Home Blog Page 2489

Medan Tuntungan Penyumbang Terbanyak Covid-19

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Rajudin Sagala.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyebaran kasus Covid-19 kembali mengalami tren kenaikan, tak terkecuali di Kota Medan. Bahkan pada Rabu (20/7) lalu, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan bertambah 18 kasus dalam sehari. Dari jumlah itu, sebanyak 179 kasus diantaranya masih tercatat sebagai kasus Covid-19 aktif.

Akibat penambahan itu, angka kumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan juga bertambah menjadi 73.223 kasus.

“Hari Rabu (20/7) kemarin angka penularan bertambah 18 kasus, angka kesembuhan bertambah 9 kasus. Jadi total per Rabu kemarin, Covid-19 aktif di Kota Medan berjumlah 179 kasus. Untuk hari ini (kemarin) datanya belum masuk, mungkin sore atau malam nanti,” ucap Kepala Bidang Pengecegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Pocut Fatimah Fitri kepada Sumut Pos, Kamis (22/7).

Dijelaskan dr Pocut, dari total 179 kasus aktif saat ini, 38 diantaranya di rawat di RS, sementara 141 diantaranya menjalani isolasi mandiri. Sebab saat ini, rata-rata pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak mengalami gejala hingga bergejala ringan.

Dari 179 kasus aktif saat ini, hanya 4 Kecamatan yang memiliki 0 kasus, yakni Kecamatan Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Maimun, dan Medan Polonia. Sementara itu, Kecamatan Medan Tuntungan justru tercatat sebagai kecamatan yang paling banyak menyumbangkan kasus Covid-19 aktif dengan total 27 kasus.

“Diikuti Medan Sunggal 20 kasus, Medan Selayang 17 kasus, lalu Medan Helvetia dan Medan Tembung masing-masing 13 kasus. Medan Petisah 12 kasus, lalu Medan Baru, Medan Kota dan Medan Perjuangan masing-masing 11 kasus. Sisanya dibawah 10 kasus, bahkan ada 4 kecamatan yang 0 kasus,” jelasnya.

Untuk itu, kata Pocut, saat ini Dinas Kesehatan tengah kembali meningkatkan vaksinasi Covid-19 pada puskesmas-puskesmas di Kota Medan. Hal ini dilakukan agar tingkat vaksinasi Covid-19 di Kota Medan terus meningkat, khususnya untuk vaksinasi Covid-19 tambahan atau booster.

“Kami juga terus menghimbau kepada masyarakat agar mengikuti vaksinasi hingga tahap booster. Selain itu, kami juga menghimbau kepada masyarakat agar kembali mematuhi protokol kesehatan, utamanya tetap menggunakan masker dan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Rajudin Sagala mendorong Pemko Medan untuk kembali menggalakkan vaksinasi Covid-19. Tak cuma di fasilitas-fasilitas kesehatan seperti puskesmas, tapi vaksinasi diharapkan dapat digelar kembali di ruang-ruang publik. Hal ini harus dilakukan, agar jumlah masyarakat yang divaksinasi booster bisa meningkat secara signifikan.

“Saat ini masyarakat bisa mengikuti vaksinasi di puskesmas-puskesmas di Kota Medan. Tapi apabila vaksinasi juga kembali dilakukan di ruang-ruang publik atau tempat-tempat umum, kita yakin akan semakin banyak masyarakat yang mau ikut vaksinasi booster,” ucap Rajudin kepada Sumut Pos, Kamis (22/7).

Dijelaskan Rajudin, dirinya juga mendukung langkah Wali Kota Medan yang berencana memberikan stimulus berupa hadiah kepada masyarakat yang bersedia mengikuti vaksinasi booster. Sebab selain sebagai tindaklanjut dari saran Mendagri, langkah itu juga dinilai akan efektif dalam mendongkrak jumlah masyarakat yang divaksinasi booster.

“Saya pikir itu strategi yang baik, sebab vaksinasi booster ini harus kita kejar. Jangan sampai kasus Covid-19 kembali melonjak seperti dulu, perekonomian kita yang saat ini terbilang naik kembali harus terus kita jaga,” tuturnya.

Politisi PKS itu pun turut menghimbau kepada masyarakat agar mau mengikuti vaksinasi booster untuk menciptakan herd immunity (kekebalan massal).

“Kalau kekebalan massal sudah terbentuk, InsyaAllah penyebaran virus ini bisa terus kita kendalikan. Dengan demikian, perekonomian kita juga bisa terus bangkit,” pungkasnya. (rel)

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, Kajari Nisel Ajak Jajaran Latih Keterampilan Hukum dan Junjung Nilai-nilai Keadilan

PIMPIN: Kajari Nias Selatan, Mukharom memimpin upacara peringati hari bakti Adyaksa ke-62.

NISEL, SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nias Selatan, Mukharom mengajak aparatur dan jajaran untuk terus melatih keterampilan hukum dan menjunjung nilai-nilai keadilan agar hukum dapat ditegakkan dengan sempurna.

Demikian disampaikan Mukharom dalam sambutannya membacakan pidato Kajagung Burhanuddin pada upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-62 di halaman kantor Kejari Nisel, Jalan Diponegoro No.97, Kelurahan Pasar Telukdalam. Kecamatan Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan. Jum’at, (22/7/2022).

Peringatan ke-62 tahun 2022 ini mengusung tema “Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi”. Tema tersebut merupakan wujud kepekaan kejaksaan melihat dinamika bangsa dan negara saat ini serta menunjukan optimisme kejaksaan dalam berperan menghadirkan penegakan hukum yang memberikan kemanfaatan luas dan menunjang kebangkitan ekonomi Indonesia.

Masih kata Mukharom membacakan sambutan Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanuddin, mengatakan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa merupakan momentum bersama untuk melakukan evaluasi dan introspeksi atas semua yang telah dikerjakan selama setahun terakhir dan menyusun strategi guna mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa yang akan datang.

“Saya ucapkan terima kasih dan mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran dalam meningkatkan citra institusi, sehingga masyarakat mampu merasakan kehadiran negara dalam setiap problematika hukum,” Ujar Mukharom.

Lanjut Mukharom, bahwa kepastian hukum yang humanis adalah penegakan hukum yang dilakukan dengan memperhatikan keadaan sekitar dan memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat secara proporsional, tetapi bukan berarti tunduk pada tekanan, namun cermat dalam menyerap nilai keadilan yang tumbuh di masyarakat. Karena hukum ditegakkan dengan akal pikir, dan keadilan diasah dengan hati nurani.

“Maka untuk itu seluruh aparat penegak hukum harus senantiasa menempa keterampilan hukum dan nilai-nilai keadilan, agar hukum yang adil dapat ditegakkan dengan sempurna,” Jelasnya.

Kemudian Ia mengharapkan, agar jaksa harus terus mengasah hati nurani supaya mampu menyeimbangkan segala aspek hukum, baik tertulis maupun tidak tertulis dengan jernih sebagai landas pijak setiap tindakan.

Selanjutnya, Mukharom memberikan apresiasi kepada segenap jajaran kejaksaan yang telah bekerja keras, cermat dan cepat merespon dengan cepat untuk meningkatkan penanganan perkara dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi kejaksaan.

Kajari Nisel juga menyampaikan beberapa peningkatan capaian positif sampai dengan Juni
2022. Namun harus kita sikapi dengan mawas diri dan introspeksi, karena kita menyadari masih ada kekurangan dan kelemahan yang harus dibenahi kita harus terbuka terhadap kritik membangun guna meningkatkan performa lebih baik lagi.(mag-2/Han)

PPMI Gelar Roadshow Pangkas Gratis dan Sembako Murah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat antusias mengikuti Road Show Pangkas Gratis dan Penjualan Sembako Murah yang digelar Organisasi Serikat Pekerja Percetakan Penerbit dan Media Informasi (PPMI) di Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia Kamis (21/7).

Antusiasme dan minat warga sudah terlihat sejak kegiatan tersebut dibuka pukul 10.00 wib, apalagi di stand pangkas gratis para bapak, anak-anak dan remaja antri untuk mendapat layanan pangkas gratis dan cek kesehatan, sementara ibu ibu terlihat mengantri untuk mendapatkan paket sembako murah yang berisi beras, minyak goreng, gula, teh celup, sabun colek, santan kemasan, bumbu bakwan, kopi jahe sido muncul dan stand paket promo internet smartfren serta promo sasa bumbu masak.

Ketua PPMI Medan Arsyad mengatakan road show ini direncanakan digelar setiap Kamis, bergilir di kelurahan se-Kota Medan.

“Kegiatan yang didukung oleh Smartfren, Sasa, Sabun B29, Bubuk Teh Surya, H2 Health&Healthy, Sidomuncul, Barber Top Haircut dan beberapa media online dan Sosmed, diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat apalagi situasi ekonomi sulit saat ini, secara keseluruhan road show PPMI ini berlangsung sukses,” ujar Arsyad.

Selain siswa, di halaman Kantor Lurah Cinta Damai juga tampak mengantri para guru dan masyarakat sekitar yang ingin potong rambut. (rel/ram)

Pemkab Dairi & TP PKK Gelar Rabu Ngopi Promosikan Kopi Sidikalang

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga dan TP PKK gelar Rabu Ngopi di gedung nasional Djauli Manik, Sidikalang, Rabu (20/7/2022).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Iswan Togatorop, Jumat (22/7/2022) mengatakan, Ngopi Bareng dilakukan Ketua TP PKK, Romy Mariani mendukung program Rabu Ngopi dicanangkan Pemkab Dairi.

Iswan mengatakan, acara Ngopi Bareng ala istri Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, sengaja mengundang penyanyi anak muda asal Dairi yang sedang disukai masyarakat yakni Osen Hutasoit.

Dalam kegiatan itu, Romy mengatakan, Ngopi Bareng ini sengaja kita gelar untuk mengajak masyarakat ikut program Rabu Ngopi yang di gagas Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, sebagai upaya mempromosikan kopi Sidikalang.

Romy menyebut, Pemkab Dairi memiliki komitmen untuk mengembalikan kejayaan Kopi Sidikalang. Komitmen itu alan direalisasikan pemerintah dengan target penanaman lahan kopi baru seluas 5.000 hektare.

Pemkab Dairi saat ini sedang menggulirkan program kredit usaha rakyat (KUR) Klaster untuk komoditas kopi dan jagung kepada para petani. Melalui program itu, petani memdapat banyak kemudahan termasuk bantuan bibit kopi secara gratis bagi petani yang ikut prpgram dimaksud, ujar Romy.(rud/han).

MINUM KOPI. Ketua TP PKK Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata bersama penyanyi, Osen Hutasoit dalam acara Ngopi Bareng di gedung nasional Djauli Manik, Sidikalang. SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

Terkait Tangkahan UD Budi Jaya, Darmawan SH: Akong Dukung Kota Sibolga

Darmawan Yusuf SH SE MPd MH CTLA Med

SIBOLGA, SUMUTPOS – Darmawan Yusuf SH SE MPd MH CTLA Med selaku kuasa hukum pemilik Tangkahan Budi Jaya, Kartono/Sukino menjelaskan bahwa
kliennnya sudah pasti mendukunglangkah pemerintah untuk pembangunan Kota Sibolga. Hal ini berkaitan dengan adanya sekelompok massa yang datang ke tangkahan Usaha Dagang (UD) Budi Jaya lalu membentangkan spanduk berisikan tulisan bahwa mereka mendukung pembangunan tangkahan Pasar Ikan Modern oleh Pemko Sibolga.

“Hanya saja masyarakat harus paham, bahwa Pasar Ikan Modern yang
disebut Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan itu akan didirikan di atas
tanah masyarakat, itu merupakan milik klien kami, Kartono/Sukino yang
sah sebagai pemilik tangkahan,” kata Darmawan Yusuf SH, yang juga
Pimpinan Law Firm DYA (Darmawan Yusuf Associates) dalam rilisnya
kepada wartawan, Jumat (22/7)
Menurut Dermawaran, siapa yang mau memberikan tanahnya diambil begitu
saja, yang sudah diusahakannya berpuluh tahun.

“Jadi, bagaimana pembangunan kota bisa maju bila disinyalir diambil dengan cara-cara yang tidak baik. Harusnya Pemko Sibolga bila merasa itu tanahnya, ajukan saja eksekusi ke pengadilan. Di antara tanah klien saya itu (tangkahan Budi Jaya), sudah punya SHM. Kita sama-sama mendukung pembangunan untuk kemajuan,” terangnya.

Di lokasi tangkahan UD Budi Jaya, pantauan wartawan, ada satu kelompok
kecil massa yang menamakan nelayan pedagang ikan Kota Sibolga turut datang ke tangkahan Budi Jaya. Namun setelah ditelusuri, diduga puluhan massa itu hanya mengaku-ngaku nelayan.

Pasalnya, beberapa pedagang ikan yang memang setiap harinya bekerja, mengaku tidak ada mengenal pihak yang mengaku nelayan dan pedagang
ikan Kota Sibolga tadi.

“Gak ada kami kenal dari mereka yang mengaku nelayan dan pedagang ikan
itu. Kami yang setiap hari rutin berjualan ikan kan saling tahu,
mungkin orang-orang yang disuruhnya itu,” ucap sumber.

Kemudian, terlihat adanya aparat dari Kodim 0211/Tapanuli Tengah,
kondisi itu dikonfirmasi kepada pimpinan mereka, Letkol (Czi) Mangatas
Pandapotan Sibuea dan mengakui memang dirinya yang memerintahkan.

“Sampai dengan saat ini perintah saya kepada anggota-anggota Kodim
untuk monitoring perkembangan situasi dan cegah konflik yang meluas
dan anarkis.” jawabnya.

Sebelumnya, dan Kamis (21/7), gerombolan orang kembali berusaha
mengintimidasi pemilik tangkahan UD Budi Jaya dengan mengancam akan
terjadi pertumpahan darah bila tidak mau meninggalkan lokasi tersebut.

Agar diketahui, persoalan ini diawali terbitnya surat dari Pemko
Sibolga agar pemilik tangkahan UD Budi Jaya segera mengosongkan
tangkahan yang berada di Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Sibolga itu,
sekitar sebulan lalu.

Itu disebutkan setelah disetujuinya bantuan Pemerintah Pusat dalam
program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), sebesar Rp98 miliar, dan
sekitar Rp22 juta disebut guna membangun tangkahan modern di lahan UD Budi Jaya, dan harus terlaksana sekitar 90 hari lagi.

Guna menampik ungkapan Wali Kota Jamaluddin Pohan yang mengklaim
tangkahan UD Budi Jaya aset Pemko Sibolga itu, di antaranya menurut
Dermawan SH, bahwa tangkahan Budi Jaya awalnya merupakan laut.

Kemudian ditimbun Akong Kartono (reklamasi), yang kini berusia 85 tahun, sehingga layak menjadi tangkahan seperti sekarang ini.
(rel/azw)