yang tertuang dalam data tersebut membuatnya prihatin sehingga menggugah hatinya untuk melakukan kunjungan ke Kepulauan Nias. “Data-data itulah yang membuat kami sedikit galau ketika ingin berkunjung ke Kepulauan Nias,” katanya.

Oleh sebab itu, ia menegaskan, kunjungannya bertujuan untuk mengajak seluruh pihak agar bangkit dan bersatu mengejar ketertinggalan yang ada. “Oleh sebab itu, kehadiran kami ke Nias ingin meminta kepada seluruh stakeholder terkait untuk ikut berkontribusi dalam mengejar ketertinggalan ini. Kita ingin pada tahun 2045 mendatang, masyarakat Nias ikut menjadi bagian dalam arak-arakan Indonesia Emas itu,” ucapnya.

Menurut Penrad, jika pendekatan pembangunan dilakukan secara konvensional, Nias akan tertinggal semakin jauh dan gagal menjadi bagian dari kemajuan nasional di masa depan. “Melihat data-data itu, kalau kita melakukan proses evolusi atau biasa-biasa saja, saya yakin Nias tidak akan ikut (Indonesia Emas 2045). Maka harus ada langkah revolusioner yang harus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan ini,” tegasnya.

Selain soal pembangunan, Penrad juga menyoroti permasalahan mendasar yang masih dihadapi warga Nias, yakni banyaknya warga yang tidak memiliki identitas kependudukan. Ia menyebutkan bahwa dalam berbagai kunjungan ke daerah lain, ia kerap bertemu dengan warga Nias yang hidup tanpa KTP.

“Di beberapa kesempatan, saya acap kali bertemu dengan warga Nias yang tidak memiliki identitas atau kartu kependudukan. Mereka bertemu di luar Kepulauan Nias, seperti Sibolga, Tapanuli Selatan, dan lain-lain,” ujarnya.

Masalah tersebut, menurut Penrad, harus segera ditangani. Ia pun telah mengajak para pimpinan gereja untuk turut mengambil peran dalam membantu masyarakat. “Saya meminta pendeta-pendeta yang ada di daerah tersebut untuk membantu mereka (masyarakat Nias) untuk mendapatkan hak kewargaannya, terutama yang menjadi buruh-buruh perkebunan di berbagai daerah di Sumut” jelasnya.

Dengan latar belakangnya sebagai pendeta, Penrad menekankan bahwa perjuangannya bukan dilandasi kepentingan politik, melainkan tanggung jawab moral yang ia emban. “Saya ‘kan seorang pendeta, bukan politisi. Maka dari itu, ini menjadi beban moral bagi saya yang diperkenankan untuk ada di tempat ini dengan keterbatasan wewenangnya. Situasi dan kondisi itu membuat saya punya utang moral bagi saya,” tuturnya.

“Dan itu kenapa kunjungan saya ke Pulau Nias mengunjungi semua kepala daerah dan semua pimpinan gereja-gereja, hanya ingin mengajak ‘ayo bersama-sama melakukan langkah revolusioner agar Nias ikut dalam arak-arakan Indonesia Emas 2045’,” sambung Penrad.

Penrad mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak bersama, melampaui keterbatasan yang ada, demi masa depan yang lebih baik bagi Kepulauan Nias. “Bapak ibu semua, saya meminta, apa yang bisa saya lakukan ke depan sehingga gerak progresif revolusioner ini bisa berjalan. Saya mempunyai ruang gerak yang terbatas, tapi saya ingin maksimal untuk berbuat bagi Pulau Nias,” tegasnya.

Penrad menutup dengan harapan bahwa suara keprihatinan ini tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjadi panggilan bersama bagi seluruh masyarakat Nias. “Mungkin sudah ditangkap apa yang menjadi keprihatinan kami seperti apa yang saya sampaikan, dan kita harus bersama-sama berjalan karena kami anggap ini sebuah panggilan moral,” ucap Penrad Siagian. (adz)

Rayakan Semangat Kartini di The Reiz Suites, Artotel Curated Hadirkan Promo Kamar dan Perawatan Eksklusif untuk Wanita

MEDAN, SUMUTPOS CO- Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, The Reiz Suites Artotel Curated menghadirkan promo spesial dan rangkaian kegiatan istimewa yang ditujukan untuk para wanita.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para perempuan, The Reiz Suites memberikan diskon spesial sebesar 21% untuk tipe kamar favorit Two Bedroom Suite, menjadikan harga hanya Rp790.000 nett/malam. Dengan harga spesial ini, tamu sudah dapat menikmati kenyamanan unit dengan dua kamar tidur lengkap dengan fasilitas premium, cocok untuk staycation bersama keluarga atau sahabat. Promo ini hanya berlaku untuk periode menginap di tanggal 21 April 2025.

Selain itu, The Reiz Suites juga memberikan ekstra benefit berupa potongan harga 30% + 21% untuk layanan spa dan massage, yang bisa dinikmati khusus pada 21 April 2025.
Penawaran ini dirancang untuk memberikan relaksasi dan perawatan diri yang menyeluruh bagi para tamu wanita dalam suasana yang tenang dan elegan.

Tak hanya menghadirkan penawaran menarik, The Reiz Suites juga menghadirkan Free Skin
Treatment yang bekerja sama dengan Kimi Beauty Clinic, anak perusahaan dari Glanz Clinic, yang telah dikenal dengan pelayanan estetika berkualitas tinggi. Acara ini akan digelar di area lobby The Reiz Suites mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB, dan terbuka bagi para tamu maupun publik yang ingin merasakan langsung perawatan kulit profesional secara gratis.

“Kami ingin menjadikan Hari Kartini sebagai momen istimewa untuk merayakan kecantikan, kekuatan, dan semangat perempuan Indonesia. Melalui penawaran dan kegiatan ini, kami berharap bisa memberikan pengalaman menginap yang tidak hanya nyaman tetapi juga berkesan dan penuh makna,” kata Anton Subiyakto, Cluster General Manager The Reiz Suites, Artotel Curated – Medan.

Pemesanan kamar sudah dapat dilakukan mulai sekarang melalui website resmi artotelwanderlust.com atau Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi The Reiz Suites, Artotel Curated – Medan di Whatsapp Official 061-50300603. (adz)

Pemkab Labusel Gelar Musrenbang RKPD Tahun Anggaran 2026

MUSRENBANG: Pemerintah kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar Musyawarah Rencana pembangunan Daerah(Musrenbang) Renacana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Labusel tahun anggaran tahun 2026 ISTIMEWA/SUMUT POS
MUSRENBANG: Pemerintah kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar Musyawarah Rencana pembangunan Daerah(Musrenbang) Renacana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Labusel tahun anggaran tahun 2026 ISTIMEWA/SUMUT POS

LABUSEL, SUMUTPOS.CO – Pemerintah kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar Musyawarah Rencana pembangunan Daerah(Musrenbang) Renacana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Labusel tahun anggaran tahun 2026 di Convention Hall hotel Grandsuma blok Songo Desa Sisumut Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara Rabu (16/4/2025).

Acara diawali dengan lagu Kebangsaan dan pembacaan Do’a oleh Ketua majelis Ulama Indonesia (MUI) H.Makmur Ismail Hrp,Laporan Panitia oleh Kepala Bappeda Litbang Labuhanbatu Selatan Kamaluddin Siregar S.Pd .,M.Si.

Acara dhadiri Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Syahputra Simatupang S.H.,Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Labuhanbatu Selatan Ari Winata, Gubernur Sumatera Utara Diwakili Kadisnaker Sumatera Utara DR M. Ismail.Sinaga .M.Si.,Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P.Sembiring S.I.K.,kejari Labuhanbatu Selatan Dr Bayu Satyo Pratomo S.H.,M.H.,OKP, Opd selingkungan pemkab Labauhanbatu Selatan,Camat dan Kepala Desa juga lurah se Kabupaten Labuhanbatu Selatan serta para undangan lainnya.

Ketua DPRD Labuhanbatu Selatan, Ari Winata dalam sambutannya, mengatakan, “Musrenbang ini merupakan aspirasi dari masyarakat untuk pembangunan daerah masing mulai dari pedesaan hingga Kabupaten, semoga Musrenbang ini dapat menghasilkan musyawarah yang sempurna demi pembangunan Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” ujar nya.

Mewakili Gubernur Sumatera DR Ismail M.Ismail Sinaga.,M.Si.,dalam sambutannya, menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kerja keras panitia Musrenbang hingga terlaksananya Musrenbang dengan baik.

‘Musrenbang ini merupakan rencana tentang pembangunan yang disampaikan masyarakat Labuhanbatu Selatan untuk dibahas di Rencana Kerja Pemerintah Daerah Labusel,sehingga untuk kedepannya semoga pembangunan kedepan di bawah pimpinan Bupati Fery Simatupang S.H, “ujarnya.

Acara Musrenbang dibuka langsung oleh Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Syahputra Simatupang S.H.,dengan melakukan pemukulan gong pertanda acara Musrenbang RKPD tahun anggaran 2026 di mulai.

Bupati Labusel Fery dalam sambutannya, menyampaikan,menguatkan rekomendasi yang kuat dalam pembangunan daerah,saya mengajak seluruh masyarakat untuk membangun Labusel, mari kita kawan pelaksanaan pembangunan, kita bangun kita jaga,kita rawat,ujar nya

Kepala Bappeda Litbang Sumatera Utara, menyampaikan keyakinan bahwa dibawa pimpinan Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Simatupang, pembangunan di Labusel lebih baik dari berbagai aspek.
(mag4/han)

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Tanjung Beringin

DIAMANKAN: Kedua pelaku pengedar sabu diamankan di Polres Sergai.(FADLY/SUMUT POS )
DIAMANKAN: Kedua pelaku pengedar sabu diamankan di Polres Sergai.(FADLY/SUMUT POS )

TANJUNG BERINGIN, SUMUTPOS.CO – Dua orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu berhasil diamankan oleh Satuan Narkoba Polres Serdang Bedagai dalam sebuah operasi undercover buy di Tanjung Beringin, Sabtu (12/04/2025).

Kedua pelaku yang diamankan yakni Muhammad Hafi Manurung (32), warga Dusun I Dungun, Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, yang diketahui merupakan residivis kasus serupa, serta Fajar Mulia Manurung (20), warga Dusun I, Jalan Perintis Kemerdekaan, Desa Pekan Tanjung Beringin.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa sabu seberat bruto 9,92 gram, dua unit handphone android, uang tunai Rp300.000, dan satu unit sepeda motor Honda Beat BK 2892 XBK.

Kasat Narkoba Polres Sergai melalui IPTU Zulfan Ahmadi, SH, MH, selaku Kasi Humas, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan strategi undercover buy disusun, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka tanpa perlawanan,” ujarnya.

Dari interogasi awal, sabu tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial A alias Arul, warga Desa Pekan Tanjung Beringin. Namun saat dilakukan pengembangan, Arul sudah melarikan diri dan kini ditetapkan sebagai DPO.

“Kedua pelaku kini ditahan dan dijerat Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara,” tegas Zulfan. Ia juga mengimbau masyarakat agar terus proaktif melaporkan segala bentuk penyalahgunaan narkoba. (fad/han)

FSDA Harus Miliki Inovasi, Wak Genk Apresiasi Kadis PUPR Sumut

FOTO: Aktivis Sosial Masyarakat, Muhammad Abdi Siahaan alias Wak Geng
FOTO: Aktivis Sosial Masyarakat, Muhammad Abdi Siahaan alias Wak Geng

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyampaian Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Topan Obaja Ginting mengharuskan Forum Sumber Daya Air (FSDA) Sumut menyukseskan program kerja Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution khususnya di bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) mendapat apresiasi dari Aktivis Sosial Masyarakat, Muhammad Abdi Siahaan. Menurut Abdi Siahaan, selama ini keberadaan SDA kurang menyentuh keinginan masyarakat Sunut.

“Sumatera Utara memiliki banyak sungai dan mata air, tidak seharusnya masyarakatnya kekurangan air, baik untuk kebutuhan sehari-harinya maupun untuk keperluan irigasi,” ujar Muhammad Abdi Siahaan yang akrab dipanggil Wak Geng di Medan, Selasa (15/4).
Kata Wak Geng, Bila FSDA menyadari hal itu, akan ada upaya memanfaatkan kekayaan Sumut membantu pemerintah mengatasi keluhan masyarakatnya.

Dengan dibentuknya FSDA, kata Wak Genk, harus bermanfaat dalam mendukung program pemerintah. Jangan menjadi beban tetapi harus bisa mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) Sumut.

Aktivis yang juga pengamat kebijakan pemerintah itu yakin, di tangan dingin Topan Obaja Ginting, Dinas PUPR Sumut akan berubah total menjadi lebih baik. Apalagi dedikasi yang tinggi dari Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Sebagai langkah awal gebrakan yang diperlihatkan Topan Obaja Ginting, sambungnya, ketika sidak ke gudang peralatan beberapa waktu lalu. Di mana tidak ada ditemukannya alat-alat berat.
“Ini menjadi salah satu koreksi yang tepat sehingga tidak terjadi lagi adanya sewa alat berat kepada pihak swasta,” terangnya.

Selain memberdayakan SDA yang ada, sebut Wak Genk, yang tidak kalah penting yang harus dilakukan Kadis PUPR Sumut adalah tidak terjadi lagi sewa alat berat ke pihak ketiga dan monopoli proyek oleh Kepala UPT dan kabag.

“Kita pasti mendukung kinerja pak Topan Obaja Ginting menjadikan PUPR Sumut melangkah lebih maju untuk membangun Sumut agar mendukung penuh pembersihan pejabat-pejabat yang tidak mampu bekerja tapi memperkaya diri sendiri,” tegas Wak Geng

Sebelumnya, Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Ginting pada silaturahim dan perkenalan FSDA Sumut, Sabtu (12/4) mengatakan, FSDA harus mampu menunjukkan inovasi implementatif bagi pengelolaan sumber daya air di Sumut.

Dia juga menegaskan, jika FSDA hadir untuk berperan membantu program pemerintah. Itu merupakan hal yang sangat menarik.
“Jika niatnya membantu kami, saya memiliki keinginan menjadi bagian dari FSDA Sumut,” ujar Topan.

Lebih lanjut Topan Obaja Ginting menyebut, kita memiliki sungai yang cukup panjang dan merupakan aset jika terkelola dengan baik sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Dia mencontohkan keberadaan sungai-sungai yang cukup besar di Kepulauan Nias, tapi kebutuhan air mandi dan minum warga masih menunggu tampungan air hujan.

“Sangat miris, bagaimana mungkin dengan air hujan yang asamnya tinggi, mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat,” ujar Topan.

Karenanya, kepada FSDA Sumut, Topan berharap perlunya gebrakan program yang inovatif dan segera diimplementasikan. “Program jangka pendek segera tentukan kabupaten mana yang menjadi percontohan program. Jadi, nggak perlu muluk-muluk,” katanya.

Pada acara silaturahim itu hadir pengurus FSDA antara lain, Hamdan Noor Manik, Ketua Konservasi, Pangan dan Holtikultura, Penasihat Ir Mandalasah Turnip SH, Malik Assalih Harahap, Ketua Pendayagunaan dan Daya Rusak Air

Kemudian, Ketua Infrastruktur dan Modernisasi Irigasi Ir Makmur Ginting MSc dan Ketua Hilirisasi dan Pertambangan Yosi Sukmono.(azw)

Pimpinan DPRD Medan Dorong Pemko Percepat Aktifkan Pos Siskamling

Wakil Ketua DPRD Medan, H Zulkarnaen, SKM.
Wakil Ketua DPRD Medan, H Zulkarnaen, SKM.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPRD Medan, H Zulkarnaen SKM, mendorong Wali Kota Medan Rico Wass untuk melakukan percepatan pengaktifan kembali Pos Sistem Keamanan Lingkungan (Pos Siskamling) di seluruh Kota Medan. Sebab, keberadaan Pos Siskamling dinilai sangat penting guna meminimalisir tindak kejahatan yang kian marak akhir-akhir ini.

“Kita mendukung penuh program pengaktifan kembali Pos Siskamling di setiap lingkungan. Baik itu soal pengalokasian anggaran maupun fasilitas lainnya, akan kita dukung di DPRD Medan sehingga terbentuk secara permanen,” ucap Zulkarnaen, Senin (14/4/2025).

Dikatakan Zulkarnaen, keberadaan Pos Siskamling dinilai akan mampu mencegah kriminalitas di tingkat lingkungan, khususnya aksi-aksi pencurian, begal dan hingga tawuran.

“Kita tahu saat ini marak tindak kejahatan mulai dari pencurian, begal, tawuran, geng motor, dan tindak kriminal lainnya. Dengan keberadaan Pos Siskamling ini, dipastikan hal tersebut dapat diminimalisir sehingga masyarakat nyaman beraktifitas,” ujarnya.

Nantinya, kata Zulkarnaen, petugas di Pos Siskamling akan memiliki akses langsung ke pihak keamanan untuk melaporkan atau menindak pelaku kejahatan. “Bila perlu kita dorong akan dibentuk satgas yang melibatkan pihak Kepolisian, TNI/Babinsa dan tokoh masyarakat serta tokoh pemuda,” katanya.

Untuk itu, kata Zulkarnaen, Kepling di seluruh Kota Medan selaku ujung tombak pelayanan program pemerintah di tengah masyarakat harus proaktif.

“Mulai saat ini, kita harap setiap kepling di Kota Medan bisa segera melakukan persiapan untuk segala sesuatunya agar pembentukan Pos Siskamling bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Terakhir, Zulkarnaen juga meminta dukungan serta partisipasi dari seluruh masyarakat Kota Medan. Dengan begitu, pembentukan Pos Siskamling bisa segera terwujud.

“Kita harapkan dukungan dari masyarakat. Sebab keamanan dan kondusifitas harus tetap terjaga di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (map/ila)

KONI Sumut Ditantang Pertahankan Prestasi di PON 2028

BUKA: Pj Sekda Provinsi Sumatera Utara, Effendi Pohan bersama Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno, Ketua KONI Sumut John Lubis pada pembukaan Musorprov KONI Sumut di Hotel Danau Toba Internasional, Kota Medan, Selasa (15/4). (dok pribadi)
BUKA: Pj Sekda Provinsi Sumatera Utara, Effendi Pohan bersama Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno, Ketua KONI Sumut John Lubis pada pembukaan Musorprov KONI Sumut di Hotel Danau Toba Internasional, Kota Medan, Selasa (15/4). (dok pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution memberikan apresiasi kepada pengurus KONI Sumatera Utara sebelumnya. Dia berharap agar kepengurusan selanjutnya bisa mempertahankan prestasi olahraga Sumut pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB-NTT.

Hal itu dikatakan Gubsu Bobby Nasution yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Efendi Pohan saat membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumut di Hotel Danau Toba Internasional, Kota Medan, Selasa (15/4).

Gubsu memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran KONI Sumut atas pengabdian, kerja keras, dan dedikasi selama masa bakti 2021-2025. “Prestasi yang ditorehkan pada PON XXI sungguh membanggakan dan patut dicatat dalam sejarah olahraga Sumatera Utara,” sebut Gubsu dibacakan Effendi Pohan.

Gubsu menambahkan, Musorprov ini bukanlah hanya forum pengambilan keputusan tertinggi dalam tubuh KONI Sumut. Melainkan juga sebagai momentum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi dan perumusan arah kebijakan olahraga Sumut.

“Sebagaimana kita ketahui, KONI Sumatera Utara, 33 Koni kabupaten/kota, 50 cabang induk olahraga dan 5 badan fungsional ini adalah kekuatan besar. Jika dikelola dengan baik akan menjadi sumber daya strategis untuk mendorong pencapaian prestasi olahraga yang lebih gemilang,” sebutnya.

Oleh sebab itu, Pemprov Sumut akan terus berkomitmen mendukung ekosistem olahraga dengan bentuk nyata kedepannya. “Dukungan yang sudah dilakukan adalah pemberian bonus tali asih kepada atlet dan pelatih atas prestasi PON 2024. Walaupun banyak awalnya yang mengkhawatirkan, akhirnya Pak Bobby Nasution dan Pak Surya dapat merealisasikan sebelum hari raya,” jelas Effendi Pohan.

“Kemudian pembinaan berkelanjutan terhadap SDM olahraga, baik atlet, pelatih, wasit dan perangkat pertandingan melalui pelatihan dan pengarahan,” sambungnya.

Selain itu, dia juga berharap melalui Musorprov ini proses pemilihan bisa berjalan dengan demokratis, jujur, dan mengedepankan musyawarah. Sebab, Musorprov ini merupakan tonggak dalam menentukan arah kepemimpinan pengurus KONI tahun 2025-2029 kedepan.

“Siapapun yang terpilih sebagai ketua umum harus mampu menyatukan kekuatan, dan memimpin KONI dengan visi yang jelas, dan langkah-langkah yang demokratis, dan terutama bisa berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.

Selanjutnya, Gubsu meminta kepengurusan KONI selanjutnya bisa mempertahankan prestasi yang diraih pada PON 2024 dipertahankan di PON NTB-NTT 2028 mendatang. “Saya menginginkan target kepada kepengurusan yang datang, harus mampu mempertahankan posisi 4 besar di PON 2028. Oleh karenanya, semangat ,kerja keras, kolaborasi dan pembinaan yang berkelanjutan,” pintanya.

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno juga berharap Sumatra Utara bisa mengulang prestasi PON 2028 mendatang. “Jadi saya ingin pada saat PON yang akan datang, Sumatera Utara bisa mempertahankan posisi keempat pada PON mendatang,” harapnya.

Dia juga mengatakan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, jika ingin prestasi tersebut bisa terulang kembali. Mulai dari pemanfaatan sarana prasarana peninggalan PON 2024, hingga pembinaan yang baik di tingkat daerah.

“Pertama harus melakukan konsolidasi pasca PON. Konsolidasi itu mulai dari inventarisasi potensi-potensi atlet menuju 2028, serta pemanfaatan dan sarana prasarana pasca PON. Jangan sampai sarana prasarana ini tidak dimanfaatkan, tapi kemudian rusak. Itu sangat bermanfaat, ini tidak hanya di Sumatera Utara, tapi juga sama di Provinsi Aceh,” ujarnya.

“Kalau itu sudah bisa, kemudian harus merencanakan latihan tingkat daerah untuk menuju PON 2028. Sehingga tidak muncul nanti ada atlet yang berpotensial, tapi tidak terbina, dan punya keinginan untuk pindah ke tempat lain. Ini akan kehilangan potensi Sumatera Utara,” tambahnya.

Oleh sebab itu, Suwarno berharap Musorprov KONI Sumut ini bisa menghasilkan pemimpin yang baik kedepannya. “Musyawarah ini diharapkan ada kesinambungan dari kepengurusan yang lalu dan nanti akan nyambung dengan kepengurusan yang baru. Sehingga program ini akan bisa terjadi berkelanjutan berkesinambungan,” paparnya.

Sementara Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis mengatakan pada PON 2024 lalu, kontingen Sumatera Utara berhasil masuk empat besar dengan raihan 80 emas ,59 perak dan115 perunggu. Prestasi itu tentunya menjadi sangat luar biasa, mengingat Sumatera Utara terakhir kalinya bisa masuk dalam empat besar adalah 70 tahun lalu saat penyelenggaraan PON tahun 1953.

“Menjadi tugas berat kita bersama bagimana pada PON mendatang Tahun 2028 di NTB-NTT, Sumut bisa mempertahankan posisi empat besar itu. Maka dari sekarang kita harus sudah merumuskan dan menyiapkan programnya, khususnya dalam hal menyiapkan dan mematangkan persiapan atlet kita,” katanya. (dek)

Realisasikan Pembangunan Infrastruktur Kota Bangun, Fraksi PKS Siap Bantu Warga

USULAN: Sejumlah tokoh dan perwakilan masyarakat Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur di lingkungan mereka yakni jalan dan jembatan yang sudah tidak layak lagi kepada anggota DPRD Medan Fraksi PKS, Datuk Iskandar Muda, Selasa (15/4).
USULAN: Sejumlah tokoh dan perwakilan masyarakat Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur di lingkungan mereka yakni jalan dan jembatan yang sudah tidak layak lagi kepada anggota DPRD Medan Fraksi PKS, Datuk Iskandar Muda, Selasa (15/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah tokoh dan perwakilan masyarakat Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur di lingkungan mereka yakni jalan dan jembatan yang sudah tidak layak lagi kepada anggota DPRD Medan Fraksi PKS, Datuk Iskandar Muda, Selasa (15/4/2025).

Salah satu tokoh masyarakat di Kota Bangun, Ismet, menjelaskan bahwa jalan dan jembatan Kota Bangun yang saat ini kondisinya sudah tidak layak, dimana volume kendaraan dari hari ke hari sudah semakin banyak sehingga rentan terjadinya kecelakaan di jembatan tersebut.

“Kami mengharapkan pembangunan Jalan Sersan Umar dan jembatan di Kelurahan Kota Bangun secepatnya direalisasikan tahun 2025 ini, karena jalan dan jembatan ini sudah sangat tidak layak untuk dilalui, dimana volume kendaraan yang semangkin hari semangkin meningkat, terutama jika di pagi hari orang yang akan bekerja di kawasan KIM dan aktivitas anak sekolah,” jelas Ismet.

Disampaikan Ismet, jalan dan jembatan di Kota Bangun ini sangat strategis bagi para pengemudi karena salah satu akses jalur cepat untuk sampai di tempat bekerja di daerah KIM, terutama warga yang berdomisili daerah medan utara ( Marelan & sekitar nya ).

“Akses Jalan dan Jembatan Kota Bangun ini sangat strategis, untuk itu kita memohon agar Bapak Datuk Iskandar dari Fraksi PKS melalui Komisi IV mendesak Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga & Bina Konstruksi (SDABMBK) agar bisa merealisasikannya,” katanya.

Sementara itu, Hardiansyah yang juga perwakilan masyarakat setempat mengaku bahwa dalam APBD Kota Medan 2025 ini, Jalan Sersan Umar dam jembatan Kota Bangun akan dibangun di 2025 dan sudah masuk anggaran 2025.

“Ini harus dikawal terus, untuk itulah kami selaku masyarakat setempat mendesak melalui Anggota DPRD Medan Bapak Datuk Iskandar Muda dan Bapak Zulham Efendi juga beliau di dapil 2 bisa mendesak pihak dinas terkait segera bisa merealisasikannya,” pintanya.

Sementara itu, Datuk Iskandar Muda, menyampaikan terimakasih kepada tokoh dan masyarakat Kota Bangun yang begitu peduli dengan lingkungannya.

“Atas nama pribadi dan Fraksi PKS kami menyampaikan terimakasih atas kepercayaan warga, kami (FPKS-Red) melalui Komisi IV akan segera mendesak pihak Pemko Medan dalam hal ini Dinas SDABMBK, agar segera merealisasikannya. Kita juga akan terus mengawal sampai ini terealisasi di 2025 ini,” ungkapnya.

Adapun permasalahan Jalan Sersan Umar yang pembebasan tanah belum menemui titi terang, akan segera meminta pihak pemko duduk bersama menyelesaikan permasalahan ini. “Karena ini sudah berkaitan orang banyak, untuk itu saya meminta agar Pemko melalui Dinas SDABMBK segera merealisasikan Jalan Sersan Umar dan jembatan di Kelurahan Kota Bangun ini,” pungkasnya.(map/ila)