Home Blog Page 2552

Indonesia u19 vs Vietnam u19: Krusial di Awal

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Indonesia bakal memulai kiprahnya di Piala AFF U-19 dengan menghadapi Vietnam di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/7) malam WIB. Meski berstatus sebagai pembuka, namun laga ini sangat menentukan.

Pada Piala AFF U-19 tahun ini, Indonesia selaku tuan rumah tergabung di Grup A. Di sana, Garuda Nusantara harus bersaing dengan Vietnam, Myanmar, Thailand, Brunei Darussalam, dan Filipinan
Melihat kontestan tersebut, Vietnam dan Thailand menjadi pesaing berat bagi Indonesia. Jika ingin lolos ke babak selanjutnya, anak asuh Shin Tae-yong tersebut harus bisa mengalahkan salah satu dari mereka.

Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong mengakui Vietnam dan Thailand merupakan lawan terkuat. Dia meminta pemainnya tidak lengah, khususnya saat melawan Vietnam di laga pembuka ini.

“Melawan Vietnam dan Thailand harus fokus. Tidak boleh lengah karena kedua tim itu terkuat di ASEAN. Jadi, pastinya kami harus mempersiapkan dengan bagus,” kata Shin Tae-yong.

Indonesia menghadapi laga pembuka ni dengan modal kurang bagus. Mereka meraih hasil yang kurag maksimal di laga uji coba melawan Persija Jakarta dan Bhayangkara FC.

Selain itu, kondisi fisik pemain Timnas Indonesia U19 yang belum sepenuhnya ideal membuat pelatih Shin Tae-yong harus bekerja keras. Marselino Ferdinand dan rekan-rekan kerap kehabisan stamina di babak kedua.

Di sisi lain, Vietnam U19 menunjukkan performa yang lebih menjanjikan di beberapa uji coba terakhir. Tim yang diarsiteki Din The Namh ini mengalahkan Hai Pong di laga uji coba jelang tampil di AFF Cup U19 2022.

Dikutip dari The Thao 247, pelatih Dinh The Nam menyebut timnya bakal berupaya meraih gelar juara di AFF Cup U19 2022. Meski sulit, dia yakin anak asuhnya bisa melakukannya.

“Saat mengikuti turnamen AFF Cup U19 2022, setiap tim ingin menjadi juara, termasuk Vietnam U19. Kami akan berjuang keras di setiap pertandingan untuk menang,” kata Dinh The Nam.

“Di laga pertama kami akan menghadapi tuan rumah Indonesia. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, dan saya pikir kami akan belajar untuk menghadapi lawan yang kuat dan cara mengalahkan mereka,” tambah pelatih berusia 57 tahun ini. (bbs/dek)

Upacara HUT ke-76 Kabupaten Deliserdang, Ashari: Deliserdang Bergerak dan Bangkit di Era Baru

CENDERAMATA: Bupati DeliSerdang, H Ashari Tambunan memberikan cenderamata kepada pejabat eselon II yang purna bakti.batara/sumut pos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pada 1 Juli 1946, menjadi tonggak sejarah bagi Kabupaten Deliserdang. Setelah melalui diskusi panjang dengan memperhatikan rentetan fakta sejarah, 1 Juli 1946 ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Deliserdang. Dan tanpa terasa, saat ini usianya sudah menginjak 76 tahun.

“Usia 76 tahun merupakan rentang waktu perjalanan yang cukup panjang, penuh dengan dinamika sejarah. Sebagai masyarakat Deliserdang, kita wajib bersyukur dengan menjadikan momen hari jadi Kabupaten Deliserdang yang kita peringati ini menjadi inspirasi dan motivasi,” ungkap Bupati dalam pidatonya pada Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kabupaten Deliserdang di Halaman Kantor Bupati Deliserdang, Jumat (1/7).

“Yang kita peringati hari ini menjadi sebuah inspirasi dan motivasi untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan kehidupan di daerah ini dengan karya dan prestasi yang kita bingkai catatan perjalanan hari ini dan ke depan. Dengan kerja produktif, demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan lebih baik dan tentunya sesuai visi misi Kabupaten Deliserdang yang maju dan sejahtera dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan,” sambung Bupati.

Peringatan HUT ke-76 Kabupaten Deliserdang kali ini mengangkat tema, “Bergerak dan Bangkit untuk Deliserdang Maju dan Sejahtera”. Dengan tema itu diharapkan kepada masyarakat Deliserdang untuk bergerak dan bangkit di era baru, setelah dua tahun melewati kondisi sulit akibat pandemi Covid-19, menuju terwujudnya masyarakat Deliserdang yang maju dan sejahtera.

“Dalam menghadapi kondisi tatanan sosial, politik, ekonomi, hukum, keamanan, dan ketertiban yang semakin kompleks, kita harus mampu menjawab segala permasalahan yang ada dalam masyarakat secara cepat, tepat dan akurat. Tentu saja kita bersyukur, karena hingga hari ini berbagai permasalahan tersebut bisa disikapi,” tegas Bupati.

Melalui momen HUT ke-76 Kabupaten Deli Serdang ini, Bupati mengajak semua elemen masyarakat untuk memperkuat kekompakan dan kebersamaan, persatuan, kesatuan, keteladanan dan kearifan untuk menyukseskan berbagai program Pemerintah Kabupaten Deliserdang. (btr/han)

40 Personel Polres Tebingtinggi Naik Pangkat

PIMPIN : Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono ketika memimpin upacara kenaikan pangkat sebanyak 40 personil di Mapolres Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Tepat di hari ulang tahun (HUT) ke-76 Bhayangkara, sebanyak 40 orang personel Polres yang bertugas di wilayah hukum Polres Tebingtinggi naik pangkat. Upacara kenaikan pangkat tersebut langsung dipimpin Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono di halaman Mapolres Tebingtinggi, Jalan Sutomo, Jumat(1/7).

“Kita ketahui bersama bahwa kenaikan pangkat ini adalah suatu bentuk pembinaan karir bagi personil, namun kenaikan pangkat bukanlah suatu hak yang wajib diterima, melainkan bentuk penghargaan yang diberikan pimpinan kepada para anggota Polri, yang mendapat penilaian baik selama menjalankan tugas dan kewajibannya,” ujar AKBP M Kunto Wibisono.

Diharapkan ABKP M Kunto Wibisono, seluruh anggota Polri khususnya Polres Tebingtinggi agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, meningkatkan disiplin, loyalitas dan rasa tanggung jawab serta meningkatkan profesionalisme dan proporsionalisme dalam melaksanakan tugas, dengan senantiasa berpedoman pada SOP dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Jadikan kenaikan pangkat ini menjadi bahan evaluasi dan menjadi cambuk untuk diri kita masing-masing, sudah pantaskah kita dinaikkan pangkat justru kita merasa belum pantas untuk mengenakan pangkat yang lebih tinggi,” paparnya.

Menurutnya pertanggung jawabkan amanat yang diberikan negara kepada kita, untuk menjalankan tugas-tugas kepolisian sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang, yakni sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum.

Berbicara tentang pelaksanaan tugas, dalam beberapa waktu ke depan, ada 2 agenda besar yang menjadi tanggung jawab Polri khususnya di wilayah hukum Polda Sumatera Utara, yang pertama adalah pengamanan women (W20) summit pada tanggal 19 hingga 21 juli 2022, yang merupakan side event dari konferensi tingkat tingkat (KTT) G20 yang akan berlangsung pada bulan november tahun 2022. Yang kedua adalah pengamanan tahapan pemilu tahun 2024 yang terhitung mulai tanggal 14 juni 2022.

“Oleh karena itu, diminta kepada kita semua sebagai personel Polri, untuk menyiapkan mental dan fisik serta tenaga ekstra, guna mensukseskan program nasional tersebut, disamping beban-beban tugas yang menjadi tanggung jawab kita dalam fungsi masing-masing,” pinta AKBP M Kunto Wibisono. (ian/han)

Pemanfaatan Sertifikat Elektronik, Pemkab Asahan-Badan Siber dan Sandi Negara Jalin Kerja Sama

TERIMA:Kepala Diskominfo Kabupaten Asahan, Syamsuddin menerima plakat dari BSSN.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Asahan menandatangani kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait pemanfaatan sertifikat elektronik melalui Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) untuk mendukung transformasi digital di Aula BSSN, Depok, Jawa Barat, (25/5).

Kepala Diskominfo Kabupaten Asahan, Syamsuddin, S.H., M.M., mengungkapkan, bahwa pada era yang sudah serba digital ini autentikasi data dan integritas data menjadi kebutuhan krusial dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan publik pemerintah.

“Hal ini tentunya dapat dicapai melalui pemanfaatan Sertifikat Elektronik sebagai Tanda Tangan Elektronik. Oleh karena itu, pada hari ini Kabupaten Asahan termasuk dari 16 instansi pemerintah daerah yang melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan Sertifikat Elektronik dengan BSSN,” terang Syamsuddin, Jumat(1/7).

Di tempat berbeda, Kepala BSSN, Drs Luki Hermawan MSi menyebutkan ruang lingkup kerja sama meliputi penyediaan infrastruktur teknologi informasi yang mendukung penerapan sertifikat elektronik pada layanan pemerintah, penerbitan sertifikat elektronik, pemanfaatan sertifikat elektronik dalam sistem elektronik pada masing-masing instansi, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam pemanfaatan sertifikat elektronik.

“Berdasarkan data yang diolah oleh BSSN, dengan adanya pemanfaatan sertifikat elektronik untuk layanan tanda tangan elektronik di lingkungan instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah, negara telah melakukan penghematan kurang lebih 1,5 triliun,” beber Luki.

Luki berharap melalui pemanfaatan sertifikat elektronik ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses birokrasi, sehingga dapat menciptakan pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, dan tidak berbelit dalam pemrosesan data, serta tersedianya data yang akurat.

“BSSN siap mendukung pelaksanaan penerbitan sertifikat elektronik, penyediaan pendampingan, pemberian dukungan teknis apabila terjadi suatu permasalahan penggunaan sertifikat elektronik, serta menyediakan dan mengevaluasi pelaksanaan certificate policy,” pungkas Luki.

Tanda Tangan Elektronik saat ini sama kekuatannya dengan tanda tangan basah yang dibubuhkan pada dokumen. Kelebihan dari Tanda Tangan Elektronik, terkandung Identitas digital sang penandatangan, yang sudah terintegrasi dengan data kependudukan Indonesia. Ini memperkuat dukungan penjaminan keabsahan dokumen yang ditandatangani.

Melalui kerja sama ini, BSSN berkomitmen menyediakan kebutuhan Sertifikat Eletronik, melalui Balai Sertifikasi Elektronik, yang merupakan salah satu dari Penyelenggara Sertifikasi Elektronik yang sudah diakui. Sertifikat Elektronik yang diterbitkan oleh BSrE sudah dilengkapi dukungan aspek kriptografi yang kuat untuk menjamin Tanda Tangan Elektronik tidak mudah dipalsukan.

“Untuk itu kami berharap, semoga dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja sama ini, sertifikat elektronik dapat diimplementasikan dengan penuh komitmen dan langkah konkret, sesuai dengan ruang lingkup kerja sama oleh setiap pihak sehingga pemenuhan aspek keamanan sistem elektronik dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya. (dat/han)

Pembunuh Siswi SMP di Langkat Diganjar Hukuman Mati

PAPARKAN: Polres Langkat memaparkan tersangka pembunuh siswi SMP di Langkat, Kamis (30/6).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pembunuh Bunga (nama samaran), siswi SMP di Langkat ditangkap Polres Langkat. Tersangkanya Fajar Sidik (19). Fajar ditangkap di lokasi bengkel sepeda motor, tak jauh dari rumahnya di Jalan Bay Pass, Kelurahan Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan Polres Langkat, Kamis (30/6) kemarin, Fajar Sidik pasrah atas ganjaran dari perbuatannya menghilangkan nyawa orang lain. Apalagi dia sampai puas melampiaskan nafsu birahinya terhadap korban.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku selama ini sering melihat korban melintas di Jalan Simpang Piturah, Berandan.

Korban dan pelaku tidak saling mengenal dan tidak ada ikatan ataupun hubungan pacaran.

Sebelum meninggal, korban sempat dipukul pakai tangan dan dalam keadaan pingsan. Korban diperkosa sebanyak dua kali oleh pelaku di lokasi bekas sanggar Pramuka PT Pertamina, Desa Puraka II, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

“Takut aksinya dilaporkan ke orangtua korban, pelaku memukul kepala korban dengan batu, hingga korban ditemukan tewas dengan kening kepala bocor dan tengkorak belakang kanan pecah,” jelas Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIk di hadapan wartawan “Kita mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polsek Brandan, Satuan Reskrim Polres Langkat dan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut serta masyarakat yang sudah membantu mengungkap kasus ini, pelaku kita jerat dengan pasal berlapis dengan hukuman seberat-beratnya seumur hidup atau hukuman mati,” tambah Danu.

Didampingi Kapolsek Brandan AKP Bram Candra SH MH, Kanit Pidum Ipda Herman F Sinaga SSos, Kasat Reskrim Iptu Luis Beltran Krisnadhita Marissing STK SIk MH dan Kasi Humas Polres Langkat Iptu Joko Sumpeno, Kapolres mengatakan, pelaku terbukti melakukan pemerkosaan dan penganiayaan terhadap anak di bawah umur. “Akibat penganiayaan ini korban meninggal dunia, atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal berlapis,” tegasnya

Kepada sejumlah wartawan, tersangka mengaku, pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan tidak direncanakan. Pemerkosaan terjadi karena suka kepada korban disertai suasana keadaan sepi.

“Dia saya cium tapi digigitnya bibir saya dan saya pukul kepalanya pakai tangan hingga pingsan, lalu saya perkosa dan saya pukul kepalanya pakai batu karena saya takut diadukan kepada ibunya,” ungkap pelaku. (ma-2/azw)

Minta Kementerian ESDM Patuhi Putusan KIP, Masa Penolak Tambang Dairi Berunjuk Rasa

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ratusan orang merupakan gabungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penolak Tambang, menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD dan Kantor Bupati Dairi, Kamis (30/6). Mereka mengkampanyekan keterbukaan informasi atas kontrak karya PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) di Dairi.

Gabungan LSM Penolak Tambang itu terdiri dari Petrasa, Yayasan Diakonia Pelangi Kasih (YDPK), dan Bakumsu. Mereka menyuarakan ketidakterbukaan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang informasi kontrak karya PT DPM.

Massa meminta DPRD dan Pemkab Dairi agar Kementerian ESDM mematuhi putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) dan menyerahkan dokemen kepada warga.

Koordinator Advokasi YDPK, Rohani Manalu kepada wartawan menuturkan, aksi unjuk rasa yang dilakukan untuk mengkampayekan keterbukaan informasi publik. Katanya, Serly Siahaan mengajukan permohonan informasi publik kepada KIP tahun 2019, meminta salinan SK KK hasil renegoisasi terbaru tahun 2017 dan salinan SK KK tahun 2018 status operasi produksi terbaru pertambangan PT DPM.

Kemudian, setelah 2 tahun, putusan sengketa informasi dikabulkan oleh KIP. Namun, Kementerian ESDM mengajukan keberatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, atas putusan KIP atas permohonan Serly Siahaan.

“Kita turun ke jalan berkampanye dan memberikan edukasi kepada publik, bahwa warga Dairi berhak mengetahui data tambang, karena bukan rahasia,” ungkapnya.

Katanya, aksi serupa juga dilakukan jaringan tolak tambang di beberapa daerah, mendukung majelis hakim membuka dan memberikan keputusan seadil-adilnya tentang PT DPM.

Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri, karena pihak DPRD Dairi dan pemerintah tidak ada yang menerima. Selanjutnya, massa bergerak ke depan kantor Bupati Dairi, di sana para orator aksi menyampaikan aspirasi mereka seperti disampaikan di kantor DPRD. (rud/azw).

HUT ke-76 Bhayangkara, Polres Nias Ziarah ke TMP Gunungsitoli

ZIARAH: Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan SIk ziarah dan tabur bunga di TMP Gunungsitoli, Kamis (30/6).adi laoli/sumut pos.

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Bhayangkara 2022, Polres Nias melaksanakan upacara ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Gunungsitoli, Jalan Makam Pahlawan Desa Mudik Kota Gunungsitoli, Rabu (29/6). Bertindak sebagai pimpinan upacara pada kegiatan ziarah tersebut yakni Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan SIk. Sedangkan perwira upacara KBO Sat Binmas Iptu Narson Waruwu.

Memperingati hari Bhayangkara kali ini mengusung Tema “ Polri yang Presisi mendukung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural untuk mewujudkan Indonesia Tangguh- Indonesia Tumbuh.”

Kapolres Nias AKBP AKBP Wawan Iriawan mengatakan, bahwa kegiatan itu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Polres Nias dalam rangka memperingati HUT ke-76 Bhayangkara yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2022.

“Tujuan pelaksanaan upacara ziarah ini adalah sebagai wujud penghormatan kita kepada para Pahlawan yang telah mendahului kita, atas jasa-jasa mereka dalam memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia tanpa pamrih,” ujar perwira pangkat melati dua ini.

Kapolres Nias berharap, kegiatan tersebut dapat terinspirasi oleh generasi penerus bangsa tentang nilai-nilai juang dan kepahlawanan para pahlawan.

“Generasi penerus bangsa wajib meneruskan cita-cita perjuangan mereka dalam mengisi Kemerdekaan dan melanjutkan pembangunan Nasional di segala Bidang Kehidupan,” harapnya.

“Kepolisian siap menjaga situasi yang aman dan kondusif di Indonesia, khususnya di wilayah hukum Polres Nias,” imbuhnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polres Nias AKBP Eniali Hulu SH MH, Ketua Bhayangkari Cabang Nias Ny Lina Wawan Iriawan, pengurus Bhayangkari Cabang Nias, serta jajaran perwira, bintara, dan staf Polres Nias. (adl/azw)