Home Blog Page 2488

Di PRS 2022, Bobby Ingin Pengunjung Dapat Vaksin Booster

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution membuka Pesta Rakyat Simpedes (PRS) 2022 di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (23/7/2022) pagi.

 Selain mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan PRS, orang nomor satu di Pemko Medan ini berharap agar PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk dapat menjadi garda untuk menyehatkan perekonomian di Indonesia, termasuk Kota Medan.

Di tengah bayang-bayang Covid-19 serta persoalan geopolitik, Bobby Nasution mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi di kwartal satu dan dua sudah menunjukkan angka yang baik. Namun pertumbuhan ekonomi yang sudah baik ini, imbuhnya tidak diikuti dengan tingkat inflasi yang sedikit lebih tinggi.

Terkait itu, menantu Presiden Joko Widodo ini mengajak seluruh masyarakat untuk ikut membantu dengan memenuhi kebutuhan pokoknya melalui kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi. “Ini yang kita harapkan untuk dapat membantu menekan angka inflasi,” kata Bobby Nasution.

Di hadapan Dandim 0201/Medan Kol Inf Ferry Muzawwad SIP MSi, Regional CEO BRI Medan Budhi Novianto dan Division Head Micro Business Development BRI Fita Arisanti dan seluruh peserta yang hadir, Bobby Nasution selanjutnya mengatakan, bersama seluruh unsur Forkopimda Kota Medan berpesan agar PRS yang berlangsung selama 3 hari mulai 22-24 Juli ini tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes).

“Di samping itu kita berharap agar pihak BRI juga menyediakan booth untuk vaksin booster. Dengan demikian bagi pengunjung yang datang dan belum vaksin booster, mereka tentunya dapat vaksin sambil menikmati rangkaian pertunjukan yang disampaikan BRI. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan kita dan perekonomian di Kota Medan,” harapnya.

Kemudian, alumni S2 Institut Pertanian Bogor (IPB) ini mengucapkan terima kasih kepada BRI karena selama ini sudah memberikan pelayanan dan hiburan kepada masyarakat Kota Medan dengan menghadirkan sejumlah band papan atas Indonesia seperti Jamrud, Wali, Tipe-Ex dan Slank melalui PRS. “Semoga BRI terus menjadi kebanggaan negeri kita,” ungkapnya.

Sebelum membuka PRS, Bobby Nasution bersama Dandim 0201/Medan, Regional CEO BRI Medan dan Division Head Micro Business Development BRI melepas seribuan peserta jalan sehat yang digelar dalam rangka memeriahkan PRS. Suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu ini berharap agar jalan sehat yang dilakukan dapat menyehatkan tubuh.

“Seperti kita ketahui, selama dua tahun terkhir ini, Covid-19 masih terjadi. Salah satu cara untuk menyehatkan tubuh dengan berolahraga. Semoga dengan kegiatan jalan sehat yang dilakukan BRI pagi ini dapat menyehatkan masyarakat,” ujar Bobby Nasution.

Usai melepas peserta jalan sehat, tidak sedikit peserta yang memanfaatkan momen itu untuk berswafoto dengan Bobby Nasution. Dengan ramah dan penuh senyum, pria kelahiran 5 Juli 1991 itu pun melayaninya. Selanjutnya, peserta gerak jalan mengikuti rute yang telah ditetapkan yakni Jalan Kapten Maulana Lubis – Jalan Bukit Barisan – Jalan Hindu – Jalan Perdana dan finish Kembali di Lapangan Benteng. (rel)

Bunda PAUD Sumut Resmikan PAUD Arihta Desa Sitinjo I Dairi

GUNTING PITA- Bunda PAUD Provsu, Nawal Lubis didampingi Bunda PAUD Dairi, gunting pita tanda peresmian PAUD Arihta di Desa Sitinjo 1, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi. SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI,SUMUTPOS.CO – Bunda pendidikan anak usia dini (PAUD) Provinsi Sumatera Utara, Nawal Lubis didampingi Bunda PAUD Kabupaten Dairi, Romy Mariani Simarmata, meresmikan PAUD Arihta Desa Sitinjo I, Kecamatan Sitinjo, Kamis (21/7/2022).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, Nawal Lubis mengapresiasi Bunda PAUD Dairi, peduli terhadap pendidikan anak usia dini.

“Inilah yang kita harapkan, pendidikan anak ini sangat penting. Anak usia dini adalah peniru yang paling handal, dengan adanya PAUD ini, akan memberikan pendidikan karakter yang baik kepada anak-anak kita yang diajarkan para guru/tutor PAUD,” ujarnya.

Kepada para orangtua, Nawal berharap untuk tetap mengawasi serta mengajari anak-anak mereka walaupun sudah ikut belajar di PAUD. “Semoga anak-anak kita ini menjadi generasi yang dan menjadi pemimpin bangsa ini di masa depan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan itu, Nawal membagikan bingkisan kepada anak-anak PAUD Arihta berupa buku dan minuman.

Sementara itu, Romy Mariani Simarmata mengaku bangga karena PAUD Arihta diresmikan Bunda PAUD Sumatera Utara.

Romy melaporkan, jumlah lembaga PAUD di Dairi saat ini sebanyak 240 terdapat di 140 desa. Hingga saat ini masih ada desa yang “belum memiliki lembaga PAUD, “ucapnya.

Peresmian ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Fatimah Boang Manalu, Camat Sitinjo, Simon Tony Malau serta lainya.(rud/Han)

Si Jago Merah Lahap Satu Rumah di Dairi

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Satu unit rumah di Dusun 5 Jumatakar, Desa Bintang Mersada, Kecamatan Sidikalang, terbakar, Sabtu (23/7/2022). Peristiwa kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa, namun kerugian korban sekira puluhan juta rupiah.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (UPT-Damkar) Dairi, Amudi Situmeang mengungkapkam, rumah yang terbakar milik keluarga Binton Pandiangan/istri boru Simbolon.

Mendapat informasi kebakaran tersebut, pihaknya angsung mengerahkan 2 unit mobil Damkar dari Pos Siaga Sidikalang kelokasi kejadian.

Sementara penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Dan pihak korban terpaksa mengungsi ke rumah saudarabya.(rud/Han)

Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Sumut, Maret 2022, BPS Mencatat 0,312

ANGKUT:buruh kasar di perkampungan sedang mengangkut barang yang akan dijual ke pengumpul.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pusat Statistik Provinsi mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk di Sumatera Utara, yang diukur dengan Gini Ratio di Sumut pada Maret 2022 tercatat sebesar 0,312.

Hal itu, diungkapkan oleh Koordinator Fungsi Statistik Sosial, Azantaro kepada wartawan, Kamis (21/7). Ia menjelaskan angka ini menurun sebesar 0.001 point jika dibandingkan baik dengan Gini Ratio September 2021 dan menurun 0,002 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2021 yang angkanya sebesar 0,314.

“Gini Ratio di daerah perkotaan pada Maret 2022 tercatat sebesar 0,343, meningkat sebesar 0,004 poin dibanding Gini Ratio September 2021 yang sebesar 0,339,” sebut Azantaro.

Azantaro mengatakan untuk sebaliknya, Gini Ratio di daerah perdesaan pada Maret 2022 tercatat sebesar 0,249 turun 0,008 poin dibanding Gini Ratio September 2021 yang sebesar 0,257. Kemudian, selain Gini Ratio ukuran ketimpangan lain yang sering digunakan adalah persentase pengeluaran pada kelompok penduduk 40 persen terbawah atau yang dikenal dengan ukuran ketimpangan Bank Dunia.

Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, distribusi pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah pada Maret 2022 adalah sebesar 22,13 persen.

“Artinya pengeluaran penduduk masih berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. Jika dirinci menurut wilayah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 20,62 persen dan di daerah perdesaan angkanya tercatat sebesar 24,97 persen yang artinya keduanya juga berada pada kategori ketimpangan rendah,” jelasnya.

Sementara itu, pada Maret 2021, persentase pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah adalah sebesar 21,84 persen yang berarti Sumatera Utara berada pada kategori ketimpangan rendah.

Persentase pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah pada bulan September 2021 ini naik jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2021 maupun September 2020 yang masing-masing sebesar 21,78 persen dan 21,48 persen.

Adapun pada periode Maret 2022 ini provinsi yang mempunyai nilai Gini Ratio tertinggi tercatat di Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu sebesar 0,439. Sementara Gini Ratio terendah tercatat di Bangka Belitung dengan Gini Ratio sebesar 0,236 Jika dibandingkan dengan Gini Ratio nasional yang sebesar 0,383.

“Terdapat enam provinsi dengan angka Gini Ratio yang lebih tinggi, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta (0,439), DKI Jakarta (0,422), Gorontalo (0,418), Jawa Barat (0,412), Papua (0,406) dan Sulawesi Tenggara (0,387),” tandasnya. (gus/ram)

PermataBank Luncurkan Inovasi Melalui PermataMobile X

FOTO: Atiqah Hasiholan, Aliyah Natasya, Djumariah Tenteram, Sandra Monica Therik, Tarra Budiman berfoto bersama usai berbincang santai terkait penggunaan kartu PermataBank.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di tengah kondisi masyarakat yang semakin mengedepankan kemudahan dan efisiensi di era digital saat ini, kecepatan layanan perbankan menjadi sangat relevan dalam membantu memudahkan kebutuhan perbankan. Untuk memudahkan nasabah dalam memenuhi berbagai kebutuhan gaya hidup mereka, PermataBank meluncurkan inovasi terbarunya untuk produk PermataKartuKredit dan PermataKTA dengan layanan dan proses yang persetujuan yang lebih cepat, dimana saja dan kapan saja.

Sekarang, proses persetujuan dan penerbitan digital card untuk PermataKartuKredit serta persetujuan dan pencairan dana dari PermataKTA akan ready ga pake lama melalui PermataMobile X. Melalui inovasi terbaru ini, PermataBank mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam bertransaksi dengan memanfaatkan PermataKTA dan PermataKartuKredit sebagai alat smart shopping untuk segala kebutuhan.

Sandra Monica Therik, Division Head Unsecured Lending (Credit Card & Personal Loan) PermataBank mengatakan, PermataBank berkomitmen untuk terus memperluas segmen dan memperdalam hubungan dengan nasabah, melalui pemanfaatan mitra ekosistem, produk dan jasa perbankan digital yang inovatif.

“Saat ini, masyarakat berusaha secara progresif kembali beraktivitas seperti biasa. Di sisi lain permintaan akan dana cepat juga semakin meningkat dan membuka peluang pinjaman dan kredit perbankan. Sehingga mempengaruhi peningkatan kebutuhan finansial masyarakat terkait pemenuhan berbagai kebutuhan sesuai dengan gaya hidup mereka.

PermataBank menghadirkan terobosan berupa proses yang gak pake lama pada persetujuan PermataKartuKredit dimana kartu digital akan didapat secara cepat dan dapat digunakan langsung untuk berbelanja, serta pencairan dana yang cepat pada PermataKTA. Melalui inovasi ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman yang nyaman serta menjadi solusi bagi masyarakat dalam melakukan pinjaman untuk memenuhi berbagai kebutuhan gaya hidup dengan simple, fast & reliable,” ujarnya.

Menurut Harvard Business Review, trend work from anywhere menjadi wacana yang ramai diperbincangkan, termasuk di Indonesia. Hal ini menyiratkan adanya pergeseran pada gaya hidup masyarakat ke arah yang lebih fleksibel. Masyarakat kini telah terbiasa untuk bekerja dari mana saja sambil melakukan yang mereka sukai, sesuai dengan gaya hidup masing-masing.

Di sisi lain, laporan hasil riset “Navigating Indonesia’s E-Commerce: Omnichannel as the Future of Retail” menyatakan, 74,5 persen konsumen lebih banyak berbelanja online daripada berbelanja offline. Seiring dengan meningkatnya literasi digital, masyarakat juga telah terbiasa menggunakan platform digital untuk memenuhi kebutuhan sekunder seperti hobi. Dengan hasil riset tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan kebutuhan spending masyarakat pada kebutuhan terkait gaya hidup.

Proses persetujuan PermataKTA cukup instan dengan memakan waktu kurang dari 10 menit dan dana langsung cair secara seamless melalui aplikasi PermataMobile X. Proses ini diukur dari pengajuan melalui PermataMobile X, persetujuan, pembukaan rekening, dan pencairan dana serta tergantung dari segmen nasabah. Pinjaman yang diajukan bervariasi mulai dari Rp2 juta hingga Rp300 juta dengan jangka waktu yang fleksibel, mulai dari 6 bulan hingga 3 tahun, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Melalui proses pencairan dana yang cepat, nasabah tidak perlu menunggu lama untuk segera menggunakan dana yang diajukan untuk memenuhi kebutuhan ataupun mewujudkan rencana yang sempat tertunda. Sehingga PermataKTA dapat menjadi opsi yang aman, tepat, dan terpercaya untuk nasabah dalam kebutuhan dana pinjaman.

Sedangkan untuk PermataKartuKredit, proses persetujuan juga sangat cepat dengan kisaran kurang dari 10 menit, dengan pertimbangan kepemilikan payroll atau rekening PermataBank, histori kredit, dan profil risiko. Nasabah dapat segera berbelanja online menggunakan kartu kredit digital yang tersedia di PermataMobile X pada hari kerja berikutnya sambil menunggu pengiriman kartu kredit fisiknya.

PermataKartuKredit memiliki beragam tipe kartu yang disesuaikan dengan berbagai kebutuhan nasabah, seperti PermataME Credit Card bagi para millennial dan Gen-Z yang memberikan 50 persen cashback Netflix. Untuk kebutuhan belanja daring, PermataShoppingCard bisa menjadi pilihan tepat dengan mendapatkan 5 persen cashback hingga Rp300 ribu.

PermataHeroCard memberikan keuntungan pada setiap pembelanjaan dengan mendapatkan cashback reward yang dapat digunakan untuk belanja gratis disemua gerai Hero dan Guardian. Sementara itu, AirAsia Platinum Credit Card hadir untuk kebutuhan travelling dilengkapi dengan Air Asia rewards. Selanjutnya, ada PermataBlack World Mastercard dengan keuntungan premium dikhususkan bagi nasabah PermataBank Priority.

Pemegang PermataKartuKredit juga berkesempatan untuk menikmati cicilan 0% hingga 12 bulan dan diskon di merchant-merchant pilihan, serta kemudahan akses informasi dan transaksi PermataKartuKredit di PemataMobile X, termasuk informasi tagihan dan billing statement, aktivasi dan pemblokiran kartu hilang, merubah transaksi menjadi cicilan, permintaan dana tunai, kenaikan limit dan kartu tambahan dan masih banyak fitur yang bisa dilakukan secara digital.

Menurut investopedia, kredit adalah bagian penting dari keamanan finansial. Dengan rencana pembayaran terstruktur, Nasabah dapat meningkatkan creditscore yang baik dan dapat membantu mendapatkan pembiayaan yang dibutuhkan di waktu yang tepat. (rel/mag-1/ram)

Pelantikan Pengurus DPC Abpednas Labuhanbatu Wadah Salurkan Aspirasi Masyarakat

HADIR: Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPC Abpednas Kabupaten Labuhanbatu.Fajar Dame Harahap/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, menghadiri Pelantikan Pengurus DPC Asosiasi Badan Pemusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Labuhanbatu Periode 2022-2027 di Gedung Serbaguna Rantauprapat, Rabu (20/7).

Kagiatan ini diawali dengan prosesi pelantikan pengurus DPC Abpednas Kabupaten Labuhanbatu oleh Ketua Abpednas Sumut Jafpar Siddik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Labuhanbatu, Ellya Rosa Siregar berhadap, dengan dilantiknya pengurus Abpednas ini, dapat menjadi wadah untuk para Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) yang ada di Kabupaten Labuhanbatu. Dia juga menjelaskan, BPD memiliki peranan strategis dalam menggali, menampung, mengelola, dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Jadi saya harap, untuk para BPD agar dapat bekerja maksimal demi memajukan desa yang ada di Labuhanbatu, sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati, ‘Bolo Labuhanbatu’,” ungkap Ellya.

Ketua Abpednas Kabupaten Labuhanbatu, Tambrin, mengucapkan terima kasih dan mengaku akan menjalankan roda organisasi dengan baik sesuai visi misi, memajukan desa yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.

Sementara itu, Ketua Abpednas Sumut, Jafpar Siddik, mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus Abpednas Kabupaten Labuhanbatu. Dia berharap, para pengurus yang baru dilantik bisa bersinergi dengan Pemkab Labuhanbatu. (fdh/saz)

Jajaran Polsek Bandar Khalifah Pantau PMK Sapi di Desa Seiberong

PANTAU: Jajaran Polsek Bandar Khalifah Resor Tebingtinggi, saat melakukan pemantauan kondisi hewan ternak sapi di Desa Seiberong, Bandar Tengah, terkait PMK ternak sapi.Sopian/Sumut Pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Jajaran Polsek Bandar Khalifah, Resor Tebingtinggi, memantau penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi di sejumlah peternakan wilayah Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Sergai, Jumat (22/7).

Kali ini personel Polsek Bandar Khalifah melakukan pantauan sekaligus sosialisasi penyebaran PMK pada kalangan peternak sapi di Desa Seiberong, Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Khalfah, Kabupaten Sergai.

Kanit Binmas Polsek Bandar Khalifah, Aiptu Junaidi mengatakan, kegiatan ini terus dilakukan setiap Polres dan Polsek se-jajaran Polres Tebingtinggi, untuk mengetahui penyebaran PMK di wilayah Kecamatan Bandar Khalifah.

“Selama kegiatan pemantauan PMK di Bandar Khalifah, terutama pada hewan ternak sapi yang dimiliki warga, belum ditemukan adanya indikasi PMK. Tapi, peternak tetap diimbau untuk menjaga kesehatan hewan ternaknya,” ungkap Junaidi.

Junaidi juga mengatakan, selain menjaga kesehatan ternak sapi, warga juga diminta untuk menjaga kebersihan kandang dan keseimbangan pakan ternak sapi, dengan memberikan pakan bergizi.

“Warga harus tetap memantau kondisi hewan ternak setiap hari. Pantau terus kesehatan ternak, agar secara sigap warga mengetahui hewannya terpapar PMK atau tidak. Apabila menemukan gejala PMK, segera laporkan, agar ternak sapi bisa diselamatkan,” imbaunya.

Seorang peternak sapi di Desa Seiberong, Syamsul (52) mengatakan, saat ini ternak sapi yang dimilikinya berjumlah 15 ekor. Setiap hari, dia selalu memantau perkembangan kesehatan hewan ternaknya, dan selalu memberikan pakan sehat.

“Selain berkoordinasi dengan tim kesehatan di wilayah Bandar Khalifah, kami juga sesama peternak selalu bertukar ilmu dalam penanganan PMK pada ternak sapi kami. Sapi-sapi kami saat ini dalam kondisi aman dan sehat,” bebernya.

Dalam mengindetifikasi penyakit PMK, menurutnya, pengawasan selalu dilakukan dengan pengecekan mulut sapi dan kakinya.

“Begitu juga dengan bobot ternak sapi, ada penurunan atau tidak. Jika turun (bobot), ternak sapi akan kami berikan jamu, sebagai puding. Banyak yang kami lakukan untuk menghindari PMK pada ternak sapi kami. Pengawasan dan pemantaun setiap hari dikontrol, agar pencegahan PMK bisa terkendali,” pungkas Syamsul. (ian/saz)

Kasus Dugaan Korupsi di 2 Proyek Berbeda, Kejari Karo Tahan Kadis & Mantan Kadis

DITAHAN: Mantan Kepala Dispora serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Karo, saat diamankan pihak kepolisian.Solideo/Sumut Pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karo, menetapkan sekaligus 2 tersangka kasus dugaan korupsi, dan menjebloskan mereka ke penjara.

Adapun kedua tersangka tersebut, yakni mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Karo, RBP, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan fasilitas olahraga di Stadion Samura Kabanjahe, Tahun Anggaran 2019.

Selanjutnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Karo, RT, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Karo. RT merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam kegiatan Pengelolaan Areal Pemakaman Umum di Desa Salit, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Tahun Anggaran 2019, dengan pagu anggaran sebesar Rp3.030.322.600 di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karo.

Khusus kasus RBP, anggaran yang digunakan untuk pembangunan fasilitas olahraga tersebut, sebesar Rp1,6 miliar lebih. Tim penyidik menetapkan RBP sebagai tersangka, saat menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan juga sebagai Pengguna Anggaran (PA) dalam proyek tersebut, sekaligus menjabat sebagai Kepala Dispora Kabupaten Karo saat itu.

Hal tersebut disampaikan Kajari Kabupaten Karo Fajar Syah Lubis, melalui Kasi Intel Nardo Sitepu dan Kasi Pidsus Ranu Wijaya, pada siaran pers di Kantor Kejari Kabupaten Karo, Jalan Letjen Jamin Ginting Kabanjahe, Kamis (21/7), sekira pukul 18.00 WIB.

Menurut Nardo, pasal yang dipersangkakan, yakni Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun penjara. Dia juga menyebutkan, tidak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru baik dari pemerintah maupun pihak swasta.

“Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan di proyek ini, seperti pembangunan lapangan bola voli, lapangan bola basket, dan pengadaan pagar. Dalam kegiatan ini kerugiaan negara mencapai sekitar Rp200 juta,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Karo, RT, juga telah ditetapkan sebagai tersangka, selaku PPK dalam kegiatan Pengelolaan Areal Pemakaman Umum di Desa Salit, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Tahun Anggaran 2019, dengan pagu anggaran sebesar Rp3.030.322.600 pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karo.

Dalam pengelolaan tersebut, Nardo menjelaskan, meliputi kegiatan pembuatan lapangan parkir, kolam resapan, dan Plaza Bundaran, pengawas lapangan kegiatan pembuatan sumur bor, dan pembangunan gedung kantor pengelola, pengawas lapangan kegiatan pembuatan gapura, serta pengawas lapangan kegiatan pengadaan lampu penerangan jalan umum.

“Kerugiaan negara mencapai Rp500 juta,” pungkapnya.

Adapun tersangka RT, dikenakan Pasal 2 subsider pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 KUHP, dengan ancaman 20 tahun penjara. Dan saat ini, kedua tersangka dititipkan di Rutan Kabanjahe. (deo/saz)

Kesulitan Ekonomi setelah Jadi Orangtua Tunggal, IRT Beranak Tiga Diduga Edarkan Sabu-sabu

DIAMANKAN: Tersangka diduga pengedar narkoba, JI, saat diamankan bersama barang bukti sabu-sabu di Mapolresta Deliserdang.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Satresnarkoba Polresta Deliserdang menangkap seorang wanita, JI (39), warga Dusun 4, Desa Mekarsari, Kecamatan Delitua, Kabupatan Deliserdang di kediamannya, Kamis (21/7) lalu. Dari tangannya, polisi mengamankan 22.06 gram narkoba jenis sabu-sabu.

“Unit 2 Satresnarkoba Polresta Deliserdang berhasil menangkap wanita diduga pengedar narkoba, yakni JI, seorang ibu rumah tangga beranak 3, dengan barang bukti sebanyak 18 buah plastik klip transparan berisikan sabu-sabu, bruto 22.06 gram,” ungkap Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, melalui Kepala Satresnarkoba Polresta Deliserdang Kompol Zulkarnain, Kamis (21/7) lalu.

Zulkarnain menjelaskan, kronologis pengungkapan tersebut, berawal pada Kamis (21/7) sekira pukul 02.00 WIB, personel Satreskoba Polresta Deliserdang sebelumnya melakukan pengembangan dari penangkapan di Kecamatan Pantailabu, Senin (18/7) lalu. Pada penangkapan itu, barang bukti didapat dari terduga pengedar JI di Dusun 4, Desa Mekarsari, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang.

Pada pengembangan, sesampainya personel kepolisian di lokasi dimaksud, mereka melihat JI sedang berada di dalam rumah. Dan ketika petugas mengetuk pintu, tersangka langsung berusaha melarikan diri, namun tetap tertangkap.

Petugas pun langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka, dan JI pun mengaku berjualan sabu-sabu. Barang bukti didapat dari lemari rumah tersangka, dan JI menyerahkan barang bukti sebanyak 18 buah plastik klip berisikan narkoba, dan satu bungkus plastik klip kosong.

Zulkarnain menyebutkan, berdasarkan pengakuan JI, tersangka mengalami kesulitan ekonomi sejak menjadi orangtua tunggal untuk 3 orang anaknya. Dan itu menjadi alasan utama tersangka menjadi pengedar narkoba. Bersama barang bukti, JI digelandang ke Polresta Deliserdang untuk kepentingan penyelidikan.

“Dia (JI) dijerat pasal 114 ayat 1 UU No 35/2009, tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Zulkarnain. (btr/saz)