Home Blog Page 2510

Refleksi Menyambut HUT ke-14 Pemkab Labusel

Oleh: Drs Rivai Nasution MM

Terbentuknya Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu Selatan (Labusel), Provinsi Sumatera Utara, merupakan amanah Undang-undang Nomor 22 Tahun 2008 tertanggal 21 Juli 2008. Di mana tujuan dari pemekaran itu sendiri sebagaimana yang tertuang dalam peraturan dan perundang-undangan, yakni mendapatkan status yang lebih tinggi dan meningkatkan pembangunan daerah.

Pemekaran daerah/wilayah juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui:
1. Percepatan pelayanan kepada masyarakat
2. Percepatan pertumbuhan kehidupan demokrasi
3. Percepatan pertumbuhan pembangunan ekonomi daerah
4. Percepatan pengelolaan potensi daerah
5. Peningkatan keamanan dan ketertiban
6 Peningkatan hubungan yang serasi antara pusat dan daerah.

Dengan demikian, pada prinsipnya pemekaran wilayah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan meningkatkan dan mempercepat pelayanan, demokrasi, perekonomian daerah, pengelolaan potensi daerah, keamanan dan ketertiban, hubungan yang serasi antara pusat dan daerah.

Dan pada hakekat tujuan pemekaran wilayah itu sebagai upaya peningkatan sumber daya berkelanjutan, meningkatkan keserasian dan perkembangan antar sektor, memperkuat integrasi nasional.

Untuk mencapai tujuan itu semua perlu adanya peningkatkan kualitas sumber daya aparatur disegala bidang, karenanya peran sumber daya manusia diharapkan dapat meningkatkan kinerja organisasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta mendukung dalam pengembangan wilayah didaerah.

Kepemimpinan Labusel

Dua periode kepemimpinan Bupati Wildan Aswan Tanjung, telah mengantarkan pemerintahan berjalan sesuai tatanan birokrasi pemerintahan di satu kabupaten yang baru lahir pascapemekaran. Dengan tidak menafikan peranan dari seluruh tim yang berjuang dalam mewujudkan pemekaran, peranan organisasi Ikatan Keluarga Labuhanbatu (Iklab), yang sekarang disebut Iklab Raya, di bawah Komando Alm H Abdul Wahab Dalimunthe SH sangat memegang peranan penting dalam sejarah terwujudnya pemekaran Kabupaten Labuhanbatu menjadi tiga kabupaten. Yaitu Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu Utara.

Kini tak lama lagi, tepatnya pada 21 Juli 2022 mendatang, Pemkab Labusel akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14. Tentu perlu kita mengevaluasi, sejauh manakah program pembangunan yang telah berjalan. Apakah sudah sesuai harapan daripada para sesepuh dan tokoh- tokoh yang berjuang untuk memekarkan Kabupaten Labusel yang kita cintai ini? Tentu masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus diselesaikan Bupati H Edimin dan Wakil Bupati H Ahmad Padli Tanjung, antara lain masalah infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik yang perlu ditingkatkan, terutama menyangkut kepentingan orang banyak.

Setidaknya ada beberapa harapan yang dinantikan dari kepemimpinan Bupati Labusel saat ini, sebagai wujud visi misi serta program dan janji politik ketika Pilkada beberapa waktu lalu. Duet H Edimin dan Ahmad Padli Tanjung yang memiliki latar belakang pebisnis dan ulama, telah cukup memadai dalam merancang pembangunan di Labusel.

Hadirnya sosok H Edimin, seorang pengusaha sukses ternama di sektor perkebunan, tentu berani mengambil kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Terlebih beliau tergolong pengusaha yang peduli terhadap dunia pendidikan terutama mengayomi masyarakat yang kurang mampu.

Di sisi lain, sosok H Ahmad Padli Tanjung sebagai seorang ulama diharapkan mampu memberikan pencerahan nilai- nilai agama dan akhlakul karimah di tengah-tengah masyarakat, dapat memberikan suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari.

Program pembangunan yang telah disetujui melalui tahapan Musrembang, baik di tingkat kecamatan dan kabupaten, setidaknya telah mendapat dukungan penuh oleh legislatif (hubungan yang harmonis antara pemkab dengan DPRD dengan tidak saling bersinggungan satu dengan lainnya, hal ini sangat mendorong laju pertumbuhan pembangunan). Kita sebagai putra daerah merasa terpanggil untuk mengambil peranan dalam mengawal pembangunan agar sesuai harapan. Labusel yang cukup dikenal sebagai daerah petro dollar, janganlah hanya selogan semata, akan tetapi melalui potensi daerah yang andal mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Pemberdayaan potensi daerah salah satu ide cemerlang yang harus terus disuarakan. Labusel yang dikenal dengan daerah perkebunan kelapa sawit dan karet adalah sebagai sumber penghasilan utama penduduknya. Namun harga sawit dan karet yang terus berfluktuasi sangat meresahkan masyarakat. Ketika harga naik masyarakat merasa senang dan berleha-leha, ketika harga turun masyarakat resah menjerit tak ketulungan. Haruskah, demikian?

Saran untuk Dipertimbangkan

Sepertinya, pemerintah harus memberikan pencerahan kepada masyarakat dengan menciptakan usaha- usaha pendampingan tanpa harus terpusat kepada sawit dan karet semata. Ada beberapa saran yang mungkin perlu dipertimbangkan.
1. Pembangunan Infrastruktur jalan yang rusak maupun yang belum selesai harus segera
dituntaskan untuk memudahkan akses penghubung ke dunia usaha, sektor kesehatan dan sektor pendidikan.
2. Mendudukkan aparatur yang andal berkualitas serta memiliki kompetensi di bidang tugasnya, sehingga mampu menyusun program prioritas yang lebih diutamakan pada pelaksanaannya dan menguasai wilayah serta wawasan yang luas.
3. Melakukan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota di dalam negeri yang bertujuan untuk saling tukar informasi, ilmu dan tekhnologi.
4.Melakukan kerjasama dengan kota di luar negeri yang sepadan dengan potensi daerahnya masing-masing dan dapat saling menguntungkan kedua belah pihak.
5.Mendirikan badan-badan usaha milik daerah yang mampu mendatangkan PAD seperti peningkatan Usaha UKM, sektor pariwisata seperti revitalisasi Istana Bahran Kotapinang yang paling potensi dijadikan sebagai icon labusel, PDAM serta sektor industri lainnya.
6. Memprioritaskan pemberdayaan putra-putri daerah dalam struktur jabatan dan pekerjaan jika masih ada kompetensi untuk itu.
7.Mengadakan kordinasi dan konsultasi bagi para senior, putra daerah yang telah berpengalaman di pemerintahan, akademisi, praktisi, dan politisi, serta tim pemekaran yang berjuang dalam mewujudkan pemekaran.

Akhirnya, selamat HUT Pemkab Labusel yang ke-14 dan selamat kepada Bupati H Edimin dan Wakil Bupati H Ahmad Fadli Tanjung, semoga tetap semangat dan solid melakukan perobahan yang berkemajuan di Labusel. Semoga… (*)

* Penulis adalah Mantan Sekretaris Panitia Pendukung Proses Pemekaran Kabupaten Labuhanbatu ( P5KLB) dan Sekretaris Umum Iklab Raya.

Buka Turnamen U 13 di Medan Tuntungan, Bobby Berharap Sepak Bola Jauhkan Generasi Muda dari Narkoba

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Selain kegemaran dan meningkatkan kesehatan tubuh, sepak bola diharapkan dapat membuat para generasi muda terhindar melakukan perbuatan negatif, terutama penyalahgunaan narkoba. Di samping itu dapat melahirkan atlet-atlet andal sehingga dapat membawa generasi muda menuju generasi emas dan membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyampaikan hal ini saat membuka Turnamen U 13 di Lapangan Bola Mini Jalan Bunga Turi 2, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (16/7/2022). Pembukaan turnamen yang memperebutkan Piala Wali Kota Medan ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kota Medan ke-432 ditandai dengan kick-off yang dilakukan orang nomor satu Pemko Medan tersebut.

“Jadikan lapangan bola ini sebagai tempat belajar. Karena di lapangan ini diajarkan untuk melatih diri seperti sportivitas, kejujuran dan lain sebagainya. Yang pasti setiap pertandingan seperti sepak bola ini diajarkan untuk tidak curang,” kata Bobby Nasution.

Dalam sepak bola, kata Bobby, juga diajarkan untuk saling bekerjasama dan kolaborasi. Sebab, suatu tim bisa memenangkan pertandingan jika semua yang ada di dalamnya mampu berkolaborasi dan bekerjasama dengan baik.

“Apa yang diperoleh dalam lapangan seperti kejujuran, sportivitas dan kerjasama, kiranya dapat diterapkan di luar lapangan. Jika kalian berprestasi di lapangan maupun di sekolah, insya Allah kalian memiliki masa depan cerah sehingga dapat memajukan negara Indonesia yang kita cintai ini,” pesannya.

Sebagai bentuk dukungan dan motivasi, Bobby menyatakan akan memberikan hadiah tambahan kepada juara berupa sepatu bola dan baju bola. Sedangkan untuk runner-up akan ditambah sepatu bola dan juara ketiga tambahan baju bola. Selain itu menantu Presiden Joko Widodo ini juga berencana akan menambah satu lapangan sepak bola yang akan dibuat Pemko Medan di kawasan tersebut.

Sebelumnya, Ketua Panitia Turnamen/Festival Sepak Bola U-13 Suparno dalam laporannya menjelaskan, turnamen sepak bola ini berlangsung selama dua hari mulai 16-17 Juli diikuti sebanyak 24 tim yang berasal dari Medan, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Langkat, Serdang Bedagai dan Binjai.

“Seluruh tim sangat antusias mengikuti turnamen ini. Selain menggelar pertandingan sepak bola, kami juga berkolaborasi dengan PKK Kecamatan Medan Tuntungan menghidupkan pelaku UMKM. Olehnya di tempat ini ada stand UMKM guna mendukung misi PKK Kecamatan Medan Tuntungan yakni membangkitkan ekonomi kerakyatan,” jelas Suparno.

Dalam turnamen itu, kata Suwarno, selain piala dan tropi, panitia juga menyediakan uang pembinaan sebesar Rp3 juta kepada juara pertama, Rp2,5 juta untuk runner-up dan Rp2 juta kepada juara ketiga. Sedangkan untuk top score dan pemain terbaik, panitia menyediakan masing-masing Rp250 ribu. (rel)

Erick Thohir Cetak 115 Ribu Lapangan Pekerjaan di Langkat

Staf Khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga menyampaikan salam dari Erick Thohir kepada lebih dari 3.000 nasabah PNM dan BRI, yang hadir dalam kegiatan Pasar Murah dan Bazar UMKM BUMN. Kegiatan ini merupakan inisiasi Erick Thohir dan sinergi BRI sebagai pihak penyelenggara.

LANGKAT, SUMUTPOS – Menteri BUMN, Erick Thohir, berhasil membuat perempuan mandiri secara ekonomi. Salahsatunya lewat Program Mekaar garapan Permodalan Nasional Madani (PNM) yang terus digaungkan oleh Erick Thohir.

Khusus di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tercatat ada 113.108 nasabah Mekaar atau hampir 150% dari jumlah masyarakat pra sejahtera di Kabupaten Langkat. Artinya, program Mekaar berhasil membuka hampir 115 ribu lapangan pekerjaan di Kabupaten Langkat.

Mekaar yang merupakan singkatan dari Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera. Program ini dimaksudkan sebagai pelayanan permodalan berbasis kelompok, yang diperuntukjan bagi perempuan prasejahtera, pelaku usaha ultra mikro, baik yang ingin memulai usahanya ataupun yang ingin mengembangkan bisnisnya.

Staf Khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga menyampaikan salam dari Erick Thohir kepada lebih dari 3.000 nasabah PNM dan BRI, yang hadir dalam kegiatan Pasar Murah dan Bazar UMKM BUMN. Kegiatan ini merupakan inisiasi Erick Thohir dan sinergi BRI sebagai pihak penyelenggara.

“Saat ini kami lihat potensi pengusaha perempuan di Kabupaten Langkat sangatlah besar. Pak Erick Thohir ingin menambah pengusaha terutama perempuan di wilayah Langkat ini menjadi 150.000 nasabah” jelas Arya Sinulingga.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Plt Bupati Kabupaten Langkat, H. Syah Afandin SH yang menyambut baik Pasar Murah dan Bazar UMKM BUMN. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian BUMN karena ternyata sebanyak lebih dari 114 ribu masyarakat Langkat terbantu lewat program BUMN,” jelas Syah.

Fitri, warga Kabupaten Langkat merasakan hal yang sama. Ia merasakan kehadiran BUMN meringankan beban keluarga. “Saya sebagai pedagang kecil bisa mendapatkan bantuan modal usaha dengan mudah. Sampai hari ini bisa dapat untung usaha sampai 500 ribu per hari. Jadi suami bisa fokus biayai anak sekolah,” cerita Fitri.

Dalam kesempatan tersebut juga Arya turut berdialog bersama 50 UMKM binaan BRI dan PNM. Arya mendorong peningkatan kapabilitas pelaku UMKM asal Kabupaten Langsa melalui berbagai pelatihan, yang akan diberikan melalui Rumah BUMN. Program peningkatan kemampuan usaha akan diberikan kepada pelaku UMKM berupa pelatihan pemasaran hingga optimalisasi di bidang operasional UMKM. (Rel)

Kembali Promosikan Pariwisata, bank bjb Bersama Ride-O Gelar Fellowship Bandung-Jogjakarta

BANDUNG - bank bjb berkolaborasi dengan komunitas sepeda Ride-O menggelar kegiatan Fellowship Ride Bandung-Jogjakarta 450K dengan tujuan kembali mempromosikan pariwisata di Indonesia pasca pandemi pandemi covid-19.

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – bank bjb berkolaborasi dengan komunitas sepeda Ride-O menggelar kegiatan Fellowship Ride Bandung-Jogjakarta 450K dengan tujuan kembali mempromosikan pariwisata di Indonesia pasca pandemi pandemi covid-19.

Kegiatan sportainment olahraga sepeda yang berlangsung pada 15-17 Juli 2022 ini akan diikuti masyarakat dan komunitas pegiat olahraga sepeda di Tanah Air.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan bank bjb terus mendorong dan membangkitkan kembali sektor pariwisata yang merupakan salah satu sektor paling terdampak di masa pandemi.

“Ride-O bank bjb Fellowship Ride Bandung Jogjakarta merupakan sportainment olahraga sepeda untuk mempromosikan sebagian wilayah yang sudah layak kembali menjadi tujuan wisata di Indonesia setelah sempat menurun saat masa pendemi,” ujar Widi.

bank bjb turut serta mengkampanyekan kembali pariwisata yang selaras dengan program pemerintah #DiIndonesiaAja dan mengajak masyarakat menggairahkan pariwisata di dalam negeri.

Kegiatan Ride-O bank bjb Fellowship Ride Bandung Jogjakarta diharapkan akan mengembalikan Indonesia, khususnya Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai destinasi wisata internasional yang sudah menarik untuk dikunjungi dari wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur seperti Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan lainnya, menuju wilayah Jawa Tengah serta DIY.

Selain itu, kata Widi, kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi bank bjb kepada komunitas pegiat olahraga sepeda yang senantiasa mendukung meningkatkan industri pariwisata, khususnya sektor sportainment paska pandemi.

Berkolaborasi dengan Ride-O yang merupakan salah satu komunitas sepeda, bank bjb mendukung program Pemerintah dalam mengembangkan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan Pemulihan Destinasi Unggulan.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang bagi bank bjb untuk mempromosikan dan meningkatkan corporate image, product image dan brand awareness kepada masyarakat di Indonesia serta sebagai upaya dalam mendukung program Pemerintah,” kata Widi.

Dalam kondisi pandemi Covid-19, bank bjb akan memperhatikan dan menjaga seluruh proses penyelenggaraan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan serta mengkomunikasikan pentingnya penerapan Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability.

Ride-O bank bjb Fellowship Ride Bandung Jogjakarta, touring sepeda etape 1 hari pertama akan dimulai dari kantor pusat bank bjb di Kota Bandung yang dilepas oleh Senior Executive Vice President Bisnis bank bjb Beny Riswandi serta turut mengikuti rangkaian kegiatan Direktur Operasional bank bjb Tedi Setiawan dan Direktur Kepatuhan bank bjb Cecep Trisna. Kemudian peserta akan melewati wilayah Nagreg, Gentong, Ciamis, perbatasan Jawa Tengah, Alun-alun Majenang, Alun-alun Wangon dan finish di Cilacap.

Pada etape 2 hari kedua, peserta yang start dari Cilacap akan melintasi Widara Payung, Karang Bolong, Kopi Gong, Sate Pak Tino, Wates, Alun-alun Srandakan, dan finsih di Prawirotaman Yogyakarta.

Sedangkan pada hari ketiga, para peserta akan berkeliling di Yogyakarta dan pulang kembali ke Bandung pada hari keempat. (rel)

Pewarta Polrestabes Medan Dukung Arif Trinugroho Jadi Sekdaprovsu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan, Chairum Lubis SH, mendukung Arif S Trinugroho yang terpilih menjadi Sekdaprovsu definitif. Hal ini ditegaskan Chairum Lubis saat dimintai tanggapannya, Jumat (15/7). Dikatakan Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut ini, dengan terpilihnya Arif S Trinugroho menjadi Sekdaprovsu dapat segera melakukan percepatan-percepatan pembangunan di Sumut bermartabat dengan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder yang ada.

Lanjut dikatakan Chairum Lubis, Sekdaprovsu adalah menjalankan roda-roda organisasi di jajaran Pemprovsu, sehingga akan lebih baik lagi melakukan kolaborasi dan kerjasama dengan insan pers sehingga berbagai kendala pembangunan dapat dicari solusinya.

“Sebab, tanpa pers pembangunan Sumut akan tidak diketahui publik. Makanya perlunya sinergitas kolaborasi untuk kelanjutan pembangunan Sumut bermartabat,” ujar Chairum Lubis.

Oleh karena itu, sambung Sekretaris JPS Sumut ini, maka perlunya Sekdaprovsu membangun komunikasi lintas budaya, agama dan etnis yang ada di Sumatera Utara.

“Pewarta Polrestabes Medan, siap mendukung program dari Sekdaprovsu, guna menjadikan Provinsi Sumut semakin baik lagi ke depannya, dan siap berkolaborasi untuk pembangunan budaya yang ada di Sumut ini,” ungkap Chairum Lubis.

Sebab, lanjut Chairum Lubis, Provinsi Sumut yang sangat multi etnis dengan berbagai suku, ras dan agama sangat perlu perhatian pemerintah untuk bekerja sama dalam pembangunan.

“Kita (Pewarta Polrestabes Medan) siap bersinergi dengan Sekdaprovsu dan mendukung berbagai visi dan misi Pemprovsu dalam upaya mensejahterakan masyarakat Sumatera Utara,” pungkas Chairum Lubis.(azw)

SATU HATI Apresiasi Wali Kota Medan Atasi Banjir di Jalan Asia

TINJAU: Wali Kota Medan dan Anggota DPRD Medan Hasyim saat meninjau pengerjaan proyek drainase di Jalan Asia dan Thamrin Medan, Jumat (14/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Komunitas SATU HATI, Sartjipto Aking mengapresiasi Wali kota Medan Bobby Nasution dalam mengatasi banjir di kawasan Jalan Asia Medan dan sekitarnya.

“Banjir di kala hujan turun merupakan persoalan klasik, yang terus meresahkan warga Kota Medan selama bertahun-tahun. Sudah beberapa kali pergantian kepala daerah, namun masalah banjir tak kunjung terselesaikan dengan baik, tapi kali ini bisa diatasi di bawah kepemimpinan Bobby,” kata Sartjipto King, Sabtu pagi (16/7).

Pendapat itu disampaikan Sartjipto King, menanggapi kunjungan Walikota Medan Bobby Nasution dan Ketua DPRD Medan Hasyim SE meninjau proyek pengerjaan drainase di Jalan Asia, Jumat malam (15/7), sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengatasi banjir di Jalan Asia dan sekitarnya saat hujan.

Di era kepemimpinan Bobby Nasution, menurut Sartjipto King, Kota Medan sudah banyak perubahan melalui upaya-upaya nyata yang realistis dari Pemko Medan, khususnya terkait penanganan banjir.

Normalisasi parit, pengerjaan dan pengerokan drainase, terus digiatkan Pemko Medan untuk mempercepat proses penanganan banjir.

“Untuk kawasan Jalan Asia, di beberapa titik juga telah selesai dilakukan normalisasi. Parit di Jalan Emas hingga Jalan Thamrin juga sudah selesai dikerjakan. Warga sekitar sini, juga mengapreasiasi respon dan upaya Wali Kota Medan Bobby Nasution tersebut,” ucap Sartjipto, yang juga bermukim di kawasan Jalan Asia, Medan.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Ketua Dewan DPRD Kota Medan Hasyim SE, meninjau pengerjaan drainase di Jalan Asia, Medan, Jumat malam (15/7).
Kunjungan malam tersebut, untuk memastikan pengerjaan drainase berjalan baik dan lancar.

Perlu diketahui, banjir dan genangan air di kawasan Jalan Asia dan Thamrin dan sekitarnya sudah berlangsung puluhan tahun. Itu terjadi di saat hujan turun hanya sesaat. Saat ini, pengerjaan drainase dilakukan sepanjang 600 meter dengan U Ditch Beton di Jalan Asia. (rel/azw)

Kisruh Pengprov PRSI, KONI Sumut Diminta Bersikap Tegas

Mantan atlet polo air Sumut, Eddy Irianto (kiri). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – KONI Provinsi Sumatera Utara diminta bersikap menyelesaikan dualisme kepengurusan Pengrov PRSI. Pasalnya, kisruh ini mengganggu pembinaan atlet. “Sikap dan keputusan KONI Sumut sekarang ini yang dibutuhkan,” kata mantan atlet polo air Sumut, Eddy Irianto di Medan, Jumat (15/7)

Seperti diketahui Pengprov PRSI Sumut masih bermasalah karena ada dualisme kepengurusan. Situasi ini telah mengganggu pembinaan atlet. “Sedih kita dengan kondisi saat ini. Dampaknya ke pembinaan atlet,” ungkapnya.

Sebagai mantan atlet, Eddy berharap ada solusi untuk pembinaan bagi para atlet. “Saat ini pembinaan atlet asal-asalan, karena kebanyakan atlet berasal dari daerah yang kemarin mengajukan mosi tak percaya kepada Muchrid Nasution,” paparnya.

Untuk itu, Eddy meminta KONI sebagai induk organisasi olahraga di Sumut melakukan langkah terbaik. “Jangan cuma gara-gara oknum, KONI Sumut tak tegas bersikap. Sikap tegas yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Dia menghimbau jangan sampai atlet yang sudah dibina susah payah berlarian ke proplvinsi lain. “Kalau ini terjadi, sangat disayangkan dan kita tidak bisa berbuat apa-apa, karena sudah menyangkut kebutuhan seoarang atlet,” tambah Eddy

Seperti diketahui, 15 pengcab PRSI se Sumut membuat mosi tak percaya terhadap Muchrid Nasution. Kemudian di lanjutkan dengan menggelar Musprovlub.

Namun, PB PRSI tak mengakuinya. Padahal pengcab PRSI se Sumut membuat mosi tak percaya dan musprovlub murni karena gerah aquatic Sumut selama di nakhodai Muchrid Nasution tak berprestasi. Parahnya lagi, polo air Sumut langganan medali emas PON harus dua kali absen di ajang empat tahunan itu.

Eddy meminta KONI Sumut melihat ke belakang prestasi aquatik Sumut. Sejak dipimpin oleh Muchrid Nasution dari tahun 2015 hingga sekarang makin merosot.

Selama periodesasi tahun 2015-2022 roda organisasi tidak berjalan, tidak adanya pembinaan atlet dan program kerja. “Event – event pun dan rakerda tidak ada,” pungkasnya. (dek)

Rangkaian HUT ke-9 IRC, 150 Anak Ikuti Khitanan Massal

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Irmadi Robi Centre (IRC) menggelar kegiatan bakti sosial dengan melaksanakan khitanan massal di kantor IRC, Jalan Laboratorium, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (16/7/2022).

Dalam sambutannya, Ketua IRC Robi Barus S.E., M.A.P mengatakan, kegiatan khitanan massal tersebut digelar sebagai rangkaian dari HUT ke-9 IRC yang jatuh pada 18 September 2022 mendatang.

“Hari ini IRC menggelar khitanan massal. Alhamdulillah kegiatan hari ini mendapatkan antusias yang luar biasa, khitanan massal hari ini diikuti oleh 150 anak laki-laki yang ditangani oleh tim medis yang telah kita siapkan. Ini bentuk rasa syukur kita untuk IRC yang akan berulang tahun yang ke-9 pada 18 September nanti,” ucap Robi Barus dalam kegiatan yang turut dihadiri Camat Medan Barat, Lilik.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan itu mengatakan, kegiatan khitanan massal itu juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian IRC kepada masyarakat. Apalagi untuk umat islam, setiap laki-laki wajib untuk di khitan.

“Dan sebenarnya, kegiatan khitanan massal ini rutin dilakukan IRC setiap tahunnya. Akan tetapi karena Pandemi Covid-19, kegiatan ini terpaksa kita tiadakan tiga tahun terakhir dan baru tahun ini bisa kita laksanakan kembali,” ujarnya.

Robi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Medan itu berharap, kegiatan massal yang digelar dapat meringankan beban masyarakat yang berkewajiban untuk mengkhitan anak laki-lakinya.

“Semoga Allah SWT meridhoi kegiatan kita pada hari ini. Semoga anak-anak yang baru dikhitan pada hari ini dapat menjadi anak-anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya serta menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan masyarakat luas,” kata Robi.

Sementara itu, salah satu orangtua anak yang dikhitan, Rusli mengaku berterimakasih atas digelarnya khitanan massal oleh IRC. Selain merasa terbantu dari sisi biaya, Rusli juga mengaku jika anaknya lebih senang mengikuti khitanan massal.

“Kalau khitanan massal begini, kawannya yang di khitan kan banyak. Kalau rame-rame, anak-anak ini lebih berani (di khitan). Alhamdulillah anak saya sudah di khitan, terima kasih untuk IRC, terima kasih Pak Robi Barus,” tuturnya.

Pantauan Sumut Pos, tak cuma menggelar khitanan massal secara gratis, IRC juga memberikan sarung, buku, peci, beras, dan uang saku kepada setiap anak yang di khitan. (map)

Gojek Hujani Promo Menikmati Deli Land Festival

Bekerjasama dengan acara musik dan seni Deli Land Festival, Gojek di Kota Medan menghujani pelanggan dengan berbagai promo menarik untuk menikmati hajatan besar yang digelar di J-Garden, Tanjung Sari, Kota Medan ini. 

MEDAN, SUMUTPOS – Gojek, layanan on-demand ekosistem GoTo terus berupaya memberikan manfaat bagi para pelanggannya. Bekerjasama dengan acara musik dan seni Deli Land Festival, Gojek di Kota Medan menghujani pelanggan dengan berbagai promo menarik untuk menikmati hajatan besar yang digelar di J-Garden, Tanjung Sari, Kota Medan ini. 

Deli Land Festival ini sendiri merupakan sebuah gelaran festival musik dan seni visual yang digelar tanggal 16 Juli 2022 sebagai bagian dari peringatan HUT Kota Medan dan menyiapkan 3 buah panggung untuk acara musik, venue pameran seni, market place, stall makanan dan minuman serta berbagai jenis hiburan lainnya. Tak kurang dari 2500 pengunjung diharapkan memenuhi event ini. 

Sepanjang acara, Gojek memberikan berbagai promo menarik bagi pelanggan untuk menikmati acara ini. Bagi para pelanggan yang menggunakan layanan transportasi Gojek, baik GoCar maupun GoRide, ada kode promo MEDAN432 yang memberikan trip gratis pada pemesanan selanjutnya  dalam bentuk GoPay Coins. Cukup masukkan kode promo ini pada saat memesan layanan transportasi, dan otomatis voucher diskon ini akan langsung berlaku. 

Promo lain yang menarik adalah jajan di Deli Land Festival dengan menggunakan GoPay akan mendapat cashback 40%. Promo ini berlaku untuk semua rekan usaha GoPay yang ada di dalam area Deli Land Festival, seperti Quality Fried Chicken, Ayam Geprek Bang Sur, Nauli Coffee Mocktail and Tea, Juragan Takoyaki, Bobabox, Burger & Kebab Bang Jago, Bubur Ayam & Ketoprak Cirebon, Basoka Bakso Sosis Bakar, Nasi Goreng Insomnia dan masih banyak lagi. Total ada 25 rekan usaha GoPay yang hadir dalam acara ini.  Jadi tidak perlu khawatir lapar dan haus selama pergelaran yang dimulai sejak siang hari ini. Dan yang pasti, lebih hemat dengan GoPay. 

Bekerjasama dengan acara musik dan seni Deli Land Festival, Gojek di Kota Medan menghujani pelanggan dengan berbagai promo menarik untuk menikmati hajatan besar yang digelar di J-Garden, Tanjung Sari, Kota Medan ini.

Walikota Medan, Bobby Nasution menyampaikan dukungannya terhadap pagelaran ini. “Alhamduillah akhirnya kita bisa kembali berkumpul di acara festival musik yang kita semua rindukan setelah dua tahun kita menghadapi pandemi Covid-19, kami pemerintah kota Medan siap mendukung seluruh kegiatan dan acara festival musik maupun seni yang dibuat oleh anak-anak Medan. Dan semoga ke depannya kota Medan ini punya banyak acara festival seperti yang kita nikmati di Deli land Festival. Ayo kita dukung terus seluruh pergerakan lokal dan karya-karya lokal anak-anak kota Medan agar industrinya tetap hidup dan semakin berkembang,”jelas Bobby. 

Deli Land Festival ini menghadirkan bintang tamu utama Pamungkas dengan sejumlah lagu hitsnya To The Bone, Wait a Minute, Kenangan Manis, Sorry serta banyak lagi. Selain Pamungkas, event ini menghadirkan puluhan band lokal di Kota Medan yang akan mulai meramaikan tiga panggung musik sejak siang hari. 

District Head Gojek Medan, Sahli Adrian Fauzi menyatakan pentingnya kontribusi Gojek dalam mendorong digitalisasi ekonomi di kota Medan. ”Keterlibatan Gojek melalui layanan GoCar, GoRide dan GoPay dalam pagelaran Deli Land Festival kali ini adalah sebagai bentuk kontribusi Gojek untuk mendorong bangkitnya perekonomian lokal di kota Medan. Kami juga mendorong keterlibatan UMKM lokal untuk bisa memasuki pasar digital, salah satunya dengan layanan GoPay untuk memperluas pasar mereka, dan memudahkan proses transaksi dengan para pelanggan. Harapannya, kekuatan ekonomi lokal ini terus tumbuh dan bisa memberikan kontribusi kepada perekonomian di kota Medan setelah melalui pandemi,” pungkas Sahli. (Rel)

DPR Dukung Pemerintah Stop Pengiriman PMI ke Malaysia

Christina Aryani.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani menilai tepat keputusan Pemerintah Indonesia yang menghentikan sementara pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ke Malaysia, karena Pemerintah Malaysia tidak mengikuti kesepakatan sebelumnya.

Dia mengatakan, Pemerintah Indonesia dan Malaysia sudah ada kesepakatan melalui nota kesepahaman (MoU) pada 1 April 2022 lalu, untuk menerapkan sistem satu kanal pengiriman PMI domestik sebagai bagian dari komitmen melindungi PMI.

“Maka apabila Malaysia tidak mengikuti kesepakatan bersama tersebut, Pemerintah Indonesia harus mengambil langkah tegas menghentikan pengiriman PMI ke Malaysia untuk sementara waktu,” kata Christina saat dikonfirmasi, di Jakarta, Jumat, (15/7).

Dia menilai, keputusan Pemerintah tidak mengirimkan PMI sudah tepat, karena MoU kedua negara dibuat untuk memastikan pelindungan PMI domestik melalui penempatan sistem satu kanal.

Namun, menurut dia lagi, system maid online (SMO) yang mendegradasi martabat PMI, ternyata masih juga diterapkan Malaysia. SMO adalah mekanisme rekrutmen pekerja migran yang di luar kesepakatan MoU bilateral 1 April 2022.

Christina menegaskan, penggunaan SMO membuat posisi PMI rentan tereksploitasi, karena tidak sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Sementara penempatan satu kanal yang diatur dalam MoU akan memudahkan dua negara dalam melakukan pengawasan serta menekan biaya perekrutan dan penempatan PMI ke Malaysia,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, sistem satu kanal juga diharapkan akan menekan secara signifikan jumlah PMI yang masuk ke Malaysia tidak sesuai prosedur.

“Maka dalam hal Malaysia tidak mengikuti kesepakatan yang sudah dibuat, ya kita harus ambil sikap. Kami mendukung keputusan Pemerintah untuk menghentikan sementara pengiriman PMI ke Malaysia,” katanya lagi.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan, Indonesia menghentikan sementara penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) sektor domestik ke Malaysia, karena negara jiran ini tidak mengikuti kesepakatan dalam MoU untuk menerapkan sistem satu kanal (one channel system) pada 1 April 2022.

Menaker dalam rilis yang diterima di Jakarta, Kamis (15/7) malam, mengatakan kedua negara telah menandatangani MoU tentang Penempatan dan Pelindungan PMI Sektor Domestik di Malaysia pada 1 April 2022 yang menyatakan penempatan lewat sistem satu kanal sebagai satu-satunya cara menempatkan PMI sektor domestik ke Malaysia.

Namun, kata Menaker, perwakilan Indonesia di Malaysia menemukan bukti bahwa negeri jiran itu masih menerapkan sistem di luar sistem yang telah disepakati bersama kedua negara, yaitu system maid online (SMO) yang dikelola Kementerian Dalam Negeri Malaysia melalui Jabatan Imigreseen Malaysia.(jpc/han)