Home Blog Page 2517

Siap Pimpin Transisi Energi, Dirut PLN Beberkan Jurus Capai Net Zero Emission 2060

DENPASAR, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) memaparkan rencana strategis perusahaan dalam pencapaian target Net Zero Emission (NZE) di 2060 mendatang kepada delegasi G20 di forum Sustainable Finance for Climate Transition Roundtable. Melalui forum ini, PLN menunjukkan komitmen Indonesia dalam transisi energi dan mengajak keterlibatan dunia untuk mewujudkan target tersebut.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam paparannya mengatakan dalam transisi energi, PLN memiliki roadmap proyek yang berlangsung dari 2021 hingga 2060 mendatang. PLN juga memetakan sejumlah peluang kerja sama untuk mendukung pencapaian NZE 2060.

“Kita punya langkah strategis yang harus dilakukan untuk menghadirkan ruang hidup yang lebih baik bagi generasi mendatang. Visi PLN ke depan tidak hanya menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat, tapi juga menyalurkan energi hijau yang ramah lingkungan,” ujar Darmawan dalam forum diskusi Sustainable Finance For Climate Transition Roundtable di Bali pada Kamis (14/7).

Ia mengatakan rencana PLN dalam pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) telah tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030. Dalam RUPTL Green ini, porsi penambahan pembangkit listrik berbasis EBT sekitar 51,6 persen hingga 2030.

Tahun lalu, PLN telah membangun pembangkit EBT sebesar 623 megawatt (MW) yang mayoritas adalah pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Menurut Darmawan, pada 2022 PLN akan menambah kapasitas terpasang pembangkit EBT sebesar 228 MW.

Adapun rinciannya yakni, pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) akan beroperasi 45 MW, PLTA dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTM) akan bertambah 178 MW, dan pembangkit listrik tenaga bioenergi sebesar 5 MW.

“Tak hanya menggencarkan pembangunan pembangkit EBT, PLN juga secara paralel menjalankan skenario mempensiunkan lebih awal ( early retirement) pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) secara bertahap hingga 2056 mendatang,” tegas Darmawan.

Selain mempensiunkan PLTU, PLN juga menggunakan teknologi ultra-supercritical dan co-firing pada PLTU yang saat ini masih beroperasi. Adapun, co-firing ini akan diterapkan di 52 PLTU.

Darmawan mengatakan, PLN juga menjalankan program dedieselisasi melalui konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di daerah remote dengan pembangkit listrik berbasis EBT melalui skema hybrid.

Program lain yang disiapkan PLN untuk mendukung transisi energi yaitu ekspansi gas, pengembangan teknologi penyimpanan listrik dalam bentuk baterai berukuran besar, hingga teknologi penangkapan karbon dan hidrogen. PLN juga terus meningkatkan efisiensi energi dan menekan susut jaringan.

Untuk menyukseskan semua upaya mendukung Carbon Neutral 2060, setidaknya PLN membutuhkan minimal USD 500 miliar.

“Ini kuncinya adalah kolaborasi. PLN membuka diri untuk bekerja sama baik dari sisi investasi, financial fund, maupun sharing teknologi untuk mewujudkan semua rencana tersebut,” ucap Darmawan

Sejauh ini, PLN telah memperoleh dukungan finansial dari sejumlah perbankan internasional dalam mendukung pembangunan pembangkit ramah lingkungan. Salah satunya, dukungan pendanaan dari sindikasi tiga bank internasional yaitu Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), Societe Generale dan Standard Chartered Bank untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Cirata yang merupakan PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas 145 MWAc.

PLN juga mendapatkan kucuran pendanaan senilai USD 380 juta dari International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) yang merupakan bagian dari _World Bank Group untuk proyek PLTA Upper Cisokan melalui skema Subsidiary Loan Agreement (SLA).

“Kami bersyukur di tengah periode likuiditas dan pasar pinjaman yang serba sulit, PLN berhasil mengupayakan tercapainya efisiensi biaya dengan menerapkan struktur yang dirancang untuk menarik kreditur internasional,” tambah Darmawan. (ila)

Food Estate Mampu Selamatkan Kebutuhan Pangan Jangka Panjang

Ilustrasi Food Estate di Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara

SUMUTPOS.CO – Konversi lahan pertanian menjadi lahan nonpertanian yang mencapai 50 ribu hingga 100 ribu hektare per tahun di Indonesia, memunculkan potensi krisis pemenuhan kebutuhan pangan secara jangka panjang.

Pemerintah melalui salah satu program strategis pembangunan pertanian nasional 2021, Food Estate, menargetkan pemenuhan ketahanan pangan dalam negeri.

“Program Food Estate oleh pemerintah sangat baik ya, karena akan mampu memenuhi kebutuhan pangan kita di masa depan,” kata Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Edi Santosa saat dihubungi wartawan, Kamis (14/7).

Ia menjelaskan, setiap tahunnya sekitar 50 ribu hingga 100 ribu hektare lahan pertanian di Indonesia berubah peruntukannya menjadi lahan nonpertanian seperti infrastruktur jalan, pabrik dan rumah tinggal, sehingga berpotensi menimbulkan krisis ketersediaan pangan di dalam negeri. “Dengan adanya Food Estate itu hingga (tahun) 2045 lahan (pertanian) yang bertambah bisa mencapai 1 juta hektare,” ujarnya.

Kondisi semakin berkurangnya lahan pertanian di dalam negeri diperkuat dengan pernyataan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Ernan Rustiadi. “Dibandingkan dengan negara lain, betapa kecilnya ketersediaan lahan pangan yang bisa ditanami per kapita di Indonesia,” katanya.

Menurut Ernan, jika lahan pertanian pangan dirasiokan dengan jumlah penduduk maka luas lahan per kapita Indonesia termasuk yang terendah di antara negara-negara lainnya. “Padahal, kebutuhan pangan merata di seluruh wilayah. Mau tidak mau, Indonesia harus melakukan ekstensifikasi atau perluasan lahan pangan,” ujarnya.

Berdasarkan perhitungan Ernan, luas lahan pangan dalam negeri saat ini mencapai 24,7 hektare atau 13% dari luas daratan yang sebesar 191 juta hektare, dan setelah dibagi jumlah penduduk maka luas lahan pangan hanya 0,095 hektare per kapita.

“Food Estate Indonesia adalah cara khas dan inovasi baru pencapaian kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia,” kata Ernan dalam paparannya yang bertajuk “Kemandirian Pangan dan Tantangan Penyediaan Lahan Pangan”.

Prof Edi menambahkan, agar Food Estate bisa berjalan sesuai rencana maka dibutuhkan konsistensi, teknologi, infrastruktur dan sumber daya manusia yang memadai.

“Anak-anak muda dari daerah (tempat Food Estate diterapkan) bisa menjadi pioneer. Kita bisa membuat sekolah khusus bisa hanya enam bulan saja, untuk ajari soal Food Estate ke mereka,” katanya.

Di sisi lain ia berharap bila nantinya terjadi pergantian pemerintahan, Food Estate akan tetap berjalan sesuai program yang sudah dicanangkan. Adapun lingkup Food Estate Indonesia yang dipaparkan Ernan mencakup empat fokus, yaitu fokus komoditas mencakup komoditas pangan nasional dan komoditas andalan daerah, pengadaan lahan sesuai agroekologi dan terkonsolidasi, sistem agribisnis terpadu mencakup seluruh subsistem hulu, on-farm, hilir dan penunjang, serta dukungan infrastruktur juga teknologi, dan fokus korporasi petani serta badan usaha. (rel/adz)

Jadikan Barometer, DPD AMPI Kota Medan Siap Berkolaborasi dengan Walikota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD AMPI Kota Medan, M Rizki Nugraha tegaskan akan memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu dikatakan M Rizki Nugraha pada pelantikan DPD AMPI Kota Medan, Kamis (14/7/2022) di Hotel Santika, Medan.

Untuk mencapai target tersebut, dikatakannya, dia akan melakukan konsolidasi sampai ke tingkat kelurahan.

“AMPI Kota Medan akan memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2024 mendatang. Kita akan fokus agar bisa meraih kursi terbanyak,” ucapnya.

Untuk AMPI sendiri, dia menargetkan 4 kursi untuk legislatif. “8 kursi yang kita targetkan, 4 kursi harus diisi kader AMPI,” ujarnya.

Rizki juga berpesan kepada seluruh kader AMPI Kota Medan agar menjaga ketertiban dan keamanan Kota Medan.

“Ayo sama sama kita jaga ketertiban dan keamanan di Kota Medan. Sama sama kita dukung Walikota Medan untuk menjadikan kota ini sebagai barometer pemuda di Indonesia,” cetusnya.

Dalam kesempatan pelantikan DPD AMPI Kota Medan, Walikota Medan Bobby Nasution berpesan AMPI Kota Medan benar benar menjadikan pemuda yang unggul yang bisa dibanggakan.

“Harapannya AMPI Kota Medan bisa menjadi salah satu organisasi kepemudaan yang mengharumkan nama Kota Medan,” katanya.

Dia juga mengajak AMPI untuk membantu pemerintah dalam menjalankan program program dan kebijakan kebijakan yang sudah disusun.

Di tempat yang sama, Ketua DPD AMPI Sumut, David Luther Lubis berpesan agar Rizki Nugraha sebagai Ketua AMPI Kota Medan mampu membesarkan panji panji organisasi hingga ke pelosok.

“Tugas besarnya adalah melakukan konsolidasi hingga ke tingkat kelurahan.

Harus bisa mengulang sejarah seperti 2019 lalu ketika AMPI Sumut berhasil mendatangkan Presiden Jokowi,” tegasnya.

Diakhir kata, dia mengajak seluruh kader agar bersama sama menjaga nama baik organisasi dan bersama sama membesarkan organisasi AMPI.

“Sebagai agen pembaharuan, AMPI harus bisa hadir ditengah tengah masyarakat. Buktikan bahwa AMPI adalah bagian dari masyarakat,” tegasnya.

Ketua Panitia Pelantikan, Zul Amin Buyuti Sinuraya dalam laporannya mengatakan bahwa pelantikan DPD AMPI Kota Medan adalah ajang silaturahmi kader dengan Walikota Medan.

“Ini adalah ajang silaturahmi besar antara pengurus, kader dengan Walikota Medan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, hadir dalam pelantikan DPD AMPI Kota Medan hampir 2.000 kader. “Kita tadinya menargetkan 1000 kader yang datang untuk silaturahmi. Tapi dari hasil data yang kita terima, hadir 2.000 kader meramaikan pelantikan DPD AMPI Kota Medan,” jelasnya.

Tampak hadir juga dalam pelantikan DPD AMPI Kota Medan, Forkopimda mulai dari Kejari, Kodim dan Polrestabes Medan. (Rel/Tri)

PT Propernas Nusa Dua Gelar Pemilihan Unit Cluster Elais, 2 Blok Langsung Ludes

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – PT Propernas Nusa Dua menggelar pemilihan unit untuk rumah type RS 40/96 dan RST 36/84 pada proyek pembangunan tahap II Cluster Elaeis. Cluster ini akan lebih lengkap secara fasilitas dan kenyamanannya yang berlokasi di Jalan Meranti -1 Desa Simalingkar A , Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang.

Pemilihan unit yang dilakukan secara langsung ini dilaksanakan mulai tanggal 11 Juli 2022. Namun hingga hari ketiga, Kamis (14/7/2022), sudah dua blok ludes terjual.

Marketing PT Propernas Nusa Dua Andy mengatakan, pemilihan unit ini merupakan pengembangan dari Cluster Cammelia yang pertama di Kota Mandiri Bekala yang telah sukses sold out. “Saat ini kami membuka cluster kedua yakni Cluster Elais, sedang diadakan pemilihan unit utk type 36/84 dan type 40/96. Adapun NUP (Nomor Urut Pemesanan) yang ada lebih kurang 1.200-an,“ kata Andy.

Menurutnya, para konsumen yang sudah mengantongi NUP, sudah bisa melakukan pemilihan unit. Dengan sudah terjualnya dua blok Cluster Elais ini, Andy pun optimis pemilihan unit yang direncanakan akan berlangsung selama 2 minggu ini, seluruh unit bisa sold out. “Untuk type 40/96 sebanyak 300-an unit dijual seharga Rp200 jutaan. Sedangkan type 36/84 sebanyak 400-an unit, dijual seharga Rp150 jutaan,” ungkap Andy.

Andy juga menjelaskan, serah terima unit Cluster Elais kurang lebih dilakukan 12 bulan. “Kepada para konsumen segera datang ke kantor pemasaran kami, segera pilih unit terbaiknya dan jangan sampai ketinggalan,” tutupnya.

Diketahui, PT Propernas Nusa Dua yang merupakan sinergi usaha antara Perum Perumnas dan PTPN II, telah bekerjasama dengan beberapa perbankan untuk pembiayaan konsumen (KPR) baik bank pemerintah, bank daerah, dan BPR. (adz)

Loket Bus Makmur di Tebingtinggi Terbakar

PADAMKAN : Satu unit bangunan semi permanen kios loket bus Makmur terbakar di Tebingtinggi. (Sopian/Sumut Pos)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Satu unit bangunan permanen kios loket bus Makmur di Jalan Kolonel Yos Sudarso Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi terbakar, Kamis (14/7) dinihari.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto membenarkan peristiwa terbakarnya bangunan satu unit kios permanen tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun korban Mora Bumi Nasution diperkirakan mengalami kerugian material Rp 10 juta.

Disebutkannya, berdasarkan keterangan saksi, awalnya saksi Aldi melihat ada asap dari belakang loket Makmur kemudian ia melihat dengan memanjat tembok dan terlihat kobaran api sudah membakar kayu kosen Loket tersebut.

Selanjutnya Aldi memberitahukan kepada saksi Muhammad Aslam bahwa ada kobaran api dari belakang loket Makmur, hingga keduanya berangkat menggunakan sepeda motor untuk melapor ke pihak Pemadam kebakaran yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Empat unit mobil pemadam kebakaran Pemko Tebingtinggi kemudian turun ke TKP, hingga api dapat dipadamkan. “Kapolsek Rambutan AKP H Samosir bersama Tim Inafis Polres Tebingtinggi yang mendapat laporan peristiwa itu, langsung turun ke lokasi guna melakukan olah TKP, serta meminta keterangan sejumlah saksi,” jelas AKP Agus Arianto.

Kejadian kebakaran kios Bus Makmur tersebut sempat membuat kemacetan arus lalulintas didepan TKP, petugas terpaksa sibuk mengatur dan mengurai kemacetan arus lalulintas. (ian)

Menko Airlngga: G20 Terus Bangun Ekonomi Berkelanjutan yaitu Ekonomi Biru, Hijau, dan Sirkular

LABUAN BAJO, SUMUTPOS.CO – Blue, Green, and Circular Economy memiliki potensi dan keuntungan besar untuk pembangunan ekonomi global berkelanjutan. Implementasinya dapat menciptakan jutaan lapangan pekerjaan baru, mengurangi sampah dari berbagai sektor, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Isu-isu lingkungan seperti polusi karbon, degradasi laut dan tanah, hingga sampah plastik mendorong urgensi penerapan pendekatan ekonomi yang berkelanjutan” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya secara virtual pada Side Event Pertemuan Sherpa ke-2 Presidensi G20 Indonesia, yang dilaksanakan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (13/07).

Seperti judulnya, acara seminar ini mengulas secara detail mengenai tiga pendekatan ekonomi berkelanjutan, yaitu ekonomi biru, hijau, dan sirkular.

Dimoderatori oleh Track Chair Sustainable and Livable Planet Y20 Indonesia, Hanny Chrysolite, seminar berjudul “Blue, Green, and Circular Economy: The Future Platform for Post-Pandemic Development” memulai pembahasan dari penjelasan konsep ekonomi biru, hijau, dan sirkular.

“Pendekatan ini menggabungkan potensi pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan dan inklusi manusia untuk menuai manfaat dalam konsep yang lebih holistik,” ungkap Andreas Schaal, selaku Direktur Global Relations OECD dan Sherpa OECD untuk G7, G20, dan APEC, sekaligus salah satu dari empat panelis yang hadir pada acara ini.

Masih banyak tantangan yang harus diselesaikan untuk mengimplementasikan pendekatan ekonomi ini secara matang. “Ada tiga tantangan yaitu masih perlunya perubahan sikap dan cara pandang menuju ekonomi yang lebih ramah lingkungan, kurangnya dukungan finansial, dan belum adanya insentif yang baik untuk penerapan konsep-konsep ini,” ungkap Direktur Eksekutif CSIS dan Co-Chair T20 Indonesia Yose Rizal Damuri.

Konsep ekonomi biru, hijau, dan sirkular bukanlah konsep baru. Tetapi, dunia baru tersadar akhir-akhir ini akan pentingnya melakukan transformasi dalam pendekatan ekonomi global sehingga menjadi berkelanjutan. Indonesia sendiri sudah mulai menerapkan ketiga pendekatan ekonomi tersebut.

Deputi Menteri Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan, konsep ekonomi biru, hijau, dan sirkular telah diterapkan dalam Visi Indonesia 2045 di prioritas nomor 1 dan 6. Ekonomi biru selanjutnya juga telah dibawa dalam pembahasan di Development Working Group dan agenda di ASEAN.

Sementara itu, Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi BRIN Boediastoeti Ontowirjo menambahkan bahwa BRIN telah berkolaborasi dengan sektor swasta untuk mengembangkan model ekonomi hijau dan sirkular, seperti contoh dalam pengolahan limbah cair kelapa sawit menjadi biogas sumber listrik di Riau.

Sebagai penutup, ada tiga pesan yang dapat disimpulkan dari kegiatan seminar ini. Pertama, pergeseran ke arah ekonomi biru, hijau, dan sirkular harus ditempuh karena adanya peluang dan manfaat yang bisa dipetik. Kedua, Indonesia telah berkontribusi dalam merealisasikan wacana global bertransisi ke model ekonomi berkelanjutan melalui berbagai program dan aksi nyata di forum G20. Ketiga, forum G20 dapat memfasilitasi dialog, saling berbagi pengetahuan, teknologi, dan juga best practices dalam ekonomi berkelanjutan.

Dalam closing remark-nya, Co-Sherpa G20 Indonesia (Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian) Edi Prio Pambudi menyampaikan, “Kami berharap berangkat dari seminar di Labuan Bajo, kita akan dapat membangkitkan semangat dan kesadaran baru bagi para peserta untuk menjadikan kolaborasi ekonomi hijau, biru, dan sirkular sebagai konsep terpadu di dalam forum G20.”

Turut hadir dalam acara ini yakni para Sherpa dan delegasi dari berbagai negara anggota G20 dan negara undangan, para perwakilan organisasi internasional, Mr. Joo-Ok Lee dari World Economic Forum, representatif Working Groups dan Engagement Groups G20, serta sejumlah pelaku bisnis. (dep7/rep/fsr/adv/*)

Bobby Berharap Kota Medan Wujudkan Program Merdeka Belajar Melalui Gebyar & Expo Pendidikan 2022

TEKS FOTO: Wali Kota Medan Bobby Nasution ditemani Bunda PAUD Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Melalui Gebyar dan Expo Pendidikan 2022, Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap Kota Medan dapat mewujudkan program Merdeka Belajar. Sebab, kegiatan ini merupakan salah satu dari program Merdeka Belajar. Dimana pendidikan berbasiskan Pancasila dan mencontohkan bahwa belajar tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas siswa-siswi dapat belajar.

Harapan ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat membuka Gebyar dan Expo Pendidikan 2022 dengan mengusung tema “Kolaborasi Generasi Medan untuk Indonesia” di Taman Cadika Medan, Kamis (14/7/2022).

Seperti yang diketahui, Program Merdeka Belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan supaya siswa dan mahasiswa bisa memilih pelajaran yang diminati sehingga dapat mengoptimalkan bakatnya guna memberikan sumbangan yang paling baik dalam berkarya bagi bangsa.

Didampingi Bunda PAUD Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution, orang nomor satu di Pemko Medan ini selanjutnya mengungkapkan, Kota Medan terdiri dari beragam multi etnis dan budaya. Dikatakannya, etnis dan budaya tersebut dapat dipelajari tidak hanya di sekolah saja tetapi juga di luar sekolah.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini nantinya pembelajaran di luar kelas dapat diperbanyak lagi, sebab belajar itu tidak hanya di dalam kelas saja,” harap Bobby dihadapan perwakilan MURI, para rektor perguruan tinggi, pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, kepala sekolah TK/PAUD, SD dan SMP serta unsur Forkopimda Kota Medan.

Di sela-sela memberikan sambutannya, menantu Presiden Joko Widodo ini sempat memanggil salah seorang pelajar TK/PAUD untuk menjawab pertanyaan terkait salam etnis apa saja yang ada di Kota Medan.

Tanpa kesulitan siswi cantik berkulit putih dan berambut sebahu itu menyebutkan satu persatu salam etnis yang ada. Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya, orang nomor satu di Pemko Medan itu selanjutnya memberikan satu unit sepeda yang merupakan hadiah dari Bunda PAUD Kota Medan.

Gebyar & Expo Pendidikan 2022 yang berlangsung selama tiga hari mulai 14-16 Juli ini menampilkan berbagai kegiatan seperti kompetisi antar siswa, pameran kolaborasi kedinasan, sarapan bersama Bunda PAUD, pemecahan rekor MURI dan SALUD (Sadar Lalulintas Usia Dini).

Selain itu kegiatan juga dirangkaikan dengan lomba cerdas cermat dan parade busana daerah, pameran sekolah-sekolah serta pertandingan sepak bola. (rel)

Polda Sumut Tangkap 14 Pengedar Narkoba

PAPARKAN: Diresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Wisnu Adji saat memaparkan penangkapan tersangka narkoba jaringan internasional, di Mapolda Sumut, Rabu (13/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditresnarkoba Polda Sumut) berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 30 kilogram (kg), ganja 10 kg, dan pil ekstasi 1.996 butir.

Sindikat tersebut, yakni jaringan Internasional Malaysia-Aceh-Tanjungbalai-Medan, Malaysia-Tanjungbalai-Pekanbaru serta Medan-Jakarta, selama periode Juni hingga 7 Juli 2022.

“Jumlahnya enam kasus dan tersangkanya ada 14 orang,” ujar Diresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Wisnu Adji, di Mapolda Sumut, Rabu (13/7).

Adapun, lanjutnya, modus yang digunakan para tersangka, yaitu menyembunyikan barang haram tersebut di dalam bagasi mobil serta di bawah tempat tidur kamar hotel.

Dijelaskannya, ke empat belas tersangka tersebut dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) dan Pasal 111 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman hukumannya, paparnya, pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara lima tahun dan paling lama dua puluh tahun serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

“Dalam hal ini, Polda Sumut berkomitmen akan terus melakukan penindakan secara tegas terhadap masyarakat para pengguna dan pengedar demi keselamatan generasi bangsa di masa depan,” pungkasnya. (dwi/azw)

Polres Dairi Tangkap Tersangka Pelaku Curanmor

DITANGKAP: Kanit Resum Polres Dairi, Ipda Parlindungan Lumbantoruan (2kiri) bersama tim berhasil menangkap tersangka pelaku Curanmor berinisial DS di Kecamatan Tanahjawa, Kabupaten Simalungun.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Dairi, menangkap tersangka pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial, DS (23) warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Tersangka ditangkap di tempat pelarianya di Kecamatan Tanahjawa, Kabupaten Simalungun, Senin (11/7). Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman melalui Kasie Humas Polres, Iptu Donny Saleh, Rabu (13/7) mengatakan, pengungkapan kasus Curanmor atas laporan polisi dibuat korban, Jamasa Sipayung (56) warga Desa Tanjungberingin, Kecamatan Sumbul, Minggu (10/7).

Di mana korban melaporkan, sepeda motor miliknya jenis Honda CB 150R dengan Nopol BK 2517 AIA, dilaporkan hilang dilokasi doorsmer Goves di Desa Tanjungberingin, Kecamatan Sumbul, Minggu (3/7) lalu.

Lanjut Donny, begitu menerima laporan dimaksud. Kasat Reskrim AKP Rismanto Purba membentuk tim melakukan penyelidikan. Dipimpin Kanit Resum, Ipda Parlindungan Lumbantoruan, tim berangkat ke Tanahjawa, Kabupaten Simalungun, di mana tempat tersangka membawa kabur sepeda motor milik korban.

Tidak butuh waktu lama, tersangka DS berhasil ditangkap. “Kini tersangka telah mendekam di ruang tahanan Polres Dairi, menunggu proses hukum selanjutnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Donny.

Sementara itu, Jamasa Sipayung dan masyarakat lainya, mengapresiasi Polres Dairi, sudah berhasil menangkap pelaku Curanmor itu.(rud/azw)

Perkuat Transformasi Digital, Telkomsel Raih Predikat Terbaik pada Ajang ‘2022 Asia-Pacific Stevie Awards’

Direktur Human Capital Management Telkomsel R. Muharam Perbawamukti saat menerima penghargaan Gold Winner yang diraih Telkomsel pada ajang 2022 Asia-Pacific Stevie Awards. Prestasi 'Gold' penghargaan ini diperoleh di kategori ‘Innovation in Human Resources Management, Planning & Practice’ untuk industri telekomunikasi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel dinobatkan sebagai peraih Gold Winner pada 2022 Asia-Pacific Stevie Awards, sebuah ajang penghargaan bisnis dunia yang mengapresiasi berbagai upaya dari 900 perusahaan di 29 negara kawasan Asia-Pacific (APAC) dalam menciptakan inovasi bisnis. Pada ajang penghargaan tersebut, panel juri menobatkan Telkomsel yang merupakan bagian dari perusahaan BUMN TelkomGroup sebagai yang terbaik dalam kategori Innovation in Human Resources Management, Planning & Practice” untuk industri telekomunikasi.

Direktur Human Capital Management Telkomsel R. Muharam Perbawamukti mengatakan, “Kami bersyukur bisa mendapatkan predikat terbaik dalam ajang penghargaan Asia-Pacific Stevie Awards 2022. Penghargaan ini akan menjadi pendorong bagi Telkomsel untuk secara konsisten menciptakan berbagai inovasi dalam mengakselerasi transformasi pengelolaan SDM yang semakin berkembang, sehingga kami dapat terus mengembangkan talenta-talenta yang kami miliki untuk menjadi pakar teknologi digital yang andal dan relevan dengan perkembangan industri bisnis yang dinamis.”

Asia-Pacific Stevie Awards merupakan bagian dari program Stevie Awards, ajang penghargaaan bisnis tertinggi di dunia untuk memberikan apresiasi terhadap beragam capaian inovatif dan kontribusi positif berbagai organisasi dan pekerja profesional di seluruh dunia. Pada edisi kesembilan Asia-Pacific Stevie Awards kali ini, terdapat lebih dari 900 perusahaan di 29 negara kawasan APAC dengan berbagai capaian inovatif yang masuk ke dalam nominasi di dalam beberapa kategori, di antaranya Excellence in Innovation in Products & Services, Innovative Management, Innovation in Corporate Websites, dan lainnya. Terdapat tiga tingkatan pemenang dari setiap kategori, yaitu Gold, Silver, dan Bronze. Tingkatan pemenang ditentukan berdasarkan nilai rata-rata yang diberikan oleh lebih dari 100 eksekutif di seluruh dunia sebagai dewan juri.

Pada tahun ini, TelkomGroup menjadi pemenang teratas dengan raihan 16 Gold, 3 Silver, dan 3 Bronze. Salah satu Gold yang berhasil diraih oleh TelkomGroup disumbang dari Telkomsel pada kategori ‘Innovation in Human Resources Management, Planning & Practice untuk industri telekomunikasi. Dalam hal ini, Telkomsel dinilai mampu menghadirkan inovasi dalam menjalankan manajemen SDM yang optimal untuk mendukung keberlangsungan transformasi digital perusahaan yang menyeluruh.

Pengembangan talenta teknologi merupakan bagian penting dari transformasi yang dilakukan Telkomsel. Dalam upaya memenuhi kebutuhan tersebut, di sepanjang tahun 2021 Telkomsel menjalankan serangkaian program dibawah naungan Transformational Expert Development Academy, sebuah program pengembangan skill bagi karyawan untuk menguasai keterampilan digital yang sangat dibutuhkan perusahaan, seperti data science, UI/UX, software development, cyber security, dan lainnya. Program tersebut mampu menarik minat lebih dari 2.000 karyawan dari lintas direktorat. Tidak hanya upskilling, berbagai latar belakang Karyawan yang sebelumnya bukan berasal dari keterampilan teknis pun ikut bergabung dalam program ini, sehingga peluang pengembangan karir mereka terbuka luas.

Setelah mengikuti program tersebut, seluruh expert yang lulus akan mendapat penugasan berbasis proyek sesuai dengan keahliannya, baik untuk memperkuat bisnis saat ini maupun untuk menjajaki bisnis di masa depan. Para ahli ini akan terus dikembangkan dan dievaluasi keahliannya sehingga siap untuk ditugaskan ke berbagai proyek yang membutuhkan kemampuan khusus mereka.

Selama tahun 2021, para lulusan akademi ini telah ditugaskan ke berbagai proyek perusahaan di bidang IT, Marketing, Network, dan lainnya. Pendekatan penugasan semacam ini telah terbukti mampu meningkatkan dan mendukung pengembangan produk atau solusi yang lebih optimal untuk setiap proyek Telkomsel. Inisiatif ini pun sejalan dengan tujuan transformasi digital Telkomsel untuk memperkuat ekosistem digital nasional melalui pemanfaatan seluruh aset telekomunikasi perusahaan.

“Merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami dapat meraih penghargaan yang diberikan oleh Stevie Awards. Kami akan menjadikan momentum ini untuk terus bergerak maju dalam berinovasi, baik untuk menghadirkan solusi digital terdepan maupun untuk memperkuat kapabilitas internal perusahaan. Ke depan, Telkomsel akan membuka lebih banyak peluang dalam melahirkan lebih banyak expert di bidang teknologi digital melalui pengembangan kompetensi SDM Telkomsel yang lebih luas lagi,” pungkas Muharam.(rel)