Home Blog Page 2525

Airlangga: Manfaatkan Kemudahan Pendirian Koperasi Melalui UU Cipta Kerja

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, Undang-Undang Cipta Kerja memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mendirikan koperasi. Airlangga mempersilakan masyarakat memanfaatkan kemudahan yang disediakan pemerintah untuk mengangkat perekonomian Indonesia.

Berbeda dengan UU Perkoperasian Nomor 25 Tahun 1992, UU Cipta Kerja memberikan kemudahan syarat pendirian. Jika UU 25/1992 mengharuskan koperasi primer didirikan sekurang-kurangnya 20 orang, UU Cipta Kerja hanya mensyaratkan minimal 9 orang.

“Melalui UU Cipta Kerja, pemerintah memudahkan pendirian koperasi di Tanah Air, salah satunya jumlah minimal pendiri koperasi sekarang hanya 9 orang, dari sebelumnya 20 orang,” tutur Airlangga dalam keterangan, Selasa (12/7/2022).

Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, untuk pendirian koperasi sekuder, hanya dibutuhkan sekurang-kurangnya tiga koperasi. Bahkan, koperasi juga bebas memanfaatkan teknologi untuk menggelar rapat.

Menurut Airlangga, selain memudahkan cara kerja koperasi, penggunaan teknologi juga bisa menuntun koperasi karib dengan perkembangan digital. Bahkan, koperasi harus siap menghadapi digitalisasi yang bakal terjadi di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah koperasi di Indonesia memang mengalami peningkatan. Namun, peningkatan ini belum signifikan. Pada 2021, jumlah koperasi di Indonesia berada di angka 127.846 unit di seluruh Indonesia. Jumlah ini bertambah sekitar ratusan ribu dari tahun sebelumnya yang hanya 127.124 unit.

Menko Perekonomian berharap, kemudahan pendirian koperasi yang diberikan melalui UU Cipta Kerja bisa mendongkrak peningkatan jumlah koperasi di Indonesia.

Sebab, selain UMKM, koperasi merupakan soko guru ekonomi Indonesia. Terlebih, UU Cipta Kerja memberi keleluasaan bagi koperasi untuk menerapkan prinsip syariah.

Airlangga mengatakan, UU Cipta Kerja memang merespons kondisi masyarakat Indonesia yang sudah mulai memberi ruang lebih besar pada prinsip syariah dalam ekonomi.

Hal ini merujuk pada demografi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Keleluasaan penerapan prinsip syariah itu diatur dalam beleid Pasal 86 UU Cipta Kerja yang menambahkan Pasal 44A dalam UU Perkoperasian.

“Kemudahan terhadap koperasi syariah bisa dimanfaatkan peserta majelis ilmu, organisasi Islam, pondok pesantren, dan kelompok muslim lain mendirikan koperasi sehingga dapat menjadi sumber perekonomian bagi umat,” tegas Menko Airlangga. (adv/*)

Rayakan Idul Adha, PDI Perjuangan Sumut Sembelih 7 Lembu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Melanjutkan Road Show Idul Adha, DPD PDI Perjuangan Sumut sembelih 7 ekor Lembu di halaman kantor DPD PDI Perjuangan Sumut, Jalan Jamin Ginting Medan, Senin (11/7/2022).

“Puncak road show PDI Perjuangan Sumut adalah dengan memotong 7 ekor lembu di kantor DPD yang dagingnya kami bagikan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar kantor dan kader-kader partai yang ada di Kota Medan,” ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon.

Selain masyarakat, daging kurban ini juga dibagikan kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra PDI Perjuangan Sumut. Tampak hadir dalam penyembelihan hewan kurban seperti Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Sekretaris DPD Sutarto, wakil-wakil ketua seperti Aswan Jaya, Jumiran Abdi, Meinarty, Syarifah Alatas dan lain-lain.

Kemudian, Rapidin Simbolon bersama Sekretaris DPD Sutarto ditemani Jumiran Abdi dan Baskami Ginting juga berkunjung ke Kantor PW Al Wasliyah dalam rangka menyaksikan pemotongan hewan kurban sumbangan PDI Perjuangan. Pada hari sebelumnya, Minggu (10/7/2022), pimpinan DPD Perjuangan Sumut juga berkunjung ke Ponpes Al Kaustar Al Akbar, Jabbal Nur dan NU untuk menyaksikan pemotongan hewan kurban yang juga sumbangan PDI Perjuangan Sumut.

Sebagaimana diketahui sebelumnya bahwa PDI Perjuangan Sumut mendistribusikan 40 ekor lembu yang telah dibagikan kepada daerah-daerah di Sumut sebagai hewan kurban untum dibagikan kepada masyarakat kurang mampu. (adz)

Dalam Forum UN-ECOSOC, Menko Airlangga Tegaskan Penyediaan Minyak Nabati di Pasar Global

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Meski di tengah krisis pangan, energi, dan keuangan yang terjadi saat ini, Pemerintah tidak hanya berupaya untuk memulihkan kondisi ekonomi seperti sebelum pandemi, tetapi juga mengupayakan transformasi perekonomian menjadi lebih hijau, berkelanjutan, dan inklusif.

“Di tengah krisis ini, memastikan ketersediaan, aksesibilitas, dan keterjangkauan komoditas pertanian di pasar global, termasuk minyak nabati, menjadi salah satu fokus utama kami,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya secara virtual pada acara Webinar United Nations Economic And Social Council (UN-ECOSOC) High Level Political Forum (HLPF), Senin (11/07).

Kegiatan yang mengambil tema “Catalysing Actions For Sustainable Vegetable Oils In Support Of The Attainment Of Sustainable Development Goals (SDGs)” tersebut, diselenggarakan di New York, Amerika Serikat.

Dalam upaya untuk memenuhi target SDGs 2030, muncul beberapa tantangan-tantangan besar seperti inflasi yang tinggi, lonjakan suku bunga, lonjakan harga pangan dan energi, serta terganggunya pasokan dan perdagangan komoditas pertanian.

Dengan mempertimbangkan pertumbuhan populasi global dan meluasnya penggunaan minyak nabati di berbagai industri, maka diperkirakan ukuran pasar global minyak nabati akan meningkat dari 199,1 juta metrik ton pada tahun 2020 menjadi 258,4 juta metrik ton pada tahun 2026.

Sementara itu, bahkan sebelum terjadinya krisis global, minyak nabati telah lama menjadi sumber mata pencaharian bagi petani skala kecil serta sumber mesin pembangunan di banyak negara berkembang. Sehingga penting untuk memastikan kesinambungan pasokan minyak nabati yang cukup ke pasar global untuk mencegah volatilitas harga lebih lanjut dan guncangan terhadap ekonomi global.

“Dalam hal ini, kami terus percaya bahwa upaya bersama untuk memastikan keberlanjutan di pasar minyak nabati global harus dilakukan secara holistik dan nondiskriminatif,” tegas Menko Airlangga.

Selain itu, diperlukan juga lingkungan yang kondusif serta penyediaan sumber daya dan keterampilan untuk mendukung petani kecil dalam mewujudkan produksi berkelanjutan atas komoditas yang digunakan untuk menghasilkan minyak nabati.

Sebagai salah satu produsen dan pengekspor minyak nabati utama dunia, termasuk minyak sawit dan minyak kelapa, Indonesia terus menekankan pentingnya memastikan keberlanjutan di seluruh sektor minyak nabati. Hal tersebut dilakukan diantaranya melalui pemanfaatan smart farming pada perkebunan kelapa maupun dukungan replanting bagi petani sawit.

Lebih lanjut, Indonesia berkomitmen untuk mempercepat transisi energi bersih melalui kebijakan biodiesel untuk mencapai net zero emissions. Diperkirakan penggunaan B30 berpotensi menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 24,6 juta ton CO2. Hal ini juga akan memperkuat tujuan Indonesia untuk mencapai target ketahanan energi dan bauran energi sebesar 23% pada tahun 2025.

Indonesia juga akan terus mempromosikan pentingnya pertanian dan sistem pangan berkelanjutan di berbagai forum, termasuk melalui Presidensi G20 dan kerja sama dengan Inggris melalui co-chairmanship dari dialog FACT (Forest, Agriculture, and Commodities Trade). Indonesia juga bertujuan untuk mempromosikan komoditas berkelanjutan sekaligus memenuhi SDGs dan mendukung pembangunan ekonomi.

Selain itu, Indonesia juga berkomitmen untuk mendorong dan menyinergikan kerja sama untuk memastikan minyak nabati berkelanjutan di berbagai organisasi internasional terkait seperti Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) dan International Coconut Community (ICC).

“Mari kita melipatgandakan upaya kita untuk mencapai SDGs, dan menetapkan jalan kita menuju komunitas global yang lebih tangguh, termasuk melalui promosi dan pengembangan minyak nabati yang berkelanjutan,” tutup Menko Airlangga. (dlt/fsr/adv/*)

Bahrumsyah Apresiasi Bobby Nasution Gelar Salat Idul Adha di Lapangan Gajah Mada

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H.T. Bahrumsyah memberikan apresiasi kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang telah menggelar Salat Idul Adha 1443 H dan pemotongan hewan kurban di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur pada Minggu (10/7) lalu.

Bahrumsyah menilai, apa yang dilakukan Bobby Nasution tersebut merupakan bentuk upaya dan penekanan Pemko Medan bahwa Lapangan Gajah Mada memang merupakan aset milik Pemko Medan.

“Saya menilai Salat Id di Lapangan Gajah Mada kemarin sebagai bentuk konsistensi Pemko Medan dalam memperjuangkan Lapangan Gajah Mada sebagai aset milik Pemko Medan. Konsistensi Wali Kota Medan dalam memperjuangkan aset-aset Pemko Medan termasuk Lapangan Gajah Mada ini sangat patut untuk di apresiasi,” ucap Bahrumsyah kepada Sumut Pos, Selasa (12/7).

Dikatakan Ketua DPD PAN Kota Medan itu, saat ini upaya-upaya yang dilakukan Bobby Nasution tersebut memang sangat dibutuhkan oleh Pemko Medan dari pihak-pihak yang mengaku dan menguasai aset-aset milik Pemko Medan.

“Makanya saya menilai, kegiatan Salat Id di Lapangan Gajah Mada kemarin sebagai bentuk upaya nyata. Bahwa Pemko Medan tidak hanya memiliki, tapi juga menguasai dan memanfaatkan Lapangan Gajah Mada tersebut,” ujarnya.

Bahrum juga menilai, Bobby Nasution konsisten dalam memperjuangkan aset-aset Pemko Medan lainnya yang sempat dikuasai oleh pihak lain, salah satunya bangunan Eks Perisai Plaza.

“Apalagi lapangan Gajah Mada kita harapkan dapat menambah jumlah RTH Kota Medan yang saat ini masih kurang. Lapangan Gajah Mada juga kita harapkan dapat sebagai sarana bagi masyarakat dalam berekspresi,” katanya.

Bahrumsyah pun meminta agar Lapangan Gajah Mada dihapus dalam daftar aset Pemko Medan yang tengah bermasalah.

Untuk itu, Bahrumsyah juga mendorong Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan untuk menyusun dan mendokumentasikan seluruh aset milik Pemko Medan, termasuk aset-aset yang saat ini tengah dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

“Baik yang masa MoU nya sudah habis maupun yang masa MoU nya akan habis. Kita harapkan mulai saat ini, seluruh aset di Pemko Medan bisa terdata dan terdokumentasi dengan baik agar tidak ada lagi aset-aset yang terbengkalai seperti selama ini. BPKAD harus mendukung penuh upaya Wali Kota Medan dalam menertibkan, menguasai, dan mengelola aset-aset yang dimiliki Pemko Medan,” pungkasnya. (map)

Syukuran HUT ke-7 Menara Rumah Doa Nainggolan Lumban Tungkup Meriah

Kakor Binmas Baharkam Mabes Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan SIK MH (dua kiri) dan istri berpose bersama Valdesz Junianto Nainggolan dan istri usai diulosi sebagai Pomparan Nainggolan Lumban Tungkup Berprestasi di HUT ke-7 Menara Rumah Doa Nainggolan Lumban Tungkup, Sabtu (9/7/2022).

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Sabtu, 9 Juli 2022, menjadi momentum paling menggembirakan bagi seluruh Pomparan Nainggolan Lumban Tungkup di seluruh Indonesia. Pada hari itu salah satu puak terbesar marga Nainggolan ini melaksanakan Pesta Syukuran HUT ke-7 Menara Rumah Doa Nainggolan Lumban Tungkup Boru, Bere, Ibebere se-Indonesia yang dilanjutkan pelantikan pengurus Nainggolan Lumban Tungkup se-Indonesia periode 2022- -2027 di Kelurahan Sirumahombar, Kecamatan Nainggolan, Samosir.

Pesta yang berlangsung dari pagi hingga malam itu dihadiri oleh Bupati Samosir Vandiko Timotheus Gultom, Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon, SH. MH, dan Camat Nainggolan Tino Luhut Nainggolan. Paling membanggakan adalah kehadiran Kakor Binmas Mabes Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, SIK., MH yang juga putra terbaik Nainggolan Lumban Tungkup.

Ketua Umum Nainggolan Lumbantungkup Boru Bere dan Ibebere Se-Indonesia periode 2022-2027 St Op Rumalo Nainggolan Lumban Tungkup didampingi Ketua Panitia Acara Syukuran HUT ke-7 Menara Rumah Doa Nainggolan Lumban Tungkup Edward Nainggolan Lumban Tungkup mengapreasi kehadiran hampir 1.000 Pomparan Nainggolan Lumban Tungkup Boru, Bere dan Ibebere di acara yang sudah dipersiapkan sebelum pandemi Covid-19 tersebut.

“Acara syukuran HUT Menara Rumah Doa Nainggolan Lumban Tungkup ini diadakan setiap 5 tahun sekali. Tapi berhubung adanya pandemi Covid-19 baru bisa kita laksanakan setelah tahun ketujuh,” kata St Op Romalo Nainggolan Lumban Tungkup.

Dia mengingatkan, sepantasnya Pomparan Nainggolan Lumban Tungkup memanjatkan puji syukur kepada Tuhan karena pandemi Covid-19 bisa dilewati sehingga acara Syukuran HUT ke-7 Menara Rumah Doa Nainggolan Lumban Tungkup berjalan dengan baik sesuai rencana awal. “Mari kita buat Rumah Doa ini sebagai tempat doa dan simbol bersatunya Pomparan Nainggolan Lumban Tungkup dimanapun berada,” tukasnya.

Ketua Panitia Acara Syukuran HUT ke-7 Menara Rumah Doa Nainggolan Lumban Tungkup, Edward Nainggolan Lumban Tungkup mengaku sangat gembira atas suksesnya acara HUT ke 7 Menara Rumah Doa dan pemilihan pengurus yang baru. “Kita semua berharap kepengurusan baru yang terpilih nanti dapat membawa perubahan yang lebih baik ke depannya. Hal itu bisa tercapai dengan adanya kesatuan dan persatuan dari kita semua Pomparan Nainggolan Lumban Tungkup di seluruh Indonesia,” paparnya.

Bupati Samosir Vandiko Timoteus Gultom yang tiba di lokasi acara syukuran menjelang malam karena langsung dari acara dinas di Medan mengatakan, cukup terperanjat atas kemegahan bangunan Rumah Doa Nainggolan Lumban Tungkup. “Saya pribadi berpesan agar seluruh pomparan dan pengurus tetap menjalankan nilai-nilai luhur budaya Batak. Kami dari Pemkab Samosir memberikan ucapan syukur kepada Punguan Nainggolan Lumban Tungkup se-Indonesia sejumlah Rp10 juta semoga dapat bermanfaat,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.

Kapolres Samosir AKBP Joshua Tampubolon, SH MH mengaku ikut bangga dengan kebesaran marga Nainggolan Lumban Tungkup. Selain beristrikan boru Nainggolan, Joshua mengatakan, salah satu anggotanya di Polres Samosir yaitu Bripda Bonatua Nainggolan Lumban Tungkup adalah peraih medali di ajang Sea Games dalam cabor Kick Boxing.

“Saya yakin kebesaran Pomparan Nainggolan Lumban Tungkup ini karena mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Seperti tertulis Mazmur 127 : 7 bahwa Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga,” katanya disambut tepuk tangan.

Seusai diberikan ulos oleh Penasehat Punguan Nainggolan Lumban Tungkup se-Jabodetabek, Op Gracia Nainggolan Lumban Tungkup sebagai penghargaan bagi pomparan Nainggolan Lumban Tungkup yang berprestasi di bidangnya masing-masing, Kakor Binmas Mabes Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan Lumban Tungkup, SIK., MH mengatakan penghargaan itu doa dan harapan dari seluruh keluarga Nainggolan Lumban Tungkup.

Tidak hanya untuk dirinya tetapi juga kepada banyak lagi pomparan Nainggolan Lumban Tungkup agar lebih sukses dari dirinya di kemudian hari. “Perkumpulan ini merupakan kekeluargaan dan saya sangat bangga akan Punguan Nainggolan Lumban Tungkup se-Indonesia bisa berdiri sampai saat ini,” katanya.

Pomparan Nainggolan Lumban Tungkup yang turut diberikan penghargaan antara lain di bidang militer yaitu Kol (AU) Parlindungan Nainggolan Lumban Tungkup, Roberto Nainggolan Lumban Tungkup, Hotman Nainggolan Lumban Tungkup (pengusaha), dr Dorlina br Nainggolan Lumban Tungkup (medis), Marganas Nainggolan Lumban Tungkup, Valdesz J. Nainggolan Lumban Tungkup (media), Bripda Bonatua Nainggolan Lumban Tungkup (olahraga), Jaksa Henri Nainggolan Lumban Tungkup, SH., MH (hukum), Reinhard “Amigos” Nainggolan Lumban Tungkup (seni), dan belasan pomparan lainnya yang berprestasi di berbagai bidang.

Rangkaian acara diakhiri dengan manortor oleh Panitia Punguan Nainggolan Lumban Tungkup se-Indonesia beserta Pomparan Nainggolan Lumban Tungkup se-Indonesia, dan pengumuman Pengurus Punguan Marga Nainggolan Lumban Tungkup se-Indonesia terpilih Periode 2022 s/d 2027 yaitu Ketua Umum Op. Rumalo Nainggolan Lumban Tungkup, S.Th/ br Sihombing, Ketua I Roberto Nainggolan Lumban Tungkup/ br Simarmarta (A. Monica), Sekretaris Umum Op. Gabero Nainggolan Lumban Tungkup/ br Sihombing, dan Bendahara Op. Arga Nainggolan Lumban Tungkup/ br Silitonga. Pengurus terpilih dikukuhkan dan dilantik ditandai dengan penyerahan petaka bendera Nainggolan Lumban Tungkup. (rel/adz)

MD KAHMI Langkat dan Wagubsu Sembelih 2 Hewan Kurban di Tanjungpura

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Karateker Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Langkat, menyembelih 2 ekor sapi di Dusun 5, Desa Karya Maju, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Senin (11/7). Salah satu hewan kurban tersebut merupakan sumbangan dari Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah.

Kepala Dusun 5 Desa Karya Maju, Ibnu Hajar mengucapkan terima kasih kepada MD KAHMI Langkat terkhusus kepada Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah yang telah memberikan hewan kurban. “Terima kasih Pak Wagub Sumut yang telah memberikan hewan kurban untuk kami, mudah-mudahan bapak dan keluarga juga diberi kesehatan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Apapun yang diniatkan semoga tercapai dan sukses serta menjadi amal jariyah,” doanya.

Dikatakan Ibnu Hajar, belum ada yang menyembelih hewan kurban di Dusun 5 ini. “Kami bersyukur atas hewan kurban ini dan bisa kami nikmati bersama keluarga, ” tandasnya.

Sementara Ketua Karetaker MD KAHMI Langkat Sugiat Santoso MSP, didampingi Sekretaris Selamat SPd, Anggota Ismail Marzuki, Serasih Malem Sitepu SPd, pengurus MW KAHMI Sumut Ronggur Raja Doli Simorangkir dalam sambutan mengatakan, pemotongan hewan kurban ini karena bentuk kepedulian KAHMI dengan masyarakat di Desa Karya Maju, saling berbagi di hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

“Kurban ini dari sumbangan saya sebagai Ketua Karateker KAHMI Langkat dan dari Wagub Sumut Haji Musa Rajekshah, saya sudah laporkan dengan beliau terkait lokasi dan acara ,” ujarnya.

Sugiat mengatakan mudah-mudahan Wagub Sumut bisa bersilaturahmi langsung dengan warga di sini. “Acara sepertinya terus rutin dilaksanakan, tahun depan bisa di beberapa tempat yang bisa kita kembangkan di Kabupaten Langkat,” pungkasnya. (adz)

Pemko Medan Latih dan Beri Bantuan Peralatan pada Pelaku IKM Furniture di Kelurahan Karang Berombak

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna meningkatkan inovasi dalam produksi, Pemko Medan melalui Dinas Perindustrian menggelar Pelatihan Furniture kepada warga dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) bidang furniture di Kelurahan Karang Berombak Medan Barat.

Setelah pelatihan selama 10 hari ini para peserta diharapkan membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan menerima hibah peralatan pembuatan furniture. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian Medan, Parlindungan, saat membuka Pelatihan Furniture, Selasa (12/7) di kantor Kelurahan Karang Berombak.

Dalam acara pembukaan yang dihadiri antara lain oleh Camat Medan Barat Lilik, Lurah Karang Berombak Suhardi, dan Kabid Pembangunan Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian Linda Mora itu, Parlindungan mengatakan, kegiatan ini mendukung program Wali Kota Medan Bobby Nasution yakni Satu Kelurahan Satu Sentra Kewirausahaan (Sakanwira).

“Pelatihan ini perlu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya pelaku Industri Kecil Menengah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, diharapkan terwujud perekonomian masyarakat yang berkeadilan agar tercipta lapangan kerja, iklim kewirausahaan yang sehat sekaligus peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dinas Perindustrian berkomitmen membentuk IKM yang kuat, cerdas, dan terampil. Kita juga arahkan agar semua aktivitas dapat berkontribusi pada kesejahteraan keluarga dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Dia berpesan agar peserta mengikuti pelatihan ini dengan disiplin dan sungguh-sungguh dan tidak segan-segan berinteraksi dengan instruktur. “Kita harapkan setelah pelatihan ini selesai, peserta dapat meningkatkan inovasi dalam produksi furniture hingga meningkatkan peluang kerja dan perekonomian daerah,” ungkapnya.

Camat Medan Barat, Lilik mengucapkan terima kasih pada Dinas Perindustrian yang menggelar pelatihan furniture di Kelurahan Karang Berombak ini. Dia mengatakan, di Kelurahan ini memang banyak terdapat pelaku IKM bidang furniture dan bahan-bahan pembuatan furniture. “Manfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya untuk dapat melahirkan inovasi dalam produksi furniture,” pesannya kepada peserta.

Sebelumnya, Kabid Pembangunan Sumber Daya Industri Dinas Perindustrian Linda Mora melaporkan, kegiatan yang bertempat di Kantor Kelurahan Karang Berombak ini berlangsung mulai 12 sampai dengan 22 Juli 2022. Selama 10 hari mulai dari pagi hingga sore, sebanyak 15 peserta akan mendapat materi tentang keterampilan dan inovasi dalam pembuatan furniture.

Linda Mora mengatakan, selain meningkatkan inovasi produk furniture, pelatihan ini juga bertujuan memberikan kesempatan pada warga, khususnya IKM binaan, untuk meningkatkan skill serta keterampilan dalam bidang furniture. Dengan meningkatnya inovasi dan skill ini, diharapkan industri furniture di Medan semakin berkembang dan memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah. (rel)

Terima Kunjungan, Lapas Binjai Berbenah

Lapas Binjai

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Binjai telah menerima kunjungan tatap muka dari keluarga warga binaan sejak Senin (4/7) lalu. Kunjungan tatap muka diizinkan menyusul Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menerbitkan Surat Edaran Nomor PAS-12.HH.01.02 Tahun 2022 Tentang Penyesuaian Mekanisme Terhadap Layanan Kunjungan Secara Tatap Muka Dan Pembinaan yang Melibatkan Pihak Luar.

Dalam SE ini diatur, pengunjung merupakan keluarga inti dari warga binaan atau penasihat hukumnya. Untuk melakukan kunjungan, mereka mendapat kesempatan 1 kali dalam 1 minggu pada jam kerja.

Pengunjung yang mau melakukan tatap muka juga harus sudah divaksin hingga tiga kali. Hal tersebut juga harus dapat dibuktikan melalui aplikasi Peduli Lindungi atau sertifikat vaksin.

Bagi pengunjung yang belum menerima vaksin secara lengkap, juga dapat mengunjungi keluarganya secara tatap muka. Namun, pengunjung wajib menunjukkan rapid/swab antigen dengan hasil negatif atau surat keterangan tidak dapat menerima vaksin karena alasan kesehatan dari dokter instansi pemerintah.

“Lapas Binjai sudah berbenah untuk kunjungan tahap muka. Sarana dan Standar Operasional Prosedur kami terapkan sebagaimana sesuai petunjuk dalam SE Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham,” jelas Pelaksana Tugas Kalapas Binjai, Marlen Situngkir, Selasa (12/7).

Sejauh ini, Marlen bilang, 6 hari berlalu pelaksanaan kunjungan tatap muka, Rata-rata per harinya pengunjung yang datang sekitar 20 orang. “Maksimal 50 orang per harinya,” seru dia.

Kunjungan dilakukan dua sesi. Pada pagi dan siang hari.

“Pagi dari jam 9 sampai jam 12. Sementara siang mulai pukul 13.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB,” bebernya.

“Uji coba kunjungsn tatap muka ini juga sudah kami evaluasi mengenai kendala dan hambatannya. Hal ini akan menjadi masukan kepada pimpinan dalam pelaksanaan kunjungan tatap muka,” tambahnya.

Sementara, hal yang sama juga diberlakukan Lapas Narkotika Langkat. Namun, kunjungan tatap muka ini tidak seantusias di Binjai.

Menurut Kalapas Narkotika Langkat, Alexander Lisman Putra, WBP di tempatnya tidak seluruhnya berasal dari Kabupaten Langkat maupun Kota Binjai. “Sejauh ini kami terus berbenah untuk memberi pelayanan kunjungan tatap muka sesuai dengan SOP dalam SE,” pungkasnya.

Meski sudah diizinkan kunjungan tatap muka, layanan virtual tetap diakomodir. Penyelenggaraan layanan kunjungan tatap muka dilakukan tetap memperhatikan keamanan dan penetapan prokes. (ted/azw)

Aniaya Korban, Lima Anggota Geng Motor Ditangkap

DIPAPARKAN: Lima anggota geng motor, tersangka penganiayaan dipaparkan Polrestabes Medan, Senin (11/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan bersama Dit Krimum Polda Sumut melakukan penangkapan lima diduga pelaku penganiayaan secara bersama sama menggunakan sepeda motor.

Dari kelima pelaku dua di antaranya masih anak di bawah umur berinisial ST (17) dan RF (16). Sedangkan tiga pelaku lainnya bernama Jhon (25), Frans (19) dan Reja (19).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa SIK MH menyampaikan dari kelima para pelaku turut diamankan sejumlah barang bukti berupa Sepeda Motor jenis Honda Scoopy, Sepeda Motor jenis Honda Vario, 3 parang, 1 gergaji, 1 pedang, 3 buah batu.

“Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 3 Juli 2022 sekitar pukul 02.30 Wib yang dialami oleh dua orang korban, salah satunya seorang wanita ibu rumah tangga (IRT) mengalami luka cukup parah,”sebut Kompol Teuku Fathir Mustafa SIK MH, Senin (11/7).

Saat itu, Kompol Fathir menyebutkan korban baru pulang membeli pulsa dari Jalan Ayahanda dengan melintasi Jalan Pabrik Tenun.

“Sesampainya di Jalan Pabrik Tenun, korban melihat dari arah yang berlawanan sekitar 6 unit sepeda motor melakukan pelemparan terhadap gerombolan sepeda motor yang berada di depan korban dan juga melakukan pelemparan terhadap korban hingga membuat korban mengalami luka cukup para dibagian mata dan harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit,”ungkapya.

Selain lima pelaku yang diamankan, Kasat Reskrim mengatakan petugas juga telah menetapkan 5 orang tersangka lainnya yang saat ini masih dalam pengejaran.

“Kami harap pelaku kejahatan yang lainnya untuk menyerahkan diri karena untuk kejadian yang melibatkan remaja menggunakan sepeda motor ini menjadi atensi khusus bagi kami,” pungkasnya.(azw)