Home Blog Page 2524

Dongkrak Wisatawan Mancanegara, Maret 2023, Ada Balapan Boat di Danau Toba

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pelaksanaan Otoritas Danau Toba (BPODT) didukung Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan sport tourism F1 H20 atau yang dikenal dengan F1 Boat Race di perairan Danau Toba, Maret 2023.

“Setiap tahun, kita ada kalender of event Danau Toba, dengan kegiatan Internasional dan nasional,” kata Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPODT, Raja Malem Ukur Tarigan kepada wartawan di Kota Medan, Selasa (12/7) sore.

F1 Boat Race ini merupakan gagasan dan ide dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Dengan tujuan untuk memperkenalkan pariwisata Danau Toba kepada dunia melalui event internasional tersebut dan dapat mendatangkan kunjungan wisatawan dari berbagai negara dan daerah di Indonesia. “Kita didukung pemerintah, di Mandalika ada balapan motor, tahun depan kita ada balapan boat, yang namanya F1 Boat di Bulan Maret 2023. Event internasional ini, dapat menarik pengunjung,” kata Raja.

Raja mengatakan, pihaknya dalam pengembangan kawasan Danau Toba, tidak saja melakukan event olahraga internasional. Namun, juga dalam pengembangan fasilitas seperti hotel, rumah sakit, lokasi pertunjukan untuk event internasional. “Toba 2023 mendatang. BPODT akan menguatkan pelibatan Diaspora Batak di seluruh dunia dalam pengembangan kawasan Danau Toba serta mendukung penyelenggaraan penyelenggaraan Kalendar of Event pariwisata di Kawasan Danau Toba,” jelas Raja didampingi Direktur Utama BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan.

Untuk diketahui, BPODT melakukan pengelolaan kawasan otoritatif Danau Toba berada di Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, seluar 386,72 Hektar, yakni yang diberi nama Toba Caldera Resort (TCR). Kawasan TCR sudah dibuka untuk publik sejak November 2021 lalu dan sudah dikunjungi kurang lebih 100.000 pengunjung.

Dikawasan ini telah terdapat 12 Bobocabin milik Bobobox sebagai tempat menginap yang eksklusif. Ada juga belltent, tenda yang dilengkapi dengan fasilitas standar hotel, yang dikelola oleh BPODT.

Terkait progres investasi, sudah ditandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan investor perdana pada tanggal 3 Februari 2022 dengan nilai investasi sekitar Rp 600 Miliar. Investor tersebut akan membangun Hotel Bintang Lima di salah satu lot bagian selatan TCR.

Dalam perkembangannya BPODT juga telah menerima beberapa surat minat dari beberapa kandidat investor. Dalam waktu dekat BPODT akan mengadakan tender pendayagunaan aset di salah satu lot di bagian selatan untuk pembangunan villa dan hotel dengan nilai investasi Rp400 miliar.

“Kami membuka peluang investasi seluas-luas nya untuk para investor yang siap bersama-sama membangun kawasan Danau Toba. Zona Otoritatif BPODT, Toba Caldera Resort siap menerima investor yang berinvestasi dalam bentuk pembangunan Hotel/Resort, Entertainment, MICE, F&B, dan lainnya,” sebut Direktur Utama BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan.

Ke depannya, Jimmy mengatakan dalam waktu dekat BPODT akan menggandeng investor dalam pembangunan luxury Gtamping dan staff housing di bagian central dan mengadakan tender untuk pembangunan cable car di bagian central. BPODT juga berperan aktif dalam mengembangkan kawasan TCR dengan rencana pembangunan mix used dan mini arboretum di central vilage.

“Dengan gencarnya promosi investasi yang telah dilakukan oleh BPODT, investor yang masuk masih dirasa kurang. Hal yang menjadi hambatan berupa skema sewa 30 tahun yang ditawarkan oleh BPODT dirasa terlalu singkat oleh investor. Selain itu ketersediaan infrastruktur yang memadai menjadi salah satu penyebab kurang minatnya investor untuk berinvestasi di Toba Caldera Resort,” jelas Jimmy.

Jimmy mengungkapkan pihak BPODT berupaya meningkatkan jumlah investasi di Toba Caldera Resort dengan memberikan kemudahan-kemudahan ataupun insentif yang menarik minat investor. Karena itu BPODT berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Utara. Dengan tujuan, untuk memastikan insentif yang diberikan oleh BPODT benar dapat diaplikasikan.

“Ke depannya BPODT akan terus meningkatkan kesiapan Infrastruktur di Toba Caldera Resort dan akan menambah atraksi-atraksi menarik untuk meningkatkan pengalaman wisata para pengunjung. BPODT juga mengharapkan adanya investor-investor yang akan berinvestasi dan ikut mengambil peran dalam pengembangan Toba Caldera Resort dan Kawasan Pariwisata Danau Toba,” tandas Jimmy.(gus)

Kolaborasi Lokot-Burhanuddin Diyakini Mampu Kembalikan Kejayaan Demokrat di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyongsong Pemilu 2024, Partai Demokrat memiliki modal cukup besar untuk menang di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. Kolaborasi Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Lokot Nasution dan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu diyakini akan mampu membawa partai berlambang mercy ini mengembalikan kejayaan seperti pada Pemilu 2009 lalu.

Koordinator Umum Pengembangan Basis Sosial Inisiatif dan Swadaya (‘nBASIS), Shohibul Anshor Siregar mengatakan, duet Lokot-Burhanuddin akan saling melengkapi dalam mengangkat elektabilitas Partai Demokrat, khususnya di Kota Medan.

“Keduanya akan saling melengkapi. Di satu sisi, Burhanuddin adalah kader tulen dan telah banyak berbuat untuk membesarkan Demokrat di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, di sisi lain Lokot Nasution merupakan sosok petarung yang energik, sehingga diyakini akan mampu berkolaborasi untuk mengembalikan kejayaan Demokrat,” kata Shohibul kepada wartawan, Rabu (13/7/2022).

Selain itu, lanjut Shohibul, nama Lokot dan Burhanuddin memiliki makna yang cukup baik. Disebutkannya, nama Burhan berasal dari bahasa Arab yang artinya intelektual, smart, atau petunjuk kebenaran. Sedangkan Lokot artinya lengket atau memiliki daya tarik seperti magnet. “Artinya, sosok Lokot memiliki kepribadian yang bisa membuat siapa saja tertarik. Sehingga jika dikolaborasikan dengan Burhan, maka mereka bisa saling melengkapi,” ungkapnya.

Selain itu, Shohibul juga menilai, dari segi pengalaman berpolitik, Burhanuddin sudah tidak diragukan lagi. Bahkan, kesetiaannya kepada partai telah teruji dengan gagalnya Kongres Luar Biasa (KLB) ‘abal-abal’ di Sibolangit, yang melibatkan pejabat negara.

“Meski dilanda “badai nasional”, sosok Burhanuddin Sitepu membuktikan kesetiaan dan tanggung jawabnya kepada partai. Bukan hanya dirinya yang diselamatkannya, tapi juga partainya. Dia menyikapi situasi itu dengan mempercayakan pusat (DPP) sebagai pemegang komando tertinggi. Sehingga layak bagi dia diberikan award sebagai Ketua DPC Demokrat Medan lima tahun ke depan untuk melanjutkan perjuangan membesarkan partai,” ungkap akademisi UMSU ini.

Menurut Shohibul, mempercayakan kepemimpinan Partai Demokrat Kota Medan kepada Burhanuddin Sitepu bukan harapan kosong. “Saya kenal Burhanuddin ini sejak 2008. Dia memang kader tulen Demokrat dan sudah tiga periode menjadi anggota DPRD Medan, bahkan sempat menjadi Pimpinan DPRD Medan pada periode 2014-2019 lalu. Makanya saya yakin dia memiliki kemampuan, bukan hanya mempertahankan persentase suara yang ada, tapi bahkan menambahnya,” tegasnya.

Shohibul juga mengungkapkan, selama memimpin Partai Demokrat Kota Medan, sudah cukup banyak program yang dilaksanakan Burhanuddin Sitepu, baik kegiatan sosial seperti donor darah, vaksinasi Covid-19, penyediaan layanan mobil ambulans gratis, pengurusan BPJS Kesehatan PBI, dan lainnya.
Begitu juga dengan kegiatan keagamaan, seperti tabligh akbar, peringatan hari besar keagamaan, hingga kegiatan olah raga seperti turnamen taekwondo se-Kota Medan dengan melibatkan peserta dari sejumlah provinsi di Pulau Sumatera.

Bukan itu saja, lanjutnya, Burhanuddin Sitepu juga telah merangkul 96 majelis taklim atau pengajian kaum ibu se-Kota Medan dan membentuk organisasi kemasyarakatan yang kini menjadi relawan Partai Demokrat Kota Medan seperti Majelis Nurul Burhanuddin, Mahkota Serumpun, Satria Wibawa, Sekar Mirah, Relawan Demokrat Sejati, dan masih banyak lagi. “Saya yakin apa yang telah diperbuat Burhanuddin ini semata-mata untuk membesarkan partai dan mampu meningkatkan elektabilitas partai,” sebutnya.

Shohibul juga menilai, tren positif elektabilitas Partai Demokrat dalam survei Litbang Kompas pada Juni 2022, sebesar 11,6 persen dan menempatkan partai tersebut di urutan ketiga di bawah PDI-P (22,8 persen) dan Gerindra (12,5 persen), tidak terlepas dari kontribusi Partai Demokrat Sumut dan Kota Medan. (adz)

Rudi Bangun Sebut Masih Banyak BUMN dan Anak Perusahaannya Rugikan Negara

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Selama tiga tahun terakhir, BUMN telah berkontribusi memberikan penghasilan kepada negara sebesar Rp1.200 triliun. Untuk itu, BUMN penyumbang laba dan dividen bagi negara harus diberikan reward atas kerja kerasnya selama ini, agar semakin terpacu dalam memberikan pelayanan terbaiknya. Sebaliknya, BUMN yang mengalamj kerugian harus mendapat sanksi tegas.

Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun SE MAP, mengingatkan agar Kementerian BUMN tidak lantas berpuas diri. Sebab, selama ini masih banyak BUMN dan anak perusahaannya yang masih terus mengalami kerugian dengan pengeluaran yang besar, sehingga harus meminta tambahan anggaran melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

“Tapi juga ingat masih banyak BUMN dan anak cucu BUMN yang membuat kerugian dan pengeluaran jumbo. Sehingga jika dihitung secara kasarnya, BUMN yang untung triliunan dan menyumbang untuk negara ada beberapa, tapi lebih banyak lagi BUMN yang merugikan negara dan harus ditutupi juga dengan PMN dari negara,” kata Rudi yang merupakan anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Utara III tersebut.

Oleh karenanya, Rudi meminta Menteri BUMN Erick Tohir untuk dapat melihat kinerja BUMN secara menyeluruh dan menindak tegas BUMN serta anak perusahaannya yang masih menimbulkan kerugian bagi negara. “Jadi harus ada tindakan tegas dari Menteri BUMN dalam melihat kinerja seluruh BUMN. Tidak hanya beberapa BUMN, tapi ke anak dan cucu yang menggerogoti keuntungan induk BUMN selama ini,” tegas politisi Partai NasDem ini.

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi VI pada Senin (4/7/2022) lalu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, selama tiga tahun terakhir akumulasi kontribusi BUMN kepada negara mencapai Rp1.200 triliun. Angka tersebut berarti kontribusi BUMN meningkat sebesar Rp50 triliun setiap tahunnya. Sementara itu di sisi lain, Komisi VI telah menyetujui PMN kepada 10 BUMN dengan total Rp73,26 triliun. (adz)

Terbukti TPPU, Dua Terpidana Mati dan Seumur Hidup Divonis 7 Tahun Penjara

Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Khalif Raja dan Ahmad Andika Diezza Siregar, divonis masing-masing 7 tahun penjara. Terpidana mati dan seumur hidup kasus narkotika ini, terbukti bersalah melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dalam sidang virtual di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri Medan, Selasa (12/7).

Majelis Hakim diketuai Dominggus Silaban dalam amar putusannya, kedua terdakwa dinilai terbukti melanggar Pasal 3 Jo Pasal 10 UU RI No 8 tahun 2010. “Menjatuhkan para terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama 7 tahun, denda Rp10 miliar, subsider 3 bulan penjara,” ujarnya.

Menurut hakim, adapun hal memberatkan, perbuatan terdakwa telah menikmati hasil kejahatannya, hal meringankan terdakwa mengakui kesalahannya. Diketahui, putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ramboo Loly Sinurat yang sebelumnya menuntut para terdakwa dengan pidana penjara 10 tahun, denda Rp10 miliar, subsidar 6 bulan penjara.

Diketahui, Khalif Raja dan Andika, patut diduga harta dan kekayaan yang selama ini dimiliki para terdakwa didapat dari hasi kejahatan narkotika, dengan tujuan menyembunyikannya atau menyamarkan asal usul harta kekayaan.

Terdakwa Khalif Raja bin Sudasri ditangkap oleh petugas kepolisian dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim pada 16 Januari 2017 karena telah mengedarkan narkotika dengan masa hukuman atau vonis selama 20 tahun penjara yang dijalani terdakwa di Lapas Kelas IA, Tanjunggusta, Medan.

Terdakwa memiliki riwayat yakni, menikah dengan Desli Lina Sari pada tahun 2005 dan dikaruniai satu orang anak berumur 7 tahun, adapun untuk pekerjaan terdakwa sampai dengan saat ini belum pernah memiliki riwayat pekerjaan atau tidak bekerja. Ketika terdakwa menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IA, Tanjunggusta, Medan, terdakwa melakukan pekerjaan menjadi perantara narkotika jenis sabu bersama-sama dengan Ahmad Andika Fiezza Siregar sebanyak dua kali.

Pada pekerjaan pertama sebanyak 55 Kg, pada bulan Juni 2020 sampai dengan bulan September 2020, dan yang kedua sebanyak 25 kg pada pertengahan bulan November 2020, hingga kemudian akhirnya terdakwa tertangkap dan dijatuhi hukuman pidana mati.

Dalam melakukan pekerjaan menjadi perantara narkotika jenis sabu, terdakwa menggunakan rekening BCA atas nama Ahmad Andika Fiezza Siregar, yang penggunaan rekening tersebut dilakukan sekitar bulan April 2020 ketika terdakwa membutuhkan rekan kerja di luar lembaga pemasyarakatan untuk mengedarkan narkotika jenis sabu.

Saat itu, terdakwa menghubungi Ahmad Andika Fiezza Siregar untuk menawarkan pekerjaan membantu terdakwa mengedarkan narkotika jenis sabu, dan Ahmad Andika diminta terdakwa untuk mencari orang lain lagi untuk membantunya, dan atas tawaran pekerjaan tersebut ia pun menerimanya.

Kemudian, terdakwa meminta nomor rekening yang akan digunakan untuk transaksi narkotika, dan saat itu Ahmad Andika mengirimkan nomor rekening miliknya. Rekening itu lalu di tangan Khalif Raja. Terdakwa menguasai rekening tersebut melalui fasilitas Internet banking, sedangkan saksi Ahmad Andika menggunakan rekening tersebut melalui fasilitas Mobile Banking. (man/han)

Rencana Eksekusi PN Medan, Pengusaha D’Caldera Coffee Minta Perlindungan Kapoldasu

DIDAMPINGI: Pemilik D'Caldera Coffee dr John Robert Simanjuntak didampingi kuasa hukumnya menyampaikan keterangan terkait rencana eksekusi kafe miliknya, Selasa (12/7). AGUSMAN/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemilik D’Caldera Coffee dr John Robert Simanjuntak meminta Kapolda Sumut Irien Pol RZ Panca Putra Simanjuntak untuk memberikan perlindungan hukum terkait rencana eksekusi kafe miliknya, di Jalan Sisingamangaraja, Medan, oleh Pengadilan Negeri Medan, Rabu (13/7) ini.

Jonni Silitonga selaku kuasa hukum dr Robert menyampaikan, surat permohonan nomor 118/KHJS-JS/Eks/Per-Per-Hkm/Poldasu/VII/2022 tersebut telah mereka sampaikan pada akhir pekan lalu, terutama dalam menyikapi rencana eksekusi pengosongan kafe.

“Mewakili klien kami memohon perlindungan hukum kepada Kapolda Sumut, yang mana klien kami merasa dizolimi atas keluarnya surat nomor W2U1/1198/HK02/2022 tentang pemberitahuan pelaksanaan eksekusi pengosongan dalam perkara nomor 33/Eks/2018/79/Pdt.G/2006/PN.Mdn,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (12/7).

Lebih lanjut, Jonni menjelaskan, permohonan perlindungan hukum ini mereka buat, sebab kliennya adalah sebagai pemilik sah dan menguasai objek perkara sejak tahun 2006 hingga saat ini. Hal ini pun, ujar dia, dapat dibuktikan kepemilikannya oleh dr John Robert dengan bukti SHM Nomor 481 dan SHM nomor 482.

“Selain itu, atas perkara yang dimohonkan untuk dieksekusi klien kami justru tidak pernah dimasukkan sebagai pihak yang berperkara. Bahkan klien kami baru mengetahui tanah miliknya diperkarakan melalui surat pemberitahuan eksekusi atas penetapan Ketua PN Medan pada tahun 2020,” jelasnya.

Jonni menyebutkan, bahwa atas penetapan Ketua PN Medan nomor 33/Eks/2108/79/Pdt.G/2006/PNMdn itu, pihaknya telah melakukan gugatan perlawanan dengan nomor perkara 108/Pdt.g/2021/PN. Mdn dan saat ini masih dalam proses kasasi.

Dia juga menuturkan, bahwa yang berhak membatalkan legalitas SHM adalah merupakan kewenangan keputusan PTUN karena diterbitkan oleh BPN sesuai Pasal 1 ayat 9 UU No 51 Tahun 2009 tentang perubahan kedua UU No 5 tahun 1986 tentang peradilan tata usaha negara.

“Bahwa perlu kami tegaskan eksekusi ini adalah ketiga kalinya dan selalu mendapatkan pengamanan dari kepolisian yang menurut kami berat sebelah. Sebab kami sudah menunjukkan SHM klien kami serta putusan PTUN yang menegaskan milik klien kami,” pungkasnya.

Sementara itu, dr John Robert menambahkan, bahwasanya objek yang diperkarakan adalah benar miliknya secara sah dan sudah inkrah. Karenanya, eksekusi yang akan dilakukan, sambungnya tidak bisa diterimanya.

“Apapun alasannya eksekusi besok tidak bisa kami terima, karena sudah inkrah. Bagi kami ini (eksekusi) tidak lagi memakai logika hukum, tapi diduga telah memakai logika material dan kekuasaan,” tegasnya. (man/han)

Hyundai Hadirkan Teknologi Connected Car Service Hyundai Bluelink untuk Stargazer

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – HMID hadirkan teknologi connected car services Hyundai Bluelink untuk Hyundai Stargazer yang segera diluncurkan. Hyundai Bluelink adalah teknologi konektivitas yang memungkinkan pemilik Hyundai Stargazer untuk terhubung dan memiliki akses penuh ke Stargazer melalui smartphone.

Fitur-fitur Hyundai Bluelink mendukung keamanan, kenyamanan, serta aktivitas
penggunanya serta memantau kondisi kendaraan sekaligus mengendalikannya
dalam satu genggaman tangan.

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menghadirkan kembali salah satu fitur Connected Car Service andalannya yakni Hyundai Bluelink sebagai salah satu fitur unggulan Hyundai Stargazer. Hyundai Bluelink adalah teknologi konektivitas yang memungkinkan pemilik Hyundai Stargazer untuk terhubung dan memiliki akses penuh ke Stargazer mereka melalui
smartphone.

Sebelumnya fitur ini telah diperkenalkan melalui salah satu produk andalan Hyundai
yakni Hyundai CRETA dan telah menjadi fitur unggulan untuk mendukung keamanan,
kenyamanan, serta aktivitas penggunanya. Makmur, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, mengatakan, sebagai perwujudan visi Hyundai sebagai game-changer di dunia otomotif Indonesia, serta bukti nyata komitmen Hyundai dalam berinovasi.

“Kami kembali menghadirkan Connected Car Services Hyundai Bluelink untuk Hyundai Stargazer. Kehadiran Bluelink ini ditujukan untuk dapat memberi keamanan dan kenyamanan lebih melalui fitur-fitur yang tersemat di Bluelink untuk pengguna Stargazer nantinya,” katanya.

Beri keamanan Lebih bagi pengguna
salah satu alasan Hyundai Bluelink dihadirkan adalah untuk meningkatkan pengalaman
berkendara yang aman bagi pengguna Hyundai Stargazer. Fitur utama yang dapat diandalkan untuk meningkatkan keamanan berkendara selama menggunakan Stargazer adalah ACN (Auto Collision Notification), tombol SOS/Emergency Assistance, dan Roadside Assistance (RSA).

ACN merupakan fitur yang langsung memberikan pemberitahuan berupa lokasi serta informasi pemilik kendaraan kepada Pusat Bantuan Hyundai ketika kecelakaan terjadi atau ketika Airbag dilepaskan. Nantinya, Pusat Bantuan Hyundai akan menerjemahkan pemberitahuan tersebut dan mengirim unit medis maupun unit yang dibutuhkan lainnya ke lokasi pengemudi.

Pelanggan juga dapat menggunakan tombol SOS yang terletak di langit-langit baris pengemudi untuk PT Hyundai Motors Indonesia Wisma Mulia, Lantai 25, Jalan Gatot Subroto No. 42, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
12710 T : 0800 1878878 www.hyundai.com/id/id/ menghubungi Pusat Bantuan atau keperluan mendesak lainnya.

Tombol ini akan langsung menghubungi Pusat Bantuan Hyundai dan pelanggan dapat menyampaikan kebutuhannya langsung dari dalam kendaraan tanpa harus kesulitan mencari dan menghubungi Pusat Bantuan melalui telepon genggam.
Untuk itu, disediakan pula mikrofon yang menghadap ke arah pengemudi dan penumpang untuk memperjelas suara serta mempermudah koordinasi.

Kedua fitur tersebut didukung dengan adanya Roadside Assistance atau RSA. RSA merupakan layanan bantuan darurat 24 jam yang disediakan Hyundai untuk para pelanggannya.
Selain fitur keamanan dari kecelakaan, terdapat pula fitur keamanan seperti Stolen Vehicle
Notification & Stolen Vehicle Tracking yang beroperasi saat upaya pencurian kendaraan sedang terjadi dengan cara mengirimkan notifikasi ke smartphone pelanggan dan memungkinkan pengguna Hyundai Bluelink untuk mengidentifikasi posisi terkini dari mobil mereka.

Fitur-fitur tersebut kemudian juga didukung oleh Stolen Vehicle Immobilization, yaitu layanan yang tersedia di Hyundai Bluelink agar pengguna dapat menghubungi Pusat Bantuan dan meminta mobil yang dicuri untuk segera diberhentikan pengoperasiannya sementara waktu.
Monitor dan Kendalikan Kendaraan Anda dalam Satu Genggaman Melalui Hyundai Bluelink, pemilik kendaraan dapat memantau kondisi kendaraannya dengan berbagai teknologi yang tersedia agar kendaraannya selalu dalam kondisi prima.

Beberapa teknologi tersebut hadir dalam fitur Manual/Automatic Diagnostic Report yang secara otomatis akan melakukan diagnosa jika terjadi kejanggalan pada mobil, di mana fungsi yang sama juga dapat diterapkan secara manual; Driving Information and Vehicle Health Report yang menyediakan laporan bulanan atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan mobil; dan Vehicle Status Check/Notification yang membantu menginformasikan kondisi perawatan mobil dalam bentuk notifikasi pada aplikasi.

Selain itu, pemilik mobil juga memiliki kendali penuh terhadap semua fitur mendasar seperti
Remote Engine Start/Stop, Climate Control, Remote Door Lock/Unlock, Remote Horn & Light
Control, dan mengetahui lokasi parkir mobil melalui Find My Car. HMID akan mengumumkan secara resmi mengenai spesifikasi lengkap Hyundai Stargazer, fitur yang dimiliki, serta harga kepada masyarakat Indonesia di waktu selanjutnya.

Untuk informasi lebih lanjut terkait inovasi dan program terbaru dari Hyundai, silakan kunjungi situs resmi HMID di: https://www.hyundai.com/id/id, atau melalui berbagai kanal media sosial Hyundai di Instagram Hyundai Motor Indonesia, Youtube Hyundai Motors Indonesia, Facebook Hyundai Motors Indonesia, dan Twitter @HyundaiMotorID.

-Tentang PT. Hyundai Motors Indonesia-

PT Hyundai Motors Indonesia Wisma Mulia, Lantai 25, Jalan Gatot Subroto No. 42, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12710

T : 0800 1878878 www.hyundai.com/id/id/
Didirikan pada tahun 2020, PT Hyundai Motors Indonesia adalah anak perusahaan dan distributor resmi penjualan dari Hyundai Motor Company untuk mobil komersial Hyundai di Indonesia.

Hyundai Motors Indonesia terus meningkatkan jajaran produknya yang memberikan solusi untuk masa depan yang berkelanjutan, seperti IONIQ Electric, KONA Electric, dan IONIQ 5. Perusahaan juga akan terus memperkenalkan inovasi lainnya di masa depan. Untuk mendukung kehadirannya di pasar Indonesia, Hyundai Motors Indonesia hingga saat ini telah membangun sekitar 100 dealer yang tersebar di penjuru Indonesia.(rel/azw)