Home Blog Page 2509

Satlantas Polres Binjai Razia 23 Motor Knalpot Blong

RAZIA: Satlantas Polres Binjai dan Subdenpom saat menggelar razia knalpot blong di Lapangan Merdeka Binjai, Sabtu (16/7) malam.

BINJAI, SUMUTPOS.CO -Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Binjai, bersama Sub Datasemen Polisi Militer, melakukan penertiban terhadap motor yang menggunakan knalpot blong. Penertiban ini dilakukan di 2 lokasi terpisah, Sabtu (16/7) malam. Masing-masing di Lapangan Merdeka Binjai dan Pos Lantas Tugu.

Kepala Satlantas Polres Binjai, AKP Binsar Naibaho menjelaskan, penertiban diawali dengan sosialisasi lebih dulu, beberapa waktu lalu. Usai sosialisasi, baru pihaknya melakukan penertiban.

Menurut dia, langkah penertiban ini dilakukan Polres Binjai untuk menindaklanjuti keresahan masyarakat karena knalpot blong yang berseliweran, hingga menciptakan ketidaknyamanan.

“Penertiban ini dilakukan bersama personel dari Subdenpom dan Satintelkam Polres Binjai,” ungkap Binsar, Minggu (17/7).

Binsar juga menjelaskan, terdapat 23 unit motor yang menggunakan knalpot blong saat dilakukan penindakan. Seluruh motor tersebut kemudian dibawa ke Kantor Satlantas Polres Binjai.

Sesampainya di Satlantas Polres Binjai, dia mengatakan, ada 10 motor yang mengganti knalpot blongnya dengan standar.

“Kami pun mengembalikan kendaraan mereka, yang sudah diganti knalpot dengan yang standar,” tutur Binsar, seraya menjelaskan, sisa motor yang diamankan, selanjutnya diberikan tindakan.

Binsar juga mengatakan, pemilik atau pengendara motor knalpot blong diberikan teguran.

“Setelah mereka mengganti knalpotnya dengan yang standar, kami minta mereka untuk membuat surat pernyataan agar tidak menggunakan knalpot blongnya lagi,” tegasnya.

Terkait motor yang belum diganti knalpotnya, polisi memberi kesempatan untuk menggantinya pada Senin (18/7).

“Juga membawa surat teguran, STNK, plat tanda nomor kendaraan bermotor yang tidak terpasang, serta KTP pemilik kendaraan pada Senin nanti,” imbau Binsar.

Adapun penertiban knalpot blong tersebut, berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Bahkan masyarakat juga mendukung adanya penertiban tersebut. (ted/saz)

Jawab Desakan Publik Terkait Kasus Polisi Tembak Polisi, Polri Bentuk Timsus

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Banyaknya desakan publik terhadap Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), akhirnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, membentuk tim khusus (timsus) gabungan internal dan eksternal. Dalam hal ini, tim tersebut mengedepankan pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI).

Hal itu disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, pada siaran persnya yang diterima sejumlah wartawan di Kota Medan, Minggu (17/7).

“Polri akan terus memperkuat proses pembuktian ilmiah dalam mengusut kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E di Rumah Dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo,” ungkap Dedi.

Hal itu, lanjut Dedi, untuk menghindari spekulasi-spekulasi yang kebenarannya belum tentu bisa dipertanggungjawabkan.

“Untuk menghindari spekulasi yang dianalogikan tanpa didukung oleh pembuktian ilmiah dan bukan orang yang expert di bidangnya, justru akan memperkeruh keadaan,” pungkasnya. (dwi/saz)

Amankan W20 Summit Indonesia 2022 di Parapat, Polda Sumut Turunkan 681 Personel

APEL: Pasukan pengamanan W20 Summit Indonesia 2022 di Danau Toba, Parapat, Simalungun, saat mengikuti Apel Pergeseran Pasukan di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Kota Medan, Minggu (17/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Sebanyak 681 personel Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dan Kepolisian Resor (Polres) jajaran, diturunkan pada gelaran Woman 20 (W20) Summit Indonesia 2022, yang berlangsung di Danau Toba, Parapat, Simalungun.

Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, diwakili Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol Desman Tarigan, saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan, yang digelar di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Kota Medan, Minggu (17/7), dalam rangka pengamanan event tersebut.

Desman juga menjelaskan, pengamanan yang diturunkan, yakni 486 personel Satuan Kerja (Satker) Polda Sumut, 18 personel Polresta Deliserdang, 72 personel Polres Simalungun, 44 personel Polres Toba, 40 personel Polres Samosir, dan 21 personel Polres Tapanuli Utara (Taput).

Kegiatan tersebut, dilaksanakan pada 18-22 Juli mendatang, dengan tujuan agar negara atau pemerintahan dapat menempatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai pusat diskusi global dalam jalur pemulihan ekonomi pasca Covid-19.

“Selain itu, untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan dan investasi untuk pertumbuhan inklusif,” pungkas Desman. (dwi/saz)

10 Cara Memasang Wallpaper Paling Mudah, Kamu Bisa Kerjain Sendiri Lho…

SUMUTPOS.CO – Pemasangan wallpaper pada dinding rumah memang tidak murah. Selain banyak material yang harus dibeli, kita juga harus membayar tukang untuk menyelesaikan pemasangannya.

Tapi, cat rumahmu sudah kusam, dan kamu sudah gatal ingin menutupinya dengan wallpaper bermotif agar rumahmu terlihat baru? Tak perlu khawatir. Berikut langkah-langkah panduan cara memasang wallpaper di rumah secara mandiri.

Alat dan Bahan
Berikut adalah sejumlah alat dan bahan yang harus disiapkan.
1. Wallpaper pilihan
2. Lem wallpaper (bisa dibeli di toko material)
3. Kuas aplikasi wallpaper
4. Plumb bob
5. Pisau cutter
6. Gunting
7. Meteran
8. Pensil
9. Kain perca

Setelah menyiapkan alat dan bahan, jangan lupa untuk memastikan beberapa hal ini. Pastikan kamu sudah menghitung tinggi dan lebar dinding yang akan ditutup. Ini akan memudahkanmu dalam memotong dan memasang wallpaper. Kemudian hitung berapa gulung wallpaper yang kamu butuhkan untuk menutup dinding. Lem wallpaper bisa kamu temukan di toko material, Pilih kuas aplikasi dengan pegangan di tengah untuk pengaplikasian lebih mudah.

Cara Memasang Wallpaper
1. Bersihkan Dinding Dari Paku dan Noda
Pastikan dinding yang akan kamu tutup sudah bersih dari paku dan noda, sebelum kamu mulai melapisinya dengan lem. Kertas wallpaper akan sangat sulit untuk menempel pada dinding yang kotor dan basah. Apabila beberapa sudut pada dinding terasa lembab dan susah dibersihkan, kelupas lapisan catnya dan tambal dengan dempul tembok. Cabut semua paku yang menempel pada dinding, dan isi bolongannya menggunakan dempul tembok agar tidak menimbulkan gelembung udara saat sedang memasang wallpaper.

2. Mulai Secara Perlahan
Sebelum kamu mulai, perhatikan dinding mana yang terlihat lebih mudah ditutup dan tidak akan menjadi pusat utama ruangan tersebut. Atau mulai dari dinding yang biasanya akan ditutupi furnitur ruangan. Dengan memulai pada dinding ini, kamu bisa berlatih untuk menutup dinding secara benar, anggap saja latihan, sebelum kamu menutup dinding dengan sudut rumit atau colokan listrik.

3. Ukur Ketinggian dan Lebar Dinding
Gunakan meteran untuk mengukur panjang dan lebar dinding yang hendak ditutup, dan aplikasikan ukuran tersebut pada kertas wallpaper nantinya. Hamparkan wallpaper-mu di meja dan tandai panjang beserta lebar yang sudah kamu ukur. Tambahkan centimeter pada perhitungan ukuran dinding sekitar 15 sampai 20 centimeter sebagai tindakan pencegahan jika wallpaper tidak sengaja terobek atau tidak pas. Tandai menggunakan pensil, dan usahakan untuk tidak menandainya terlalu tebal (terutama untuk wallpaper berwarna cerah).

4. Gambar Garis Lurus Pada Dinding
Menggunakan plumb bob, gambar garis lurus dari atas dinding sampai bawah untuk memudahkanmu menyeimbangkan wallpaper saat sedang memasang. Gunakan garis lurus ini sebagai panduan dan garis awal mula memasang wallpaper. Jangan mengandalkan garis pintu atau langit langit sebagai pengukur kelurusan garis utama.

5. Oleskan Lem Wallpaper
Setelah kertas wallpaper terpotong dan garis mula sudah kamu gambar, oleskan lem wallpaper menggunakan kuas aplikasi wallpaper. Hindari penggunaan kuas cat dinding karena ruas bulu kuasnya lebih lebar dan gampang rontok, sehingga akan menimbulkan tekstur yang tidak diinginkan pada tembok rumah. Kamu cukup mengoleskan lem satu kali saja. Kalau kebanyakan, lem akan membuat kertas wallpaper menjadi basah dan hasilnya akan keriput.

6. Saatnya Tempelkan Wallpaper
Cara memasang wallpaper dinding berikutnya adalah langkah yang tentunya sudah kamu tunggu-tunggu. Ya, setelah lem sudah kamu oleskan pada dinding, ini saatnya kamu memasangkan wallpaper. Tempelkan kertas wallpaper secara perlahan, pastikan setiap ujung dinding sudah tertutup dan ujung kertas wallpaper kamu tidak melewati batas garis awal yang kamu gambar. Untuk hasil yang lebih merekat, oleskan sedikit lem pada setiap ujung dan sudut background dinding.

7. Ratakan Wallpaper
Ambil kain perca atau baju yang sudah tidak kamu pakai dan ratakan wallpaper yang sudah tertempel pada dinding, seperti gerakan mengelap. Jangan mulai dari ujung wallpaper, tapi mulai ratakan dari sisi tengah dan tarik keluar hingga ujung kanan kiri, juga atas bawah wallpaper, semua secara menyeluruh. Proses ini sangat penting untuk menghilangkan gelembung udara di balik wallpaper. Apabila gagal, jangan dulu berkecil hati. Panduan cara memasang wallpaper dinding ini ditujukan untuk individual, jadi kamu masih bisa bebas melepasnya untuk dicoba kembali.

8. Potong Sisa Panjang Wallpaper
Setelah wallpaper tertempel dengan rapi, potong sisa panjang dan lebar wallpaper menggunakan cutter. Jika kertas terlalu lembek untuk dipotong menggunakan cutter, kamu bisa menggunakan gunting. Langkah ini membutuhkan banyak ketelitian dan kesabaran karena kamu harus memotong ujung wallpaper dengan lurus dan tepat. Jadi, tak perlu buru-buru.

9. Menyocokkan Pattern
Di sinilah tantangan sebenarnya dalam memasang wallpaper. Setelah gulungan pertama sudah terpasang, kamu masih harus memasang gulungan kedua, ketiga, dan seterusnya. Langkahnya masih sama seperti langkah nomor 6, hanya saja kamu harus hati-hati dengan pattern wallpaper, terutama jika wallpaper kamu mempunyai pattern sambung. Cocokkan pattern ujung wallpaper dengan ujung wallpaper yang akan kamu tempel pada dinding yang sudah dilem. Pastikan pattern wallpaper kamu menyambung satu sama lain.

10. Penyesuaian Bentuk Wallpaper pada Dinding
Saatnya kita bergerak pada sudut rumit dan dinding yang memiliki colokan listrik. Ketika gulungan wallpaper-mu bertemu dengan sudut tajam, gunting sisa wallpaper bagian atas sampai batas antara dinding dan langit-langit rumah. Ini akan memudahkan kamu untuk menyudutkan kertas wallpaper hingga setiap sudut tertutup dengan rapi. Untuk menangani colokan listrik, kamu disarankan untuk tidak ratakan wallpaper di atasnya, dan membiarkannya menonjol. Lubangi bagian tengah colokan listrik dan gunting hingga ujung colokan secara perlahan. Sisakan sekitar 1 centimeter sebelum ujung colokan, dan lipat sisa kertas itu ke dalam hingga akan menempel pada dinding yang sudah dilem. Setelah itu, ratakan lagi menggunakan baju bekas. Setelah selesai, tunggu hingga kering. (bbs/saz)

Motif Diduga karena Sering Diancam, Tiga Pelaku Penganiaya Saudara Kandung Sudah Ditahan

INTEROGASI: Wakapolresta Deliserdang AKBP Agus Sugiyarso, didampingi Kepala Satreskrim Polresta Deliserdang Kompol I Kadek H Cahyadi, saat menginterogasi ketiga pelaku penganiayaan terhadap saudara kandungnya sendiri.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 3 pelaku penganiayaan secara bersama-sama sudah ditahan Satreskrim Polresta Deliserdang. Para pelaku ditangkap di Dusun 5, Pematangbiarah, Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deliserdang, Kamis (14/7) lalu.

Adapun ketiga pelaku yang berdomisili di Dusun 4, Pematangbiarah, Pantailabu, Deliserdang ini, yakni berinisial AP (29), MA (45), dan JP (33). Sementara korban adalah SP (35), yang merupakan saudara kandung dari ketiga pelaku.

Peristiwa penganiayaan bermula pada 2010 lalu. Korban SP (35), warga Dusun 14, Pasar 5, Gang Amanah No 5, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, diamanahkan untuk menjaga dan menguasai sebidang tanah seluas 4 hektare, milik Suharti.

Dengan alasan sudah malas bertani, pada 2015 korban pun menyuruh adiknya, JP untuk menjaga dan mengelola lahan tersebut, menggantikan posisi korban. Namun belakangan, sekira sebulan lalu, korban datang ke lokasi lahan tersebut dengan tujuan memasang plang atas suruhan dari pemilik lahan.

Tapi, pelaku MA dan kawan-kawan mendatangi korban, dan melakukan penganiayaan, dengan cara membacok menggunakan parang dan alat dodos. Akibatnya korban menderita luka pada bagian kepala, bahu, tangan, dan kaki.

Tak terima dianiaya oleh saudaranya sendiri, SP pun melaporkan kejadian itu ke Polresta Deliserdang. Sementara keterangan dari ketiga pelaku, mereka melakukan penganiayaan menggunakan 2 batang kayu masing-masing panjang 2 meter dan satu meter, serta sebilah bambu panjang satu meter. Sedangkan motif para pelaku diduga sakit hati, sebab korban sering mengancam para pelaku. Kini ketiga pelaku mendekam di tahanan Polresta Deliserdang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Wakapolresta Deliserdang AKBP Agus Sugiyarso, didampingi Kepala Satreskrim Polresta Deliserdang Kompol I Kadek H Cahyadi, mengatakan, ketiga pelaku berhasil diamankan. Dia juga menjelaskan, antara para pelaku dan korban merupakan saudara kandung.

“Ketiga pelaku diancam Pasal 170 subs 351 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkas Agus. (btr/saz)

TV Analog Segera Dipadamkan, Sudah Tahu Cara Pasang Set Top Box TV Digital?

SUMUTPOS.CO – Sejak 30 April 2022 lalu, TV analog akan dipadamkan secara bertahap oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI. Pemerintah berencana menyelesaikan peralihan siaran TV jaringan analog menjadi digital di Indonesia pada akhir tahun ini.

Jika Anda memiliki TV analaog, tak perlu khawatir, karena tetap bisa dimanfaatkan menjadi TV digital dengan menggunakan Set Top Box (STB). Karena itu, Kemenkominfo mengimbau kepada masyarakat, segera menyediakan perangkat STB, terutama yang memiliki TV analog untuk bisa menikmati siaran TV digital.

Perlu diketahui, siaran TV digital bukanlah streaming internet, ataupun televisi berlangganan yang menggunakan satelit atau kabel. Tidak perlu mengganti antena, tetap dengan antena UHF untuk menangkap siarannya. Siarannya gratis untuk diterima, tidak perlu kuota internet atau biaya langganan.

STB bisa dibeli di pasaran dan mudah untuk dipasang sendiri di rumah. Pastikan Anda memilih STB yang bersertifikasi Kemenkominfo agar fungsinya dapat berjalan dengan optimal.
STB adalah alat untuk mengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di TV analog biasa. STB sudah mendukung digital video broadcasting-second generation terrestrial (DVB-T2), standar TV digital di Indonesia.

STB tidak memerlukan parabola khusus dalam menerima sinyal digital, cukup menggunakan antena televisi UHF-VHF. Keunggulan menggunakan STB, TV akan memiliki gambar yang lebih bersih, suara jernih, program yang banyak, dan tentunya lebih canggih.

Kami akan pandu Anda untuk memasang STB TV digital dengan tutorial sebagai berikut.
1. Siapkan dan Pasang Antena TV
Pertama-tama, kamu perlu mempersiapkan antena TV untuk menangkap siaran TV analog, baik yang berada di luar atau di dalam rumah. Kemudian pasang antena TV tersebut.
2. Perhatikan Kabel Panel dan Port STB
Perhatikan kabel panel dan port pada STB dan panel yang terdapat di bagian belakang TV.
3. Hubungkan Set Top Box ke TV
Setelah itu, silakan pasang STB ke TV menggunakan kabel audio video (AV) ataupun kabel HDMI yang sesuai dengan merek TV.
4. Nyalakan STB dan TV
Jika sudah, lalu nyalakan STB dan TV. Lalu, operasikan TV menggunakan remote yang tersedia.
5. Selesai
Kini, kamu dapat memilih siaran TV dan radio digital yang ingin ditonton pada TV analog. Jika masih bingung, maka kamu dapat melihat buku panduan yang didapatkan dari pembelian STB

Penghentian siaran TV analog atau Analog Switch Off (ASO) ini, akan berlangsung dalam 3 tahap pemadaman menurut wilayah. Tahap pertama 30 April, tahap kedua 25 Agustus, dan tahap ketiga 2 November. Untuk informasi daerah mana saja yang terjadwal padam pada tahap pertama, kamu bisa membacanya di situs resmi Kemenkominfo tentang Siaran Pers Kominfo. (bbs/saz)

Coca-Cola Europacific Partners Indonesia Salurkan Hewan Kurban Kepada Masyarakat di Medan, Batam dan Aceh Besar

Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) menyerahkan sejumlah hewan kurban kepada masyarakat di sekitar pabrik dan sales office CCEP Indonesia

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memaknai Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) menyerahkan sejumlah hewan kurban kepada masyarakat di sekitar pabrik dan sales office CCEP Indonesia di seluruh Indonesia. Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan perusahaan bersama masyarakat. Di area Northern Sumatera Operation (NSO), CCEP Indonesia menyerahkan 3 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang tersebar di Kota Medan, Batam dan Aceh Besar.

Angga Harahap, Armansyah dan beberapa perwakilan dari CCEP Indonesia turut hadir dalam penyerahan hewan kurban yang bertempat di Masjid Jami’ Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan. Penyerahan hewan qurban secara simbolis diterima oleh Ketua BKM Masjid Jami’ Bapak Suhilan Ibrahim

“Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk ucapan syukur kami atas pencapaian perusahaan yang tidak lepas dari dukungan masyarakat. Kami menyadari pentingnya berbagi kebahagiaan untuk masyarakat, salah satunya melalui donasi hewan kurban, terutama di tengah tantangan masa pandemi yang masih berlangsung dan masyarakat menjalani fase kehidupan normal baru. Semoga melalui dukungan ini, tali silaturahmi menjadi semakin kuat dan ke depannya dapat terus bersama menjalankan banyak kegiatan positif di berbagai bidang,” ujar Angga Harahap selaku Corporate Affairs Manager NSO Coca-Cola Europacific Partners Indonesia.

“Kami sangat berterimakasih kepada CCEP Indonesia karena senantiasa memberikan perhatian kepada kami masyarakat sekitar dan komitmennya untuk berbagi dalam kegiatan hari besar keagamaan seperti ini. Kami berharap semoga CCEP Indonesia tetap menjadi mitra bagi masyarakat” tutur Suhilan Ibrahim. (rel/sih)

Bagikan Pupuk di Labuhan Deli, Rapidin: PDI Perjuangan Selalu Bersama Petani

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Drs Rapidin Simbolon MM didampingi Sekretaris DPD Dr Sutarto MSI, Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting, dan Wakil Bendahara Dumanter Tampubolon menyalurkan bantuan Pupuk SP36 sebanyak 5 ton kepada Plpetani di Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deliserdang, Jumat (15/7/2022). Turut hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Deliserdang Amit Damanik, Ketua Gerakan Nelayan dan Tani Indonesia (GantiI) Kabupaten Deliserdang Hermawan, Muspika Kecamatan Labuhan Deli serta jajaran pengurus PAC dan Ranting PDI Perjuangan.

“Sadar atau tidak sadar, keberlangsungan hidup kita berada di tangan petani, karena merekalah yang menjamin ketersediaan pangan kita. Maka dari itu kita harus memperhatikan kehidupan petani,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Drs Rapidin Simbolon dalam sambutannya.

Rapidin melanjutkan, saat ini petani sedang mengalami kesulitan, di mana ketersediaan pupuk di pasaran sebagai faktor penting bagi produksi pangan langka dan mahal. “Untuk itu sebagai langkah konkrit, hari ini kita datang membawa pupuk untuk kita salurkan kepada Petani yang ada di Desa Pematang Johar ini,” ungkap Rapidin.

Lebih jauh, mantan Bupati Samosir tersebut mengungkapkan, selain untuk membantu petani, bantuan pupuk ini juga dimaksudkan sebagai protes PDI Perjuangan terhadap pemerintah yang belum mampu sepenuhnya mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi bagi para petani, sehingga produktivitas para petani menjadi menurun.

“Padahal Bung Karno sejak dulu mewanti-wanti kita untuk memperhatikan petani sebagai tulang punggung ketersediaan pangan. Untuk itu kita meminta kepada pemerintah agar segera menyelesaikan persoalan pupuk serta persoalan lainnya yang membelit petani, misalnya ketersediaan lahan pertanian, serta proteksi terhadap hasil panen petani,” terang Rapidin.

Terakhir Rapidin meminta kepada Petani yang hadir dan menerima bantuan agar tetap semangat dalam menjalani profesinya. “Profesi sebagai petani merupakan Profesi mulia jangan pernah menyerah dengan beragam persoalan yang ada dan yakinlah PDI Perjuangan akan selalu berada di Garda terdepan untuk melindungi Petani hingga kita bisa memakmurkan Seluruh Petani yang ada,” tutup Rapidin. (adz)

Rajudin: Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan Sudah Diajukan

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Rajudin Sagala.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkeinginan untuk mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) terkait Penyelenggaraan Pendidikan di Kota Medan. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman saat menghadiri dan membuka Rapat Kerja (Raker) DPRD Kota Medan di The Hill Hotel & Resort Sibolangit, Minggu (17/7) sore.

Pasalnya saat ini, kata Aulia, penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sangat merugikan masyarakat, khususnya masyarakat yang tergolong dalam kategori masyarakat tidak mampu yang terjebak dalam sistem zonasi sekolah. “Sehingga ada indikasi pihak swasta memanfaatkan Dana BOS ini untuk kepentingan yayasan, bukan untuk kepentingan masyarakat kurang mampu,” ucap Aulia.

Menanggapi pernyataan Aulia Rachman, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H Rajudin Sagala mengatakan jika DPRD Kota Medan melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) telah menyampaikan 25 Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) untuk disepakati dan disetujui menjadi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tahun 2022 pada sidang paripurna, 24 Januari 2022 lalu. Termasuk, Ranperda Tentang Penyeleanggaraan Pendidikan Kota Medan.

“Ranperdanya sudah diajukan. Dari 25 Propemperda yang diajukan untuk disetujui jadi ranperda, salah satunya adalah Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan Kota Medan,” ujar Rajudin Sagala, Senin (18/7) di sela-sela kegiatan Raker DPRD Kota Medan.

Pun begitu, Rajudin mengaku mengapresiasi usulan Pemko Medan tersebut. Ia menilai, hal itu sebagai wujud kepedulian Pemko Medan kepada masyarakat dan dunia pendidikan di Kota Medan.

“Kita apresiasi usulan Wakil Wali Kota Medan itu. Namun, Ranperda terkait hal itu saat ini memang sudah diajukan,” kata politisi PKS ini.

Rajudin melanjutkan, terutama untuk pengawasan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pihaknya terus meminta Dinas Pendidikan untun terus mengawasinya secara intensif. Bahkan, DPRD Medan melalui Komisi II juga turut mengawasi jalannya Dana BOS tersebut.

“Baik itu Dana BOS di sekolah negeri maupun swasta. Apabila kita temukan indikasi penyelewengan Dana BOS tersebut, kita akan berikan teguran keras terhadap sekolah itu. Dan pastinya, dana yang dikembalikan itu akan balik ke kas negara,” lanjutnya.

Rajudin tak memungkiri, perbaikan dalam penyelenggaran pendidikan memang sangat mendesak. Sebab, hal ini sangat penting dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan kompetensi.

“Termasuk juga pemenuhan hak-hak masyarakat kurang mampu agar mendapatkan pendidikan yang layak. Jangan sampai ada lagi anak yang putus sekolah hanya gara-gara tak mampu bayar iuran sekolah. Untuk itu, melalui Komisi II pengawasan rutin terhadap kebijakan terkait pendidikan di Kota Medan akan terus dilakukan,” pungkasnya. (rel)

DPRD Medan Apresiasi Kinerja Wali Kota Medan dan PUD Pasar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengelolaan serta perbaikan sejumlah pasar di Kota Medan membuat DPRD Kota Medan menilai baik kinerja PUD Pasar Kota Medan dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution dan Dirut PUD Pasar Kota Medan, Suwarno. Untuk itu, Anggota DPRD Medan Hendra DS mengaku mengapresiasi kinerja Bobby Nasution dan Suwarno atas capaian itu.

“Kita ketahui, Wali Kota Medan membuat gebrakan baru dengan menunjuk seorang pengusaha kelapa seperti Suwarno untuk mengemban tugas sebagai Dirut PUD Pasar Kota Medan,” ucap Ketua Fraksi Hanura, PSI dan PPP DPRD Medan itu.

Dikatakan Hendra, kinerja Suwarno saat ini terlihat sangat baik dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Sebagai salah contoh, Hendra DS menjelaskan kondisi Pasar Kemiri yang saat ini telah berubah ke arah yang lebih baik.

“Dulunya, Pasar Kemiri akrab dengan becek lantaran kondisi talang yang bocor dan tanpa atap penghubung. Namun kondisi tersebut sekarang sudah jauh berbeda. Bahkan sekarang kondisi Pasar sudah jauh lebih terang. Kita sangat bangga dengan kinerja Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno,” ucap Hendra DS, Minggu (17/7).

Dijelaskan Hendra, para pedagang di Pasar Kemiri juga puas dengan pemasangan talang dan atap penghubung yang dilakukan PUD Pasar Medan.

Menurutnya, dengan pemasangan talang yang dilakukan PUD Pasar, sangat wajar apabila para Pedagang Pasar berterima kasih kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution dan PUD Pasar.

“Kalau dulu pembeli itu jarang mau sampai ke dalam, karena kan kalau hujan dikit aja becek. Sekarang ini karena ada talang dipasang, banyak pembeli yang mau masuk sampai ke dalam pasar,” ujarnya.

Dijelaskan Hendra DS, perbaikan hingga penggantian infrastruktur sarana dan prasarana di pasar tak lain untuk menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung. PUD Pasar secara bertahap melakukan perbaikan terhadap sarana dan prasarana demi menunjang kenyamanan pedagang.

“Mari kita kolaborasi menjaga ini semua, agar lingkungan pasar menjadi nyaman. Kita harapkan dari situ akan berdampak dengan meningkatnya pendapatan para pedagang, sesuai tugas Dirut, tentunya kita sebagai Dewan berharap para pedagang juga lebih menjaga fasilitas yang ada agar mendukung program Medan Berkah,” tutupnya.

Seperti diketahui, talang yang dipasang memiliki panjang 73 meter, pipa sepanjang 73 meter dan panjang atap penghubung sepanjang 36,5 meter. (rel)